SM SCANDAL
Cast : Cho Kyuhyun
Choi Siwon
Lee Jonghyun
Kang Seung Yoon (CEO K-Magz)
Cho Young Hwan (appa kyu)
Super Junior member
Kim Suk Jong (CEO SM/OC)
Kim Jong Hoon (super junior's manager), dll
Genre : romance, friendship, family dll
Warning : BL, typo(s) bertebaran
Chapter 12
"hahahaha" tawa kyuhyun meledak, "apa ini april mob? Ahh anny ini bulan november, ini sangat lucu, tapi sayang sekali hyung aku tidak akan tertipu" ucap kyuhyun setelah menghentikan tawanya, namja manis itu bahkan sampai memegangi perutnya karna terlalu keras tertawa.
"hyung ini sudah hampir malam, kita sudah tidak di yeouido park, ahjussi jang juga sudah tidak ada disini, jadi kita sudahi saja sandiwara sepasang kekasih kita, oke?" ucap kyuhyun, hahh ternyata namja manis ini mengira siwon masih bersandiwara.
Siwon menatap kyuhyun intens, "kyu" tiba – tiba saja siwon memegang pundak kyuhyun, membuat kyuhyun seketika melihat ke arahnya, mata hitamnya menatap tepat ke mata coklat bulat milik namja manis di depannya, siwon berusaha membuat kyuhyun mengerti akan kesungguhannya, bahwa dia tidak main - main dengan perasaannya. "dengar, semua yang kukatakan tentang perasaanku, itu bukanlah candaan ataupun sandiwara, tapi aku sungguh – sungguh, aku benar – benar sudah jatuh cinta padamu cho kyuhyun" ungkap siwon lagi, ada kesungguhan dan ketulusan di dalam mata hitam itu saat siwon mengatakan perasaannya, kyuhyun bahkan sampai terdiam, mungkin terlalu terkejut dengan pengakuan siwon.
"h-hyung?" gugup kyuhyun, "kau serius?" tanya kyuhyun ragu, bagaimana tidak ragu, mengingat hubungan mereka yang tidak terlalu baik dulu, dan sekarang tiba – tiba saja siwon mengatakan cinta padanya. Ohh seseorang tolong sadarkan kyuhyun, sepertinya dia sedang bermimpi saat ini.
Kyuhyun mencubit tangannya sendiri, "sakit" gumamnya pelan, berarti ini bukan mimpi, namja manis itu melirik ke arah siwon sekilas, namja tampan itu masih mentap penuh harap ke arahnya. "kau serius hyung?" tanya kyuhyun lagi
"aku tidak pernah seyakin dan seserius ini seumur hidupku kyu" jawab siwon tegas
Kyuhyun mengalihkan matanya dari mata siwon, berusaha mencari objek apapun yang menarik asal tidak melihat ke arah siwon, jujur saja dia sangat bingung saat ini. "mian hyung, a-aku hanya masih belum percaya, ini terlalu tiba - tiba" ucap kyuhyun
"gwenchana aku mengerti kyu" ucap siwon sambil tersenyum walau sebenarnya dia sedikit kecewa, tapi dia juga sadar ini terlalu mendadak untuk kyuhyun.
"sejak kapan?" tanya kyuhyun tiba – tiba suasana menjadi canggung, "emm maksudku sejak kapan hyung menyukaiku, kita bahkan belum lama saling kenal dan selama ini kita lebih banyak bertengkar kalau bertemu" tanya kyuhyun
Siwon tersenyum lembut mendengar pertanyaan namja manis itu, "menurutmu kapan pertama kali kita bertemu?" tanya siwon balik
"eungg, saat aku bergabung dengan super junior" jawab kyuhyun tidak yakin
"ding dong, jawabanmu salah" ucap siwon, dia gemas sekali melihat wajah bingung kyuhyun, kalau saja kyuhyun sudah jadi pacarnya sudah diciuminya wajah menggemaskan itu, sayang untuk sekarang siwon harus menahan diri.
"huh?!" kaget kyuhyun
"kemarikan handphonemu" pinta siwon
"untuk apa?" tanya kyuhyun bingung
"kau cerewet sekali, kemarikan saja" ucap siwon gemas, tidak mendapat respon dari namja manis di depannya, akhirnya siwon mengambil inisiatif untuk mengambilnya sendiri, namja tampan itu mencondongkan badannya ke arah kyuhyun, membuat namja manis itu reflek bergerak mundur.
"kau mau apa?" tanya kyuhyun sambil meletakkan tangannya di depan dada, berusaha menahan badan siwon yang semakin menempel padanya.
