SM SCANDAL
Cast : Cho Kyuhyun
Choi Siwon
Lee Jonghyun
Kang Seung Yoon (CEO K-Magz)
Cho Young Hwan (appa kyu)
Super Junior member
Kim Suk Jong (CEO SM/OC)
Kim Jong Hoon (super junior's manager), dll
Genre : romance, friendship, family dll
Warning : BL, typo(s) bertebaran
Chapter 10
Setelah sarapan kyuhyun di tinggal sendirian di hotel, hyung – hyungnya akan mengadakan konfrensi pers bersama artis SM Ent lainnya, sebenarnya dia diajak oleh jong hoon namun sepertinya namja manis ini sedang dalam mood yang buruk, yah setelah sarapan tadi namja manis ini memang terus menekuk wajahnya, kyuhyun sendiri tidak tau apa yang terjadi pada dirinya, tiba – tiba rasa kesal dan tidak nyaman itu muncul saat yeoja pernama tiffany hwang yang merupakan salah satu member girl group SNSD atau Girl's Generation itu tampak begitu akrab dengan siwon.
"kurasa aku mulai tidak waras" gumam kyuhyun sambil menggelengkan kepalanya, huhh kenapa dia harus merasa kesal dan tidak nyaman karna siwon dan tiffany, memang siapa dirinya?.
"sebaiknya aku memikirkan misiku, yahh misiku" gumam kyuhyun lagi, namja manis ini berusaha mengalihkan fikirannya yang sejak tadi dipenuhi dengan namja tampan berlesung pipi yang merupakan roomatenya. Tidak ingin membuat fikirannya semakin kacau akhirnya kyuhyun mengambil 'pulpen' khususnya dari dalam tas, melepas memori card kecil yang terpasang di pulpen tersebut dan memindahkannya ke smartphonya, setelahnya kyuhyun mengambil earphone putihnya dan memasangnya di kedua telinganya setelah memastikan earphone tersebut telah tersambung ke smartphonenya, jemari lentiknya dengan lihai mencari rekaman suara yang berhasil di rekamnya tadi, sambil menunggu namja manis itu mengambil jurnalnya yang memang biasa dimiliki oleh seorang wartawan, yahh bisa dibilang jurnal atau buku cacatan adalah nyawa seorang wartawan, disanalah dia menuliskan poin – poin penting dari berita yang sedang dicarinya.
Kyuhyun mendengarkan rekaman itu dengan seksama, jamarinya mengetuk – ngetuk pulpen yang sudah siap ditangannya di atas lembaran jurnal yang kosong, menanti sesuatu yang perlu dia catat.
'sepertinya yang kuberikan cukup untuk membuat anak asuhku memenangkan penghargaan ini' binggo!, badan kyuhyun menegak saat suara suk jong itu terdengar di telinganya, namja manis itu tersenyum senang akhirnya bukti kuat yang dicarinya bisa dia dapat juga, namja manis ini kembali memusatkan pendengarannya menanti kata – kata selanjutnya yang dikeluarkan kedua namja itu.
'kau tenang saja, asalkan kau menepati janji – janjimu aku akan memastikan mereka memenangkannya' kali ini suara milik jae hyun terdengar
'hahaha kau memang sangat pintar jae hyun-ssi, aku tidak akan mengingkari janji villa dan uang yang kujanjikan itu akan menjadi milikmu setelah aku melihat sendiri mereka menang' sahut suk jong lagi, setelahnya hanya terdengar suara tawa kedua namja itu. Kyuhyun mematikan rekamannya, jurnalnya sudah berisi beberapa cacatan penting, hahh dia tidak menyangka ada orang yang melakukan cara selicik ini, tapi dia bisa apa tugasnyaa hanya mencari berita.
Setelah mendapatkan apa yang dia inginkan kyuhyun mulai membuka laptopnya, mengembangkan catatan – catatannya menjadi sebuah artikel yang lebih menarik, tidak lupa kyuhyun menyisipkan beberapa foto dan bukti rekaman suara untuk menguatkan beritanya, tidak terasa sudah berjam – jam kyuhyun berkutat dengan laptopnya, setelah merasa tulisannya memuaskan kyuhyun menyimpannya dalam file khusus, bersama berita yang sudah dia tulis sebelumnya, semua berita ini dia kumpulkan untuk menjadi laporan saat tugasnya di SM Ent sudah selesai nanti.
"hahhh akhirnya selesai juga" kyuhyun meregangkan ototnya setelah menyimpan file – file itu dalam memori card dan meletakkannya di tempat yang menurutnya aman, badannya terasa pegal karna terduduk selama ber jam – jam.
