We're Friends (Three-shots)

Second-shot

Story by Celia Viona

Characters were taken from Tiny Times Movies

Characters: Nan Xiang, Lily, Lin Xiao, Ruby and Gu Yuan

Genres: Friendship and Comedy

Notes dari Celia: Ini cerita ketiga Celia… Cerita ini adalah sequel dari "Unforgettable Memories". Cerita ini bertambah satu character yang juga dari film-film Tiny Times, namanya Gu Yuan atau pacar Lily… Di sini, walaupun bertambah satu pemain laki-laki, tapi di cerita ini tidak ada genre romance sama sekali… Mungkin ada genre humor yang ditambahkan karena Gu Yuan… Jika ada kesalahan ketik, mohon dimaafkan… Selamat membaca…!

Sepertinya… Lalat yang masuk itu tidak bisa keluar… Sepertinya juga… Sudah ditelan oleh Gu Yuan! Tidak ada cara lain… Untungnya, Gu Yuan tidak apa-apa setelah "menelan" lalat itu…

~Kembali ke Rumah Gu Yuan…!~

Gu Yuan sedang merenung sebentar akibat adegan kemasukan lalat tadi… Ia bersyukur bahwa ia baik-baik saja… Renungannya bubar ketika gadis yang bernama Nan Xiang itu menanyakan keadaanya…

Nan Xiang bertanya, "Gu Yuan, kamu tidak apa-apa kan?"

Gu Yuan menjawab dengan raut muka yang jelek, "Iya… Sepertinya baik-baik saja… O ya, kamu… Kamu… Kamu benar Nan Xiang?"

Nan Xiang menganggup dengan segera. Gu Yuan tidak dapat mempercayai pengelihatannya. Ia sedang melihat Nan Xiang hidup-hidup di depannya. Gu Yuan berpikir sebentar…

Gu Yuan bertanya, "Bukankah kamu sudah meninggal? Kenapa masih disini? Apa kau mau menghantuiku? … Tapi tidak mungkin! Hantu itu tidak ada… Kalaupun ada, pasti keluarnya malam… Bukan siang!"

Nan Xiang tersenyum-senyum mendengar pertanyaan Gu Yuan tadi. Inilah arti kata "pergi" yang dimaksudkan Nan Xiang, pergi untuk sementara saja. Sepertinya, mereka semua sudah menyalah pahami arti kata "pergi". Gu Yuan mencubit pipinya sendiri dengan keras, membuktikkan bahwa ia sedang tidak bermimpi (Gu Yuan: Aww… Sakit! Ternyata bukan hantu ya…).

Karena bukan mimpi, Gu Yuan bertanya dengan penuh penasaran pada Nan Xiang kemana dia pergi selama ini & kenapa tidak pamitan dengan mereka. Nan Xiang dengan sabar menceritakan kisahnya. Setelah cerita itu selesai, Gu Yuan akhirnya paham bahwa Nan Xiang itu sama sekali tidak meninggal, ia masih hidup!

Nan Xiang pun menjelaskan maksud kedatangannya ke sini. Nan Xiang tahu pasti Gu Yuan yang disuruh untuk mengatur acara-acara yang akan ditampilkan nantinya di pesta ulang tahun Lily. Nan Xiang ingin dimasukkan ke dalamnya. Ia ingin memberi kejutan pada Lily, Lin Xiao & Ruby. Nan Xiang meminta Gu Yuan untuk memasukkan dia dalam daftar nama orang & acara yang ditampilkan. Nan Xiang memilih untuk ditaruh pada urutan terakhir supaya kejutan itu bisa berlangsung setelahnya.

Gu Yuan pun menanggapi usul Nan Xiang. Mereka sepakat untuk melakukan rencana tersebut. Nan Xiang mengingatkan Gu Yuan untuk tidak memberi tahu pada ketiga sahabatnya tentang rencana ini. Gu Yuan ternyata adalah orang yang bisa menyimpan rahasia dengan sangat baik. Kalau ia sudah berjanji untuk tidak membocorkan sedikitpun rahasia orang, maka dia akan mengunci mulutnya rapat-rapat akan rahasia itu (tidak boleh sampai bocor).

Setelah rencana itu sudah diatur dan disepakati bersama, Nan Xiang pun mengucapkan terima kasih dan langsung pulang ke rumahnya.

~Ke Rumah Nan Xiang~

Nan Xiang senang sekali dengan rencana itu. Nan Xiang segera menyiapkan semuanya untuk menghadiri pesta. Untungnya, Nan Xiang sudah meminjam baju pesta yang bagus dari sepupunya itu. Dia pun juga sudah pinjam sepatu hak kira-kira 3 sampai 4 cm. Nan Xiang sudah mencoba pakaian & sepatu & topeng itu jika digabungkan. Hasilnya… Bagus sekali! Nan Xiang yakin bahwa tidak akan ada yang mengenalinya kecuali Gu Yuan…

Nan Xiang pun berencana memakai dress berwarna kuning (cocok dengan topeng berwarna emasnya) & panjang selutut & sepatu kira-kira 3-4 cm & topeng berwarna keemasannya.