CTAK, siwon menyentil dahi kyuhyun, "jangan berfikiran kotor aku hanya ingin mengambil handphonemu, siapa suruh kau tidak memberikannya saat aku memintamu dengan cara baik – baik" ucap siwon sambil tersenyum geli, dengan cepat namja tampan itu mengambil handphone kyuhyun dari saku mantelnya, astaga namja manis di depannya ini benar – benar menggemaskan, membuatnya semakin ingin memilikinya.
"huhh aku kan hanya kaget" gerutu kyuhyun sambil mengusap dahinya, namja manis itu lalu menatap siwon penuh minat, apa yang ingin dilakukan siwon dengan handphonenya?
"apa kau ingat dimana kau mendapatkan gantungan ini kyu?" tanya siwon sambil menunjukkan gantungan berbentuk kuda yang menggantung di smartphone kyuhyun.
Dahi kyuhyun berkerut, menandakan bahwa namja manis itu tengah berfikir keras, tentu saja dia ingat, benda itu dia dapatkan saat dia mengikuti audisi SM, benda itu milik namja misterius yang tidak sengaja ditemuinya di toilet, tapi bagaimana siwon bisa tau tentang benda itu?, jangan – jangan apa siwon namja itu?, tanya kyuhyun dalam hati.
"tunggu, apa hyung namja itu?" tanya kyuhyun to the point, dia tidak suka basa – basi, dia lebih suka langsung bertanya kalau penasaran dengan sesuatu, sikapnya ini sangat cocok dengan pekerjaannya sebagai wartawan.
Senyum di wajah siwon menjawab pertanyaan namja manis itu, "ahh aku sangat senang kau mengingatnya" ucap siwon, "kau tau kyu, mungkin sejak saat itu lah aku mulai tertarik padamu, namja manis yang lucu dan menggemaskan" jujur siwon
Pujian siwon itu membuat wajah kyuhyun memerah, kyuhyun bahkan sampai mengibas – ngibaskan tangannya di depan wajahnya, berusaha menghilangkan semburat merah yang muncul tanpa diundang di wajah manisnya, dia bahkan tak berani melihat ke arah siwon.
"apa sekarang kau percaya?" tanya siwon penuh harap
"ne, eumm tapi kalau memang hyung menyukaiku kenapa hyung selalu bertingkah menyebalkan?" tanya kyuhyun, namja manis itu memajukan bibirnya kesal, merajuk eoh?.
siwon tampak kikuk, namja tampan itu bahkan menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal sama sekali, terlihat sekali bahwa namja tampan ini sedang salah tingkah, ohh ini pertama kalinya seorang choi siwon menghadapi situasi seperti ini, bahkan saat berhadapan dengan ayahnya, orang – orang penting, ataupun CEO SM dia tidak pernah seperti ini.
"eumm masalah itu, kau tau kyu, aku sangat senang saat tau bahwa kau adalah anggota baru super junior, aku sangat bersyukur karna dipertemukan lagi denganmu, dan jujur saja aku sangat ingin dekat denganmu seperti member yang lainnya, tapi aku selalu gugup saat berhadapan denganmu, aku tidak tau harus melakukan apa, satu – satunya cara agar kau melihatku adalah dengan menjahili dan mengganggumu, melihatmu kesal padaku itu sangat lucu dan menyenangkan, bukankah caraku agak kekanalan?" tanya siwon malu, ahh dirinya bahkan seperti anak sekolah yang menyukai teman sekelasnya, dan menjahili dan mengganggunya hanya untuk mendapatkan perhatiannya. Siwon memang terkenal playboy, dia sering digosipkan dengan banyak aktris, tapi itu semua karna tuntutan profesinya sebagai aktor, kalau untuk jatuh cinta ini pertama kalinya siwon merasakannya, jadi sangat wajar bukan kalau siwon bingung harus melakukan apa.
"ya, caramu sangat kekanakan dan menyebalkan hyung" sahut kyuhyun kesal, kalau mengingat kelakuan siwon dulu ingin sekali kyuhyun menggigit siwon karna kesal.
"jadi bagaimana sekarang kau benar – benar percaya bukan, aku tulus mencintaimu kyu" ungkap siwon, ahh siapapun bisa melihat betapa besar rasa cinta siwon pada namja manis di depannya itu.
"ne, eum tapi hyung mianhae aku belum bisa menjawabnya" kyuhyun tampak ragu, namja manis ini bingung harus menjawab apa, "dan ini milikmu bukan, aku akan mengembalikannya" kyuhyun hendak melepas gantungan kuda itu namun siwon mencegahnya.
