Chapter 10 update! Gomene lama.. banyak urusan.. ==
nah, ini adalah ch terakhir.. di isi oleh 3 orang sekaligus yg sudah lama di request.. yaitu kiyoshi takao dan hanamiya
Jangan sedih ya kalo ini ch terakhir... #ngarep
Selamat membaca! ^^


KUROKO NO BASUKE


I and My Boyfriends

Chapter 10 : Kiyoshi teppei, Kazunari Takao, Hanamiya Makoto


KIYOSHI TEPPEI

sigh...

sigh...

sigh...

hanya helaan nafas yang bisa kau lakukan setiap melihatnya. Melihat cowok tinggi yang hanya tinggal dengan kakek neneknya.. cowok yang adalah pendiri klub basket di sma seirin.. dan juga salah 1 senpai mu yang... amat bodoh..

"ah, [name]-chan! bisa kau bantu aku?" tanya riko begitu melihat mu masuk ke gym

"hai.. apa?" tanyamu

"berikan ini pada yang lain ya.. dan tolong kamu yang jaga hari ini.. aku harus pergi dulu ada urusan" ucap riko sambil memberikan catatan dan segera pergi. Kau hanya menghela nafas dan berjalan ke bech untuk melihat catatan itu

"hm.. hanya soal latihan.." ucapmu dan terus melihat-lihat tanpa menyadari ada orang yang duduk di sebelahmu.

"he.. riko pergi ya?" tanya suara itu yang amat kau kenal

"te-teppei senpai" ucapmu begitu melihatnya sedikit kaget. Kiyoshi tersenyum melihat reaksimu

"Serius amat kau melihat itu" ucap Kiyoshi mulai mendekat. Kau hanya menelan ludah karena menyadari betapa dekatnya kau.

"ah.. ng... un.. Riko senpai menyuruh ku menangani ini.. jadi..." ucapmu sedikit gugup. Sedangkan kiyoshi yang sudah dekat denganmu hanya terus melihat kertas. Bahkan kau bisa merasakan nafasnya.

"uwaaaa... kami-sama... apa.. yang aku harus lakukan!?"

"uwaaaa! kiyoshi mulai tuh!" teriak koganei sambil menunjuk kau dan kiyoshi

"tch tch.. kiyoshi.. kau itu nyari kesempatan" ucap Hyuga. Mendengarnya kau langsung berdiri dengan wajah memerah

"ap-apa yang kalian ucapkan!? kita hanya lihat ini!" ucapmu sambil memperlihatkan kertas

"tapi kenapa bisa sedekat itu [name]-san" ucap kuroko yang adalah teman dekatmu

"kuroko!" ucapmu sebal

"hm? maksud kalian apa?" tanya kiyoshi dengan polos

"hm.. kiyoshi berusaha merahasiakannya" ucap Izuki

"kau dekat dengannya hanya untuk berpacaran yang jarang kau lakukan di sekolah kan? kau memang hebat kiyoshi" ucap Koganei sambil mengangguk dan di ikuti yang lain. Jujur kau sudah blushing 100% mendegarnya.

"ah.. kau benar.. kau jenius!" ucapKiyoshi dengan bodoh. Kau hanya menepuk jidatmu frustasi

"aho mitai" ucap Kagami

"uh.. Teppei senpai baka!" ucapmu kesal sambil melempar bola basket di dekatmu dan kena tepat di wajahnya. Dan seketika kiyoshi pingsan..

"kiyoshi!"


"uh..."

"Teppei senpai, taijou?" tanyamu ketika kiyoshi membuka matanya

"a.. taijoubu" ucapnya mulai berdiri sambil memegangi kepala

"dimana kita?" tanya kiyoshi

"uks"

"oh.."

. . . . .

"gomen" ucapmu

"kenapa?" tanya kiyoshi

"aku melempar bola ke kamu" ucapmu menunduk. Kiyoshi tersenyum dan mengelus kepalamu

"hehe.. ga apa-apa.." ucapnya

. . . . .

"ng.."

"?"

"bisakah kau berhenti mengelus kepala ku?" tanya mu agak sebal

"ah, gomen"

Sigh... pacarmu ini.. memang aneh..

"[name]"

"hm?" kau mengalihkan pandangan kepadanya

"apa kau ingin?" tanya kiyoshi

"ingin?"

"berpacaran seperti tadi?" tanya Kiyoshi dan kau blush 100% karena dia blak-blakan

"haaaaaa?"

