Cast : Cho Kyuhyun
Choi Siwon
Lee Jonghyun
Kang Seung Yoon (CEO K-Magz)
Cho Young Hwan (appa kyu)
Super Junior member
Kim Suk Jong (CEO SM/OC)
Kim Jong Hoon (super junior's manager), dll
Genre : romance, friendship, family dll
Warning : BL, typo(s) bertebaran
Chapter 12
"heyy, sampai kapan kau akan terus menunduk seperti itu kyu?" tanya siwon sambil tersenyum geli memandang namja manis yang duduk di tepi kasur sambil terus menunduk, menyembunyikan rona merah di pipi chubbynya sambil memainkan ujung piyama biru yang dipakainya, arghh benar – benar menggemaskan, kalau saja iman siwon tidak kuat dia pasti sudah menciumi namja manis itu dengan brutal.
"kyu" panggil siwon lagi
"hyung mencuri ciuman pertamaku" gumam kyuhyun
"mwo?" tanya siwon tidak terlalu jelas mendengar gumaman kyuhyun
Kyuhyun mendongak, wajahnya tampak memerah namun berusaha menatap siwon galak, "CHOI MESUM WON KAU MENCURI CIUMAN PERTAMAKU!" teriak kyuhyun, huhh untung saja hyungdeulnya yang lain sudah tidur kalau tidak mereka pasti akan terkena serangan jantung mendadak mendengar teriakan maha dasyat kyuhyun.
Siwon mengembangkan senyumnya mendengar teriakan kyuhyun, uhh dia semakin gemas dengan namja manis di depannya ini, dan dia sama sekali tidak percaya betapa beruntungnya dirinya, menjadi satu – satunya namja yang mendapatkan ciuman pertama kyuhyun, namja yang dicintainya. "wae? Apa tidak boleh?" tanya siwon, matanya menatap lekat mata bulat milik kyuhyun. "apakah salah kalau aku mencium kekasihku sendiri?" tanya siwon
"m-mwo? K-kekasih? Y-yah sejak kapan aku setuju menjadi kekasihmu?" tanya kyuhyun galak
"ne, apa perlu kuperlihatkan pesan yang kau kirim kyuhyunnie?" tanya siwon dengan nada menggoda tangannya memegang ponselnya sambil menggoyang – goyangkannya di depan kyuhyun.
"eum e-eumm, pesan itu" gusar kyuhyun, uhh ini benar benar memalukan, siwon pasti merasa di atas awan karna pesannya itu. Ukhhh kyuhyun memukul – mukul kepalanya sendiri merutuki kebodohannya.
Melihat ekspresi kyuhyun, wajah siwon yang tadinya tersenyum cerah itu berubah muram, apa dia salah mengartikan pesan kyuhyun, apa dia saja yang terlalu berharap kyuhyun membalas perasaannya. "baiklah kyu, aku mengerti, mungkin kau mengirim pesan itu karna kasihan padaku, atau kau hanya ingin mempermainkan perasaan tulusku saja" ucap siwon dengam nada kecewa
Kyuhyun akhirnya mendongak, seperti ada yang menikam jantungnya saat melihat tatapan kecewa dan terluka dari mata hitam siwon, sungguh dia tidak bermaksud seperti itu, dia hanya masih sedikit ragu dan juga malu.
"sepertinya percuma aku datang kesini, kalau begitu aku pergi, maaf mengganggu kenyamananmu kyu" ucap siwon miris, namja tampan itu lalu berbalik, hendak keluar dari kamar miliknya dan juga kyuhyun itu.
Tunggu, apa siwon akan pergi?, apa siwon marah padanya?, tidak – tidak aku harus menghentikannya, batin kyuhyun, tepat saat siwon sudah hendak mencapai pintu kyuhyun bangun dari duduknya, berlari ke arah namja tampan itu, menerjang tubuh tegap siwon, memeluk namja yang telah membuatnya uring – uringan selama beberapa hari itu dari belakang.