"apanya yang sudah selesai?" tanya seseorang tiba – tiba dari arah pintu
"hyung tidak bisakah mengetuk pintu dulu?" marah kyuhyun pada siwon yang masih menggunakan pakaian saat konfrensi pers, sepertinya namja tampan itu tidak sempat ganti baju dan langsung kembali ke hotel.
"ini kamarku juga, kenapa aku harus mengetuk pintu" siwon mengerutkan dahinya, namja tampan itu melangkahkan kakinya dengan santai ke kasurnya dan kyuhyun, menjatuhkan tubuhnya tepat disamping kyuhyun yang duduk di pinggir kasur.
"huhh menyebalkan" kyuhyun mengerucutkan bibirnya pertanda kesal, entah mengapa dia masih kesal dengan siwon
"ada apa denganmu? Kenapa ketus sekali, kau marah padaku kyu?" tanya siwon heran, pasalnya sejak sarapan tadi kyuhyun tidak mau memandangnya dan terkesan ketus dan dingin padanya
"tidak papa, untuk apa aku marah padamu? Memang hyung punya salah padaku?" tanya kyuhyun jutek
"begitu kau bilang tidak marah" ucap siwon memangcing kyuhyun
"tidak marah" elak kyuhyun
"marah" kekeh siwon
"tidak marah!"
"marah!"
"tidak marah!"
"kenapa berteriak?, kau marah!"
"arrrrrggggg hyung benar aku marah!, aku kesal pada hyung juga pada nona hwang itu, kalian membuatku kesal! Oops" kyuhyun menutup mulutnya dengan dua tangan begitu namja itu sadar apa yang baru saja dikatakannya, karna merasa tertekan kyuhyun tidak sadar menyampaikan seluruh isi hatinya saat ini, argghhh cho kyuhyun bodoh, wajahnya pasti sudah memerah karna malu saat ini, tidak tau harus melakukan apa akhirnya kyuhyun memilih untuk kabur dari siwon, meninggalkan siwon yang masih mematung mendengar ucapannya.
"apa yang dikatakannya tadi?" gumam siwon yang ternyata baru sadar, namja tampan itu mencari keberadaan kyuhyun yang sudah menghilang dari kamarnya, sontak saja senyumnya mengembang, menampilkan lesung pipinya yang dalam, "dia bilang dia kesal melihat kedekatanku dengan tiffany?, apa kyu cemburu?" tanya siwon entah pada siapa, "dia cemburu!" siwon berteriak kegirangan, entah mengapa dia merasa bahagia, "ahh indahnya hari ini" ucapnya dengan senyum yang masih melekat diwajahnya.
.
.
Kyuhyun menghindari siwon. Yahh itulah yang dirasakan siwon, saat namja tampan itu ingin menayakan tentang apa yang dikatakan kyuhyun saat itu, namun kyuhyun selalu menghindarinya, bahkan melihatnyapun enggan, kyuhyun terus saja menempel pada donghae atau leeteuk yang tentu saja tidak akan menolak ditempeli adik imut mereka, hal itu tentu saja membuat siwon frustasi, dia sudah penasaran dengan maksud ucapan kyuhyun saat itu, tapi sepertinya dia harus menahannya sampai dia hanya berdua saja dengan kyuhyun.
Kyuhyun terus menunduk sambil sesekali memakan daging di piringnya ohh tidak lupa dipinggirkannya benda hijau yang paling dibencinya, membuat hyungnya hanya dapat menggelengkan kepalanya melihat tingkah kyuhyun yang masih saja anti sayur sekuat apapun mereka mencoba membujuk kyuhyun memakan sayu.
Sesekali Kyuhyun melirik ke arah siwon melalui ujung matanya memastikan apakah siwon masih menatap ke arahnya, beruntung jarak mereka tidak terlalu jauh, siwon duduk hanya berjarak tiga bangku dengannya, ditengah mereka ada donghae, yesung dan ryeowook. Kyuhyun mendesah pelan saat melihat siwon masih menatapnya, ahh bahkan namja tampan itu sama sekali tidak mengalihkan pandangannya darinya sejak mereka mulai makan, ck apa siwon tidak bosan. Ahh kyuhyun benar – benar merutuki mulutnya yang tidak bisa dijaga, bisa – bisanya dia mengatakan hal yang memalukan pada siwon, namja tampan itu pasti akan semakin besar kepala dan pasti akan mengejeknya, karna itulah kyuhyun menghindari siwon, selain karna dia malu dia juga tidak mau siwon meledek dan menggodanya. Tanpa sadar kyuhyun memukul – mukul bibirnya sendiri, seolah – olah namja manis itu emberi hukuman pada bibirnya yang tidak bisa dikontrol.
