SM SCANDAL
Cast : Cho Kyuhyun
Choi Siwon
Lee Jonghyun
Kang Seung Yoon
Cho Young Hwan (appa kyu)
Super Junior member
Kim Suk Jong (CEO SM/OC) , dll
Genre : romance, friendship, family dll
Warning : BL, typo(s) bertebaran
Chapter 3
Kyuhyun masih terus memandangi namja tampan di depannya tanpa berkedip sama sekali, mata bulatnya memperhatikan dengan seksama wajah sempurna milik namja yang menjadi korban tabrakannya itu.
Tunggu, sepertinya wajah ini tidak asing, batin kyuhyun setelah sekian lama memandangi wajah di depannya, wajah tampan ini begitu familiar.
Isssshhh pabokyu, dia ini kan choi siwon, member super junior, batin kyuhyun lagi saat dia mulai mengingat namja di depannya ini adalah visual super junior, boyband yang dia wawancarai beberapa minggu lalu, mengingat hal itu otomatis kyuhyun menundukkan wajahnya, walaupun dia sudah menyamar kyuhyun masih merasa takut jika ada yang mengenalinya.
"hey, kau tidak papa?" tanya siwon pada kyuhyun, namja tampan itu heran melihat namja manis yang sejak tadi memandangnya sekarang justru menundukkan wajahnya.
"gwenchana" jawab kyuhyun dengan suara yang nyaris tidak terdengar dan masih menundukkan wajahnya.
"siwon-ah, apa yang kau lakukan disana? Kita harus latihan" tiba – tiba terdengar suara seorang namja dari belakang siwon.
"ahh leeteuk hyung, tidak papa hanya ada insiden kecil saja, anak ini baru saja terjatuh setelah menabrakku" jawab siwon pada leeteuk.
"benarkah? Apa dia tidak papa?" tanya leeteuk sambil berjalan menghampiri siwon, di belakang namja yang merupakan leader super junior itu terdapat member super junior lain yang ikut menghampiri siwon.
Aisshhh jinja mati aku, runtuk kyuhyun dalam hati, jemarinya meremas tali tas yang masih dipegangnya karena gugup ketika mendengar banyak langkah kaki mendekat kearahnya, dia semakin tegang saat siwon menyebut nama leeteuk, ternyata menyamar sangat sulit, batin kyuhyun lagi.
"kau baik – baik saja?" tanya leeteuk yang kini sudah berada di samping siwon, yang artinya dia sudah berada di depan kyuhyun yang semakin menundukkan wajahnya, membuat sekelompok namja tampan di depannya memandangnya dengan bingung.
"heyyy setidaknya jawab kalau ada yang bertanya padamu!" ucap namja tampan sekaligus cantik yang bernama kim heechul, nampaknya dia kesal karena kyuhyun tidak menjawab pertanyaan leeteuk.
"sudahlah cullie mungkin dia hanya malu" ucap leeteuk, "apa kau trainer?" tebak leeteuk, karena kyuhyun tidak memakai tanda pengenal staff SM, jadi kemungkinan besar namja manis di depannya ini adalah trainer SM.
"ne" jawab kyuhyun pelan
"apa kau baik – baik saja kudengar kau jatuh saat menabrak siwon, apa perlu kami antar ke ruang kesehatan?" tanya leeteuk lagi
Kyuhyun langsung mendongakkan wajahnya mendengar ucapan leeteuk, "tidak perlu sunbae, nan gwenchana" jawab kyuhyun cepat, namja manis itu mengibas – ngibaskan tanngannya, tanda dia menolak, setelah itu kyuhyun kembali menundukkan wajahnya.
"leeteuk hyung, kalian sedang apa?" tanya seorang namja tinggi dan tampan yang tidak sengaja lewat dan yang sepertinya merasa penasaran melihat member super junior berkumpul di lobi sambil mengelilingi seorang namja, sedangkan namja yang lebih tinggi yang berdiri tapat di sampingnya hanya memandang sekilas ke arah gerombolan namja – namja tampan itu.
"yunho –ah, changmin – ah, tidak ada apa – apa hanya masalah kecil" jawab leeteuk sambil tersenyum kearah dua rekan sesama artis dan satu manajemen dengannya itu, kedua namja tinggi nan tampan itu ikut bergabung dengan member super junior untuk mengelilingi kyuhyun.
Aigo, jonghyun – ah mereka semua ada di sini, hahhh hari pertama saja sudah sesulit ini, aku harus cepat pergi dari sini, batin kyuhyun, kyuhyun memaksa otaknya yang tiba – tiba blank untuk berfikir cepat bagaimana cara meloloskan diri dari sini, bagaimana otaknya tidak blank, saat dirinya dikelilingi namja – namja tampan ditambah kenyataan bahwa namja – namja itu merupakan artis terkenal.