"jangan pergi hyung, kumohon" gumam kyuhyun sambil membenamkan wajahnya di punggung tegap dan hangat milik siwon. "aku tidak bermaksud mempermainkan ataupun mengasihani hyung, aku hanya masih sedikit ragu, ini pertama kalinya untukku hyung, aku tidak tau apa yang terjadi denganku, aku sama sekali tidak mengenali diriku sendiri, beberapa hari ini hyung terus berkeliaran diotakku, bahkan saat aku ingin tidur bayangan hyung selalu muncul di setiap sudut kamar, aku juga takut kalau hyung tidak kembali ke dorm" ucap kyuhyun
Siwon hanya diam, mendengarkan seluruh isi hati kyuhyun, namun dia merasakan hatinya menghangat mendengar seluruh kata yang dikeluarkan oleh namja manis yang sudah mencuri hatinya itu, kyuhyun mencintainya, ya siwon yakin itu, tapi namja manis itu hanya terlalu polos.
Siwon memegang tangan kyuhyun yang melingkar erat di perutnya, lalu melepaskan pelukan itu, namja tampan itu lalu berbalik, siwon menatap mata kyuhyun yang menampakkan raut ketakutan. Siwon mengangkat tangannya menuju pipi chubby kyuhyun, mengusap pipi yang terasa lembut di tangannya itu pelan.
"kau mencintaiku kyu, dan aku juga mencintaimu, aku akan membuatmu yakin dengan perasaanmu, karna itu izinkan aku untuk membantumu, berada disampingmu, aku berjanji akan menjagamu, selalu bersamamu, tidak akan membiarkanmu sendiri lagi" ucap siwon
Kyuhyun menatap mata hitam di depannya yang menatapnya penuh kesungguhan lalu namja manis itu mengangguk, senyum manis tersungging di wajahnya, senyumnya semakin lebar saat siwon membawanya ke dalam pelukan hangat namja tampan itu.
"jadi sekarang bolehkan aku mencium kekasihku lagi?" tanya siwon tepat di telinga kyuhyun, membuat wajah manis itu memerah sampai ke telinganya.
"akhhhh" pekik siwon saat merasakan injakan keras di kakinya
"dasar mesum!" pekik kyuhyun lalu naik ke kasurnya menenggelamkan seluruh badannya dalam selimut tebal, berusaha menutupi wajahnya yang sudah memerah karena malu.
"aigo manis sekali" gemas siwon, selanjutnya namja tampan itu menysusul kyuhyun untuk tidur, senyumnya semakin mengembang saat kyuhyun bergerak gusar saat dirinya menggoda kyuhyun dengan memeluk namja manis itu, bukankah kekasihnya itu sangat menggemaskan.
.
.
"ohh siwon-ah kau ada disini?" sapa leeteuk saat menemukan siwon sedang asik menyeduh kopi di dapur dorm, "jam berapa kau datang?, hyung tidak mendengarmu datang" tanya leeteuk
"hampir jam dua" jawab siwon
"bukankah lebih dekat kalau kau pulang ke apartemen atau rumahmu?" tanya leeteuk heran
"ada yang harus kulakukan" jawab siwon misterius sambil senyum – senyum sendiri, membuat leeteuk memandang visualnya itu aneh. Leeteuk akan bertanya lebih lanjut saat dia mendengar suara ribut – ribut dari ruang tengah, "hahh mereka itu tidak bisa tenang sehari saja" keluh leeteuk yang langsung melangkahkan kakinya menuju ruang tengah untuk menghentikan keributan yang ditimbulkan eunhyuk dan donghae yang entah sedang berebut apa.
"aku saja" ucap donghae
"aku" kukuh eunhyuk
"tidak bisa kemarin kau sudah monkey" donghae tidak mau kalah
"yak!, sebenarnya ada apa?" tanya leeteuk
"mereka berebut untuk membangunkan kyunnie" jawab yesung yang sejak tadi hanya menonton perdebatan eunhae sambil bermain dengan kura – kura peliharaannya yang sedang bersembunyi di dalam cangkangnya.
"astaga" desah leeteuk
"memangnya kenapa harus dibangunkan? Bukankah kyu memang biasa bangun siang?" tanya siwon heran sekaligus tidak rela karna hyung – hyungnya suka sekali dekat – dekat dengan kekasihnya.
