I dont know

Summary:

Apakah aku tidak bisa mengingatnya? Bahkan jika aku mencobanya sampai mati?

Maafkan aku daddy aku tidak mengenalimu, dan maafkan aku eomma aku bahkan tidak bisa mengingat wajahmu

Tapi ini sungguh menyiksaku, apa tidak ada jalan lain? Aku mencintainya eomma, sangat..

Aku mencintaimu..

Park Chanyeol.

Rated: T

Cast:

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Do Kyungsoo

And all member EXO

Disclaimer :

Ini hanya sebuah fanfic yang diciptakan dari imajinasi author, selebihnya exo tetaplah exo/? Mereka makhluk tuhan yang ditipkan kepada orang tuanya masing masing, fanfic ini murni hasil karya dan imajinasi saya, jadi jika da kesamaan cerita itu mungkin ketidaksengajaan atau mungkin itu jodoh/?

SOO DONT COPAS, DONT READ IF YOU DONT LIKE IT ^^

EXO GS

Genre: family, drama, complicated, romance inside

Check this out

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Kakao

Ponselnya bergetar ada pesan masuk, dengan malas ia mengambil ponsel nya dan membuka pesannya

From: Byun B

chanyeol kau sedang apa? Bisakah kau mengantarku?'^' Ada buku yang harus aku beli sekarang:3

Kakao

Baekhyun segara mebuka pesan yang masuk di ponselnya, ia yakin itu pasti dari chanyeol

From: Park C

Maafkan aku baek, sepertinya ku tidak bisa mengantarmu, sesuatu terjadi dirumahku, aku janji besok aku akan mengantarmu

Chap7 start!

"wae? Ada apa? Kenapa mukamu menjadi lebih jelek?" dio memperhatikan wajah baekhyun yang cemberut, baekhyun yang tengah memegang ponselnya akhirnya menghampiri dio dan duduk disampingnya

"chanyeol tidak bisa mengantarku" ucapnya sembari mempoutkan bibirnya

"benarkah? Senang sekali bisa mendengarnya" dio tersenyum puas mengetahui penyebab baekhyun yang terlihat kesal

"ish kau ini, kenapa chanyeol tidak bisa mengantarku? Tumben sekali, biasa nya juga chanyeol akan segera kemari jika aku menyuruhnya" baekhyun semakin mempoutkan bibirnya kesal

"kau pikir ia peliharaan mu saat kau panggil ia akan segara berlari menghampiri mu? Mungkin chanyeol sedang mempunyai urusan, atau mungkin ia sedang berkencan" dio senang akhirnya ia bisa mengerjai baekhyun, karna satu satu nya hal yang bisa membuat baekhyun kesal dan jengkel adalah sesuatu tentang chanyeol.

"ishh itu tidak mungkin, chanyeol tidak mempunyai pacar" baekhyun memukul pelan tangan dio dan bibir nya terlihat melengkung ke bawah

"kau hanya belum mengetahuinya baek, chanyeol itu tampan, dia juga terkenal di kampusnya, mana mungkin ia tidak memiliki kekasih" dio tertawa dalam hati, senang sekali rasanya, ia dapat melihat baekhyun semakin cemberut saat mendengar perkataan dio.

"aku tidak akan mempercayaimu, aku tau kau berbohong" baekhyun pun melihat kembali layar ponsel nya, ia kembali melihat isi pesan chanyeol, tidak ada balasan, ahhh baekhyun lupa, ia kan belum membalas pesan chnayeol:v

"hufftttt lalu bagaimana ini?" baekhyun menghembusakan nafas beratnya dan menyandarkan kepalanya di pundak dio

"apanya yang bagaimana?" dio mendorong jidat baekhyun agar menjauh dari pundaknya

"aku harus membeli buku itu sekarang" bukanya menjauhkan kepalanya, baekhyun malah memeluk lengan dio dan kembali menyenderkan kepalanya di pundak dio

"kau hanaya perlu membeli nya, apa susahnya?" dio kembali mendorong kepala baekhyun agar menjauh dari pundaknya

"tapi aku takut..." oh tidak, baekhyun mulai merengekan suara nya, ia menengokan kepalanya ke arah dio dan... mengeluarkan puppy eyes nya

"antarkan aku..." dan juga pout nya

"itu menggelikan baek, tidak akan mempan padaku, menjauhlah dariku -_-" dio yang melihatnya hanya menggidikan bahunya dan mendorong kepala baekhyun pelan

"ayolahhh, dio yaa~~ hanya kau yang bisa ku andalkan disini, jika aku tidak membeli buku itu, park saem akan menghukum ku besok, antarkan akuuu~~" baekhyun semakin merengek, ia menggoyang goyangkan tangan dio dan berusaha membujuknya agar dio mau mengantar dirinya

