SM SCANDAL
Cast : Cho Kyuhyun
Choi Siwon
Lee Jonghyun
Kang Seung Yoon
Cho Young Hwan (appa kyu)
Super Junior member, dll
Genre : romance, friendship, family dll
Warning : BL, typo(s) bertebaran
Enjoy ...
Cho kyuhyun, namja muda berusia 21 tahun yang berkerja sebagai wartawan di salah satu majalah terkenal bernama 'K-POP Magz', namja manis ini sudah berkerja di K'Magz, begitu para karyawan menyebut kantornya selama tiga tahun, tepatnya setelah dia lulus dari salah satu universitas ternama di seoul.
Seperti biasa tepat pukul setengah delapan pagi kyuhyun sudah sampai di kantornya, disapanya petugas keamanan yang sudah berdiri tegap di depan pintu masuk, suasana kantor masih cukup sepi dan hanya beberapa orang saja yang datang karena biasanya kantor sudah mulai ramai sekitar pukul delapan, sedangkan kyuhyun, namja manis ini orang yang sangat disiplin dan tepat waktu lagipula dia sangat mencintai pekerjaannya, membuatnya sangat suka datang ke kantor berlantai dua puluh tersebut, kyuhyun sangat suka menjadi wartawan, itu adalah impiannya sejak kecil, pekerjaan yang sama dengan sang appa yang sudah meninggal delapan tahun yang lalu karena kebakaran, pekerjaan ini mengingatkannya pada sang appa yang sangat dia cintai, yang selalu menemani dan menjaganya sejak bayi, karena sang umma sudah meninggal saat melahirkannya.
Begitu sampai di lantai lima belas, tempat ruangannya berada kyuhyun langsung mengarahkan id card yang menggantung di lehernya ke mesin yang secara otomatis mencatat waktu kedatangannya, lalu namja manis itu bergegas masuk ke ruangannya.
"datang pagi lagi kyu?" tanya seseorang tiba – tiba dari arah dapur kecil di ruangan yang berisi lebih dari lima puluh kursi beserta mejanya yang hanya dipisahkan oleh sekat - sekat tersebut.
Kyuhyun mengarahkan pandangannya kearah namja tinggi yang berdiri di depan dapur sambil mengaduk secangkir kopi di tangannya, kyuhyun sangat mengenal namja itu, lee jonghyun, rekannya.
"tumben sekali kau datang pagi" heran kyuhyun, karena biasanya rekan sekaligus sahabatnya ini biasa datang pukul delapan bahkan sering telat.
"aissshh ucapanmu tajam sekali, jangan menyindirku" jawab jonghyun berlagak sakit hati.
"memang benar kan?" kyuhyun mengangkat kedua alisnya
"ne baiklah, aku menginap di kantor, kau tau sajangnim sangat kejam memintaku mengumpulkan bahan untuk edisi minggu depan tidak kurang dari empat puluh delapan jam lagi" ucap jonghyun dramatis.
"bukankah itu salahmu, sudah kubilang untuk mulai mengerjakannya dari seminggu yang lalu" kyuhyun mendudukkan diri di kursinya, senyumnya mengembang saat melihat fotonya dan sang appa berdiri manis di atas meja, "pagi appa" sapanya pelan sambil mengusap wajah dengan senyum hangat sang appa di dalam foto.
"baiklah aku mengaku salah, oh ya mau kopi" jonghyun menarik kursinya mendekat ke arah kyuhyun sambil menyodorkan kopi pada namja manis itu.
"anny, kau tau aku tidak suka kopi" tolaknya, kyuhyun memang tidak terlalu menyukai kopi dia lebih memilih teh hijau atau hot chocolate.
Jonghyun mengangkat bahunya acuh menerima penolakan dari sahabatnya ini, sudah biasa pikirnya. "oh ya kyu hari ini kau ada pekerjaan apa?"
"hanya mewancarai seorang aktris saja, setelah itu free, aku sudah menyelesaikan yang lainnya sejak kemarin" jawab kyuhyun
Mendengar jawaban kyuhyun jonghyun tersenyum senang, sepertinya dia menemukan jalan keluar dari masalahnya, "kyu bisakah kau membantuku?" tanyanya to the point.