Setelah menemukan cara terbebas dari kepungan namja – namja tampan ini kyuhyun dengan cepat mendongakkan wajahnya, lalau membungkuk sekilas ke arah namja – namja tampan yang mengelilinginya, "mi-mianhae sunbae karena telah menabrak siwon sunbae, saya harus pergi karena ada latihan, permisi" ucap kyuhyun cepat lalu langsung pergi dari hadapan namja – namja tampan yang sepertinya masih kaget dengan ucapan kyuhyun yang tiba – tiba.
"apa dia bilang mau latihan?" tanya donghae sambil menyenggol bahu eunhyuk yang berdiri di sampingnya
"ne" jawab eunhyuk
"bukankah ruang latihan trainer seharusnya belok kiri?" ucap donghae melihat kyuhyun yang yang malah berlari menuju kearah sebaliknya yang merupakan ke arah pintu keluar, sepertinya namja manis itu terlalu gugup dan terlalu ingin cepat – cepat pergi sampai salah arah.
"ahh kau benar juga" pekik eunhyuk, "ya! Kau trainer sepertinya kau salah jalan!" teriak eunhyuk berharap kyuhyun mendengar teriakannya.
Kyuhyun menghentikan larinya mendengar teriakan eunhyuk yang dia yakin ditujukan padanya, dilihatnya jalan yang dilaluinya, PLAKK, kyuhyun memukul dahinya pelan, "babokyu" gumamnya saat menyadari dia mengarah keluar gedung SM, dengan cepat kyuhyun berbalik, membungkuk sekali lagi kearah member super junior dan TVXQ, "mi-mian sunbae, gumawo" ucapnya dengan wajah yang tampak memerah karena malu dan justru terlihat sangat imut, setelah itu kyuhyun langsung melanjutkan larinya, kali ini kearah yang benar.
namja – namja tampan itu masih memandang ke arah kyuhyun pergi walaupun namja manis itu sudah tidak terlihat lagi, sampai sebuah suara dari seseorang yang biasanya sangat irit bicara menyadarkan lamunan semuanya.
"anak itu imut sekali" ucap kibum, dia sangat gemas melihat kyuhyun yang tampak begitu lucu saat merasa malu, pipi bulatnya memerah, sangat menggemaskan.
"kau benar bummie-ah, aku bahkan sampai ingin mencubit pipinya" timpal ryeowook
"kalian lihat wajahnya yang memerah tadi? Uhh menggemaskan" kali ini donghae ikut berbicara
"aishhh kalian ini tentu saja aku lebih imut buing buing buing buing" ucap heechul sambil beraegyo yang justru terlihat menyeramkan.
"hyung jangan membuat mata wookie jadi iritasi" ucap yesung sadis sambil menutupi mata ryeowook dengan jari – jari pendeknya.
"aissss kau mau kura – kuramu mati yesung-ah" ancam heechul
"sudah – sudah hentikan, sebaiknya kita cepat keruang latihan" potong leeteuk, kalau dia tidak segera menghentikannya perdebatan mereka tidak akan ada habisnya, hahhhh mimpi apa leeteuk sampai memiliki dongsaeng dengan tingkah ajaib seperti mereka, tapi walau bagaimanapun leeteuk menyayangi mereka semua. "kajja" ucapnya sambil mulai melangkahkan kakinya meninggalkan tempat itu meuju lift yang akan membawa mereka ke lantai tiga, tempat rang latihan mereka berada.
"ya siwon – ah kau malah melamun, kajja" ajak donghae pada siwon yang masih memandang arah menghilangnya kyuhyun.
"ah n-ne" jawab siwon sambil mengikuti donghae, sekali lagi siwon menengok kearah perginya kyuhyun, senyuman muncul di wajah tampan siwon, membuat lesung pipi menawanya muncul, dirinya tidak menyangka bisa bertemu lagi dengan namja manis nan lucu yang dilihatnya di toilet beberapa minggu lalu, ya siwon masih mengingat wajah manis itu, dan sekarang namja manis itu menjadi trainer SM, bukankah itu berarti dia bisa bertemu dengannya lagi bukan? Sayang sekali siwon belum tau nama namja manis itu, siwon menghela nafas sejenak, setelah itu dia mulai berbalik, kakinya melangkah mengikuti member yang lain yang berjalan didepannya menuju ruang latihan mereka.
.
.
