SM SCANDAL

Cast : Cho Kyuhyun

Choi Siwon

Lee Jonghyun

Kang Seung Yoon (CEO K-Magz)

Cho Young Hwan (appa kyu)

Super Junior member

Kim Suk Jong (CEO SM/OC)

Kim Jong Hoon (super junior's manager), dll

Genre : romance, friendship, family dll

Warning : BL, typo(s) bertebaran

Chapter 7

seorang namja dengan penampilan 'aneh' baru saja memasuki sebuah café, diiringi dengan tatapan pengunjung café yang lumayan ramai karna saat ini tepat saat jam makan siang. namja itu mencari seseorang di antara pengunjung di café tersebut. Senyuman muncul di wajah tampannya saat melihat namja manis berambut coklat yang duduk di bagian pojok café.

"kyu!" panggilnya sambil menghampiri namja yang bernama kyuhyun itu sambil melambaikan tangan.

"jonghyun?" Tanya kyuhyun tidak yakin, pasalnya namja yang sekarang sudah berdiri di depannya ini tidak seperti sahabatnya, lihat saja baju aneh yang dipakainya, mantel panjang berwarna hitam dengan kerah over, membuat lehernya tertutupi kerah, lalu kacamata hitam padahal sedang berada di dalam ruangan, lagipula diluar juga tidak panas sama sekali karna salju yang mulai turun.

"tentu saja ini aku" jawab jonghyun sambil duduk di kursi tepat di depan kyuhyun

"apa yang terjadi denganmu? Apa kau baru saja ikut cosplay?" Tanya kyuhyun heran, namja manis itu sedikit menunduk untuk menyembunyikan wajahnya, malu sendiri melihat penampilan jonghyun yang aneh, takut – takut dia dikira sama anehnya dengan sahabatnya itu.

"ck, enak saja, tentu saja ini kulakukan untukmu kyu" jawab jonghyun sambil memasang wajah kesal.

"untukku?" Tanya kyuhyun

"ya" jonghyun mendekatkan wajahnya pada kyuhyun lalu berbisik, "kau kan sedang menyamar, karna itu aku berpakaian seperti ini untuk melindungi identitasmu, agar tidak ada yang tau kau bertemu dengan lee jonghyun si wartawan handal yang tampan" ucap jonghyun narsis.

Ingin sekali kyuhyun melempar jonghyun dengan cake red velvet yang ada di atas mejanya karna mendengar kalimat narsis dari sahabat yang sudah seperti hyungnya itu, sayangnya kyuhyun terlalu sayang kalau kue kesukaannya itu terbuang percuma.

"babo, orang – orang justru menatapmu hyung" ucap kyuhyun

"aishh, lama tidak bertemu denganmu kau masih saja bermulut pedas" cibir jonghyun

"lama tidak bertemu denganmu kau semakin aneh" balas kyuhyun

Jonghyun menghela nafas, menyerah meladeni kyuhyun, yahh sampai kapanpun dia tidak akan bisa menang dari namja manis namun evil ini. "sudahlah, aku lelah berdebat denganmu, sekarang izinkan aku memarahimu" jonghyun memandang kyuhyun tajam, bahkan namja tampan itu sudah melipat tangannya di depan dada, pertanda kesal. "kenapa kau jarang sekali menghubungiku bocah nakal?"

"berhenti memanggilku bocah" kyuhyun mengerucutkan bibirnya kesal karna dipanggil bocah

"kau tidak berhak protes, aku sedang marah!" kyuhyun memutar bola matanya malas mendengar ucapan jonghyun, namun namja manis itu menurut untuk diam. "tak taukah aku begitu khawatir padamu, kufikir kau sudah ketahuan, lalu dilaporkan polisi, masuk penjara, lalu dipukuli penghuni penjara lainnya" tambah jonghyun mulai melantur kemana – mana.

"kau berlebihan hyung, kau lihat sekarang aku baik – baik saja dan aku sudah menghubungimu" sahut kyuhyun santai, yahh terkadang jonghyun memang berlebihan.

"menghubungiku dan langsung memberikanku tugas berat" keluh jonghyun, kyuhyun hanya menyengir polos.

"jadi apa kau sudah mendapatkan apa yang kuminta hyung?" Tanya kyuhyun dengan wajah polos dan senyum manis, terlihat sekali namja manis ini ada maunya.

"jangan sebut aku jonghyun kalau tidak bisa mendapatkannya, yahh walaupun aku harus tidak tidur dua malam untuk mendapatkannya" jawab jonghyun lebay

"ahhh hyung memang yang terbaik" puji kyuhyun

Jonghyun mengambil sebuah amplop coklat dari dalam tas ransel hitam yang dipakainya lalu meletakkannya di meja tepat di depan kyuhyun. "sesuai dengan permintaanmu" ucapnya dengan nada bangga.

