I dont know

Summary:

Apakah aku tidak bisa mengingatnya? Bahkan jika aku mencobanya sampai mati?

Maafkan aku daddy aku tidak mengenalimu, dan maafkan aku eomma aku bahkan tidak bisa mengingat wajahmu

Tapi ini sungguh menyiksaku, apa tidak ada jalan lain? Aku mencintainya eomma, sangat..

Aku mencintaimu..

Park Chanyeol.

Rated: T

Cast:

Byun Baekhyun

Park Chanyeol

Do Kyungsoo

And all member EXO

Disclaimer :

Ini hanya sebuah fanfic yang diciptakan dari imajinasi author, selebihnya exo tetaplah exo/? Mereka makhluk tuhan yang ditipkan kepada orang tuanya masing masing, fanfic ini murni hasil karya dan imajinasi saya, jadi jika da kesamaan cerita itu mungkin ketidaksengajaan atau mungkin itu jodoh/?

SOO DONT COPAS, DONT READ IF YOU DONT LIKE IT ^^

EXO GS

Genre: family, drama, complicated, romance inside

Check this out

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

"hahhhh bagaimana jika eomma tau tentang ini?"

"apa maksudmu? Kau ingin memberitahu eomma kalau sebenarnya kau menyukai chanyeol? Kau ini gila? Tentu saja eomma akan memarahi mu, kalian ini bersepupu... yah maksudku begitulah"

"hnn kau benar, kita bersepupu..." baekhyun memandang kosong langit langit kamarnya,

Apa benar seperti ini? Baekhyun memang sepupu chanyeol, tapi baekhyun juga bukan sepupu chanyeol, lalu apa yang harus ia lakukan? Apa yang harus ia pilih?

Keluarga nya atau, cinta nya?

Chap8 start!

"aku pulangggg~" baekhyun memasuki rumah nya dan melepaskan sepatunya, ia segera menuju ke dapur tempat dimana seseorang yang sangat ia sayangi yang baekhyun ketahui sedang memasak.

Cup

"eomma, aku pulang" baekhyun mengecup pipi sang eomma dan memeluknya dari belakang, baekhyun dapat merasakan tubuh eomma nya sedikit terhentak karena perbuatan baekhyun yang tiba tiba

"aigoo kau mengagetkan ku sayang, kenapa pulang sore sekali hmm?" eomma baekhyun mengulurkan tangannya ke belakang dan mengelus pipi baekhyun lembut

"tadi aku ingin menunggu dio eomma, awalnya aku ingin pulang bersamanya, tapi pelajaran tambahannya sungguh lama dan disana aku tidak ada teman dan bosan yaudah aku pulang duluan u,u" baekhyun memajukan bibir bawahnya saat menceritakan cerita pulang sekolahnya pada eommanya:v

"aigoo, jadi anak eomma pulang sendiri hmm?" eomma baekhyun masih dengan setia mengelus pipi baekhyun sambil mengaduk soup nya

"nnn u,u" baekhyun hanya mengangguk anggukan kepalanya dan menatap soup yang sedang dipasak oleh eomma nya.

"kenapa tidak meminta chanyeol untuk menjemput mu hmm?"

Baekhyun terdiam sesaat...

"aniyo.. kurasa itu terlalu merepotkan, lagipula kurasa chanyeol sedang sibuk aku tidak ingin merepotkannya" baekhyun mengeratkan pelukan pada eommanya "mmmm harum sekali, kurasa aku akan makan banyak malam ini~" baekhyun kembali mengecup pipi eommanya

"kkk aigoo, apa kau lapar sekali hmm?"

"neee! Sangat lapar lapar sekaliiii~~" baekhyun menjawab nya dengan semangat sembari menggerakan badan eommanya ke kiri dan ke kanan

"kkk kau sangat menggemaskan sekali" eomma baekhyun melepaskan tangan baekhyun yang sedari tadi memeluknya, kemudian ia membalikkan badannya menghadap baekhyun

"jjaa, kalau begitu anak eomma harus mandi dulu kemudian kita akan malam bersama, arra?" eomma baekhyun mencubit hidung baekhyun gemas

"siap bosss" baekhyun menghormatkan tangannya kemudian ia segara berlari ke kamar nya dan segera membersihkan tubuhnya

-I dont know-

Kini baekhyun, dio, chanyeol dan juga eomma nya sedang berada di meja makan, mereka sedang makan malam bersama, dio pulang bersama chanyeol saat baekhyun sedang mandi tadi dan eomma dio menyuruh chanyeol agar tidak langsung pulang dan agar ikut makan malam bersama di rumah nya.

Tunggu.. kenapa dio pulang bersama chanyeol?

"kenapa kau pulang bersama chanyeol sayang?" eomma dio menanyakannya saat mereka sedang memakan makan malam mereka

"karna kupikir baekhyun masih menunggu ku, tapi saat aku keluar kelas anak ini sudah tidak ada, dia pulang tanpa memberitahuku dan saat itu sudah gelap eomma, yasudah aku menelpon chanyeol agar menjemputku dan mengantarku pulang" dio menunjukan sendoknya kedepan wajah baekhyun dan menatapnya kesal, ia kesal, kenapa baekhyun meninggalkannya begitu saja?

