STAND BY U
Cast: Yunjae,Yoosu,Changkyu
Genre:Romance/Hurt
Author:Lovara
Summary: kim jaejoong seorang namja cantik namun memiliki kekurangan,karena sebuah kecelakaan ia kehilangan penglihatannya sejak kecil. Jung yunho putra pemilik jung corp yang selalu hidup dengan kemewahan,namun ia merasa hanya menjadi boneka dari kedua orang tuanya.
Ff ini merupakan hasil pemikiran autor setelah melihat arti lagu Stand By U DBSK,jadi kalau ada yang ngaku-ngaku ini ff orang lain,jamban please -_-
Kalau menemukan ff yang hampir sama anggap saja kesamaan pemikiran para author ^^
...
Yunho dan changmin menatap tidak percaya namja yang berdiri didepan mereka. Keduanya menatap jaejoong dari ujung kaki sampai ujung kepala. Changmin bahkan membuka mulutnya lebar.
"Duduklah hyung,kita akan menjelaskan kontrak yang sudah disepakati"Ujar kyuhyun mengabaikan dua namja yang bertingkah seperti melihat hantu didepannya.
"Yunho-ssi,changmin-ssi bisa kita mulai sekarang?"Ucap jaejoong sedikit geli melihat ekspresi wajah yunho dan changmin.
Yunho dan changmin kembali dari lamunan mereka dan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.
"Ba-baiklah"Ujar yunho gugup.
Jaejoong dengan cekatan memberikan beberapa lembar kertas yang berisi perjanjian bisnis dengan yunho. Sesekali ia bahkan terkadang kyuhyun menjelaskan bagian-bagian yang tidak yunho pahami.
Hampir setengah jam lamanya jaejoong dan kyuhyun menjelaskan isi perjanjian yang tertera dikertas. Namun sepertinya yunho bahkan changmin lebih fokus pada orang yang menjelaskan isi dokumen itu,jaejoong.
"Jadi begitulah kira-kira yang penawaran yang akan kami lakukan"Ujar jaejoong menutup sesi penjelasannya.
"Em,yunho-ssi apa kau mendengarkan?"Tanya kyuhyun yang melihat yunho hanya menatap jaejoong tanpa kedip.
"Ah oh nde aku mendengarkan"Ucap yunho tersadar dari lamunannya.
"Tanda tangan disini yunho-ssi"Ujar jaejoong menunjuk kolom kecil pada kertas itu.
Jaejoong mengulurkan tangannya kearah yunho. "Selamat bekerja sama dengan kami yunho-ssi".
"Joongie hyung"Panggil changmin pelan.
Jaejoong mengerutkan dahinya. Ada perasaan rindu saat changmin memanggilnya dengan panggilan itu. Panggilan kesayangan changmin. Jaejoong menatap changmin yang sepertinya hendak mengeluarkan air matanya.
"Nde,minnie apa ada yang ingin kau tanyakan?"Sahut jaejoong.
"Jangan berpura-pura lagi hyung,ini benar kau kan?"Changmin mulai terisak pelan mendengar jaejoong memanggilnya dengan panggilan 'minnie'.
Jaejoong menatap yunho dan changmin bergantian,kemudian jaejoong tersenyum manis.
"Nde ini aku,aku sudah kembali ke korea"Sahut jaejoong.
Changmin dan yunho serentak berebut memeluk jaejoong. Jaejoong sendiri merasa terharu karena yunho dan changmin masih mengingatnya.
"Yak kalian ingin membunuh jae hyung eoh?"Teriak kyuhyun melihat changmin dan yunho dengan brutal memeluk jaejoong.
"Ah~ mianhe boo/hyung"Jawab kedua bersamaan.
"Gwenchana,aku senang kalian masih mengingatku"Ujar jaejoong.
"Sampai kapan pun kami akan selalu mengingat mu boo/hyung"Sahut changmin dan yunho.
"Tunggu,kau bisa mengenalku boo~?"Tanya yunho bingung,bukankah saat mereka berdua bersama jaejoong belum bisa melihat,jadi bagaimana bisa jaejoong mengetahui wajah yunho.
