SM SCANDAL
Cast : Cho Kyuhyun
Choi Siwon
Lee Jonghyun
Kang Seung Yoon (CEO K-Magz)
Cho Young Hwan (appa kyu)
Super Junior member
Kim Suk Jong (CEO SM/OC) , dll
Genre : romance, friendship, family dll
Warning : BL, typo(s) bertebaran
Chapter 6
Kyuhyun terus mengumpat – umpat sepanjang jalan, dengan bibir manyun tada kesal namja manis itu mengeratkan genggamannya pada beberapa kantong kertas berwarna coklat yang berada di tangannya, sedangkan matanya terus menatap tajam namja tampan yang berjalan santai di depannya, bahkan kyuhyun bisa mendengar siulan dari namja yang sering dijuluki kuda itu, lihatlah bagaimana siwon berjalan tanpa membawa apapun sedangkan kyuhyun, hahh dia bahkan sekarang merasa seperti pembantu dari pada calon idol.
"uhhh ini gara – gara teukkie hyung" gumam kyuhyun, namja manis itu menyalahkan sang leader super junor, karna dia kyuhyun harus tercebak bersama choi-mesum-menyabalkan ini. Kesialannya ini bermula ketika ryeowook yang hendak memasak menemukan kulkas dalam keadaan kosong, salahkan eunhyuk dan shindong yang makan banyak sehingga persediaan mereka yang seharusnya cukup untuk seminggu habis hanya dalam waktu lima hari. Lalu dengan sangat teganya leeteuk memintanya berbelanja karna statusnya sebagai magnae di dalam dorm, kyuhyun semakin kesal saat siwon menawarkan diri untuk mengantarnya yang tentunya di tolak mentah – mentah oleh kyuhyun namun lagi – lagi leadernya itu justru sangat senang, namja cantik itu berdalih kalau siwon ikut dapat menghemat biaya bulanan mereka karna siwon yang akan membayarkannya, huhh dasar pelit. Sekarang dirinya harus menerima menjadi pesuruh siwon.
"ck gembul tidak bisakah jalan sedikit cepat, apa kau terlalu keberatan badan sampai – sampai berjalan saja seperti keong" ejek siwon sambil memandang kyuhyun yang kesusahan membawa kantong – kantong besar itu.
Huffff kyuhyun meniup poninya, berusaha meredakan amarahnya yang sudah memuncak, dipandanginya siwon dengan sengit, "kalau kau ingin aku cepat, setidaknya bantu aku membawa beberapa kantong dasar menyebalkan" ucap kyuhyun tidak mau kalah
"aku kan sudah membayar semuanya, tentu saja kau yang harus membawakan" jawab siwon dengan nada yang begitu menyebalkan, huhh kalau saja kyuhyun punya kekuatan seperti karakter dalam manga yang sering dia tonton kyuhyun sudah mengeluarkan sabit untuk membunuh siwon.
"dasar mesum-perhitungan" ucap kyuhyun sambil mempercepat langkahnya sambil menghentakkan kakinya kesal.
Siwon berusaha menahan tawa dibalik syal yang menutupi wajahnya, ekspresi kyuhyun benar – benar lucu kalau kesal, tidak salah dia menawarkan diri untuk menemani kyuhyun, hmm benar – benar hiburann yang menyenangkan.
"gembul kita makan dulu, aku lapar" ucap siwon seenaknya saat keduanya melewati sebuah kedai makanan, sebenarnya siwon tidak terlalu lapar namun dia ingin berlama – lama melihat ekspresi kesal kyuhyun yang lucu, beruntungnya mereka tidak membawa mobil karna letak supermarket yang tidak terlalu jauh, hanya tujuh belas menit jalan kaki dari dorm, yahh hitung – hitung sambil menikmati udara segar setelah berkerja keras memenuhi jadwal.
"terserah kau saja" jawab kyuhyun ketus
Siwon langsung membelokkan jalannya kearah kedai ramen yang biasa dikunjunginya itu dengan kyuhyun mengekor di belakangnya, walaupun kesal kyuhyun juga merasa lapar, apalagi mereka akan makan di kedai ramen, yang merupakan makanan kesukaan kyuhyun.