Tidak terasa sudah lebih dari dua minggu kyuhyun menjadi trainer SM, selama itu pula kyuhyun menjalani latihan yang menurutnya sangat berat, kyuhyun sama sekali tidak menyangka menjadi trainer SM akan sesulit dan semelahkan ini, dia fikir trainer hanya akan diajari menyanyi, akting maupun bermain alat – alat musik, ternyata mereka juga harus melakukan latihan fisik yang sangat berat untuk melatih pernafasan dan juga latihan dance, bayangkan saja, untuk kyuhyun yang jarang olahraga –nyaris tidah pernah kecuali saat masih sekolah- dan untuk pertama kalinya melakukan dance, semua hal ini seperti penyiksaan baginya, masih kyuhyun ingat, hari pertama dia latihan badannya sangat sakit seperti tertimpa oleh gajah, di tambah lagi dia harus terkena omelan guru dancenya dan juga tertawaan teman – temannya karena gerakan dancenya yang kaku dan aneh, kalau saja kyuhyun tidak mengingat misi pentingnya dia pasti sudah menyerah dan secepatnya pergi dari sini. Berbicara tentang misinya, bisa dibilang misinya tidak berjalan lancar, sampai saat ini dia belum mendapatkan informasi yang berarti, bagaimana dia bisa mencari informasi kalau setiap hari dihabiskan kyuhyun untuk latihan bersama para trainer yang lain, setelah latihan pun kyuhyun sudah tidak punya tenaga lagi untuk melakukan apapun dan lebih memilih tidur karena kelelahan, bahkan selama kyuhyun tinggal di asrama tidak sekalipun dia sempat menyentuh kekasihnya a.k.a PSP, selain karena hal itu ada hal lain yang membuat kyuhyun kesulitan mendapat informasi, tempat latihan trainer berbeda lantai dengan tempat latihan para artis SM, dan tidak sembarangan orang bisa masuk kesana, dan juga diam – diam kyuhyun mengamati para staff yang berkerja di SM Ent, mereka sangat berhati – hati dalam setiap tindakan dan ucapan mengenai perusahaan tempat mereka berkerja ini, pantas saja selama ini kerahasian SM Ent selalu terjaga sangat baik, wajar bila SM Ent dianggap sebagai manajement artis yang sangat tertutup dan tidak terjamah.
Kyuhyun mengaduk jangmyeon di depannya dengan tidak semangat, dia nyaris putus asa memikirkan cara untuk mencari informasi tentang SM Ent. Biasanya di saat – saat seperti ini dia akan bertanya pada jonghyun apa yang harus dia lakukan, tapi disini tidak ada jonghyun yang bisa membantunya, walaupun kyuhyun sebenarnya bisa saja menghubungi jonghyun namun dia sama sekali tidak ingin mengganggu sahabatnya itu, jonghyun sudah cukup sibuk karena harus menanggung pekerjaan kyuhyun yang belum selesai di K-Magz selama kyuhyun cuti, dan namja manis ini tidak ingin jonghyun semakin kerepotan dengan masalahnya ini.
"hyung ada apa denganmu? Kenapa makanannya hanya dimainkan?" tanya suho yang duduk di depan kyuhyun, saat ini kedua namja yang sama – sama manis ini memang sedang menikmati makan siang di kafetaria yang berada di lingkungan SM Building, namun sepertinya yang menikmati makan siangnya hanya suho sedangkan kyuhyun sejak tadi hanya mengaduk – aduk jangmyunnya saja.
"gwenchana suho-ah, aku hanya tidak lapar" jawab kyuhyun lesu
"tidak lapar?, hyung harus tetap makan setelah ini kita masih ada latihan lagi, hyung bisa kekurangan tenaga kalau tidak makan" ucap suho dengan nada khawatir, walaupun dia belum lama kenal dengan kyuhyun dia sudah menganggap kyuhyun sebagai hyungnya dan sama sekali tidak ingin hyung manisnya ini sampai sakit.
"hahhh arraseo" jawab kyuhyun lalu menyuapkan mie dengan kuah berwarna hitam itu kemulutnya.
Suho tersenyum melihat kyuhyun mulai memakan makanannya, dia pun kembali melanjutkan makannya, sambil sesekali melirik kearah kyuhyun yang terlihat lucu karena sisa – sisa kuah jangmyon itu menempel di sekitas bibirnya bahkan ada yang sampai pipi.
"hyung, apa kau membohongiku tentang umurmu?" tanya suho tiba – tiba
"maksudmu?" tanya kyuhyun bingung sambil memiringkan wajahnya, tak taukah kyuhyun beberapa namja yang duduk di sekitarnya menatapnya intens karena tingkah imutnya barusan.
"kau terlalu imut untuk namja berusia 21 tahun hyung, kurasa kau masih 15 tahun" ucap suho
PLETAKK kyuhyun memukul kepala suho, bibir merah alaminya mengerucut karena kesal mendengar ucapan suho, bisa dibilang mungkin suho adalah orang ke seratus yang meragukan umurnya, kyuhyun memang sangat kesal bila ada orang yang meragukan umur dan juga salah mengenali gendernya. "yak! Suho-yah apa aku harus menunjukkan kartu identitasku agar kau percaya, aku sudah 21 tahun" balas kyuhyun dengan menekankan kata 21.