"Apa kau tidak tahu teknologi modern bernama foto huh?"Sungut jaejoong kemudian menunjukkan beberapa lembar foto dirinya dan yunho saat dulu bersama.
Yunho melihat beberapa lembar foto yang jaejoong sodorkan. Didalam foto itu yunho dan jaejoong terlihat sangat bahagia,meskipun kebanyakan foto diambil dirumah jaejoong,namun yunho merasa beruntung karena foto inilah jaejoong masih bisa mengenali wajahnya. Raut wajah yunho tiba-tiba berubah setelah melihat sebuah foto terakhir.
"Kenapa kau masih menyimpan foto ini?"Geram yunho sambil meremas foto itu.
Difoto itu nampak yunho,jaejoong dan ahra,yeoja yang sempat membuat jaejoong celaka.
"Aku sengaja menyimpannya"Ujar jaejoong enteng. Berbeda dengan changmin dan yunho yang terlihat sangat kesal.
"Untuk apa kau menyimpannya hyung?"Tanya changmin.
"Foto ini yang jadi penyemangatku saat aku terpuruk akibat operasi yang aku jalani selama dijepang,berkat foto ini semangatku bangkit lagi untuk bisa melihat bagaimana rupa yeoja yang sempat ku anggap sebagai sahabat ternyata menikam ku dari belakang".
"Jadi,dia bukan kekasih mu hyung?"Ujar kyuhyun yang memang baru mendengar cerita ini dari jaejoong.
"Tentu saja bukan,kekasih kim jaejoong hanya jung yunho"Ucap yunho.
"Percaya diri sekali kau tuan jung"Cibir jaejoong.
"Boo~ apa kau tidak mencintaiku lagi hmm?padahal selama ini aku selalu setia padamu".
"Yah pabbo jangan mengatakan hal seperti itu didepan umum"Jaejoong menundukkan malu karena sebagian orang menatap kearahnya.
"Tunda dulu gombalan mu yunho hyung,aku ingin bertanya kenapa bocah ini bisa bersama mu"Tunjuk changmin pada kyuhyun yang duduk didepannya.
Grauk...
Kyuhyun menggigit jari telunjuk changmin yang digunakan untuk menunjuk dirinya.
"Kau menggigitku"Teriak changmin.
"Tidak sopan sekali kau menunjukku,aku lebih tua dari mu"Balas kyuhyun.
"Kau hanya lebih tua beberapa hari". Changmin menatap kesal kearah kyuhyun.
"Apa mereka saling mengenal?"Bisik yunho pada jaejoong yang tengah asik menikmati pertengkaran changkyu.
"Molla,aku tidak pernah bertanya pada kyuhyun"Jawab jaejoong.
"Sepertinya kami yang harus bertanya pada kalian,apa kalian saling mengenal?"Tanya yunho menginterupsi.
"Tidak..!"Jawab keduanya bersamaan.
"Oke kami anggap itu sebagai jawaban ya"Ujar yunho tak mau ambil pusing.
.
.
.
.
.
"Jadi kau masih tinggal dirumah mu yang lama?"Tanya yunho yang mengantar jaejoong pulang.
Yunho bersikeras mengantar jaejoong pulang,padahal jaejoong membawa mobil sendiri bersama kyuhyun. Alhasil kini kyuhyun membawa mobil jaejoong bersama changmin. Jaejoong berharap dua namja itu tidak bertengkar lagi dan membuat mobil jaejoong menabrak sesuatu atau seseorang.
"Nde,dimana lagi aku bisa tinggal kalau bukan disini".Jaejoong membukakan pintu untuk yunho dan mempersilahkannya masuk.
"Tetap sama seperti saat dulu aku kemari"Gumam yunho melihat rumah jaejoong yang sudah lama tak ia kunjungi.
"Kau ingin minum apa yun?"Tanya jaejoong dari arah dapur.
"Apa saja"Jawab yunho merebahkan dirinya pada sofa.
Yunho mengingat kenangan beberapa tahun yang lalu. Hampir setiap hari yunho duduk disofa ini dan menemani jaejoong yang sendirian dirumah. Tak jarang pula yunho bahkan sampai tertidur disofa ini.
"Melamun?"Ujar jaejoong sambil membawakan minuman untuk yunho.