Kyuhyun mengambil amplop yang disodorkan jonghyun, mengintip isinya sedikit, terdapat puluhan lembar kertas didalamnya, setelahnya kyuhyun kembali menutup amplop itu dan memasukkan ke dalam tas yang dipakainya. "kurasa cukup banyak" ucap kyuhyun

"ya, dan hebatnya tidak ada satupun yang terekspos ke media, baik di televisi maupun majalah" sahut jonghyun, kyuhyun memang meminta jonghyun untuk mencari berita tentang scandal award SM ent yang pernah menjadi buah bibir di antara wartawan dan citizen beberapa tahun yang lalu, namun sayangnya berita itu tenggelam begitu saja, bahkan tidak ada yang mengungkit – ungkit rumor yang berredar itu sampai saat ini.

"bagaimana kau mendapatkannya?" Tanya kyuhyun penasaran, namja manis ini yakin pasti sangat sulit.

"yahh aku menggunakan pesonaku" sombong jonghyun, padahal yang benar adalah dia harus rela menjadi pesuruh para wartawan lain selama berhari – hari agar mereka bersedia membagi informasi ini.

"menurutmu mengapa mereka tidak mempublishnya? Berita besar seperti ini pasti akan banyak mendatangkan keuntungan" Tanya kyuhyun heran, yahh setidaknya berita besar seperti ini pasti akan muncul di majalah.

"entahlah, tapi kurasa SM berada di balik semua ini, mereka agensi besar tentu tidak akan membiarkan berita seperti ini merusak reputasi mereka" jawab jonghyun

"kau benar hyung, dan sekarang tugasku mencari yang sebenarnya, apakah SM benar – benar melakukan hal curang tersebut" ucap kyuhyun yakin, namja manis ini menjadi sangat bersemangat, sayang para wartawan yang dimintai bantuan jonghyun menolak memberi tau mengapa mereka tidak mempublish berita ini.

"berhati – hatilah"

"tentu saja, kau tenang saja hyung" jawab kyuhyun sambil tersenyum. Tiba – tiba saja pekikan gadis – gadis terdengar di dalam café, kyuhyun dan jonghyun saling berpandangan bingung, mereka menengok kesana – kemari mencari sumber keributan tersebut, saat itulah kyuhyun melihat siwon dan lawan mainnya di drama baru saja memasuki café, ternyata itu yang membuat pengunjung café berteriak.

"aishhh kenapa si mesum menyebalkan itu ada di sini sih?" keluh kyuhyun, namja manis ini berusaha menutupi wajahnya menggunakan buku menu, berharap siwon tidak mengenalinya, namun harapannya tidak terkabul saat suara dari namja yang menurut kyuhyun sangat menyebalkan itu memanggil namanya.

"oh kyuhyun-ssi? Kau disini?" Tanya siwon dengan nada pura – pura terkejut padahal saat dia baru memasuki café tadi dia sudah melihat kyuhyun.

Sambil mengumpat pelan kyuhyun menurunkan buku menu itu dari depan wajahnya, "oh, siwon-ssi" sahut kyuhyun dengan senyum terpaksa, kalau tidak di depan umum tidak mau dia bersikap manis di depan siwon, kyuhyun hanya tidak ingin habis dipukuli fans – fans siwon kalau memaki namja tampan itu di depan umum.

"apa yang kau lakukan disini?" Tanya siwon

'tentu saja makan, ck masa iya memancing' jawab kyuhyun dalam hati tentu saja, "aku sedang makan siang dengan temanku" jawab kyuhyun

"wahhh kebetulan sekali, aku juga mau makan siang, tidak masalahkan kalau kami ikut bergabung" ucap siwon, mengacuhkan yeoja cantik yang menggandeng tangannya yang hendak protes, namja tampan itu langsung mendudukkan dirinya di samping kyuhyun.

"oppa, bukankah kita mau makan berdua?, lagipula siapa namja ini?" tanya yeoja cantik bernama stella, yang merupakan seorang aktris pendatang baru.

"dia temanku" jawab siwon, yahh mau tidak mau siwon harus mengakui kyuhyun hanya teman, mengingat identitas kyuhyun yang masih disembunyikan.

Sedangkan kyuhyun melirik tidak suka pada yeoja yang sedang bergelayut manja pada siwon, cihh apa yeoja ini tidak tau malu bertingkah seperti itu di depan umum?, ehh tunggu kenapa aku harus marah?, pikir kyuhyun bingung, yahh mungkin saja dia sebal melihat yeoja bernama kim stella yang seperti gurita, gurita yang tentakel - tentakelnya menempel dan melilit erat pada lengan siwon.

"siwon-ssi dan emm dan noona" kyuhyun memanaggil yeoja itu dengan noona karna memang tidak tau siapa nama yeoja itu, yang kyuhyun tau dia hanya aktris pendatang baru. "silahkan pakai meja ini aku dan temanku sudah selesai, kajja hyung" ucap kyuhyun sambil berdiri dari kursinya dengan cepat, jonghyun hendak protes karna dia bahkan belum sempat memesan apapun, dan dia sangat kelaparan, namun merasakan aura mengerikan yang dikeluarkan kyuhyun membuatnya ragu untuk protes, dengan berat hati dia mengikuti kyuhyun, biar nanti dia meminta penjelasan pada sahabatnya itu mengapa dia terlihat marah. Sedangkan yeoja cantik yang datang bersama siwon hanya menatap kepergian kyuhyun tidak percaya.