"mwo?" seharusnya kyuhyun sudah menduga hal ini akan terjadi, entah sudah berapa seringnya jonghyun meminta bantuannya untuk menyelesaikan pekerjaannya yang menumpuk, siapa suruh dia malas dan akhirnya kyuhyun lagi yang direpotkan, "kali ini apa lagi yang harus ku edit jong?" tanya kyuhyun, biasanya jonghyun memang akan memintanya mengedit laporan hasil wawancara ataupun berita – berita tentang aktris yang harus diserahkan ke atasan.
"ohh tidak aku sudah menyelesaikan laporanku kyu yahhh walaupun belum semua sihh tapi sedikit lagi" jawabnya sambil tertawa garing.
"lalu?"
"kau cukup gantikan aku menghadiri promo album baru Super Junior, akan ada sesi wawancara disana" jawabnya santai
"shirreo, aku malas menghadiri acara seperti itu" tolaknya, kyuhyun memang tidak terlalu menyukai tempat yang ramai.
"ayolah kyu, aku tidak tau harus minta tolong pada siapa lagi hanya kau harapanku satu – satunya, kau mau aku dipecat presdir kang?" jonghyun menampilkan wajah melasnya pada kyuhyun, bahkan matanya terlihat berkaca – kaca.
"hahhh, baiklah" kyuhyun menyerah, ekspresi menderita di wajah jonghyun langsung menghilang digantikan dengan cengiran khasnya.
"yes!, ahh kau memang sahabat baikku, muach muach" jonghyun memeluk kyuhyun lalu menghadiahkan dua kecupan di pipi chubby kyuhyun, membuat kyuhyun memandangnya jijik.
"YA! YA! Lee jonghyun hentikan, kau menodai pipiku, aishhh awas saja kalau pipiku jadi jerawatan" kyuhyun mengusap pipinya kasar yang hanya dibalas kekehan jonghyun.
"hehe aku kan hanya berterima kasih"
"tapi tidak dengan menciumku" pekik kyuhyun, hahh bagaimana bisa dia bertahan selama dua puluh tahun berteman dengan jonghyun, kyuhyun bahkan masih ingat sejak mereka masih di sekolah dasar jonghyun senang sekali memeluk dan menciumya sampai membuatnya menangis karena namja yang lebih tua setahun darinya itu tidak mau berhenti.
"habis babykyu menggemaskan" jonghyun mencubit pipi chubby kyuhyun, dia memang suka menggoda namja manis ini, jonghyun sudah menganggap kyuhyun sebagai adiknya sendiri sejak kecil, karena dia memang anak tunggal dan begitu dia bertemu kyuhyun yang saat itu tetangga barunya dia langsung mengklaim kyuhyun sebagai sahabat dan adiknya.
"lepas, aisshhh" kyuhyun memukul kepala jonghyun
"appo" rintihnya karena kyuhyun memukul tidak main – main
"rasakan"
"ishh jahat sekali, jadi kyu mau membantuku?"
"bukankah tadi sudah kubilang iya" ucap kyuhyun kesal sambil mengerucutkan bibirnya kesal.
"hehe, iya jangan cemberut begitu"
"jam berapa acaranya?" tanya kyuhyun
"jam sepuluh" jawab jonghyun polos
"MWO?!" kyuhyun melihat jam berbentuk apel yang tergeletak di mejanya "dua jam lagi, tunggu, kau sudah mempersiapkan pertanyaannya kan?" kyuhyun menatap jonghyun tajam.
"belum hhe" namja tampan itu menggaruk belakang kepalanya.
"LEE JONGHYUN!" geram kyuhyun, aishh bahkan dia tidak ada persiapam sama sekali, "yak! Jangan kabur" teriak kyuhyun melihat jonghyun mulai berlari menjauhinya, sepertinya jonghyun tau kyuhyun akan mengamuk, dan terjadilah kejar – kejaran di ruangan yang besar itu, bahkan beberapa karyawan yang sudah mulai berdatanganpun tampak tidak perduli dengan dua namja kekanakan tersebut, sudah biasa namja yang diberi julukan 'tom and jerry' dari rekan – rekan sekantornya itu membuat keributan di pagi hari.
.
.
Jam sepuluh lewat lima belas menit kyuhyun sudah sampai di salah satu mall terbesar di kota seoul tempat diadakannya acara tersebut, ditangannya sudah siap sebuah agenda yang biasa dia gumakan untuk mencatat hasil wawancara an tidak lupa alat perekam dan kamera.
