Ffn "Love story with exo"
Author : BaekhyunFan
All official pair exo
Rate : T
Genre : Temukan sendiri
Summary :
Kata Eomma,cinta itu tidak mementingkan derajat seseorang
Kata Appa,cinta tidak memandang umur
Kata Eonnie,cinta tak harus memiliki
Kata Oppa,cinta perlu perjuangan namun bila sudah tidak bisa diperjuangkan lagi,kita boleh menyerah
Kata Nenek,cinta sulit dimengerti
kata Kakekku,cinta itu rumit
dan menurutku cinta itu...
Ini ff murni dari otak saya
Bila ada kesamaan pada fict yang perna kalian baca,itu juga murni ketidak sengajaan
Saya tidak bisa memilah kata yang tepat untuk mengekspresikan imajinasi saya yang akan dituang kedalam bentuk tulisan
Tidak perlu sungkan bila ingin mengkritik,menyaran,atau bertanya bila ada kalimat yang tidak kalian mengerti
Anda tidak perlu membaca bila anda tidak menyukai
Saya benci yang namanya bash
Bila ada yg berminat fic dilanjutkan,tinggalkan review
Selamat membaca~
Kata Eomma,cinta itu tidak mementingkan derajat seseorang
Kata Appa,cinta tidak memandang umur
Kata Eonnie,cinta tak harus memiliki
Kata Oppa,cinta perlu perjuangan namun bila sudah tidak bisa diperjuangkan lagi,kita boleh menyerah
Kata Nenek,cinta sulit dimengerti
kata Kakekku,cinta itu rumit
dan menurutku cinta itu...
chap kemarin...
"hiks hiks" isak seorang gadis yang membuatku kaget,sudah satu tahun aku menghabiskan waktuku untuk bersantai diatap namun baru kali ini aku mendengar suara hantu wanita, ini benar-benar membuatku merinding.
Aku sempat mendengar gosip bahwa ada hantu wanita diatap sekolah dan baru sekarang aku mempercayainya,tapi kutepis segera dan berpikir positif,tidak mungkin ada hantu di siang hari, akhirnya aku menoleh ke arah asal sumber isakkan
Saat aku menoleh,aku memelototkan mataku tak percaya dengan apa yang kulihat sekarang...
chap 2
baekhyun pov.
aku berjalan dengan wajah penuh coretan lumpur,uhh rasanya malu ketika harus berpapasan dengan namja tampan,untuk itu aku memilih menundukkan wajahku dan tidak ingin memikirkan hal yang lebih buruk daripada ini
Tuk...
"Minggir" sebuah suara menyapu indra pendengaranku,ohhh sebuah suara keren yang terdengar dingin,dapat kupastikan mungkin pria yang sedang berbicara padaku termasuk dalam kategori namja tampan...
karena itu aku memutuskan tak ingin mendongakkan wajahku dan lebih memilih bergeser
"tidak sopan" cibirnya yang membuatku sedikit tersinggung
Aku mendongak,,,dia memberikan senyuman miringnya yang aku akui sangat sexy... "annyeong,noona byun" sapanya masi dengan senyuman miringnya
aku tak tahu harus mesti bagaimana,sehingga aku hanya terus memandangi wajahnya yang "Wowww"
dia tampak bingung dengan ucapanku,terbukti dengan kerutan didahinya,dan akhirnya dia terkekeh "hey... noona tidak sopan,kau memang benar-benar tak sopan,aku menyapamu tapi kau hanya bergumam wow... kau mengagumi wajahku? kuperhatikan kau terus memandangi wajahku", lihatlah kepercayaan dirinya yang membuatku mendengus,tapi bagaimana lagi,karena itu kenyataan, aku memilih tak membahasnya "annyeong" sapaku balik
"aku sedikit tertarik denganmu,kuakui kau tak tampak lebih baik dari sebelumnya,wajahmu penuh dengan lumpur yang menurutmu sangat menyebalkan,tapi kau tetap tampak cantik,percayalah noona tidak sopan" pujinya, aku merona mendengarkan pujiannya yang membuat hatiku menghangat "terima kasih tuan tukang membual,tapi yakinlah aku tak memperlukan pujianmu" sengitku berbanding terbalik dengan perasaanku
"ow... kau wanita yang romantis,bahkan membuatkanku panggilan sayang,tapi jika kau ingin tahu,namaku Oh Se Hoon,ketua kedisiplinan disini,dan tujuanku bukanlah menggombalimu,tapi hanya memberikan teguran,kau melanggar peraturan dihari pertamamu,kau ingin tahu apa kesalahanmu,noona tidak sopan" uh angkuh sekali dan rasanya aku ingin mencekiknya hingga mati saja
"Ya ya ya,bukankah itu tujuanmu tuan tukang membual" aku memutar bola mata tanda bosan,dia tampak bertele-tele jika hanya ingin menegurku langsung saja tak perlu memakai acara menggombal yang membuatku mual "hahaha,kau wanita yang tahu aku rupanya,aku suka itu.. ekhm... dalam masa MOS sekolah mewajibkan kita memakai papan nama didada,baiklah nona byun,mana papan namamu? kau membuangnya? atau memakannya?" dia tersenyum tipis seolah candaannya sangatlah lucu "oh ayolah tuan tukang menggombal,kurasa kau tahu aku tak akan sebodoh itu memakan papan nama, papan namaku ketinggalan" aku menatapnya ngeri karna candaan konyolnya
"oke,kau mendapatkan sanksi,kau siap?" lagi-lagi dia membuat pertanyaan konyol "jika aku menjawab tidak pun,kau akan tetap memberikanku sanksi" aku memangku tanganku,menatapnya sengit "wow...seseorang tak akan dapat mengataimu bodoh,baiklahhh...sebagai hukuman karena tak membawa papan nama,ini bukan hukuman berat,mungkin hukuman yang menguntungkan,noona kurang ajar kau HARUS berkencan denganku besok,oke?" dia menatapku dengan padangan menantang "aku ragu,apakah itu sebuah permintaan atau perintah,tapi itu hukuman terkonyol yang perna kuterima" aku mencibir
"mungkin dua-duanya, oh ayolah itu hukuman paling spesial untukmu" setelah mengatakannya dia tampak tersenyum lebar "seorang tuan tukang membual sekarang memohon dengan seorang yang melanggar peraturan untuk menjalani hukumannya,baiklah tuan tukang membual,jadi dimana kita bisa bertemu?"