"sekarang ini milikmu, aku rela kalau kau yang memilikinya, kau harus menjaganya oke, anggap saja ini jimat pelindung dariku untukmu" ucap siwon, "dan untuk perasaanku, kau tidak perlu menjawabnya sekarang kyu, dengan kau sudah mengetahui perasaanku, ini sudah sangat cukup untukku, aku hanya ingin jujur tentang perasaanku padamu" ucap siwon dengan senyum menenangkan, diacaknya rambut kyuhyun sekilas untuk menghilangkan kecanggungan di antara mereka. "jadi apa kita bisa pulang sekarang?, udara semakin dingin, aku tidak mau kau sakit" siwon mengulurkan tangannya ke arah kyuhyun, awalnya namja manis itu ragu, namun setelah siwon mengangguk untuk meyakinkan namja manis itu, kyuhyun akhirnya menyambut tangan siwon.
Keduanya berjalan dalam keheningan, kyuhyun terlihat enggan melihat siwon, dia sibuk dengan fikirannya sendiri, sedangkan siwon, namja tampan itu juga terdiam, memberi waktu pada kyuhyun menyelami isi hatinya sendiri.
.
.
"masuklah" ucap siwon lembut
"hyung bagaimana?" tanya kyuhyun heran, keduanya sudah berada di depan pintu dorm
"aku tidak tidur di dorm malam ini kyu, besok ada jadwal pagi sekali, aku akan tidur di apartrmenku" jawab siwon
"ini bukan karna aku kan?" tanya kyuhyun, dia merasa sangat tidak enak pada siwon.
Siwon mengacak rambut kyuhyun, "tidak, bukan karnamu, kau jangan khawatir, sekarang masuk, gosok gigi, cuci muka, tangan dan kakimu dan langsung tidur, aku tau kau lelah hari ini kyu" ucap siwon
"aku bukan anak kecil" gerutu kyuhyun
Siwon tersenyum begi mendengar gumaman kyuhyun, betapa menggemaskannya."ahh apa kau sebenarnya ingin tidur bersamaku, hemm belum berpisah saja kau sudah merindukanku" goda siwon
"huh, enak saja" elak kyuhyun setelahnya namja manis itu langsung masuk ke dalam dorm, meninggalkan siwon yang hanya terkekeh pelan melihat tingkah kyuhyun.
"bagaimana ini, aku semakin jatuh dalam pesonamu kyu" gumam siwon sambil menatap pintu di depannya yang sudah tertutup, "akan kupastikan kau akan menjadi milikku kyu" ucapnya, setelahnya namja tampan itu berbalik, berjalan menjauhi dorm masih dengan senyum yang tersungging di wajah tampannya, benar – benar hari yang indah.
Dibalik pintu kyuhyun berusaha meredakan debar jantungnya, namja manis itu bersender di pintu dengan tangan kanan memegang dada kirinya sedangkan tangan kirinya menyentuh pipinya yang lagi – lagi memerah.
"kenapa jantungku berdebar keras sekali?" gumamnya
"kyu, kau kah itu?" tanya seseorang yang sepertinya baru saja dari dapur
"eh, sungmin hyung" ucap kyuhyun setelah menyadari yang memanggilnya adalah sungmin
"apa yang kau lakukan disini, kau baru pulang?, apa kau sakit?" tanya sungmin khawatir
"mwo?, anniyo" jawab kyuhyun
"tapi wajahmu memerah" ucap sungmin
Kyuhyun memegang pipinya dengan kedua tangannya, ternyata rona merah di kedua pipinya belum juga hilang, "mungkin ini karna kedinginan hyung, kalau begitu aku masuk dulu, annyeong" kyuhyun langsung melesat setelah berpamitan pada sungmin
"anak itu aneh sekali" gumam sungmin
.
.
"pagi" sapa kyuhyun, namja manis itu langsung duduk di antara eunhae yang sedang menonton variety show yang mengundang super junior sebagai bintang tamunya, member suju memang suka menonton variety yang mereka datangi.
"ahh kyunnie baru bangun tumben sekali" donghae memeluk adik kesayangannya itu erat, ini memang sudah bukan pagi hari, bahkan hampir siang, dan tumben sekali kyuhyun baru bangun jam segini, walaupun biasanya kyuhyun juga tidak bangun terlalu pagi tapi ini terlalu siang.
"hemmm" kyuhyun hanya bergumam, dia masih mengantuk, karna pernyataan cinta dari siwon dia jadi tidak bisa tidur semalaman. Sekarang pasti wajahnya seperti zombie, dan semua ini karna siwon, awas saja namja tampan itu, dia akan membalasnya karna telah membuatnya uring - uringan.
"ada apa denganmu hemm?, kau tampak banyak fikiran kyunnie?" tanya hangeng yang baru datang dengan cemilan di tangannya, namja tampan berkebangsaan china itu menggeser posisi eunhyuk di samping kyuhyun, yang tentunya mendatangkan protes dari namja berjulukan monkey itu.