"wahh kelihatannya enak" ucap kyuhyun dengan tampang berbinar melihat gambar macam – macam ramen di dinding kedai, melihatnya saja membuatnya semakin lapar.
"awas air liurmu menetes gembul" ucap siwon yang sepertinya memang tidak mau melewatkan sedikit saja waktu untuk mengganggu kyuhyun.
"ck enak saja" elak kyuhyun
"ahjumma" siwon memanggil pelayan, "kau mau apa kyu?" Tanya siwon pada kyuhyun sambil melihat buku menu ditangannya
"aku mau spicy ramen dan emmm seafood ramen, special ramen, ice cream coklat dan bubble tea" jawab kyuhyun
"pantas saja kau gembul, makanmu banyak sekali" ucap siwon
"biar saja, bilang saja kau irikan karna tidak bisa makan banyak, kau takut perut kotak – kotak jelekmu itu jadi hilang" ucap kyuhyun sengit
"enak saja, aku tidak rakus sepertimu" ucap siwon setelah mengucapkan pesanannya yang hanya spicy ramen dan lemon tea.
Sambil menunggu pesanan mereka datang siwon dan kyuhyun sibuk dengan urusan masing – masing, kyuhyun lebih memilih untuk melihat keadaan kedai itu, mau tidak mau kyuhyun mengagumi interior kedai yang bisa membuat siapapun nyaman berada disana, sedangkan siwon lebih memilih memainkan ponselnya, membalas pesan dari adiknya jiwon sambil sesekali melirik ke arah kyuhyun. Saat makanan mereka datang keduanya langsung menyantap makanan masing – masing, siwon dengan gaya coolnya yang biasa sedangkan kyuhyun dengan gaya bocah lima tahunnya, ck benar – benar berantakan, lihat bagaimana bibir itu belepotan dengan kuah ramen, jujur saja siwon gemas melihatnya.
Saat sedang asik – asiknya menikmati makanan tiba – tiba saja ada segerombolan remaja memasuki kedai, melihat gerombolan remaja itu membuat siwon menjadi tidak nyaman dia takut ada yang menyadari keberadaannya, sebenarnya dia bukan menghawatirkan dirinya sendiri tapi namja manis yang masih saja asik melahap ramen di depannya, bisa gawat kalau ada yang memergoki mereka makan bersama.
"kyu, ayo kita pergi" ajak siwon
"ishhh nanti dulu, ramenku belum habis" tolak kyuhyun
"jangan keras kepala, kajja" siwon menarik tangan kyuhyun
"kenapa kau menyebalkan sekali sih choi siwon" sungut kyuhyun dengan suara agak keras, yang tentu saja dapat didengar oleh pengunjung kedai yang lain.
"shit!" umpat siwon saat melihat beberapa pengunjung mulai melihat ke arahnya, namja tampan itu bersiap mengajak kyuhyun berlari dengan menggenggam tangan namja manis itu.
"AHHHH SIWON OPPA!" teriak remaja – remaja itu
"jeongmal? SIWON OPPA, OPPA!" dan terdengarlah pekikan dari para remaja yang mulai mengenali siwon.
Tidak ingin keadaan semakin kacau siwon langsung meletakkan beberapa lembar uang di atas meja dan langsung menarik tangan kyuhyun meninggalkan kedai.
"tunggu, si-siwon belanjaannya" ucap kyuhyun hendak berbalik menggambil belanjaan mereka yang kyuhyun letakkan di kursi, namun siwon menggenggam tangannya dengan sangat erat.
"cepat kyu" ucap siwon, dilihatnya para remaja itu mengejar mereka sambil meneriakkan namanya, membuat kerumunan ini semakin bertambah banyak. "kau bisa lari kan?" Tanya siwon
"mwo?!" bingung kyuhyun, belum dia tersadar dari keterkejutannya tangannya sudah ditarik lagi oleh siwon, namja tampan itu membawanya lari dengan cepat, kyuhyun bisa mendengar keributan dibelakangnya, namja manis itu hendak melihat kebelakang untuk mengetahui keadaan
"jangan lihat kebelakang, gawat kalau mereka melihat wajahmu" larang siwon, yang dituruti oleh kyuhyun.
