AUTHOR : LEE EUN SAN
TITLE : PLEASE, DON'T JUDGE ME (Chanbaek ver)
GENRE : ROMANCE, ANGST,
MAIN CAST :
*PARK CHANYEOL (NAMJA)
*BYUN BAEKHYUN (YEOJA)
AND THE OTHERS….
LENGTH : TWOSHOOTS
GENDERSWITCH FOR UKE.
DISCLAIMERS
Semua cast yang ada di ff ini bukan milik aku, mereka milik diri mereka sendiri, keluarga ama tuhan YME. Aku cuma minjem nama mereka ajah. Terima kasih. NO SIDERS NO PLAGIAT!
This is the other story of please don't judge me. It has a same plot but different cast. I'll make each couple in from now. Are you agreeing with me..?
Story about a love story between an idol with his lover. Let's see how they find their love.
And this story begins…..
Suasana jalanan sedang sepi. Seorang yeoja berseragam sekolah terlihat berjalan santai sambil mengulum es krim dimulutnya. Pandangnnya tiba-tiba tertuju pada sebuah benda persegi panjang yang tergeletak di tengah jalan.
"eh? Ponsel siapa ini?" gumamnya.
Dia mengotak atik sekilas ponsel itu dan matanya sontak membulat melihat wallpaper didalamnya. Seorang yang sangat ia kenali sedang mendekap seorang yeoja sambil mengecup pipi yeoja itu sayang.
"omona! Ini kan Park chanyeol? Tapi siapa yeoja ini?" katanya nyaris tak percaya.
.
.
.
Author pov
Malam ini chanyeol dan baekhyun sedang makan malam di apertement mungil baekhyun.
"wae?" Tanya chanyeol saat ia melihat kekasihnya itu terus memandangnya sejak tadi.
"aniyo, aku hanya ingin tahu ada angin apa sampai managermu itu rela melepasmu,eoh? Seingatku bukankah kalian sedang sibuk mempersiapkan comeback?" tanya baekhyun heran.
Chanyeol terkekeh pelan sambil mengelus jari lentik baekhyun "jadi kau tak suka aku datang,eoh? tega sekali kau pada kekasihmu yang tampan ini nyonya park." Dengus chanyeol.
"tssk.. bukan begitu,yeol. Aku hanya sedikit heran mengingat tabiat managermu yang super ketat itu."
Chanyeol tersenyum lembut kemudian mempersempit jarak mereka sehingga kini dia tepat duduk di samping baekhyun. Dia menarik tubuh mungil baekhyun kemudian mendekapnya erat.
"entahlah, sayang. Mungkin dia sedang baik hati. Toh hari ini bukan hanya aku yang dapat izin keluar. Kai dan kris hyung juga sedang pergi ke tempat kyungsoo dan tao.
"eoh? jinjja?"
Chanyeol mengangguk singkat."sudahlah jangan bicarakan dia lagi. Bagaimana kalau sekarang kita membahas tentang kita saja,eoh?"
Kening baekhyun mengkerut "kita? Maksudnya?" Tanya baekhyun
"ya begitulah. Kita. Kau dan aku sayang." Jawab chanyeol
Baekhyun memutar matanya bosan. "aku juga tahu apa maksud dari kata kita,yeol. Aku masih belum terlalu bodoh untuk bisa mengartikannya."
"chanyeol tersenyum sumringah. "nah, itu kau tahu, lalu apa pendapatmu." Tanyanya lagi.
Kerutan di kening baekhyun makin bertambah setelah mendengar jawaban chanyeol. "apa sih maksudmu. Aku bingung!" keluhnya sambil mengerucutkan bibir tipisnya.
"aiiggoo,, kau makin terlihat manis saat kau kesal, baby.. astaga.. jantungku,,,!" kelakar chanyeol.
Baekhyun mendecih kesal. "hhiiassshh! Anak ini!"
"hehehe…"chanyeol hanya tersenyum konyol seperti biasa.