"tidak mau! Ini sudah malam, aku tidak mau keluar, lagi pula itukan urusanmu, kenapa kau tidak membelinya tadi siang? Lalu kenapa harus aku yang mengantarmu? Minta bantuan orang lain saja sana-_-" dio melepaskan tangan baekhyun dari tangannya

"aku tidak ingat, aku baru saja mengingatnya saat aku mempersiapkan jadwal pelajaran ku untuk besok, ohh ayolahh aku harus meminta bantuan siapa lagi? Eonniii tolong akuuu, antarkan akuu~" baekhyun memasang wajah memelasnya, ia memajukan bibir bawahnya dan membulatkan matanya yang merupakan jurus andalan nya

"itu menggelikan baek, jangan memanggil ku dengan sebutan itu" dio membaringkan tubuh nya pada kasur baekhyun dan meringkuk memeluk sebuah guling

"aku ngantuk, kau beli saja besok, selamat tidurr" sebelum ia kembali mendengar rengekan baekhyun, dio memejamkan matanya sebelum akhirnya...

"apa aku harus menghubungi kai dan memintanya mengantarku?" baekhyun melirik kearah dio, ia bisa melihat dio kembali membuka kan matanya perlahan

Haaa, gotcha

Sebuah senyum jail tercetak di wajah baekhyun, ia segera menyalakan ponselnya dan hendak menuliskan sesuatu

"huhhh bagaimana ini, apa aku harus menyuruh kai untuk datang kesini dan mengantar ku? Apa itu tidak merepotkan? Lagipula kai pasti bingung, mengapa aku malah meminta antar padanya, disini kan ada dio" baekhyun kembali melirik kebelakang dimana dio yang sedang berbaring di kasur nya, baekhyun bisa melihat dio mulai mendumel/? Baekhyun rasa senjata nya menggunakan kai akan selalu berhasil untuk menaklukan dio/?

Huehehe...

"hufft bagaimana ini? Apa aku bilang saja yang sebenar nya pada kai? Ahh kai pasti akan sangat terkejut dan aku yakin dio akan merasa sangat malu dan tidak akan sanggup lagi jika harus bertemu dengan kai" lagi lagi baekhyun menengokan kepala nya kebelakang, ia melirik dio dan...

"cepatlah ganti pakaianmu, aku tidak ingin pulang ke rumah terlalu malam" dengan malas dio bangun dari acara berbaringnya dan memasang tampang malas nya, oh ayolah kenapa harus kai yang baekhyun gunakan untuk mengancam nya? Menyebalkan sekali

"awww kau baik sekali, baiklah tunggu sebentar aku akan mengganti pakaian, kau tau? Kau yang terbaik dio mwaa" baekhyun dengan girang memeluk dio dan mencium pipi dio singkat sebelum akhirnya ia mengganti pakaian nya dan memberi tau eomma nya ia akan keluar untuk membeli buku untuk tugas sekolah nya

"kau pasti sudah tau aku melakukan ini dengan tidak ikhlas kan? -_- "

"aku tau, karna itu aku akan mentlaktirmu ice cream, kau suka?" baekhyun dengan mata berbinarnya menawarkan ice cream gratis agar dio bisa mengantar nya dengan ikhlas/?:v

"baek ini sudah malam, kau ingin membelikan ku sesuatu yang dingin? Aku tidak mau! aku ingin ramen saja"

"ish kau ini banyak nawar sekali, sudah untung aku menawarkan ice cream gratis untukmu"

"sudah untung aku mengantar mu"

"sudah untung aku tidak membocorkan rahasia mu pada kai:p"

Dio segera menghentikan langkahnya

"-_-"

"ahahahaha, aku hanya bercanda, tenang saja semua rahasia mu aman padaku dan aku akan membelikan ramen untukmu, kau senang?"

"tidak sama sekali, sampai kapan kau akan mengancamku dengan hal itu eoh? Kenapa kau selalu membawa nama kai saat aku tidak mau menuruti keinginan mu?"

"sampai kau menuruti keiinginanku dan sampai kai menegtahui kenyataanya" baekhyun dengan cengiran bodohnya merangkul pundak dio dan melanjutkan perjalanan mereka ke toko buku

"dan pada akhirnya kau tetap akan membocorkan hal itu pada kai kan -_-"

"tentu saja tidak, kau bisa percaya padaku, aku tidak akan mengatakan hal itu pada kai, jadi kau tenang saja arra?" baekhyun berjalan dengan perasaan senang dihatinya

Kai malah sudah mengetahui nya sejak awal, maafkan aku eonni ku sayang, huehehehe:v

-I dont know-

"huhhhh melahkan sekali, apa nanti kita akan pulang seperti tadi? Kaki ku sudah tidak kuat berjalan lagi" baekhyun dan dio kini sudah sampai di toko buku, baekhyun meminta dio untuk berhenti sejenak karna baekhyun merasa kaki nya akan terlepas karena perjalan ke toko buku

"kau berlebihan baek, ini tidak sejauh berjalan ke sekolah kita, cepatlah, ini sudah malam, aku takut jika harus pulang terlalu larut"

"arraso arrasoo" baekhyun segera berdiri dari duduknya, ia memukul mukul pelan pahanya yang terasa sedikit pegal karena terus berjalan, ia mengedarkan pandangannya mengamati buku buku yang ada di depan matanya dan mengamati beberapa orang yang sedang berada di dalam toko buku tersebut

"hmmm dimana aku harus mencari buku itu" baekhyun bergumam, ia tidak yakin jika buku yang ia cari ada disini, masalahnya adalah..