Kyuhyun melalui jalur khusus yang memang di sediakan untuk para wartawan, dilihatnya di depan pintu dua petugas keamanan berbadan kekar sudah berjaga.
"selamat pagi, anda dari mana?" tanya petugas tersebut
Kyuhyun mengeluarkan ID card yang dari kantongnya lalu menyerahkannya pada petugas tersebut, "Lee Jonghyun, K-POP Magz" jawabnya, dia memang memakai ID Card jonghyun, karena nama jonghyun yang terdaftar untuk mewakili majalahnya, sebenarnya bisa saja kyuhyun mengajukan penggantian orang, namun akan memakan waktu lama, apalagi SM Ent, management artis yang menjadi naungan dari boy band super junior merupakan management yang sangat selektif dan ketat dalam pemilihan wartawan yang akan menghadiri acara – acara mereka.
Setelah petugas tersebut memastikan nama jonghyun tertera dalam buku daftar tamu petugas tersebut mengembalikan ID card tersebut pada kyuhyun, "baiklah, silahkan masuk" ucapnya lalu memberikan jalan pada kyuhyun masuk.
"terima kasih" kyuhyun mengambil ID card tersebut lalu mengalungkan dilehernya, kyuhyun menyusuri jalan seperti lorong dengan ujung sebuah pintu, begitu kyuhyun keluar dari pintu tersebut suasana ramai langsung menyambutnya, tempat duduk yang disediakan tampak sudah terisi penuh oleh para wartawan dari stasiun tv maupun majalah lain, terdengar juga sayup – sayup suara ratusan fans beruntung yang dapat menghadiri acara ini, kyuhyun sempat membaca sedikit profil dari super junior saat di perjalanan, boy band yang beranggotakan dua belas orang yang baru saja debut selama satu tahun ini memang sedang sangat digandrungi para remaja, wajar saja promo album barunya diadakan secara besar – besaran.
Kyuhyun mencari kursi yang kosong, sesekali di balasnya sapaan rekan sesama wartawan yang mengenalnya, walaupun dari majalah yang berbeda. Begitu sampai duduk di kursinya kyuhyun langsung mengeluarkan barang – barang yang diperlukan, ditangannya sudah siap sebuah agenda dan juga pulpen, beberapa menit kemudian acara dimulai dengan beberapa sambutan lalu persembahan berupa nyanyian secara live dari member super junior. Sesekali kyuhyun mencatat hal – hal penting yang perlu dicatat, sampai akhirnya sesi tanya jawab dimulai.
"baiklah kami persilahkan bagi para wartawan yang ingin bertanya" ucap sang MC dengan nada ramah sambil mengedarkan pandangannya kearah para wartawan yang diberi tempat paling dekat dari panggung.
Kyuhyun mengangkat tangannya tinggi – tinggi, "baiklah nona yang disana", tunjuk ang MC pada kyuhyun.
Kyuhyun mendelik tajam pada sang MC mendengar kata nona, memangnya dia yeoja apa, sebenarnya orang – orang itu tidak salah kalau menyangka kyuhyun adalah yeoja, lihat saja kulitnya yang putih mulus, rambut hitamnya yang agak panjang sampai menyentuh tengkuk, apalagi wajahnya yang manis dan bisa dibilang cantik secara bersamaan dan yang lebih membuat mereka yakin adalah sweeter putih kebesaran yang dipakai kyuhyun menimbulkan kesan imut.
"mian, tapi saya namja" sewot kyuhyun, yang dibalas tatapan tidak percaya dari MC dan juga orang lain diruangan itu yang tidak mengenal cho kyuhyun.
"eh? Ha ha, mian saya salah sangka" ucap MC sambil tertawa pelan untuk menutupi kegugupannya karena di tatap tajam kyuhyun, "baiklah kalau begitu nama anda siapa dan mewakili apa?"
"lee jonghyun, dari K-POP Magz" jawab kyuhyun ketus, moodnya menjadi jelek karena MC itu, entah sudah berapa orang yang salah mengenalinya sebagai yeoja, bahkan jonghyun sering mengejeknya karena hal itu.