"cepat habiskan makanmu sebelum dingin." Perintah baekhyun.
"siap! Nyonya park!" jawab chanyeol sambil hormat ala militer pada kekasihnya itu. Mau tak mau kelakuan konyol chanyeol membuat baekhyun tak bisa menahan senyumnya.
"dasar!" katanya sambil tersenyum.
Setelahnya sepasang kekasih itu kembali melanjutkan acara makan mereka yang sempat tertunda.
Jam sudah menunjukkan angka 11 malam tapi tak ada tanda tanda chanyeol akan pulang. Namja tampan bertinggi 185 cm itu justru makin asik bergelung dalam pangkuan baekhyun kekasihnya.
"apa besok kau tak ada jadwal, yeol?" Tanya baekhyun sambil mengelus sayang rambut kemerahan chanyeol lembut.
"ada tentu saja." Jawab chanyeol singkat.
"lalu? Kenapa sampai semalam ini kau masih bisa santai seperti ini,eoh?"
Chanyeol mendongakkan kepalanya sehingga kini mata keduanya saling bertatapan. "jadi kau mengusirku?" jawabnya sambil cemberut.
"tsskk.. bukan begitu. Aku kan hanya sekedar bertanya, yeol. Aku hanya tak ingin kau kena marah manager oppa."
"tsskk.. bilang saja kau memang ingin mengusirku." Chanyeol terlihat sedikit kesal. Namja tampan itu menekuk wajahnya lalu membenamkan wajah tampannya di perut datar baekhyun yang tepat berada di depannya.
Baekhyun menghembuskan nafasnya pelan. Ia tahu betul kalau sudah begini dialah yang harus mengalah. Chanyeol dalam mode merajuk sangatlah manja dan merepotkan. Namja tampan berumur hampir seperempat abad itu bisa seketika menjadi layaknya anak kecil usia lima tahun jika sedang kesal.
"yeol…" panggilnya sambil mengusap lembut rambut chanyeol.
",,,," chanyeol masih tak bergeming.
"aku tak bermaksud mengusirmu, yeol. Aku hanya tak ingin kau kelelahan jika besok kau memang ada jadwal. Kau harus cukup istirahat supaya kau tak sakit lagi. Kau masih ingatkan kau hampir saja di larikan ke rumah sakit beberapa saat yang lalu karena kau kelelahan. Aku tak mau itu terulang sayang." Kata baekhyun panjang.
Chanyeol masih diam namun kini dia tak lagi menyembunyikan wajahnya. Baekhyun tersenyum sambil menatap mata bulat chanyeol yang selalu membuatnya damai. Pandangan keduanya beradu cukup lama. Jari lentik baekhyun mengelus pipi putih chanyeol sayang.
"kalau saja aku punya pilihan, tentu saja aku akan lebih memilih kau terus berada di sisiku. Menemaniku, berkencan denganku dan tentu saja menunjukan pada semua orang bahwa kau kekasihku. Tapi aku sadar semua itu tentu sangat sulit untuk ku raih mengingat hubungan kita yang cukup rumit.
"baek…"
"aku sadar, kau punya banyak kewajiban dan tanggung jawab yang masih harus kau lakukan setiap harinya. Kalau sekali saja aku bisa bersikap egois, aku tak akan pernah merelakannmu berpose mesra dengan yeoja-yeoja itu. Kau tahu itu sungguh menyebalkan."
"mianhe…" cicit chanyaol pelan.
Baekhyun tersenyum tulus lalu megusap lembut pipi chanyeol. "gwaenchana… kau tak usah merasa bersalah padaku. Sebelum memutuskan untuk menjalani hubungan ini denganmu, aku tentu sudah memikirkan segala resiko yang harus aku hadapi. Dan keputusanku tak akan pernah berubah, aku tak pernah menyesal menjadi kekasihmu." Jawab baekhyun sambil tersenyum tulus.
