Hellooo!kembali lagi bersama aku darkholyclaire dalamm "from royale to shinobi", entah mengapa kepalaku mengalir ide-ide drastis...dan disinilah kita...
Hikage: hemm, baguslah, tapi jangan lupakan nilai-nilai sekolahmu
Me:*jeblok*...
Hikage: ...ehehehe?*nervous grin* c-claire?
Me: ...hikshiks *sob *sob
Hikage:*sweatdrop* uhh...sepertinya author kita sedang mengingat masa kelamnya yang baru saja terjadi...oleh karena itu, saya Hikage, menggantikan darkholyclaire untuk menyatakan:
Disclaimer!
and Naruto plot story belongs to Masashi Kishimoto
2. All anime that I'll be mentioned belong to their author
3. Me (Hikage) and OCs are darkholyclaire!
and story that claire has made up until now copyright to darkholyclaire!
Hikage: story start!
Me: ...
Beginning number #2 :
Perkenalan Tentang Bagaimana Caranya untuk Lolos dari Interogasi Maut
Nah, di sini kita sekarang, di ruangan interogasi yang mencekam, yang biasanya digunakan polisi untuk menahan menoleh kira kanan atas bawah dengan riang.Ohohoho?jadi ini yang namanya ruang interogasi?Sugoi!
*creak*
"Itu dia petugasnya, sebaiknya kamu jujur saja padanya, jangan berbohong saat diinterogasi!"Batin kak Kohaku dengan wajah serius
Hemm, jangan berbohong heh?entahlah, kalau aku menceritakan yang kenyataan, pasti mereka ga percaya lalu menendangku
"...okay nee-chan"kuberikan Kohaku nee-chan senyuman termanisku
Kohaku-neechan menatapku, lalu tersenyum padaku. Lalu ia menatap petugas yang sudah duduk di hadapan kami,"ini anak yang ingin kujadikan warga sipil Konoha, juga bersama adiknya yang masih berumur 1 tahun"
Petugas itu melihatku lalu melihat Kohaku-nee,"baiklah, silahkan kamu meninggalkan ruangan ini"
Kohaku-nee mengangguk, lalu meninggalkan aku bersama 3 petugas lain yang berada di ruangan ini.
"Apa yang terjadi padamu?"Kata petugas itu dengan nada yang ingin dibuatnya lembut karena menghadapi anak manis berumur 7 tahun, tetapi tetap tidak menghilang kan aura dingin dan tegas suaranya
Kalau aku seperti anak biasa, pasti aku sudah menangis atau ngompol!Syukurlah, dulu kami juga berlatih karakter, di saat apapun, jangan pernah menunjukkan bahwa kamu takut! Ngiang salah satu pelajaran kami
"...Kami diserang..."
"Lalu, apa yang terjadi pada clanmu?"
"Semuanya...saya tidak tahu apa yang telah terjadi pada mereka..."
Aku menundukkan kepalaku, seluruh tubuhku, entah mengapa terasa seperti ingin menangis, tapi tentu saja!aku ga boleh nangis!Aku meremas tanganku, entah mengapa, rasanya sesak
"..."
"..."
"Siapa yang menyerangmu?"
Aku tersentak, lalu terasa kebencian dan kesakitan luar biasa di dalam mengeraskan gertakan gigiku, lalu aku mengangkat kepala melihat petugas itu
"Aku tidak tahu...Tapi aku yakin!mereka adalah orang-orang yang jahat!aku tidak tahu apa motif mereka!"
Aku menggigit bibirku, takut, jika emosi ini menguasaiku, aku akan menceritakan hal-hal yang membuat mereka tidak mempercayaiku
"Apakah kamu dikirim seseorang untuk mengintai konoha?"Petugas itu kali ini menatapku dengan serius
... Anak kecil 7 tahun, berlumuran darah, membawa adik-adiknya, mencari cara agar dapat bertahan hidup, juga yang paling penting AKU BUKAN DARI DUNIA INI!umm, sekalipun, keberadaan duniaku itu dipertanyakan, tapi ga perlu menyudutkan anak kecil sepertiku!Ckckck, dasar shinobi penginterogasi!aura dan pertanyaanmu hampir buat aku menangis dan stress!
"Maafkan saya nii-san"aku menatap petugas itu dengan tatapan polos, tapi sendu,"saya bahkan tidak tahu, kalau ada desa bernama konoha, saya datang ke sini hanya karena kebetulan, saya bersama adik-adik saya dikejar oleh seseorang...yang ingin kulakukan hanyalah lari dari pembunuh yang mengincar nyawa kami, dan bertahan hidup"aku menundukkan kepalaku,lalu melihat semua petugas itu dengan mata biru kristalku yang berkaca-kaca,"saya sangat bersyukur, bahwa Kohaku-neechan menyelamatkan kami, saya sebagai kakak mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada Kohaku-neechan dan konoha"senyumku
Semua petugas itu tersentak, seorang petugas yang berdiri di belakang petugas yang menginterogasiku kelihatannya terharu dan mengatakan,"kamu anak manis yang baik, pasti semua ini terasa berat sekali ya..."
"Kamu anak baru!Kamu tahukan, jangan mudah terpengaruh pada org yang tdk jelas!"
"M-ma-maaf Ibiki-san!"
Cih, hebat juga kau!bukan hanya hebat, tapi juga MENYEBALKAN!aku mengatakan kata-kata itu sungguh dari hatiku!cepat aja bebasin aku dari ruangan ini!panas!...kenapa aku jadi ikut-ikutan emosi?pengaruh aura ruangan ini?...Sugoi!
