Chap 2

Tittle: my hero

author: HelenKim (me)

Heheheh, makasih untuk reader yang sudah mau nunggu dan berkenan membaca ff ku maaf kalau ceritanya sedikit ngawur _ oke mari kita mulai

PART 2

Yunho berlari menuju tempat pembukaan turnamen dia ikut bergabung dengan pendaftar yang lain yang sedang berbaris

Terdengar suara pengumuman dari lospiker "kontestan untuk turnamen penyisihan silahkan menuju gerbang timur SM"

Di depan gerbang timur SM

"Oke dengarkan semuanya" kata namja yaitu Hangeng berbicara pada kerumunan orang dari tempat kumuh Cassiopeia, " jadi siapa yang akan menjadi pilihan rakyat selanjutnya untuk mewakili Cassiopeia mengikuti turnamen iron fist dan menjadi pemenangnya" ucap pria itu

"Kita tidak akan pernah memenangkan ini!" ucap salah satu dari penduduk cassiopea "penduduk kecil seperti kita ini hanya akan di jadikan korban pembantaian untuk memuaskan penonton", Hangeng mendekat kearah orang itu " lalu kenapa kau di sini kalau tidak mau ikut turnamen pergilah" tutur Hangeng sambil menendang orang tersebut.

"Untuk lolos dari babak penyisihan kalian hanya melawan Marshall law hanya satu ronde jika kalian bisa mengalahkanya maka kalian akan masuk ke turnamen iron fist dan mendapatkan banyak uang" oceh hangeng, tapi tidak ada orang merespon kata2 hangeng mereka takut jika mereka mati di arena pertarungan merekapun hanya terdiam, melihat itu membuat Hangeng kecewa " kalian semua pengecut!" oceh hangeng "kecuali kau pria besar masuklah" tunjuk hangeng ke orang badanya cukup besar dan berotot, lalu orang itupun masuk tanpa berkata apa2.

"Panggilan terakhir" ucap Hangeng "siapa yang akan masuk ada yang mau ikut?", mendengar kata2 terakhir hangeng yunho pun yang sedari tadi ikut berkumpul sepertinya dia masih berpikir keras apakah dia akan ikut atau tidak," baiklah kalau sudah tidak ada" ucap Hangeng lalu berlalu meningalkan kerumunan

"Tunggu ucap yunho" membuat hangeng berhenti berjalan "aku mau masuk" tutur yunho sangat yakin hangeng menatap yunho cukup lama seperti tidak yakin menyuruh yunho masuk, "berapa usia mu" Tanya hangeng

"23 tahun" jawab yunho lantang

"oke baiklah kau harus tanda tangan di sini aku tidak mau kau menuntutku ini pertandingan yang sangat keras jadi berhati-hatilah dan jangan lupa tingalkan tas mu" oceh hangeng ke yunho lalu yunho menuruti apa yang di suruh hangeng

Di kerumunan, penduduk Cassiopeia mengejek yunho yang ikut masuk," sepertinya ada yang cari mati" kata salah satu orang tersebut," kau akan mati" sahut orang yang lainnya…. yunho lalu masuk ke dalam bersama hangeng tanpa mendengar ejekan orang2 tersebut

Lalu suasana di dalam arena sedang ramai, yunho melihat petarung dari SM yaitu marshall law sedang menghajar orang yang sedang ikut turnamen mereka berkelahi di jeruji besi yang di tutup tanpa ada yang bisa keluar dari pertarungan sampai ada yang menang melihat itu membuat yunho sedikit ketakutan apalagi ketika dia melihat marshall law sedang mematahkan tangan dan kaki petarung amatir tersebut dan membuatnya tidak bisa berkutik lagi lalu petugas membopong petarung amatiran tersebut dan membawanya keluar dari arena pertarungan

Peserta selanjutnya "kau" tunjuk hangeng ke orang yang pertama yang di pilihnya dan baru kau kata hangeng sambil menunjuk yunho, ketika petugas ingin memasukan peserta selanjutnya orang pilihan hangeng yang pertama tidak mau masuk dia tidak ingin bertanding dan memilih pergi "dasar pengecut" teriak hangeng, "kau masuklah" tunjuk hangeng ke yunho lalu yunho masuk ke dalam dan langsung di kunci dari luar oleh petugas…..