Sekali lagi chanyeol memeluk tubuh mungil kekasihnya itu erat. "gomawo, baby…. Gomawo.."
"cha sekarang kau pulanglah.." rayu baekhyun sambil membelai lembut wajah kekasihnya itu.
"arraseo,, aku akan pulang."
Chanyeol beranjak dari pangkuan baekhyun kemudian mulai bersiap pulang. Setelah mengemasi barang dan sedikit merapikan tampilannya chanyeol terlihat siap.
"aku pulang ne,,," katanya
"eung,, hati-hati ,ne.." pesan baekhyun.
Chanyeol mencium kening baekhyun lalu mendekap yeoja mungil itu erat
"aahhh,, rasanya aku tak mau melepasmu,,, eothoke…" keluhnya manja..
"tsskk,, mulai lagi,,,,sudah sana pulang sebelum aku benar-benar di marahi manager oppa." Kata baekhyun sambil menepuk punggung chanyeol.
"oke,, oke…! Aku pulang sekarang ne."
"annyeog.. chagi.."
"eung,, anyeong." Jawab baekhyun.
Dia melambaikan tangannya saat melihat chanyeol menurunkan kaca mobilnya sebelum pergi.
"kka,,,!"
"arraseo,,, araseo…. Na kkalkeyo.! Saranghae park baekhyun..!" seru chanyeol.
Baekhyun mendengus kecil namun sejurus kemudian dia tertawa senang.."dasar.. tiang bodoh.." gumamnya.
Dia berjalan pulang kembali ke kamarnya dengan hati gembira..
"hhh.. kurasa aku akan mimpi indah…"
.
.
.
Hari terus berjalan, tak terasa hari pernikahan baekhyun dan chanyeol sudah semakin dekat. Kedua calon pasangan ini terlihat mulai repot dengan semua urusan pernikahan mereka.
"astaga… apa memang begini susahnya menikah…" keluh chanyeol saat dia baru saja menerima telpon dari ibunya yang menggabarkan adanya masalah dengan makanan untuk pesta mereka.
Kris menepuk pelan bahu chanyeol. " relax man! Bukankah kau ingin hari itu adalah kali pertama dan terakhir kau melakukan pernikahan, eoh? Jadi wajar saja bila kau sedikit di buat repot!"
Chanyeol menghela nafasnya pelan "hh.. kau benar hyung! Majja! Kau tak boleh menyerah park chanyeol! Hwaithing!"
Di lain sisi baekhyun sedang asik dengan bukunya sehingga dia tak sadar seseorang tengah berdiri di depannya.
"chogiyo…"
Baekhyun mendongak dari bukunya. Dia melihat seorang gadis belia yang berdiri tepat di depannya, "eh, ne.." jawabnya kikuk.
"byun baekhyun, anninji..?" katanya lagi.
Baekhyun mengangguk pelan dan masih dengan wajah bingungnya. "ne…"
Gadis itu mendengus lalu menatap sinis baekhyun. "ah,, akhirnya aku menemukanmu."
"ye…?" baekhun benar-benar dibuat bingung dengan kelakuan gadis di depannya ini.
"kau mencariku?" tambahnya.
"tsskk,, sudah tak usah banyak bicara. Sekarang aku hanya ingin bertanya satuhal padamu. Cukup kau jawab iya atau tidak, arra." Ketusnya.
"apa sebenarnya maksud gadis ini." Batin baekhyun.
"neo…! Park chanyeol yeojachingu, aniinji..?" katanya dingin.
Baekhyun tentu saja terkejut dengan pertanyaan gadis itu. "astaga.. apa yang dikatakan gadis ini.."
"mworago,,?"
"tsskk,, malhaebwa… itta,, eobta..?"
Baekhyun mendengus kecil. "ah,, agashi,, pertama, maaf aku bukan bermaksud untuk tak menanggapi pertanyaanmu tapi perlu kau tahu, aku tak mengenalmu dan kedua apa maksudmu menanyakan hal pribadi tentangku. Seingatku kita bukan dalam hubungan yang bisa saling menanyakan hal pribadi bukan?"