~Aula Rumah Lily~

Akhirnya, hari pesta pun tiba. Semua gadis yang diundang memakai sepatu hak karena Lily yang menyuruh begitu.

Lin Xiao memakai dress oranye kutung & panjangnya selutut & sepatu hak kira-kira 4 cm (Lin Xiao tidak terbiasa memakai sepatu hak, jadi dia sudah latihan bersama Lily hari-hari sebelumnya) dengan rambut terurai menggelombang ke belakang.

Ruby memakai dress putih polka-dot berwarna hitam & dengan lengan & panjangnya kurang lebih selutut & sepatu hak kira-kira 3-4 cm (Ruby senang memakai sepatu hak, jadi dia sudah sangat terbiasa memakainya) dengan rambut pendeknya yang digelombangkan.

Sekarang Lily, yang berulang tahun. Lily… Tentu saja bajunya paling special karena dia yang berulang tahun. Lily memakai dress panjang berwarna hijau kutung & sepatu hak paling tinggi (kira-kira 4-5 cm) dengan model rambut pendeknya yang memukau hati Gu Yuan… :D

Mereka bertiga dan Gu Yuan berkumpul bersama menunggu acara dimulai. Semua orang yang datang menikmati pestanya. Lily, Lin Xiao, Ruby & Gu Yuan sedang mengobrol bersama. Tiba-tiba, semua terdiam dan mata mereka semua tertuju ke seorang gadis memakai dress kuning & topeng berwarna emasnya yang baru datang. Semuanya bingung siapa yang mengundang gadis itu… Akhirnya, Gu Yuan memberitahu ketiga gadis yang sedang bersamanya bahwa ialah yang mengundang gadis itu untuk mengisi acara di urutan terakhir.

Perasaan Lin Xiao saat melihat gadis itu sangatah aneh. Lin Xiao merasa tidak asing dengan gadis bertopeng emas itu. Lin Xiao berkata pada teman-teman di sekitarnya bahwa dia merasa kenal dengan gadis bertopeng yang baru saja datang itu. Gu Yuan senyum-senyum kecil setelah mendengar perkataan Lin Xiao karena Gu Yuan merasa dia itu sangat jenius, sekali lihat langsung tahu. Sedangkan Ruby dan Lily… Mereka mungkin juga merasa tidak asing pada gadis itu, tapi mereka berkata pada diri sendiri bahwa mereka tidak mungkin mengenal dia.

Pesta pun akhirnya dimulai. Mata semua orang segera menuju ke panggung. Saat itu, Lily yang berulang tahun berjalan di panggung & diikuti oleh Presenter, Gu Yuan, dibelakangnya. Enath kenapa pada Gu Yuan, tiba-tiba, ia jatuh di atas panggung (Celia: Aduh… Gu Yuan Ge Ge memalukan deh! Nggak latihan dulu apah?!)! Semua mata tertuju kea rah Gu Yuan dan langsung tertawa kecil. Gadis bertopeng juga tersenyum sedikit. Gu Yuan segera bangkit dengan muka merahnya karena malu.

Presenter Gu Yuan langsung memanggil nama-nama orang yang akan tampil. Lily disiapkan kursi sendiri di atas panggung bersama Gu Yuan. Lin Xiao dan Ruby disediakan kursi VIP di bawah panggung. Lin Xiao menikmati acara yang ditampilkan, sedangkan Ruby sibuk dengan makan dan merapikan rambutnya… Sang gadis bertopeng sesekali melihat kea rah mereka bertiga… Dalam hatinya ia berkata bahwa ketiga temannya ini tak berubah sedikit pun.

Saat acara sudah ditampilkan agak lama, seseorang menyuruh gadis bertopeng untuk segera berada di back stage. Gadis bertopeng sudah senang seketika karena ia tahu bahwa ketiga temannya akan segera mengenali dia. Gadis bertopeng sudah menyiapkan sesutau untuk ditampilkannya sebentar lagi.

Ketika namanya, Gadis Bertopeng, dipanggil, dia sudah sangat senang. Dia segera naik ke panggung. Seketika, orang-orang tengah berbisik-bisik satu dengan yang lain. Nan Xiang tidak mempedulikan mereka.

Saat gadis bertopeng mulai berbicara / perkenalan (bukan namanya), Lin Xiao terkejut ketika mendengar suara yang sama persis seperti suara Nan Xiang. Lin Xiao juga melihat mata gadis bertopeng itu sama dengan mata Nan Xiang. Lin Xiao langsung memberitahu Ruby untuk mendengar suara gadis bertopeng itu. Ruby seketika tidak peduli karena ia sibuk makan. Tapi, setelah didengarkannya, mata Ruby juga langsung tertuju pada sang gadis bertopeng… Ruby juga merasakan hal yang sama…

Mau tahu apa yang terjadi selanjutnya?

Apa yang akan ditampilkan gadis bertopeng ya?

Ditunggu Third-shot nya ya…!

Terima kasih sudah membaca…

Mohon minta review nya ya…