STAND BY U
Cast: Yunjae and others
Genre:Romance/Hurt
Author:Lovara
Summary: kim jaejoong seorang namja cantik namun memiliki kekurangan,karena sebuah kecelakaan ia kehilangan penglihatannya sejak kecil. Jung yunho putra pemilik jung corp yang selalu hidup dengan kemewahan,namun ia merasa hanya menjadi boneka dari kedua orang tuanya.
Ff ini merupakan hasil pemikiran autor setelah melihat arti lagu Stand By U DBSK,jadi kalau ada yang ngaku-ngaku ini ff orang lain,jamban please -_-
Kalau menemukan ff yang hampir sama anggap saja kesamaan pemikiran para author ^^
...
PLAK...
"Siapa yang menyuruhmu membiarkan yunho keluar dari kamarnya..!".
"Sadarlah appa,biarkan yunho mencari kebahagiaannya sendiri"Ucap jessica sambil memegangi pipinya yang ditampar oleh appa jung.
"Tidak dengan namja menjijikan seperti dia..!".
"Sampai kapan appa akan bersikap seperti ini pada yunho,dia anak appa bukan boneka yang tak punya hati".
Appa jung kembali mengangkat tangannya,jessica menundukkan kepalanya saat mengetahui appa nya akan menamparnya lagi.
"Hentikan appa..!"Teriak yunho.
"Yun~"Isak jessica melihat adiknya kembali.
"Kau tidak apa-apa noona?"Yunho merengkuh tubuh mungil jessica kedalam pelukannya.
"Tidak cukupkah appa menyakiti ku?jaejoong orang yang kusayangi kini pergi meninggalkan ku apa appa puas sekarang,bahkan appa tega menyakiti jessica satu-satunya orang dikeluarga ini yang menganggapku sebagai seorang adik bukan boneka pion".
Appa jung terhuyung kebelakang sambil memegangi dadanya.
"Urgh jantung ku"Rintih appa jung.
"Appa"Seru jessica berusaha menopang tubuh appanya yang limbung. Bagaimana pun juga namja paruh baya yang menamparnya tadi tetap appa kandungnya.
"Yeobo.."Teriak umma jung kaget melihat sang suami pingsan.
.
.
.
.
.
"Serangan jantung ringan"Ujar dokter choi yang menjadi dokter pribadi keluarga jung.
"Apa kami harus membawanya ke rumah sakit?"Tanya umma jung.
"Mungkin untuk saat ini tidak perlu,aku akan memberikan resep sementara".
"Terima kasih,yunho akan mengantar sampai depan"Ujar umma jung.
"Kau terlihat buruk sekali yun"Ujar dokter choi pada yunho yang menurutnya sangat berantakan.
"Aku tidak tahu harus berbuat apa hyung,jaejoong sudah pergi meninggalkan ku"Sahut yunho.
"Hei kemana perginya jung yunho yang selalu menyebalkan saat bertemu dengan ku huh?".
"Kau memang yang terbaik siwon hyung"Yunho sedikit tersenyum melihat tingkah sunbaenya itu saat mereka masih sama-sama di senior high school.
"Bagaimana kabar kibum hyung?"Tanya yunho sedikit rileks.
"Bummie baik-baik saja,kau tidak ingin mengunjungi keponakan mu yang tampan dan cantik itu hmm?".
"Tampan?kukira ren itu sama cantiknya dengan juniel"Ucap yunho mengingat dua bocah kembar yang sama-sama cantik meskipun salah satu diantara mereka namja.
"Ahh~ kau benar,ren dan juniel sama-sama cantik".
"Kau beruntung hyung,menikah dengan orang yang kau cintai dan berhasil mengadopsi anak kembar yang sangat menggemaskan".
"Yah perjuangan ku mendapatkan restu dari orang tua kibum tidaklah gampang,aku bahkan rela menjadi pelayan dirumah keluarga kim selama 3 bulan". Siwon memukul pelan bahu yunho.
"Aku juga tidak menyangka kau akan melakukan hal itu hyung,seorang pewaris tunggal hyundai corp rela menjadi pelayan demi namja yang dicintainya". Yunho tertawa pelan mengingat perjuangan siwon dahulu saat mendapatkan restu dari orang tua kibum.
"Tidak ada yang sia-sia saat kita melakukannya dengan tulus,kau hanya perlu berjuang sebatas yang kau mampu dan sisanya serahkan pada sang pencipta".
"Aku heran hyung,kenapa kau tidak jadi pendeta saja daripada menjadi dokter?"Cibir yunho setelah mendengar ceramah singkat siwon.
"Kalau aku jadi pendeta siapa yang akan jadi suami kibum"Sahut siwon kesal. "Jangan lupa untuk mampir kerumah".