"mwo?! namja tadi tidak tau namaku?" pekik stella heboh, sedangkan siwon hanya memutar bola matanya malas menghadapi yeoja manja itu.

.

.

Kyuhyun melangkah dengan kaki menghentak – hentak keluar café, sesekali merapatkan mantel coklat yang dipakainya, butir – butir salju mulai mengenai kepala dan beberapa bagian tubuhnya saat sudah tidak ada atap yang melindunginya, namun itu tidak mengurangi niat kyuhyun untuk segera keluar dari café ini, entah mengapa dia menjadi sangat kesal setelah melihat si yeoja gurita dan si menyebalkan choi siwon.

"yak!, kyu kau kenapa?" Tanya jonghyun yang mengekor di belakang namja manis itu

"tidak ada apa – apa!" jawab kyuhyun ketus, saat sedang kesal kyuhyun memang akan menyemprot siapa saja tanpa pandang bulu, walaupun orang itu tidak bersalah sama sekali, poor jonghyun.

"ya, kenapa kau marah padaku?" Tanya jonghyun tidak terima

"siapa yang marah padamu, aku tidak marah?!" balas kyuhyun namun nada suaranya mengatakan yang sebaliknya. "sudah hyung kau pulang sana, aku tau kau masih banyak pekerjaan" usir kyuhyun, saat seperti ini memang dia lebih suka sendirian saja.

"dongsaeng kurang ajar, bahkan kau tidak berterima kasih karna kerja kerasku" keluh jonghyun

"terima kasih" sahut kyuhyun singkat, padat, jelas dan ketus.

"ck, baiklah aku pulang, kau tidak mau kuantar?" tawar jonghyun, namja tampan ini tidak ingin bertanya lebih lanjut yang hanya akan membuat mood kyuhyun semakin buruk, bisa berbahaya untuknya.

"tidak terima kasih hyung, aku akan jalan kaki saja ke dorm, lagipula tidak terlalu jauh dan aku ingin menikmati hari liburku yang hanya sehari ini" miris kyuhyun, yahh agensinya memberinya libur latihan selama sehari karna dia sempat sakit kemarin.

"baiklah, hyung pulang dulu, kalau ada waktu datanglah kerumah, eomma merindukanmu" ucap jonghyun setelah memeluk namja itu sekilas dan untungnya tidak ditolak oleh kyuhyun.

"ne, salam untuk ahjumma" sahut kyuhyun, jonghyun mengangguk lalu namja tampan itu langsung berjalan menuju motornya yang terparkir di parkiran café.

.

.

"hei kenapa kau malah pergi?" Tanya seseorang ketika kyuhyun berjalan di trotoar menuju dorm super junior

Kyuhyun menengok ke arah suara yang sangat dikenalnya itu, disana kyuhyun melihat siwon di dalam mobilnya, kyuhyun bahkan tidak sadar sejak tadi mobil siwon yang berjalan pelan, mengikutinya.

"apa yang kau lakukan disini? Mana si gurita?" Tanya kyuhyun melihat siwon yang hanya sendirian di dalam mobil.

"mwo gurita?" bingung kyuhyun

"iya, yeoja gurita yang tadi bersamamu" jawab kyuhyun cuek

Siwon tertawa keras mendengar julukan yang diberikan kyuhyun pada yeoja yang menjadi lawan mainnya itu, ck kyuhyun memang suka sekali memberi julukan pada aneh pada orang lain termasuk siwon sendiri. "kurasa aku setuju denganmu kali ini dia memang seperti gurita" timpal siwon mengingat bagaimana stella menempel terus padanya.

"ya! Kenapa kau tertawa?" marah kyuhyun

"mian, kalau maksudmu stella dia sudah pulang dengan manajernya" jawab siwon setelah berhasil meredakan tawanya, astaga kyuhyun memang selalu bisa membuatnya sakit perut karna terlalu banyak tertawa.

Dahi kyuhyun berkerut bingung, buknkah tadi siwon bilang mereka mau makan, ini bahkan terlalu cepat untuk makan siwon, ahh kyuhyun ingat sesuatu mungkin saja ini salah satu strategi SM, membuat siwon dan stella muncul bersama di tempat umum pasti akan menimbulkan banyak gossip, dan bisa menaikkan ketenaran aktris baru itu, kyuhyun sudah biasa mendengar cara seperti ini, masalahnya kenapa siwon mau – mau saja dijadikan alat untuk meningkatkan popularitas yeoja itu?.

"kenapa melamun, ayo kuantar pulang, kau mau ke dormkan?" siwon membuka pintu penumpang

Kyuhyun menatap siwon heran, tumben sekali musuh bebuyutannya ini baik, jangan – jangan dia ada maksud tertentu, fikir kyuhyun. "shirreo, terakhir kali aku pergi bersamamu, aku harus berakhir dengan kaki terkilir" tolak kyuhyun, bahkan nyeri di kakinya baru saja hilang.