"siwon-ah kau lupa, hari ini kita harus bertemu sajangnim" jawab donghae
Ahh benar juga siwon sampai lupa kalau hari ini mereka harus bertemu dengan CEO SM, "biar aku yang bangunkan" ucap siwon mendahului eunhyuk dan donghae, kalau ditanya siapa yang pantas membangunkan kyuhyun tentu saja dirinya, dia kan kekasih kyuhyun.
"ya! Siwon, kau curang!" teriak eunhae berbarengan
"YA! Monkey, Fishy, kalian berisik sekali, kalian mengganggu tidur cantik heebum!" teriak heechul dari pintu kamarnya yang langsung membuat duo berisik itu diam.
.
.
Siwon memasuki kamarnya dengan perlahan, dilihatnya kyuhyun masih tertidur lelap dalam selimut tebalnya, tangannya memeluk erat guling, benar – benar seperti bayi.
"betapa beruntungnya aku" ucap siwon sambil memandangi wajah manis kyuhyun, jarinya menelusuri alis, hidung mancung, pipi chubby dan bibir merah kyuhyun. perbuatannya itu membuat kyuhyun terganggu, terlihat dari alis namja manis itu yang bergerak – gerak walaupun matanya masih enggan untuk terbuka.
"hey baby" bisik siwon, tangannya tidak berhenti mengagumi seluruh keindahan di depannya, tuhan mungkin sedang sangat bahagia saat menciptakan kyuhyun. "aigo dia benar – benar susah dibangunkan" gumam siwon, pasalnya sudah berkali – kali dia memanggil kyuhyun diringi sentuhan lembut untuk membangunkan kekasihnya itu, tapi kyuhyun hanya menggeliat pelan.
Siwon memikirkan cara yang ampuh untuk membangunkan kyuhyun tanpa menyakiti ataupun mengagetkan namja manis itu. Seringaian muncul di wajah tampannya saat menemukan cara yang menurutnya sangat ampuh untuk membangunkan kyuhyun.
Perlahan siwon mendekatkan wajahnya, dia bisa merasakan nafas kyuhyun menerpa wajahnya sebelum bibir jokernya menyentuh bibir kenyal berwarna merah alami itu, siwon melumat bibir kyuhyun lembut, menikmati manis dan kenyalnya bibir milik kekasihnya itu.
"eunghh" lenguh kyuhyun tidak nyaman saat merasakan sesuatu yang sepertinya akan memakan bibirnya.
Mendengar lenguhan kyuhyun siwon semakin semangat, semakin dihabisinya bibir atas dan bawah kyuhyun, benar apa kata kyuhyun, sepertinya dia menjadi mesum sekarang, pasalnya dia seperti tidak ingin melepaskan bibir manis ini.
Mata kyuhyun akhirnya terbuka, matanya langsung terbelalak saat melihat wajah siwon di depan wajahnya, mata hitam itu menatap matanya tajam, kyuhyun juga bisa merasakan lumatan di bibirnya semakin kuat, kyuhyun hendak mendorong dada siwon, dia butuh bernafas, namun tangan namja tampan itu menahannya.
"hahh hahhh" desah kyuhyun sambil menarik nafas sebanyak – banyaknya setelah siwon melepaskan ciumannya, demi PSP kesayangannya apa siwon hendak membunuhnya?, kyuhyun mendelik tajam pada siwon yang sedang tesenyum seperti orang bodoh.
"hyung mau membunuhku?" tanya kyuhyun kesal
"anny, hyung hanya ingin membangunkanmu tapi kau tidak juga bangun sayang, karna itu hyung terpaksa menggunakan cara ini" jawab siwon –sok- polos, namja tampan itu lalu mengusap bibir kekasihnya yang tampak lebih merah dan juga lembab, membuat kyuhyun merona.
"baiklah, sebaiknya sekarang kau mandi baby, atau mau hyung bantu?" tanya siwon sambil mengedipkan sebelah matanya yang mendatangkan lemparan bantal dari kyuhyun sebelum namja manis itu menghilang di balik pintu kamar mandi.
