"aish jinjja! baekhyun noona! Aku. Sangat. Membencimu!"

kalian pasti tahu siapa yang sedang berteriak di balkon kamarnya, siapalagi kalau bukan aktor tampan bernama Oh Sehun,

Berterimakasihlah kepada kakak sulung Sehun, Oh Baekhyun yang kini genap sebulan menjadi istri seorang Park Chanyeol 'musuhnya', yang membuat Sehun sering badmood dan berteriak, Ckck, Oh Sehun, itu tidak baik untuk suara sexy mu~

dan berterimakasihlah kepada Xi Luhan yang sekarang berperan sebagai obat badmoodnya Sehun. Hanya sang rusa cantik itulah yang hampir selalu berhasil menangani betapa nakalnya Sehun ketika badmood.

Kalian pasti penasaran kan? dengan keadaan hubungan mereka?

Luhan masih menganggap sang namja pelindung dirinya dari si Angry Bird. tapi tanpa ia sadari, Luhan sudah membuka hatinya pada Sehun. , Tapi sehun belum yakin- ya ini memusingkan bukan- jadi rencananya malam ini dia akan menyatakan perasaannya yang sesungguhnya pada Luhan. Dibantu oleh sang kakak dan sang kakak ipar.

Oh, sampai lupa! Jongin berkencan dengan Kyungsoo noona minggu lalu. Membuat sang Maknae kembali jadi penjahat kulkas sang Eomma karena kedua kakaknya sekarang sudah punya hubungan dengan pujaan hati masing masing.


"Wajahmu saja sudah pucat. Kau jadi seperti Vampire kalau begini" Baekhyun mupeng. Sang suami hanya tergelak di belakangnya.

"aish, park chanyeol, kau menertawakan siapa eoh?" baekhyun mengerucutkan bibirnya.

"dirimu chagiya, kau menggemaskan sih" Chanyeol mengecup sekilas ujung bibir baekhyun.

"ah, ya aish! kenapa kalian malah pacaran. Cepat laksanakan rencana 'Jenius' kalian aish!" tuh, kan! Sehun iri pada kakaknya.


.

.

.

.

.

telpon genggam Luhan berbunyi nyaring beberapa kali. "baek's calling'

"yeob-" belum selesai Luhan menyapa, orang di seberang line telepon menyela.

"lu-lu-lu, se-sehun lu."

"ada apa dengan adikmu."

"sehun pingsan, tadi siang di-dia kejang-kejang. lalu mu-mulutnya busa, da-dan kami menemukan sebotol cairan aneh."

"Apa?"

"HE OVERDOSED LUHAN! The worst possibility is dead!"

sebenarnya apa yang terjadi padanya ya tuhan? Luhan takut kehilangan dirinya.

"itu heroin. luhan. Cepatlah kemari. Seoul International Hospital,Sehun masuk ICU"

dan Luhan sudah tak bisa bangkit.


.

.

.

.

.

.

Luhan berlari menembus Unit Gawat Darurat. berlari sekuat tenaga menuju ruang beberapa orang yang sedang berlalu lalang yang ia tabrak. Air matanya sudah tak bisa ia bendung.

Luhan menyadari bahwa ia mencintai Sehun, dia butuh Sehun, dan, takut kehilangan Sehun.

yang ada dipikiran Luhan adalah, apakah penyebab Sehun mengkonsumsi Heroin? Sehun masih baik-baik saja-setidaknya itu akhir minggu lalu, sebelum sikap Sehun muncul ke permukaan-

Atau, kemungkinan Sehun di racuni salah seorang sasaeng fans? Bisa saja.

Tapi sejenak Luhan lupa akan hipotesa itu, sampai kakinya berhenti melangkah, di depannya ada ruangan bertuliskan ICU. Dengan adanya Chanyeol di depan pintu seakan memang menunggu kedatangan gadis itu.

"Masuklah, Baekhyun menunggu mu, sepertinya Sehun juga." Chanyeol berkata lirih, wajahnya sembab-entah bagaimana dia membuat wajahnya sebegitu menyedihkan"


.

.

.

.

Luhan melangkahkan kaki nya ke arah ranjang, ada Baekhyun, Kyungsoo, dan tentu saja Sehun disana. perlahan lahan Luhan mendekati Sehun sambil menggeleng perlahan. Baekhyun menggenggam erat tangan Sehun yang sedang terbaring. Detector jantungnya perlahan-lahan melemah.

"Andwae Sehun. Luhan disini, kau tak boleh pergi" baekhyun berteriak histeris. Kyungsoo mulai panik.

Luhan maju selangkah lagi dan meraih tangan sehun yang bebas. detektor jantung berubah menjadi garis lurus dan mengeluarkan suara monoton yang memekakkan telinga.