"aku janji hari ini tidak akan ada aksi kejar – kejaran lagi" siwon mengangkat tangannya sambil membentuk huruf 'v' dengan jarinya. "dan aku akan mentraktirmu sepuasnya kyu, aku tidak sempat makan tadi" bujuk siwon

Mendengan kata 'traktir' dan 'sepuasnya' membuat kyuhyun sedikit tertarik, ingat hanya sedikit, dia jadi ingat red velvetnya yang belum sempat dia makan tadi karna kedatangan siwon dan stella, tentu aja namja tampan namun menyebalkan dan mesum itu harus menggantinya. "ehmm, aku boleh makan apapun sepuasnya?" Tanya kyuhyun memastikan.

Siwon nyaris tertawa melihat ekspresi kyuhyun yang dengan suara yang sok cuek namun mata yang jelas – jelas berbinar – binar karna tawarannya, siwon berdehem sebentar untuk meredakan tawanya yang nyaris keluar, dia tidak ingin kyuhyun sampai berubah fikiran. "seperti yang kubilang, sepuasnya" jawab siwon meyakinkan.

"baiklah, tapi ingat aku terpaksa" jawab kyuhyun, namja manis ini nyaris melompat kegirangan, dalam fikirannya sudah terbayang makanan – makanan yang ingin dia makan, tentu saja dia akan memilih yang mahal, siwon kan artis tentu itu bukan masalah bukan.

"iya aku mengerti, kau terpaksa" ulang siwon, "kajja" ajaknya, dan senyumnya langsung mengembang saat melihat kyuhyun memasuki mobilnya, dengan perhatian dipakaikannya kyuhyun sabuk pengaman, bahkan siwon sempat membersihkan butir – butir salju yang ada di rambut kyuhyun, sedangkan namja manis itu hanya dapat memandang siwon heran, mungkin saja siwon sedang dapat lotre hari ini jadi dia sangat baik, begitulah menurut kyuhyun.

.

.

Seperti dugaan kyuhyun siwon memang tidak akan membawanya ke tempat makan biasa, terbukti dengan siwon membawanya ke salah satu restoran mahal yang ada di kawasan myeongdong, siwon beralasan selain makanannya sudah terkenal enak, di tempat ini privasi pengunjung juga akan terjaga, karna tidak sembarangan orang bisa masuk ke restoran tersebut, jadi siwon dan kyuhyun bisa makan dengan nyaman tanpa harus ketahuan fans.

"kau yakin mau mentraktirku disini choi?" Tanya kyuhyun

"tentu, memang kenapa?" Tanya siwon

"emm, kuberitau saja ya makanku lumayan banyak, dan makanan disini pasti mahal" jawab kyuhyun dengan berbisik, yahh walaupun niat awalnya memang ingin mengerjai siwon dengan minta traktir banyak, kyuhyun merasa tidak enak juga, kyuhyun memang tidak tau berapa gaji idol tapi bisa – bisa siwon bangkrut menuruti cara makan kyuhyun.

"kau tenang saja kyu, kalau kau mau membeli restoran ini pun aku bisa" jawab siwon enteng, seolah – olah restoran ini hanya kedai kecil di pinggir jalan, sedangkan kyuhyun hanya dapat terbelalak kaget, sepertinya dia juga harus mengulas berita tentang 'gaji seorang idol', pikir kyuhyun.

"jangan bengong begitu, seperti janjiku kau boleh pesan sepuasmu" ucap siwon melihat wajah kaget kyuhyun yang sebenarnya menggemaskan.

"baiklah, kau jangan menyesal ya choi" kyuhyun memperingatkan.

"hmm, dan satu lagi berhentilah memanggilku choi, kau memanggil yang lain dengan hyung, tapi kalau denganku kau memanggilku seenaknya" ucap siwon tidak terima, apalagi saat mengingat kyuhyun memanggilnya mesum.

"itu karna kau menyebalkan choi" jawab kyuhyun sambil menatap buku menunya penuh minat, di samping meja mereka pelayan sudah menunggu pesanan kedua namja itu.

"baiklah, aku minta maaf, bisakah kita berdamai, bagaimanapun kita satu kamar dan nanti kita akan satu grup tidak mungkin kita bertengkar terus bukan?" ucap siwon

"jadi traktiranmu ini adalah sogokan?" kyuhyun menatap siwon curiga

"astaga kyu, kau ini apa selalu berburuk sangka pada orang lain? Aku iklas mentraktirmu sebagai teman, dan aku tulus mengajakmu berdamai" jawab siwon

Kyuhyun tampak berfikir, sebenarnya tidak ada untungnya juga sihh bertengkar dengan siwon, sebenarnya siwon baik, yahh dilihat dari beberapa kali dia menolongnya, saat dikejar fans waktu itu dan juga saat kakinya terkilir, walaupun siwon agak menyebalkan karna sering mengatainya gendut. "baiklah, aku akan memaafkanmu, tapi ada satu syarat" ucap kyuhyun

"apa itu?" Tanya siwon serius

"mulai sekarang berhenti mengataiku gendut" ucap kyuhyun serius

"mwo? Hahahaha, kukira apa, tapi kau memang gendut kyu" siwon tiak tahan untuk tertawa, wajah kyuhyun benar – benar lucu saat mengatakannya, seolah – olah yang dikatakannya itu adalah rahasia negara.

