Yo Minna (^o^)/ Dhika balik lagi. Terima kasih atas respon positif yang para readers berikan pada saya. Masalah pairing mari kita bahas. Pairing di fic ini sebenarnya tak akan melibatkan Rias,Akeno dan Sona. Karena di sini mereka bertiga saya buat menjadi sahabat dari ke 4 bersaudara itu. Alasan yang lain adalah karena sudah banyak fic yang pairnya mereka bertiga. Saya ingin member suasana baru dalam fic saya ini. Dan mengenai posisi Peerage, Nanti di akhir cerita saja.
Disclaimer :
Char Naruto : Masashi Kishimoto
Char HS DxD : Ichie Ishibumi
Rate : M
Pair : ?
Genre : Relationship, Romance, ( maybe comedy ) , Family
Warning : Gaje, Abal – abal, Mainstream, Typo or Miss Typo, etc.
Chapter 1 : Dunia Manusia
.
.
.
.
.
.
Tiga tahun sudah Namikaze bersaudara melakukan perjalanan dan pelatihan dengan level luar biasa. Pengalaman hidup di alam telah membuat sifat kekanak – kanakan mereka banyak menghilang walaupun masih ada secuil. Namikaze bersaudara sekarang bisa di katakan Tim Iblis yang mengerikan.
Sang pemimpin alias kakak tertua adalah pemilik mata dewa yang di anugrahi langsung oleh dewanya karena telah mau mengajaknya bertarung. Sang Master ilusi adik pertama nya merupakan iblis yang memiliki kekuatan sihir elemen tingkat tinggi. Sang Dewa api dan petir yang di anugrahi api abadi oleh sang dewi api, Amaterasu. Dan yang terakhir adalah Light & Dark Master yakni otak dari tim tersebut.
Sang kakak pertama mendapatkan mata dewa setelah beradu kekuatan dengan 6 dewa sekaligus Yakni Tendo,Chikosudou,Ningendo,Gakido,Shurado dan Jigokudo. Walaupun tak di beri kemampuan keseluruhan dari masing – masing dewa, Naruto sudah sangat berterima kasih karena di anugrahi mata yang sangat kuat.
Itachi sang kakak kedua memiliki sihir berbagai elemen yang sangat kuat. Bahkan bisa mencampurkannya sehingga menghasilkan elemen baru. Kemampuan ini berasal dari bakatnya sendiri. Dan Master illusi didapatkannya dari kemampuan clan dari ibunya dengan mata yang di sebut Mata Pilihan, atau sering disebut sharingan.
Sasuke sang adik pertama memiliki mata seperti Itachi, Namun dia hanya menguasai sedikit ilusi. Tapi dia mampu memanfaatkan mata itu untuk mengobservasi musuhnya ketika bertemu atau bertarung. Kemampuan Apinya di anugerahi oleh Dewi Amaterasu karena dia mampu bertahan selama 2 hari penuh melawan Dewi Amaterasu. Kemampuan petirnya dia kembangkan sendiri hingga ke level tinggi hamper menyamai Zeus, sang pemilik petir abadi.
Shikamaru adalah pengendali kegelapan yang hebat. Kemampuannya di miliki dari kemampuan Clan ibunya yang notabenenya pengendali bayangan. Shikamaru meningkatkan kemampuannya hingga dia bisa pmengendalikan kegelapan. Namun karena dia sangat dekat dengan Michael sang Seraphim, Dia di beri kekuatan untuk mengendalikan cahaya yang biasanya adalah musuh dari para iblis. Namun Kekuatan ini hanya akan di keluarkan jika dalam keadaan genting.
Kembali ke cerita.
Kini terlihat 6 orang yang berdiri di depan gerbang kota wilayah Clan Namikaze. 2 orang dewasa yang banyak penduduk kenali memasang senyum ramah pada orang – orang yang menyapa mereka. Sedangkan 4 orang lagi belum ada yang mengenalinya karena mereka merasa tak pernah melihat namun rasanya pernah mengenal mereka.
" Baiklah.. Mari kita temui Ibu dan Nenek kalian yang sudah menunggu kalian di Mansion Namikaze. " Kata salah satu orang dewasa berperawakan tinggi besar berambut perak. Yakni Jiraiya.
