Keesokan harinya…
Acara pemakaman ayahku dilaksanakan , Keluarga, teman,termasuk diriku juga menguburkan Ayahku tercinta ,jas hitam pun dimana mana, Hujan pun turut menangis menangisi pemakaman ayahku, aku sangat depresi waktu itu , dan aku melihat Kalung yang diberikan ayahku padaku
Flashback…
"nak, ini adalah kalung milik ibumu , bagimana ?, indah kan ?" Tanya ayahku gembira " wah , ini sungguh indah ayah , aku benar-benar suka kalung ini " katakku meneteskan air mata . dan kami pun berpelukan Saat wisudaku .
Malam harinya…..( Rumah Bibi Yuma )
Orang-orang mengadakan acara setelah pelepasan Alm. Ayahku , Toujou pun mendekatiku yang sedang menangis memegang kalung milik ibuku pemberian ayahku " Tenanglah Kira , kematian memang hal yang wajar , janganlah menangis . Ayahmu memang ayah yang hebat " puji toujou dengan mata berkaca-kaca. " terimakasih toujou , kau selalu ada bersamaku , kau selalu menemaniku , kau sudah seperti saudara angkatku sendiri " kataku memeluk Toujou , " aku turut berduka atas meninggalnya ayahmu " kata seorang wanita beriambut silver " oh , Nirvana terimakasih karena dating ke acara pelepasan Alm. Ayahku " kataku mengusap air mataku…." Kira kesinilah nak , ada yang aku ingin bicarakan " Kata bibi Yuma , adik ayahku " iya bibi " aku pun langsung bangkit dari tempat duduk dan mengikuti bibi Yuma
Kamar bibi Yuma…..
Saat aku masuk kedalam , bibi Yuma langsung memelukku dan menangis " Kira , ayahmu memang kakak yang baik bagiku ,dan dia selalu melindungiku….saat ayahmu pergi , bibi merasa…merasa " kata bibi Yuma menangis histeris sambil memelukku " janganlah menangis bibi , aku yakin sekali …bibi adalah adik yang sangat menghormati kakaknya " kataku memeluknya sambil..mata berkaca-kaca , dan bibiku pun dipanggil adiknya yang bernama Keiji , dia adalah anak tersulung dari keluarga ayahku " Yuma, Kira…acara berdoa segera dimulai…kalian bersiaplah " kata Pamanku…dan kamipun pergi
30 menit kemudian…..
Acara pun telah selesai , dan orang-orang pun berpamitan dengan keluargaku , dan pulang kerumah masing-masing , termasuk Toujou , setelah itu…aku menonton TV , berselimut sweater tebal yang hangat dan meminum the panas taar dan beberapa biscuit , dan aku tidak bisa tidur pada malam itu….
1 minggu kemudian…
Aku mulai bekerja sebagai Pelayan di salah satu Kafe di Kyoto , Kafe itu bukanlah kafe yang mewah , hanya kafe sederhana , tidak pula besar , dan tidak pula kecil , dan Pelanggan-pelanggan di Kafe tersebut lumayan banyak pada suatu saat , ada seorang pelanggan yang memesan sebuah Kopi dan Pancake strawberry , dan aku segera mengantar makanan yang dipesan orang itu , saat aku keluar ingin memberikan pesanan orang itu , aku melihat orang itu sedang dipukuli oleh seorang preman berotot yang berusaha memalak Pelanggan , dan orang-orang disekitarnya takut membantu…"MANA UANGMU….KALAU TIDAK KAU MEMBERIKAN , AKAN KU GOROK LEHERMU !" ancam preman itu " ma…maafkan aku , jangan kau bunuh ak- " belum sempat dia berbicara , preman itu langsung menghunus pisaunya kea rah pelanggan itu , aku menangkis pisau itu dan mendorong preman raksasa itu dan dia kulempar ke luar kafe dan dia terpental ke Tiang ditengah jalan kota Kyoto , belum sempat dia berdiri , aku langsung berlari secepat kilat , dan sekedip mata aku sudah sampai ke hadapan preman itu , dan aku lucuti celananya dan aku tusukan pisauku ke bagian bahu bajunya tampa melukai orang itu , maka , tergantunglah orang itu menangis diatas tiang yang tinggi , dan orang-orang disekitar wilayah itu terkaget-kaget dengan kekuatanku , dan ketaa kepada preman yang Kugantung di tiang yang tinggi itu
Saat aku kembali ke Kafe , orang-orang member beribu tepuk tangan kepadaku …dan seorang kawank kerjaku dating keadaku dan menepuk bahuku " Itu keren sekali bung..Dariman kau punya kemampuan seperti itu ? " kata temanku yang kagum sambil ketawa ngakak , dan bosku dating kepadaku " Wah kira…kalu begini , aku akan menaikan gajihmu karena kau menghajar orang itu " kata bosku tersenyum " hehehehehehe…..terima kasih kawan-kawan " kataku malu…dan kawan-kawanku dan bosku menggendongku dan melemparkan aku ke udara…
Perjalanan pulang ke rumah Bibi Yuma
" wah , capek sekali aku hari ini " kataku berjalan pulang meleati lading saah yang besar , Tiba Tiba seorang wanita berjubah cream dan topeng menutupi wajahnya menyerangku secara mendadak " SIAPA KAU ?" Kataku kepada wanita itu , siapakah dia , dan apa maunya dia dariku…..
TO BE CONTINUE !
