WARN! ITS GS FOR UKE'S

EXO FANFICTION

PAIRING : HUNHAN SLIGHT KRISHAN

Chanbaek side story!

Mungkin banyak pertanyaan. Mengapa Baekhyun dan Chanyeol selalu gaduh? Alasannya hanya satu, untuk menutupi perasaan mereka masing-masing.

Mereka tidaklah seperti Sehun dan Luhan yang saling menutupi perasaan mereka saat baru bertemu. Chanyeol dan Baekhyun justru sudah berteman sejak sekolah menengah. Dulu, Baekhyun dan Chanyeol seperti prangko dan lem yang selalu bersama. Chanyeol juga memperlakukan Baekhyun dengan sangat baik. Dan Baekhyun mulai menyukai sosok Chanyeol dalam artian lebih. Baekhyun tak ingin persahabatan mereka hancur hanya gara-gara dirinya menyatakan cinta pada Chanyeol. Dia memendamnya sampai dimana Chanyeol bercerita dirinya jatuh cinta pada seseorang.


flashback:

Bel tanda pulang sekolah Seoul High School baru saja berbunyi. Seorang pemuda jangkung segera berlari menembus ratusan siswa untuk menghampiri sang sahabat.

"baek! tunggu!" gadis mungil yang dipanggilnya berhenti sejenak dan menolehkan kepalanya mengarah pada sosok yang memanggilnya.

"ada apa Yeol?" suara gadis itu keluar walau dengan sangat pelan. Entah apa yang membuatnya hanya mampu mengeluarkan suaranya sebatas gumaman.

"Kau tahu? Sulli menerima ajakan kencanku! Arghh Aku sangat bahagia Baek, sungguh!" seru namja itu dengan semangat.

"Jeongmal? ah- Chukkae~" bukan ikut senang. justru sambutan kata-kata bernada dingin yang keluar dari bibir tipis sang gadis.

"Ya? Kenapa kau?" jika saja Baekhyun tak menahannya, aliran deras air mata mungkin sudah keluar dari tadi.

"Gwaenchana. Kau sudah selesai? aku harus segera pergi. Annyeong." Baekhyun berbalik dan melanjutkan jalannya. air mata yang sedari tadi ditahannya perlahan mengalir.

"YAK! SEBENARNYA APA YANG TERJADI PADAMU?" tanya Chanyeol yang tertinggal jauh dibelakang. Sudah gadis itu duga, dirinya memang harus memendam rasa itu sendiri. dan mulai saat itu, hubungan Baekhyun dan Chanyeol tak pernah baik, Mereka jarang bertemu, jarang bersapa. Ditambah saat Baekhyun memutuskan untuk berkuliah di Beijing, yang mempertemukan dirinya dengan Luhan.

Saat kembali ke Seoul. Baekhyun menganggap dirinya tak pernah terlibat hubungan dengan Park Chanyeol. memulai semuanya dari awal, dan saling mencerca tiap bertemu. memilih tak mengingat kenangan manisnya bersama sang cinta pertama.

tapi tak berarti Baekhyun melupakan rasa rindu dan cintanya. nyatanya sampai saat ini, dirinya masih mengharapkan Chanyeol.

End~


prev :

"tapi, umm, CHUKKAE! Akan kukatakan pada Eomma. Kau tahu, lu? Eomma Sangaaaat menyukaimu, bahkan eomma akan memaksamu menikah dengan pacarmu jika kau ternyata tak terlibat apa apa dengan anak bungsunya"

"silahkan saja aku tak takut ji—mwo? Eomma? ANDWAEEEE!" dan bagaimana sehun lupa dengan sang eomma yang telalu terobsesi untuk menjadikan luhan menantunya..

The 5th Chapter Begin...

"Noona jebal jangan beritahu Eomma." Sehun terus merengek di dalam mobil. Sedangkan baekhyun ingin tertawa puas saat ini. Menggoda adik-adiknya adalah hal yang paling menyenangkan dalam hidupnya.

Mobil itu menembus jalanan kota Seoul yang ramai.

"Lagipula, Noona. Aku hanya membantu Luhan untuk menjauhi dari si Angry Bird sialan itu. Luhan tak pernah menghendaki hubungan ini secara serius,"lirih Sehun. tapi jitakan halus mendarat di pucuk kepalanya.

"aigoo. Walaupun kejadiannya begitu, aku tak akan membiarkan dirimu menyakiti Luhan"

"ne ne ne.."


"Eomma! Kami pul-" tak sampai selesai Baekhyun berkata, di ruang tamu telah duduk kedua orang tuanya dengan sepasang tamu yang tidak ia kenali.

"Akhirnya kau datang Baekhyunnie, Sehunnie. Duduklah." mereka menuruti perintah sang Eomma. Tak lama Kyungsoo muncul dari dapur dengan membawa nampan berisi 6 gelas Es Jeruk.