"Aku akan masuk ke iron fist jadi jangan menghalangi jalan ku" ucap yunho ke marshall law dengan raut muka yang sangat meyakinkan, "chuuiihh" marshall law meludah di lantai seolah merendahkan yunho "langkahi dulu mayat ku" ucap marshall law langsung memukul wajah yunho dan meninju perutnya sampai yunho terpental ke belakang dan terkena jeruji besi yang mengelilingi arena, para penonton yang melihatnya dari siaran tv dan yang langsung menonton livenya berteriak memberikan dukungan ke marshall law agar menghajar yunho lebih keras lagi.

mendapatkan serangan yang seperti itu yunho berdiri dengan sekuat tenaganya karna sakit di perutnya akibat pukulan marshall law cukup merepotkanya untuk kembali berdiri

"Kau akan di bantai menyerahlah nak" salah seorang penonton berteriak yang sedikit iba melihat yunho, Hangeng pun sudah patah semangat karna jagoannya sudah kalah telak menurutnya.

yunho yang sudah berdiri tegak langsung menyerang marshall law meninju dan menendangnya lalu marshall law membalas yunho dengan menendangnya tapi yunho memegang kakinya dan menguncinya dan menyiku badan marshall law dengan tanganya dan menendang dada marshall law dengan sepatunya yang membuat pertahanan marshall law runtuh dia terjatuh tapi langsung berdiri lagi, yunho dan marshall law pun bertarung dengan segit…

Di kantor SM

Lee soman dan Lee siwon sedang menonton siaran pertandingan pembukaan iron fist yunho vs marshall law dengan muka tegang.

Di arena pertandingan

Yunho dengan sekuat tenaganya sedang menghajar marshall law dengan jurus2 andalannya dan membuat marshall law kelimpungan dia sudah memuntahkan darah segar dari mulut dan hidungnya akibat serangan dari yunho tetapi di sisi lain yunho masih dalam keadaan baik2 saja tampa ada lecet sedikit pun karna dia selalu menangkis serangan dari marshall law melihat itu membuat penonton dan Hangeng bingung melihatnya yunho sangat hebat tidak ada orang dari kawasan yang kumuh seperti Cassiopeia bisa melakukan ilmu bela diri yang sehebat itu yang membuat Hageng senang jika yunho menang maka dia juga akan mendapatkan uang.

Di tempat lain Di mirotic bar

"Loh itu bukannya yunho" kata pemilik tempat itu sambil menonton tv yang di pasangnya, "ya benar itu yunho" ucap teman2 dekat yunho di mirotic bar dan langsung duduk dan menonton pertandingan dan berteriak memberi dukungan untuk yunho dari kejauhan…

Di arena pertandingan

Mashall law mencengram jaket yunho dan ingin menghempaskan tubuh yunho di jeruji besi tapi yunho menginjak jeruji besi berjalan dan salto di udara dan menendang marshall law membuat masrhall law yang malah dia terhempas di jeruji besi tersebut, "yes" teriak teman2 yunho yang menonton di mirotic bar, marshall law yang penuh darah segar di mulutnya memuntahkan dan mengelurakannya "chhuuiiihh"

meludah di lantai dia sudah sangat geram dengan yunho lalu berdiri dan memukul yunho tapi bisa di tangkis yunho tapi tangan yunho di tahan mashall law kunci dan di peganganya perut yunho dan membanting tubuhnya ke lantai membuat yunho berbaring kesakitan lalu marshall law mendekat dan ingin memukul yunho tapi yunho menangkis pukulan marshall law dan mengunci tangan marshall law dengan kakinya dan membalik ke adaan membuat lawanya berada di bawah tubuhnya tapi sayang jurus yang di keluarkan yunho salah membuat lawannya dengan mudah melampar tubuh yunho dan terhempas sangat keras di lantai dan membuat yunho mengeluarkan darah segar dari mulutnya ketika hendak berdiri yunho di tendang oleh marshall law dan membuatnya terjatuh di lantai lagi lalu marshall law memegang jaket yunho agar yunho berdiri dan meninju perut yunho dengan sangat keras berkali2 lalu marshall law mendorong tuhuh yunho ke lantai dan membuat yunho dalam posisi tersungkur marshall law ingin mengakhiri pertarungan dengan jurus terakhirnya dia ingin memukul keras bagian kepala yunho lalu dia menarik jaket yunho di saat yang genting yunho teringat ummanya ketika sedang melatihnya bertarung….