"kyu tidak bisa tidur hangeng hyung" adu kyuhyun manja, huhh kyuhyun memang semakin manja sekarang, karna hyung – hyungnya juga sangat suka memanjakannya, bahkan kibum sekalipun yang biasanya sangat cuek.
"apa sudah minum susu sebelum tidur?" tanya hangeng
"sudah, kyu bahkan sudah menghitung domba, tapi tetap saja" ucap kyuhyun, yahh kyuhyun menggunakan banyak cara untuk bisa tidur, bahkan sampai menghitung domba yang menurutnya konyol, tapi dia melah semakin tidak bisa tidur melakukannya, bayangkan saja wajah domba – domba itu langsung berubah menjadi wajah siwon difikirannya.
"mau hyung bacakan dongeng setiap mau tidur?" tanya hangeng
"astaga, kalian benar – benar terlalu memanjakannya" ucap heechul pedas, "dia bahkan bukan anak umur lima tahun yang masih harus dibacakan dongeng sebelum tidur" cibir heechul, padahal dia sendiri juga sering memanjakan kyuhyun, seperti membelikan barang yang sama dengannya.
"hyung hanya iri" ejek kyuhyun
"yah! Bocah" heechul sudah hendak menghampiri kyuhyun namun member lain menghampirinya, ohh tentu saja mereka tidak akan membiarkan dongsaeng lucu mereka di apa – apakan oleh heechul.
"kau ada kegiatan apa hari ini kyunnie?" tanya leeteuk
"tidak ada" jawab kyuhyun, dia memang belum punya pekerjaan, statusnya masih tidak jelas di super junior belum ada kepastian kapan dia bergabung secara resmi.
"bagaimana kalau kau ikut kami?" tanya donghae semangat
"oddie?" tanya kyuhyun mulai tertarik
"live perform di Music Bank dan Show Champion" jawab donghae
"wahh bolehkan hyung? Disana pasti banyak sekali idol" ucap kyuhyun semangat
"yahh kyunnie kau hanya boleh mendukung hyung – hyungmu" protes donghae
"arra hyung, tapi lihat yang lain sebentar boleh kan, bukankah big bang juga sedang masa promo, apa mereka juga akan ada disana hyung? Ahh aku tidak sabar melihat T.O.P" ucap kyuhyun semangat padahal niatnya hanya ingin menjahili donghae.
Donghae mencubit pipi kyuhyun keras, "dongsaeng nakal" gerutunya
"hae jangan kuat – kuat pipinya memerah" protes sungmin berusaha menolong kyuhyun yang sudah memasang wajah memelas ke arahnya.
"hahh semakin banyak saja bocah di dorm ini" keluh heechul
"biarlah, lagi pula bukankah dorm kita semakin ramai sejak ada kyuhyun, dia dongsaeng yang menyenangkan dan menggemaskan" sahut leeteuk.
"terserah kau saja jung soo" ucap heechul cuek
.
.
"eung, siwon hyung dimana hyung?" tanya kyuhyun, namja manis ini sudah duduk di ruang make up gedung KBS, sebagian hyungnya sudah di make up sebagian lagi sedang menunggu giliran, dia sendiri sejak tadi hanya melihat kesana – kemari, mencari sosok tampan yang diam – diam dia rindukan.
"dia tidak ikut dengan kita hari ini, dia ada jadwal pribadi sampai beberapa hari kedepan" jawab jong hoon
"ada apa? Tumben sekali kau mencarinya kyu" tanya jong hoon
"ah anny" elak kyuhyun, hahh mungkin kyuhyun sudah terbiasa melihat siwon di sekitarnya, sekarang saat siwon tidak ada dia merasa ada yang menghilang.
"5 menit lagi" ucap salah satu staff Music Bank pada member super junior
"kyu, kau harus menonton kami dari kursi paling depan, hyung akan menampilkan yang sebaik – baiknya untukmu" ucap donghae menggebu – gebu, sepertinya dia masih tidak terima kalau kyuhyun sampai menyukai idol lain.
"harus, semangat hae hyung" kyuhyun mengapalkan tangannya memberi semangat
"terima kasih, hyung jadi semakin bersemangat" donghae memeluk kyuhyun erat, kyuhyun itu menggemaskan, lucu dan empuk, dia sangat suka memeluknya.
Seperti janjinya kyuhyun duduk di kursi paling depan, berteriak sekencang – kencangnya saat hyung – hyungnya tampil bersama para ELF lainnya, walau masih ada yang mengganjal di hatinya, berkali – kali melirik smartphonenya, biasanya siwon sering mengiriminya pesan tapi hari ini belum ada satu pesanpun, hyung, sebenarnya kau dimana? Batin kyuhyun.
.
.