"tsskk,, kau ini banyak bicara juga,eoh! Cepat katakan!" kata gadis itu lantang sehingga mengundang perhatian beberapa mahasiswa lain yang berada disekitar mereka.
Baekhyun yang meresa tak enak segera bangkit dari duduknya lalu membungkuk beberapa kali untuk minta maaf "ah,, mianhamnida…" katanya.
Baekhyun memandang sengit gadis asing itu. "sekali lagi maaf nona. aku tak akan menjawab pertanyaanmu itu. Dan satu lagi, sebaiknya kau segera pergi dari sini sebelum aku memanggil keamannan untuk menyeretmu keluar." Tegas baekhyun.
"hah! Gadis ini! Baiklah,, jika itu maumu. Baik.. mulai sekarang aku tak akan bersikap lunak lagi padamu, padahal awalnya aku ingin meminta kau mundur dengan baik-baik tapi kau ternyata menyatakan perang padaku. Baik,, kita lihat siapa yang akan tertawa di akhir nanti..' ancam gadis itu.
Gadis itu lalu pergi meninggalkan baekhun setelah selesai mengucapkan semua sumpah serapahnya.
"siapa sebenarnya gadis itu.."
Sepanjang hari baekhyun terus saja memikirkan gadis itu. Banyak pertanyaan yang terus saja berputar di otaknya. Siapa dia? Kenapa dia tahu hubungan chanyeol dan dirinya? Bahkan bagaimana dia bisa tahu dia kuliah dimana?
"aneh sekali.." gumamnya
"ya, nona byun..?" kata dosen baekhyu.
Sambil tergagap baekhyun menjawab. "ah,, aniyo,, aniyo.. hehe.."
"kemana saja pikiranmu nona byun? Fokuslah!" tegur dosennya.
Baekhyun menunduk "ne,, mianhamnida.."
"kembali ke pelajaran anak-anak.." kata dosen wanita itu lagi.
Baekhyun lagi-lagi menghela nafasnya. Entah sudah berapa kali dia melakuknya. "aku bingung..! aiisshh,, michigetda..!" katanya sambil menggusak rambut hitamnya gemas.
Setelah ber jam-jam berkutat dengan mata pelajaran kuliahnya, akhirnya semua kelas baekhyun selesai sekitar jam tujuh malam.
Dia sedang memasukkan buku terakhirnya saat ia mendengar ponselnya berbunyi. Wajahnya terlihat sumringah saat tau nama kekasihnyya tertera didaam layar. "yeoboseo,,,"
"yeoboseo.. chagiya…!" jawab chanyeol lembut.
"kau dimana? Sudah selesai kuliah?" Tanya chanyeol
"eung,, kelas terakhirku baru saja berakhir. Kau? Apa yang kau lakukan sekarang?"
"aku? Eung… memikirkanmu…!" jawab chanyeol
"tsskk,,, anak ini…! Yak! Aku serius park!"
"aku dua rius chagi.. aku memang sedang memikirkanmu, ah,, ani ani.. sebenarnya aku memikirkan hari pernikahan kita.. aahh.. aku tak sabar lagi menungu bulan depan,,"
"yak! Apa yang baru saja kau katakana,eoh! Kenapa kau bisa dengan mudah mengatakan hal besar itu dengan bebas. Bagaimana kalau ada yang dengar! Tsskk dasar!" kesal baekhyun.
"hehheh.. kau tenag saja baby,, tak akan ada masalah meskipun orang-orang disini mendengar kata-kataku karena aku sedang bersama member lainnya. Hahahahah…"
"tsskk,, anak ini…!"
"heheh.. o iya. Kau mau kemana setelah ini? Pulang atau mampir lagi?"
"eung.. kurasa aku akan pulang. Ada beberapa tugas yang harus aku selesaikan."