"kyu, kenapa kau memukul – mukul bibirmu?" tanya donghae yang sejak tadi melihat kyuhyun hanya menunduk sambil makan dan sekarang justru memukul – mukul mulutnya.
"eh?" kyuhyun mengangkat wajahnya, memandang hyung – hyungnya yang sekarang menatap kerahnya, ternyata dari tadi dia sudah mencuri perhatian hyung - hyungnya. "emmm, gwenchana hyung, h-hanya kepedasan, ya kepedasan hhe" elak kyuhyun, hyung – hyungnya mengerutkan dahinya bingung, pasalnya sejak tadi kyuhyun tidak memakan makanan pedas sama sekali, jadi dia kepedasan kenapa?, ck benar – benar aneh.
Hari – hari berikutnya siwon tetap tidak mendapatkan kesempatan untuk bicara berdua saja dengan kyuhyun, selain disibukkan dengan persiapan konser SMTOWN siwon juga ada jadwal individual di jepang, kalaupun namja tampan itu tidak memiliki jadwal dia tetap tidak bisa bicara pada kyuhyun, namja manis itu tidak pernah sendirian, selalu ada salah satu hyungnya yang bersamanya, yahh walaupun lebih sering duo hiperaktif suju siapa lagi kalau bukan eunhae, dan juga sungmin yang bersama kyuhyun, selain itu beberapa hari ini member TVXQ sering berkunjung ke kamar hotel yang ditempati suju, sehingga kesempatan siwon bicara dengan kyuhyun semakin kecil, sepertinya siwon harus menahan diri sampai mereka kembali ke korea esok hari, hari ini memang hari terakhir seluruh artis SM Ent berada di jepang.
.
.
Kyuhyun mengerjapkan matanya yang baru saja terbuka, namja manis itu dapat melihat cahaya matahari yang masuk melalui celah jendela menandakan hari sudah siang. Kyuhyun menatap sekeliling berusaha mengenali dimana dia berada saat ini, ahh rupanya dia sudah berada di korea, tepatnya di dorm super junior, yahh dia baru ingat kalau mereka baru saja sampai ke korea dini hari tadi setelah menempuh perjalanan yang melelahkan dari jepang.
Kyuhyun meregangkan tubuhnya yang terasa pegal, bagaimana tidak setelah konser berakhir mereka langsung cek out dari hotel dan langsung menuju ke bandara narita untuk perjalanan pulang ke korea, benar – benar tidak ada istirahat sama sekali, bahkan kyuhyun langsung tertidur beritu masuk ke van setelah keluar dari bandara incheon, ehh tunggu, benar juga dia tertidur semalam, tapi bagaimana bisa pagi ini dia bangun sudah berada di kamarnya?, batin kyuhyun, dahinya berkerut bingung namun sedetik kemudian namja manis itu mangangkat bahunya acuh, mungkin saja hyungnya yang memindahkannya, bisa kangin hyung atau donghae hyung yang berbadan kekar dan kuat menggendongnya yang lumayan err-gemuk- ini ke kamarnya err atau mungkin siwon? Ahh tidak mungkin, kyuhyun menggelengkan kepalanya, mengenyahkan hayalan – hayalan aneh di kepalanya..
"ehhemmmhh" kyuhyun berdehem untuk melegakkan tenggorokkannya yang terasa kering, namun bukannya mereda tenggorokannya malah semakin terasa kering, gatal dan sedikit sakit. Namja manis itu memegang lehernya, lalu meraih gelas berisi air putih –entah milik siapa- yang tergeletak di atas nakas sampimg tempat tidurmya, diminumnya air itu sampai tandas, berharap agar tenggorokkannnya semakin membaik, namun air itu seperti tidak berefek sama sekali, tenggorokkannya tetap sakit.
"ahha apfa hengankhuuu (ada apa denganku)" ucapnya tidak jelas, kyuhyun berusaha berdeham lagi namun tenggorokkannya justru semakin sakit, ahh ini pasti karna beberapa hari ini dia terlalu memforsir tenaganya secara berlebihan terlebih dia selalu berteriak – teriak saat menonton super show ataupun SMTOWN concert padahal dia tidak terbiasa melakukannya, hahhh kyuhyun jadi menyesal ikut – ikutan berteriak seperti para fangirl itu.