"Ani~ hanya mengingat hal-hal manis yang pernah terjadi"Jawab yunho.
"Bersama kekasih mu?".
"Nde,dia kekasih ku yang sangat aku cintai".
Jaejoong sedikit kesal saat mendengar ucapan yunho. Mungkinkah yunho telah mempunyai kekasih lagi.
"Tapi suatu hari ia pergi meninggalkan ku sendiri,hanya meninggalkan sepucuk surat yang mengatakan bahwa ia mencintaiku".
"Kau tidak mencarinya?".
"Aku percaya ia akan kembali padaku,dan hari ini ia muncul tiba-tiba saja dihadapan ku".
Jaejoong merona saat mengetahui siapa yang yunho maksud. Dirinyalah yang yunho maksud,bukan kah dulu jaejoong pergi hanya meninggalkan sebuah surat saja?.
"Boo~"Yunho menggenggam tangan jaejoong erat. "Kau sudah kembali disisi ku,aku tidak ingin kehilangan mu untuk yang kedua kalinya,aku mohon menikahlah dengan ku".
Jaejoong tersentak mendengar permintaan yunho. Tak pernah jaejoong bayangkan yunho akan mengatakannya secepat ini.
"Mianhe bear~ aku tidak bisa"Jawab jaejoong pelan.
"Kenapa?apa kau sudah tidak mencintaiku lagi?atau kau sudah punya kekasih?"Cecar yunho.
"Bear dengarkan aku,aku masih mencintai mu seperti yang dulu dan perlu kau ketahui aku tidak mempunyai kekasih"Jaejoong menangkupkan wajah yunho dengan kedua tangannya mencoba meyakinkan namja tampan yang telah berhasil merebut cintanya.
"Lalu?apa masalahnya?appa dan umma ku?aku sudah dewasa,mereka tidak berhak mengaturku lagi".
"Aku bukan menolak mu yunnie,hanya saja aku ingin lebih fokus mengurus perusahaan ini".
"Aku akan menjamin kehidupan mu jae,jangan khawatirkan soal itu"Bujuk yunho.
"Ini bukan soal materi,ada hal besar yang ingin aku lakukan?".
Yunho menatap jaejoong dengan pandangan heran.
"Kau tahu,yoo jin noona telah menikah dengan seorang pengusaha ternama dijepang,Matsumoto jun. Setelah menikah dengan noona,kami sekeluarga tinggal dikediamannya. Jun hyung memperlakukan kami sangat baik bahkan terlalu baik,ia menanamkan beberapa modal saham atas nama appa ku".
Jaejoong menerawang mengingat semua kebaikan yang dilakukan kakak iparnya itu.
"Sampai pada akhirnya jun hyung menemukan seorang dokter yang bisa melakukan pembedahan pada mata ku ini,ternyata hanya beberapa syaraf yang rusak sehingga aku tidak memerlukan donor mata,semula aku menolak mengingat sudah terlalu banyak hal baik yang ia lakukan untuk kami,namun ia bersikeras melakukannya"
Yunho memeluk jaejoong dari samping saat namja cantik itu mulai terisak.
"Aku sempat terpuruk akibat rasa sakit setelah operasi,tapi jun hyung selalu memberiku motivasi agar aku dapat bertahan. Terkadang jun hyung menjaga ku dirumah sakit sampai berhari-hari meninggalkan noona yang tengah hamil saat itu. Rupanya ada alasan jun hyung melakukan ini,dulu adiknya mengalami hal serupa dengan ku,tapi saat itu ia belum sesukses sekarang,adiknya meninggal di usia 18 tahun. Setelah pulih aku berjanji akan membalas kebaikannya dengan cara apa pun juga". Jaejoong mengakhiri ceritanya dengan wajah sendu.
"Mianhe jae,kau melewati saat-saat yang berat tanpa ku"Yunho menghapus aliran air mata yang mengalir dipipi jaejoong.
"Jadi apa kau mau menunggu ku sampai aku sukses menjalankan bisnis dengan tangan ku sendiri?"Ucap jaejoong.