"oh,. Baiklah kalau begitu, hati-hati di jalan ne, saranghae,"
"eung,, nado..!"
Baekhyun kemudian memasukkan ponselnya kedalam tas lalu bergegas pulang.
Setelah menempuh perjalanan sekitar lima belas menit, akhirnya baekhyun sampai dirumahnya.
"aahh… sebaiknya aku mandi lalu tidur…"
.
.
.
Baekhyun sangat lelap tertidur, namun kesenangannya itu harus terusik dengan bunyi nyaring bel apartemenntnya yang terus saja berbunyi.
"aaiishh.. sekkia..! siapa yang bertamu sepagi ini eoh..!" maki baekhyun kesal.
Dia mencoba mengumpulkan kesadarannya perlahan. "tsskk.. sekarang bahkan masih jam enam pagi.. hhss.. akan kuhajar orang itu!"
"ne.. chankaman…!" teriak baekhyun dari dalam kamarnya.
Dengan langkah terseok baekhun berjalan menuju pintu apartennya.
"baekhyun-ah… baekhyun-ah…"
Sayup-sayup dia mendengar suara seseorang memanggil namanya.
"eh.. seperti suara si burung hantu?" gumam baekhyun.
"hhss,, mata bulat itu..! cari mati eoh!"
"ne,, ne,,, gidarke..!" jawab baekhyun kesal.
"clek…"
Pintu terbuka . "yak! Lama sekali kau membukanya,eoh!" semburnya.
"yak! Kenapa kau yang marah! seharusnya akulah yang marah padamu nyonya kim!hhss,, sekia…!"
"hh.. kau masih sempat mengumpat eoh! Astaga! Baekhyun!" serunya
"kau ini kenapa,eoh?" herannya.
"hhh.. neo…hh…"
"yak! Bicara yang jelas mata bulat!" kesal baekhyun pada lawan bicaranya.
"aku punya nama bodoh!"
"arra, arra. Cepat katakan ada apa kyungsoo-ya. Kenapa kau terlihat panic,eoh? Apa ini masalah kai lagi? Dia punya skandal lagi? Eoh..?"
Kyungsoo memukul kepala baekhyun keras. "skandal kepalamu!" kesalnya.
"yak! Kenapa kau memukulku,eoh..! astaga gadis ini…"
"neo..!" dia menunjuk wajah baekhyun.
"wae? Nega wae…?" baekhyun menetap kyungsoo sengit.
"aaiisshh,.. kau dalam masalh byunbaek..!"
"eh..? wae? Apa yang sudah kulakukan eoh?" baekhyun semakin bingung.
"hhh.. baiklah.. baiklah,, pertama, sebaiknya kita duduk dulu."
Baekhyun mengangguk lucu lalu mengikuti kyungsoo yang sudah lebih dahulu duduk di sofanya.
"sekarang katakan, ada masalah apa sampai kau terlihat kusut dan kalut begitu,eoh?"
"eung,, apa kau sudah membuka ponselmu atau melihat tivi?"
"belum, aku bahkan baru bangun saat kau datang tadi. Wae?"
"hhh…."
"yak! kenapa dari tadi kau hanya mengghela nafas eoh! Cepat katakan! Ada apa, kyungsoo ya..! kau membuatku semakin bingung."
Bukannya menjawab kyungsoo justru menggambil ponselnya lalu menyerahkannya pada baekhyun. "eh,, ige mwoya?
"sudah.. jangan banyak bicara. Lihatlah.."kata kyungsoo.
Baekhyun mendecih kesal sebelum mengalihkan matanya keponsel kyungsoo. Matanya mendadak terbuka lebar. "YAA! MWOYA IGE…! Teriaknya.
"yak! Pelankan suaramu bodoh!"
"ige.. ige,, yak! Kyungsoo-ya,, iga mwoya..?"
"nado molla? Saat aku membuka sns sudah begitu."