" Yah.. Aku sudah rindu dengan Kaa-san,Mikoto Kaa-san,Yoshino Kaa-san dan Baa-Chan. " Kata seorang pemuda berpostur tinggi tegap dengan memakai jubah Berwarna merah tua dan ada jilatan api di bawahnya. Setelah itu mereka menghilang melalui lingkaran sihir menuju Mansion Namikaze.
" Haaah.. Home Sweet Home. Setelah bernostalgia sebentar. Aku akan tidur. " Kata seorang pemuda dengan Rambut khas daun Nanas yang mencuat ke atas.
" Terserah kau Shikamaru. " Kata seorang pemuda lagi berambut Raven ala pantat ayam.
" Tadaima " Kata 4 orang pemuda itu lalu masuk ke dalam Mansion.
" Seingatku, Mansion ini selalu ramai ? Benarkan Aniki ? " Tanya Itachi.
" Benar Itachi. Sudahlah kita masuk ke Ruang keluarga saja. " Balas Sang Aniki, Naruto.
(A/N : di sini Ketiga saudara Naruto memanggilnya Aniki. Sementara jika Sasuke ke Itachi Atau Shikamaru ke Itachi atau Shikamaru ke Sasuke meanggilnya Nii-San.)
Setelah masuk ke dalam Mansion Utama Nampak sepi di ruang menuju Hall. Mereka mengira semua orang ada di Hall Mansion Namikaze dan sedang menunggu mereka di sana dan menyiapkan pesta besar mungkin. Lalu mereka memutuskan untuk menuju Hall Mansion Namikaze. Sampai disana dan Ternyata ruangan itu sangat gelap mata seorang iblis pun tak bisa melihat apa yang ada di dalam Hall. Tak lama setelah itu Lampu pun menyala dan
" Kejutan " Teriak semua orang yang telah ada di ruangan itu sejak tadi.
" Kami tak terkejut " Jawaban cepat meluncur dari ke 4 pemuda itu setelah menghela nafas panjang. Semua orang yang mendengar jawaban itu jadi Sweatdrop karena Respon dari 4 pemuda tersebut.
" Kenapa kalian tidak terkejut ? " Tanya Yoshino cemberut.
" Karena kami sudah menduganya. " Balas Shikamaru cuek.
" Tapi Pesta tetaplah pesta. Mari kita berpesta " Teriak Shikamaru dengan semangat membuat semua orang yang mendengarnya kembali bersemangat.
Pesta pun berlangsung Terlihat Naruto,Sirzech,Ajuka,Falbium,Serafall,Minato,Jiraiya dan Orochimaru duduk bersama di Sofa yang tersedia. Mereka terlihat berbincang mengenai banyak hal.
" Ne Naruto, Mana peeragemu yang lain ? Kami belum melihatnya. Sama sekali dari tadi. " Tanya Sirzech mengganti topic.
" Sirzech Benar Naru-tan. Mana peeargemu yang lain? " Tambah Serafall dengan nada childish nya.
" Hohohoh.. tenang Sirzech-Nii,Serafall-Nee. Aku akan memperlihatkan mereka pada kalian. Ini dia. " Kata Naruto Lalu muncul Lingkaran Sihir khas Clan Namikaze di belakang Naruto. Muncullah 6 orang dari lingkaran sihir tersebut. Terlihat ada 3 laki – laki dan 3 perempuan.
" Ho.. tampakya mereka biasa – biasa saja Naruto. Di lihat dari penampilan mereka yang aneh – aneh. " Kata Ajuka meremehkan. Lalu salah satu perempuan dari mereka langsung menghilang dari pandangan mata dan telah berada di depan Ajuka lalu memegang dagunya dengan pose seksi. Pose itu di dukung dengan bajunya yang tampak kekurangan bahan karena di bagian dada hamper kelihatan semua.
" Jangan meremehkan peerage Naruto-sama. Walaupun yang ku ketahui kau adalah Maou. Tapi tetap saja aku tak gentar sama sekali karena aku sanggup menebas 10 batalion Malaikat jatuh yang berjumlah 100.000 dalam sekali tebasan. Itu pun jika aku mau. Jadi Kau ingin merasakannya ? Aku bergairah loh.. " Kata Perempuan itu dengan nada menggoda sehingga Ajuka sang Maou pun tampak menyeringai senang.