"Kau meninggalkan ku sendiri selama 4 tahun pun aku masih menunggu mu,sekarang kau ada didepan ku,dipelukan ku aku sanggup menunggu selama apa pun,asalkan kau jangan pernah pergi lagi dari ku,saranghe kim jaejoong". Yunho mendekatkan wajahnya pada jaejoong. Jaejoong yang mengetahuinya menutup matanya erat. Kini jarak mereka semakin dekat dan...
Brak...
Pintu rumah jaejoong dibanting dengan tidak berperikepintuan. Muncul dua namja yang saling berteriak satu sama lain.
"Kalau kau tidak tersesat kita sudah sampai dari tadi"Gerutu changmin.
"Seharusnya kau memberitahu ku jalan yang benar"Seru kyuhyun.
"Omo sepertinya kita datang disaat yang salah"Ujar changmin melihat posisi yunjae yang sangat dekat.
"Apa kau tidak pernah belajar mengetuk pintu shim changmin?"Kesal yunho karena acara berduaannya dengan jaejoong terganggu.
"Ah mianhe hyung aku tidak tahu kalau kalian sedang...yah seperti itulah"Jawab changmin gugup.
"Sudahlah jangan bertengkar,kenapa kalian lama sekali?"Ucap jaejoong menengahi.
"Tanyakan saja pada asisten mu ini hyung"Sahut changmin menunjuk kyuhyun dengan dagunya. Mungkin ia trauma jika menunjuk kyuhyun dengan jarinya,kyuhyun akan menggigitnya lagi.
"Yak tiang listrik ini semua juga salah mu,kenapa kau tidak memberitahu ku jalannya"Teriak kyuhyun tidak mau disalahkan begitu saja.
"Hyung aku lapar,aku ingin makan masakan mu lagi"Rengek changmin sambil mengelus perutnya.
"Astaga changmin bukan kah kau baru saja makan"Seru yunho sepertinya lupa bagaimana porsi makan changmin.
"Energi ku terkuras habis gara-gara seseorang hyung"Jawab changmin dan mendapat deathglare dari kyuhyun.
"Tunggu sepertinya,kami butuh penjelasan dari kalian berdua"Ujar yunho.
"Apa kalian saling mengenal sebelumnya?"Tanya jaejoong yang ikut penasaran dengan hubungan changmin dan kyuhyun.
"Kami sempat satu sekolah saat dijepang"Jawab changmin akhirnya.
"Jinjja?lalu kenapa kau tidak memberitahuku kyu?"Ucap jaejoong.
"Karna kau tidak bertanya hyung"Sahut kyuhyun.
"Kalian terlihat sangat akrab sepertinya".Yunho memperhatikan changkyu dengan seksama,nampak jelas terlihat mereka sangat dekat meskipun sering bertengkar.
"Yah kami memang sangat dekat,kami biasa dijuluki duo evil saat dijepang"Ujar kyuhyun mengingat masa sekolahnya dijepang bersama changmin.
"Ah rasanya baru kemarin aku menyandang gelar itu,kau ingat kyu saat kita berdua menyembunyikan soal ujian satoshi sensei".
"Tentu saja ku mengingatnya,setelah itu kita dihukum membersihkan toilet".
Yunho dan jaejoong berpandangan heran,bukan kah tadi dua namja didepan mereka sedang bertengkar,sejurus kemudian mereka kini saling bercerita mengenai kenakalan masing-masing.
.
.
.
.
.
"Whooaa masakan mu memang yang terbaik hyung"Puji changmin saat makan malam dirumah jaejoong.
"Semua makanan kau puji seperti itu"Cibir kyuhyun.
"Diamlah kau evil"Sembur changmin.
"Kau juga evil sama seperti ku changmin".
"Aish kalian ini bisa kah berhenti bertengkar"Ujar yunho mulai kesal mendengarkan pertengkaran changmin dan kyuhyun.
"Ini semua salah mu,shim"
"Kau yang memulai duluan cho".
"Emh,kau sudah tidak tinggal dirumah mu lagi min?"Tanya jaejoong coba mengakhiri debat changkyu.
"Nde hyung,aku pindah ke apartement dekat sini,sepi rasanya setelah kau tiba-tiba pergi"Sahut changmin.
"Mianhe,aku tidak sempat berpamitan dulu"Ucap jaejoong menyesal.