"hhe mian hyung"suho hanya nyengir sambil mengusap bekas jitakan kyuhyun yang ternyata lumayan kuat.
"kyuhyun – ah kau disini? Hahh aku mencarimu sejak tadi" tiba – tiba seorang namja yang dikenali sebagai sesama trainer SM menghampiri meja kyuhyun dan suho, namja itu langsung duduk di hadapan kyuhyun.
"donghoon hyung ada apa mencari kyuhyun hyung?" tanya suho mewakili kyuhyun
"kau dicari jung sonsaengnim" jawab donghoon
"jung sonsaengnim? Ada apa?" tanya kyuhyun heran mengapa guru vokalnya itu mencarinya.
"molla, coba kau temui dia, tadi aku melihatnya di ruang musik"
"yasudah kalau begitu aku menemuinya dulu" ucap kyuhyun sambil berdiri
"hyung kau tidak menghabiskan makananmu dulu?" tanya suho
"anni, aku sudah kenyang, kalau begitu aku pergi dulu" pamit kyuhyun yang dibalas anggukan dari suho dan donghoon.
.
.
Kyuhyun membuka pintu bercat putih di depannya lalu memasuki ruangan luas yang menjadi tempat latihannya di SM building, ruangan yang dikelilingi kaca itu nampak sepi karena para trainer memang sedang istirahat, namun di pojok ruangan, dekat sebuah grand piano putih ada dua orang namja yang salah satunya kyuhyun kenali sebagai jung sonsaengnim atau jung woosung, guru vokalnya.
"annyeong haseyo" sapa kyuhyun pada woosung yang nampak sibuk dengan kertas – kertas berisi partitur lagu ditangannya.
Woosung dan namja yang tidak dikenali kyuhyun itu menengok kearahnya, "ahh kyuhyun – ah akhirnya kau datang juga, aku mencarimu sejak tadi" ucap woosung sambil meminta kyuhyun mendekat dengan isyarat tangannya.
"ada apa sonsaengnim memanggilku?" tanya kyuhyun to the point
"ada yang ingin kubicarakan, oh ya sebelumnya kenalkan ini kim jonghoon" woosung menepuk namja yang ternyata bernama kim jonghoon itu.
"annyeong haseyo, cho kyuhyun imnida" kyuhyun membungkuk sekilas
"kim jonghoon imnida, senang bertemu denganmu kyuhyun-ssi" balas jonghoon yang hanya dibalas senyuman manis kyuhyun.
"kyuhyun –ah jonghoon ini adalah manager super junior" ucap woosung yang langsung membuat kyuhyun memandang kearahnya dengan tatapan bingung, "ahh kau pasti bingung kenapa aku menganalkanmu padanya?" tanya woosung mengerti akan kebingungan salah satu trainer favoritnya itu.
"jadi begini kyuhyun-ah, manajemen memutuskan untuk menambah satu member baru di super junior, dan mereka menyerahkan padaku untuk memilih dan menentukan mana trainer yang berbakat dan sesuai untuk menjadi member ketiga belas super junior, dan menurutku kaulah orang yang tepat" jelas woosung
"Mwo?!" teriak kyuhyun kaget, ya tentu saja kyuhyun kaget bagaimana tidak, tidak pernah terlintas sama sekali difikirannya dia akan menjadi member ke tiga belas super junior, bahkan menjadi trainer SM pun dia masih belum terbiasa, dan sekarang, member super junior? Apakah boyband dengan dua belas member belum cukup sampai harus menambah lagi?
"mi-an sonsaengnim, apa anda yakin?" tanya kyuhyun setelah sadar dari kekagetannya
"tentu saja, aku sangat yakin, kau memiliki potensi yang sangat besar kyuhyun-ah, kau akan melengkapi warna vokal yang sudah dimiliki super junior"
"tapi, bagaimana mungkin, aku bahkan belum sampai sebulan disini sonsaengnim, aku masih butuh banyak belajar" ucap kyuhyun mencari alasan untuk menolak, sejak awal dia ada disini memang bukan untuk menjadi artis.
"walaupun kau belum lama menjadi trainer, aku sudah tau kau memiliki kemampuan yang luar biasa kyuhyun-ah, jangan sia – siakan kesempatan ini, banyak trainer yang membutuhkan waktu bertahun – tahun untuk bisa debut dan kau hanya tinggal menyetujui tawaranku dan jalanmu sebagai artis akan terbuka" woosung masih mencoba membujuk kyuhyun.