"ahh mereka memang selalu tampil baik walau tanpa aku" komen seorang namja sambil menatap layar smartphonenya
"kau sedang streaming?" tanya teddy, manajer pribadi siwon
"ne, sayang aku tidak bisa bersama mereka" keluh siwon
"salah sendiri kau meminta libur kemarin, sekarang jadwalmu menumpuk" ucap teddy kesal, yahh sangat sulit agar siwon bisa libur seharian kemarin, sebagai gantinya namja tampan itu harus berkerja non stop selama tiga hari kedepan, pemotretan, iklan, dan menghadiri beberapa acara, jadwalnya benar – benar padat, semalam saja dia hanya tidur dua jam, itupun di dalam mobil.
"memang kemarin kau kemana?" tanya teddy penasaran
"jalan – jalan" jawab siwon, namja tampan itu tersenyum simpul mengingat jalan – jalannya yang sangat menyenangkan bersama kyuhyun, dia tidak menyesal mengorbankan waktu istirahatnya demi kyuhyun.
"siwon-ssi, semuanya sudah siap" ucap salah satu staff pada siwon, dia memang sedang melakukan pemotretan untuk sebuah majalan terkenal, waktu untuk ganti kostum dan penataan set digunakannya untuk streaming hyung – hyung dan dongsaengnya di music bank.
"baik" ucap siwon, sekali lagi namja tampan itu melirik smartphonenya, tepat saat sang kameramen menyorot bangku penonton, dan siwon bisa melihatnya di antara ratusan penonton, seorang namja manis yang sedang berteriak heboh.
"apa dia tidak kapok suaranya pernah menghilang" ucap siwon sambil tersenyum geli
"kau mengatakan sesuatu?" tanya teddy
"ahh anny, kajja!" ucap siwon, namja tampan itu menyerahkan smartphonenya pada manajernya, senyum cerah masih menghiasi wajahnya, melihat kyuhyun sebentar saja memberikan efek yang sangat luar biasa padanya, ahh dia sangat merindukan kyuhyun, seharian ini dia tidak menghubungi kyuhyun, selain karna kesibukannya dia juga sengaja memberi waktu pada kyuhyun untuk memikirkan jawaban atas pernyataannya kemarin, dan dia sangat berharap kyuhyun menerimanya.
.
.
"ughh lelahnya" kyuhyun merebahkan tubuhnya di sofa ruang tengah dorm, seharian mengikuti kegiatan hyung – hyungnya benar – benar melelahkan, walaupun begitu dia sangat senang, kyuhyun jadi tau kehidupan para idol, dulu dia mengira menjadi idol itu sangat enak, selalu di elu – elukan dan dipuja tapi sebenarnya tidak semudah itu mereka harus berkerja keras untuk mendapatkan itu semua, ahh sepertinya ini juga bisa menjadi tema salah satu artikelnya.
"minum teh ini kyunnie" ryeowook memberikan secangkir teh pada kyuhyun
"gomawo wookie, kau memang penyelamatku" ucap kyuhyun mendramatisir
"panggil dia hyung bocah" protes heechul
"gwenchana hyung" bela ryeowook
"week" kyuhyun menjulurkan lidahnya ke arah heechul, membuat namja cantik itu menggeram kesal.
"kau harus terbiasa kyunnie, nanti saat kau sudah resmi bergabung kau akan seperti ini setiap hari, awalnya memang berat tapi kau akan terbiasa, apalagi setelah melihat para fans yang setia mendukungmu, kelelahan itu akan hilang seketika" ucap leeteuk
"arraseo hyung" jawab kyuhyun, satu pelajaran lagi di dapatnya tentang kehidupan para idol
"eoh, apa siwon belum pulang juga?" tanya heechul pada leeteuk
"anny, tadi dia menghubungiku, masih ada pekerjaan" jawab leeteuk
Kyuhyun cemberut mendengar jawaban leeteuk, huhh kuda mesum menyebalkan, mengubungi leeteuk hyung bisa, kenapa menghubungiku tidak, gerutu kyuhyun dalam hati. Huhh sadarlah cho kyuhyun, memang dirimu siapa, dia tidak punya keharusan untuk selalu menghubuginya, batin kyuhyun lagi.
"kyu kau melamun" ucap kibum
"eoh?" kyuhyun mengerjapkan matanya, dia tidak sadar kalau dia tengah melamun, "sepertinya aku lelah, aku masuk dulu hyung" pamit kyuhyun
"ck ada apa dengannya, kulihat dia sering melamun" ucap kangin
"kau benar" sahut yesung
"perlukah kutanyakan hyung?" tanya donghae
"tidak sudah biarkan dia hae, mungkin benar dia hanya lelah" sahut leeteuk yang hanya dibalas anggukan oleh member lain.
.
.