"kau menerima ajakkanku,kita bertemu di FunStation,aku harap kau berdandan dengan baik hari ini,bisakah kau memakai dress pemberianku? kau akan tampak manis walaupun aku yakin kau selalu tampak cantik dan manis dengan pakaian apapun,sayang" dia menggodaku yang langsung aku sambut dengan senyuman manisku yang langsung menampakkan eyesmileku "ohh,siapa kau? kenapa aku harus berdandan hanya untuk bertemu denganmu?" aku menatapnya dengan senyuman mengejek
"Aku? kau bertanya padaku,sayang?" dia seolah-olah bingung mendengarkanku berbicara seperti itu, "iya,aku sedang berbicara padamu tuan tukang membual" aku menanggapinya dengan santai
Dia tersenyum miring mendengarkan pertanyaanku "aku kekasihmu,noona tidak sopan" katanya tak kalah santai,pipiku merona mendengar ucapannya "jika kau ingin berkencan denganku,kau bisa memintanya langsung tanpa harus menjadikan itu sebuah hukuman,hunnie" aku tersenyum manis padanya dan mengelus pipinya dengan lembut,dia tampak menikmati sentuhanku pada pipinya terbukti dengan matanya yang memejam dan memegang tanganku "itu hukuman yang mudah,sayang" dia membuka mata dan menatapku dengan tatapan memuja
Tangannya bergerak mengambil tissue basah yang terdapat disaku celananya dan membersihkan wajahku,aku tampak kaget dan buru-buru memberhentikan kegiatannya,dia menatapku bingung namun mengerti setelah aku menatapnya tajam "aku ketua kedisiplinan disini sayang,jangan takut" dia menatapku hangat,dan kembali membersihkan wajahku dengan tissue basah,
Deg
Deg
Deg
Aku berdoa semoga dia tak mendengar suara jantungku ketika wajahnya hanya berjarak 5cm dari wajahku... aku tak bisa bernapas dengan baik,dia menatapku hangat yang membuatku lebih rileks,aku memejamkan mataku,nafasnya langsung menyapu bibirku
4 cm
3 cm
2 cm
"aw.. kalian tak bisa berbuat hal tak senonoh disini" seseorang tampak mengacaukan acara ciuman kami,aku membuka mataku dan menatap sang pelaku dan beralih menatap sehun yang tersenyum manis padaku namun kembali dingin ketika menatap sang pengganggu "Park ChanYeol,seorang pria populer yang sangat nakal,berbuat banyak keonaran 49kali masuk ruang BK dan di skors 10 kali dalam 1tahun menuntut ilmu disini,apa yang sedang kau lakukan?" sehun nampak dingin berbicara dengan siswa yang bernama chanyeol
"kau ketua kedisiplinan yang perhatian sampai-sampai menghitung keonaranku selama 1tahun disini dan aku menghargai itu,tapi bukankah aku yang harus bertanya begitu?" dia menatap sehun dengan pandangan merendahkan dan beralih menatapku "kau mempunyai wanita yang cantik,kau menyewanya dimana hey ketua kedisiplinan" kata-katanya sangat menyinggungku,aku menatapnya tajam,sehun tampak melirikku dan kembali fokus pada chanyeol "dia kekasihku,jangan mengganggunya chanyeol,atau aku akan membunuhmu,jika kau sangat ingin tahu apa yang ingin kami lakukan tadi,aku akan menjawab,,yah seperti yang kau lihat" sehun mengedikkan bahunya santai "kami hampir berciuman jika saja kau tak datang dan mengacaukan" lanjut sehun dan menatap chanyeol penuh rasa benci
Chanyeol terkekeh seolah itu sebuah lelucon, "wanitamu membuatku jatuh cinta dipandangan pertama,mungkin aku akan merebutnya" chanyeol mngedipkan matanya padaku yang membuatku menatapnya tak percaya "BRENGSEKK, jaga matamu Prk ChanYeol,aku tak akan membiarkanmu" sehun tampak emosi terbukti dengan rahangnya yang mengeras
Chanyeol berjalan melewati kami sambil bersiul dan memasukkan tangannya ke saku celananya "kita lihat saja nanti,ketua kedisiplinan yang terhormat" setelah chanyeol berlalu aku menatap sehun "sehun?" panggilku,aku tampak khawatir padanya,namun dia menatapku dingin dan berlalu berlawanan arah dari chanyeol melewatiku dengan pandangan tak percaya "baek,aku jemput kau besok jam 7,berdandanlah"
tbc/delete?
review?
