SM SCANDAL

Cast : Cho Kyuhyun

Choi Siwon

Lee Jonghyun

Kang Seung Yoon

Cho Young Hwan (appa kyu)

Super Junior member, dll

Genre : romance, friendship, family dll

Warning : BL, typo(s) bertebaran

Chapter 2

"dan aku membutuhkan bantuanmu" ucap kyuhyun.

Jonghyun menghela nafas pasrah, "setidaknya kau katakan dulu apa rencanamu kyu, memangnya kau fikir aku edward cullen yang bisa membaca fikiran orang lain" sungut jonghyun.

"hhehhe mian aku lupa jong" jawab kyuhyun, lalu dia meminta jonghyun mendekat dengan isyarat tangannya, "kemari" bisiknya.

Jonghyun mendekatkan tubuhnya ke arah kyuhyun, tentu saja dia sudah sangat penasaran dengan rencana kyuhyun, "cepat katakan" ucap jonghyun tidak sabar.

"aishh kau ini tidak sabaran sekali" kyuhyun menatap sekitarnya, memastikan tidak ada orang lain yang bisa menguping pembicaraannya dan jonghyun, setelah memastikan aman namja manis itu mulai mendekatkan bibirnya ke telinga jonghyun, "kau lihat iklan tadi kan?" tanya kyuhyun.

Dahi jonghyun berkerut bingung karena tidak mengerti apa hubungan iklan dengan rencana namja manis itu, namun dia tetap mengangguk.

"aku akan ikut SM Audition" ucap kyuhyun yang sukses membuat jonghyun langsung memundurkan tubuhnya karena kaget.

"MWO?!" teriak jonghyun heboh, menghasilkan delikan tajam dari kyuhyun.

"jangan keras – keras aishh percuma kita bisik – pisik, babo jong!" ejek kyuhyun sadis sambil menutup mulut jonghyun dengan tangannya.

"mmfff iss hehas" gumam jonghyun tidak jelas karena mulutnya masih ditutup tangan kyuhyun, namun sepertinya kyuhyun mengerti kalau jonghyun minta dilepaskan sehingga dia cepat – cepat melepaskan tangannya dari mulut jonghyun.

"hahh bagaimana aku tidak kaget, kyu sajangnim memintamu untuk menyelidiki SM bukan untuk menjadi artisnya" kali ini jonghyun menyatakan pendapatnya dengan berbisik, tidak mau mulutnya dibekap lagi oleh tangan kyuhyun.

"coba kau fikirkan jong, tempat yang paling tepat untuk mencari info tentang SM Ent adalah di SM Building, dan kau tau dengan pasti aku tidak akan bisa masuk kesana sebagai wartawan, menurutmu siapa yang akan bisa dengan bebas keluar masuk SM Building?" tanya kyuhyun berusaha menyadarkan jonghyun

"tentu saja para artis, pimpinan, staff dan ...trainer" jawab jonghyun yang sepertinya mulai mengerti rencana kyuhyun.

"kau sudah mengerti?" kyuhyun memastikan sambil menatap jonghyun

Senyum terkembang di wajah jonghyun, "brilian, aishh tidak salah kau selalu menjadi juara kelas, kau benar – benar pintar, kau ingin ikut audisi agar bisa menjadi trainer SM dan bisa bebas keluar masuk SM Building, dan setelah itu akan dengan mudah mencari informasi di sana?" tebak jonghyun

Kyuhyun tersenyum puas, "seratus untukmu jong"

"tapi kyu bagaimana kalau kau ketahuan, bukankah kau pernah melakukan wawancara dengan beberapa artis SM, tidakkah mereka akan mengenalimu?" kali ini jonghyun memasang raut wajah khawatir, bagaimanapun ini sangat beresiko, bagaimana kalau kyuhyun sampai ketauan dan bahkan bisa sampai dituntut oleh SM nanti, Andwae jonghyun tidak ingin hal itu terjadi pada adik manisnya.

"karena itu aku butuh bantuanmu, aku ingin kau merubah penampilanku jong, buat orang tidak mengenaliku"

Jonghyun terdiam, memikirkan setiap ucapan kyuhyun, "baiklah, masalah itu serahkan padaku" ucap jonghyun sambil tersenyum ke arah kyuhyun dan dibalas senyuman manis oleh kyuhyun.

.

.