Baekhyun menepis sendok yang berada di depan wajahnya dengan sendok yang dipegangnya

"ishh, ponsel ku mati tauu, lagipula yang mengajar dikelas mu tadi itu choi saem, aku belum mengerjakan pr ku, dan aku takut jika aku harus meminta ijin padanya untuk memanggilmu agar keluar kelas, bagaimana jika choi saem menagih pr ku dan bagaimana jika aku mendapat hukuman karna aku belum mengerjakannya? Kau akan bertanggung jawab eoo?" baekhyun memberikan pembelaan dirinya agar tidak kena sebrot dari dio

"huhh alasan, lagipula itu salah mu sendiri, jangan menggunakan alasan itu sebagai pembelaan diri baek, karna itu bukan urusanku"

"sudahlah, tidak perlu bertengkar, eomma rasa baekhyun juga mendapatkan balasannya, ia pulang sendiri tadi"

"kau pulang sendiri baek?" chanyeol segera menanyakannya saat mendengar pernyataan dari bibi nya

"hmm, aku pulang naik bus tadi" baekhyun menatap chanyeol sesaat kemudian kembali melanjutkan makan malamnya

"kenapa kau tidak menelponku? Aku bisa menjemputmu jika kau memintaku"

"baekhyun bilang tidak ingin merepotkan mu sayang, lagi pula baekhyun pikir kau mempunyai urusan lain saat itu" kini eomma baekhyun yang menjawabnya

"pftttt... hahahahaha merepotkan? Apa aku tidak salah dengar? Kapan seorang byun baekhyun peduli terhadap sesuatu seperti itu?" dio tertawa saat mendengar penjelasan eomma nya,dan baekhyun hanya menundukan kepalnya dan mengercutkan bibirnya, mana mungkin baekhyun memiliki pemikiran seperti itu, baekhyun akan tetap meminta seseorang untuk memenuhi keinginannya takpeduli meski orang yang dimimtai tolong oleh nya menolaknya karena sibuk atau apapun itu

"ishh diam kauu u,u" baekhyun menganggkat sendok nya hendak memukul dio, ia melirik ke arah chanyeol sebentar kemudian ia menundukan kepalanya dan kembali fokus dengan makan malamnya, sementara chanyeol hanya memperhatikan baekhyun dan menatapnya dengan tatapan heran, kenapa baekhyun aneh sekali hari ini?

Setelah makan malam, chanyeol segera berpamitan untuk pulang, kini baekhyun berada di kamar dio, ia memperhatikan dio yang sedang serius membaca buku pelajaranya

"sampai kapan kau akan mengikuti kelas tambahan mu itu?" baekhyun menaiki kasur dio, ia menengkurapkan badannya dan menopangkan kedua tangannya di dagu nya

"hmm kurasa sampai tiga bulan kedepan, wae?" dio menjawab tanpa melihat wajah baekhyun, ia masih sibuk dengan buku pelajaran yang ada di atas meja belajarnya

"JINJJJAAA?" baekhyun menegakkan badannya, ia tidak percaya dengan hal yang dio ucapkan tadi

"ahhh kenapa lama sekaliii? Lalu bagaimana denganku? Kau akan membiarkan ku pulang sendirian di sore hari eoo?"

Dio hanya mengangkat bahunya tak peduli

"ishhh" baekhyun menggulingkan badannya, kini ia telentang dan memandangi langit langit kamar dio. Dio membalikan kusri nya dan memandang baekhyun

"bukanya sebelum kau pindah ke sekolah ku kau sering pulang sendiri?"

"tapi kan sekolah lama ku tidak pernah pulang sampai sore, hanya sampai jam2 siang"

"kalau begitu kau bisa saja meminta chanyeol untuk menjemputmu setiap hari, kurasa chanyeol tidak akan keberatan dengan itu"

Hening... baekhyun tidak menjawabnya, ia hanya menatap langit langit kamar dio, seperti sedang memikirkan sesuatu

"baek?"

"aku.. tidak mau"

"apa? Apa yang kau katakan baek?" dio tidak bisa mendengar dengan jelas apa yang baekhyun katakan tadi

"aku tidak mau dijemput chanyeol saat pulang sekolah"

"kenapa? Apa kau takut merepotkannya?" dio bertanya disertai nada yang mengejek, ia benar benar tidak percaya jika baekhyun mengatakan alasan seperti itu

"ishh aku serius tauu, aku tidak mau jika setiap hari harus dijemput oleh chanyeol"

"kenapa?"

Aku tidak ingin bertemu dengannya setiap hari, aku tidak ingin semakin dekat dengannya..