Baekhyun lupa buku apa yang harus ia beli sekarang

"ahh kenapa aku bodoh sekali, kenapa aku melupakannya, bagaimana ini, bagaimana jika dio mengetahui nya.. argh aku akan mati" baekhyun menggerutu merutuki kebodohannya, dio yang sedari tadi hanya berdiri disamping baekhyun merasa bingung, kenapa baekhyun belum mencari buku yang akan di belinya?

"baek? Kenapa kau masi diam? Cepatlah aku ingin segera pulang"

"a aku tau, sebentar aku hanya ingin meluruskan kaki ku, kaki ku pegal sekali"

Berpikir berpikirr... akh aku benar benar melupakannya T^T

Baekhyun kembali mengedarkan pandangannya berharap ia akan teringat sesuatu tentang buku yang harus dibelinya, matanya berhenti pada seseorang yang tegah berdiri tidak jauh dari nya, orang itu terlihat sedang melihat lihat buku yang ada didepannya

"eo... bukannya itu... luhan eonni?"

Meanwhile, at chanyeol house

Suara benturan sendok dan garpu terdengar dimeja makan itu, disana terdapat beberapa orang yang sedang menikmati makan malamnya dengan tenang namun tidak dengan satu pria disana yang terlihat tidak bernafsu dengan makan malamnya

"ekhmm, sayang dimana luhan?"

Chanyeol yang sedari tadi hanya menunduk dan memainkan makan malamnya, menghentikan tangannya yang sedari tadi hanya mengaduk ngadukkan makan malamnya, ia menajamkan pendengarannya kurasa ini mengenai nasib masa depannya

"aku juga tidak tau, luhan bilang tadi ia akan kemari duluan dan aku hanya meng iyakannya, tapi kurasa ia pulang lagi"

"eyyy anak itu"

"te tenang lah hyung.. mungkin luhan tidak tau jalan kesini dan mungkin ia sudah kembali ke rumah"

"telfon dia"

Wanita yang duduk disamping pria yang chanyeol ketahui mereka akan menjadi calon mertuanya kemudian mengeluarkan ponsel nya dan berusaha menghubungi seseorang, tak lama kemudian chanyeol bisa melihat wanita itu menggelengkan kepalanya pelan

"tidak diangkat"

"aishh benar benar, harus ku apakan anak nakal itu"

"tidak apa apa kris hyung, mungkin luhan hanya lelah, kurasa luhan sudah berada di rumah sekarang"

"iya sayang luhan memang seperti itu, mungkin ia memang tidak tau jalan kesini sebelum akhirnya luhan memutuskan untuk kembali ke rumah"

"tapi tao, luhan tidak boleh seperti ini, sampai kapan ia akan bertingkah seperti anak kecil?"

Chanyeol kembali menundukan kepalanya, sebuah smirk terukir di wajah tampan nya

Hah kau pintar juga xi luhan, kerja bagus.. kuharap kau bisa membatalkan perjodohan sialan ini

"sudahlah hyung, tidak apa apa lagi pula kita bisa bertemu lagi kapan kapan, kajja kita lanjutkan makan malamnya"

Suho akhirnya menengahi perdebatan kris dan istrinya tao, suho tau kris ini memang sedikit pemarah dan tidak sabaran dalam hal tertentu, contoh nya saja dalam hal perjodohan ini

"jadi chanyeol, kapan kau akan sidang skripsi mu?" itu kris, ia bertanya kepada chanyeol mengenai kuliahnya, ahh chanyeol sudah bisa menebaknya, pasti mengenai rencana pernikahan bodoh itu

"dua semester lagi paman"

Chanyeol dengan malas menjawab pertanyaan kris, jika kris bukan sahabat dekat ayah nya dan jika kris bukan rekan kerja ayahnya chanyeol bersumpah ia tidak akan menerima perjodohan ini, namun ayah nya selalu bilang bahwa cepat atau lambat chanyeol pasti akan menikah dan akan lebih baik jika chanyeol memiliki calon istri yang baik dan baik juga untuk masa depan bisinis ayahnya, chanyeol bukan anak bodoh yang tidak mengetahui tentang hal itu, ia tahu pasti alasan sebenar nya perjodohan ini, inilah yang dinamakan dengan tak tik dalam dunia bisinis, dan apa yang bisa chanyeol lakukan? Menolaknya? Ia sudah melakukannya berkali kali namun menghasilkan hasil yang sama, dan apa pembelaan yang bisa chanyeol ajukan? Mengatakan pada ayahnya ia sudah memiliki kekasih? Lalu dimana kekasihnya? Chanyeol bisa dengan mudah melakukan kebohongan itu, namun ia tahu dengan hasil yang akan ia dapat jika melakukan kebohongan itu

Ada dua kemungkinan,pertama, ayah chanyeol akan membantahnya dan perjodohan akan tetap berlanjut atau yang kedua ayah chanyeol akan mengijinkann chanyeol menikah dengan kekasih palsu nya. Dan keduanya adalah hasil yang sangat memuakkan.