Saat ini jonghyun dan kyuhyun sedang berada di apartemen kyuhyun, tepatnya di kamar namja manis itu, memang setelah kyuhyun diterima berkerja di K-Magz dia pindah ke apartemen dari rumah lamanya yang bersebelahan dengan rumah jonghyun, karena menurutnya rumah yang lumayan besar itu terasa sangat sepi jika hanya ditinggalinya sendiri sehingga dia lebih memilih menyewa sebuah apartemen kecil yang dekat dengan kantor K-Magz. Padahal orang tua jonghyun yang sudah menganggapnya seperti anak sendiri sudah menawari kyuhyun untuk tinggal bersama mereka sejak appanya meninggal, namun kyuhyun selalu mengingat ucapan ayahnya agar mandiri dan tidak merepotkan orang lain, sehingga dia menolak dengan halus tawaran orang tua jonghyun.

"jadi akan kita apakan rambutmu kyu?" tanya jonghyun pada kyuhyun yang sudah duduk manis di depan cermin besar yang ada di kamar kyuhyun, sedangkan jonghyun berdiri tepat di belakang kyuhyun.

"terserah padamu, yang penting aku kelihatan berbeda" jawab kyuhyun

"baiklah, kau memilih orang yang tepat dalam hal ini, aku kan sangat fashionable" jonghyun memandangi wajah kyuhyun di cermin, menilai gaya rambut yang cocok untuk kyuhyun. beberapa menit kemudian dia mulai menggerakkan gunting dan sisir yang dipegangnya di rambut kyuhyun.

Entah berapa lama jonghyun bereksperimen dengan rambut kyuhyun, yang pasti cukup lama sampai membuat cho kyuhyun tertidur.

"selesai"ucap jonghyun bangga, "aishh anak ini malah asik – asik tidur" kesal jonghyun saat melihat pantulan wajah kyuhyun di cermin, "kyu bangun, yakk kyuhyun!" jonghyun mengguncang bahu kyuhyun kuat sampai namja itu terbangun.

"apa sih jong" protes kyuhyun dengan wajah ngantuknya

"aku sudah selasai"

"Mwo?, ahh iya aku lupa" kyuhyun mulai ingat tentang apa yang dikerjakan jonghyun sejak tadi, perlahan dialihkan wajahnya menghadap cermin, diamati wajahnya di cermin beberapa saat, terutama di bagian rambutnya dan "YAK! LEE JONGHYUN APA YANG KAU LAKUKAN PADA RAMBUTKU?!" pekik kyuhyun melihat pantulan wajahnya di cermin yang seperti ahhh kyuhyun bahkan sulit mendeskripsikan bagaimana kondisi rambutnya sekarang, seperti Jamur(?), atau mangkuk terbalik (?) yang pasti kepalanya jadi terlihat sangat besar, apalagi rambutnya dibelah tengah, uugghhh persis seperti anak kutu buku di sekolah kyuhyun dulu, grrrr ingin rasanya kyuhyun manjambak rambut jonghyun sekarang juga.

"Mwo? Bukankah ini bagus? Kujamin tidak ada yang bisa mengenalimu" ucap jonghyun sambil menyentuh – nyentuh hasil karyanya.

"Yak! Jauhkan tanganmu dari rambutku babo, SM itu manajemen artis, aku akan ditolak mentah – mentah kalau berpenampilan seperti ini" kyuhyun menepis tangan jonghyun "hhhh seharusnya aku tak percaya padamu" lesu kyuhyun.

"kyu, rambut seperti ini akan trend, kujamin" bela jonghyun.

"trend? Astaga jong, kau benar tapi pata tahun delapan puluhan, aigoo apa yang harus kulakukan?" ucap kyuhyun dramatis, rambut hitamnya yang halus dan lembut jadi hancur seperti ini, dengan penuh kekesalan kyuhyun melempar majalah yang tergelatak di meja kearah jonghyun, PLUKK sukses mengenai wajah jonghyun lalu jatuh di lantai dengan keadaan terbuka.

"ishh seharusnya kau berterima kasih"

"ya terima kasih karena menghancurkan rambutku!" kyuhyun hendak mengambil lagi majalah tersebut untuk digunakan melempar jonghyun lagi, sepertinya di sangat kesal eoh?.