" Hei.. Kazehana. Jangan kau goda orang itu. Dia pemalas untuk urusan wanita. Oh iya Dia adalah Kazehana. Rook miliku. " Kata Naruto. Lalu Kazehana pun kembali ke belakang Naruto setelah kembali di belakang Naruto lalu menghadap ke penonton setia tadi dia memandang Ajuka dengan tatapan yang mengartikan ' Akan ku makan kau ' Sedangkan Ajuka tampak menyeringai lagi. Naruto yang melihat ekspresi Ajuka langsung menyeringai juga.
" Hei Ajuka-Nii. Kau tertarik, eh ? Kau boleh memilikinya ketika dunia sudah damai sepenuhnya. Jadi bertekadlah untuk membantuku mendamaikan dunia. " Kata Naruto seolah memancing Ajuka untuk mengiyakan tawaran untuk membantunya.
" Mochiron. " Jawab Ajuka tanpa melepas pandangannya pada Kazehana.
" Baiklah Oi kalian lebih baik memperkenalkan diri pada Orang – orang pentng di Dunia bawah ini. " Kata Naruto kepada budaknya lalu satu persatu memperkenalkan diri.
" Perkenalkan. Namaku Erumaru. Pion Naruto-sama. " Kata seorang pemuda yang nampak 1 tahun lebih muda dari Naruto yang berperawakan tinggi se pundak Naruto kira – kira dengan pakaian kaos Biru dongker polos memakai jaket putih tanpa menutupnya dan memakai celana panjang. Memakai Sepatu berwarna Biru dongker. Berambut hitam spike.
" Aku Ken. Pion Naruto-sama. " Kata seorang pemuda seumuran Naruto berambut silver dengan bentuk seperti Takiya Genji. Memakai Jas hitam rapi lengkap dengan celana hitam panjang dan sepatu fantofel hitam.
" Rosi. Rook Naruto-sama " Kata seorang pemuda terlihat 2 tahun lebih muda dari Naruto memperkenalkan diri dengan singkat. Rosi hanya memakai Kaos sepak bola berwarna Ungu dan memakai celana training panjang berwarna hitam. Memakai sepatu berwarna Ungu dan terlihat membawa bola sepak di gendongannya.
" Perkenalkan. Namaku Kazehana. Rook Naruto-sama. 100-85-95 " Kata Kazehana dengan nada menggoda yang ditujukan pada semua laki – laki yang duduk didepan Naruto. Entah bagaimana ceritanya, istri dari para pria yang sudah beristri menatap tajam ke arah Kazehana seolah berkata ' Ingin setor nyawa ? ' Sedangkan Kazehana hanya tersenyum sambil menutup matanya. Dan kita lihat para lelaki.
Laporan :
Jiraiya dan Ajuka sudah mimisan.
Sirzech dan Minato Menelan ludah sedalam – dalamnya.
Falbium dan Orochimaru Sweatdrop melihat Jiraiya dan Ajuka.
Laporan Selesa
TTD.
Author.
Naruto dan peeargenya yang laki – laki menggelengkan kepala melihat ulah dari Kazehana.
" Ehem.. Baiklah selanjutnya Naruto " Kata Minato merubah suasana yang sempat suram sesaat.
" Baiklah Tou-san. Ok Selanjutnya kau Belix. " Kata Naruto.
" Hai' Naruto-sama. Perkenalkan. Nama saya Belix. Rook Naruto-sama. " Kata Belix seorang pemuda yang nampak ramah dan seumuran dengan Naruto berambut Biru laut berpenampilan Memakai jump suit berwarna biru laut perpaduan putih memakai celana selutut berwarna hitam dan Sepatu biru laut.
" Namaku Sara. Knight Naruto-sama. " Perkenalan singkat seorang perempuan berambut blonde twintail yang terlihat cuek. Memakai Dress Orange selutut dengan kaos kaki putih selutut. Dan memakai selop berwarna Orange.
" … " Sedangkan peerage Naruto yang terakhir tampak diam saja sambil menulis sesuatu di buu catatan kecil lalu maju dan menyodorkannya ke Sirzech duluan.
Tertulis.
' Namaku Yuu. Aku Bishop Naruto-sama. Aku takut untuk berbicara karena setiap kalimat bisa jadi senjata yang mematikan bagi orang lain. ' Dan setelah semua orang membaca itu,Mereka takjub sekaligus merasa kasihan kepada Gadis kecil bernama Yuu itu. Namun mereka masih agak sulit mengartikan tulisan Yuu tersebut.