"benarkah? Hmm kurasa pada saat itu luhan sudah memulai kuliahnya, itu tidak masalah lagi pula menikah sambil kuliah tidak ada yang melarang kan? Hahahahaha" kris menyenggol pelan lengan suho dan mereka tertawa bersama. Satu lagi yang chanyeol tidak suka dari perjodohan ini, apa kris akan menjadi mertuanya? Kau tidak salah? Kris? Ayolah chanyeol tidak bisa menerimanya, chanyeol rasa kris masih terlalu muda untuk memiliki seorang menantu, umur kris dan ayah nya hanya berbeda beberapa tahun, dan chanyeol rasa kris itu sering bertingkah konyol dan ia pikir itu sangat memalukan! Dan satu lagi, saat chanyeol mengetahui ia dijodohkakn dengan luhan, chanyeol sempat menanyakan dimana sekolah luhan, dan jawaban yang paling mengerikan yang pernah chanyeol dengar adalah luhan satu sekolah dengan dio dan sialnya lagi, baekhyun pindah kesekolah yang sama dengan dio, dan chanyeol bersumpah ia menyerah dengan keadaan yang ia hadapi sekarang. Chanyeol bilang pada luhan agar ia merahasiakan ini dari dio, chanyeol ingin dio tidak mengetahui tentang ini dan yang lebih penting adalah, chanyeol berpesan pada luhan agar baekhyun tidak pernah mengetahui tentang perjodohan ia dan luhan.

Back to bookstore

"kau ini bicara pada siapa baek?" dio bingung karena ia seperti mendengar baekhyun mengucapkan nama seseorang

"bukanya itu luhan eonni?" baekhyun menunjuk seseorang, dio mengikuti arah yang baekhyun tunjukan, ia diam sejenak memperhatikan orang yang baekhyun sebut itu adalah luhan

"ohh kau benar, sedang apa luhan disini?" dio kini yakin bahwa itu adalah luhan, tapi apa yang ia lakukan disini? Apa ia mencari sebuah buku juga?

"ayo kita kesana" tanpa persetejuan dio baekhyun menarik lengan dio dan berjalan menghampiri luhan

"yakk kau ini mau apa? Jangan berbuat hal yang memalukan! Memangnya kau menegenal luhan?-_-" belum sempat dio melayang kan sebuah protes untuk yang kedua kalinya, baekhyun dan dio kini sudah berada di depan luhan

"annyeonghaseyo eonni^^" baehkyun dengan percaya dirinya menyapa luhan, ia menundukan sedikit kepalanya saat menyapa luhan. Luhan yang merasa namanya di sebut menolehkan kepalanya dan ia kaget mendapati dua orang yang tengah berdiri di depannya, luhan mengenali salah satu dari orang yang ada di depannya, itu dio teman seangkatan nya disekolah namun berbeda kelas dengannya dan satu lagi...

"namaku byun baekhyun, aku sekelas dengan sehun, aku bahkan sebangku dengannya" baekhyun memamerkan senyum manis nya dan dio hanya menunduk dan memukul pelan jidatnya, kenapa baekhyun selalu berbuat hal yang memalukan?

"ahh halo baekhyun, senang bertemu dengan mu" sebenarnya luhan sedikit bingung harus menjawab seperti apa, luhan bahkan tidak mengenal baekhyun, tapi baekhyun bilang ia teman sekelas sehun dan baekhyun sebnagku dengan sehun, tunggu... baekhyun? Luhan seperti teringat seseorang saat mendengar nama baekhyun

"jangan sampai dio mengetahui tentang perjodohan ini, kau satu sekolah dengan dio kan? Dan yang paling penting adalah, jangan sampai baekhyun mengetahui ini atau kau dalam masalah"

Ahh benar, chanyeol. Ia teringat chanyeol saat mendengar nama baekhyun, jadi ini baekhyun yang dimakasud chanyeol? Kenapa chanyeol tidak ingin baekhyun mengetahui tentang perjodohannya?

"eonni sedang apa disini? Apa eonni akan membeli buku juga?" luhan tersadar dari lamunan nya, ia segera menggelengkan kepalanya

"aniyo, aku hanya mengantar sehun kesini, ia bilang ia harus membeli buku pelajaran untuk besok, ahh bukannya baekhyun sekelas dengan sehun? Apa baekhyun juga akan membeli buku yang sama seperti sehun?"