Melihat gelagat kyuhyun jonghyun juga berusaha mengambil majalah tersebut untuk menjauhkannya dari kyuhyun, namun gerakan kedua orang itu berhenti saat melihat gambar di halaman yang terbuka, gambar seorang model namja, namun bukan namja itu yang menjadi perhatian jongkyu, namun rambut namja itu. sebuah senyuman muncul di wajah tampan jonghyun, "kurasa aku sudah menemukan model rambut yang cocok untukmu kyu" ucap jonghyun

Kyuhyun memandang jonghyun, "kurasa aku setuju, tapi awas kalau kau membuat rambutku semakin hancur, aku akan mencincangmu lalu membuangmu ke sungai amazon untuk santapan piranha" ancam kyuhyun sadis.

"tenang saja, kali ini akan berhasil" jonghyun mengambil majalah tersebut lalu memperhatikan gambar itu dengan seksama."ayo kita mulai" jonghyun menepuk tangannya semangat lalu mulai memutar tubuh kyuhyun agar kembali menghadap cermin.

Dua jam kemudian semuanya selesai, jonghyun meletakkan alat pengering rambut yang baru saja digunakan untuk mengeringkan rambut kyuhyun di meja, "kyu sekarang buka matamu" perintah jonghyun.

Kyuhyun membuka matanya, matanya terbelalak melihat pantulan wajahnya di cermin, "wahh kau serius jong ini aku?" tanya kyuhyun tidak percaya, tampilannya memang sangat berbeda, rambut hitamnya yang agak panjang sedikit dipotong lalu dibuat agak ikal, jonghyun juga bahkan mengecat rambut kyuhyun dengan warna coklat gelap, terihat sangat pas dengan warna kulit kyuhyun. model rambut barunya ini menambah kadar kemanisan kyuhyun berkali – kali lipat, he look so adarable. Kali ini kyuhyun harus mengakui pekerjaan jonghyun sangat memuaskan.

"kau hebat" pekik kyuhyun sambil melompat – lompat girang di sekeliling kamarnya yang bernuansa babyblue, sedangkan jonghyun hanya melihat namja manis itu sambil melipat tangannya di depan dada.

"kali ini tidak akan ada yang mengenali cho kyuhyun" kyuhyun menggenggam tangan jonghyun sambil mengguncang – guncangnya, ckkk tingakhnya benar – benar seperti yeoja yang baru saja diajak pacaran oleh namja pujaan hatinya.

"apakah aku harus berhenti jadi wartawan dan mulai membuka salon?" canda jonghyun

"ouhhh kurasa tidak, aku tidak bisa membayangkan wajah coolmu itu berkeliaran di salon"

"hmm kau benar, lagipula aku lebih mencintai pekerjaanku yang bisa membuatku bertemu aktris – aktris cantik" jonghyun tersenyum nakal.

"ohh ya kyu, kurasa masih ada yang kurang" ucap jonghyun

"apa?"

"pakaianmu, kita harus mencari yang cocok dengan model rambutmu"

Kyuhyun berfikir sebentar kemudian mengangguk, "kau benar, dan kau harus menemaniku berbelanja jong" kyuhyun langsung menyambar tangan jonghyun dan menariknya keluar.

Jonghyun menghela nafas pasrah, menemani kyuhyun belanja adalah mimpi buruk, bagaimanapun kyuhyun itu namja yang bertipe uke, dan kalau sudah berbelanja memakan waktu berjam – jam, jonghyun hanya berharap dirinya tidak dijadikan tukang angkut barang lagi seperti saat dia menemani kyuhyun belanja sebelum – sebelumnya.

.

.

Kyuhyun melangkahkan kakinya memasuki SM Building, berbaur diantara ratusan atau bahkan ribuan peserta SM Audition. Kyuhyun menghampiri meja panitia untuk mengambil nomor urut untuk tampil.

"gomawo" kyuhyun tersenyum manis sambil mengambil nomor urutnya yang di berikan oleh staff, tidak menyadari wajah staff tersebut yang sedikit memerah karena melihat senyum manis seorang cho kyuhyun. kyuhyun hari ini memang tampil sangat beda, selain karena model rambut barunya namun juga karena kemeja baby blue yang dipakainya, sangat pas dengan kulit putih pucatnya, ditambah dengan jeans putih yang agak ketat membuat kaki jenjangnya terbentuk secara sempurna, terlihat sexy dan imut dalam waktu bersamaan, jangan lupakan syal putih yang melingkar manis di leher jenjang cho kyuhyun, ohh bahkan sejak kyuhyun memasuki SM Building tadi banyak mata yang langsung menatap penuh minat padanya.