.
.
"kalian sudah siap?" tanya jong hoon pada seluruh artisnya itu yang dibalas jawaban kompak dari seluruh member super junior.
"baiklah, kajja, ohh ya kyunnie kau duduk dekat hyung" ucap jong hoon, kyuhyun hanya mengangguk patuh sedangkan siwon memasang wajah kesal, bukan hanya hyung dan dongsaengnya yang suka dekat dengan kyuhyun, bahkan manajernya juga.
"kyuhyun akan duduk dekatku hyung" sela siwon
"mwo?" tanya jong hoon
"ada yang harus kami bicarakan" ucap siwon lalu menggandeng tangan kyuhyun dan membawa namja manis itu mendahului yang lain untuk masuk ke dalam van, mendatangkan tatapan heran dari seluruh member super junior dan juga jung hoon, ohh kecuali ryeowook yang hanya menampilkan senyum tipis.
"kenapakau tersenyum wookie?" tanya yesung
"anny" elak ryeowook, "kajja hyung, nanti kita terlambat" ucap namja berbadan mungil itu, lalu menyusul kyuhyun dan siwon masuk ke dalam van.
"mereka aneh sekali" gumam yesung
Didalam mobil kyuhyun menyikut perut siwon yang terus saja memandanginya dengan senyum bodoh menurut kyuhyun, matanya melayangkan tatapan menegur pada siwon, bukankah mereka sudah sepakat untuk menutupi hubungan mereka dari para member untuk sementara waktu, tapi melihat tingkah siwon yang sama sekali tidak bisa menutupi perasaannya pada kyuhyun bisa – bisa mereka akan langsung ketahuan. Sebenarnya mereka tidak bermaksud menyembunyikan hubungan mereka hanya saja kyuhyun tidak enak dengan member yang lain, selain itu siwon masih dalam masa promo film yang mengharusnyanya terlihat 'dekat' dengan lawan mainnya dalam film itu.
"hyung!" bisik kyuhyun jengkel karna siwon terus memandanginya
"wae?" tanya siwon polos
"berhenti melihatku seperti itu" bisik kyuhyun
"seperti apa?" tanya siwon pura – pura tidak tau
"seperti orang gila, bahkan kalau ini kartun mata hyung sudah berubah bentuk menjadi love" gumam kyuhyun sambil memutar matanya malas
"itu tandanya hyung mencntaimu baby" bisik siwon, agar tidak ada yang mendengar obrolannya dan kyuhyun, beruntung seluruh membernya memang berisik kalau sudah berkumpul jadi tidak ada yang menyadari obrolan mereka.
"aku tau hyung" ucap kyuhyun, dia bukannya tidak senang, kyuhyun sangat senang malah, itu tandanya dia sangat dicintai bukan. "tidakkah hyung bisa menahannya, setidaknya sampai kita hanya berdua saja" pinta kyuhyun
"baiklah" patuh siwon
"hyung tidak marah kan?" tanya kyuhyun takut
"anny, tapi biarkan hyung melakukan ini" ucap siwon, lalu kyuhyun merasakan siwon menggenggam tangannya di balik jaket yang dipakainya untuk menyelimuti tubuhnya, udara diluar masih sangat dingin karna salju yang masih sering turun, walaupun van itu sudah dilengkapi dengan menghangat tetap saja dinginnya masih terasa.
"lagipula ini lebih hangat" ucap siwon
Wajah kyuhyun merona, dia selalu tersentuh dengan setiap perbuatan siwon, ahh beruntungnya dirinya memiliki kekasih seperti siwon, namun ada rasa bersalah yang timbul, bagaimana perasaan siwon kalau namja tampan itu tau selama ini dia membohongi mereka semua.
"kyunnie wajahmu merah, apa kau sakit" pekik donghae tiba – tiba
"mwo?" tanya kyuhyun bingung
"apa kau kedinginan, ini pakai topi hyung" donghae yang memang duduk di depan siwon dan kyuhyun membalikkan tubuhnya, berusaha memasangkan topi rajut miliknya di kepala kyuhyun.
