STAND BY U
Cast: Yunjae and others
Genre:Romance/Hurt
Author:Lovara
Summary: kim jaejoong seorang namja cantik namun memiliki kekurangan,karena sebuah kecelakaan ia kehilangan penglihatannya sejak kecil. Jung yunho putra pemilik jung corp yang selalu hidup dengan kemewahan,namun ia merasa hanya menjadi boneka dari kedua orang tuanya.
"Omo yunho,kau tidak apa-apa chagi?"Seru umma jung saat melihat putranya pulang dengan kaki digips.
Tanpa menghiraukan seruan umma jung yang khawatir,yunho langsung masuk ke kamarnya meninggalkan umma jung dan noonanya,jessica.
"Yunho tidak apa-apa umma,mungkin butuh waktu 2 minggu untuk kakinya"Ujar jessica mencoba membuat tenang ummanya.
"Jinjja?apa tidak bisa lebih cepat?perlukah umma membawanya keluar negeri agar dia cepat sembuh?"Ujar umma jung.
"Sudahlah umma tidak usah berlebihan".
"Tentu saja,yunho itu yang akan mewarisi seluruh perusahaan appa mu,bagaimana kalau ada apa-apa dengannya?".
"Terserah umma saja,sebaiknya umma jangan mengganggu yunho biarkan dia istirahat".Ujar jessica kemudian masuk kedalam kamarnya.
Sementara itu yunho yang berada didalam kamar dapat mendengar seluruh percakapan umma dan noonanya hanya mendengus kesal. Sejak dulu yunho tidak tertarik sama sekali dengan bisnis. Namun kedua orang tuanya terus memaksa agar yunho mewarisi seluruh perusahaan yang terbilang sangat besar itu. Sejujurnya yunho lebih senang kalau noonanya yang mewarisi seluruh perusahaan,karena noonanya itu menyukai dunia bisnis.
"Argh gips sialan"Umpat yunho karena susah berjalan dengan gips dikakinya.
...
"Hati-hati hyung"Ujar changmin saat sampai dirumah jaejoong dengan mobil yang ia bawa.
"Gomawo min"Sahut jaejoong dengan tongkat ditangannya.
"Kau sudah pulang joongie?"Sambut yoo-jin didepan pintu.
"Noona?kau masih dirumah?"Sahut jaejoong sedikit terkejut mendengar yoo-jin masih dirumah.
"Nde,noona putuskan menginap sampai lusa"Jawab yoo-jin kemudian menggandeng jaejoong masuk ke rumah.
"Bagaimana tesnya?"Tanya yoo jin setelah membawakan cemilah untuk mereka ber 3.
"Seperti biasa noona,besok joongie baru bisa tahu hasilnya".
"Besok aku akan mengantarmu lagi hyung,jangan khawatir"Ucap changmin sibuk mengambil semua cemilan didepannya.
"Jinjja?apa tidak merepotkan?"Ujar jaejoong merasa tidak enak pada changmin.
"Sama sekali tidak hyung,bagaimana kalau setelah pulang dari rumah sakit kita pergi jalan-jalan?".
"Nde,besok kita pergi jalan-jalan"Seru jaejoong antusias.
"Kau mau ikut noona?"Tawar jaejoong.
"Noona besok ingin memasukkan lamaran kerja joongie,mian noona tidak bisa ikut"Jawab yoo jin.
"Gwenchana noona,semoga kau diterima kerja"Ucap jaejoong.
"Gomawo saeng-ie". Yoo jin mencium pelan pipi halus jaejoong.
"Yak noona,joongie bukan anak kecil lagi"Seru jaejoong dengan wajah merah.
"Tapi bagi noona,kau tetap jaejoongie noona yang masih kecil".
...
"Ada apa dengan kakimu?"Tanya appa jung saat sedang makan malam keluarga.
"Hanya sedikit retak"Jawab yunho malas.
Meskipun makan malam keluarga,namun suasana diruangan itu sangatlah jauh dari kehangatan sebuah keluarga. Tidak ada canda tawa layaknya sebuah keluarga. Yang terdengar hanyalah dentingan sendok yang beradu.
"Appa mendapat laporan kalau hasil audit bulan kemarin kau melakukan kesalahan"Ujar appa jung terdengar tegas.
"Kalau appa ingin hasil audit yang sempurna,pekerjakan saja noona diperusahaan bukan aku".
"Jung yunho..!kau yang akan mewariskan perusahaan"Seru appa jung sangat marah.