Kyuhyun mendudukkan dirinya di kursi kosong diantara para peserta lainnya, ditempelkan kertas bertuliskan nomor urutnya 1013 tepat di bagian dada kirinya. Kyuhyun menatap sekelilingnya, tiba – tiba saja dia jadi gugup, apalagi saat dia tau banyak orang yang mendaftar ikut audisi, bukan kyuhyun meragukan kemampuannya, banyak yang billang kyuhyun memiliki golden voice, bahkan dia selalu dipercaya untuk mengisi acara kalo ada perayaan di K-Magz, tapi tetap saja dia khawatirkan, bagaimanapun para peserta lain pasti juga punya bakat yang hebat. Kyuhyun menarik nafas dalam – dalam untuk menghilangkan kegugupannya, dia harus berusaha dengan keras, tidak boleh mengecewakan ahjussi kang dan juga jonghyun yang percaya padanya.

Entah sudah berapa jam kyuhyun menunggu, yang pasti dia sudah sangat bosan, kalau saja jonghyun tidak ada pekerjaan, dia pasti sudah menemaninya. Kyuhyun bangkit berdiri, sebaiknya dia membasuh muka di toilet agar tidak mengantuk.

Kyuhyun membasuh mukanya dan sedikit merapikan rambut barunya, di dalam toilet hanya ada dia jadi kyuhyun santai saja, "hemm aku memang tampan" ucap kyuhyun narsis sambil menatap pantulan wajahnya di cermin dan membuat pose – pose yang menurutnya dia terlihat tampan, "tapi bagaimana bisa banyak yang salah mengiraku yeoja?, ckk orang – orang itu pasti sudah rabun" keluh kyuhyun terus bermonolog di depan cermin kali ini dengan wajah merengut yang lucu karena mengingat banyak orang yang salah mengiranya yeoja, kyuhyun tidak menyadari bahwa ada seorang namja yang sedang menahan tawa melihat tingkahnya, sepertinya namja itu juga ingin ke toilet namun berhenti saat melihat kyuhyun berceloteh sendiri di depan cermin.

"ehhmmm" namja berbadan tegap itu berdeham, lalu mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam toilet.

"eh?" menyadari ada orang lain di situ kyuhyun jadi salah tingkah, jangan – jangan dia mendengar ucapanku tadi, batin kyuhyun.

Namja tersebut melangkah masuk lalu membasuh tangannya di wastafel.

kyuhyun memandangi namja tegap itu intens, sama sekali tidak bisa melihat wajah namja itu karena tertutupi topi dan masker, padahal ini kan di dalam ruangan, ahh jangan – jangan dia artis, pikirnya.

"ada apa?" suara husky namja itu terdengar, mungkin karena risih kyuhyun memandanginya terus.

"mwo? Ahh tidak apa – apa"kyuhyun buru – buru mengalihkan pandangannya dari namja itu.

Namja itu menangangkat bahunya acuh lalu kembali membasuh tangannya, sampai dering ponsel terdengar dari mantel coklat yang dipakai namja itu, dia bergegas mengambil smartphonenya dan mengutak – atiknya sebentar, setelah itu dengan tergesa – gesa namja itu meninggalkan toilet, dia bahkan tiak menyadari sebuah benda jatuh ketika dia memasukkan smartphonenya ke dalam saku mantel yang dipakainya.

Aneh, pikir kyuhyun lalu kembali merapikan penampilannya, setelah memastikan penampilannya sempurna kyuhyun hendak meninggalkan toilet, namun langkahnya berhenti saat kakinya tidak sengaja menendang sesuatu.

"apa ini?" kyuhyun memungut benda yang sepertinya gantungan handphone berbentuk kuda, "ahh jangan – jangan punya namja tadi" kyuhyun bergegas keluar toilet, siapa tau namja itu belum jauh, namun setelah kyuhyun sampai di luar namja itu sudah tidak terlihat.

"sudah tidak ada" ucapnya sambil menengok ke kanan dan kekiri, kyuhyun memandangi benda ditangannya, "lucu juga, sayang sekali kalau dibuang, hmm baiklah kau jadi milikku saja ne" senyum terkembang di wajah manis kyuhyun, lalu dia mulai melangkahkan kakinya menuju tempatnya menunggu tadi.