"ya! Choi kau menyebalkan, aku tidak akan memaafkanmu" sebal kyuhyun, namja manis itu melipat kedua tangannya di depan dada dan menggembungkan pipinya, membuat pipi bulat dan putih itu semakin bulat saja, dan tentunya sangat menggemaskan.

Siwon berhenti tertawa, ditatapnya wajah kyuhyun yang tidak mau menatapnya, astaga kekanakan sekali, begitulah fikir siwon, namun dia sama sekali tidak keberatan, kyuhyun cocok – cocok saja melakukannya, justru terlihat sangat cute, dan sepertinya tidak hanya siwon saja yang berfikiran begitu, namun juga pengunjung restoran lain yang mulai menatap kyuhyun penuh minat, dan jujur siwon tidak menyukai itu.

"kyu jangan marah, aku hanya bercanda, dan hentikan menggembungkan pipimu itu, kalau tidak akan semakin melar" yahh walaupun sudah meminta maaf siwon tetap tidak tahan untuk menggoda kyuhyun, itu adalah hal yang menyenangkan.

"ishhh Choi!" marah kyuhyun

"baiklah, baiklah, aku berjanji tidak akan memanggilmu gendut lagi, tapi kau juga harus berjanji memanggilku dengan hyung, tidak ada choi, kuda, menyebalkan, apalagi mesum" tawar siwon

Kyuhyun melirik sekilas kea rah siwon, "kenapa harus?" tanyanya ketus

"kau itu lebih muda dariku, lagipula memang seharusnya kau memanggilku hyung kan?"

Kyuhyun tampak berfikir yang sekali lagi terlihat menggemaskan dimata siwon, kalau bisa dia karungi bocah manis ini dan membawanya pulang, siwon menggelengkan kepalanya pelan, mengenyahkan imajinasi aneh yang muncul dikepalanya.

"emmm baiklah" pasrah kyuhyun, lagipula tidak ada ruginya.

"damai?" Tanya siwon sambil mengulurkan tangannya di depan kyuhyun, mengajak bersalaman.

"damai" balas kyuhyun sambil menyambut tangan siwon, keduanya dapat merasakan hangatnya tangan masing – masing, salaman itu berlangsung lama sampai keduanya tersadar lalu melepaskan tautan tangan mereka, keduanya tampak salah tingkah.

"ehmm, sudah siap pesan tuan?", siwon dan kyuhyun tersadar, Hahh bahkan keduanya sampai melupakan pelayan yang sejak tadi berdiri di samping meja mereka dan melihat perdebatan mereka.

.

.

"ada apa dengan mereka?" Tanya eunhyuk sambil menatap siwon dan kyuhyun yang baru saja keluar dari kamar wonkyu berbarengan, hal yang sangat jarang terjadi mengingat mereka berdua seperti tom and jerry, namun memang beberapa hari ini mereka tidak bertengkar seperti biasanya, tepatnya setelah mereka pulang bersama beberapa hari lalu.

"maksudmu kyunnie, dan siwon?" tanya donghae yang duduk di samping eunhyuk meyakinkan, keduanya saat ini sedang duduk di ruang santai dorm super junior.

"ne, tidakkah mereka terlihat aneh, mereka tidak saling adu mulut seperti biasanya" bisik eunhyuk

"kau benar monkey, jangan – jangan siwon berbuat sesuatu pada dongsaeng imutku, sampai membuat dia tidak sanggup untuk bertengkar lagi" heboh donghae, namja dengan julukan nemo itu langsung meninggalkan eunhyuk menuju kyuhyun yang sedang merebahkan dirinya di sofa panjang, bukan rahasia lagi kalau si fishy sangat menyayangi magnae mereka.

"kyunnie, ada apa denganmu? Apa kau sakit? Atau siwon mengganggumu?" Tanya donghae sambil menghampiri kyuhyun.

"maksud hae hyung?" Tanya kyuhyun bingung, namja manis itu memiringkan kepalanya.

"aigo, kyeopta" donghae tidak tahan untuk memeluk kyuhyun erat di sela introgasinya, "apa siwon mengganggumu?, kalian tampak aneh" Tanya donghae

"hyung se-sak" keluh kyuhyun, "siwon hyung tidak menggengguku, kami sudah genjatan senjata" jawab kyuhyun setelah berhasil melepas pelukan maut donghae yang hampir membuatnya kehabisan nafas.