"sepertinya aku sudah benar – benar gila, bagaimana bisa kuda mesum itu terus menari – nari difikiranku" gumam kyuhyun saat namja manis itu sudah di dalam kamar yang ditempatinya bersama siwon. Diliriknya kasur yang hanya ditempatinya sendiri sejak semalam, diatasnya terdapat PSP putih hadiah dari siwon. Dihampirinya PSP itu dan didekapnya didadanya.
"kau benar – bener membuatku pusing siwon hyung" gumamnya lalu merebahkan dirinya di atas kasur, sambil menatap langit – langit kamarnya kyuhyun mulai mengingat kenangan – kenang bersama siwon. Tingkah menyebalkannya, jahilnya, huhh kyuhyun bahkan masih mengingat dengan jelas betapa kesal dia terhadap namja tampan itu dulu, tapi akhir – akhir ini semuanya berubah, siwon begitu lembut, dan perhatian. kyuhyun bahkan masih ingat betapa panik ekspresi siwon saat dirinya dikira menghilang saat mereka di jepang, bagaimana siwon memeluknya erat, dan tidak melepaskan tangannya, lalu PSP ini, jujur kyuhyun sangat tersentuh, bukan karna hadiahnya, tapi justru karna sang pemberi hadiah yang mengatakan dengan tulus kalau dia adalah fans pertamanya.
Sejujurnya kyuhyun merasa sangat nyaman bersama siwon, bersama namja tampan itu kyuhyun merasa sangat terlindungi, seolah – oleh dia tidak perlu mengkhawatirkan apapun karna siwon ada disisinya, kyuhyun juga masih ingat saat di tepi sungai han siwon mengatakan mulai sekarang dia tidak akan sendirian dan kesepian lagi, itu adalah kata – kata terindah yang pernah didengarnya, tapi apa yang membuatnya ragu?. Sama seperti siwon, rasa ini baru untuknya, selama ini dia lebih fokus berkerja dan tidak pernah memikirkan cinta, walau banyak sekali rekan kantormya yang menyatakan cinta padanya dia tidak pernah sebingung ini, pada mereka dia bisa dengan tegas menolak, tapi pada siwon, entahlah, dia juga ragu dengan perasaannya.
"appa, eomma ottohke?" gumamnya, beginilah kyuhyun, saat dia tidak tau akan melakukan apa dia akan mengadu pada orangtuanya yang sudah tenang di alam sana, berharap saat dia tidur nanti appa dan eommanya akan menghampirinya dan membentunya mencari jawaban.
.
.
"kyu, kyunnie, cho kyuhyun!" ryeowook memanggil – manggil kyuhyun sejak tadi, namun namja manis yang sejak tadi hanya merebahkan kepalanya di meja makan itu seolah tidak mendengarkan panggilannya. "kyuhyun!" kesal ryeowook, huhh namja imut ini sangat heran melihat dongsaengnya satu ini, sudah tiga hari ini kyuhyun suka sekali melamun. Apa sihh sebenarnya yang dilamunkan kyuhyun?, tunggu tiga hari, bukankah sejak siwon tidak menginap di dorm, pikir ryeowook.
"kyunnie, ah siwon hyung!" pekik ryeowook
Mendengar nama siwon kyuhyun langsung menegakkan kepalanya, matanya mencari – cari keberadaan siwon, namun tidak ada siapapun disana kecuali dirinya dan ryeowook.
"ahh jadi benar karna siwon hyung" ucap ryeowook dengan senyum jahil
"mwo? Apa maksudmu hyung?" tanya kyuhyun
"sikap anehmu, kau uring – uringan sejak siwon tidak menginap di dorm" ucap ryeowook
"itu hanya perasaan hyung saja" elak kyuhyun
"mengaku saja" desak ryeowook, beruntung hari ini di dorm hanya ada mereka berdua, ryeowook dapat libur dari manajer karna kemarin terserang demam.
"apa sangat kelihatan?" tanya kyuhyun
"jadi benar?!" pekik ryeowook
"astaga hyung, suaramu sudah nyaring jangan berteriak" keluh kyuhyun, namja manis itu menutup kedua telinganya yang menjadi korban teriakan dasyat ryeowook.
"hhe, mianhae, jadi ada apa sebenarnya? Kau bisa cerita pada hyung" ucap ryeowook sambil duduk di samping kyuhyun.
Kyuhyun tampak ragu apakah dia harus cerita pada ryeowook atau tidak, tapi dia benar – benar sudah menemui jalan buntu. "hyung, siwon hyung menyatakan cinta padaku" ucapnya akhirnya.
Mata ryeowook tampak membulat karna mendengar ucapan kyuhyun, tampaknya dia sedikit kaget namun bisa kembali menenangkan diri, sebenarnya dia tidak terlalu heran, siapapun bisa melihat siwon memiliki perasaan yang lebih pada kyuhyun, walaupun perasaannya ditunjukkan dengan cara yang tidak biasa, seperti menjahili kyuhyun misalnya.