"ndeee!" baekhyun menganggukan kepalanya cepat,

"jadi eonni kesini bersama sehun? Dimana sehun?" baekhyun bertanya dengan antusias ia merasa lega karena bertemu dengan luhan disini, ditambah lagi luhan ternyata kemari untuk mengantar sehun yang akan membeli buku yang sama dengan nya, dengan begitu bakhyun dapat menanyakan buku nya dan dio tidak akan membunuh nya/?:v

"kurasa sehun tadi pergi kearah sa.."

"noona?" luhan membalikan badannya, dibelakangnya tengah berdiri sehun dengan sebuah keresek di tangannya, kelihatannya sehun sudah menemukan buku yang dicarinya

"ahh ini dia" luhan kemudian menarik lengan sehun dan menyuruhnya untuk berdiri disebelah dirinya, sehun bisa melihat wajah yang tidak asing baginya sekarang

"haiii" baekhyun menyapa sehun dengan cengiran lebarnya:v

"sedang apa kau disini?" seperti biasa, sehun hanya menjawabnya dengan dingin dan tanpa ekspresi/?

"membeli buku yang sama denganmu" baekhyun menjwabnya dengan cengiran yang tak lepas dari wajahnya

"kalau begitu kau tinggal membelinya dan pulang"

"eyy kenapa kau dingin sekali? Bantu aku menemukannya" baekhyun mengedip ngedipkan matanya lucu, ia meraih pergelangan tangan sehun dan mengajaknya pergi dari sana,

"eonni aku pinjam sehun sebentar, aku janji tidak aka lama, dan dio, tunggu sebentar jangan meninggalkan kuu" baekhyun memamerkan cengirannya pada luhan sebelum akhirnya ia pergi bersama sehun untuk membeli buku yang ia cari

"ehmm, maafkan aku, baekhyun memang seperti itu, ia sedikit tidak sopan, hehe" dio memulai obrolannya bersama luhan, agak canggung juga sebebnar nya mengingat dio dan luhan tidak terlalu dekat, mereka bahkan jarang bertemu di sekolah

"tidak apa apa, kurasa baekhyun orang yang menyenangkan, kau kesini untuk membeli buku juga dio?"

"tidak, aku hanya mengantar baekhyun, anak itu memang menyusahkan jika tidak karna besok ia harus membawa bukunya aku tidak mau mengantarnya"

"ahaha kau ini baik sekali, apa kalian tinggal berdekatan?"

"aniyo, kami tinggal serumah, ia adik ku"

"m mwoo? Baekhyun adikmu?" luhan terlihat tidak percaya saat dio mengatakan bahwa baekhyun adalah adiknya

"ya begitulah hehe aku tau pasti kau tidak akan mempercayai nya" luhan berpikir sejenak, ia tidak tahu jika dio mempunyai adik dana adik nya adalah baekhyun, chanyeol pun tidak pernah mengatakannya, chanyeol hanaya bilang kalau dio itu adalah sepupunya maka dari itu chanyeol ingin merahasiakan perjodohan ini dari dio, tapi saat luhan mengetahui bahwa baekhyun adalah adik dio maka, baekhyun adalah.. sepupu chanyeol?

"aku kembaliii" baekhyun dan sehun akhirnya kembali, terlihat sebuah senyuman mengembang di wajah baekhyun

"kenapa kau lama sekali? Kau sudah menemukan bukunya?"

"ngg" baekhyun hanya mengangguk anggukan kepalanya

"kalau begitu ayo kita pulang, aku tidak ingin eomma menghawatirkan kita"

"arrasoo cerewet sekali u,u eonni kami akan pulang duluan sekarang, senang sekali bisa bertemu dengan mu disini dan senang sekali bisa mengenalmu hehe, ohh sampai jumpa besok disekolah sehun ah"

"lu akan pulang duluan, hati hati lah kalian dijalan, kami permisi" dio kemudian menundukan sedikit kepalanya dan akan bergegas untuk pulang

"kalian benar benar terlihat serasi*-*" baekhyun mengangkat jempolnya dan dio dengan malas menarik lengan baekhyun agar mereka segera keluar dai sana dan segera pulang

"ahahaha terimakasih baekhyun ah, hati hati di jalan~" luhan melambai lambai kan tangannya hingga akhirnya baekhyun dan dio keluar dari toko buku dan mereka sudah tak terlihat lagi

"dasar bocah" luhan menolehkan kepalanya kesamping, ia menatap sehun yang sedang berdiri di sampingnya sedari tadi

"siapa yang mangatakan bocah dan dirinya adalah bocah?" luhan menyenggol pelan lengan sehun dan sehun hanya memutar bola matanya malas

"jangan seperti itu pada teman mu sendiri, kurasa baekhyun seorang yang menyenangkan, aigoo ku kira kau tidak memiliki teman di kelas kkk" luhan menggoda sehun dan sehun hanya tersenyum kecil saaat mendengarnya

"kajja kita juga harus pulang, ini sudah malam" luhan pun berjalan mendahului sehun dan sehun menyusul luhan dari belakang dan merangkulkan tangannya pada pundak luhan

"hey tunggu aku lu" luhan pun melingkarkan tangannya pada pinggang sehun dan mereka berjalan bersama keluar dari toko buku dan bergegas untuk pulang sebelum larut malam.