"genjatan senjata? Maksudmu berdamai?" bingung donghae

"ne, kami lelah bertengkar terus" jawab kyuhyun

"baguslah, hyung tidak tega melihatmu diganggunya terus, tapi hyung akan tetap jadi hyung favoritmu kan?" Tanya donghae, kyuhyun memang pernah mengatakan donghae adalah hyung favoritnya karna hyungnya itu sangat baik, perhatian dan sayang padanya, bukannya yang lain tidak tapi donghae lah yang paling menyayangi kyuhyun bahkan tak segan – segan untuk memeluk dan menciumnya, kyuhyun jadi merasa punya hyung sungguhan.

"tentu saja, hae hyung adalah hyung favorit kyu" jawab kyuhyun mantap, membuat donghae tersenyum lebar dan memeluk kyuhyun lagi.

"hahh donghae terlihat seumuran dengan kyuhyun" komen sungmin melihat kedua dongsaengnya yang saling berpelukan itu.

"kau benar hyung, aishh kenapa donghae hyung memeluk kyuhyun seperti itu?" protes siwon, namja tampan itu risih juga melihat donghae yang tidak berhenti memeluk kyuhyun, entahlah tapi dia merasa kesal.

Sungmin melirik ke arah siwon melihat reaksi namja tampan itu saat melihat pelukan haekyu, sungmin tersenyum simpul. "jadi kalian sudah baikan?" Tanya sungmin

"ya, emm begitulah hyung, kami kan sekamar tidak enak kalau bertangkar terus" jawab siwon, matanya masih focus pada haekyu.

"hyung senang kalau kalian sudah baikan" sahut sungmin

"ahh hyung, bagaimana dengan konser kita?" tanya siwon berusaha mengalihkan perhatiannya dari donghae dan kyuhyun yang sekarang sedang bercanda di ruang santai.

"entahlah, leeteuk hyung masih rapat dengan manajer dan juga manajement" jawab sungmin, tidak lama lagi super junior akan mengadakan konser mereka yang di sebut super show, kali ini akan diadakan di jepang selama tiga hari berturut – turut.

"emmm, bagaimana kyuhyun? Apa dia akan ikut?" tanya siwon ragu

Sungmin menatap siwon curiga, "kalian benar – benar sudah baikan ya, bahkan kau sampai menghawatirknnya, perhatian sekali" ucap sungmin menggoda

"ti-tidak!" elak siwon cepat, terlihat sekali namja tampan itu panik, "emm bagaimanapun kyu akan jadi bagian dari kita, aku kan hanya bertanya" elak siwon, jarang sekali siwon terlihat salah tingkah, sungmin bahkan ingin tertawa melihat tampang panik siwon, seperti yang sungmin pernah duga sebelumnya, sepertinya siwon memiliki perasaan yang berbeda pada magnaenya, dan semua sikap siwon yang tampak sering mengganggu kyuhyun itu semata – mata hanyalah untuk menarik perhatian namja manis itu, sungmin tidak mempermasalahkan kalau memang itu benar, mereka tampak cocok, namun bagaimana dengan fans, dan terutama management, sungmin juga tidak tau bagaimana perasaan kyuhyun pada siwon.

"tidak usah salah tingkah begitu, kita tunggu saja info dari manajer hyung dan leeteuk hyung" sungmin menepuk bahu siwon sebentar lalu bergabung dengan haekyu, kasian juga dia melihat kyuhyun yang sejak tadi dipeluk – peluk dan dicubit – cubit donghae yang terlalu gemas pada si magnae.

"siapa juga yang salah tingkah" gumam siwon, namun tidak bisa dipungkiri jantungnya berdebar keras, seperti siswa yang ketahuan mencontek, entahlah siwon juga bingung dengan apa yang dia rasakan.

.

.

Seluruh member super junior ditambah hyuhyun dan juga jong hoon berkumpul di ruang tengah dorm super junior, ketiga belas namja tampan itu nampak serius mendengarkan penjelasan manajer super junior itu, yahh terkecuali satu orang, namja termuda yang ada di ruangan itu nampak sibuk dengan benda hitam yang ada di tangannya.

"kita akan berangkat dua haria lagi, selain itu kita akan menetap disana beberapa hari untuk syuting iklan dan juga persiapan konser SMTOWN" ucap jong hoon, memang konser yang yang dilaksanakan seluruh idol SM Ent itu akan dilaksanakan beberapa hari setelah Super Show. "karna itu kalian harus…" ucapan jong hoon terhenti karna pekikan kyuhyun yang terdengar di ruangan luas tersebut.

"yak, die, die!" pekik kyuhyun sambil tetap berkonsentrasi membunuh musuh – musuhnya di PSP yang sedang dimainkannya, namja manis itu tidak sadar seluruh hyungnya tengah menatapnya khawatir, jong hoon tidak akan suka jika ada yang memotong ucapannya, manajer tampan itu akan memarahi siapapun yang menginturpsi penjelasaannya, suasana semakin tegang saat melihat jong hoon sudah memasang wajah datar sambil menatap kyuhyun, donghae bahkan sudah bersiap melindungi kyuhyun dari kemarahan manajernya itu, namun yang terjadi justru membuat namja – namja tampan itu membelalakkan matanya tidak percaya.

