Author : R.R. VIXX Diary
Title : Beginning
Cast :
Lee Jaehwan a.k.a. Ken (VIXX)
Jung Taekwoon a.k.a. Leo (VIXX)
Member VIXX
And Other...
Genre : Romance
Rated : T
WARNING! YAOI!
Disclainmer : VIXX © JellyFish Hate You, But… © R.R. VIXX Diary
Summary : "Aku membenci mu, tapi aku juga mencintai mu"—Leo. KEO FIC OTHER COUPLE! VIXX FIC! Warning! Typo(s), GJ, Alur kecepetan, OOC! dll!
WARNING! TYPO(S)! DON'T LIKE! DON'T READ! I DON'T LIKE YOU BASH IN MY FANFIC!
-0o0-
/Flacsback\
VIXX dorm. 23.00 KST. 4 April 2013.
"Saengil chukkaehamnida uri Jaehwan-ie ^^"—N.
"Saengil chukkae :] "—Leo.
"Happy Birthday bro! XD"—Ravi.
"Saengil chukkaehamnida Ken hyung ^^"—Hongbin.
"Saengil Chukkae! Ken hyung! \^o^/"—Hyuk.
"Gomawo semua ^^ aku terharu dengan kejutan ini :') " ujar Ken, mengusap mata nya untuk berakting terharu.
"Hohoho! Tidak ada Ken, VIXX pun tak kan jadi" seru N.
"Berlebihan hyung -_-"—Ken.
"Tapi itu benar, hyung '-' setelah kita melewati perjalanan yang panjang, akhir nya kita sudah mengeluarkan album" ujar Hongbin.
"Sudah! Sudah! Waktu nya kita makan!" seru Ravi, mengangkat gelas nya tinggi-tinggi.
"Cheers!" seru Hyuk.
"Selamat makan" ucap Leo pelan.
"Khahahaha! XD Jeongmal gomawo, VIXX-duel! ROVIX-duel! Jellyfish-duel!"
SKIP
VIXX Dorm. 02.00 KST. 5 April 2013.
Pesta terlewati dengan meriah. Hingga semua nya tertidur di ruang tengah. N tertidur di tangan Ravi, dengan Ravi yang tertidur dengan kepala terpaut oleh sofa. Hyuk memeluk pinggang Hongbin, sedangkan Hongbin hanya tertidur biasa. Leo? Hm, dia tidur dengan normal.
Ken terbangun, ia memegang kepala nya yang sedikit pusing. Matanya menangkap sekeliling, lalu tersenyum.
"Semoga kita masih bisa seperti ini…" desis Ken.
Tenggorokan yang kering membuat Ken harus berdiri untuk mengambil air minum.
"Haah… segarnya…" desah Ken. Mata nya menangkap kota di balik jendela. Indah, memang. Umur nya sekarang sudah 22 tahun (menurut umur Korea). Sudah berumur seperti itu, dia tetap tidak tertarik dengan pacaran. Walau hati nya sudah ada seseorang, namun ia sama sekali belum tertarik dengan hal pacaran. Cukup mereka menjalin pertemanan saja.
"Jaehwan?"
Panggilan pelan mengagetkan batin Ken, masalah nya, dia sedang berpikir yang tidak-tidak.
"A—a—ah… Leo hyung… kau mengagetkan ku -,- hyung bangun?" tanya Ken, dengan cengiran khas di wajah nya.
Leo tidak menjawab, ia memilih menuju dapur untuk meminum air. Ken hanya menghela nafas. Memang sudah terbiasa ia di perlakukan seperti itu, namun jika tidak ada perubahan, tetap saja menyakitkan.
"Saengil chukkae"
Ucapan Leo kembali membuat Ken terkaget, Ken menghadap ke belakang.
"N—nde hyung-ie, jeongmal gomawo…" balas Ken, pipi nya sedikit bersemu.
Tangan Leo seperti memerintahkan Ken untuk mendekati nya. Ken hanya mengangguk, lalu berjalan dengan pelan, khawatir mengganggu member lain.
"Begini… aku ada hadiah untuk… mu…" ujar Leo, merogoh saku nya.
"E—eh…?"
"Ini, semoga kau suka" ucap Leo, menunjukkan kotak kecil.
"E—e—eh… h—hyung… g—gomawo…" balas Ken menunduk, sambil menerima hadiah yang diberikan Leo.
"Hm"
"Eh, hyung, kau mau kemana?" tanya Ken, melihat Leo pergi menuju kamar.
"Tidur"
BLAM
Ken kembali menunduk, di genggamnya erat kotak pemberian Leo. Pipi nya benar-benar memanas. Hati nya bersorak. Sekarang dia ingin meloncat dari lantai paling atas demi mencurahkan kebahagian nya ini.