flash back

"hiaa!" yunho ingin menyerang Hechul tapi di tahan dan di kunci ummanya,"bebaskan diri mu ucap Hechul, "tidak bisa jawab yunho" karna jurus kunci ummanya tidak bisa membuatnya bergerak lalu Hechul melepaskan yunho dan berkata "jika kau masih bernapas itu artinya kau masih bisa melawan dan bertarung ayo serang lagiii" teriak hechul. end flashback…

ketika marshall law ingin mengeluarkan pukulan mematikanya di kepala yunho semua orang yang menonton dalam ke adaan tegang seakan ada slowmotion,sebelum sempat pukulan mendarat di kepalanya yunho sudah menahanya dia mengankat tanganya ke atas dan membentuk hurup X untuk melindungi kepalanya dari pukulan marshall law dan berdiri perlahan-lahan dan langsung memukul perut dan muka marshall law lalu berlari dan berjalan di jeruji besi dan membuat gerakan terbang dan langsung menyiku kepala marshall law membuat marshall law jatuh ambruk dan kalah…

Di kantor SM

"Aku tidak pernah melihat marshall law di kalahkan oleh seorang amatir" ucap Lee soman rating naik dan para penonton kita menyukainya, "Dia mewakili jalanan, kita lihat apa yang dia bisa lakukan selanjutnya" ucap Lee siwon setelah mereka menonton pertandingan pembukaan tersebut.

.

.

.

"Mingir ayo mingir berikan kami ruang" ucap Hageng yang keluar dari tempat pertandingan bersama yunho,

" siapa nama mu" Tanya Hangeng sebab dia tidak tau nama yunho dia hanya menanyakan umurnya saja

" yunho" jawab yunho dengan enteng

"Kau tau apa yang baru saja kau lakukan,yunho kau baru saja mengalahkan seorang petarung SM" oceh hageng sambil memberikan tas yunho, "hey kau bilang dari Cassiopeiakan jadi siapa yang mengajarimu bertarung di tempat kumuh itu" Tanya Hageng

" dari ibu ku" jawab yunho dengan exspresi dingin

"Hah ibu mu itu tidak mungkin" ucap Hageng sambil bercanda ke arah yunho

"ibuku sudah mati" jawab yunho dengan raut wajah yang sedih

Mendengar itu hangeng berbalik dan berkata" kau baru saja memenagkan satu-satunya slot kosong iron fist semua petarung di turnamen ini punya sponsor kecuali kau, untuk mengurus registasi, berkas kerja, latihan dan yang lainya aku bisa mengurus semua itu untuk mu" oceh hageng lalu melanjutkan jalannya

" lalu apa yang kau mau" Tanya yunho

" mungkin 30%" jawab Hangeng

" apa kau mau mengambil 20% " oceh yunho

"setuju" jawab Hangeng langsung menjabat tangan dengan yunho pertanda kalau mereka sepakat apa yang akan di dapat yunho harus bisa berbagi 20% ke Hageng" Pilihan pintar ayo kita pergi dari sini" ucap hageng sambil mempersilahkan yunho masuk ke mobil rongsokannya dan mereka berangkat menuju gedung utama SM…..

.

.

.

Di tempat lain di gedung SM di salah satu kamar megah, Lee siwon sedang melakukan adegan panas dengan dua orang yoeja, siwon sedang menyetubuhi salah satu yoeja sambil mengeluarkan emosinya "apalagi yang orang tua itu tunggu"ucap siwon sambil menghentakan tubuhnya di atas yoeja tersebut dan membuatnya merasakan nikmat dan sakit secara bersamaan "Ahhhhkkk… .ah tuan sakit" ucap yoeja tersebut,

" aku adalah putra dan pewarisnya, SM seharusnya sudah menjadi milikku sekarang' geram siwon karna Lee soman tidak menyerahkan tahtanya kepada siwon yang membuat siwon sudah sangat lelah menunggu yang bisa di bilang lama tapi orang tua itu yaitu Lee soman sama sekali tak kunjung2 memberikan tahtanya.

Lalu Lee soman datang mengunjungin tempat anaknya dan di situ Lee soman melihat dua orang yoeja dalam ke adaan naked di king bed siwon yang sudah tepar dengan tubuh yang lengket dengan cairan putih terlihat sangat menjijikan.

"apa yang kau lakukan" Tanya lee soman yang melihat siwon keluar dari kamar mandi

"hanya bersenang-senag sedikit appa" jawab siwon

" seharusnya kau membuat persiapan untuk turnamen iron fist" oceh Lee soman

" semuanya sudah di kerjakan" jawab siwon yang tidak sopan membuat Lee soman melayangkan 1 pukulan ke wajah siwon

"seharusnya kau latihan bertarung jangan lengah dengan lawan2 mu dari 7 perwakilan petarung perusahaan lai kau harus ingat siwon memenangkan iron fist berarti kekuatan dan kehormatan SM dan untuk menghormati nama Lee. menang di sini berarti kita sudah memenangkan dunia" oceh Lee soman sambil berlalu meningalkan siwon yang meringis kesakitan….