Setelah mengantar siwon sampai pintu gerbang,yunho memasuki rumahnya dengan langkah lesu. Ia tak tahu bagaimana menjalankan hidup tanpa jaejoong disisinya. Namja cantik itu bahkan hanya meninggalkan surat tanpa menemui yunho sekalipun. Oke meskipun saat itu yunho dikurung oleh sang appa setidaknya jaejoong bisa datang kerumahnya bersama changmin mungkin atau bahkan yoochun dan junsu. Sesaat kemudian ia ragu,bagaimana jika jaejoong sudah pernah mencoba datang dan berakhir dengan di usir oleh para pengawal appanya?
"Yun,untuk sementara gantikan posisi appa mu diperusahan"Ujar umma jung saat makan malam.
Yunho hampir saja menolak keinginan sang umma,jika saja jessica tidak memegang tangannya dan mengisyaratkan yunho agar menyetujui permintaan sang umma.
"Noona akan membantu mu yun~"Bisik jessica pelan.
"Gomawo noona".
.
.
.
.
.
"Apa benar-benar tidak ada kabar dari jaejoong yun?"Tanya yoochun. Yunho menggelengkan kepalanya pelan. Sejenak kemudian ia hanya memandangi taman kampus yang memang terletak didekat kantin.
"Apa kau juga tidak mengetahui sesuatu min?"Kali ini junsu bertanya pada changmin.
Bocah tinggi itu masih saja melahap makanannya meskipun setumpuk piring sudah terjejer rapi didepannya.
"Kalau aku tahu,aku tidak akan membiarkan joongie hyung pergi"Sahut changmin menghentikan acara makannya sebentar. "Untuk apa aku kembali ke korea kalau pada akhirnya joongie hyung justru pergi ke jepang"Gerutu changmin.
"Kau mungkin bisa mencari jaejoong lewat kenalan mu disana?"Usul yoochun.
"Mencarinya kemana?jepang itu sangat luas hyung"Jawab changmin.
"Ah~ mianhe aku harus pergi,ada kontrak yang harus ku urus"Ujar yunho kemudian pergi meninggalkan sahabatnya.
"Dia benar-benar mengurus perusahaan?"Ujar junsu menatap kepergian yunho.
"Sepertinya begitu,kudengar appa jung terkena serangan jantung ringan dan yunho yang bertugas menggantikan semua pekerjaan appanya di perusahaan"Sahut yoochun merasa khawatir dengan sikap yunho.
"Oya ada yang tahu kabar yeoja bermuka dua itu?"Tanya changmin tiba-tiba.
"Ahra?".
"Molla,sepertinya dia menghilang setelah insiden itu"Sahut junsu.
"Haa~ semoga ia menghilang selamanya"Harap changmin dengan menangkupkan keduan tangannya.
"Aku janji kalau sampai bertemu dengannya akan kutabrak dengan mobil ku"Ujar yoochun tak mau kalah.
"Kalian kejam sekali"Ujar junsu mendengar penuturan kedua temannya.
"Memang kau tidak marah,dia memperlakukan jaejoong seperti itu?"Tanya yoochun heran.
"Tentu saja kesal"Seru junsu kencang membuat beberapa mahasiswa menoleh ke arah mereka.
"Lalu apa yang akan kau lakukan jika melihatnya lagi?"Tanya changmin.
"Akan ku umpan kan pada anjing bulldog milik ahjuma depan rumah ku"Jawab junsu.
"Oke hyung kau lebih kejam"Ujar changmin.
.
.
.
.
.
"Mianhe sajangnim ini dokumen yang harus ditanda tangani" Yeoja yang menjadi sekretaris appa jung memberikan setumpuk dokumen pada yunho.
"Tinggalkan saja,nanti akan ku urus"Jawab yunho.
"Kau istirahat saja,biar noona yang membaca semua dokumen ini nanti kau bisa langsung menandatanganinya"Ujar jessica.
"Gomawo noona aku tidak bisa membayangkan jika seandainya kau tidak disini"Ucap yunho sambil memeluk jessica.
"Noona senang membantu mu yun".
Yunho merebahkan tubuhnya pada sofa besar diruangan appanya itu. Ia memperhatikan jessica yang duduk sambil membaca setumpuk dokumen dengan serius. Yunho yakin perusahaan appanya akan semakin berkembang jika jessica yang mengelola,bukan dirinya yang sama sekali buta tentang bisnis.
Saat yunho mencoba memejamkan matanya,bayangan jaejoong tiba-tiba terlintas. Saat jaejoong tersenyum menyambutnya didepan rumah. Saat jaejoong mempoutkan bibirnya ketika yunho menggodanya. Bibir merah cherrynya yang selalu berceloteh lucu. Mata bulat besar yang memancarkan kehangatan bagi siapa pun yang melihatnya.
Sejak hari itu kau pergi tanpa kata selamat tinggal..