"biar aku saja yang bicara dengannya hyung" ucap jonghoon yang melihat kyuhyun tampak masih ragu, namja tampan itu berdiri tepat di depan kyuhyun, "begini saja kyuhyun –ssi, kau bisa mencobanya dulu, lagipula kau tidak langsung menjadi member super junior, akan ada pelatihan selama tiga bulan untuk menghafal lagu dan juga gerakan dance, kau juga akan tinggal di dorm super junior untuk mengakrabkan diri dengan member yang lain, lagipula kalau dalam waktu tiga bulan itu kau mersa tidak cocok kau bisa menolak kyuhyun-ssi"
Mendengar kata 'tinggal di dorm super junior' membuat kyuhyun tertarik, mungkin saja ini bisa memuluskan tujuannya untuk mencari informasi tentang SM, "lalu bagaimana dengan latihanku?" tanya kyuhyun
"tentu saja kau akan berlatih bersama mereka kyuhyun-ssi" jawab jonghoon
"mwo? Bersama mereka? Maksud hyung aku akan berlatih di tempat mereka berlatih?" tanya kyuhyun tidak percaya, matanya bahkan sampai membulat sempurna karena kaget, namja manis ini bahkan tidak sadar saat memanggil jonghoon dengan hyung.
Aigo, anak ini menggemaskan sekali, batin jonghoon saat melihat ekspresi kyuhyun, "tentu saja" jawab jonghoon mantap
Kyuhyun nampak berfikir keras, wajahnya terlihat sangat serius, dengan dahi yang berkerut dan telunjuk yang di ketuk – ketukkan di dagu, membuat wajahnya terlihat lucu, namja manis itu mampertimbangkan segala kemungkinan, disatu sisi hal ini sangat menguntungkan, dia fikir tidak ada ruginya juga, tohh dia bisa menolaknya nanti, tapi apa dia sanggup menjalani latihan yang pastinya juga akan lebih berat. "bisakah kalian memberiku waktu untuk mempertimbangkannya?" pinta kyuhyun
"kami akau memberimu waktu tiga hari kyuhyun –ssi" jawab jonghoon
"baik kalau begitu, dan emmm jangan panggil aku kyuhyun-ssi aku merasa sangat tua" ucap kyuhyun tanpa sadar dengan nada merajuk, "cukup panggil kyu saja" ucapnya lagi dengan senyuman manisnya.
Melihat senyum manis di wajah kyuhyun jonghoon ikut tersenyum, dalam hati dia berharap kyuhyun mau menerima tawarannya, boyband yang diasuhnya itu pasti akan lebih ramai lagi kalau kyuhyun bergabung, "baiklah kyu, kuharap kau mempertimbangkan tawaran ini dengan baik"
"ne hyung, gomawo" ucap kyuhyun tulus
"cheonma, kalau begitu aku pergi dulu, masih banyak pekerjaan" pamit jonghoon
"hati – hati hyung" kyuhyun melambaikan tangannya ke arah jonghoon yang sudah berjalan menuju ke arah pintu keluar sambil tersenyum ceria, namja yang biasa dipanggil prince manajer oleh para fans super junior itu membalas lambaian tangan kyuhyun sambil tersenyum geli, kyuhyun benar – benar seperti bocah.
.
.
"hyung apa kata jung sonsaengnim?" tanya suho ketika kyuhyun baru saja memasuki kamarnya.
"aigo, suho – ah setidaknya biarkan aku duduk dulu" ucap kyuhyun sambil menggeleng – gelengkan kepalanya, namja manisnya itu menghampiri kasurnya, melempar tasnya begitu saja kekasur lalu dilajutkan dengan merebahkan tubuhnya, namja manis itu memejamkan matanya, fikirannya menerawang pada kejadian tadi.
"hhe mian hyung, aku penasaran" suho duduk di pinggir kasur kyuhyun sambil memandangi kyuhyun yang masih memejamkan matanya, "hyung?" panggilnya karena kyuhyun tak juga menjawab.
"ne, ne kau ini cerewet sekali sihh" kyuhyun mengerucutkan bibirnya, lalu dengan malas – malasan kyuhyun duduk dikasurnya, "apa yang ingin kau tau suho-ah?" tanyanya
"yang dibicarakan jung sonsaengnim"
"baiklah, tapi sebelumnya kau harus berjanji sesuatu padaku" kyuhyun menatap suho intens
" hmm terserah hyung saja, aku harus berjanji apa?" tanya suho tidak sabar
"cukup mudah, hanya kau tidak boleh teriak dan histeris" jawab kyuhyun
"ishhh perjanjian apa itu?"
"sudah turuti saja"
"jangan – jangan jung sonsaengnim menyatakan cinta pada hyung ya?" ucap suho asal
PLAKKK hmmm dan tentu saja langsung membuahkan 'hadiah' dari kyuhyun.