"tidak usah hyung, kyuhyun akan memakai milikku, kebetulan aku membawanya" siwon menghentikan tangan donghae, namja tampan itu lalu mengambil topi rajut dari dalam kantong kertas yang sebenarnya memang sudah disiapkannya untuk kyuhyun, namja tampan itu lalu memakaikan topi itu pada kyuhyun sampai menutupi telinganya, membuat rambut coklat kyuhyun menyembul imut, uhh wajah kyuhyun semakin merah saja, membuat semua yang ada di dalam van itu menggeram gemas.
"posessive" gumam ryeowook tanpa di dengar yang lain
Sedangkan yang lainnya hanya menatap siwon heran, sejak kapan siwon memiliki selera warna yang sedikit girly itu, yahh topi rajut yang dipakaikan siwon itu berwarna coklat muda dan pink muda, lebih cocok untuk perempuan sebenarnya, tapi sangat cocok pada kyuhyun yang memang sangat manis.
.
.
"kalian sudah datang" suk jong memasuki ruangannya, namja paruh baya yang memiliki wajah angkuh itu duduk di kursi kebesarannya dengan menyilangkan kakinya.
Member super junior yang sejak tadi bercanda langsung diam begitu pimpnan tertinggi SM Ent itu datang, entah mengapa suasana menjadi sangat tegang, kalau boleh jujur menurut mereka kim suk jong itu sangat mengerikan.
"sebelumnya selamat atas keberhasilan filmmu siwon-ssi, dan semoga kau bisa terus menjaga sikapmu sampai promosi film itu selesai" ucap suk jong dengan nada memperingati, "dan juga kalian kudengar konser kalian dibeberapa negara sangat sukses, untuk itu aku akan menambahkan jadwal tour konser kalian" ucap suk jong
"tapi, maaf sajangnim, jadwal bereka sudah sangat padat sampai pertengahan tahun" sela jong hoon
"aku atasan kalian, akulah yang berhak menambahkan atau mengurangi jadwal kalian" ucap suk jong tidak suka dibantah, "lagipula konser akan mendatangkan keuntungan yang lebih besar untuk perusahaan, dari pada iklan ataupun yang lainnya"
Dasar tua bangka penggila uang, batin kyuhyun.
"dan kyuhyun-ssi" suk jong menatap kyuhyun
"ne sajangnim" jawab kyuhyun, namja manis ini memang selalu menunjukkan keberaniannya di depan pimpinan SM ini, dia tidak suka orang yang tidak perduli pada keadaan orang lain hanya karna ingin mendapatkan keuntungan yang besar.
"karna waktu debutmu bersama super junior belum ditetapkan aku memiliki pekerjaan untukmu" lanjut suk jong
"masuklah" ucap suk jong pada sekumpulan namja yang menunggu di luar ruangan
Kyuhyun mengenali beberapa diantara mereka yang tidak lain adalah member dari TVXQ sedangkan yang lainnya sepertinya para trainer, kyuhyun seperti pernah mengenal mereka selama masa singkanya menjadi trainer SM.
"ah kalian pasti bingung, begini kyuhyun-ssi kau dan para trainer yang lain akan berkerja sama dengan TVXQ" jelas suk jong
"annyeong kyuhyun-ah, aku sangat senang bisa berkerja sama denganmu" sapa changmin ramah pada namja manis yang hanya menatapnya heran.
Siwon yang sejak tadi diam menatap tajam changmin, dia bisa melihat binar – binar senang di mata changmin saat namja kelebihan tinggi badan itu menatap kekasihnya, tentu saja dia tidak akan diam saja, tidak akan dia biarkan namja kelebihan tinggi badan itu mendekati kekasihnya.
.
.
"kita makan siang dulu" ucap jong hoon setelah mereka meninggalkan gedung SM, van berwarna hitam itu lalu melaju ke salah satu kedai yang menjadi tempat favorit member super junior untuk menghilangkan kelaparan mereka.