"ttap..ttaapi.. astaga.. astaga…! Ya tuhan.. ini…ah,, bagimana,, hhh.. bagiamana bisa ada foto seperti ini? Dan lagi apa ini? Berita apa yang mereka tulis tentangku?"
Kyungsoo mengendikkan bahunya putus asa. "mollayo, baekhyun-ah..aku juga bingung dari mana mereka mendapatkan semua foto-foto itu."
"astaga..! mati aku…! Pasti akan ada kekacauan besar..! astaga.. eotokaji kyungsoo-ya..?" baekhyun mulai terlihat panic dan cemas.
"kkrriiing…" tiba-tiba ponselnya berbunyi.
"eoh,, chanyeol-ah.."
"dari reaksimu aku tahu kau sudah melihat berita itu,ne..?"
"eung… " jawab baekhyun lesu.
"hai,,, jangan terlalu kau fikirkan.. aku yang akan menyelesaikannya."
"tapi.. tapi.."
"sudahlah,, kau jangan banyak memikirkannya,eoh. Dan untuk sementara tak usah datang ke kampus. Arra.."
"tapi,,, bagiamana jika hal ini bisa mengganggu karirmu,?"
"sudahlah,, bukankah aku sudah mengatakan bahwa akulah yang akan memikirkan jalannya,eoh.. kau cukup mendukungku saja, ara..?"
"eh,, eung,,, arasso..!"
"bagus sekali.. sekarang mandilah. Lalu sarapan dengan kyungsoo. Aku tau dia disana bukan?"
"ye,, dia baru saja datang."
"baiklah kalau begitu…."
"saranghae.. baekhyunie.."
"nado…"
Baekhyun menghela nafasnya pelan lalu sekali lagi melihat layar ponsel yang ada di tanganya
"PARK CHANYEOL IS DATING? WHO IS HIS GIRLFRIEND WILL BE REFILED…..!" sebuah judul artikel tentang chanyeol dan dirinya terlihat menghiasi banyak portal berita online. Bahkan mereka juga memiliki beberapa foto yang menggambarkan kedekatan baekhyun dan chanyeol.
"kau dalam masalah besar byun baekhyun!" gumam baekhyun.
Benar saja, setelah artikel pertama tentang skandal cinta chanyeol dan baekhyun di muat tak lama berselang puluhan artikel-artikel serupa muncul menyertainya.
Management tempat chanyeol bernaung mulai kalang kabut menanggapi semua berita dan kejaran para awak media yang kian penasaran dengan berita kedekatan artisnya itu.
"minho-ssi.. jadi apakah pihak mamgement sudah menentukan kapan akan diadakan press confrenc untuk masalah skandal park chanyeol?" cecar seorang wartawan yang berdiri tepat di samping minho, manager exo.
"….." tidak ada sahutan dari minho. Dia hanya berusaha secepatnya berlalu dari kerubungan awak media itu secepatnya.
"minho-ssi…!
"minho-sii…!
"astaga aku bisa gila! Park chanyeol! Mati kau..!" umpat minho kesal.
Setelah berhasil menghindar dari semua wartawan, dia segera menaiki mobilnya.
Dengan gusar dia menarik ponsel yang ada di saku celananya lalu mendial nomor chanyeol cepat.
"yeoboseo, hyung.." tak lama terdengar sahutan dari seberang line sana.
"kau dimana?"
"dorm.. mereka tak memperbolehkanku keluar. Wae?" jawan chanyeol.
"bagus! Jangan kemana-mana. Aku sedang menuju kesana. Ingat! Jangan kemana-mana! Arraseo!" pesannya galak
"ne, hyung..!" tsskk,, kau fikir aku akan kemana,eoh?"
"yah.. siapa tahu kau kembali berulah!"
"tsskk,, hyung,,,," rengek chanyeol manja.
"arra.. arra! Sudah aku tutup."
"piip.."