"aku tidak tau" jawabnya pada akhir

"yaa kau ini kenapa eoh? Kenapa kau tiba tiba menjadi aneh? Jangan bertingkah aneh baek, kau akan semakin terlihat aneh"

"-3- kau lanjutkan belajar mu saja sanaaa, aku mau tidur!" baekhyun kemudian memeluk guling dio dan meringkuk kan badannya, ia pun segera memejamkan matanya

"yakk, tidur dikamar mu saja sanaa!" dio melempari kepala baekhyun dengan penghapus/?:v

"shireoo" baekhyun tetap pada posisi nya dan segera menuju alam mimpinya

"dasar menyebalkan -_-" dio kembali membalikkan kursinya kembali menghadap meja belajarnya dan melanjutkan acara membacanya dan membiarkan baekhyun yang tidur di kasur nya dan menghabiskan tempat tidurnya/?:v

-I dont know-

Sore ini baekhyun tengah fokus dengan tugas bahasa inggris yang diberikan choi seosangnim tempo hari lalu, ia tengah serius duduk di meja belajarnya dengan sebuah kamus di tangannya

Kakao

Ponsel nya berbunyi, ada pesan masuk, baekhyun segera mencari ponselnya dan membuka pesan masuk di ponselnya. Baekhyun membaca pesannya, itu dari chanyeol

From: Park C

Baek!

"mwoya, apaan apaan anak ini, apa dia membentakku?-3- mwoo mwoooo?" baekhyun menggerutu saat membalas pesan chanyeol

Apa!

Kakao

Baekhyun kembali membuka pesannya

Temani aku!

"jinjja orang ini benar benar-3-"

Kemana!

Belum lama setelah baekhyun meletakkan kembali ponselnya dan saat ia akan kembali mengerjakan tugas nya, ponsel nya kembali berbunyi

Kakao

From: Park C

Baekhyun kembali membaca pesan dari chanyeol,

Kesuatu tempat!

"tskk kenapa harus meminta bantuan ku? Apa ia tidak mempunyai teman disekolahnya eo? Menggangu sekali u,u" baekhyun kemudian membalas pesan chanyeol

Tidak mau! jangan mengganggu ku!

Send

Bakhyun kemudian meletakkan kembali ponsel nya,

Hening...

Ponselnya tidak berbunyi lagi, baekhyun akhirnya melanjutkan mengerjakan pr nya

Tok tok tok

Seseorang mengetuk pintu kamarnya

"ahhh susu coklatt~" baekhyun segera berdiri dari duduk nya ia rasa itu adalah eomma nya, karena sebelumnya baekhyun meminta eomma nya untuk membuatkan susu coklat untuknya. Baekhyun membuka kan pintu kamar nya dan

...

"yakkk kenapa kau ada disini!?" baekhyun kaget karena yang mengetuk pintu kamarnya adalah chanyeol bukan eommanya. Dan sejak kapan chanyeol ada dirumah nya? Tanpa dipersilah kan masuk, chanyeol segera masuk ke dalam kamar baekhyun dan menyerahkan nampan yang sedari tadi chanyeol pegang di tangannya

Susu coklat..

"yakk siapa suruh kau masuk ke kamar ku eo?" baekhyun mengekori chanyeol yang seenak jidatnya memasuki kamar nya dan menaiki kasurnya kemudian besandar pada sandaran kasur miliknya

"kau tidak lihat apa? Bibi menyuruhku mengantar kan itu padamu" chanyeol dengan santai menjawab pertanyaan baekhyun sambil menunjuk segelas susu yang berada di atas nampan di tangan baekhyun

"tapi aku tidak memintamu untuk memasuki kamarku, keluar sana-3-"

"tidak mau, kau harus mengantar ku ke suatu tempat baek" chanyeol menselonjorkan kakinya di kasur baekhyun dan menyilangkan tangannya di dada

"aku tidak mau, aku sedang mengerjakan pr ku dan aku tidak ingin kau menggangu ku!"

"aku bisa menunggu nya, ku beri waktu kau 30 menit untuk menyelesaikan pr mu lalu kau harus mengantarku"

"shireo-3-"

Chanyeol kemudian mengeluarkan headset nya, ia kemudian mengenakan headset nya dan mendengarkan sebuah lagu.

"yakkk-3-" baekhyun menyenggol lengan chanyeol agar ia menatapnya, namun chanyeol tidak bergeming dan memejamkan matanya

"30 menit baek"

"arghhh kau menyebalkan sekali!" baekhyun menggerutu kesal, ia kemudian kembali ke meja belajarnya, ia meminum susu coklat nya kemudian ia kembali melanjutkan pr nya

20 menit berlalu, baekhyun masih dengan pr nya dan chanyeol masih dengan headset dan juga lagu nya, chanyeol memang sudah biasa saat bermain ke rumah dio, ia bisa saja ikut tidur siang di kamar dio atau ikut mengobrol dengan dio dan baekhyun di kamar baekhyun, bukan ikut mengobrol, lebih tepatnya chanyeol hanya menyimpan tubuh nya disana, ia hanya akan mendengarkan saat baekhyun dan dio bergosip tanpa ada niat bergabung sedikitpun/? Eomma dio juga sudah terbiasa dengan kedatangan chanyeol dirumah nya, ia juga sudah tau jika mereka sering bermain bersama di kamar, eomma dio tidak pernah memikirkan apapun karena ia tau mereka semua bersepupu.