" Bagian ini maksudnya apa Naru-tan ? " Tanya Serafall memiringkan kepalanya tanda tak mengerti. Naruto memakluminya karena memang jujur pertama kalinya dia bertemu Yuu dan Ken yang ternyata kakak beradik itu,saat berkenalan dengan Yuu dia juga bingung akan makna tulisan yang ditulis oleh Yuu.
" Nanti saja biar aku jelaskan Serafall-Nee. Akan aku jelaskan pada kalian semua makna dari tulisan Yuu. " Kata Naruto.
" Baiklah Kazehana, Yuu, Sara, Belix, Ken dan Erumaru. Lebih baik kalian kembali dulu ke Rumah kita di Dunia Manusia. Aku yakin kalian juga baru datang. Sebaiknya kalian istirahat dulu. Bukannya aku tak mau kalian mengikuti pesta,Tapi yang terpenting adalah kondisi kalian. " Sambung Naruto. Sirzech dan Serafall tercengang mendengar mendengar bahwa Naruto sudah mempunyai rumah di Dunia Manusia.
" Hai' Naruto-sama. Arigato Gozaimasu " Mereka berenam yang telah disebutkan tadi lalu menghilang dalam lingkaran sihir.
" Ne Naru-tan. Di kota mana rumahmu di Dunia Manusia ? " Tanya Serafall penasaran.
" Kuoh " Jawab Naruto singkat sambil menyesap teh yang sudah berada di meja depannya.
" Nani ? Apa alasanmu tinggal disana Naruto ? " Tanya Sirzech nampak ingin menginvestigasi Naruto.
" Ho~ Tenang Sirzech-Nii. Biar adik – adiku yang menjelaskannya. Itachi, Sasuke, Shikamaru " Teriak Naruto memanggil adik – adiknya.
" Ada apa Mendokusai no Aniki ? " Tanya Shikamaru kepada Kakaknya setelah sampai di pinggir tempat duduk Naruto.
" Hmm.. Duduklah dan jelaskan mengapa kita memilih tinggal di Kuoh. " Kata Naruto.
" Baiklah " Balas Itachi.
Setelah sekiranya mendapat posisi yang nyaman mereka mulai memberikan alasan.
" Alasannya adalahKarena kami telah mengetahui kota Kuoh ada 2 Clan Iblis tingkat tinggi yang mendiaminya. Pertama menurut Hipotesis Itachi-Nii, Jika dilihat dari jejak lingkaran sihir yang mampu terdeteksi oleh Itachi-Nii menunjukan bahwa kedua Clan tersebut adalah Clan Gremory dan Sitri. Tetapi kami belum bisa mengetahui siapa 2 Iblis kelas atas yang menguasainya. " Kata Shikamaru yang menjelaskan alasannya sambil bersedekap dan menutup mata sambil menyandarkan punggungnya ke sofa yang didudukinya.
" Setelah Aku mengirimkan Familiarku untuk mendeteksi Bangunan mana yang merupakan Basis 2 Iblis tingkat atas itu ternyata berada di suatu sekolah yang bernama 'Kuoh Academy' Dan terpasang pelindung khas keluarga Gremory dan Sitri di sana. Aku mencoba mengobservasi pelindung itu dan aku menemukan fakta baru bahwa 2 Iblis kelas atas tersebut merupakan sahabat kami. Rias dan Sona. " Sambung Itachi sambil menutup mata seolah mengingat – ingat saat proses mereka saat mencari tahu siapa 2 iblis yang kelas atas yang mendiami Kota Kuoh.
" Hipotesis Itachi-Nii diperkuat oleh bukti bahwa familiar milik Aniki mendapati 3 orang yang sangat kami kenal yakni Rias, Akeno dan Sona berada dalam satu ruangan dan kalau tidak salah dia melihat ada Istri dari Sirzech-Nii Yaitu Greyfia-Nee sedang menengahi perdebatan antara Rias dengan seseorang yang di lihat dari Auranya merupakan salah satu anggota Clan Pheonix. " Kata Sasuke.