Seperti biasa dimanapun mereka berada akan selalu ada keributan, dimulai dari eunhae yang berebut duduk di samping kyuhyun yang akhirnya dimenangkan oleh leeteuk, siwon sendiri sebenarnya ingin ikut berebut namun diurungkan niatnya saat melihat tatapan tajam kekasihnya, jadi siwon harus berpuas diri duduk di sebelah leeteuk, huhh andai saja dia bisa menyingkirkan leadernya itu untuk duduk di samping kekasih manisnya.
Keributan tidak hanya berhenti disitu, bahkan saat memilih menu pun mereka harus melalui perdebatan panjang karna selera mereka yang berbeda – beda sampai siapa yang harus membayar makan siang mereka ini, yang akhirnya lagi – lagi siwon lah yang dijadikan tumbal oleh hyung dan dongsaengnya. Siwon sendiri tidak ambil pusing, uang bukan masalah untuknya, lagipula ada kyuhyun disini, dia cukup senang saat melihat kyuhyun ikut bersorak bersama yang lain saat dirinya menawarkan diri untuk membayar makan siang mereka kali ini.
"kyunnie, kau mau makan apa?" donghae lagi – lagi berusaha menarik perhatian dongsaeng imutnya
"eum" kyuhyun tampak berfikir keras, matanya terus menatap buku menu sedangkan tanganya dimainkan dibawah dagu, kebiasaannya kalau sedang berfikir.
"aku ingin jangmyeon, tapi sepertinya kimbab juga enak, bulgogi juga" gumam kyuhyun
"kau boleh memesa semuanya" ucap siwon
"jeongmal?" tanya kyuhyun dengan tatapan berbinar – binar
Melihat wajah bahagia kyuhyun hanya karna makanan benar – benar membuat siwon seperti memenangkan hadiah yang sangat besar, kalau saja hanya ada dirinya dan kyuhyun saat ini siwon pasti sudah mencium kekasih manisnya itu.
"kalau begitu aku mau ini, ini dan ini" ucap kyuhyun semangat, kapan lagi dia bisa makan enak, banyak dan yang terpenting gratis. Tingkah namja manis itu tentu saja mendatangkan kekehan gemas dari hyung – hyungnya.
"kyu makanlah ini, sayur baik untukmu" siwon meletakkan sayuran hijau bernama sawi di piring kyuhyun, kyuhyun yang sedang menikmati makanannya menatap ke arah siwon, lalu melihat ke arah hyung – hyungnya yang lain yang sedang menatap aneh siwon, huhh lagi – lagi kekasihnya itu tidak bisa menahan diri utnuk menunjukkan perhatiannya pada kyuhyun.
"siwon-ah kau lupa kyunnie tidak suka sayur" ucap leeteuk
"aku tau, tapi sayur bagus untuknya hyung, jadi kyunnie habiskan" ucap siwon lembut namun tegas, membuat kyuhyun mengerucutkan bibirnya sebal, walau begitu namja manis itu tetap memasukkan benda lembek berwarna hijau itu ke dalam mulutnya, walaupun ekspresinya terlihat sangat tidak rela dan jijik.
Pemandangan itu lagi – lagi membuat seluruh member super junior dan juga jong hoon yang heran, bagaimana tidak, bisasanya walau dipaksa bagaimanapun kyuhyun tetap tidak akan memakan makanan berwarna hijau itu, dan ini, tidak ada perdebatan terlebih dahulu, bujukan juga iming – iming dan kyuhyun dengan sukarela memakan musuh bebuyutannya itu.
"hentikan!" heechul meletakkan sumpitnya dengan kasar, membuat perhatian seluruh member kali ini tertuju pada namja cantik itu.