"lalu apa yang membuatmu bingung kyu?" tanya ryeowook lembut, namja mungil ini berusaha membuat kyuhyun nyaman bercerita padanya.
"aku bingung harus menjawab apa"
"kenapa bingung, hanya dirimu sendiri yang bisa menjawabnya, tanya pada hatimu kyu, apa kau memiliki perasaan yang sama pada siwon hyung atau tidak"
"bagaimana caranya hyung?" tanya kyuhyun memelas
"baiklah aku akan membantumu, eumm apa kau merindukannya selama tiga hari ini kyu?" tanya ryeowook
"entah ini rindu atau bukan tapi aku merasa ada yang kurang saat tidak ada siwon hyung di dekatku" ucap kyuhyun jujur, huhh ini pertama kalinya dia yang diwawancarai.
"apa dia terus muncul difikiranmu?" tanya ryeowook lagi
"ne, aku bahkan tidak bisa tidur karna wajahnya terus saja muncul" gerutu kyuhyun
Ryeowook tersenyum manis, ahh adiknya ini sangat polos, bukankah ini sangat jelas. "yang terakhir, apakah jangtungmu berdebar keras ketika didekatnya?" tanya ryeowook
Kyuhyun terdiam mengingat bagaimana akhir – akhir ini jantungnya sering berdebar keras saat siwon berada di dekatnya.
"apa kau sudah menemukan jawabannya?" tanya ryeowook
"ne hyung" jawab kyuhyun
Ryeowook mengacak rambut kyuhyun, menahan diri untuk tidak mencubit pipi chubby di depannya, "ikuti kata hatimu kyu" ucap ryeowook sebelum meninggalkan kyuhyun seorang diri, membiarkan kyuhyun berfikir dan merenung meyakinkan hatinya. Namun baru beberapa langkah namja mungil itu kembali berbalik, "ah, dan aku akan menjaga rahasia ini dongsaengku, tenang saja oke" ryeowook berkedip jahil ke arah kyuhyun.
Wajah kyuhyun memerah, ah dia malu sekali, cepat – cepat kyuhyun masuk ke dalam kamarnya, namja manis itu duduk di atas kasurnya, matanya melihat ke sekeliling kamar, dia jadi ingat saat pagi pertama dia bertemu siwon dan mengatai siwon mesum. Kyuhyun tertawa pelan mengingatnya, hahh sepertinya itu sudah lama sekali. Kyuhyun meraih boneka kuda hadiah dari salah satu fans siwon. "hey, kuda bagaimana kalau aku benar – benar jatuh cinta padamu?" tanyanya.
Kyuhyun meraih smartphonenya, dia tampak ragu apakah dia harus menghubungi siwon atau tidak, jujur saja rindunya sudah memuncak. Kyuhyun berjalan mondar – mandir di dalam kamarnya sambil menggigiti jarinya, kebiasaan kecilnya saat sedang bimbang.
Setelah lelah berjalan mondar – mandir kyuhyun kembali duduk di kasurnya, layar smartphonenya menampilkan halaman untuk meulis pesan, tapi dia bingung harus menulis apa, "argghh otohkke?" gerutunya.
" aku mencintaimu, ahh tidak – tiak dia pasti besar kepala" gumam kyuhyun
"aku mau menjadi kekasihmu, ahh memang kapan dia memintaku menjadi kekasih" gumam kyuhyun kembali menghapus pesan di smartphonenya
"sepertinya aku juga telah jatuh cinta padamu choi siwon" ketik kyuhyun lagi, "argghhh aku bisa gila" ucapnya, namja manis itu hendak menghapus lagi pesannya, namun karna terburu – buru namja manis itu justru menekan 'kirim'.
"MWO?!, ANDWAE!" hebohnya sambil berusaha menggagalkan pengiriman pesan, namun sepertinya gagal karna pesan itu sudah terkirim, "ahh mati aku!" pekik kyuhyun histeris, namja manis itu bahkan sampai berguling – guling di atas kasurnya, ahh dia sangat ingin menghilang saat ini dari pada menghadapi siwon.
Dengan harap – harap cemas kyuhyun melirik smartphonenya, kira – kira apa balasan siwon, apa namja tampan itu akan mengejeknya?, namun setelah sekian lama smartphonenya tidak juga berbunyi, "semoga saja handphone siwon hyung hilang, tercebur ke air, dilindas gajah atau apapun juga, amin" doa kyuhyun sebelum namja manis itu menenggelamkan wajahnya ke bantal, merutuki kecerobohannya.
.
.
"CUT" teriak sutradara setelah proses syuting salah satu produk elektronik itu selesai.