Hari sudah hampir sore saat tiba giliran kyuhyun, namja manis itu memasuki ruangan tempat penjurian, dihadapannya terdapat empat juri yang akan menilai penampilannya. Kyuhyun menarik nafas alam sebelum mulai bernyanyi, sesaat kemudian suara merdu kyuhyun mulai mengalun lembut di ruangan serba putih itu. Para juri tampak terpukau dengan penampilan kyuhyun, apalagi penampilan kyuhyun juga sangat mendukung untuk menjadi seorang artis, mereka nampak menikmati lagu seven years of love yang dibawakan kyuhyun dengan sangat baik.

Kyuhyun tersenyum simpul setelah menyalesaikan lagunya, diiringi dengan tepuk tangan para juri.

"hasilnya akan keluar dua minggu lagi, semoga sukses" ucap slah satu juri yang terlihat paling senior.

"terima kasih" balas kyuhyun setelah itu dia mulai meninggalkan ruangan tersebut, senyum masih terkembang di wajah manianya, dia merasa puas, setidaknya respon para juri sangat baik.

"ahh aku harus memberi tahu jong" kyuhyun mengambil smarthphonenya, dipandanginya gantungan berbentuk kuda yang sudah terpasang di smartphonenya, "sepertinya kau membawa keberuntungan" ucapnya sambil tersenyum memandangi gantungan kuda itu dan memegang – megangnya sebentar, setelah itu dia mulai menghubungi jonghyun.

.

.

"kyu!" teriak jonghyun sambil membuka pintu kamar kyuhyun, dilihatnya namja pecinta game itu masih bergelung dalam selimut tebalnya.

"yak! Kyuhyun bangun pemalas" jonghyun menjatuhkan tubuhnya ke kasur, tepat di samping kyuhyun, membuat tidur namja manis itu terganggu.

"kau berisik jong" kyuhyun semakin menenggelamkan tubuhnya dalam selimut.

Jonghyun berdecak kesal, dia sengaja datang pagi – pagi ke apartemen kyuhyun untuk memberitahu berita besar, dan kyuhyun justru masih enak – enakan tidur, untung saja dia sudah hafal password kamar kyuhyun kalau tidak dia pasti harus menunggu diluar padahal udara sangat dingin pagi ini.

"ck mentang – mentang kau diberi libur oleh sajangnim kau bisa bermalas – malasan kyu, bangun sekarang atau kubuang 'kekasihmu'" jonghyun menyambar PSP putih yang tergelatek di meja nakas yang terletak di samping ranjang kyuhyun.

Merasa nasib 'kekasih'nya terancam kyuhyun mulai mengeluarkan kepalanya dari balik selimut, matanya langsung menatap tajam ke arah jonghyun yang sekarang sedang melempar – lemparkan PSP kyuhyun ke udara lalu menangkapnya lagi, "lakukan saja, tapi ucapkan selamat tinggal pada gitar kesayanganmu" desis kyuhyun.

"itu tidak akan terjadi, nih lihat" jonghyun menyodorkan smartphonenya pada kyuhyun lalu kembali memainkan PSP kyuhyun ditangannya.

Kyuhyun memandangi layar smarthphone jonghyun yang menampilkan halaman situs resmi SM Ent, tepatnya di halaman yang menampilkan nama – nama orang yang diterima sebagai trainer SM, kyuhyun baru ingat kalau ini sudah berlalu dua minggu sejak dia mengikuti audisi.

Mata kyuhyun membulat saat melihat namanya tercantum disana besarma peserta lain yang diterima menjadi trainer SM, "jong?!" panggilnya tak percaya.

Jonghyun tersenyum puas melihat ekspresi kyuhyun yang menutnya sangat lucu, namja manis itu masih bengong dengan mulut terbuka sambil masih memandangi layar smartphonenya.

"aku di terima" ucap kyuhyun kemudian dengan senyum cerah di wajahnya, sedetik kemudian namja manis itu sudah melompat – lompat girang di atas kasurnya, "yes, aku trainer SM" ucap kyuhyun semangat, setidaknya dia sudah selangkah lebih dekat dengan tujuannya.

Jonghyun hanya melihat tingkah kyuhyun sambil masih melempar – lempar PSP itu, "tapi pasti aku akan kesepian di K-Magz" keluh jonghyun.