"Dan aku sama sekali tidak ada minat untuk meneruskan perusahaan itu"Seru yunho tak mau kalah.
"Yeobo sudahlah,mungkin yunho masih lelah"Ujar umma jung mencoba menenangkan suami dan anak laki-lakinya.
"Aku sudah selesai".Yunho bangkit berdiri dan menuju kamarnya.
"Tunggu yunho,appa belum selesai denganmu"Teriak appa jung namun tidak digubris yunho.
Diwaktu yang sama dikediaman keluarga kim,terdengar suara canda tawa yang membuat keluarga kecil itu nampak lebih hangat.
"Umma,noona selalu mencium pipi joongie"Adu jaejoong pada ummanya yang sedang menyendokkan sup kedalam mangkuknya.
"Wae?bukannya dulu joongie senang kalau noona mencium pipimu?"Bela yoo jin.
"Itu dulu noona,sekarang joongie sudaah besar"Jaejoong mempoutkan bibir merahnya.
"Hei mana ada namja dewasa mempoutkan bibirnya seperti itu chagi?"Goda umma kim.
"Umma...appa lihat umma dan noona bersekongkol".
"Sepertinya appa setuju dengan umma mu joongie"Sahut appa kim lembut.
"Kalian semua sama saja".
"Aigo~ uri joongie marah eoh?"Goda yoo jin.
"Joongie tidak mau bicara dengan noona".
"Jinjayo?padahal noona ingin memberi dongsaeng noona ini hadiah"Ucap yoo jin dengan nada dibuat sedih.
"Kado?kado apa noona?"Seru jaejoong antusias.
"Bukannya joongie tidak mau bicara dengan noona?Ujar yoo jin.
"Arra arra,joongie mau bicara lagi dengan noona"Ujar jaejoong akhirnya. "Mana kadonya noona?".
"Tidak sabaran sekali eoh?. Yoo jin mengambil sebuah boneka teddy bear coklat berukuran besar.
"Apa ini boneka beruang noona?"Jaejoong mendekap erat boneka pemberian noonanya.
"Nde,warnanya coklat ada hiasan pita berwarna merah dilehernya"Ujar yoo jin.
"Pasti cantik sekali,gomawo noona"Jaejoong memeluk noonanya penuh kasih sayang.
...
"Hei ku dengar kau kemarin kecelakaan"Ujar namja bernama park yoochun.
"Kau lihat sendiri kaki ku memakai gips"Sahut yunho.
"Lalu apa kau hari ini tidak pergi ke kampus?"Tanya yoochun yang merupakan sahabat yunho dan tinggal bersebelahan dengan rumahnya.
"Molla".
"Kajja kita kekampus,junsu bilang ada mahasiswa baru dari jepang"Tanpa dosa yoochun menarik tangan yunho.
"Ya park yoochun,kau tidak lihat kaki ku memakai gips"Seru yunho.
"Hyung kau tunggu sebentar dimobil,aku hanya akan mengambil jadwal kuliah"Pesan changmin saat diparkiran kampus bersama jaejoong.
"Nde,kau tidak usah khawatir"Sahut jaejoong.
"Jangan kemana-mana hyung".
"Dengan keadaan seperti ini apa mungkin aku kabur min?".
"Perlu ku bukakan pintunya yun?"Ujar yoochun setelah berada diparkiran sekolah.
"Aku masih punya tangan"Tolak yunho yang masih kesal dengan yoochun.
"Hei bukan kah itu namja yang ada dirumah sakit?apa dia juga kuliah disini"batin yunho saat melihat jaejoong sedang berada didalam mobil.
Yunho mendekati mobil changmin tanpa menghiraukan teriakan dari yoochun.
Tuk..Tuk..
Yunho mengetuk pelan kaca pintu disamping jaejoong. Dengan perlahan jaejoong menurunkan kaca mobil.
"Changmin?Kaukah itu?"Tanya jaejoong.
"Kau jaejoong bukan?".
"Nde,nuguya?"Jaejoong mulai bingung dan takut pada sesosok suara didepannya.
"Jung yunho,bukankah kemarin kita bertemu dirumah sakit".
"Yunho?oh nde,joongie ingat".
"Kau kuliah disini?"Tanya yunho mengamati wajah cantik jaejoong,tentunya jaejoong tidak mengetahui bahwa namja didepannya sedang memperhatikan wajahnya.
"Anio~joongie sedang mengantar dongsaeng joongie yang akan kuliah disini"Sahut jaejoong.