Kedua namja itu terus berlari, siwon tidak tau sekarang mereka ada dimana yang penting mereka cepat menjauh dari kerumunan fans siwon itu, siwon dan kyuhyun berlari ke arah taman, berusaha mengecoh para remaja itu, siwon mengajak kyuhyun berlari melintasi lapangan luas yang terdapat puluhan burung yang hinggap untuk memakan snack yang di taburkan para pengunjung, saat mereka melintasi lapangan puluhan burung itu langsung berterbangan ke segala arah, sejenak membuat kyuhyun takjub melihat pemandangan itu, begitu romantis berlari di antara puluhan burung ahhh jangan lupakan kelopak bunga yang berguguran dari pohon – pohon besar di sekitar taman, benar – benar suasana yang sempurna, yahh kalau saja saat ini dia tidak sedang dikejar – kejar seperti pencuri dan kalau saja dia tidak sedang bersama namja menyebalkan dan mesum yang masih menggenggam tangannya erat, yang bernama choi siwon.
"cho hhahh kau hah masih kuat berlari?" Tanya siwon sambil berusaha menarik nafas
"hahh aku sudah tidah hhahh kuat hyung" ucap kyuhyun yang tanpa sadar memanggil siwon dengan sebutan hyung, namja manis ini masih berusaha menetralkan nafasnya yang putus – putus. "tak bisakah istirahat sebentar?" pinta kyuhyun memelas
"tidak bisa kyu" jawab siwon saat mendengar suara – suara yang semakin mendekat, "kajja" namja tampan itu mengajak kyuhyun lari lagi sampai ..
"akhhh" pekikan kyuhyun terdengar dan genggaman mereka terlepas, siwon langsung menghampiri kyuhyun yang tampak berjongkok sambil meringis, "gwenchana kyu?" Tanya siwon.
"arghh kakiku sakit, sepertinya kakiki terkilir" ucap kyuhyun, sepertinya ini efek dari latihan dancenya dan juga karna terus berlari dari kedai
"bisa bangun?" Tanya siwon khawatir
"anny, sa-kit" rintih kyuhyun
"aishh otohke" siwon mendengar suara kerumunan yang semakin mendekat, dengan keadaan kyuhyun seperti ini tidak mungkin dia bisa lari, tepat sebelum kerumunan itu muncul dari belokan siwon mengangkat tubuh kyuhyun, membawa namja manis itu ke balik tembok sebuah bangunan dan memojokkan kyuhyun di dinding, memeluk kyuhyun agar keduanya tidak terlihat, siwon bahkan tidak menyadari posisi mereka yang begitu dekat. Mendegar suara – suara itu semakin keras siwon semakin mengeratkan pelukannya, saat kerumunan itu mulai menjauh siwon baru memandang wajah kyuhyun yang jaraknya hanya beberapa senti saja dari wajahnya, aishh sejak kapan bocah gembul ini terlihat begitu mempesona, lihat saja matanya yang bulat jernih terbingkai bulu mata lentik, hidung mancung, pipi chubby menggemaskan dan bibir merah menggoda. hik hik hikk, entah kenapa tiba – tiba saja siwon cegukan, namja tampan itu langsung menjauhkan badannya dari kyuhyun. Melihat kyuhyun dari dekat membuatnya begitu terpesona.
"kau kenapa?' Tanya kyuhyun
"hik tidak hik" jawab siwon sambil berusaha meredakan cegukannya, hal ini biasanya terjadi kalau dia gugup berlebihan
"mereka sepertinya sudah pergi" ucap kyuhyun sambil melihat keadaan di balik tembok yang sudah sepi, "kajja, akhh" kyuhyun hendak melangkahkan kakinya, namun dia lupa kalau kakinya tadi terkilir.
"jangan paksakan kakimu kyu" ucap siwon yang sudah berhasil meredakan cegukannya
"lalu?" Tanya kyuhyun bingung
Siwon berbalik, menghadapkan punggungnya ke arah kyuhyun, "naik, ke punggungku" ucapnya
"tapi" ucap kyuhyun ragu
"cepatlah, nanti mereka kembali lagi" ucap siwon tidak sabar
"emmm baiklah" ucap kyuhyun yang akhirnya dengan sangat tidak rela naik ke punggung kokoh siwon.