"hehe.." ucapnya dengan senyum konyolnya. Kau mengepal tangan dan segera menjitaknya.

DUAKKK

"awwww!" ucap Kiyoshi dan memegang kepalanya

"hm!" ucapmu sambil mengalihkan pandangan ke arah lain. Kau ga peduli dia senpai mu atau apa. yang penting kau... malu.. (/)

"gomen [name]"

. . . .

"gomene"

. .. . .

"[name]"

"hm?" kau mulai meliriknya karena mulai serius memanggilmu. Kiyoshi lalu menaik tanganmu mendekatinya. Jujur kau kaget tapi tetep stay cool. Dan jarak wajahmu mulai dekat.. dekat.. dan...

CUP

Kalian berciuman. Matamu membesar. Kaget dengan ciuman itu. Tapi kau membalasnya. Akhirnya kalian melepas ciuman itu

"gomen aku ga memperhatikanmu.. tapi mulai sekarang aku akan terus memperhatikanmu dan muai meyadari apa yang kau mau.." ucap Kiyoshi lembut dankau blush lagi.

"kali ini.. dia bisa romantis juga.. kau ga bisa menjitaknya.."

"ne, apa barusan keren?" tanyanya dengan senyum polos nan menjengkelkan.

DUAAAAKKKK


KAZUNARI TAKAO

"Shin-chan~!"

"Shin-chan~~!"

"Shin-chan~~~!"

Selalu.. setiap kau bersama pacarmu itu.. bukannya perhatian ke kamu, tapi dia lebih memperhatikan kakakmu itu. Selalu, setiap bersamamu, pasti ada shin-chan, shin-chan dan shin-chan terus.. Seperti saat ini ketika kau bertemu dengannya ketika berangkat sekolah dengan kakakmu

"Ohayo [name]-chan~~! Shin-chan~~~~!" ucap Kazunari Takao sambil melambai-lambai kepadamu dan midorima sambil mengendarai kendaraan pribadinya... sepeda dan kereta dibelakangnya...

"ohayo Takao" ucapmu dengan tersenyum

"ohayo" ucap Midorima. Segera Midorima melompat ke kereta itu dan kau hanya mematung melihat mereka

"hm? [name] naiklah" ucap midorima

"ga akan" ucapmu dan berjalan duluan

"eeeehhh? [name]-chan kenapa?" tanya Takao

"au ga akan pernah naik kendaraan memalukan itu! ga akan!" ucapmu sambil terus berjalan meninggalkan mereka. Sedangkan, Takao.. bukannya ngejar kamu atau apa, dia langsung fokus pada midorima. Jujur itu membuat mu marah.

"bakao.." ucapmu geram

. . . . .

"fuh... fuh... aku capek..." ucap Takao ketika makan siang. Semua anggota klub basket makan di atap, dan karena kau adik midorima dan pacar takao, kau diseret untuk ke atap juga. Kau yang sekarang duduk diantara Midorima dan Takao hanya bisa makan sambil melihat tingkah konyol anggota basket itu..

"Shin-chan~~! Tsundere~~!" ucap takao menggoda midorima

"aku ga tsundere" ucap midorima sambil membetulkan kacamatanya

"orang yang mengatakan dirinya bukan tsundere adalah tsundere" ucap yang lainnya.

"tapi jujur.. aku iri midorima punya adik kayak [name]" ucap takao dan itu membuatmu berhenti makan

"eh?"

"habis.. semua yang harus dikerjakan paling banyak dikerjakan [name]-chan... [name]-chan juga perhatian.. walau shin-chan ga megakuinya.. apalagi [name]-chan itu adik kembar midorima.. aku iri" ucap Takao sambil menggaruk belakang kepalanya

"aku yang kerepotan karenanya tau" ucap midorima

"bukannya kau yang ngerepotin?" tanya kapten basket (lupa namanya ==)

"aku bilang aku yang kerepotan!"

"shin-chan ga mau ngaku~! ahahahahaha!" ucap takao tertawa terbahak-bahak. Kau hanya menutup bentomu dan mulai berdiri. Hal ini menarik minat para anggota, midorima, dan takao

"kenapa [name]?" tanya midorima

"aku... ke kelas dulu.." ucapmu dan mulai berjalan duluan.

"[name]-chan?" panggil takao tapi kau tidak memedulikan nya dan terus berjalan. Kau menahan tangis dengan menggigit bibir bawahmu

"...Bakao.. terus aku itu siapamu kalo kamu bilang gitu..?"