"aku sudah tidak tahan lagi, kalian berdua" heechul menunjuk siwon dan kyuhyun dengan sumpitnya, "jelaskan padaku ada apa sebenarnya, sejak pagi sikap kalian sangat mencurigakan" ucap heechul dengan tatapan mengintimidasi
"b-berbeda bagaimana hyung?" kyuhyun berusaha tersenyum walau tangannya sudah meremas – remas kemeja yang dipakainya karna gugup
"heechul hyung benar, aku juga merasakannya, sejak pagi tingkah mereka berdua tidak biasa" timpal kangin
"pertama, kau siwon, kau selalu ingin dekat – dekat kyuhyun, kau bahkan langsung menarik tangan kyuhyun saat akan memasuki van, selain itu kau juga selalu menatap donghae dan eunhyuk tajam kalau mereka mulai dekat – dekat dengan kyuhyun, jangan kau kira aku tidak menyadarinya" ucap heechul, yahh walau kadang terkesan cuek cinderella suju ini sebenarnya sangat peka terhadap setiap perubahan, sekecil apapun itu, apalagi siwon adalah salah satu dongsaeng yang sangat dekat dengannya, tentu saja dia sadar kalau ada yang berbeda dengan siwon.
"kedua, matamu itu selalu memandang kyuhyun dengan binar – binar menggelikan, jangan lupakan senyum bodohmu itu tiap kali kau memandang bocah gembul ini" lanjut heechul
"dan kau kyuhyunnie, kau itu si kecil yang nakal, keras kepala, dan manja, kau sangat membenci sayur, dan aku tidak mempercayai mataku sendiri kau baru saja melahap benda hijau itu karna permintan si kuda ini" lagi – lagi heechul menyerang siwon dan kyuhyun bertubi – tubi, sedangkan member yang lain hanya mendengarkan dan menyetujui ucapan heechul tadi.
Kali ini tatapan semua member tertuju pada siwon dan kyuhyun, siwon sendiri terlihat santai, sangat berbeda dengan kyuhyun yang tampak sudah mengeluarkan keringat dingin.
"jadi bisakah sekarang kalian berdua menjelaskan segalanya, siwonnie, kyuhyunnie?" tanya heechul manis pada kedua orang yang sudah seperti tersangka itu.
"yahh..." siwon hendak menjelaskan saat kyuhyun memotongnya
"permisi, aku ingin ke toilet, mianhae hyung" pamit kyuhyun, namja manis itu lalu beranjak dari tempat duduknya dan berlari ke toilet
"cih, anak itu melarikan diri" cibir heechul
"itu karna kau membuatnya takut hyung" kesal siwon, "kalian juga, kalian menatapnya seolah kyunnie tersangka pembunuhan" protes siwon, walau wajah ketakutan kyuhyun itu menggemaskan dia tidak suka ada yang membuat kekasihnya takut.
"terserah padamu kuda, sekarang kembali ke topik, karna bocah gembul itu sudah pergi, sekarang hanya kau yang bisa menjelaskannya" ucap heechul
Siwon menghela nafas panjang, sepertinya tidak ada gunanya juga terus menutupi hal ini, lagipula sejak awal dia memang ingin mengatakan bahwa sekarang kyuhyun adalah kekasihnya, dan hyung juga dongsaengnya sekarang tidak bisa seenaknya memeluk, mencium dan dekat – dekat kekasihnya. "kau benar hyung" ucap siwon
"maksudmu?" tanya heechul memastikan
"aku memang menyembunyikan sesuatu dari kalian, lebih tepatnya hubunganku dan kyuhyun, karna sekarang kyunnie adalah kekasihku" ucap siwon
"MWO?!" pekikan keras langsung terdengar dari namja – namja tampan itu
"k-kekasih?" tanya donghae tidak percaya
"ne, mulai tadi malam kyunnie adalah kekasihku, jadi kalian, terutama donghae dan eunhyuk, jangan seenaknya memeluk – meluk kyunnie-ku" ucap siwon memperingati
"mwo?, bagaimana bisa, aku tidak bisa menerima kami, siwon-ah, kau pasti memperdaya dongsaeng imutku" tuduh donghae
"huh? Apa maksudnya memperdaya?" tanya siwon tidak terima
"kau pasti mengiming – iminginya sesuatu, makanan, PSP atau kaset game , sampai dia mau menjadi kekasihmu, ahh kasihannya adik polosku" ucap donghae miris
"mwo?" ucap siwon tidak percaya, memangnya kyuhyun itu anak lima tahun apa yang akan menurut dengan iming – iming barang – barang yang disukainya.