" Maka dari itu 2 hari yang lalu aku membeli beberapa hectare tanah untuk membangun rumah dan kami atau lebih tepatnya Itachi yang membangunnya dalam semalam saja. " Kata Naruto mengakhiri. Sedangkan semua orang termasuk Para perempuan yang ternyata sudah berdiri di dekat Minato kecuali Serafall yang memang dari tadi ikut, Terkagum dengan alasan yang diberikan oleh alasan dari ke 4 bersaudara itu tadi yang bisa dibilang sangat mengagumkan. Minato sang Ayah sangat bangga mendengar jawaban dari ke 4 anaknya yang telah membuatnya berpikir bahwa ' anakku sudah dewasa. ' Sedangkan para Ibunya menangis bahagia karena melihat para putranya yang telah dewasa itu.
" Hmm.. Memang benar Naruto. Greyfia sedang menengahi perdebatan antara Rias dengan Raiser Phoenix. Kami keluarga Gremory akan menjodohkan Rias dengan Calon pewaris Clan Phoenix dengan alasan menipisnya populasi Iblis tingkat tinggi yang menurun. Padahal ini merupakan akal – akalan dari pihak Clan Phoenix yang sebenarnya berniat untuk menyadarkan Calon Pewaris Clan Phoenix tersebut dari kesombongannya. Seperti rencana, Rias menolaknya dan akhirnya diadakanlah Rating Game untuk menentukannya. Aku sudah menebak bahwa Rias nantinya akan kalah dalam Rating Game. Ada beberapa alasan sebenarnya. Alasan utama karena Raiser sudah sangat berpengalaman dalam Rating Game sedangkan Rias masih untuk pertama kalinya. " Kata Sirzech panjang lebar memecah suasana bahagia yang tampak tersirat beberapa saat.
" Omoshiroi.. " Gumam ke 4 bersaudara itu dengan kompaknya.
" Ne, Sirzech-Nii. Kalau Begitu aku akan datang ketika pesta pertunangan Rias. Aku akan membawa orang yang akan melawan calon pewaris Clan Phoenix itu. Sekedar bocoran saja, Dia adalah salah satu peerage ku yang aku kenalkan tadi. Baiklah. Kami berempat akan istirahat dulu. Kami ternyata sudah terlalu capek dan rindu akan kehangatan futon Namikaze Mansion. Terutama Shikamaru. Benar Shikamaru? " Tanya Naruto kepada Shikamaru dengan meliriknya.
" Cih.. Kau Kakak yang pengertian. " Balas Shikamaru dengan menyeringai.
" Sumimasen Minna san. Kami undur diri dulu. " Pamit Itachi yang membungkukan badan tanda menghormati semua yang akan mereka tinggalkan saat mereka akan Istirahat. Sementara Naruto, Sasuke dan Shikamaru sudah melesat cepat menuju kamar masing – masing. Semua orang yang berada di pesta memakluminya termasuk para Tamu penting yang datang yakni para Maou dan sudah sangat puas melihat 4 bersaudara yang sudah mereka anggap adik mereka sendiri itu.
Keesokan Harinya.
Terlihat 4 pemuda sedang melakukan pemanasan diatas rerumputan di belakang Mansion Namikaze yakni melakukan Push Up dengan hitungan yang sudah beratus – ratus.
" Yang.. Paling.. Sedikit.. Harus.. Mentraktir.. Yang.. Paling.. Banyak.. " Kata seorang pemuda berambut kuning jabrik yakni Naruto sang kakak tertua dengan ter putus – putus namun mengikuti irama pemanasan yang dia lakukan.
Setelah beberapa Menit kemudian mereka berempat berhenti dan tampak berusaha mengatur nafas masing – masing sambil berbaring diatas rerumputan dengan berjejer.
" Hei Kalian.. Kalian berapa ? Hosh… Hosh.. Hosh.. " Tanya Naruto tampak terengah – engah.
" Aku 2567 kali. Hosh.. Hosh.. Hosh.. " Jawab Shikamaru tak kalah terengah – engah.
" Aku 3042 kali. Hosh.. Hosh.. Hosh.. " Jawab Sasuke juga dengan terengah – engah.
" Aku 3500. Kau Aniki ? " Tanya balik Itachi yang sudah bisa mengatur nafasnya dengan baik.
" Aku 3999. " Kata Naruto dengan senyum bangga yang kini sudah tidak terengah – engah lagi.