"silahkan pertanyaannya Lee – ssi"
Kyuhyun berdiri lalu membaca agendanya yang berisi beberapa pertanyaan yang sudah dia siapkan, "saya dengar banyak boy band yang akan come back juga pada tahun ini, apa yang membuat kalian yakin album kedua ini akan sukses dan dapat meraih banyak penghargaan seperti album debut kalian? Dan saya juga mendengar dari masyarakan bahwa kesuksesan yang kalian raih karena pengaruh nama besar SM Ent, apaakah hal itu benar? " tanya kyuhyun frontal membuat semua orang di ruangan itu menatap kearahnya, pertanyaan kyuhyun memang sangat berani, selama ini tidak ada wartawan yang berani bertanya 'aneh – aneh' tentang SM Ent, manajemen tersebut memiliki kekuasaan yang sangat besar di dunia entertainment korea selatan.
"emm biar aku yang menjawabnya" suara seseorang menyadarkan keterkejutan orang – orang tersebut, di atas panggung seseorang sudah berdiri dan bersiap menjawab pertanyaan kyuhyun, namja tersebut adalah Leeteuk yang merupakan leader dari super junior.
Dengan senyum malaikat yang tak pernah hilang dari wajahnya leeteuk menjawab pertanyaan kyuhyun, "saya sering mendengar berita miring tentang artis SM yang hanya menngandalkan nama besar SM Ent, saya sangat berterima kasih karena diberi kesempatan untuk menjelaskan semuanya, kami selalu berkerja keras dalam pekerjaan kami, kami mengerjakannya dengan hati, kami berkerja keras dalam album ini untuk penggemar kami, kami memberikan lagu terbaik yang tentunya sangat berbeda dari album sebelumnya, dance terbaik dan juga penampilan terbaik kami untuk kalian semua, walaupun kami baru debut selama satu tahun, namun kami yakin kesuksesan yang kami raih ini adalah dari hasil kerja keras kami sendiri" tawab leeteuk lancar, setelah itu kembal duduk di kursinya, suara riuh tepuk tangan langsung memenuhi ruangan tersebut mendengar jawaban bijaksana dari sang leader.
Kyuhyun tersenyum puas mendengar jawaban leeteuk, mau tidak mau dia merasa kagum pada sosok leader yang sangat berwibawa tersebut, kyuhyun juga sudah mencatat point – point penting yang akan dia lampirkan dalam laporannya nanti. Setelah pertanyaan kyuhyun terjawab pertanyaan – pertanyaan lain mulai bergulir dari para wartawan lain, sampai acara tersebut berakhir satu jam kemudian dengan lancar.
.
.
"ini" kyuhyun melatakkan sebuah amplop berisi alat perekam, agenda, dan juga memori yang berisi foto – foto selama acara promo album super junior berlangsung di meja jonghyun.
Jonghyun mengambil amplop tersebut, "wahhh terima kasih, kau memang yang terbaik kyuhyunnie" pekik jonghyun girang sambil memeluk kyuhyun, "bagaimana menurutmu?"
"apanya?" tanya kyuhyun
"super junior, mereka sangat terkenal saat ini, pasti menyenangkan berada disana" ucap jonghyun
"lumayan" jawab kyuhyun sambil menyeruput es capucino jonghyun yang diletakkan di meja.
Mendengar kata lumayan dari mulut tajam cho kyuhyun membuat jonghyun takjub, sahabatnya ini sangat pelit memuji, dan menurut jonghyun kalimat lumayan dari kyuhyun berarti luar biasa, "kau harus coba mendengar lalu – lagu mereka kyu, kau pasti suka"
"malas, aku tidak punya banyak waktu" jawab kyuhyun, dia memang lebih suka menggarap pekerjaannya sebagai wartawan daripada mendengarkan lagu – lagu seperti jonghyun.
"ishhh kau itu, pantas saja ketinggalan jaman" ejek jonghyun
"enak saja" ucap kyuhyun sewot sambil memukulkan gelas capucino yang sudah kosong ke kepala jonghyun.
"ya!, kyu ini minumku" jonghyun mngambil gelas capucinonya, mendelik jengkel karena isinya sudah ludes.
"itung – itung sebagai bayaran karena aku sudah menggantikanmu" kyuhyun mendudukkan tubuh lelahnya di kursinya yang terletak persis di samping tempat duduk jonghyun.
"kyuhyun-ah, kau dipanggil sajangnim" ucap seorang yeoja tiba – tiba pada kyuhyun
"mwo? Memang ada apa noona?" tanya kyuhyun pada yeoja yang lebih tua empat tahun darinya itu, yang merupakan wartawan senior di K-Magz.