"kyunnie, letakkan dulu PSPnya ne" ucap jong hoon lembut, tidak ada nada marah sama sekali dalam ucapannya.

Kyuhyun mengalihkan sebentar perhatiannya pada jong hoon, "kyu sedang main hyung" ucapnya memelas sambil memasang puppyeyes andalannya, ayolah sebentar lagi dia naik level.

"hyung sedang menjelaskan tentang super show pada hyung – hyungmu, berhenti sebentar ne, kalau kyu menurut nanti akan hyung belikan kaset game" bujuk jong hoon, kyuhyun itu keras kepala, dia tidak akan menurut kalau dimarahi dan hal yang bisa membuat kyuhyun menurut adalah kalau bukan makanan ya kaset game, beberapa lama mengenal kyuhyun membuat manajer tampan ini mengerti sifat namja manis itu.

"yak! Apa – apaan itu hyung, kalau kami menyela dimarahi, sedangkan bocah ini?" marah heechul tidak terima.

"itu karna kyu lebih tampan dari kim heechul" ucap kyuhyun tidak sopan

"Yakkk! Bocah!" marah heechul hendak memukul kepala kyuhyun sebelum donghae menghalanginya, "minggir hae!" perintahnya, dia tidak percaya bahkan dongsaeng kesayangannya melindungi kyuhun dan bukannya mendukungnya.

Donghae menggeleng, "tenang kyu, hae hyung akan melindungimu" ucap donghae mantap

"sudah hentikan! Tidak bisakah sehari saja kalian tidak ribut!" teriak jong hoon kesal, namun manajer tampan ini segera memelankan suaranya saat melihat kyuhyun sedikit terkejut, dia memang tidak pernah marah di depan kyuhyun, "hyung tidak marah padamu kyu" ucapnya menenangkan kyuhyun.

"salahnya" donghae dan heechul saling tuduh

'sudah, sudah, teruskan lagi penjelasanmu hyung" lerai leeteuk, kalau begini terus mereka tidak akan selesai – selesai.

"hahhh, baiklah dengarkan, kalian akan ke jepang dua hari lagi, dan akan menetap disana sampai konser SMTOWN, karna itu aku ingin kalian menjaga kesehatan, dan satu lagi untuk kyunnie" jong hoon menatap kyuhyun

"aku?" tanya kyuhyun

"ne, kyu kau akan ikut ke jepang bersama kami, jadi bersiaplah" ucap jong hoon

"benarkah hyung?" tanya kyuhyun tidak percaya, dia belum pernah ke jepang sebelumnya, jepang, negara yang menghasilkan banyak film kartun yang kyuhyun suka.

"ne, kau akan jadi anggota super junior jadi kau harus terbiasa dengan kegiatan super junior, lagipula kami juga tidak tega meninggalkanmu sendirian di dorm" jawab jong hoon.

"yeeeeyyy!" donghae, eunhyuk dan kyuhyun saling berpelukan senang, sedangkan yang lainnya hanya melihat mereka sambil tersenyum karna tingkah kekanakan ketiganya.

"kurasa hanya itu yang akan kusampaikan, ingat jaga kesehatan kalian, dan bersiap - siaplah" ucap jong hoon mengakhiri rapatnya hari ini.

"aigo, ini pertama kalinya kyu ke jepang, apa saja yang harus kyu bawa hyung?" tanya kyuhyun semangat

"kau tenang saja, hyung akan membantumu berkemas, hyung juga akan mengajakmu ke tempat – tempat yang bagus" ucap donghae, namja tampan namun kekanakan ini sangat berseangat, pasti sangat menyenangkan jalan – jalan dengan kyuhyun.

Diantara namja – namja itu ada satu orang yang juga sangat senang dengan keikutsertaan kyuhyun ke jepang, dia hanya tersenyum saat melihat wajah gembira kyuhyun yang sangat manis, orang itu adalah siwon, ah kalau begitu dia juga harus ikut eunhae dan kyuhyun jalan – jalan nanti, pasti akan sangat menyenangkan, tidak sabar untuk menunjukkan negara yang indah itu pada kyuhyun.

.

.

"paspor?"

"sudah" jawab kyuhyun sambil mengecek paspornya di tas ransel coklat yang dibawanya

"visa?"

"sudah"

"jaket dan vitamin?"

"sudah" sahut kyuhyun sambil mengambil jaketnya yang tergeletak di kasurnya dan siwon

"coklat?"

"sud-yahh! Itu tidak ada dalam daftar hyung" omel kyuhyun, bisa – bisanya saat seperti ini siwon mengerjainya, tak taukah siwon kyuhyun sangat gugup karna ini pertama kalinya dia ke jepang, yah tidak seperti rencana awal kalau donghae akan membantunya berkemas, yang ada namja dengan julukan nemo itu saat ini sedang panik karna telat packing sedangkan keberangkatan mereka tidak kurang dari dua jam lagi, jadilah siwon yang membantunya untuk packing.