" Kuso! Aku harus mentraktirmu Aniki. Ngomong – ngomong kenapa tak kau genapkan saja ke 4000 ? " Tanya Shikamaru yang sedikit kesal bercampur bingung megingat bilangan yang di ucapkan oleh Naruto tidak di genapkan saja 4000.
" Hohohoh.. Itu aku sengaja. " Kata Naruto enteng.
" Kenapa ? " Giliran Sasuke yang bertanya.
" Supaya seperti harga yang ada di Supermarket kan Aniki ? Hahahaha.. " Serobot Itachi yang membuat mereka semua tertawa seolah kelelahan yang didera tadi hanya hembusan angin belaka.
" Kau benar Itachi. Ngomong – ngomong kapan kita mulai tinggal di Dunia Manusia ? Bagaimana kalau besok ? Setidaknya kita harus pikirkan alasan lain lagi untuk meyakinkan Ibu kita. " Kata Naruto yang terlihat serius namun apa yang dia lakukan saat ini bisa di bilang santai.
" Boleh juga Aniki. Apa kita perlu membuat janji untuk mengunjungi Ibu kita minimal 2 Minggu sekali ? " Tanya Sasuke meminta pendapat.
" Itu ide bagus Sasuke-nii. Dan apa lagi yang kita butuhkan ? " Tanya Shikamaru lalu memandangi satu persatu kakaknya. Seolah mengerti akan pandangan adiknya, Naruto, Itachi dan Sasuke nampak berfikir akan ide yang di berikan secara tersirat oleh Shikamaru dan mereka mengerti maksudnya.
" Baiklah kita coba saja itu. " Kata Naruto memutuskan sambil menelan ludah.
Malam harinya di ruang keluarga Mansion Namikaze.
" Tidak Boleh " Kata 3 orang Ibu dengan nada tinggi dengan bersedekap dan membuang muka.
" Ayolah Kaa-san. Kami akan mengunjungi kalian minimal 2 Minggu sekali. Kami janji. Ataupun kalian juga bisa mengunjungi kami semau kalian. Kami tak akan keberatan. " Kata Shikamaru sang adik terkecil berusaha membujuk.
" Shikamaru benar Kaa-san. Tolonglah " Kata Naruto memulai taktiknya dan diikuti adik – adiknya. ' Puppy eyes '
Ibu mereka yang melihatnya langsung sweatdrop. Dan apa yang mereka batinkan sama. ' Sejak kapan mereka bisa seperti itu ? '
" Baiklah baiklah.. Tapi ada satu syarat lagi untuk kalian. " Kata Kushina membuka pembicaraan lagi lalu melihat Yoshino dan Mikoto secara bergantian. Setelah keduanya mengangguk tanda setuju. Kushina pun memantapkan hatinya.
" B-Baiklah. " Jawab ke 4 bersaudara secara bersamaan dengan tergugup karena sadar akan suatu hal aneh yang ketiga ibunya pikirkan.
" Kalian harus secepatnya membuatkan kami seorang cucu kalau sudah ada yang bisa. Maka kami akan dengan senang hati membiarkan kalian hidup di dunia manusia. Untuk sekarang kami masih dengan berat hati membiarkan kalian hidup di dunia manusia. Kami tidak menerima penolakan dan kata tapi " Kata Kushina panjang lebar. Sementara ke 4 pemuda itu tampak Shock dengan permintaan Ibu mereka yang menurut mereka terlalu cepat untuk mereka yang sebenarnya masih berada di usia sekolahan.
Untuk beberapa saat entah bagaimana ceritanya mereka berada dalam ruangan dengan lampu yang tepat berada di tengah meja persegi dan ada 4 kursi yang diduduki masing – masing pemuda di setiap sisi yang berbeda. Mereka sedang mengadakan perundingan.
" Ne, Aniki. Ini adalah saatnya kau berkorban bagi kelangsungan hidup kita dan menjaga harapan ibu kita. " Kata Shikamaru serius saat membuka konferensi itu.
" Apa ? Apa kalian tidak ingat kalau aku juga pernah berkorban untuk kalian saat Baa-chan akan memberikan pelukan kasih sayang nya pada kalian ? " Kata Naruto dengan penuh penekanan di kata Pelukan kasih sayang.