Di tempat lain yunho yang sedang dalam perjalanan masuk ke dalam kota SM sudah sampai dan memandang heran di sekelilingnya yang sangat megah berbeda dari tempat kumuhnya di Cassiopeia, "hey kau jangan jauh2 dari ku dan berhenti menatap para jack hammer" oceh hageng pada yunho, lalu mereka masuk ke dalam gedung mewah SM.

Di dalam Gedung SM

lee siwon sedang memperkenalkan satu2 para petarung dari perusahaan lain ke pada appanya melalui layar monitor computer yang cangih yang memperlihatkan foto dan profil petarung dengan sangat lengkap.

Reven,dari G-crop intelijen militer dan teknologi sampai ke wetwork sangat mematikan ahli ninjutsu

Eddy Gordon dari valen corp ahli capoera penegak hukum bawah tanah

Sargei dragunov petarung sambo di latih oleh militer rusia

Jesika dan tiffany bersaudara, pembunuh bayaran dari Eyderdex di pekerjakan oleh tiga pimpinan perusahaan ahli dalam kenpo dan akido

Kim jaejoong namja cantik dari C-jes crop ahli dalam seni bela diri campuran yang di latih oleh kakenya dia juga sangat enak di lihat "ucap siwon yang sepertinya jatuh cinta ke pada jaejoong

Miguel rojo , spesialis zipota strateginya sagat kasar

Yoshimitsu ahli pedang dia seorang kesaktria samurai sejati

Brian fury, petinju kuat petarung kenpo dan fisiknya yang kuat dan juara iron fist kita saat ini, dan yang terakhir

Yunho, pilihan rakyat perwakilan dari Cassiopeia yang berhasil mengalahkan salah satu petarung dari SM.

Dan perkenalanpun sudah selesai ucap siwon mengakhiri rapatnya dengan appanya itu.

Di tempat lain di sebuah ruangan berlatih yang terdapat para petarung iron fist sedang sibuk dengan benda berlatihnya masing2, sedangkan yunho melakukan registrasi masuk dan pemeriksaan fisik setelah selesai Hageng melemparkan celana ke yunho,

" apa ini" Tanya yunho

"kau bercanda tentu saja celana untuk mu" ucap Hangeng

"aku tidak akan memakainya" tutur yunho yang melihat celana berwarna unggu dengan motif api di samping kainya membuat yunho engan untuk memakainya

"hey itu ciri khas mu di sini jadi mau tak mau kau harus memakainya" oceh Hageng

"baiklah aku akan memakainya tapi hanya di arena saja" ucap yunho.

Ayo kesini tunjuk hageng ke ruang berlatih kepada yunho kau berkenalan lah dulu dengan mereka aku akan meningalkan mu di sini sementara aku akan mengurus tempat kamar mu di sini lalu Hageng berlalu di hadapan yunho

Yunho pun masuk ke dalam ruangan tersebut,"sipa dia" Tanya para petarung, oh mungkin dia petarung amatiran yang di sebut2 itu kata salah satu petarung yang lain mendengar itu membuat petarung yang lain tidak tertarik dan lebih memilih lanjut berlatih

Yunho POV

Wah,tempatnya sangat besar ucap yunho dalam hati tanpa memperdulikan ejekan dari petarung yang lain, ketika sedang melihat sekelilingnya yunho se akan tertarik melihat salah satu petarung yaitu kim jaejoong sedang melakukan gerakan Baguazhang yang terlihat sangat indah membuat yunho mendekat dan ingin melihatnya lebih jelas lagi sampai suara yang kecil yang menyadarkanya…

"Apa maumu" Tanya jaejoong kepada yunho, mendengar itu membuat yunho tersadar kalau dia dari tadi menatap orang tersebut

"tidak hanya saja aku kagum melihat mu" jawab yunho dengan ekspresi muka aneh

"maaf apa maksud mu" Tanya jaejoong balik

" ah maksud ku kau sangat hebat dalam melakukan gerakan itu membuat ku teringat akan gerakan ibu ku", mendengar itu membuat jaejoong berhenti melakukan latihanya

"jadi kau mempelajari Baguazhang" tanya jaejoong

" hanya sedikit" jawab yunho

"Siapa kau" Tanya jaejoong

" nama ku yunho" jawab yunho

" jadi kau pilihan rakyat kau terlihat tidak seperti petarung" oceh jaejoong yang membuat yunho tersenyum