Ya, memang, Jung Taekwoon atau Leo, yang berada di hati nya.
Munafik jika dia tidak senang dengan pemberian Leo ini. Tapi, nyata nya dia sangat senang.
Clek
"K—kalung… perak…" desis Ken, menatap kalung itu dengan berbinar. Bandul nya hanya persegi panjang dengan dua krystal di tengah nya. Simple, namun indah.
Ken memeluk erat kalung tersebut, bandul nya terkena sinar lampu membuat nya semakin indah.
'Jeongmal, jeongmal, gomawo, Taekwoon-ie hyung…'
-0o0-
"Hooaam…."
"Jangan menguap saat sarapan, Ravi" tegur N.
"Aku sangat mengantuk, hyung =.= hari ini Sejun-sajangnim tidak memberi kita jadwal kan? Aku mau tidur =3=" ucap Ravi.
"Ya, tidak ada jadwal. Terserah kau mau ngapain hari ini. Hongbin, Hyuk, ada kegiatan hari ini yang ingin kalian lakukan?" tanya N, mungkin kedua maknae ini bisa memberi dia acara di hari ini.
"Kami akan jalan-jalan hyung!" seru Hyuk senang, Hongbin mengangguk membenar kan.
"Kencan? -.- Ravi, kapan kita terakhir kali kencan?" tanya N, dengan nada manja tentu nya. Uke kambuh :v.
"Febuari, hm? Hari ini aku mau tidur seharian hyung =.=" jawab Ravi.
"Huh -3- Ken, hari ini kau mau ngapa—Ken…?" panggil N, karena sedari tadi Ken tidak memakan makanan nya, hanya memandang kosong keluar sambil tersenyum tidak jelas.
"Ken!"
"Ah, ada apa hyung?" tanya Ken.
"Kau tidak tidur ya semalam? -_-a ah, apa kau ada acara hari ini?" tanya N balik.
Ken berpikir sebentar, "Seperti nya tidak, waeyo hyung?"
"Bagus! Kau mau berjalan-jalan dengan ku? Ravi tidak mau dengan ku -3-" keluh N, orang yang di bicarakan hanya mencibir.
"Oke! Kita ke game center hyung! Sudah lama aku tidak ke sana XD" seru Ken semangat.
"Ayo!"
"Aku ikut" ujar Leo, lalu melanjutkan makan.
"Eh? Kau mau ikut? Bagus lah, lebih banyak, lebih baik ^^"
"Bagus Leo hyung, kau ikut, aku tidak mau N hyung kencan dengan Ken =3=" keluh Ravi.
"YA! Siapa yang kencan dengan Ken! Sudah tau aku namjachingu mu -_-a aku dan Ken hanya berjalan-jalan kok ;.;" ucap N.
"Kalau begitu Ravi. Kita akan membelikan mu oleh-oleh :D kau mau oleh-oleh apa?" tanya Ken semangat.
"N hyung saja XD"
"YA!"
Ken tertawa melihat pertengkaran kecil N dan Ravi. Sungguh, keadaan seperti ini akan sangat ia rindukan jika tidak menjadi idol lagi.
"Jaehwan"
"Nde?" balas Ken.
"Kau memakai nya?" tanya Leo, pelan.
Ken mengangguk pelan, menunduk untuk menyembunyikan pipi nya yang bersemu, lalu menunjuk rantai yang terlihat sedikit di leher nya.
"Eh? Leo hyung memberi Ken hyung hadiah?" tanya Hyuk, melihat interaksi Leo dan Ken secara tak sengaja.
"Oh ya, hanya Leo hyung yang tadi malam belum memberikan hadiah :o " ujar Hongbin.
"Apa yang diberikan Leo hyung, Ken hyung?" tanya Hyuk semangat, membuat N dan Ravi yang tengah berdebat teralih perhatian nya.
"Eh? Leo memberi Ken hadiah?" tanya N kaget, perkataan yang sama seperti Hyuk tadi.
Leo berdecih pelan, mengapa Hyuk harus melihat nya sih ;.; .
"B—bu—bukan apa-apa… hehehe…. ^^; " jawab Ken kikuk.
"Bohong ==" tunjukkan saja, hyung" elak Ravi.
"Lagi pula bukan apa-apa -3- nanti juga kalian tahu kok ^^" ujar Ken.
"Tapi kita mau tahu sekarang -,-"—Hyuk.
"Diam maknae! Lebih baik kau siap-siap dengan kencan mu itu" ucap Ken kesal.
"Ken hyung, jangan bersikap kasar kepada Hyuk -_-a nanti dia menangis…" ujar Hongbin.