Kyuhyun keluar dari kamarnya, hendak mencari salah satu hyungnya untuk meminta obat tenggorokan, namun langkahnya terhenti saat melihat ruang tamu, ahh bukan hanya ruang tamu namun nyaris seluruh ruangan dormnya, kecuali kamar mandi dan dapur, penuh dengan kotak – kotak hadiah dengan berbagai macam ukuran dan warna, kyuhyun bahkan sampai terbengong di tempatnya menyaksikan hadiah yang menggunung itu, ini pertama kalinya dia melihat hadiah sebanyak ini, bahkan ini melebihi saat perayaan natal.
Namja manis itu melangkah lebih jauh, mencari salah satu hyungnya sampai dilihatnya donghae yang sedang asik duduk di sofa sambil membuka beberapa hadiah, dan tersenyum – senyum sendiri saat membaca surat yang ada di dalam hadiah tersebut.
"ahh kyu kau sudah bangun, kemari hyung sedang membuka hadiah dari fans" ucap hyungnya itu ceria
Kyuhyun berjalan mendekat, lalu duduk di samping donghae, memperhatikan hyung – hyungnya itu membuka hadiah yang lainnya lagi, ternyata disana bukan hanya ada donghae, ada sungmin, ryeowook, dan eunhyuk yang tengan berjongkok di samping tumpukkan hadiah mereka.
"huuunggg (hyung)" panggil kyuhyun, euhh kyuhyun bahkan geli mendengar suaranya sendiri.
"eh?! Ada apa dengan suaramu kyu?" tanya donghae khawatir begitu mendengar suara adik kesayangannya yang tidak biasa.
Kyuhyun hanya menggeleng, tidak mau mengeluarkan suaranya lagi yang seperti monster, matanya bahkan sudah berkaca – kaca, tenggorokannya benar – benar sakit.
"henghorokhaann hahit (tenggorokkan sakit)" ucap kyuhyun akhirnya dengan susah payah
"aigo" donghae meletakkan hadiahnya lalu memeegang bahu kyuhyun, membuat maknaenya itu menghadapnya. "pasti karna terlalu banyak teriak" ucapnya sendu, kyuhyun hanya menganguk menanggapi ucapan donghae.
"apa perlu kedokter?" tanya donghae
"ahhi, hanthiii huga hemmbuhh (anny nanti juga sembuh)" tolak kyuhyun, namja manis ini benar – benar membenci dokter. "hhuungg lanjhuthahhh haja (hyung lanjutkan saja)" tambahnya
, melihat keseruan hyungnya dia bahkan sampai lupa niatnya keluar kamar untuk meminta obat.
Donghae tampak ragu, namun melihat kyuhyun mengangguk meyakinkannya donghae kembali membuka hadiah dari fans – fansnya, walaupun sesekali dia melirik ke arah kyuhyun.
kyuhyun sebenarnya ingin bertanya pada donghae tapi bicara sedikit saja benar – benar menyiksanya, namja manis ini akhirnya mengambil smartphonenya mengetikkan kata – kata dia atas layar datar smartphonenya itu lalu menyodorkannya pada donghae.
'hyung hadiahnya banyak sekali, semua dari fans?' ketiknya
Donghae tersenyum, "ne, ini belum seberapa, masih ada banyak yang belum diantar ke dorm" jawab donghae.
'hwaaaa kalian sangat dicintai' ketiknya lagi
Senyum donghae semakin lebar, "tentu saja, karna kami juga mencintai mereka, nanti juga akan tiba saatnya kau merasakannya kyu, saat kau sudah resmi bergabung dengan kami" ucap donghae semangat sambil merangkul kyuhyun, sedangkan kyuhyun hanya tersenyum simpul menanggapi ucapan donghae, dia tidak tau mau mengatakan apa, lagi – lagi rasa bersalah itu muncul di hatinya.
"haaiii semua" sapa heechul heboh, saat cinderella suju itu baru saja memasuki dorm, dibelakangnya ada leeteuk, siwon dan kangin, mereka memang ada jadwal menjadi bintang tamu di sebuah variety show pagi – pagi tadi, kyuhyun juga bingung apa hyung – hyungnya itu tidak lelah padahal mereka baru saja sampai dini hari tadi.
"mana hadiahku?" tanya heechul
"itu" tunjuk eunhyuk pada tumpukn hadiah yang didominasi warna merah
"kalian tidak menyentuhnya kan?" ucap heechul tajam
"tentu saja tidak, lagipula aku tidak tertarik aku punya hadiahku sendiri hyung" balas eunhyuk
"ahh terserah" ucap heechul cuek lalu berlari menghampiri hadiahnya, hahh namja cantik satu ini memang selalu heboh.