"Kau sedang apa yun?kelas akan dimulai"Ujar yoochun tiba-tiba berdiri dibelakang yunho. "Siapa dia?apa dia teman mu?".
"Kami bertemu kemarin saat kemarin dirumah sakit"Jawab yunho.
"Joongie hyung?"Seru changmin khawatir saat melihat ada dua namja berada disamping mobilnya.
"Kau changmin?"Tanya yunho memastikan.
"Nde,kalian siapa?".
"Aku bertemu dengan jaejoong kemarin saat dirumah sakit,dan terkejut saat melihat jaejoong disini kukira dia kuliah disini"Ujar yunho.
"Ani~joongie hyung hanya mengantar ku,akulah yang akan kuliah disini".
"Apa kau mahasiswa dari jepang itu?"Tanya yoochun.
Changmin menganggukkan kepalanya.
"Hyung kau mengenal mereka?"Tanya changmin yang kini sedang dalam perjalanan ke rumah sakit.
"Aku hanya mengenal namja bernama jung yunho saja"Jawab jaejoong.
"Mian jaejoong-ie,donor mata yang ada sepertinya belum cocok untukmu"Ujar dokter Lee pelan. "Kami sudah berusaha semaksimal mungkin agar kau mendapat donor mata sebelum usia mu 30".
"Gwenchana,bukan kah masih ada waktu lama?"Ujar jaejoong terlihat tegar.
"Apa tidak bisa pakai donor mata yang sekarang saja?"Tanya changmin.
"Akan sangat berbahaya jika itu dilakukan,bahkan bisa menyebabkan kematian"Jawab dokter Lee.
"Jadi sekarang kita akan kemana hyung?"Tanya changmin yang fokus menyetir mobilnya.
"Bagaimana kalau kita pergi ke kebun binatang?"Usul jaejoong.
"Kebun binatang?bukan ide yang buruk,kajja kita ke kebun binatang"Seru changmin.
Karena bukan hari libur kebun binatang terlihat cukup sepi. Hanya ada beberapa pengunjung yang mengunjungi kebun binatang.
"Sekarang kita akan kemana?"Ujar changmin sambil memegang peta kebun binatang.
"Apa kandang gajah jauh min?".
"Hmm gajah?sepertinya tidak terlalu jauh hyung,kau mau kesana?".
"Nde,palli kita lihat gajah". Jaejoong terlihat sangat antusias,karena ia sangat menyukai hewan berbadan besar itu.
"Ceritakan pada ku min,ada berapa gajah?"Pinta jaejoong setelah sampai didepan kandang gajah.
"Ada 3 gajah hyung,2 gajah dewasa dan 1 gajah kecil sepertinya anak mereka".
"Jinjja?sedang apa mereka?".
"2 gajah dewasa sedang makan hyung,gajah kecilnya ada didepan mu".
"Dimana gajah kecilnya?"Jaejoong meraba-raba tangannya kedepan.
Pagar kandang yang tidak terlalu tinggi membuat para pengunjung dapat menyentuh hewan-hewan yang ada didalam kandang. Namun hanya untuk hewan jinak saja,hewan yang tergolong buas pagar kandangnya dibuat sangat tinggi.
"Kau merasakannya hyung?yang kau pegang ini kepalanya"Ujar changmin membimbing tangan jaejoong menyentuh bayi gajah didepannya.
"Kepala besar sekali"Ujar jaejoong terkikik.
"Nah sekarang kau menyentuh belalainya".
"Whoaa rasanya dingin".
...
"Hei teman mu yang tadi itu apa dia buta?"Ujar yoochun pelan saat berada dikelas kuliah.
"Kau tidak menyangka bukan?namja cantik seperti dia ternyata tidak bisa melihat"Balas yunho.
"Kalian membicarakan siapa?"Tiba-tiba saja junsu berada ditengah yunho dan yoochun.
"Yah bebek jangan muncul dengan suara lumba-lumbamu"Seru yunho kaget.
"Beruang gendut jangan panggil aku bebek"Ujar junsu mempoutkan bibirnya kesal.
"Kau tahu su,pantat mu seperti induk bebek yang sedang berjalan"Goda yoochun.
"Jidat lebar kau mesum sekali"Seru junsu mendengar perkataan yoochun.
Tbc-
Gomawo readers yang udah sempet riview ^^
Mian kalau telat update
FF choi's Familynya mungkin sementara hiatus sebentar #Promosi
Riview lagi ya