. . . . . .

"Yosh.. pelajaran selesai.. kalian boleh pulang" ucap sensei sambil keluar kelas

"akhirnya~~!" ucap Takao sambil berdiri dan berjalan ke arah mu dan midorima yang memang duduk bersebelahan

"yuk pulang" ucapnya. Kau sudah berdiri dan berjalan duluan.

"[name] kau mau kemana?" tanya midorima

"pulang.. aku ga mau naik kendaraan aneh itu! ja.." ucapmu dingin dan berjalan meninggalkan mereka. Midorima menghela nafas dan mulai berjalan tapi berhenti ketika melihat takao masih diam.

"hm? doustano?" tanya midorima

"aku bingung.. akhir-akhir ini [name]-chan menjauhiku.." ucap Takao. Midorima hanya menghela nafas mendengarnya dan mulai berjalandan berhenti ketika di dekat pintu

"hari ini kau pulang sendiri sana.. aku yang bawa kereta" ucap Midorima.

"eh?"

"bu-bukan berarti aneh ya.. jika ditinggalkan di sekolah bisa hilang.. sudah ya" ucap midorima dan pergi. Takao lalu tersenyum dan mulai lari keluar mengejar [name]


"[NAME]!"

"eh?" ucapmu bingung sambil melihat belakang dan mendapati takao dengan nafas teregah-egah

"takao? kau kenapa? onii-chan mana?" tanyamu sedangkan takao hanya diam dan berjalan lalu memelukmu. Kau amat kaget tapi diam saja merasakan hangat tubuhnya

"gomen" ucap Takao

"untuk apa?"

"ga tau" ucap Takao blak-bakan dan kau refleks mukul perut nya

"ARGH..." ucap Takao dan memegang perutnya

"BAKAO! KU PIKIR KAU TAU KESALAHANMU! TERNYATA KAU HANYA BAKAO! BAKA! AHO!" teriakmu marah padanya

"dakara gomen.." ucapnya sambil berdiri dan kau hanya menghela nafas

"aku marah" ucapmu

"eh?"

"aku marah karena kau ga nganggap aku pacarmu.. kau selalu iri dengan onichan karena aku ada dengannya.. padahal aku adalah pacarmu.. aku akan selalu ada untukmu.. tapi tingkahmu selama ini hanya menganggapku sebagai teman atau adk saja.. jujur aku marah" ucap [name] menunduk. Takao sedikit tersenyum dan berjalan ke arah mu dan memelukmu lagi

"gomene. bukan itu maksudku.. aku hanya iri, enapa shin-chan bisa bersamamu selama 24 jam sedangkan aku ga.. dimana kau bia bersama nya terus aku ga.." ucap Takao. Kau hanya terdiam menangis. Takao lalu meepas pelukan dan menyeka air mata mu

"daisuki dayo, [name]" ucap Takao dan langsung menciumu. Kau menutup mata dan membalas ciumannya.

"arigato.. Kazunari Takao.. tidak.. BAKAO"


HANAMIYA MAKOTO

lagi-lagi.. ya lagi-lagi dia melakukan itu pada orang lain.. berbuat curan bersama teamnya.. bahkan ketika melawan teman dulunya seperti saat ini.. Kirisaki daichi VS Seirin.. walau pada akhirnya mereka kalah.. dan kau menerima kemarahannya...

"Aku benci ini!" teriak hanamiya sambil memukul loker sedangkan anggota yang lain hanya diam duduk melihat kapten mereka yang marah. Kau yang berada dekat hanamiya mulai mendekatinya

"ma-makoto.. ng.. sudah... sabar ya.. semua orang.. pa-pasti merasakan kekalahan.." ucapmu sedikit gemetar takut

"Hah!?" bentak hanamiya sambil memukul loker lagi lebih kencang dan membuatmu kaget

"Kau ga ngerti apa-apa [name]! Kau ga ngerti perasaan ku.. kau selalu dukung dia!" ucap Makoto mulai menarik rambutmu

"Argh! Makoto, sakit!" ucapmu sambil berusaha melepas tarikan di rambutmu. Kentaro lalu mendekati hanamiya supaya melepaskannya

"hanamiya, dia masih pacarmu!" ucapnya sambil menarik lengan hanamiya

"urusai!" teriak hanamiya dan menganyunkan lengannya yang tidak sengaja mengenai dahi kentaro

"dia pacarku.. mau kuapakan bukan urusan kalian.. tch" ucap Hanamiya dan berbalik untuk pergi.