Kyuhyun kembali memandangi hyung – hyungnya yang sibuk dengan hadiah masing – masih, sesekali wajahnya menampilkan senyum saat melihat ekspresi hyung – hyungnya saat mendapatkan hadiah unik dari fans, hahh entah mengapa dia jadi iri, pasti sangat menyenangkan saat ada banyak orang yang menyayangi dan memperhatikanmu. Saat itu tanpa sengaja pandangan kyuhyun bertemu pandang dengan siwon yang rupanya sejak tadi memperhatikannya, kyuhyun langsung mengalihkan tatapanya, pura – pura sibuk melihat hadiah milik donghae hyungnya, entah mengapa perasaannya selalu campur aduk saat melihat siwon, apalagi setelah kejadian memalukan di jepang waktu itu, ahh kyuhyun benar – benar ingin melupakannya. Kyuhyun baru dapat menghela nafas lega saat siwon sudah pergi ke kamar yang mereka tempati bersama, entah sampai kapan keadaan akan terus seperti ini.
.
.
Kyuhyun memasuki kamarnya setelah 'acara mari buka kado dri fans' selesai, sebenarnya bukan benar – benar selesai, masih banyak hadiah yang belum dibuka, namun sepertinya mereka harus tidak tidur dua hari dua malam untuk membuka semuanya, hadiahnya benar – benar banyak.
Kyuhyun melirik kesana kemari, mencari keberadaan siwon, seingatnya tadi siwon masuk kekamar, emm mungkin saja hyung tampannya itu sedang mandi, kyuhyun menghela nafas lega, setidaknya dia tidak harus berada dalam posisi canggung berdua saja dalam kamar dengan siwon.
Direbahkannya badannya kekasur, badannya masih pegal dan tenggorokkannya masih sakit, benar – benar tidak menyenangkan, dia seperti ini saja sudah kelelahan, bagaimana hyung – hyungnya yang memiliki jadwal segudang, kyuhyun benar – benar takjub dengan stamina mereka.
"ahhmmm" kyuhyun merentangkan tangannya di atas kasur. "eh?" kagetnya saat tangannya tidak sengaja menyentuh sesuatu, matanya menangkap sebuah kado bermotif polkadot berwarna pituh dengan pita merah di atas kasurnya.eoh? milik siapa?, batin kyuhyun, namja manis itu mengambil kado itu, awalnya kyuhyun berfikir bahwa hadiah itu milik siwon dari salah satu fansnya, dia sudah hendak meletakkannya kembali saat matanya menangkap tulisan di kartu yang digantung di hadiah tersebut, dia bisa dengan jelas menbaca namanya tertulis dengan sangat rapi disana.
Untukku, batinya. Dengan tidak sabar kyuhyun membuka kado itu, matanya berbinar senang saat melihat kotak putih dengan gambar PSP yang dilihatnya di jepang waat jalan – jalan waktu itu, kyuhyun memeluk benda itu didadanya, dia sangat senang tentu saja, dia sangat menginginkan PSP ini, tapi sayang uangnya tidak cukup, namun sekarang PSP ini ada ditangannya, ohh betapa beruntungnya cho kyuhyun.
Ehh? Tunggau dulu tapi ini dari siapa?, batinnya, kyuhyun membolak – balik kado itu, berusaha mencari nama pengirimnya, sampai akhirnya kyuhyun menemukan kartu lain berwarna babyblue yang terselip di celah kotak..
'apa kau menyukainya? Kuharap kau menyukainya '
'hadiah spesial untuk seseorang yang spesial'
From: fans pertamamu
hanya dua baris kalimat pendek namun mampu membuat kyuhyun berbunga – bunga, apalagi saat membaca nama sang pengirim yang hanya menuliskan kata –fans pertamamu- terkesan misterius namun romantis. Dahi namja manis itu berkerut bingung, fans pertamanya? Seingatnya dia bahkan belum debut, dan selama ini dia selalu dirahasiakan sebagai calon member baru super junior, jadi bagaimana mungkin dia punya fans.
"apa kau menyukainya?" tanya seseorang mengagetkan kyuhyun
Kyuhyun reflek berbalik, matanya bertemu pandang dengan siwon yang sedang menyunggingkan senyum manis padanya. Siwon berjalan mendekat ke arah kyuhyun, masih dengan sebuah handuk melingkar di lehernya bahkan air masih menetes dari ujung – ujung rambut siwon, yang patut kyuhyun syukuri adalah untunnya siwon sudah berpakaian, kalau tidak entah apa jadinya dirinya, mungkin dia akan meleleh seperti jelly, pernahkah kyuhyun katakan kalau siwon begitu sexy, ohh tentu saja kyuhyun tidak akan mengatakannya di depan siwon, namja tampan itu bisa besar kepala.