"molla, sajangnim hanya bilang kau diminta keruangannya saat kau sudah kembali"
"ne, gomawo noona" ucap kyuhyun sopan, lalu mulai merapikan sedikit penampilannya, karena akan bertemu pimpinan K-Magz.
"ada apa?" tanya jonghyun
" molla, aku pergi dulu jong" kyuhyun mulai beranjak meninggalkan jonghyun menuju ke ruangan pimpinan K-Magz, Kang seung yoon yang terletak di lantai teratas gedung kantor K-Magz.
Begitu sampai di depan ruangan presdir kang, kyuhyun langsung mengetuk pintu bercat coklat tersebut, begitu ada sautan dari dalam yang mempersilahkannya masuk kyuhyun membuka pintu tersebut, langsung tersaji di depan matanya ruangan yang besar dan mewah, dan dibelakang sebuah meja besar dengan tulisan nama Kang Seung Yoon yang terbuat dari kayu, duduk seorang namja paruh baya yang sudah menyambut kyuhyun dengan senyumnya.
"anda memanggil saya sajangnim?" tanya kyuhyun sopan
"aigo kyu sudah ahjussi bilang jangan panggil sajangnim kalau hanya ada kita" pria tua itu menepuk pundak kyuhyun pelan
"mian ahjussi" kyuhyun tersenyum ramah pada atasan yang sudah dia anggap seperti ahjussinya sendiri ini, kyuhyun sudah lama mengenal ahjussi kang, bahkan sejak dia kecil, kang seung yoon dulunya juga adalah seorang wartawan dan juga rekan kerja appanya, dulu saat K-Magz belum sebesar sekarang, appanya dan seung yoon yang berusaha membangun K-Magz. Kyuhyun sangat mengagumi namja didepannya ini, berkat dia K-Magz berkembang sangat pesat padahal dulu kantor K-Magz hanya terdiri dari bangunan kecil tiga lantai, dan sekarang sudah menjadi bangunan besar dua puluh lantai, bahkan majalah K-Magz tidak hanya dipasarkan di korea namun juga di beberapa negara asia dan eropa lainnya, sayang appanya tidak bisa merasakan kesuksesan bersama sahabatnya karena harus menghadap tuhan terlebih dahulu.
"ada apa ahjussi memanggilku?" tanya kyuhyun
"santai saja kyuhyunnie, duduklah dulu" seung yoon mempersilahkan kyuhyun duduk di kursi yang biasa digunakan untuk menyembut tamu, dan dirinya sendiri duduk di kursi yang bersebrangan dengan kyuhyun.
Kyuhyun memandangi ruangan itu, lalu pandangannya jatuh pada sebuah foto yang tergantung di dinding, foto dua orang namja dewasa yang saling berangkulan, senyum manis muncul di wajah kyuhyun melihat foto tersebut.
"kau pasti merindukannya?" ucap seung hyun sambil ikut memandangi foto itu, fotonya saat muda bersama cho young hwan, ayah kyuhyun.
"benar ahjussi, tidak terasa sudah delapan tahun" jawab kyuhyun
"ahjussi juga merindukannya, sahabat ahjussi, dia pasti sangat senang sudah bersatu dengan ummamu di alam sana"
"ahjussi benar"
"dan dia juga pasti bangga kyuhyun kecilnya sudah menjadi wartawan hebat" puji seung yoon
"ahjussi bisa saja" kyuhyun tersenyum malu
"itu memang benar kan?, ahjussi juga sangat kagum dengan semua pekerjaanmu kyu,"
"tunggu, ahjussi memanggilku bukan hanya karena ingin memujiku kan?"
Seung yoon tertawa mendengar jawaban kyuhyun "kau benar – benar mempunyai insting seorang wartawan, kau benar" jawab seung yoon.
"sebenarnya ahjussi punya pekerjaan yang hanya bisa ahjussi serahkan padamu"
"pekerjaan apa?"
"kau tau SM Ent kan? Manajemen besar yang sangat tertutup, selama ini banyak berita yang beredar bahwa SM sengaja menciptakan scandal untuk membuat artis mereka semakin terkenal, namun sampai sekarang tidak ada yang bisa membuktikan hal itu"
"aku tau ahjussi, lalu?"