"jangan sembarangan suho-ah" ucap kyuhyun dengan nada mengancam
"aishh hyung tidak tau sihh, para trainer menggosipkan hyung seperti itu, mereka bilang jung sonsaengnim menyukai hyung karena dia sering memanggil hyung saat mencontohkan teknik bernyanyi, lagipula menurutku hyung sangat imut, cantik dan manis wajar kalau banyak namja yang menyukai hyung, uhhh hyung tidak tau saja kalau kita latihan banyak trainer namja yang memandangi hyung" ucap suho sambil memandangi wajah kyuhyun, ohh tak sadarkah dia aura hitam sudah menguar dari tubuh kyuhyun saat dia mengatakan cantik, kyuhyun masih bisa terima kalau dikatakan manis tapi kalau cantik? Memangnya dia yeoja apa?.
"pertama, jung sonsaengnim tidak menyatakan cinta padaku, kedua aku ini tampan bukan cantik suho-ah" elak kyuhyun sebelum suho bicara yang aneh – aneh lagi, "lagipula kau sebenarnya ingin kuceritakan tidak sih?, kalau tidak mau yasudah" ucap kyuhyun dengan nada kesal, namja manis ini bahkan sudah melipat tangannya di depan dada.
"hhehhe mian hyung, aku tidak akan bicara macam – macam lagi, sekarang ceritakan ne, jebal, hyung can-ehh tampan deh" rayu suho, nyaris saja mengatakan kyuhyun cantik, bisa – bisa hyung manisnya itu ngambek dan tidak mau bercerita.
"baiklah, dengarkan dan jangan menyela" ucap kyuhyun tegas, membuat suho menganguk cepat. "ehmmm, jung sonsaengnim mengatakan padaku kalau dia memintaku menjadi ..." kyuhyun menggantung ucapannya membuat suho sebal
"hyung menjadi apa? Cepatlah" buru suho
"kan kubilang jangan menyela, tidak jadi saja kalau begitu" kyuhyun hendak tiduran lagi
"eh, mian jangan hyung" suho memelas
Kyuhyun mengeluarkan smirknya, haha suho mudah sekali ditipu, "jung sonsaengnim memintaku untuk menjadi member super junior" ucap kyuhyun cepat
"MWOYA?!" suho berteriak tepat di depan wajah kyuhyun sangking kagetnya
"ya, suho-ah bukankah sudah kubilang jangan berteriak" kyuhyun mengusap telinganya pelan
"kau tidak bercanda kan hyung?"
"tentu saja tidak"
"serius?"
"ne"
"yang benar?"
"ya! Suho-ah" kesal kyuhyun
"mian hyung, aku hanya tidak percaya, bagaimana mungkin, mereka kan sudah debut"
"aku juga berfikir begitu, tapi memang itulah yang di katakan jung sonsaengnim"
"lalu hyung jawab apa?" tanya suho penasaran
"belum kujawab, mereka memberiku waktu tiga hari, bagaimana menurutmu?"
"hemmm, kurasa tidak ada salahnya hyung terima, ahh hyung sangat beruntung bahkan hyung belum sebulan menjadi trainer, sedangkan aku sudah setahun tapi tidak tau akan didebutkan atau tidak" ucap suho lesu
kyuhyun mengusap bahu suho lembut sambil tersenyum, "aku yakin kau akan cepat debut, kau juga sangat berbakat suho –ah, yahh walaupun masih kalah dariku" ucap kyuhyun bercanda lalu setelahnya tertawa ketika melihat wajah kesal suho
"aishh hyung!"
"semangatlah!, suho jjang" kyuhuyun mengepalkan tangannya keatas memberi semangat
"gumawo hyung, jadi kau akan menerimanya?"
"kurasa aku akan menerimanya" jawab kyuhyun mantap.
.
.
"sonsaengnim" panggil kyuhyun pada woosung yang baru saja membubarkan para trainer setelah latihan vokal
"ada apa kyuhyun – ah?" tanya woosung
"emmm aku ingin membicarakan tawaran sonsaengnim waktu itu"
"ah ne, bicaralah kyuhyun-ah" ucap woosung semangat
Kyuhyun menatap sekelilingnya, terlihat beberapa trainer masih duduk – duduk di dalam ruangan, "bisakah kita bicara di tempat lain sonsaengnim?"pinta kyuhyun, namja manis ini tidak mau mengambil resiko menjadi bahan gosip teman – teman sesama trainernya lagi.
"baiklah, bagaimana kalau di ruanganku saja?" tawar woosung
"baiklah" setuju kyuhyun
"kalau begitu kajja" woosung berjalan lebih dulu dengan diikuti kyuhyun dibelakangnya, guru vokal berusia tiga puluh enam tahun ini menuntun kyuhyun menuju ruangannya yang berada di lantai dua SM Building.