"kuharap kau menyukai warna putih" ucap siwon lagi
Mata kyuhyun terbelalak lebar, menunjukkan betapa bulat dan jernihnya mata namja manis itu. Tunggu dulu apa yang dikatakan siwon tadi? Apa siwon yang memberikannya hadiah ini?, tanya kyuhyun dalam hati.
"inhii dharhii hhuunggg? (ini dari hyung?)" tanya kyuhyun, ahh dia lupa dia lagi sakit tenggorokan
Bukannya menjawab siwon malah menghampiri kyuhyun, menatap namja manis itu khawatir, tangannya memegang bahu kyuhyun, memutar badan yang sedikit berisi itu kekanan dan kekiri sambil memperhatikan seluruh badan kyuhyun dari atas sampai bawah tak terlewatkan barang sejengkalpun, takut – takut ada yang salah dengan namja manis itu.
"ada apa denganmu? Apa kau sakit? Katakan padaku mana yang sakit kyu?" paniknya, kali ini memegang dahi kyuhyun, menyamakan suhu tubuh kyuhyun dengan suhu tubuhnya.
Kyuhyun memutar bola matanya malas melihat tingkah siwon, ohh ayolah hanya tenggorokannya yang sakit tapi kenapa siwon memutar – mutar tubuhnya begitu. Karna tidak tahan akhirnya kyuhyun menghentikan siwon dengan isyarat tangan, namja manis itu menunjuk – nunjuk tenggorokannya, "hengghorokhannku hahhitt(tenggorokanku sakit)" jawabnya, kalau boleh jujur namja manis ini merasa tersentuh juga dengan perhatian siwon.
"aigo suaramu seperti kodok" ucap siwon sadis
Kyuhyun mendengus sebal, ahh dia tidak jadi tersentuh dengan perbuatan siwon, seenaknya saja dia mengatakan suaranya seperti kodok. Karna sedang tidak bisa membalas siwon dengan kata – kata tajam kyuhyun memilih menjambak rambut siwon kuat sampai namja tampan itu beringis kesakitan.
"a-aww sakit kyu" ringisnya
Kyuhyun mengangkat sebelah alisnya seolah berkata 'itu hukuman untukmu yang mengataiku'
"kenapa bisa begini?" tanya siwon, kali ini nadanya lebih lembut
"bheerrtehiaakhh (berteriak)" jawab kyuhyun
"ahh jangan bicara nanti tenggorokanmu semakin sakit" ucap siwon, namja tampan itu beranjak menuju nakas, membuka laci kedua, mencari – cari sesuatu disana. "itu salahmu sendiri, siapa suruh berteriak – teriak heboh begitu, sudah tau belum terbiasa" omelnya, tangannya masih sibuk mencari di laci. "ahh dapat" pekiknya saat dia menemukan sebuah benda berbentuk botol kecil, "ini, minumlah, obat ini sangat bagus" ucapnya sambil menyodorkan obat itu kehadapan kyuhyun
Mata kyuhyun sedikit menyipit sambil memandang bergantian antara siwon dan botol itu, mengerti maksud kyuhyun siwon mengambil tangan namja manis itu lalu meletakkan botol itu ditangannya, "kau tenang saja ini obat, aku tidak akan macam – macam apalagi berniat mengerjaimu, bukankah kita sudah berdamai" ucapnya melihat keraguan dimata kyuhyun.
Mendengar ucapan siwon akhirnya kyuhyun mengambil botol itu lalu meminum obat cair itu dalam sekali teguk, akkhh rasanya benar – benar tidak enak kalau bukan karna terpaksa dia tidak akan mau meminumnya.
Siwon tertawa pelan melihat ekspresi kyuhyun, ahh namja manis didepannya ini memang benar – benar lucu. "nahh sekarang istirahatlah, besok pasti tenggorokanmu lebih baik" ucap siwon lagi.
"ghomawhooo" gumamnya susah payah, siwon hanya mengangguk, lalu hendak meninggalkan kyuhyun, ahh tiba – tiba saja kyuhyun mengingat sesuatu, dengan cepat kyuhyun menahan tangan siwon.
"wae?" tanya siwon
Kyuhyun menunjuk hadiah yang diletakkannya di atas kasur, "dharihuuu (darimu?)" tanyanya
"ne, apa kau menyukainya?" tanya siwon
Kyuhyun mengangguk, lalu dengan cepat namja manis itu mengambil smatphonenya lalu mulai mengetik sesuatu, dia harus mengistirahatkan tenggorokannya yang sakit jadi tidak boleh banyak berbicara, sedangkan siwon dengan setia menunggu.