Aku merasa bahwa suasana disekitar ku telah berubah
Janji yang telah ku buat,bahwa aku akan menjadi apapun yang kau inginkan dan kenangan yang tidak lengkap juga telah berubah.
Dimana kau sekarang?dengan siapa kau sekarang?apa yang sedang kau lakukan?
Aku disini,sekarang disini akan tetap percaya bahwa kita akan melihat satu sama lain.
Aku tak bisa melupakan mu,boo jaejoongie...
Aku tak ingin melupakanmu.
Aku tak merasakan sedikitpun kebahagiaan karena kau tak ada disisiku.
Tak peduli seberapa keras aku mencoba untuk melupakanmu,aku akan mengakhirinya dengan tangisan.
"Kau baik-baik saja yun?"Jessica terlihat sangat khawatir saat melihat yunho menangis terisak.
.
.
.
.
.
SKIP TIME
4 tahun kemudian. Setelah yunho menyelesaikan kuliahnya,ia terpaksa meneruskan pekerjaan appanya karena sang appa terkena stroke,Appanya kini hanya bisa berbaring ditempat tidur. Meskipun jessica sering membantunya menyelesaikan masalah perusahaan,tetap saja yunho merasa jengah dengan rutinitas barunya sebagai direktur jung corp.
Mengenai jaejoong,sampai sekarang pun yunho tidak pernah mengetahui keberadaan namja cantik itu. Pernah satu kali yunho pergi ke jepang dan mencari jaejoong disana. Namun hasilnya nihil,hampir seluruh tempat dijepang yunho datangi untuk mencari kekasihnya. Jaejoong seolah hilang begitu saja.
Yoochun dan junsu sudah meresmikan hubungan mereka sebagai sepasang kekasih. Minggu kemarin bahkan mereka berdua menggelar pesta pertunangan yang hanya dihadiri oleh keluarga dekat saja. Changmin?namja tinggi yang mempunyai kecintaan berlebihan pada makanan itu kini bekerja sebagai manajer keuangan ditempat yunho.
"Hyung,ini laporan keuangan kita bulan kemarin"Ujar changmin kemudian menyerahkan setumpuk kertas pada yunho.
"Letakkan saja dimeja"Sahut yunho tanpa menolehkan pandangannya pada changmin.
"Ada perusahaan jepang yang ingin menanamkan modalnya pada kita,haruskah kita menerimanya hyung?".
"Perusahaan jepang?bukankah cabang kita juga banyak dijepang?"Ucap yunho memandang heran kearah changmin.
"Sepertinya mereka perusahaan baru hyung,mereka ingin membuka cabang dikorea dan ingin bekerja sama dengan kita".
"Berapa persen saham yang akan kita miliki jika membantu mereka?"Tanya yunho.
"Mereka berjanji akan memberikan 60% saham mereka jika kita mau bekerja sama".
"60%?perusahaan baru berani menjaminkan 60% saham nya?".
"Entahlah hyung,tapi jika kita bekerja sama dengan mereka akan menguntungkan kita dari segi produksi karena mereka berasal dari jepang,tentunya akan sangat mudah untuk mendapatkan barang-barang dengan kualitas terbaik"jelas changmin.
Yunho nampak berpikir sebentar. Sebuah perusahaan baru berani menjaminkan 60% saham perusahaannya merupakan sebuah tindakan yang berani. Terlebih lagi mereka baru akan membuka cabang dikorea yang sangat ketat dalam hal persaingan bisnis.
"Terima saja tawaran mereka"Ujar yunho akhirnya.
"Kau serius hyung?"Changmin menatap yunho setengah tidak percaya.
"Berikan saja profil perusahaan itu,nanti aku akan mendiskusikannya dengan sica noona"Sahut yunho.
"Arraseo".
Tbc-
Annyeong *lambai bareng jiji*
Baru sempet update mianhe *bow 360'*
Chapter ini pendek ya -_-?ato malah gak nyambung sama sekali -_-9
Key'va: ini udah lanjut ^^
Crossbee: *pukpukin* jessica yang dimarahi appanya.
Lee sunri hyun: ntar jaema juga balik lagi kok ^^
De: cincang terus jadiin makanan jiji o.o
Zhe: yok nyungsepin bareng-bareng -_-"
Beautiful beast'98: kejutan di chapter depan ya ^^ ntar bkal hepi ending kok :*
.1272: jangan timpuk author gara2 bikin jaema sengsara T^T
Hanasukie: ne,ini udah lanjut ^^
Ifa. : hepi ending kok ^^
Yunholic: lempar bom aja gimana o.o
Gwansim84: seSUJU ^^
Zoldyk: Gomawo chingu ^^
Nunoel31: nggak ada yang selingkuh tenang aja ^^
Buat yang review gomawo yah :* #CipokBasahLagi
Buat yang baca tapi enggak review gomawo juga ^^ #BertobatlahNak