Tik tok tik tok tik tok

Hanya detikan jam yang terdengar dikamar baekhyun saat ini, baekhyun terlihat masih sibuk dengan pr nya, sedangkan chanyeol, ia mulai bosan sekarang. Ia juga merasakan pantat nya mulai panas karena sedari tadi ia hanya duduk dan menunggu baekhyun. Chanyeol melihat jam di ponselnya 14:20

"here we go, danger

Wiheomhae eodume bicci bakhin moyangsaen

Deo seodulleo meondong teungi jeon

Nugudo mot boge neoreul deryeowa nae yeope

Gogael sugyeo hayahge teneun naui geurimjareul ttaraomyeon dwae

Gwedohaneun sigong sogeseo

Jogeumssik seonmyeonghaejineun chalna nuneul gama jamsi"

"hmm 10 menit lagi.." chanyeol bergumam pelan ia bingung harus apa lagi bahkan sekarang ia mulai bosan sekedar untuk mendengarkan lagu yang masih berputar di telinganya. Ia melirik punggung baekhyun yang sedang membelakangi nya, apa yang harus chanyeol lakukan sekarang?

Chanyeol sengaja menyanyikan bagian rapp dari lagu yang sedang ia dengar dengan suara keras, berharap baekhyun akan menyadari bahwa ia sekarang sudah bosan karena menunggu nya sedari tadi. Chanyeol melirik punggung baekhyun namun ia masih bisa melihat baekhyun yang masih sibuk berkutat dengan pr nya, oh ayolah, apa lagi yang harus chanyeol lakukan sekarang?

Meanwhile, baekhyun side..

"here we go, danger

Wiheomhae eodume bicci bakhin moyangsaen

Deo seodulleo meondong teungi jeon

Nugudo mot boge neoreul deryeowa nae yeope

Gogael sugyeo hayahge teneun naui geurimjareul ttaraomyeon dwae

Gwedohaneun sigong sogeseo

Jogeumssik seonmyeonghaejineun chalna nuneul gama jamsi"

Baekhyun menggenggam pensil nya dengan erat saat mendengar chanyeol yang tiba tiba ngerapp dengan suara bass nya dengan sangat keras/? Baekhyun jelas mengetahui nya, ia yakin saat ini chanyeol pasti bosan, dan tentu saja baekhyun sengaja menganggurkan chanyeol, ini sudah hampir 30 menit dan baekhyun masih belum menyelesaikan tugas nya, ia sengaja dan baekhyun ingin mengerjakan nya bahkan jika itu sudah lebih dari 30 menit baekhyun tidak akan memperdulikannya, pr nya saat ini saat penting bagi hidupnya, pasalnya ia masih beruntung karna choi saem memberinya waktu tambahan untuk mengerjakan pr nya dan mengumpulkannya pada besok pagi, jika baekhyun tidak mengerjakan dan tidak mengumpulkannya, baekhyun bisa menjamin ia akan dibebani dengan tugas yang lebih banyak dan lebih susah, dan baekhyun tidak mau itu! Jadi untuk saat ini baekhyun hanya bisa bersabar dan menghembuskan nafas berat nya saat chanyeol melakukan hal itu untuk mengganggu nya.

"4 soal lagi" baekhyun melirik jam yang ada di meja belajarnya

14:40

Sudah 10 menit berlalu dari 30 menit yang chanyeol berikan untuk baekhyun, baekhyun sudah tidak mendengar chanyeol membuat keributan lagi, baekhyun memijat tengkuk nya perlahan,

"huftt pegal sekali"

"3 soal lagi"

Light light light light light woo oh woo oh

Light light light light Lightsaber

Pak pak pak pak pak... pak pak pak pak...

Chanyeol kini menepuk nepuk pahanya seperti menabuh drum seiring dengan lagu lightsaber yang ia dengar dari headset nya/? Dan baekhyun yang mendengarnya hanya menghembusakan nafas kesal nya dan menggit bibirnya geram/?:v

"1 soal lagi"

Light light light light light woo oh woo oh

Lightsaber lightsaber

" hmm hmm hm hmmmm pak pak pak... pak pak pak...hm hm hmm"

Kini chanyeol bersenandung dengan tetap menepuk nepuk pahanya, ia juga mengangguk ngangguk kan kepalanya menikmati lagu lightsaber yang terus bermain di telinganya:vv

Pakkk baekhyun menghentakkan pensil yang sedari tadi ia pegang ke meja belajar

"selesai" ia segara mendorong kursi nya kebelakang dan segera berdiri dari duduknya, baekhyun dengan kesal segera berjalan menuju tempat tidur nya dimana chanyeol masih berada disana dengan kegiatannya memukul mukul pahanya dan juga senandung nya/? Baekhyun segera meraih pergelangan tangan chanyeol dan menariknya agar chanyeol segera bangun dan turun dari tempat tidur nya. Chanyeol yang kaget dengan perlakuan baekhyun hanya membulatkan matanya dan mentap baekhyun bingung

"heh apa apaan kau ini? Lepaskan tanganku" chanyeol sedikit menarik lagi tangannya agar dilepaskan oleh baekhyun, namun baekhyun masih menahannya dan kembali menarik pergelangan tangan chanyeol agar lelaki itu segera bangkit dari tempat tidur nya

"kau tau? Kau sangat mengganggu ku, bangun dan keluar dari kamar ku sekarang!" baekhyun kembali menarik narik lengan chanyeol, namun lelaki itu masih tetap diam di tempat tidur nya

"kau sudah meyelesaikan pr mu?"