Kyuhyun berhenti melompat – lompat lalu menghampiri jonghyun, kyuhyun memang sudah membicarakan keseluruhan rencananya pada kang seung yoon, pimpinannya itu mendukung sepenuhnya rencana kyuhyun bahkan mengizinkan kyuhyun untuk tidak datang sementara waktu ke K-Magz dan karena kyuhyun sudah diterima sebagai trainer SM sudah dipastikan namja manis itu akan vakum sementara waktu dari K-Magz , karena dia akan mulai tinggal di asrama yang disediakan oleh SM Ent untuk para trainernya, ditambah peraturan SM yang ketat terhadap para artis dan trainernya pasti membuatnya akan jarang bertemu dengan jonghyun.

"jong dengarkan aku, ini semua kulakukan untuk K-Magz, untuk kemajuan majalah kita" terang kyuhyun.

"hahh, setidaknya kau tidak perlu tinggal di asrama kan?"

"itu memang sudah peraturannya"

"huhhh kalau kau tidak ada siapa yang akan jadi temanku, kau tau kan hanya kau yang bisa bertahan dengan semua tingkahku, dan ingat hanya aku yang tahan dengan sikapmu cho kyuhyun" ucap jonghyun, sebenarnya dia tidak rela kyuhyun jauh darinya, bagaimanapun selama ini dia yang melindungi kyuhyun seperti adiknya sendiri, dan juga dia pasti merindukan adik manisnya ini.

"kalau kau menghawatirkanku kau tenang saja, aku bisa menjaga diri, ingat aku sudah dua puluh satu tahun" kyuhyun sebenarnya tau jonghyun meghawatirkannya.

"aku tau kau sudah dewasa, tapi kau tetap adik kecilku" jonghyun sebenarnya sudah ingin menangis, tapi dia tidak ingin kyuhyun merasa berat meninggalkannya. Dipegangnya kedua pundak kyuhyun, agar namja dengan iris berwarna coklat itu memandangnya. "dengarkan aku, kau harus berhati – hati disana, makanlah yang teratur, jangan terlalu sering makan ramen, jaga kesehatan, aku tidak mau kau membuat orang lain repot kalau kau sakit, dan jangan lupa selalu memberi kabar padaku" ucap jonghyun panjang lebar.

Mau tidak mau kyuhyun merasa terharu, walaupun jonghyun kadang sangat menyebalkan tapi dia sangat menyayangi namja yang sudah seperti hyungnya ini. "arraseo, aku akan mengikuti semua nasihatmu ...hyung" jawab kyuhyun sambil memandang jonghyun lembut.

Mendengar kata hyung dari mulut kyuhyun membuat air matanya tidak bisa dibendung lagi, "kau memanggilku hyung" ucap jonghyun dengan suara bergetar, kyuhyun memang tidak pernah mau memanggilnya hyung walaupun usianya lebih tua setahun dari kyuhyun, namja manis itu selalu beralasan kalau jonghyun terlalu kekanak – kanakan untuk di panggil hyung.

"aishh kenapa malah menangis, kemana lee jonghyun yang cool" keluh kyuhyun padahal dirinya sendiri sedang berusaha menahan airmatanya agar tidak jatuh.

"ini karna kau bodoh, aku terlalu bahagia karena kau memanggilku hyung, kupikir sikap tidak sopanmu itu sudah tidak tertolong lagi kyu" ck bahkan di saat haru seperti ini jonghyun masih bisa mengejek kyuhyun.

Dahi kyuhyun bekerut tidak suka, ingin sekali dia menjitak kepala jonghyun, "hahh karena hari ini aku sedang baik aku tidak akan membalasmu" ucap kyuhyun

"bisa panggil aku hyung lagi" pinta jonghyun masih dengan air mata yang mengalir dipipinya, apalagi wajah namja tampan itu sudah memerah.

kalau saja tidak dengan suasana seperti ini kyuhyun pasti sudah mentertawakan jonghyun, memfotonya lalu menyebarkan gambar wajah konyol jonghyun pada yeoja – yeoja atau namja manis yang sering mengejar – ngejar jonghyun di kantor mereka, tapi untung saja kyuhyun tidak setega itu. Perlahan kyuhyun memeluk jonghyun yang sedikit lebih tinggi darinya, "hyung, hyung, hyung" bisiknya tepat di telinga jonghyun, di balas pelukan erat di tubuh kyuhyun dari namja tampan itu.

.

.

Jonghyun membantu kyuhyun mengeluarkan kopernya dari mobil jonghyun, saat ini kedua namja itu sudah berada di depan sebuah gedung berlantai lima yang merupakan asrama trainer yang letaknya persis di belakang SM Building, jonghyun memang mengantarkan kyuhyun yang akan mulai tinggal di asrama SM.