'apa maksud fans pertama?' tanya kyuhyun
Siwon tersenyum, "bukankah sudah jelas aku fans pertamamu, aku tau mungkin nanti saat kau resmi debut akan banyak yang menjadi fansmu, akan banyak yang memberikan hadiah untukmu, karna itu aku ingin menjadi yang pertama" jelas siwon, yahh siwon memang fans pertama kyuhyun, bahkan saat pertama kali mereka bertemu dan siwon mendengar suara kyuhyun saat audisi yang diadakan SM , mulai saat itu dia sangat menyukai suara kyuhyun, yang bagaikan suara dari surga, meskipun kyuhyun tidak tau kalau dia ada disana, biarlah ini menjadi rahasia kecil siwon.
Mendengar jawaban siwon entah mengapa hati kyuhyun menjadi berdebar cepat, siwon terlihat begitu tulus,sehingga kyuhyun tidak mampu untuk mengatakan apa – apa lagi selain berterima kasih dengan tulus.
"tapi itu tidak gratis" ucap siwon
Kyuhyun mendelik jengkel, uhh apa siwon ada maunya?, batinnya.
"apa kau tidak ingin memberikan sesuatu pada fans pertamamu ini?, Aku ini fans pertamamu yang sangat spesial dan tampan" ucap siwon narsis
Kyuhyun tampak berfikir sebelum dia mengangguk, sepertinya tidak ada salahnya memberi hadiah pada siwon, namja tampan itu sudah sangat baik memberinya PSP yang harganya sangat mahal ini dan memberinya obat. 'hyung mau apa dariku?' ketik kyuhyun
"Aku hanya ingin kau bernyanyi untukku, sebagai fans aku ingin mendengar suara indah idolaku" ucap siwon
Kyuhyun menunduk lesu, 'aku tidak bisa melakukannya saat ini hyung' ketik kyuhyun
"tidak harus sekarang, aku akan menunggumu sampai kau sembuh kyu" ucap siwon lagi, ohh dia tidak tega melihat wajah sedih kyuhyun, "tapi sebagai gantinya kau harus mau menemaniku jalan – jalan akhir pekan ini" tambahnya
'sebagai seorang fans, kau banyak maunya hyung' ketik kyuhyun lagi
Siwon hanya tertawa, "ayolah, masa kau tidak ingin menyenangkan fansmu ini"
"baiklah" jawab kyuhyun, "eh? Suaraku sudah kembali" senangnya saat menyadari suaranya sudah tidak semenyeramkan tadi, tenggorokannya juga sudah tidak terlalu sakit.
"kan sudah kukatakan obat itu sangat bagus" bangga siwon
"hyung benar, gomawo" kyuhyun memeluk siwon sangking senangnya, menghilang sudah kecanggungan mereka beberapa hari ini, "aku tidak memerlukan ini lagi untuk bicara" kyuhyun mengoyang – goyangkan smartphonenya di depan siwon.
Siwon hanya tertawa melihat tingkah kyuhyun, ahh namja manis ini begitu polos dan menggemaskan. Pandangan siwon tetap tertuju pada smartphone kyuhyun, bahkan sampai namja manis didepannya meletakkan smartphonenya di atas meja, sebenarnya siwon tidak menatap smartphone kyuhyun namun lebih tepatnya gantungan hanphone berbentuk kuda yang menggantung di smartphone kyuhyun, siwon sangat mengenalnya, bagaimana tidak, gantungan itu miliknya, hadiah dari adiknya saat adiknya itu keluar negeri, gantungan itu memang hilang saat audisi waktu itu, ternyata kyuhyun yang menemukannya. Sebenarnya siwon bisa saja memintanya kembali, apalagi itu salah satu benda kesayangannya, namun sepertinya siwon rela – rela saja kalau kyuhyun yang memilikinya, yahh anggaplah itu sebagai jimat pelindung untuk kyuhyun darinya.
.
.
Siwon sedikit menyesal memebrikan kyuhyun PSP, ahh jangan salah paham siwon bukan menyesalkarna PSP itu cukup –sangat- mahal, siwon bahkan bisa membelikan kyuhyun bersama pabriknya sekalian, itu hal yang sangat mudah untuk siwon, namun sekali lagi yang menjadi masalah untuk siwon bukan karna harga PSP tersebut namun dengan siapa kyuhyun memainkannya.
siwon mendengus jengkel pada doa orang namja yang masih asik battle game di ruang tengah dorm, namja tampan itu sengaja memdudukkan dirinya secara kasar di atas sofa sampai menmbulkan suara keras untuk mengalihkan kedua namja yang seperti tengah asik dengan dunianya sendiri sampai tidak memperdulikan yang lainnya lagi.