" Kami masih ingat kok. Tapi aniki. Kami punya alasan. " Kata Itachi mencoba meyakinkan.
" Bagaimana alasan kalian ? " Tanya Naruto yang kini terlihat kesal atas pemutusan sepihak yang dilakukan oleh adik – adiknya.
" Baiklah alasan pertama karena kau yang paling tua dari kami. Jadi pemikiranmu lebih dewasa dari kami. " Kata Sasuke.
' Cuma terpaut beberapa hari saja Baka! ' Batin Naruto geram tapi masih tetap dengan sikapnya namun Sudah muncul perempatan di dahi Naruto.
" Alasan kedua karena kami juga ingin menjadi paman dari Anakmu, Aniki " Kata Itachi yang membuat perempatan didahi Naruto bertambah menjadi 3 karena perkataannya yang seolah – olah mendukung permohonan dari ibu – ibunya.
" Dan alasan terakhir adalah karena Wanita itu merepotkan " Kata Shikamaru mengakhiri alasan yang sekenanya saja itu. Perempatan di dahi Naruto berlipat menjadi 6 buah karena dengan tanpa dosanya mengatakan kalimat yang sebenarnya keluar dari topic pembicaraan. Karena sudah tak tahan lagi maka Naruto masuk kea lam pikirnya dan membangunkan Yoko yang mengikat kontrak dengannya dan mencoba memanfaatkan auranya saja. Dan didinilah Naruto mengeluarkan aura Kyubii No Yoko dan melafalkan oh ralat.. meneriakkan " Adik brengsek! " Naruto seakan ingin menyambar adik – adiknya namun tertahan oleh suara ibunya.
" Ne, Konferesinya sudah selesai ? " Tanya ketiga ibu memecahkan imajinasi yang dibuat ke 4 bersaudara beberapa saat yang lalu.
" Sudah Kaa-san. Kami memutuskan bahwa Aniki yang akan membuatkan kalian Cucu untuk pertama kali. Secepatnya. Bukan begitu Aniki ? " Tanya Itachi. Dan hanya dijawab 'Hn' Oleh Naruto yang sedang merebahkan badannya ke sofa sambil menutup matanya dan memegangi dahinya yang berkedut.
Dan ekspresi dari ketiga Ibu tersebut berubah sangat senang hal itu ditunjukkan dari matanya yang berbinar – binar. Khususnya Kushina sang Ibu Naruto yang asli yang terlihat sangat senang.
" Aku bangga padamu Naruto " Kata Mikoto mengelap air mata haru yang jatuh dari pipi mulusnya.
" Kau Kakak yang sangat bertanggung jawab Naruto " Kata Yoshino yang ekspresinya sama seperti Mikoto.
" Kau memang Anakku yang terbaik Naruto. " Kata Kushina dengan ekspresi yang sama juga dengan ibu – ibu yang lain.
Sementara Naruto tetap dengan posisinya dan hanya diam. Diam namun batinnya tak tinggal diam. ' Ini terpaksa. ' Batinnya terus menyuarakan kata – kata tersebut seolah – olah kata – kata tersebut adalah kata – kata motivasi.
Dan pada akhirnya Naruto, Itachi, Sasuke, dan Shikamaru bisa tinggal di Dunia Manusia atas restu dari ketiga ibunya itu.
.
.
.
.
.
.
To Be Continued
Moshi Moshi Minna San (^o^)/ Chapter 1 gimana ? Belum ada battlenya sih. Tapi di Chap 2 ada kok. Battle antara Naruto dengan calon istrinya. Oh iya mengenai profil lengkap dari peerage Naruto saya jelasin entaran aja di Chap 2 atau 3. Oh iya Peerage Naruto kecuali Naruto, Itachi, Sasuke dan Shikamaru adalah murni OC. Untuk penampilan Yuu mirip seperti di animenya yakni Kore wa Zombie desu ka. Dan untuk Kazehana juga sama seperti di Animenya. Sekirei. Search aja di google.
Yosh.. Butuh Review yang sangat banyak nih Minna san. Menurutku Chap kali ini akan terdapat banyak Typo ataupun Miss Typo. Jadi saya mohon maaf atas ketidak nyamanan reader sekalian.
Yosh.. Saya undur diri dulu. Sampai Jumpa lagi… (^o^)/