"itu bukan urusanmu, keluar dari kamar kuu" chanyeol menahan tangannya dan tetap diam dalam posisinya

"ini sudah lebih dari 30 menit baek" chanyeol menatap wajah baekhyun serius, ia benar benar tidak akan sanggup lagi jika harus menunggu baekhyun lebih lama lagi, masalahnya ia menunggu baekhyun tanpa melakukan apapun, mungkin akan lebih menyenangkan jika baekhyun mengajak nya mengobrol saat mengerjakan pr nya, tapi itu tidak terjadi, baekhyun justru mengangurkannya dan chanyeol akan mati jika dianggurkan seperti itu tanpa melakukan apapun

"aku tau dan aku tidak pedulii" baekhyun kembali menarik lengan chanyeol berusaha untuk membuat raksasa itu berdiri dari tempat tidur nya dan mengusir lelaki itu dari kamarnya

"kau memang sudah menyelesaikan pr mu kan baek?" bahkan tubuh chanyeol tidak bergerak sedikitpun dari posisi nya saat ini, kekuatan baekhyun tidak sebanding dengan kekuatan dirinya/? Ini bukan hal apa apa bagi chanyeol, tarikan baekhyun pada lengannya tidak akan bisa membuatnya beranjak dari ranjang baekhyun

"aku belum menyelesaikannya, keluar dari kamarkuuu, kau sangat mengganggu, hngggg" kini baekhyun menggunakan kedua tangannya untuk menarik lengan chanyeol

"kau berbohong, aku tau kau sudah menyelesaikan pr mu, ayo antar aku" chanyeol terkekeh melihat baekhyun yang terus bersusah payah menarik lengan chanyeol, chanyeol memperhatikan wajah baekhyun, lucu sekali ucapnya dalam hati

"sudah kubilang aku tidak mau mengantarmu! Aku tidak mau! apa pantat mu terpaku di kasur ku eo? Cepat keluar dari kamarkuhhh" baekhyun menggunakan seluruh tenaganya, ia bahkan mencondongkan badannya kebelakang agar dapat menarik lengan chanyeol dengan kuat, namun ia rasa itu sia sia, apa pantat chanyeol benar benar terpaku dan menempel di kasur nya? Mengapa susah sekali membangunkan anak ini

"tidak sebelum kau mengantar ku baek" chanyeol menyinggungkan smirk nya, ia tetap terkekeh dan itu membuat baekhyun semakin kesal

"apa kau tidak mempunyai teman lain eo? Kenapa kau selalu memintaku menemanimu kesana kemari? Minta saja bantuan teman mu yang lain sanahh!"

"aku memang tidak mempunyai teman lain"

"lalu siapa yang kau punya selama ini eo?"

"kau"

Diam..

Baekhyun seketika terdiam saat mendengar pekataan chanyeol, ia berhenti menarik narik tangan chanyeol dan terhanyut dalam tatapan mata chanyeol

Tunggu, tatapan mata chanyeol?

DEG

Chanyeol kini menatap mata baekhyun dengan dalam, dan bakhyun tidak bisa menghindari nya..

DEG

DEG

DEG

Tatapan matanya.. onyx coklat yang terlihat tajam itu..

DEG

DEG

DEG

DEG

Apa itu? Baekhyun bisa melihat didalam nya ada sesuatu yang membuatnya terlarut semakin dalam dalam tatapannya, sesuatu itu.. mengapa baekhyun sangat menyukai mata itu? Mata yang menatapnya tajam seperti saat ini, mata yang dapat membuatnya masuk dalam tatapan itu dan menemukan sesuatu yang baekhyun tidak mengerti apa itu, apa arti tatapan itu?

Baekhyun mengerjapkan matanya sesaat, ia segera menghempaskan tangan chanyeol yang saelama ini digengggam nya, ia mengalihakan pandangannya, kemanapun asal bukan mata itu, dengan pergerakan yang canggung baekhyun membalikan badannya membelakangi chanyeol

"ekhmm, ji.. jika kau tidak segera keluar dari kamar ku, a.. aku tidak akan mengantarmu! K keluar sana!" baekhyun tidak bisa berbohong, ia gugup sekarang, jantungnya berdegup kencang dan pipinya memanas, ia tidak tau apa yang harus ia lakukan sekarang, dan kalimat itu keluar begitu saja dari mulutnya tanpa ia minta, lalu bagaimana ia bisa mengantar chanyeol dengan keadaan seperti ini? Baekhyun dapat merasakan chanyeol yang berjalan melewati dirinya, ia kemudian segera menutup pintu kamarnya dan segera memegang dada nya yang masih berdegup kencang

Meanwhle, chanyeol side...