"Jadi, sekarang ini kudengar, kamu tidak punya lagi tempat tinggal, dan ingin tinggal di desa adalah apakah kamu bersedia memberikan yang terbaik bagi desa konoha?"Tanya petugas itu dengan tatapan serius
Aku menekukkan kepalaku ke kiri, lalu berpikir sesaat,"Saya bersedia!saya akan berjuang sekuat tenaga, saya ingin membalas budi pada konoha!"Teriakku dengan ceria sambil mengangkat kedua tanganku yang digoyangkan ke udara
Salah seorang dari petugas itu menatapku gemas...gawat,t-ta-tatapan itu!tatapan seolah-olah ingin memelukku sampai aku tidak bisa bernafas!Aku harus bersiap-siap untuk kabur...
"Umurmu 7 tahun?"
Eh?bukannya aku sudah...lolos?
"Iya..."Aku menatap petugas itu dengan kebingungan
"Hahaha!anak manis!kamu loloss!"Teriak petugas yang dari tadi ingin memelukku itu, lalu berjalan ke arahku dan mengelus rambut platinumku Fiuh, untung dia tidak memelukku... Batinku
Eh?t-tunggu dulu!lulus!?
Aku menatap petugas yang membelaiku dengan mata berbinar ala Hikage-chan, "sungguh?"Tanyaku pada petugas yang membelai rambutku
"Tidak"
Kesunyian tiba-tiba melanda...
Aku menoleh melihat petugas yang dari tadi bertugas menginterogasiku
"eh?"
"Mengapa Ibiki-san?bukannya semua jawabannya sudah sesuai dengan alasan?juga aku yang tipe persepsi tidak melacak adanya kebohongan dari anak manis ini lolos!"Jawab kakak petugas yang dari tadi sampai sekarang masih mengelus rambutku!
"Untuk anak berumur 7 tahun, kamu terbilang sangat pintar dalam berbicara, juga cara berbicara dan kelakuanmu pada saat berada di ruangan ini...tidak seperti anak biasa, siapa kamu sebenarnya?"
Nani!?Ibiki jahat!ternyata kamu tidak percaya padaku!Dasar manipulator kata jelek!gawat, memang ini kebiasaanku...di istana aku terbiasa dengan tatakrama...meskipun aku anak yang terbilang paling urakan di istana, aku pasti akan terbilang anak paling sopan dan anggun jika di bandingkan dengan kelakuan rakyat jelata...
"...entah, tetapi saya hanya bisa mengatakan hal yang pasti!saya tidak pernah punya motif terhadap konoha, juga, semua tingkah laku dan cara bicaraku adalah hasil dari pendidikan yang kuterima dari keluargaku..."
"Pasti kamu dari keluarga kalangan atas...tetapi-"
Sambil melihat data diriku yang kuiisi di formulir lalu kembali melihatku,"aku tidak pernah mendengar nama clan yashiro"
Glek!K-kartuku dibuka!gawat...apa alasan yang harus kupikirkan?...Mungkin ini dapat berhasil...
"Clan kami...adalah clan yang sedang berusaha untuk bangkit..."Aku menundukkan kepala sambil melihat tanganku meremas jubah rumah sakit yang kukenakan,"untuk itulah, keluarga kami mendidik kami sekuat tenaga, agar kami sebagai generasi muda dapat mengembalikan kejayaan kami yang telah hilang"
Bagaimana?Fiuuhh, untung aku membeli comic Basara batinku dengan kepala masih tertunduk, tapi dengan mata yang mencuri-curi melihat ekspresi petugas Ibiki, yang kelihatan syok?ehehehe
"*sob hidupmu sulit sekali..." Ujar petugas yang terharu itu, by the way, dia masih tetap berada di belakang Ibiki
"Ia, sayang sekali anak manis sepertimu mendapat kehidupan sesulit itu..."Tambah petugas persepsi itu yang masih saja membelai rambutku...aku suka sih
Lalu kedua petugas itu menatap Ibiki dengan serius.hihihi, Ibiki-san kelihatannya kesulitan disini
"Ehem!"Sambil mengepalkan tangan batuk(tahulah, yang di anime kalau orang-orang batu itu, tangannya bemana), "kamu lulus, mulai sekarang, kamu diterima untuk menjadi warga konohagakure ini"
Aku langsung mengangkat kepalaku, lalu berdiri dari kursi dengan mata berbinar,"sungguh?"
"Ya"Ibiki menatapku dengan mukanya yang masih kaku,"ambil formulirmu ini dan registerkan segera ke balai desa"
"Hurray!"Teriakannku yang meriah, membuat mereka semua tercengang-cengang dengan keanehan yang tiba-tiba mewabahiku
Aku langsung berlari merampas kertas formulir dari tangan hibiki yang masih bengong, dengan kecepatan kilat!Lalu aku keluar menuju- uups!
Aku berlari memeluk semua petugas diruangan itu dengan gaya seorang 'adik', terakhir Ibiki, lalu aku mengangkat wajahku,tersenyum dan berteriak
"Terima kasih!"
Dan aku berlari secepat kilat menemui kak Kohaku yang tersenyum menungguku
-di ruangan interogasi-
"Sungguh anak yang manis, aku pingin sekali anak semanis itu menjadi adikku"
"Yah, sayang sekali...anak semanis itu mengalami hal sepahit ini...aku sungguh kasihan padanya...*sigh*"
"Hahaha!"
Kedua jounin itu berbalik menatap kaget Ibiki yang tertawa
"Anak yang menarik!"Ujar Ibiki dengan senyum yang tidak belum hilang dari wajahnya
Kedua jounin itu saling bertatapan, lalu mengangguk bersama-sama
Anak itu sanggup menarik perhatian Ibiki...pasti anak itu anak yang special!
-to be continue-REVIEW is a MUST-