Siwon, yang ditugaskan menjadi model iklan tersebut membungkuk sekilas ke arah para kru yang telah berkerja keras hari ini, setelahnya siwon langsung menghampiri manajernya, menerima sebotol air mineral dari manajer bertubuh tambun itu.
"thanks" gumamnya, ahh badannya benar – benar pegal – pegal bagaimana tidak dia berpergian ke empat kota berbeda sejak pagi sampai dini hari, bahkan sekarang jam sudah menunjukkan pukul satu dni hari, waktu yang seharusnya digunakan untuk istirahat tapi dia justru masih harus berkerja.
"jadwalku selesai hari ini kan?" tanya siwon
"ne, kau sudah berkerja keras siwon" sahut teddy
"apa ada yang menghubungiku?" tanya siwon, namja tampan ini memang selalu menitipkan handphonenya pada sang manager saat berkerja.
"ah ne, sepertinya ada beberapa pesan masuk untukmu" sahut teddy, namja tambun itu mengambil handphone siwon dari dalam tas ranselnya yang langsung diterima oleh siwon.
"terima kasih" sahut siwon, namja tampan itu sudah hendak memeriksa handphonenya saat beberapa staff menyapanya untuk berpamitan pulang dan tentu saja siwon membalasnya dengan ramah, siwon memang terkenal dengan sifat ramahnya pada semua orang.
"kajja kita juga harus pulang" ajak teddy
Siwon mengambil tasnya, sambil berjalan menuju van yang sudah terparkir di depan gedung siwon membaca pesan yang masuk di smartphonenya, mulai dari eommnya yang mengatakan jangan terlalu sibuk dan menjaga kesehatan, adiknya yang sedang berjalan – jalan di jepang bertanya ingin dibawakan oleh – oleh apa, lalu ada beberapa pesan dari temannya. Siwon membacanya satu persatu, tangannnya berhenti saat melihat nama kyuhyun di pesan masuknya. Namja tampan itu berhenti berjalan, mengedipkan matanya sekilas, memastikan dia tidak salah baca, dan benar nama kyuhyun tetap ada di sana, menandakan ini bukan khayalannya saja karna terlalu merindukan namja manis itu.
Siwon membuka pesan itu, matanya membulat saat membaca pesan singkat yang dikirim oleh kyuhyun lebih dari dua jam yang lalu itu.
'sepertinya aku juga telah jatuh cinta padamu choi siwon'
Sebaris kalimat yang membuat hati siwon menghangat dan menghilangkan seluruh rasa lelahnya. "teddy antarkan aku ke dorm" ucap siwon
"mwo? Ini sudah sangat malam, jarak dari sini ke dorm cukup jauh, tidak kah sebaiknya pulang ke rumah atau apartemenmu saja?" tanya teddy
"tidak, antarkan aku ke dorm, ada seseorang yang harus kutemui" ucap siwon dengan senyum diwajahnya. Mau tidak mau teddy menyanggupi permintaan artisnya itu.
.
.
Kyuhyun tertidur dengan nyenyak di atas kasurnya yang berantakkan, masih sambil memegang handphone. Namja manis itu menggeliat pelan saat mendengar suara yang sangat berisik, perlahan mata bulat jernih itu terbuka, mengerucutkan bibirnya imut saat mendengar ada yang mengetuk pintu kamarnya dengan brutal.
"ihh siapa sih malam – malam begini, tidak tau apa aku sangat mengantuk, awas kalau aku tidak tampan lagi karna kurang tidur, akan kucincang dia" gerutu kyuhyun setengah sadar. Namja manis itu bangkit dari kasurnya dengan sempoyongan, menghidupkan lampu kamar yang memang sudah dimatikan, lalu menghampiri pintu yang masih diketuk tanpa pri-kepintuan.
"yak! Berisik, tidak bisakah tidak menggangu tidurku" marah kyuhyun sambil membuaka pintu, "Yak! Apa kau tak tau ini jam be eummmmmmhhh" tepat saat pintu itu terbuka sesuatu yang lembut langsung membungkam bibirnya.
Mata kyuhyun melebar, hilang sudah rasa kantuknya, pipinya seketika memerah saat menyadari bahwa seseorang yang sekarang sedang mencium lembut bibirnya itu ternyata adalah siwon.
TBC
Hahhhh chap ini beres, maaaaaaaffff banget karna lama, akhir – akhir ini lagi gak mood nulis udah coba beberapa kali tapi gagal terus gak dapet feel, semoga chap ini feelnya dapet ya, apa galaunya kyu kurang kerasa hhehhe ...
Kalau masih ada typo bertebaran mohon dimaklumi saya langsung post, ohh ya terima kasih untuk yang sudah read review fav my fanfic, thangkyu so much, gomen, arigatou ...