"Hongbin hyung-ie, Ken hyung marah kepada ku ;.;" lapor Hyuk, tangan nya langsung memeluk Hongbin.
"Tenang Hyuk-ie, nanti aku marahi ^^; " hibur Hongbin.
"Cih, dasar pasangan aneh" cibir Ken.
"Jangan menghina orang lain jika kau belum punya namjachingu, Ken :p" ejek N.
"Aish, aku tidak tertarik dengan semacam begituan sekarang -_-a" elak Ken.
"Sama Leo hyung saja" ujar Ravi.
"Tidak mau" elak Leo.
"E—eh…?" Ken langsung menatap Leo.
"Tenang Ken, nanti ada yang lebih baik ^^" hibur N.
"Diam hyung -_- kau belum tahu aku" cibir Ken.
SKIP
"KITA AKAN JALAN-JALAN!" seru Ken dan N di pintu depan dorm.
"BERISIK!" teriak Ravi dari kamar nya (read : ruang pakaian)
"Leo hyung, kau sudah siap?" tanya Ken, melihat Leo keluar dari ruang pakaian.
"Nde" jawab Leo.
"Bagus! Ayo kita pergi!" seru N.
BRAK
Pintu di tutup dengan keras. Menyebabkan suara Ravi terdengar sampai luar, sedangkan pelaku nya hanya tertawa keras.
"Mengganggu Ravi itu salah satu hiburan" ucap Ken, menepuk-nepuk paha nya dengan keras.
"Sekali-kali menjahili nya ^^; Leo ayo, kita ke game center" ajak N, melihat Leo hanya melihat mereka berdua.
-0o0-
"YEAH! KENKEN PEMENANG NYA!" seru Ken, tangan nya dikepal keatas. Sedangkan lawan main nya, N, terduduk dengan kekalahan.
"Leo hyung, kau mau main?" tawar Ken, melihat Leo terus menatap salah satu permainan.
Leo tidak menjawab, namun N langsung menarik Leo ke salah satu permainan.
"Ayo Leo, kalau kau hanya menatap kita, kau sia-sia ikut dengan kita ^^" ujar N, tangan nya menarik lengan Leo. Sedangkan Ken berlari kecil mengikuti N dan Leo dari belakang.
"Eeh… kok basket… -3-a Leo hyung, kau mau bermain sendiri?" tanya Ken.
"Hm"—Leo.
TRAK
"Baru main sudah mencetak angka =="a Leo, kita tinggal sebentar nde ^^ aku dan Ken akan bermain yang lain" ujar N.
"Hm"—Leo.
"N hyung, apa tidak apa-apa meninggalkan Leo hyung? =="a aku khawatir" ucap Ken.
"Cih, dasar aneh -_- ya sudah, kau bersama Leo, aku akan bermain sendiri -3- "—N.
Ken mengangguk dan berpisah dengan N. Kini, mereka hanya berdua. Ken hanya melihat Leo melempar bola basket ke ring. Dan hebat nya, setiap lemparan selalu masuk.
Hingga permainan berakhir.
"Wow, Leo hyung, kau mendapat skor tinggi!" seru Ken, tangan nya saling bertemu hingga membuat suara.
"Hm, apa ada permainan lain?" tanya Leo.
Ken mengedarkan pandangan, banyak orang di game center ini, dan tidak banyak game yang tidak di mainkan.
"Kita bermain mobil saja hyung ^^/ aku akan mengalahkan mu!" seru Ken, melihat game dengan stir mobil kosong.
"Hm"
"Ah, tapi tinggal 2 koin, hyung T.T sisa nya ada di N hyung" ujar Ken, menunjukkan 2 koin yang tersisa. Mengingat untuk bermain mobil bersama. Harus mempunya 4 koin.
"N hyung eoddiga?" tanya Leo.
"Molla, katanya bermain yang lain," jawab Ken, mengindikkan bahu nya, "kalau begitu pakai uang ku ya ^^ aku membawa uang, sedikit"
"Hm"
SKIP
"TIN! TIN! YAK! LEO HYUNG! JANGAN SUSUL AKU! OAO" pekik Ken.
"Berisik"—Leo.
"YEAH! AKU MENYUSUL HYUNG! XD"—Ken.
"Cih"—Leo.
"ANI! QAQ Leo hyung, kau menyusul ku lagi!"—Ken.
"Yeah! Ken menyusul lagi XD"—Ken.
"Tidak QAQ Leo hyung!"—Ken.
"TIDAK! QAQ Leo hyung, kau menang ;.; "—Ken.
"Kau berisik, Jaehwan" keluh Leo, bisa dipastikan para pengunjung game center ini mendengar teriakan tidak penting Ken.