Chanyeol menyenderkan punggung nya pada pintu kamar baekhyun, ia memukul mukul dadanya yang terasa sesak karena jantungnya terus berdegup kencang

"hahhhh bodohh, kenapa aku mengatakan hal itu" chanyeol menghembuskan nafas nya, bahkan chanyeol mulai kesulitan bernafas sekarang, ia memegang dadanya dan merasakan bagaimana jantungnya yang berdetak begitu cepat

"arhhhh kenpa aku bodoh sekali, baagaimana jika baekhyun menganggap ku sebagai sepupu yang aneh dan bagaiana jika ia berpikir macam macam? Arhh kau sungguh bodoh park chanyeol!" chanyeol terus merutuki dirinya yang bodoh, ia juga tidak tau kenapa ia tiba tiba mengatakan hal itu? Tapi chanyeol tidak berbohong, ia tidak bisa membohongi hatinya, saat ia mengatakannya, saat ia melihat mata itu, mata yang sungguh indah, dan saat ia merasakan jantungnya yang kini berdegup kencang saat mengingat kejadian yang ia alami beberapa waktu lalu

"arhhh aku tidak peduli! Lupakan lupakann!" chanyeol mengacak rambutnya prustasi, ia kemudian berjalan menuruni tangga dan menunggu baekhyun di ruang tengah

-I dont know-

"kyungsoo!" dio menghentikan langkah kakinya saat dirinya tengah berada di depan gerbang sekolahnya, ia membalikkan badannya melihat siapa yang telah memanggil nama nya

"oh kai, ada apa?" ternyata itu kai, kai berlari menghampiri dio, kini ia berdiri disamping dio

"kau akan pulang sekarang?"

"hmm ini sudah hampir malam, aku akan pulang sekarang"

"naik bus?" kai sedikit mengerutkan halis nya saat mendengar dio akan pulang sekarang, pasalnya kemarin kemarin kai melihat dio pulang bersama seseorang, namun kai rasa orang itu tidak datang kali ini

"kurasa begitu, sepupu ku tidak bisa menjemputku hari ini, kurasa ia sedang bersama baekhyun sekarang" kai dapat melihat raut wajah dio yang berubah menjadi sedikit keruh, apa ia sedang kesal sekarang?

"oh sepupu mu, tunggu, darimana kau tau jika sepupumu bersama baekhyun sekarang?"

"karna memang selalu seperti itu, sepupu ku tidak akan pergi bersama orang lain selain bersama baekhyun atau bersama ku" dio terlihat semakin kesal, kai tidak begitu mengerti sebenarnya namun..

"kau ingin aku temani?"

"a apa?" dio terlihat sedikit kaget saat mendengar ajakan kai, apa mungkin dio salah dengar?

"apa kau ingin aku temani? Kau pulang sendiri bukan? Aku bisa naik bis yang sama dengan mu" kai tersenyum saat mengatakan hal itu pada dio, sedangkan dio sedikit salah tingkah saat mendengar ajakan kai

"b bukannya kita berlawanan arah?"

"aku tau, tak apa aku akan naik bus pada pemberhentian selanjutnya dekat rumah mu" senyuman itu masih mengembang di wajah kai, ia menanti jawaban dio

"a apa benar tidak apa apa? A aku tidak ingin merepotkanmu kai" dio merasa gugup sekarang, ia tidak sanggup jika harus melihat kai yang tersenyum saat berbicara dengannya, ditambah lagi, dio tidak bisa menyembunyikan rasa itu saat ia berada disampingnya, ia hanya berharap agar wajahnya tidak berubah menjadi merah, karna itu sangat memalukan

"tentu saja, lagi pula apa kau berani jika pulang sendiri? Ini sudah gelap dan kurasa akan menyenangkan jika kau mempunyai teman mengobrol sebelum pulang kerumah"

"h hmm baiklah" dio akhirnya menerima ajakan kai dan ia mengangguk kan kepalanya pelan

Kai gemas melihat nya, ia tak bisa menahan tangannya untuk mengusak poni dio pelan,

"baiklah kalau begitu, kajja" dan tanpa persetujuan dio kai meraih tangan dio dan menggenggam nya mengajaknya berjalan ke halte bus didepan sekolahnya. Sebenarnya kai memang sudah tertarik pada dio sejak dulu namun ia tidak terlalu yakin pada dirinya sendiri mengingat sikap dio yang menurut kai sedikit tertutup pada laki laki, namun terimakasih pada baekhyun, baekhyun bilang dio tidak seperti yang ia lihat, baekhyun bilang dio itu orang yang sangat menyebalkan dan sikapnya sungguh mengesalkan, kai tidak percaya sama sekali dengan apa yang baekhyun ucapkan, menyebalkan? Mengesalkan? Kenapa di mata kai dio jauh dari kata seperti itu? Dio seperti perempuan manis yang tidak banyak bicara jika bersamanya, dan hal itu membuatnya penasaran, ia ingin mengetahui seperti apa sikap dio yang sebenarnya?

Kai dan dio kini sudah menaiki bus, mereka duduk di baris kedua dari belakang, dio duduk disamping jendela bus dan kai duduk di sebelahnya

"jadi.. apa selama pelajaran tambahan ini kau aka pulang sendiri?" kai memulai obrolannya, karena ia tahu pasti dio tidak akan memulai obrolan, bahkan kai yakin jika kai tidak berbicara padanya, mungkin mereka tidak akan mengobrol satu sama lain sampai mereka sampai di rumah dio

"hmm kurasa begitu, baekhyun akan pulang lebih dahulu, ia bilang jika menunggu ku itu terlalu lama, dan ia bilang ia bosan jika harus menunggu ku seorang diri"

"benarkah? Lalu kau akan pulang setiap hari dengan bus?"

"mm kurasa iya"

"dimalam hari?"