"Nah, yedeura. Kenalkan ini Park Yoochun Ahjussi dan Junsu ahjumma, teman Eomma dan Appa." "annyeong haseyo, baekhyun imnida." "annyeong haseyo, sehun imnida."

"wahh, ini si aktor muda kebanggaan kita eoh? kau tampan sekali." Puji Junsu Ahjumma. "dan ini Baekhyunnie? Aigoo. Kau cantik sekali... apa pekerjaanmu sayang?" tanya nya lagi.

"gamsahamnida, ahjumma. Akuntan." jawab baekhyun ramah. "aigoo. kau harus berhenti bekerja setelah menikah nanti. dan akan kupaksa si idiot itu untuk mulai bekerja di kantor." celoteh Junsu.

"apa mak-maksud kalian"

"Maafkan kami Baekhyunnie. Kami telah menjodohkanmu dengan anak Junsu."

"Eommamu khawatir kau tak berkeinginan berkeluarga dan jadi perawan tua. Maafkan kami sayang. pernikahanmu dengannya akan dilangsungkan hari Sabtu depan."

Baekhyun hampir gila dengan keadaan ini. Ia tak pernah berpikir kisahnya mengandung kata perjodohan. Tapi niat orang tuanya baik. Dan ia tahu. Orang tuanya pasti memilih orang yang tepat baginya.

"maafkan kami. sebenarnya kami yang memaksa Heenim untuk menjadikanmu menantu kami." kini giliran Junsu yang memberi pengertian.

"Gwaenchana ahjumma. Keputusan eomma pasti yang terbaik. Oh ya, Eomma. Sehun itu berpacaran dengan Luhan."

pernyataan itu membuat Sehun ingin terjun dari atap rumahnya sekarang juga. Bagaimana bisa dalam keadaan begini Baekhyun membeberkannya.

"Jinjja?" Dan seperti perkiraan. Sang eomma langsung berbunga bunga dan kabar itu membuatnya semakin bahagia. dan kyungsoo hanya memasang wajah (O.O)


"Eonnie. Calon suamimu akan menjemputmu makan malam. eomma yang menyuruh" ujar Kyungsoo

"Hm.."

...

sekitar 2 jam kemudian. Bel rumah kediaman keluarga Oh berbunyi. Itu artinya, calonnya Baekhyun datang.

"Selamat bersenang-senang noona. kuharap kau tak menyesal dan akan bahagia" dan seorang Oh Sehun pun bisa jadi Quoter yang baik selagi dirinya ber-Line ria dengan 'rusanya'.

Baekhyun mengikuti sosok itu ke arah mobil. Hati sang gadis membuncah, air matanya mendesak ingin keluar.

Kenapa ia baru tahu? kenapa ini harus terjadi padanya. Apakah ini balasan tuhan untuk setiap doa sebelum tidurnya. Calonnya, park chanyeol. namja yang ia hindari. namja yang selama ini baekhyun bahkan tak tahu bagaimana perasaannya tergambar,

mobil berhenti di depan restoran tempat ia dan chanyeol dulu sering kunjungi. Baekhyun ingin menangis sekarang juga. mereka mengambil tempat tepat di pojok ruangan,

"Maaf... Aku tahu aku bodoh, tapi, tolong, berhentilah menjauhiku." suara bass milik chanyeol yang selama ini baekhyun rindukan.

One two three
You left me but
I can hear you breathing from somewhere

Parfum maskulin yang chanyeol gunakan seakan menggelitik hidung baekhyun. Tangan besarnya menggenggam erat tangan mungil baekhyun.

"kenapa aku baru sadar? Kenapa aku baru tahu kalau kau yang selama ini aku butuhkan. Aku- aku baru tahu, bukan kau yang pergi. tapi, akulah yang pergi darimu. aku yang menjauh. aku yang membuatmu membenci diriku," hancurlah semua pertahanan Baekhyun. Air matanya mengalir deras diiringi isakan isakan plu

Once again Four five six
Red tears are flowing
I miss your smell that once held me

You said it was for my own good
and you turned away coldly like a lie
Why did you
Why did you, you're gone away

"Kau tak salah Chanyeol. Aku dulu- kau bilang aku hanya penghalang bukan? aku hanya tak ingin aku mengganggumu,"

Come Back Home
Can you come back home
Don't leave me at the end of this cold earth and come to me

Come back home
Can you come back home
Put all the pain in the past
I still wait for you like this
Now you gotta do what you gotta do

(2ne1- come back home)

"tidak Baek! aku yang salah aku! Aku menyakitimu, dan aku berharap. kita bisa memulainya dari awal? Aku mencintaimu, sungguh" Baekhyun jatuh di dekapan Chanyeol. Menangis bahagia.

"Kau tau? Aku sudah dari dulu... mencintaimu" dan pelukan mereka semakin erat.

tobecontinued_

ah.. mianhae... its slow update, saya lagi pemadatan di sekolah dan membuat stuck on idea. so mian kalo aneh. gaje dan pendek.^^