"kau berat juga" goda siwon
Kyuhyun memukul – mukul punggung siwon dengan brutal, "kalau kau tidak mau turunkan saja aku"kesalnya
"aishh kaku memang sensirif sekali seperti yeoja" ucap siwon
"kau bisa tidak sehari saja tidak menyebalkan" ucap kyuhyun kesal, kenapa sih namja choi ini selalu saja mencari masalah dengannya, siwon tidak menjawab kyuhyun, namja tampan itu malah sedang menahan tawanya, walaupun hari ini sangat melelahkan tapi dia sangat senang, sudal lama dia tidak merasakan sebebas ini, dan perasaan ini hanya akan muncul saat dirinya bersama kyuhyun, siwon sama sekali tidak mengerti apa yang dirasakannya saat ini. Kedua namja itu akhirnya terdiam karna tidak tau apa lagi yang akan dibicarakan, angin lembut menemani perjalan keduanya, menciptakan ketenangan yang sangat mereka nikmati.
"kyu kau tau aku selalu merasa bebas dan menjadi diriku sendiri saat bersamamu" ungkap siwon jujur, terserah namja yang berada di gendongannya ini akan besar kepala, siwon hanya mencoba jujur. Diluar dugaan siwon kyuhyun tidak menyahut sama sekali, merasa curiga akhirnya siwon menengok ke arah kyuhyun, senyumnya terkembang saat melihat kyuhyun tertidur sambil menyandarkan kepalanya di punggung siwon. "bagaimanapun terimkasih sudah bergabung bersama kami" ucap siwon tulus, walaupun dia tau kyuhyun tidak akan mendengarnya.
.
.
"astaga apa yang terjadi?" pekik sungmin saat membuka pintu dan menemukan siwon tengan menggendong kyuhyun, ditambah namja manis itu sekarang tengah memejamkan matanya.
"nanti kujelaskan hyung, sekarang bolehkan aku masuk, bocah gembul ini berat sekali" ucap siwon
"ah, maaf" sungmin langsung menyingkir dari pintu, membiarkan siwon masuk
"ada apa dengan kyunnie siwon?" Tanya sang leader begitu melihat kyuhyun terpejam di gendongan siwon
"jangan khawatir hyung, tadi kami hanya dikejar – kejar fans dan kyuhyun terkilir saat berlari, sekarang dia mungkin tertidur karna kelelahan" jawab siwon
"aigo, tapi kalian tidak papa kan?" Tanya leeteuk khawatir sambil menyingkirkan poni kyuhyun yang menutupi dahi namja manis itu, membuat kyuhyun menggeliat pelan.
"gwenchana hyung" jawab siwon
"lalu dimana belanjaannya?" Tanya leeteuk
"ahh maaf hyung belanjaannya tertinggal kami terlalu panik tadi" sesal siwon
"gwencana, yang penting kalian baik – baik saja, kita bisa memesan makanan saja untuk mala m ini" ucap sang leader bijak, "bawalah kyuhyun ke kamar, kasihan dia sangat kelelahan" ucap leeteuk lagi
"ne hyung, ahh bisakah aku meminta air hangat untuk mengompres kakinya?" Tanya siwon
"hyung akan ambilkan, bawalah kyuhyun kekamar" ucap sungmin, namja bergigi kelinci ini langsung beranjak ke dapur untuk mengambil sebaskom air hangat dan handuk.
Siwon langsung membawa kyuhyun ke kamar mereka, membaringkan namja manis itu dengan hati- hati, dipandanginya kyuhyun sejenak, "heii gembul, kau tampak manis kalau diam begini" ungkapnya tulus, dipandanginya wajah kyuhyun yang tampak begitu tenang, "hik hik hik" siwon kembali cegukan, "aishhh hik, sebenarnya ada apa sih denganku?" tanyanya pada diri sendiri, tidak ingin terlarut dalam kebingungan siwon akhirnya membuka sepatu kyuhyun, memperhatikan pergelangan kaki namja manis itu yang terlihat membengkak dan membiru, siwon meringis pelan, pasti nyeri sekali, pikirnya. Diliriknya kembali kyuhyun, namja manis itu masih memakai jaket tebalnya, pasti sangat tidak nyaman, akhirnya siwon membuka jaket kyuhyun dengan hati – hati agar tidak membangunkan namja manis itu.