"Hehehe… mianhae, Ken hanya ingin teriak ^^ Leo hyung, ayo kita cari N hyung!" ajak Ken.
Triit~ Triit~
"Eh? A—ah… N hyung?"
Subject : AYO BERNYANYI! XD
From : CHA_N hyung
Aku ada di tempat karaoke bersama Ravi ^^
Ternyata Ravi membututi kita =="a
Cepat datang nde ^^/
"Mwoya? =="a Leo hyung, N hyung menyuruh kita ke tempat karaoke" ujar Ken.
"Tapi, dimana tempat karaoke nya?" tanya Leo.
"E—eh… memang sih, aku juga baru pertama kali ke game center ini '-'a kita tanyakan saja ke pegawai nya ^^" jawab Ken.
"Agasshi, kau tahu di mana tempat karaoke di sini?" tanya Leo, melihat salah satu pegawai sedang mengambil koin yang berada di dalam mesin.
"Ah, ada di ujung sana, lurus saja ^^" jawab nya ramah.
"Khamsahamida—"
"Ayo Leo hyung! Kita susul N hyung XD/" seru Ken, menarik lengan Leo. Dan tanpa sadar memotong ucapan Leo.
"Haah…" Leo menghela nafas, sifat orang yang menarik nya ini memang seperti ini.
'Tapi… biarlah seperti ini, jangan sampai aku membenci nya'
-0o0-
"N HYUNG! RAVI! JANGAN MELAKUKAN HAL ITU DI DEPAN UMUM OAO" murka Ken.
"M—mianhae, aku tadi sudah mencegah Ravi =="a"
Hey, bagaimana tidak marah, saat menemukan tempat karaoke nya. Malah di hadiahi kedua orang yang sedang berciuman -_-.
"Cih, mengganggu saja -_- bagaimana dengan kencan kalian?" tanya Ravi asal.
"H—ha—hah… ken—can…? Kami hanya bermain game?" jawab Ken, tanpa sadar dia gugup.
"Tanpa langsung, itu nama nya kencan -_- Leo, kau mau bernyanyi apa? ^^" tanya N.
"Tidak, aku mau makan" jawab Leo, melihat daftar isi makanan yang disediakan tempat ini.
"Huh -,- Ken, kau mau bernyanyi? Telinga ku panas saat mendengar Ravi bernyanyi tadi" ujar N.
"Mau! *o* sebentar"—Ken.
"2171!" seru Ken, beberapa menit kemudian setelah melihat daftar lagu.
"Baiklah, kita putar!"
"Count on me? Khakhakha XD semoga bisa hyung!" seru Ravi.
Ken tertawa sebentar, lalu mendengar nada yang sudah memasuki lirik, ia buru-buru memulai lagu nya.
"—If you ever find yourself stuck in the middle of the sea~ I'll sail the world to find you~"
N dan Ravi tertawa, mendengar lagu yang di populerkan Bruno Mars ini di nyanyikan oleh Ken.
"You can count on me like one, two, three~! I'll be there and I know when I need it~! I can count on you like four, three, two~! And you'll be there 'cause that's what friends~! Are supposed to do, oh yeah, ooh, ooh~! You can count on me 'cause I can count on you~~~~~!"
"Hebat, hebat! X'D kau sampai mengeluarkan air mata ku, Ken" puji N.
"Ya, air mata karena tertawa -_-" cibir Ken, tangan nya meletak kan mic di atas meja.
"Anda mendapatkan nilai 95!" seru Ravi, melihat layar menampilkan nilai dari nyanyian Ken tadi.
"Aku akan mengalahkan mu!"
"Eh…?"
TBC
*Hwang Se Jun, CEO JellyFish Entertainment
*ROVIX, panggilan lambang VIXX
Chapter ini menceritakan masa lalu, dimana hubungan Ken dan Leo meregang, tapi, masih setengah nya. R ciptakan moment nya dulu '-'9. Dan… memang, sebenar nya ulang tahun Ken bertepatan saat VIXX menjalankan syuting Plan V Diary. Namun R. tiadakan. Oh ya, ini Chap pendek dulu.. R. harus siap-siap ;.;
Btw, hari ini R. mudik, menjadikan tidak bisa uptude minggu depan. Maka dari itu, R. mengusahakan FanFic ini kelar di hari ini. And, R. akan menulis FanFic oneshoot selama mudik. Untuk sementara KEO, namun R. usahakan untuk membuat NAvi dan HyukBin.
Dan, judul tetap telah di tentukan. Yaitu, Beginning.
Mind to Review? Call me R. not Author, Min or Mimin, dsb. Please.
.
Bandung, 6 Agustus 2013.