-I dont know-

"selamat pagi~" baekhyun meletakkan tas nya dan duduk di kursinya

"pagi" jawaban singkat lah yang baekhyun dapat saat menyapa teman sebangku nya itu

"eyy u,u ekhmm jadi siapa yang semalam berkencan?" baekhyun bertanya sembari menaik turunkan alisnya bermaksud menggoda sehun

"hmm, kau dan dio noona"

"-_- bukan aku, tapi kauu u,u"

"semalam aku tidak berkencan dengan siapa siapa"

"jangan berbohong atau luhan eonni akan menghilang/? Jelas jelas semalam kau berkencan dengan nya, apa kalian pacaran?"

"luhan noona bukan kekasihku"

"lalu kalian hanya berkencan?"

"kami tidak berkencan"

"kalian benar benar terlihat serasi jika bersama sama"

"terserah kau saja"

"ishh menyebalkan u,u"

Sorenya..

Pukul tiga tepat baekhyun keluar dari kelasnya, ia berjalan menuju ke gerbang dan bergegas pulang, hahh menyebalkan sekali saat harus pulang sendiri seperti sekarang pikir baekhyun, namun langkahny terhenti saat ia melihat sebuah motor terparkir di depan gerbang sekolah nya dengan seseorang yang sedang menumpanginya dan orang itu terlihat sedang memainkan ponsel nya

"chanyeol?" baekhyun tidak yakin dengan yang dilihatnya, ia kemudian menghampiri orang itu

"chanyeol" ternyata benar orang ini adalah chanyeol

"astaga baek.. kenapa kau lama sekali? Aku sudah menunggu mu selama setengah jam disini, dan kenapa kau tidak membalas pesanku?"

"eo, kau sengaja datang kesini? Ponsel ku mati" baekhyun menjawab dengan wajah innocent nya

"kau pikir untuk apa aku kesini? Aku menunggu mu sedari tadi"

"aku tauu, kau tidak usah mengulangnya u,u ada apa kau kemari? Kau mencari dio?"

"tidak, kau bilang akan membeli buku? Aku kesini untuk mengantar mu"

"ahh buku itu..."

Chanyeol menanti jawaban baekhyun, ia menatap baekhyun serius

"aku sudah membelinya kemarin, kau tidak usah mengantarku, pulanglah"

"apa? Kau sudah membelinya? Dengan siapa? Heyy kau mengusirku?"

"sudah kubilang kemarin aku harus segera membelinya, makanya aku meminta dio untuk mengantarku, dan ya aku memang mengusirmu, pulang sana hush hushhh u,u" baekhyun mengibas ngibaskan tangan nya berlaku seperti mengusir anak ayam/?:v

"heyy aku kan tidak tau, lagi pula aku sudah memberitau mu sesuatu terjadi di rumah ku dan ayah mu melarangku keluar rumah"

"lalu apa yang harus aku lakukan?"

"kau marah?"

"tidak"

"mana dio?"

"dio ada kelas tambahan, katanya sebentar lagi ujian negara"

"jadi kau pulang sendiri?"

"hmm"

"mau ku antar?"

"shireo" baekhyun mempoutkan bibirnya

"bagaimana dengan ice cream gratis?" chanyeol segera mengambil helm dan memakai kan nya pada baekhyun

"dua ice cream gratis" baekhyun hanya diam dan masih mempoutkan bibirnya

"satu ice cream dan semangkuk spagetthi?" chanyeol hanya tersenyum kecil melihat tingkah laku baekhyun yang seperti anak kecil, kenapa baekhyun sangat menggemaskan?

"setuju dan sebotol susu coklat" baekhyun kini mengembungkan pipi nya, chanyeol tau baekhyun sedang merajuk dan chanyeol tau alasan kenapa baekhyun merajuk seperti ini

"tidak ada tambahan nyonya byun, satu ice cream gratis dan semangkuk spaghetti, kajja naiklah" chanyeol menarik pelan hidung baekhyun, sungguh baekhyun sangat menggemaskan di mata chanyeol meski terkadang baekhyun bersikap ke kanakan chanyeol tetap menyukai nya dan hal itu lah yang membuatnya semakin gemas pada baekhyun

"ishh kau menghancurkan hidungku" baekhyun mengusap ngusap hidungnya kemudian ia menaiki motor chanyeol dan memeluk perut chanyeol

"hahaha aku tidak mematahkan hidung mu baek, kau berlebihan" chanyeol menghidupkan motornya kemudian ia melajukan motor nya ke sebuah tempat makan yang sudah menjadi langganan nya.