"duduklah"
Kyuhyun mendudukkan tubuhnya di depan meja kerja woosung, sedangkan gurunya itu tampak menyusun beberapa lembar kertas di lemarinya, kyuhyun memandang ruangan staff yang baru pertama kali didatanginya ini, ruangan itu hampir mirip dengan ruangannya di K-Magz, satu ruangan besar yang dipisahkan oleh sekat – sekat hanya saja lebih luas.
"jadi bagaimana kyuhyun-ah?" tanya woosung sambil duduk di kursinya
"emm, aku menerimanya sonsaengnim" jawab kyuhyun
"benarkah? Kau mengambil keputusan yang tepat kyuhyun-ah" woosung menepuk bahu kyuhyun senang, sedangkan kyuhyun hanya tersenyum kikuk, namja manis ini merasa bersalah pada woosung yang sudah percaya padanya, sedangkan dia sendiri secara tidak langsung memanfaatkan gurunya itu untuk tujuannya.
"kalau begitu aku akan segera menghubungi jonghoon agar secepatnya kau bisa memulai latihan dan pindah ke dorm super junior" ucap woosung lagi lalu mengambil handphonenya untuk menghubungi jonghoon.
Kyuhyun hanya memperhatikan gurunya itu, dalam hati dia berdoa semoga saja keputusan yang diambilnya ini tepat.
.
.
Keesokan harinya setelah kyuhyun menyetujui tawaran woosung kyuhyun bersiap pindah ke dorm super junior, namja manis ini sudah membereskan barang – barangnya yang memang tidak terlalu banyak dengan dibantu oleh suho.
"hyung apa sudah semua?" tanya suho pada kyuhyun yang sudah siap menunggu jonghoon di depan asrama
"kau sudah menanyakan hal ini puluhan kali suho-ah, lagipula bukankah kau ada latihan, kau tidak perlu menungguku sebentar lagi jonghoon hyung datang" ucap kyuhyun karena dari tadi suho hanya menanyakan hal yang sama.
"aishh hyung, aku hanya tidak ingin hyung pergi, tidak bisakah hyung disini saja?, kamar kita pasti akan sepi" rajuk suho
"tentu saja tidak bisa suho-ah, bukankah kau sendiri yang memintaku menerima tawaran ini?"
"iya hyung, tapi..."
"kau tenang saja hyung akan sering mengunjungimu"
"awas kalau hyung bohong" ancam suho
"tentu saja tidak"
"kyu, kau sudah siap?" tanya jonghoon yang tiba – tiba saja muncul di hadapan kyuhyun dan suho
"ah, hyung, ne aku sudah siap" jawab kyuhyun
"kajja mobilnya disana" jonghoon membawa koper kyuhyun menuju mobil hitam yang terparkir di luar gerbang asrama.
"suho-ah hyung pergi dulu" pamit kyuhyun sambil memeluk suho
"ne, kau harus jaga kesehatan hyung, dan jangan suka bangun kesiangan lagi"
"tentu saja, jaga dirimu" kyuhyun memeluk suho sekali lagi lalu berjalan ke arah mobil yang sudah menunggunya. Tidak lama setelah kyuhyun masuk ke dalam mobil, mobil itu mulai berjalan meninggalkan asrama yang beberapa minggu ini menjadi tempat tinggalnya.
"hyung kenapa kita kemari?" tanya kyuhyun saat mobil berhenti di halaman parkir SM Building.
"kita akan menemui seseorang terlebih dahulu sebelum ke dorm" jawab jonghoon sambil menuntun kyuhyun, membawa namja manis itu menuju lanta paling atas SM Building, tempat ruangan para pimpinan SM Ent berada.
"kajja masuk kyu" ucap jonghoon saat mereka sampai di depan sebuah pintu besar bercat coklat dengan ukiran – ukiran yang rumit, begitu pintu terbuka, sebuah ruangan besar yang terkesan mewah langsung tersaji di hadapan kyuhyun, ohh namja manis itu bahkan tidak sadar mulutnya terbuka karena kagum dengan interior ruangan didepannya, bahkan ruangan presdir K-Magz tidak seluas dan semewah ini.
"kalian sudah datang" tiba – tiba sebuah suara yang terdengar sangat tegas dan datar menyapa pendengaran kyuhyun. kyuhyun melihat jonghoon yang berdiri di sampingnya, namja tampan itu nampak membungkuk sopan pada namja yang berdiri di depan sebuah meja besar yang ada di ruangan itu, seorang namja paruh baya yang mungkin berusia sekitar lima puluh tahun, namun masih terlihat sangat berwibawa, wajahnya tegas dan terkesan sedikit arogan.
"selamat pagi sajangnim, maaf kami terlambat" ucap jonghoon sopan pada namja didepannya.