Air mata Luhan meluncur lagi, kali ini bahkan ditambah isakan-isakan, Luhan mencondongkan tubuhnya ke kepala sehun, mengguncangkan tubuh Sehun berusaha membuat sang pemuda itu bangun, tapi sehun tak bergeming.

"Jangan seperti ini Sehun-ah. k-kau ... k-kakakmu tak boleh hiks kehilangan kau untuk hiks yang kedua kalinya jebalyo hiks hiks..."

"Berhen-hiks-ti lah berpura-pura hiks... kau tak boleh hiks hiks... kau tak boleh pergi... hiks... kau tak boleh meninggalkan aku sendirian sehunaaaa ahhhhaha"

"Kau tahu... aku... Xi luhan menyukaimu-ani, bahkan aku mencintaimu baboyaaa" cengkraman tangan luhan menguat.

Luhan menciumi pipi sehun berkali kali, bahkan bibir. mencoba membangunkan mimpi indah sehun.

tapi luhan tak mendapat apa yang ia mau.

'apa yang sehun lakukan. ini berlebihan' baekhyun mulai panik, sehun keterlaluan atau ternyata namja imut itu jatuh tertidur dan berubah jadi sapi/abaikan.

"Sehun jangan bercanda! Kau keterlaluan!" Baekhyun mulai berteriak. Sehun yang memang masih sadar, akhirnya berhenti.

Luhan sudah menangkupkan wajahnya di perpotongan leher sehun. menangis histeris.

"nado saranghae Xiao Lu." sehun tersenyum.

...

...

...

Luhan terhenyak. Apa sehun menjawabnya dari surga?

"jangan berpikir aneh-aneh!" suara husky itu terdengar lagi.

"hiks..hiks"

"uljimayo~" tangan kekar sehun mengelus puncak kepala luhan. dan suara tawa pelan baekhyun menyadarkan luhan bahwa ini hanya akting.

sambil masih terus terisak, Luhan memukul pelan dada sehun berkali-kali sambil bergumam 'kau jahat' berkali kali.

"a-aw sakit sayang~" sehun memelas,

"Biar saja, kau tak tahu rasanya aku ingin mati, dan apa katanya ? Overdosis heroin! OH SEHUN MENYEBALKAAANN" luhan terus mengeluarkan unek-uneknya sampai sehun terduduk dan membawa tubuh luhan kepelukannya.

"mianhae~"

"hiks, aku takut... kau.. kau benar-benar pergi. dan berpura-pura sakit itu tidak lucu" suara geraman luhan teredam oleh dada sehun.

"aku benar-benar sakit, aku sakit typhus dan kau tau karena apa? karena aku terlalu memikirkanmu"

"pembual"

"aku bersungguh sungguh sayang, aku sakit" ya, luhan tau, suara sehun bergetar sejak tadi.

"hm, arraso, jangan pura-pura mati lagi, atau akan kubunuh kau. Istirahat yang banyak sayang" apa? sehun tak salah mendengar bukan? Luhan memanggilnya apa? sayang?

.

.

.

.

karena memang keadaan sehun yang masih belum pulih dari typhus, sehun kembali ke ruang inap sesungguhnya, berterimakasihlah karena ternyata ayah mertua kakak sulungnya adalah seorang dokter.

Sehun tengah merajuk karena hanya mau makan jika Luhan menyuapinya. Dalam hatinya ia merasa lega. ia tak perlu khawatir lagi, karena ia sudah tahu, Luhan sudah membuka hatinya untuk sehun. Luhan mencintai sehun, begitupun sebaliknya. dia terus tersenyum dan berjanji akan melindungi luhan sampai akhir hayat mereka, saling berbagi kasih sayang dan kehangatan.

.

.

.

"SEHUNIEE! LUHANNIE... CALON MERTUA LUHAN DATANG!" dan oh sekali lagi mereka lupa akan hal sang Eomma yang terobsesi dengan luhan

.

.

.

.

tbc/end?

aaaaaaa! aku tau ini sangat sangat gajeee! apa yang terjadi padaku atidaaakkk/alay mode:on/

oke, sekali lagi terimakasih untuk semua reviewer, dan para sider, aku minta reviewnya,

ini memang pendek dan emang aku selalu stuck idea. jadi entah dilanjut atau tidak. mohon bantuannya saudara-saudara...

OH IYA! AKU LUPA NGUCAPIN SELAMAT ULANG TAUN BUAT URI MAKNAE SEHUNN!
HAPPY BIRTHDAY SEHUN! IT'S LATE BUT BETTER THAN NO! haha, semoga tambah cakep, imut, pinter, dan makin sayang sama semua member exonya~~~