Chanyeol dan baekhyun kini tengah berada di cafe tempat biasa chanyeol, baekhyun telah menghabiskan spaghetti nya dan ia kini sedang menjilati ice cream cone nya, ia memperhatikan chanyeol yang sedang memakan spaghetti nya

"kau hanya belum mengetahuinya baek, chanyeol itu tampan, dia juga terkenal di kampusnya, mana mungkin ia tidak memiliki kekasih"

Perkataan dio mengenai chanyeol tiba tiba terlintas di pikirannya, baekhyun menjadi penasaran tentang itu, apa chanyeol benar benar memiliki kekasih? Baekhyun menghentikan kegiatannya menjilati ice cream, ia terus memperhatikan chanyeol hingga akhirnya..

"chanyeol?" baekhyun tidak bisa menahannya, ia sangat penasaran tentang hal itu

"ada apa baek?" chanyeol menelan spaghetti nya dan menatap baekhyun yang duduk dihadapannya

"emm tidak jadi, lanjutkan saja makan nya" baekhyun tiba tiba gugup saat chanyeol menatapnya, baekhyun mengalihkan pandangannya dan kembali menjilati ice cream nya, sedangkan chanyeol tidak memikir kan nya dan kembali memakan spaghetti nya.

"ahh aku kenyangg" chanyeol menyandarkan punggung nya pada sandaran kursi, spaghetti nya telah habis dan baekhyun masih dengan kegiatan sebelumnya, memperhatikan chanyeol. Chanyeol yang merasa aneh dengan tatapan baekhyun akhir nya segera mengintrupsi baekhyun

"baek? Kau ini sedang melamun atau memandangi ku?"

"hah? Aniyo tidak keduanya" baekhyun salah tingkah karenanya, kali ini baekhyun benar benar penasaran dengan perkataan dio mengenai chanyeol mempunyai kekasih atau tidak

"apa ada sesuatu? Katakan padaku baek" chanyeol menjadi penasaran dengan tingah laku baekhyun, chanyeol mencondongkan badannya dan menumpukan kedua tangannya pada meja,

"hmm aku hanya penasaran"

"tentang?"

"mmm semalam dio bilang padaku kau tidak bisa mengantarku membeli buku karna kau sibuk atau karna kau mempunyai urusan dengan kekasihmu" chanyeol mengerutkan halis nya saat mendengar itu

"ahh jadi karna itu? Lalu dimana letak masalahnya? Kau penasaran aku memiliki kekasih atau tidak, itu maksud mu?"

"nggg" baekhyun menganggukan kepalanya

"apa kau cemburu?" chanyeol malah menaikan sebelah halisnya

"cemburu? Hahaha untuk apa aku cemburu? Lagipula itu kan urusan mu, sudah kubilang aku hanya penasaran" baekhyun berusaha membuat dirinya terlihat biasa saja namun nyatanya baekhyun kini s edang menahan nafas nya mati matian, ia merasa was was dengan apa yang akan chanyeol katakan sebagi jawaban atas pertanyaan nya.

"hahaha, kau terlihat gugup baek" chanyeol kembali menyandarkan punggung nya pada senderan kursi, ia melipatkan kedua tagannya di dada

"aku tidak mempunyai nya, aku tidak tertarik dengan hal hal seperti itu" chanyeol menjawab nya dengan santai. Baekhyun menghembuskan nafas beratnya

Hufftttt chanyeol tidak memiliki pacar tapi tunggu.. tidak tertarik dengan hal hal seperti itu? Apa maksudnya? Apa itu maksudnya tidak ada kesempatan untuk ku? Tunggu... apa?

-I dont know-

"kencan mu menyenangkan?"

"ish kau ini, kencan apa nya" baekhyun menjawab nya dengan mengulum sebuah senyuman di wajah nya

"tsk tsk tsk, lihatlah wajah mu, kau bahkan tidak bisa menyembunyikan nya"

"apa itu terlihat jelas?" baekhyun bertanya dengan nada khawatir

"sangat jelas karena kau bodoh dan tidak dapat menutupinya" dio menjawabnya ketus, ia merapihkan buku nya untuk pelajaran sekolah nya besok

"ahh lalu bagaimana dengan chanyeol? Apa dia dapat melihatnya juga?" baekhyun menangkupkan kedua tangan ke pipinya, ia bisa merasakan pipinya memanas tiap membahas sesuatu mengenai chanyeol

"kurasa chanyeol tidak menyadari nya, karna kalian sama sama bodoh"

"ishh berhentilah mengatakan itu, aku ini pintar tauu, lagipula darimana kau tau aku pulang bersama chanyeol?"