"kau tau aku sangat tidak suka orang yang tidak bisa menghargai waktu" ucap Kim Suk Jong dengan nada datar yang membuat jonghoon menunduk takut.
Kyuhyun memandangi namja paruh baya di depannya, namja yang wajahnya sering muncul di majalah – majalah ternama karena kesuksesannya membawa SM Ent menjadi manajemen artis paling besar di korea selatan, kyuhyun sangat mengenal Lee Suk Jong, bahkan beberapa kali K-Magz menerbitkan berita tentang 'pimpinan bertangan dingin itu', walaupun ini untuk pertama kalinya kyuhyun melihatnya secara langsung.
"sekali lagi saya minta maaf sajangnim" jonghoon kembali membungkuk memohon maaf
"sudahlah lupakan, jadi ini anak yang direkomendasikan oleh woosung?" tanya suk jong yang tiba – tiba saja mengalihkan perhatiannya pada kyuhyun, membuat kyuhyun menjadi gugup kerena tatapan mengintimidasi dari suk jong.
"ne sajangnim, naneun cho kyuhyun imnida" kyuhyun membungkuk sopan.
"kudengar kau belum lama menjadi trainer SM kyuhyun-ssi, apa itu benar?"
"ne sajangnim, belum sampai satu bulan" jawab kyuhyun
"belum sampai satu bulan? Hmm kau pasti sangat hebat sampai woosung merekomendasikanmu" ucap suk jong, walaupun kalimatnya seperti memuji namun nada bicara namja paruh baya itu seperti merendahkan kyuhyun. "aku tidak tau sehebat apa bakatmu kyuhyun – ssi, tapi saat kau sudah memutuskan untuk bergabung dengan SM berarti kau harus menaati semua peraturan yang ada di sini tanpa terkecuali" ucap suk jong tegas
"saya mengeti sajangnim" jawab kyuhyun
"dan satu lagi, sekali saja kau melanggar kau harus siap menerima konsekuensinya, termasuk dikeluarkan dari sini dengan tidak hormat" tambah suk jong dengan nada mengancam
"n-ne sajangnim" jawab kyuhyun gugup
"kalau begitu kalian boleh pergi" ucap sukjong sambil mengibaskan tangannya kerah kyuhyun dan jonghoon.
"kami permisi sajangnim" jonghoon membungkuk sopan diikuti oleh kyuhyun lalu kedua namja itu meninggalkan ruangan tersebut.
Begitu sampai diluar kyuhyun langsung menghembuskan nafas lega, sungguh suasana di dalam sangat mencekam, kyuhyun tidak pernah tau bahwa pimpinan SM akan semenyeramkan itu.
"gwenchana kyu?" tanya jonghoon khawatir
"ne hyung gwenchana, emm apa sajangnim memang selalu seperti itu? Dia terlihat tidak bersahabat" tanya kyuhyun
"sstttt, sebenarnya kita tidak boleh membicarakannya, tapi karena kau baru disini aku harus memberitaumu, sajangnim memang seperti itu, sangat mengintimidasi, hahh aku bahkan sudah menghadapi ini selama bertahun – tahun" jawan jonghoon
"wahh hyung pasti sangat hebat, sajangnim sangat mengerikan" kyuhyun bergidik ngeri membayangkan wajah dingin suk jong
"kau ini" jonghoon mengecak rambut kyuhyun gemas, "baiklah, sekarang kita akan ke dorm barumu kyu, kau juga akan bertemu hyung – hyung barumu, apa kau siap?"
Kyuhyun mengengguk mantap, "tentu saja, kajja aku tidak mau lama – lama disini hyung, auranya sangat mencekam" canda kyuhyun yang menghasilkan kekehan kecil dari jonghoon.
"kau akan menyukai mereka kyu, mereka sangat baik" ujar jonghoon dengan semangat.
"hmmm semoga saja hyung" jawab kyuhyun
TBC
Emmmm pertama – tama saya mau minta maaf karena ngaret banget ffnya ...
Saya juga ngerasa chap ini agak gimana gitu, saya sendiri kurang puas, tapi saya sudah berusaha sekeras mungkin untuk menyelesaikannya dengan sebaik mungkin, jadi mohon dimaklumi kalo agak – agak aneh ya teman – teman.
Ohh ya saya juga mau mengucapkan terima kasih untuk yang udah mau baca, review, follow, favorit ff-ffku, uhhh pengen banget deh peluk kalian satu – satu hhe ...
Satu lagi, disini aku sengaja bikin tokoh fiktif buat jadi CEOnya SM, soalnya kalo pake aslinya takutnya kesannya jadi menjelek – jelekkan orangnya, jadi harap dimaklumi ya ...
Sampai jumpa next chap :)