"kau masih ingat ucapanku kan kyu?" tanya jonghyun sambil memeluk kyuhyun erat.

"ne, kau tenang saja aku akan baik – baik saja, kau juga jangan malas berkerja, siapa yang akan membantumu kalau pekerjaanmu terbengkalai" ucap kyuhyun

"ne cerewet, sudah masuklah sana, ini kopermu" jonghyun menyerahlan koper kyuhyun.

"baiklah terima kasih sudah mengantarku, aku masuk dulu jong" kyuhyun mulai memasuki gerbang besar didepannya.

"ahh tunggu kyu" teriak jonghyun membuat kyuhyun menghentikan langkahnya dan menatapnya heran, dengan cepat jonghyun mengambil sesuati di mobilnya, sebuah kotak

beruluran kecil namun agak panjang, diberikan kotak itu pada kyuhyun.

"apa ini?" kyuhyun memandang kotak ditangannya

"hanya ini yang bisa kulakukan untuk membantumu, kau akan tau isinya nanti" jawab jonghyun

"terima kasih" balas kyuhyun tulus

Jonghyun tersenyum lalu menepuk pundak kyuhyun pelan, "cho kyuhyun fighting!" ucapnya memberi semangat sambil mengepalkan tangannya.

"fighting!" tiru kyuhyun, melakukan hal yang sama.

"sekarang masuklah, aku harus kembali ke kantor, sajangnim bisa marah kalau aku datang terlambat" ucap jonghyun sambil mendorong – dorong tubuh kyuhyun pelan.

kyuhyun mulai meninggalkan jonghyun, menuju tempat tinggal barunya, kyuhyun sadar setelah ini hidupnya tidak akan sama lagi, tidak ada jonghyun yang selalu menemaninya, dia harus berjuang sendiri, dan yang terpenting tidak ada yang boleh tau siapa dirinya sebenarnya. Perlahan kyuhyun memejamkan matanya, appa tolong lindungi kyu, bisiknya dalam hati pada sang appa, kyuhyun memang selalu meminta restu dari appanya tiap akan melakukan sesuatu, itu sudah menjadi kebiasaan untuk kyuhyun.

.

.

kyuhyun membereskan barang – barangnya di lemari kecil yang terdapat di kamarnya, namja manis ini tidak sempat membereskan barangnya tadi pagi karena begitu sampai para trainer baru langsung disuruh berkumpul dia aula dan diberikan arahan dan juga diberitahu atauran yang berlaku di asrama ini.

namja manis ini menempati kamar yang terletak di lantai tiga, kamarnya yang ditempatinya memang tidak terlalu luas dibandingkan dengan kamarnya sendiri, apalagi untuk ditempati dua orang, ya kyuhyun memang memiliki roomate, kyuhyun sudah bertemu dengannya saat pertama kali dia memasuki kamar ini, seorang namja yang berusia dua tahun di bawah kyuhyun, namanya suho, dan dia sudah menjadi trainer SM selama satu tahun.

Kyuhyun merasa sangat beruntung memiliki roomate seperti suho, bukan hanya dia sangat baik dan ramah, namun juga kyuhyun bisa bertanya banyak tentang SM mengingat namja itu sudah menjadi trainer SM cukup lama.

"hyung latihanmu akan dimulai besok kan?" tanya suho sambil tiduran di kasurnya yang berada tepat di samping kasur kyuhyun.

"ne, wae suho-yah?"

"sebaiknya hyung tidur cepat, latihan besok akan sangat melelahkan" ucap suho

"ne, kau tidurlah duluan hyung belum mengantuk"

"baiklah hoaaaammm aku tidur duluan hyung, jalja" ucap namja itu sambil menguap, beberapa menit kemudian suho sudah tertidur pulas.

Kyuhyun melirik ke arah suho yang sudah tertidur lelap, setelah kyuhyun selesai memasukkan seluruh pakaiannya, namja manis itu mengambil hadiah dari jonghyun yang belum sempat dibukanya.

Kyuhyun membawa kotak itu ke kasurnya, di pandanginya sebentar, lalu kyuhyun mulai membuka kotak tersebut, melihat isi di dalamnya dahi kyuhyun berkerut.

"pulpen?" tanyanya sambil mengangkat pulpen itu, kyuhyun melihat di bawah pulpen itu ada sebuah kertas surat, kyuhyun mengambilnya dan mulai membacanya, terdapat tulisan tangan jonghyun disana.