TUK, sesuatu terjatuh dari saku jaket kyuhyun, siwon langsung mengambilnya,ternyata yang jatuh adalah smartphone kyuhyun, namja tampan ini sudah hendak meletakkannya di meja namun benda yang tergantung di smartphone kyuhyun itu menghentikan niatnya, dipandanginya gantungan handphone berbentuk kuda yang sangat siwon kenali, tentu saja karna itu memang miliknya, siwon tidak menyangka kyuhyun yang menemukannya setelah namja tampan ini kehilangan hadiah pemberian jiwon ini beberapa waktu lalu. "ah biarlah" gumam siwon, sepertinya namja tampan ini tidak keberatan kalau kyuhyun memiliki benda miliknya.
"siwon-ah, ini airnya" ucap sungmin yang tiba – tiba saja memasuki kamar wonkyu sambil membawa sebaskom air dan handuk kecil. "biar hyung yang mengobatinya, kau istirahatlah, hyung tau kau juga lelah" ucap sungmin
"tidak usah hyung, biar aku saja" tolak siwon lalu mengambil baskom yang dibawa sungmin, namja tampan itu lalu dengan telaten mengompres kaki kyuhyun.
Sunngmin hanya mematung di tempatnya melihat yang dilakukan oleh salah satu dongsaengnya, dia sangat mengenal siwon, namja tampan itu memang perhatian, tapi bukankah baru saja beberapa jam yang lalu mereka berdua terus bertengkar dan seperti tikus dan kucing yang tak pernah akur, namun sekarang melihat bagaimana siwon mengompres kaki kyuhyun dengan lembut, sungmin tau bahwa siwon memiliki perasaan yang berbeda pada kyuhyun. Tidak ingin mengganggu kegiatan siwon, akhirnya sungmin memilih meninggalkan kamar wonkyu.
.
.
"hyung jangan letakkan sayur di mangkukku" rajuk kyuhyun saat ryeowook meletakkan sawi dan wortel di mangkuknya
"itu bagus untukmu kyuhyunnie, lihat bagaimana badanmu yang kurus itu, bahkan kau sampai demam hanya karna berlari, kau harus banyak makan sayur, hyung tidak mau tau" perintah ryeowook, seluruh member super junior memang di buat panik saat tiba – tiba saja keesokan paginya kyuhyun demam, mungkin karna jadwal latihan yang padat ditambah dia harus berlari – lari membuat kondisi tubuhnya menurun, beruntung kakinya sudah membaik.
"menyebalkan" gumam kyuhyun
"hyung mendengarnya" ucap ryeowook, member yang lain hanya memamandang kedua namja itu smbil senyum – senyum melihat wajah kesal kyuhyun yang lucu.
Kyuhyun menghela nafas pasrah melihat sayur di mangkuknya, namja manis itu sudah hendak mengambil sayur itu untuk memakannya, sebelum sebuah sumpit yang merasal dari namja yang duduk di sampingnya mengambil seluruh sayur yang ada di mangkuk kyuhyun, dan kyuhyun hanya memandang heran sayur yang sekarang telah menghilang seluruhnya ke dalam mulut siwon.
"wookie, aku juga menyukai sayur, kenapa kau hanya memberikannya pada bocah gembul ini?" ucap siwon berlagak protes pada ryeowook
"kau kan bisa mengambilnya sendiri" ucap ryeowook
Kyuhyun tidak memperdulikan perdebatan antara siwon dan ryeowook, namja manis itu tersenyum senang saat melihat mangkuknya bersih dari sayur – sayur yang tidak enak, dalam hati dia berterima kasih pada siwon yang sudah menyelamatnyannya, dia tidak perduli apa maksud siwon yang penting dia selamat dari sayur. "selamat makan" ucapnya ceria lalu mulai malahap daging yang tersaji di depannya.