Siwon hanya tertawa melihat kyuhyun kesal, walaupun sudah 'genjatan senjata' namja tampan ini sesekali memang masih mengerjai kyuhyun, janjinya kan hanya tidak memanggil kyuhyun gendut jadi tidak masalah bukan, lagipula sepertinya siwon sudah ketagihan menjahili kyuhyun.

"kalian sudah siap?" tiba – tiba saja leeteuk muncul di pintu kamar wonkyu

"sudah hyung" jawab siwon dan kyuhyun kompak

"baiklah, segera ke ruang tengah, sebentar lagi jong hoon hyung datang, dan kyu pakai jaketmu" perintah leeteuk melihat kyuhyun hanya memegang jaketnya.

"aishhh ne, hyung cerewet" sahut kyuhyun sebal namun tetap mengikuti perintah leeteuk

"kajja" siwon menarik kopernya dan koper kyuhyun menuju ruang tengah, diikuti namja manis itu yang berjalan di belakangnya, siwon meletakkan kopernya dan kyuhyun di antara koper – koper lain yang sudah ada di ruang tengah.

"kita tinggal menunggu donghae" ucap leeteuk saat melihat wonkyu datang

Kyuhyun mencari – cari hyung ikannya itu yang masih sibuk mondar – mandir di kamarnya, sampai akhirnya namja tampan itu bergabung dengan mereka di ruang tengah bersama koper biru besarnya, tampang donghae acak – acakan karna tidak sempat menyisir rambut hitamnya, namun itu tidak mengurangi ketampanan donghae.

"semua sudah siap?" tanya jong hoon yang tiba – tiba saja muncul

"sudah" sahut seluruh member super junior kompak persis seperti anak TK paduan suara.

Jong hoon hanya terssenyum, selalu merasa terhibur oleh artisnya ini, manajer tampan itu langsung menuntun seluruh member super junior ke dua van hitam yang sudah menunggu mereka. "kyu kau dengan hyung saja" ucap jong hoon sambil menarik kyuhyun ke arah van kedua yang berada di belakang yang sudah bersi beberapa staff super junior, mendengar hal itu siwon reflek langsung masuk ke van kedua, begitupun donghae dan eunhyuk, ryeowook juga ingin di van kedua tapi sepertinya sudah tidak muat lagi, dibelakang ada staff Super junior, di tengah ada kyuhyun yang diapit siwon , eunhyuk dan donghae, didepan ada jong hoon dan sopir.

"sepertiny kau harus mengalah wookie" ucap jong hoon

Ryeowook menghela nafas pasrah, padahal dia juga ingin dekat – dekat kyuhyun, akhirnya ryeowook hanya memberikan sebuah kotak berisi sarapan pada eunhyuk yang duduk paling pinggir lalu namja mungil itu masuk ke dalam van satunya.

Setelah semua siap kedua van itu berangkat menuju bandara incheon, satu jam kemudian mereka sampai di bandara incheon, dengan brikade fans super junior yang disebut ELF yang memenuhi incheon airport, kyuhyun terpaksa berjalan bersama staff SJ karna memang identitasnya masih disembunyikan, namun walaupun begitu sesekali hyung – hyungnya menengok ke arahnya yang jalan di belakang bersama para staff, apalagi siwon, walaupun dia sedang menebar senyum pada para fansnya dia tidak bisa untuk menahan diri agar tidak menengok ke arah kyuhyun, siwon tersenyum lega saat melihat kyuhyun baik – baik saja, bahkan namja manis itu tampak menikmati suasana yang baru pertama kali dirasakannya.

"wahh, daebak!" gumam kyuhyun, melihat para ELF yang setia menunggu super junior bahkan sebelum mereka datang, pasti akan sangat menyenangkan kalau punya fans seperti mereka, kecuali untuk saat – saat di kejar seperti kemarin, kalau saja kyuhyun bukan seorang wartawan mungkin dia akan mempertimbangkan jadi idol, kyuhyun tersenyum sendiri membayangkan khayalannya, yang pasti di jepang nanti dia harus bersenang – senang, dan menghubungi jonghyun, dia bahkan sampai lupa memberitahu jonghyun kalau akan ke jepang, sahabatnya itu pasti akan marah, tapi itu urusan nanti, sekarang saatnya liburan!.

TBC

Selesai juga chap ini, hope you like this chap, di chap in saya mulai mempertegas bagaimana perasaan siwon hehehe. maaf atas keterlambatan dan typonya yang mash bertebaran. Terima kasih pada teman – teman yang sudah mengikuti ff ini dan yang lainnya juga, apalagi yang udah mau repot – repot mereview ff abalku, sebenernya pengen banget bales satu – satu tapi belum sempet, mian.

Kayaknya dikit aja deh cuap – cuapnya bye – bye… sampai jumpa di chap selanjutnya Super Junior in Japan hehe …