"Gwenchana boo~ aku yakin kau pasti mempunyai alasan"Ujar yunho menenangkan jaejoong.
"Oya,bagaimana kabar appa,umma mu dan sica noona?"Tanya jaejoong.
Yunho menghela napasnya pelan. "Appa terkena stroke,umma setiap hari menjaga appa dirumah sakit,sica noona baik-baik saja kurasa dia akan senang kalau mendengar kau kembali ke korea lagi".
"Aku turut bersedih mengenai appa mu yun,apa semua karena masalah kita?".
"Penyebab appa sakit bukan karena masalah kita boo,appa memang kurang menjaga kesehatannya"
"Aku merindukan sica noona,mungkin lain kali aku akan mengunjungi butiknya"Ucap jaejoong pelan.
"Besok kau bisa mengunjungi sica noona boo~"
"Hyung,bolehkah malam ini aku menginap disini?"Pinta changmin penuh harap.
"Tidak boleh"Seru kyuhyun yang justru menjawab.
"Apa hak mu melarang?ini rumah joongie hyung bukan rumah mu"Kesal changmin
"Kalau changmin menginap disini,aku juga akan menginap disini"Ucap yunho.
"Yah hyung,kau pulang saja"Usir changmin.
"Ini rumah jaejoong bukan rumah mu"Balas yunho seperti changmin pada kyuhyun.
Changmin memcibirkan bibirnya kesal. Yunho dan kyuhyun justru terlihat senang karena bisa membalas kata-kata changmin.
"Kalian menyebalkan"Gerutu changmin.
"Malam ini kalian menginap saja"Ujar jaejoong
"Jinjja?"Seru yunho dan changmin girang.
"Nde,bagaimana kalau malam ini kita menggelar piyama party?"Usul jaejoong.
"Tunggu,sepertinya aku pernah menggelar piyama party"Ujar changmin coba mengingat-ingat.
"Ah aku ingat,waktu itu bersama yoochun dan junsu"Seru changmin.
"Oya,bagaimana kabar yoochun dan junsu?"Tanya jaejoong sambil menata piring kotor yang telah digunakan.
"Yoochun dan junsu resmi bertunangan sekarang"Sahut yunho membantu jaejoong membereskan meja makan.
"Whoaa jinjja?apa kau bisa menghubungi mereka sekarang yun?aku ingin bertemu mereka berdua"Pinta jaejoong.
Yunho duduk disofa dengan ponsel ditangannya. Sementara changmin dan kyuhyun sudah duduk tenang didepan PS.
"Ada apa kau menghubungi ku"Suara yoochun terdengar serak,pertanda namja tampan itu sudah tertidur dan terbangun.
"Apa kau bersama junsu sekarang?"Tanya yunho tanpa basa-basi.
"Nde,malam ini junsu menginap diapartement ku,wae?"
"Kau masih ingat rumah jaejoong?datanglah secepatnya bersama junsu"
"Ada ap-"
Tut Tut Tut...
Yunho dengan seenaknya memutuskan sambungan telepon yoochun.
"Apa kau sudah menghubungi mereka yun?"Tanya jaejoong dengan berbagai cemilan ditangannya.
"Nde,mungkin sebentar lagi mereka akan datang"Sahut yunho.
.
.
.
.
.
"Aku bersumpah akan membunuh yunho jika tidak ada hal yang sangat penting"Gerutu yoochun sambil fokus mengemudikan mobilnya.
"Kenapa kita disuruh kerumah jaejoong dulu chunnie?"Tanya junsu dengan wajah setengah terbangun.
"Aku tidak tahu,beruang mesum itu memutuskan telepon begitu saja"Sahut yoochun.
Yoochun melirik kearah junsu yang sepertinya sangat mengantuk.
"Tidurlah dulu,nanti setelah sampai aku akan membangunkan mu"Ujar yoochun mengusap rambut junsu.
20 menit kemudian mobil yoochun sampai dihalaman rumah jaejoong. Yoochun sedikit bingung melihat 2 buah mobil dipekarangan itu. Yang satu ia ketahui mobil yunho,sedangkan satunya yoochun tidak mengetahui mobil siapa. Terlebih rumah jaejoong terdengar suara beberapa orang sedang tertawa.