Sungmin tersenyum simpul, namja manis sekaligus tampan ini tau siwon sengaja mengambil sayur di mangkuk kyuhyun untuk menyelamatkan namja manis itu, namun sungmin diam saja, namja bergigi kelinci ini kembali meneruskan makannya sambil sesekali melirik ke arah siwon yang terlihat beberapa kali mencuri pandang ke arah kyuhyun.
.
.
kyuhyun berjalan sambil sesekali menyapa para staff Sm Ent yang berkerja di lantai tertinggi SM Building, lantai yang merupakan tempat ruangan para petinggi – petinggi SM berada ini memiliki suasana yang sangat berbeda diantara lantai yang lainnya, kalau di lantai yang lain sangat banyak staff dan artis yang berkeliaran di lantai ini terkesan sepi karna hanya staff khusus dan juga yang memiliki kepentinganlah yang diperbolehkan kemari. Dan alasan kyuhyun saat ini berada di lantai ini adalah karna namja manis itu mendapat panggilan dari CEO SM Ent. Kyuhyun tidak mengerti mengapa dirinya dipanggil, pagi – pagi tadi tiba – tiba saja manajer super junior mengatakan bahwa kyuhyun diminta menghadap pimpinan tertinggi SM Ent, sayangnya seluruh hyungnya harus pergi untuk syuting reality show begitupun dengan manajer yang harus mendampingi mereka, sehingga mau tidak mau kyuhyun harus menghadap seorang diri.
Kyuhyun menarik nafas panjang ketika pintu besar bercat soklat itu sudah terlihat, namja manis ini selalau merasa gugup dengan semua yang berhubungan dengan CEO SM, entahlah namja paruh baya itu memiliki tatapan tajam yang mengintimidasi, sehigga membuat kyuhyun sedikit takut.
"maaf ada yang bisa saya bantu" Tanya seorang sekertaris di balik meja yang terletak di depan ruangan CEO
"emm, saya cho kyuhyun" ucap kyuhyun
"ah anda sudah ditunggu oleh sajangnim cho kyuhyun-ssi" ucap sang sekretaris, sekertaris itu bangkit dari kursinya lalu mengantarkan kyuhyun ke dalam ruangan, tidak lupa kyuhyun mengucapkan terima kasih setelah sekertaris itu mengantarnya.
"kau sudah datang cho kyuhyun-ssi, duduklah" ucap sebuah suara dengan nada dingin, suara yang berasal dari seorang namja paruh baya yang duduk di balik meja bertuliskan direktur, namja bernama Kim Suk Jong itu memerintahan kyuhyun duduk.
Kyuhyun menuruti perintah iu dengan ragu, namja manis ini langsung duduk di sebuah sofa coklat yang memang diperuntukkan untuk tamu, "ada apa anda memanggil saya sajangnim?" Tanya kyuhyun memberanikan diri
"bukalah amlop yang ada di meja, kau akan mengerti" perintah suk jong dan bukannya menjawab pertanyaan kyuhyun
Walaupun dengan dahi berkerut bingung kuhyun tetap meraih amplop coklat yang tergeletak di meja itu lalu membukanya, matanya terbelalak melihat berlembar – lembar foto kejadian beberapa hari yang lalu, lebih tepatnya saat terjadi kejar – kejaran dengan fans siwon.
"kau tau aku tidak suka orang yang ceroboh kyuhyun-ssi" ucap suk jong
"maksud sajangnim?" Tanya kyuhyun
"kau tau benar, bahwa rencana penambahan member super junior belum disebarluaskan bukan, dan apakah kau tau karna kecerobohan kalian bisa saja rencana itu dapat diketahui media" ucap suk jong tegas sambil melemparkan sebuah majalah di depan kyuhyun, majalah dengan headline fotonya dan siwon yang sedang bergandengan, walaupun di foto itu hanya menampilkan tampak belakang tapi kyuhyun dapat mengenali dirinya dan siwon dari pakaian yang mereka pakai.