"kenapa selalu saja ada masalah dengan mereka,eoh! Hhh… michigetda!"
Tak lama mobil Hyundai merah itu melesat membelah jalannan. Setelah menghabiskan setengah jam perjalanan, minho akhirnya sampai di apartemen mewah dimana semua member exo tinggal.
Tring….
Begitu mendengar pintu lift terbuka dia segera keluar menuju dorm tempat chanyeol berada.
"ini aku. Buka pintunya!" katanya pada intercom yang ada di depan pintu.
Tak lama pintu kamar itu terbuka.
"eoh,, masuklah hyung!" kata chanyeol.
"mau minum apa?" tawar chanyeol
"tak usah banyak basa-basi, park! Kau tahu apa yang sudah kau lakukan hah! Astaga.. ! aku bisa gila jika kalian terus saja berulah..!" minho memijit keningnya pelan sambil mendudukkan tubuhnya di sofa.
"tenanglah hyung… jangan marah-marah terus. Kau bisa terlihat makin tua jika kau terlalu banyak marah." Goda chanyeol
"hhh.. apa kau bilang! YAK! Apa kau sudah tidak waras, park chanyeol! Di saat seperti ini kau masih bisa melucu? Hhh.. kurasa otakmu memang sudah rusak." Kesal minho.
"aigo hyung… tenanglah.."
"hhh…. Tuhan apa dikehidupan sebelumnya aku adalah seorang penghianat Negara? Kenapa nasibku begitu malang.." keluhnya.
"hyung…" rajuk chanyeol.
Minho menatap chanyeol sengit. "sekarang apa yang kau lakukan,eoh? Tak tahukah kau wahai tuan park yang terhormat, berita skandal cintamu itu sudah jadi headline dibebagai media! Kau mau karirmu berhenti sampai disini hhaah!" semburnya.
Chanyeol diam sambil menunduk.
"hhh… aku tahu kau juga ingin berkencan dengan gadismu. Aku paham betul itu. Tapi bisakah kau berhati-hati. Kalau saja kau sedikit berotak! Semua masalah ini tak akan terjadi."
"aku sudah berusaha hyung. Kau tahu kan aku selalu menyamar." Jawab chanyeol.
"lalu? Ini apa hah? Kau tahu suasana kantor benar-benar kacau! "
"mianhae, hyung…aku janji aku akan membereskan semuanya."
"membereskan keplamu! Tsskk.. kau bodoh atau apa eoh! Dengan semua skandalmu ini apa yang bisa kau lakukan? Mengaku pacaran dengan gadis itu? Kau pasti sudah gila!" potong minho.
"satu kata saja terucap dari mulutmu! Habis karirmu park!"
"….." chanyeol hanya menunduk tak berani menatap wajah minho.
"sekarang aku Tanya padamu, park. Apa kau masih mau berkarir di dunia hiburan?"
Chanyeol mengangguk.
"baik, kalau begitu. Jalan satu-satunya kau harus menunda semua rencana indahmu bersama baekhyun."
Chanyeol lengsung mendongak "apa maksudnya hyung?"
"hhh.. kurasa pernikahanmu harus diundur.. atau kemungkinan terburuknya dibatalkan…" jawab minho pelan
TBC
Annyeong yeorobun!
Akhirnya setelah sekian lama hiatus tanpa pemberitahuan. Author abal ini balik lagi menghiasi jagad per ff an.
Mian ne,, buat semua readers yang nungguin ff aku.. aku benar-benar minta maaf banget buat semua keterlambatan update yang aku lakukan.
Aku juga gag bisa janji bakalan bisa update cepet lagi soalnya aku bulan-bulan akhir ini benar-benar sibuk.
Dan buat dongsaeng kesayangan aku yang lagi usaha buat lomba maratonya, eonnie kasih ff pesenan kamu nie… semoga suka…! Kamu hebat saengie!
Last but not least, see you soon people,,,!
Sign
LeeEunSan
EunhyukLegalWife