"kyu, ahjussi ingin kau mencari kebenaran hal itu dan juga rumor – rumor lain yang beredar tentang SM Ent"
"Mwo? Tapi bagaimana bisa ahjussi, bukankan ahjussi tau mereka sangat tertutup" keget kyuhyun tidak menyengka seung yoon akan melakukan pekerjaan berat seperti ini.
"karena itu ahjussi percayakan tugas ini padamu kyu, ahjussi yakin kau mampu" ucap seung yoon meyakinkan
"tapi, ahjussi .."
"kyu dengarkan ahjussi, kalau kita bisa mendapatkan berita ini penjualan K-Magz akan semakin meningkat, dan majalah ini akan semakin berkembang, appamu pasti akan sangat bangga karena berkat anaknya, majalah yang dia rintis sejak muda bisa mereih kesuksesan besar" bujuk seung yoon.
Kyuhyun memikirkan ucapan seung yoon, memang benar, sejak dulu appanya selalu berkerja keras untuk K-Magz, agar suatu saat K-Magz bisa meraih sukses. Jadi tidak ada salahnya bukan kalau kyuhyun berusaha mewujudkan impian appanya yang belum sempat tercapai.
"baiklah ahjussi, kyu bersedia" ucap kyuhyun mantap
"bagus, ahjussi memang bisa mengandalkanmu" ucap seung yoon senang sambil menepuk bahu kyuhyun, "ahjussi menyerahkan sepenuhnya padamu pekerjaan ini, ahjussi harap kau tidak mengecewakan ahjussi"
"kyu akan berusaha ahjussi"
.
.
"jadi kau menerima tawaran dari sajangnim kyu?" tanya jonghyun pada kyuhyun yang sedang asik melahap donat di cafetaria yang terletak di lantai satu gedung K-Magz, setelah pertemuannya dengan seung yoon kyuhyun memang langsung ditanyai oleh jonghyun, dan dengan terpaksa dia harus bercerita pada sahabatnya ini, kalau tidak dia tidak akan pernah berhenti bertanya.
"tentu saja, ini kesempatan besar untukku dan juga K-Magz" jawab kyuhyun sambil melahap donat ketiganya.
"tapi bagaimana caranya kyu? Seperti yang kau bilang SM sulit ditembus"
"itu juga yang membuatku pusing, pokoknya kau harus membentuku mencari cara jong" paksa kyuhyun
"tentu saja, si tampan jong akan membantu princess kyu" ucap jonghyun sambil menepuk dadanya bangga.
"cihh, jangan panggil aku dengan panggilan menjijikan itu, atau aku tidak akan pernah membantumu lagi" ancam kyuhyun
"aishhh sensitif sekali, lagi PMS ya?"
"Lee jonghyun" ucap kyuhyun dengan nada penuh peringatan
"ne , ne dasar tidak punya sense of humor, lalu bagaimana?"
"untuk sekarang aku belum tau" jawab kyuhyun sambil mengalihkan perhatiannya ke arah televisi yang tersedia di cafetaria, saat itu pula muncul sebuah iklan.
'Audisi SM Entertainment akan segera dimulai, wujudkan impian kalian menjadi bagian dari dunia entertainment bersama SM Ent, audisi dimulai tanggal 23 – 28 februari di SM Building' begitulah kira – kira isi iklan tersebut, seringaian muncul di wajah manis kyuhyun, sepertinya tuhan sangat berbaik hati sehingga memberikan jalan keluar dari untuk kyuhyun secepat ini. "aku punya ide jong.." ucap kyuhyun
"mwo?" jonghyun bergidik ngeri melihat seringaian di wajah kyuhyun, jika kyuhyun sudah seperti itu pasti namja manis itu sudah memiliki rencana gila.
"dan aku membutuhkan bantuanmu" ucap kyuhyun lagi, jonghyun hanya bisa menghela nafas pasrah, kalau seperti ini tidak akan ada yang bisa menolak keputusan cho kyuhyun.
TBC
New story chingudeul, aneh? Emang, saya Cuma coba – coba abis idenya dari kemarin berseliweran di otak saya, pengen aja kyu jadi wartawan hhe ...
Disini anggap saja Suju baru debut ya Chingudeul dan Cuma 12 orang. Hope you like it ...
Kalu ada kesamaan cerita itu murni gak disengaja, maklum ide saya suka pasaran hhe ...