"aku tidak begitu yakin dengan itu"

"kalau begitu kita bisa pulang bersama setiap harinya"

"m mwoo?" dio membulatkan matanya tak percaya, apa yang barusan kai katakan?

"kita bisa pulang bersama setiap hari, bagaimana?"

"tapi kai.. apa itu tidak berlebihan? Maksudku bagaimana dengan mu? Kurasa itu akan memakan waktu yang lama untuk mu untuk sampai kerumah"

"wahh, apa kau mengkhawatirkanku?" kai membenarkan duduknya dan menatap dio dengan serius

"a apa? B bukan begitu, m maksudku.." dio kehabisan kata katanya apa yang harus ia katakan sekarang?

"sudah kubilang itu bukan masalah untuku, lagipula kurasa ini ide yang bagus mungkin dengan begini kita akan lebih dekat dan mungkin aku bisa menanyakan beberapa pr yang tidak aku mengerti padamu"

Heoll, apa yang kai katakan tadi? Lebih dekat? Apa maksudnya? Dio terdiam dan kai bingung dengan apa yang terjadi pada dio

"kyungsoo?"

Dio akhirnya menolehkan wajahnya, ia kembali menatap wajah kai

"bagaimana?" tanya kai lagi

"hmm terserah kau saja"

"baiklah, kuanggap kau setuju dengan penawaran ku, dan kurasa ini akan menjadi sesuatu yang menyenangkan" lagi lagi kai tersenyum dan dio melihatnya

Sial.. dio menundukan wajahnya karna ia merasakan pipinya yang mulai memanas saat melihat wajah itu tersenyum padanya

-I dont know-

"kau menemukan nya?"

"hmm, ada di loker ku"

"ishh sudah kubilang lain kali periksa lagi barang barang mu sebelum pulang, aku jadi harus mengantarmu kesini sekarang, ini menyeramkan tauu"

"arraso, maafkan aku sayang" chen mencubit pipi xiumin gemas, mereka sedang berada di sekolah sekarang, chen bilang buku catatan matematika nya tidak ada dimana mana, chen rasa bukunya tertinggal di kelas, maka dari itu chen meminta xiumin mengantarnya untuk mengambil kembali buku catatannya ke sekolah

"sayang sayang -_- , aku ingin pulang sekarang ayoo" xiumin menarik narik lengan chen agar segera pulang dan meninggalkan sekolah karena xiumin rasa sekolahnya sangat menyeramkan pada malam hari

"baiklah ayo kita pulang sekarang" chen menggandeng tangan xiumin dan mereka segera berjalan keluar sekolah namun saat melewati lorong kelas 12, xiumin melihat siluet seserang dan xiumin rasa ia tidak asing dengan bayangan orang itu, saat mereka berjalan semakin dekat dengan bayangan orang itu...

"ohh bukanya itu sehun?"

"hah? Sehun? Mana?" chen sedikit tidak percaya dengan yang dikatakan xiumin barusan, mana mungkin itu sehun, apa yang anak iu lakukan di sekolah sampai semalam ini?

"ituuu" xiumin kemudian menunjukan tangannya menunjuk seseorang yang tengah duduk di sebuah kursi tepat disamping kelas12

"sehun?" chen akhirnya memanggil orang itu, orang yang sedari tadi menunduk memainkan ponsel nya kemudian mendongakan kepalanya karena merasa namanya dipanggil

"ohh kau benar benar sehun, yakk apa yang kau lakukan disini? Ini sudah malam dan kenapa kau belum pulang?" itu xiumin yang bertanya mengapa sehun masih disekolah padahal ini sudah malam

"ohh itu, ada kumpulan futsal tadi"

"bukanya itu hari rabu? Sekarang kan hari senin"

"pelatih yang menyuruhku, ia bilang ada sesuatu yang harus disampaikan" sehun menjawab nya dengan santai seperti tidak terjadi apa apa

"a ahh begitukah? Lalu kenapa kau masih disini? Kau menunggu seseorang?"

"ya, aku menunggu teman ku"

Chen melirik kelas yang berada di belakan sehun

"kelas 12?"

"bukan, teman ku sedang ke toilet tadi"

Chen dan xiumin kini terdiam, anak ini memang irit dalam berbicara, namun itu membuat sehun terkesan dingin dimata orang, atau memang seperti itulah kenyataannya/?:v

"baiklah kalau begitu, kami akan pulang sekarang, aku kesini karena chen melupakan catatan matematikanya"

"hmm"

"baiklah kalau begitu, cepatlah pulang, kau bahkan belum mengganti seragam mu, kami pulang sekarang"

"baiklah hati hati"

Selepas kepergian chen dan xiumin, seseorang yang sehun tunggu sedari tadi akhirnya keluar dari kelas

"eoh, sehunna"

Sehun bediri dari kursinya, ia tau pasti siapa yang memanggilnya dengan sebutan itu

"kenapa lama sekali lu?"