"untuk saat ini identitasmu masih terjaga kyuhyun-ssi, tapi bukan tidak mungkin itu akan terjadi kalau kau tidak lebih berhati – hati" ucap suk jong dingin
"maaf kami tidak sengaja sajangnim" ucap kyuhyun
"ini akan jadi peringatan terakhir untukmu kyuhyun-ssi, aku tidak suka bila ada sesuatu yang tidak berjalan sesuai rencanaku, dan satu lagi jangan terlalu dekat dengan choi siwon, kau tau benar saat ini tengah tersebar rumor kedekatannya dengan lawan mainnya di drama, aku tidak ingin kau mengacaukan rencanaku" ucap suk jong dengan nada mengancam
Kyuhyun memandang namja didepannya dengan berani, "apa kau memang selalu melakukan cara itu untuk mendapatkan popularitas sajangnim?" Tanya kyuhyun berani, namja manis ini bahkan memandang suk jong tepat dimatanya, kyuhyun hanya tidak habis fikir ada orang yang tega membohongi publik untuk mendapatkan popularitas
"kau terlalu naïf, kuberitahu satu hal, dunia hiburan itu sangat kejam, kau tidak akan bertahan kalau selalu menjadi orang baik" ucap suk jong dengan senyum yang menurut kyuhyun menyimpan banyak arti
"saya mengerti, terima kasih atas nasihat anda" ucap kyuhyun, namja manis ini hendak beranjak sebelun seseorang tiba – tiba saja masuk ke dalam ruangan, seseorang berjas rapi –khas orang penting-, kyuhyun melihat ekspresi suk jong melihat namja yang baru masuk itu, CEO SM itu tanpak tersenyum dan menyambut namja yang baru datang itu, kyuhyun tau benar itu adalah senyum 'bisnis, atau kata lain senyum palsu untuk kelancaran bisnis.
"selamat datang, park jae hyun-ssi, silahkan duduk" sambut suk jong, kyuhyun sangat terkejut mendengar nama itu, siapa yang tidak tau park jae hyung, namja kaya pemilik beberapa stasiun TV besar, dan sekarang menjabat sebagai salah satu juri yang cukup di MAMA Award, namun satu pertanyaan kyuhyun untuk apa orang sepenting jae hyun datang menemui CEO SM?, dan kyuhyun rasa ini pertemuan pribadi melihat tidak ada orang lain selain jae hyun yang datang, ahh naluri wartawan kyuhyun mulai berjalan, dia mulai mencurigai sesuatu.
"kyuhyun-ssi kau boleh keluar" ucap suk jong lebih seperti perintah, namja paruh baya itu memandang kyuhyun lama, entah apa yang difikirkan suk jong, biasanya dia kan langsung mengeluarkan orang – orang yang ceroboh seperti yang dilakukan kyuhyun, namun namja tua ini merasakan ada yang berbeda dari kyuhyun, terlihat dari bagaimana namja manis itu berani menatap langsung ke matanya, awalnya suk jong tertarik pada kyuhyun karna menganggap namja manis ini akan menjadi salah satu 'mesin uang'nya nanti tapi sekarang dia cukup tertarik dengan sikap kyuhyun.
"baik sajangnim" kyuhyun mengangguk, namun namja manis ini sengaja memperlambat jalannya, sebelum dia benar – benar keluar dan pintu tertutup namja manis itu mendengar CEO SM yang berbicara yang berkaitan dengan para artis SM yang masuk nominasi MAMA.
"kyuhyun-ssi?" panggil sang sekertaris melihat kyuhyun terdiam di depan pintu yang sudah tertutup rapat.
"ah ne" jawab kyuhyun
"apa ada yang anda perlukan lagi?" Tanya sang sekertaris
"anny,saya permisi" ucap kyuhyun, dalam hati namja manis ini berjanji akan menyelidiki ini.
TBC
Yow yow yow, akhirnya SM scandal yang duluan update, entah kenapa ff inilah yang idenya nongol terus, untuk ff lainnya sabar ya teman – teman. Semoga chap ini memuaskan, maaf kalo masih ada kekurangan di sana – sini, dan tidak bosan aku mangu ngucapin terima kasih untuk readers semua, love you all deh pokoknya, akhir kata pai – pai #bow