"Su-ie ireona kita sudah sampai"Yoochun menepuk pipi chubby junsu agar ia terbangun.
"Kenapa ramai sekali didalam?"Tanya junsu yang juga mendengar suara tawa.
Ting Tong...
Suara bel rumah jaejoong berbunyi nyaring.
"Biar aku yang buka,jangan coba-coba bermain curang min"Tunjuk kyuhyun pada changmin.
Cklek...
Dua namja berdiri didepan pintu dengan pandangan bingung,menatap kyuhyun yang terlihat sangat asing untuk mereka.
"Bukan kah ini rumah jaejoong?"Ucap yoochun.
"Ah~ kalian pasti yoochun dan junsu hyung,masuklah joongie hyung sudah menunggu kalian"Ujar kyuhyun.
"Mwo jaejoong?"Seru keduanya mendengar ucapan kyuhyun.
"Annyeong chunnie,su-ie"Sapa jaejoong yang berdiri dibelakang kyuhyun.
Reaksi yoochun dan junsu tidak berbeda jauh dengan yunho dan changmin saat melihat jaejoong.
"Omo chunnie apa kita mimpi berjalan"Ucap junsu polos.
"Sepertinya tidak baby"Sahut yoochun
"Kalian tidak merindukan ku huh?"Jaejoong mempoutkan bibirnya karena yoochun dan junsu hanya diam saja melihatnya.
"Kau jaejoong?kim jaejoong?"Ucap junsu tidak percaya.
"Yah siapa lagi kim jaejoong dikompleks ini"Gerutu jaejoong.
"Kau bukan hantu?"Yoochun masih tidak percaya jaejoong berdiri didepannya.
"Aku belum mati jidat lebar"Seru jaejoong.
"JAE..!" Serupa dengan yunho dan changmin,pasangan yoosu memeluk jaejoong dengan erat.
"Omo~" Jaejoong yang tidak siap dengan serangan itu sempat terhuyung kebelakang.
"Ini bukan mimpi kan?"Junsu mencubit pipi jaejoong untuk memastikan jaejoong yang ia peluk ini nyata.
"Yah apa yang kau lakukan kim junsu"Teriak jaejoong memegangi pipinya.
"Joongie bogoshipo"Tangis junsu pecah setelah mengetahui ini bukan halusinasinya.
"Sampai kapan kalian memeluk jaejoong seperti itu"Ujar yunho dingin.
"Bukankah kau juga memeluk jae hyung seperti itu hyung?"Ucap kyuhyun tanpa dosa.
"Kajja kita masuk kedalam banyak yang ingin aku ceritakan"Ajak jaejoong.
"Kau memang berhutang penjelasan pada kami"Ucap yoochun.
"Sepertinya aku perlu berterima kasih pada mu su-ie,berkat hobi mu memfoto aku jadi mudah mengenali kalian semua setelah aku bisa melihat"Ujar jaejoong.
Tbc-
Mianhe baru update *bow*
Sepertinya chapter ini sangat buruk TT_TT entah kenapa susah dapet feel buat lanjutin TT^TT
3kjj: ini udah lanjut chingu ^^
Gwansim84: biar tambah rame author tambahin duo evil ^_^
Yunholic: anggep aja latihan vokal *ngeles*
Ifa. : hohoho ini udah lanjut ^^
Nunoel31: emang sengaja biar pada penasara ^^
6002nope: nde umma udah bisa liat =^^=
Gothiclolita89: ahra masih author simpen buat chapter depan =^3^=
pandaMYP: hahaha... penasaran khan kalo pas gantung #Ditabok ini jj udah comeback lagi ke korea \^o^/
youleebitha: ini udah lanjut ^^
js-ie: biar efekny lebih berasa jadi pada teriak-teriak -_-
lee sunri hyun: tenang aja banyakan moment yunjae nya kok ^^
guest: udah kejawab yah semua pertanyaannya dichap ini ^^
de: yupz changkyu,dulu mereka satu sekolah ^^
phantomirotic: *buka kamus* \^^/ udah lanjut lagi nihh ^^
big thanks buat para readers yang udah mau review :*
buat yang jadiin FF ini favorit :*
sampai jumpa dichapter selanjutnya^^
#NgilangBarengChangmin