"maafkan aku, kim saem memberi kami tugas tambahan, apa kau menunggu lama?" luhan mengelus pipi sehun lembut

"kau pikir bagaimana hm? Aku bahkan belum mengganti pakaianku"

"aigoo kenapa kau seperti ini hm? Sudah ku bilang kau tidak usah menyusahkan dirimu sendiri sehunna, lainkali kau tidak usah menunggu ku nee? Kau langsung pulang saja arra?" luhan masih menempelkan tangannya pada pipi sehun dan mentap wajah sehun lembut

"tidak apa lu, aku akan menunggu mu, lagipula aku tidak mempunyai sesuatu yang bisa kulakukan dirumah, jadi kurasa menunggu mu akan lebih baik" sehun tersenyum, ia meraih tangan luhan lalu meggenggam nya lembut, sehun dapat melihat wajah luhan yang begitu lelah, ia yakin luhan pasti lelah sekali sekarang, sama halnya dengan dirinya yang menunggu nya sedari tadi

"ingin makan sesuatu?"

Luhan menganggukan kepalanya pelan

"perutku lapar sekali, dan kepalaku pusing"

"baiklah kita makan dulu setelah itu kita pulang dan kau harus istirahat, setuju?" sehun merapikan poni luhan yang sedikit berantakan, luhan tersenyum meperlihatkan mata rusa nya yang lucu

"baiklah kalu begitu, ayo" luhan pun menggandeng tangan sehun dan mereka berjalan bersama keluar sekolah

Sehun tentu saja berbohong pada chen dan xiumin tadi, mereka benar kumpulan futsal setiap hari rabu, dan sehun hampir setiap hari menunggu luhan agar bisa pulang bersama setelah pelajaran tambahannya, luhan sudah beberapa kali memberitahu sehun agar tidak menunggu nya, namun sehun keras kepala dan tetap menunggu luhan, sampai saat sekarang teman teman sekelas nya tidak ada yang mengetahui jika ia sering pulang malam karna menunggu luhan, dan mungkin chen dan xiumin memergokinya secara kebetulan.

Sehun tidak ingin teman teman sekelasnya mengetahui jika ia sering menunggu luhan dan pulang bersama, sehun hanya tidak ingin ada gosip yang menyebar tentang dirinya dan juga luhan, sehun tidak ingin membuat luhan tidak nyaman jika ada gosip menyebar mengenai dirinya dan juga luhan mengingat hubungan mereka yang bukan sepasang kekasih, dan mungkin luhan hanya menganggap sehun sebagai adiknya, namun sehun tidak terlalu mempermasalahkan hal itu, selama sehun masih bisa bersama luhan, ia rasa itu tidak masalah

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

TBC

Woahhhhh udah panjang kannnn/? Gimana man teman? Disini biku ga masukin dulu konflik nya, biku disini cuman pengen ngasih tau semuanya tentang status pairing couple yang ada di ff ini, nohh disana juga ada chenmin/? Maaf nee mereka jarang muncul di ff ini:3 untuk lagu yang chanyeol rapp dan yng senandungkan, itu lagunya exo lightsaber yaaa biar semakin enak aja imajine nya wkwkwkwk xD soo ada yang bisa menyimpulkan bagaimana hubugan masing masing couple yang ada disini? NOOO! *tereak bareng baekhyun/?* wkwkwkw disini emang setiap couple itu memiliki status yang tidak jelas atau lebih dikenal dengan HTS *atid* wkkwk tapi semuanya bisa nyimpulin kan perasaan mereka masing masing?:3

Okedee minggu depan mulai masuk konflik nee:3 biar cepet selese/? Eunnn biku juga mau bilang insyaalloh biku bakalan fast update kalo ga sibuk, kalo lama berarti biku nya sibuk atau meles ngetik neee boong deng wkwkwk, biku beneran sibuk ko, mian nee tapi biku bakalan apdet koo tenang ajaa:3

Makasih yang masih mantengin dan yang udah review, ayok di review lagi, salanghaeee:*

Ini balasan buat yang udah review:*

Baekkiechuu

Iya bekhyun bingung sama perasaannya noh/? Ini sekarang kai udah nongol lagi, muhehehehe:3 hunhan ada apa hayooo/?:v ini udah apdet ay:*

ChanHunBaek

Chan mah boleh nya Cuma sama biku tapi:v *digorok baekhyun* awww unyu kaya biku neee *digorok lagi*:vv ini udah di next ko sayy:*

Guest

Wkwkwkw nahh itu yang jadi masalah nya itu eomma nya bekhyun dan juga takdir/?:vv iya kalo jodo mah gak kemana ini, ujung2nya juga chanbaek bakalan bersatu/? Wkwkwk sama sama yang, makasih juga udah mantengin, udah di next yaa, segini udah panjang belom/?'^'

Guest

Waaa lu juga line 97? O.O ihh gamau gua jodohan sama lu/? Wkwkwk iya nih capek juga yah kuliah:{ mana tugas segunung/? Huhuhuhu TT /pelukan/?:vv wkwk iya tapi seneng juga sih bisa ngetik itung2 ngisi waktu yg nyempil/? Nongol lagi sisni barengan/? Wkwwk makasih nee, lu juga, semangattt'3')9

Guest

Sttt jan di bilang bilanggg *rotfl*rotfl* /?

Littlesoo

Njirr gua mah tau ini siapa mhaahaaah ada juga aku yang manggil eonni, panjangin sepanjang jidat ceye nya/? Balaga lah geus bisa bikin akun mhahahahahahahah *rotfl*rotfl*rotfl*

Udah deh sekian dari biku, annyeonggg:*

-Biku