"tau begini tidak kubelikan PSP" gumam siwon jengkel, matanya menatap tajam pada namja super tinggi dan gila makan siapa lagi kalau bukan maknaenya TVXQ, shim changmin. Yahh semenjak changmin berkenalan dengan kyuhyun mereka memang cepat sekali akrab, apalagi setelah kyuhyun tau bahwa changmin adalah penggila game sepertinya, siwon bahkan masih ingat kyuhyun berteriak dengan semangat 'aku akan mengajak changmin battle game!', siwon sebenarnya ingin menawarkan bagaimana kalau kyuhyun battle game dengannya saja, namun mengingat kemampuannya dalam bermain game yang tidak lebih baik dari anak sekolah dasar siwon mengurungkan niatnya, dia hanya menguasai angry bird, kyuhyun pasti akan mentertawakannya kalau dia mengajaknya battle main angry bird.
"coba kubelikan dia stick golf, setidaknya aku ahli memainkannya, jadi kami bisa main bersama" sesalnya, ahh tidak ada gunanya menyesali hal yang sudah terjadi choi siwom, sekarang yang harus dia lakukan adalah memisahkan kyuhyun dari si food monster itu, ya harus.
Siwon berjalan menghampiri kyuhyun dan changmib, "kyu" panggilnya, namun kyuhyun sepertinya tidak mendengar, "kyu!" panggil siwon lebih keras sambil memegang tangan kanan kyuhyun.
"hyung, waeyo? Kyu sedang main" ucapnya kesal karna permainannya terganggu
"ada yang ingin kubicarakan padamu" ucap siwon
"mwo? Tidak bisa nanti saja hyung? Sedang seru" tolak kyuhyun
"tidak bisa, harus sekarang setelah ini aku ada jadwal sampai malam, ini tentang janjimu padaku" jawab siwon
"janji?" gumam kyuhyun, ahh apa janji tentang dia menemani siwon jalan – jalan itu? Pikir kyuhyun.
"baiklah" kyuhyun bangun dari duduknya, "changmin-ah aku pergi sebentar" pamit kyuhyun lalu mengikuti siwon yang berjalan lebih dulu ke arah kamar mereka, "katakanlah hyung" ucap kyuhyun begitu sampai di hadapan siwon.
"kau masih ingat janjimu kan?" tanya siwon
"tentu saja, aku bukan namja yang suka ingkar janji" jawab kyuhyun mantap
"baguslah kalau begitu, aku ingin menagih janjimu, aku menunggumu besok di kona beans cafe jam 10, kita akan bertemu disana, kau tidak boleh mengajak orang lain, hanya ada aku dan dirimu, dan ..." siwon merendahkan suaranya lalu mendekatkan tubuhnya ke arah kyuhyun, berbisik tepat di telinga namja manis itu, "berdandanlah yang manis, aku menunggumu" lanjut siwon lalu meninggalkan namja manis yang masih mematung itu.
DEG DEG DEG, kyuhyun memegang dadanya yang berdebar cepat saat mendengar bisikan sexy siwon ditelinganya, ahh wajahnya pasti sudah merah saat ini, dan apa yang siwon katakan tadi? Dia memintanya untuk berdandan yang manis, entah ini perasaan kyuhyun saja, atau mereka memang seperti akan kencan? Ahh entahlah, memikirkannya tiba – tiba saja membuat kyuhyun menjadi panik, "arrhhh apa yang harus kupakai besok?!" pekiknya, ahh bukankah kyuhyun sudah benar – benar seperti gadis yang akan pergi berkencan untuk pertama kalinya.
TBC
Fiuuhhh, akhirnya chap ini selesai juga, ada yang penasaran sama 'kencan'nya wonkyu? Put your hands up! hehehe
Semoga chap ini memuaskan, mohon dimaafkan kalau typo masih bertebran dan updatenya sangat lama, saya berusaha menyempatkan mengetiknya di sela kegiatan yang lumayan mencekik ... akhir kata have fun and bye – bye, ohh ada yang ketinggalan saya mau mengucapkan 'selamat menjalankan ibadah puasa untuk teman – teman yang menjalankan, mohon maaf kalau selama ini saya ada salah baik yang disengaja maupun tidak, semoga kita bisa menjadi orang yang lebih baik lagi, amiin.
See you...