"seharusnya aku yang berkata seperti itu" ucap yunho "kau juga tidak terlihat seperti petarung namja cantik seperti mu sepertinya tidak cocok untuk ikut bertarung seperti ini seharusnya tangan dan kaki yang mulus ini kau gunakan untuk melakukan pekerjaan yang lebih lembut"

Kata2 yunho membuat sontak jaejoong tersenyum kecil" kau lucu sekali" ucap jaejoong mereka berdua sangat akrab yunho sepertinya jatuh cinta melihat pesona namja cantik ini yaitu kim jaejoong rasanya beban dan kesedihan yunho terlupakan saat bersama jaejoong,

ketika yunjae sedang bercanda ria Hageng memangil yunho untuk melihat kamar tempatnya tingal nanti "yunho ayo ikut aku" ucap Hageng, mendengar itu yunho ingin berlalu dari hadapan jaejong tapi sebelum membuntuti Hageng yunho melambaikan tanganya ke jaejoong dan berkata "sampai jumpa di arena" yang membuat wajah jaejoong sedikit memerah karena sikap yunho itu.

Malamnya di gedung SM

Di arena sedang ada sambutan tari-tarian untuk menyambut para petarung iron fist yang di selangarakan di kota SM, lalu para petarung pun di pangil satu2 ke tengah arena untuk memberi hormat pada penonton dan nama terakhir yang di pangil adalah yunho dia petarung baru yang cukup terkenal karena dia berhasil mengalahkan petarung dari SM, para petarung membungkuk member hormat dan kembali ke pingir arena untuk menungu siapa saja yang akan bertarung malam ini, yunho yang berada di dekat jaejoong selalu berusaha keras menahan air liurnya agar tidak keluar karna melihat penampilan jaejoong yang sangat seksi sepertinya ciri khas bajunya sengaja di berikan SM agak terbuka dan mengoda biar pun dia namja tapi pesonanya lebih cantik dari yoeja yang mampu membuat beruang/gagah ingin mengamuk melihatnya.

" Kenapa kau melihat ku seperti itu" Tanya jaejoong

" yunho ah seharusnya kau focus untuk pertandingan ini" ucap jaejoong yang membuat yunho tersadar dari pikiran anehnya membayangi jaejoong

"Nee joongie maaf sudah membuat mu merasa tak enak" tutur yunho

" joongie?" ucap jaejoong mendengar yunho yang memangilnya begitu yang serasa sedikit asing dan aneh

"maksud mu kau memangil ku begitu yunho ah?"

"ya begitulah, itulah pangilan akrab ku untuk mu ucap yunho" sambil tersenyum yunho sudah secara terang-terangan menyatakan sukanya pada jaejoong yang membuat jaejoong deg degan astaga aku masih normal tapi kenapa namja ini bisa membuat ku seperti ini Tanya jaejoong di dalam hatinya.

Lalu di layar monitor sedang mengacak nama yang akan bertarung di babak pertama iron fist dan hasilnya keluar yaitu reven vs eddy Gordon kedua petarung tersebut ke tengah arena dan bersiap2 untuk bertarung untuk menentukan siapa yang menang.

Reven dan eddy punbertarung dengan kekuatan dan jurus yang mereka kuasai reven menendang kaki eddy sampai terjatuh dan reven naik ke atas tubuh eddy, duduk di perutnya dan meninju wajah eddy berkali-kali sampai darah muncrat dan tercecer di lantai arena ring membuat eddy kalah dan tidak bisa melawan lagi,"pemenangnya untuk quarter pertama ialah revennn" suara dari MC dan mengangkat sebelah tangan reven

Setelah pertandingan segit dari reven vs eddy Gordon dan mendapat pemenangnya, layar monitorpun kembali mengacak nama-nama yang akan bertanding di quarter ke 2 dan berhenti di nama "yunho pilihan rakya vs Miguel rojo" ucap MC dan mempersilahkan petarung naik ke ring,sebelum naik ke ring yunho mendapat nasihat dari Hangeng "gunakan emosinya untuk senjata terbaik mu" ucap Hangeng dan di jawab angukan oleh yunho dan mulai naik ke ring kematian

TBC.

.

.

.kekeke tunggu di next chap ya ,tapi yang sabar Helen terlalu gegabah membuat cerita ff belum kelar yg lain eh malah muncul yang baru membuat aku haru menulis 3 naskah sekali gus hehehe tapi aku akan terus berusaha untuk hobi ku yang satu ini aku akan terus berjuang demi yunjae. maaf jika banyak penulisan yang salah DLL

Cha mohon bantuannya