"tung- makoto!" ucap [name] dan mendapat tatapan tajam dari hanamiya

"jangan ikuti" ucapnya kasar sambil mendorong [name] sampai jatuh. Anggota yang lain lalu mendekati [name] untuk membantunya

"Kau ga apa-apa?" tanya Kojito dan [name] mengangguk

"uwaaa... hanamiya memang kasar" ucap kazuya

"un.. ga apa-apa kog.. aku udah terbiasa... hehe" ucap mu sedikit tertawa garing.

"perilakumu menunjukan kau itu 'M' tau.." ucap Hiroshi

".. mau gimana lagi.. makoto memang begitu sejak kecil" ucapmu.

Ya, kau adalah teman masa kecil hanamiya. sudah lama sekali kau berteman dengannya sampe sifatnya berubah ketika smp. Dimana ia mulai berubah kasar. Kau yang hanya bisa menahannya walau akhirnya mendapat kekerasan darinya. Kau sudah terbiasa.. menjadi pacarnya yang seperti ini..

. . . . .

"e-to... Hiroshi-san?" panggil [name] di pintu kelas

"hm? [name]?"

"anu.. makoto.. tidak di kelas lagi ya?" tanya [name] sedikit menunduk

"dia bolos lagi.. mungkin di atap" ucapnya

"un.. arigato" ucapmu dan mulai berlari ke atap

"[name] kuat ya." ucap kazuya

"sigh.. ituah mengapa hanamiya menyukainya"

. . . .

"ma-makoto?" panggil [name] ketika di atap

"[name]? ngapain kau disini?" tanya hanamiya ketika melihatmu

"ng.. aku khawatir.. kau mulai jarang masuk kelas... ja-jarang berbicara denganku.. setelah.. setelah pertandingan seirin kau berubah" ucapmu sedikit gemetar dan mendapat dorongan dari hanamiya yang membuatmu menabrak tembok

"Kau kenapa selalu mengusikku hah?"

"ka-karena aku temanmu.. teman masa kecil.. dan pacarmu.." ucapmu pada makoto

"urusai.. jangan perintah aku!" ucap Hanamiya dan menampar pipi kiri mu

"ah!" ucapmu sambil memegang pipi kirimu dan terduduk di tanah

"aku benci semuanya!" ucapnya sambil menarik rambutmu lagi

"makoto.. sakit.!"

"semua hanya berfikir begitu! Kau juga selalu membelanya! Kau selalu membela kiyoshi! Semua berfikir aku jahat.. mereka ga tau apa diriku..." ucapnya dengan kesal dan menarik rambutmu lebih keras dan sesekali menamparmu lagi. Kau hanya berteriak kesakitan. Dan ke tika hanamiya akan memukulmu kau menahan tangannya

"aku.. tau.." ucapmu lirih

"ha?"

"aku tau.. aku tau semuanya tentang makoto.. aku tau.." ucap [name] dan mulai memeluk hanamiya

"aku tau kau marah.. aku tau kau kecewa... aku memang mendukung kiyoshi.. tapi hanya sebagai teman.. aku.. selalu mendukungmu selamanya.. karena aku pacarmu makoto.. aku suka kamu.." ucapmu melihat makoto sambil tersenyum walau wajahmu sakit dan memar. Makoto terkejut ketika mendengar semua ucapanmu.. senyumanmu.. Air mata mulai mengalir dari matanya. Dia langsung memelukmu erat

"gomen.. gomen [name].."

"un.. tajoubu" ucapmu sambil mengelus kepala hanamiya. Hanamiya melepas pelukannya dan mulai menciummu. Kau membalasnya

"gomen.. aku minta maaf atas semua yang aku lakukan.. maafkan aku.. aku akan jadi pacar yang lebih baik.. aku ga akan menyakitimu lagi [name]" ucap hanamiya mengelus pipimu

"un.. aku tau.. " ucapmu tersenyum.

"thanks for being my boyfriends, bad boy"


THE END


Okay~~! Selesai! ^^
Bagaimana? gaje sumpah.. dan pendek.. ==

Seperti yang aku bilang di atas.. ini chapter terakhir I & My boyfriends !
Aku menyelesaikannya karena aku ingin fokus pada ff yang lain.. terima kasih sudah banyak mensuport saya.. :D

Review please... Ja ne~~!