"karna saat disekolah tadi chanyeol mengirim ku pesan, ia menanyakan mu dan menanyakan kenapa kau tidak membalas pesannya"

"jadi chanyeol menghubungi mu? Kalau begitu kenapa tadi ia menanyakan mu jika sebelumnya ia sudah mengetahui nya lebih awal -_-" baekhyun kemudian menjatuhkan diri ke kasurnya, ia merentangkan tangannya dan memandang langit langit kamarnya

"hahhhh bagaimana jika eomma tau tentang ini?"

"apa maksudmu? Kau ingin memberitahu eomma kalau sebenarnya kau menyukai chanyeol? Kau ini gila? Tentu saja eomma akan memarahi mu, kalian ini bersepupu... yah maksudku begitulah"

"hnn kau benar, kita bersepupu..." baekhyun memandang kosong langit langit kamarnya,

Apa benar seperti ini? Baekhyun memang sepupu chanyeol, tapi baekhyun juga bukan sepupu chanyeol, lalu apa yang harus ia lakukan? Apa yang harus ia pilih?

Keluarga nya atau, cinta nya?

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Beressss:vv lama kah/? Mian lama apdet nya u,u biku agak sibuk sekarang/? Mian ne u,u

Jadiiiii... gimana? Masih ada yang mantengin kah? Hmm biku jadi bingung:v pada ngerti ga? Apaya:v biku mau ngomong tapi lupa *rotfl*rotfl*rotfl*

Oh iya biku mau bilang gini, pasti itu banyak typo, biku udah edit ko tapi pasti masih banyak typo yg bergentayangan/? Biku paling males sebenernya kalo mesti edit2 /? Terus biku paling gakuat kalo disuruh buat ngetik banyak/? Ini aja chap7 word nya Cuma 4k an banyak ga sih segitu/? *rotfl* jadi kalo ada yang minta panjangin ceritanya, insyaalloh ya kalo biku kuat/? Awokoko nahh dan ini juga berpengaruh sama yang minta di banyakin chanbaek moment nya, biku disini itu sambil mulai masuk masuk in konflik nya jadi otomatis moment chanbaek nya itu cuman kebagian dikit/? Tambah biku nya yang gakuat ngetik banyak banyak, perih mata wkwkwkwwk kecuali ada yang bersedia ngetikin wkwkwkw gadeng:v tapi ntar insyaalloh biku panjangin sama biku banyakin moment chanbek nya tapi harus dalam waktu luang/? Wkwkwk makasih yang masih suka mantengin ini ff yang udah nungguin ff ini sama yang udah baca ff ini, biku terhura:") mian gabisa cepet2 apdet tapi biku janjiin ff ini bakalan end kok dan biku gaakan nganggurin ff ini sambil berbulan bulan, paling diangguran setaun:v /dibacok/ mhahahahaha xD okedee itu doang,

Biku pengen kalian ngasih feedback buat ff ini, biku seneng banget baca review kalian, jujur dengan baca review itu semangat buat ngetik itu langsung menggebu gebu/? Wkwkwkwkw jadi yaa makasih buat yg udah review jeongmal gumawooo:** yang belom ayok di review biku tunggu neee, salanghaeee~~ 3

Dan ini blsan review nya, jangan lupa review lagi nee muahh:*

Baekkiechuu

Iya nohh si kai suka sama dio, dio nya juga suka cuman dio masih jaga imej sam masih gengsian padahal mah pen buru buru itu teh *buru buru apaan* wkwkwkw dio lucu kaya biku yaa chanyeol mah sukanya sama biku bukan sama baekhyun/? *di gorok baekhyun* wkwk iya mereka sama sama saling suka disini huehehe udah apdet ya sayy:*

ChanHunBaek

Chan dijodohin sama biku:") wkwkw iya tuh ketauan chan dijodohinnya sama siapa wkwkw udah apdet ayy, makasih udah suka

Chanshin08

Asikk biku dibilang keren/? Wkwkwk makasih yang:* tar biku banyakin deh yaa, ini masih belibet sama konflik yang akan datang/? Makasih udah nyimak, udah apdet neee

Yousee

Okeee tar biku banyakin sebanyak air laut/? Wkwkw makasuh chingu hwaitinggg'3')9

ABC-HS

Wkwwk ketauan malu maluin/no:v huehehe udah telat chan udah mau ditarik kawin sama biku /apaan wkwkwwk, iya dong kaibaek kan cuma bestprend doang gaada anu anu nya/? Mhahaha karna konflik nya bukan disana, just wait/smirk/:v

Udah kelar kak, hasil nya gituu, karna tiap sesuatu itu ada yang baik dan ada yang buruk jadi yhaaa begitulah/?:') gapapa ay udah review juga seneng banget ko

Boleh boleh jadi ginii, biku itu line 97, masih muda ko masih muda:" taun ini biku baru masuk kuliah jadi masih tingkat1, kalo unniv nya mah ada lah di sekitaran kota *teetttt* wkwkwkw okelah biku juga mau bobo udah jam 2lebih:v bhayyyy:3

Jangan lupa review lagi neee mumumumu:3

-Biku-