'kyu kau sudah melihat hadiahku?, aku sengaja membelikannya, ini bukan pulpen biasa, Disana ada kamera, perekam suara dan juga bisa digunakan sebagai USB, aku sangat tau kau tidak bisa membawa handycam dan alat perekammu jadi aku memberikanmu ini, tidak akan ada yang curiga kalau ini adalah kamera dan alat perekam hhe J

kau tau aku sangat sulit mendapatkannya, bahkan aku menghabiskan gajiku bulan ini untuk membelinya, kau harus menjaganya ne, hyung menyayangimu, berhati – hatilah'

kyuhyun menatap pulpen itu takjub setelah selesai membaca surat jonghyun, hahh dia harus berterima kasih pada namja tinggi itu nanti, hmmm dengan ini bisa mempermudah tugasnya.

"hoaaaammmm" sepertinya kyuhyun mulai mengantuk, hari ini benar – benar melelahkan, perlahan diletakkan kembali pulpen itu ditempatnya, dia harus beristirahat karena besok pasti akan lebih berat dari hari ini.

.

.

Kyuhyun berjalan tergesa – gesa memasuki SM Building sambil memasukkan barang bawaannya seperti smartphone, dompet, pulpen dari jonghyun, tanda pengenal sebagai trainer SM, sebotol air minum dan juga baju ganti kedalam tas, salahkan kyuhyun yang bangun kesiangan di hari pertama latihan sehingga dia tidak sempat mempersiapkan barang bawaannya, sebenarnya suho sudah berusaha membangunkannya tapi kyuhyun yang tidur terlalu nyenyak membuat suho menyerah untuk membangunkan namja manis itu.

"aishhh susah sekali sih" kyuhyun masih berusaha memasukkan barang – barangnya, sangat sulit karena kyuhyun memasukkan semuanya sekaligus secara paksa. Sangking seriusnya kyuhyun memasukkan barang – barangnya kyuhyun bahkan tidak sadar seorang namja berbadan tegap berdiri tidak jauh di depannya, dan ...

BRUKK kyuhyun dengan sukses menabrak namja itu, membuat kyuhyun terjatuh ke lantai dengan barang yang berserakan karena kyuhyun belum sempat menutup tasnya.

"ughhh appo" ringis kyuhyun sambil mengelus pinggangnya yang agak ngilu karena benturan yang cukup keras dengan lantai, padahal kyuhyun yang menabrak tapi kenapa malah namja manis ini yang jatuh.

"gwenchana?" tanya seorang namja bersuara husky yang menjadi korban tabrakan kyuhyun, namja itu terlihat khawatir mendengar ringisan kyuhyun.

"ne, gwenchana" bohong kyuhyun padahal pinggulnya sakit sekali, tapi dia sedang buru – buru, dengan tergesa kyuhyun mengumpulkan barang – barangnya.

Melihat kyuhyun yang nampak terburu – buru namja itu membantu kyuhyun mengumpulkan barang – barangnya lalu memberikannya pada kyuhyun.

Setelah memastikan seluruh barangnya masuk ke dalam tas kyuhyun mengangkat wajahnya hendak meninta maaf dan berterima kasih pada namja yang sudah ditabrak dan juga menolongnya mengumpulkan barangnya yang berantakan. Saat kyuhyun mengangkat wajahnya yang pertama kali dia lihat adalah mata kelam yang menatapnya khawatir, rahang tegas yang membuat namja di depannya terkesan sangat manly, hidung mancung dan juga bibir joker yang terlihat sangat seksi, satu hal di fikiran kyuhyun TAMPAN, kyuhyun bahkan tidak sadar dia terus memandangi namja itu tanpa mengucapkan apapun, sepertinya namja manis ini lupa dengan niatnya meminta maaf karena terlalu terpesona.

TBC

Chap duanya datang teman – teman ... disini kyuhyun akan mulai menjalankan misinya di SM Ent.

Sebenernya agak gak pede post chap ini, saya merasa ceritanya agak garing kaya kyupuk eh krupuk maksudnya hhe, tapi ya sudahlah sudah diketik juga, jadi maaf kalo gak sesuai dengan yang kalian harapkan ya ... saya usahakan chap depan lebih baik ..

Dikit aja deh cuap – cuapnya pai – pai #lambaitangan :)