"kami saling mencintai, karna itu kami menjadi sepasang kekasih" ucap siwon tegas
"sudah , sudah" leeteuk akhirnya menengahi perdebatan antara siwon dan donghae, leeteuk tau donghae sebenarnya bukannya tidak setuju dengan hubungan baru antara siwon dan kyuhyun namun donghae hanya teralu menyayangi adik bungsunya itu, dan belum puas dia memanjakan kyuhyun, siwon sudah mengklaim kyuhyun sebagai miliknya.
"siwon bukannya kami tidak setuju, hyung ikut bahagia kalau kalian bahagia, hanya saja kau tau resiko pekerjaan kita buka, ini akan berbahaya kalau sampai fansmu ataupun perusahaan mengetahuinya" ucap leeteuk bijak
"aku tau hyung , tapi hyung tenang saja, aku akan melindungi kyuhyun" ucap siwon yakin
"hyung percaya padamu, jadi bisa kita makan lagi sambil menunggu kyuhyun?" tanya leeteuk, yang dibalas anggukan dongsaeng – dongsaengnya.
.
.
"ukhhh pabo pabo" runtuk kyuhyun sambil memandang wajahnya di depan cermin, dia tau cepat atau lambat hyung – hyungnya akan mengetahui hubungannya dan siwon namun kyuhyun tidak menyangka akan secepat ini, kyuhyun malu sekali.
"uhh aku tidak bisa melihat wajah mereka semua" gumam kyuhyun, sekarang mereka semua pasti sudah tau.
"sttt stttt" tiba – tiba saja kyuhyun mendengar suara aneh
"siapa?" tanya kyuhyun, jangan – jangan itu hantu penunggu toilet
"kyu" suara itu terdengar lagi, kali ini memanggil namanya
Kyuhyun mengambil pembersih lantai yang ditemuinya, dia tidak tau apa itu mempan untuk hantu, tapi tidak ada salahnya di coba bukan.
"keluar sekarang juga, atau ..."
"atau apa?" sela si hantu yang ternyata seseorang yang sangat di kenal kyuhyun
"hyung?" tanya kyuhyun tidak percaya, matanya menandang sosok tinggi dan tampan yang baru saja keluar dari salah satu bilik toilet, "ini benar kau?" tanya kyuhyun tidak percaya
"apa aku bertambah tampan, sampai kau tidak mengenaliku" ucap namja yang ternyata adalah jonghyun itu narsis
"ini benar kau, hyung aku merindukanmu!" pekik kyuhyun lalu memeluk erat jonghyun
"aku juga merindukanmu, tapi kyu bisakah kau singkirkan dulu benda itu" ucap jonghyun sambil menatap pembersih lantai yang masih dipegang kyuhyun itu ngeri.
"ehehe mian" kyuhyun menyingkirkan pembersih lantai itu lalu keduanya kembali berpelukan sambil melompat – lompat, persis seperti anak berusia lima tahun, untung saja hanya ada mereka berdua di toilet ini.
"kyu, apa berat badanmu bertambah?" tanya jonghyun sambil memperhatikan kyuhyun yang jujur saja memang semakin bulat.
"mwo?!, baru bertemu dan kau langsung menghinaku!" pekik kyuhyun
"ya, itu bukan hinaan, bukankah itu artinya kau hidup dengan baik" sangkal jonghyun, di lupa kalau sahabat yang sudah seperti adiknya ini sangat sensitif kalau sudah membicarakan berat badan.
"ahh ngomong – ngomong sedang apa hyung disini?" tanya kyuhyun
"sedang makan malam setelah wawancara, kau tau kantor sangat sepi saat tidak ada kau, yang lainnya terlalu membosankan, tidak ada yang bisa mengertiku seperti dirimu" ucap jonghyun dengan wajah memelas. "ahh kyu tadi aku melihatmu bersama mereka, mereka terlihat baik" ucap jonghyun lagi
"mereka memang sangat baik" jawab kyuhyun tulus
"kyu, bisakah kau mendapatkan tanda tangan mereka untukku" pinta jonghyun
"mwo?, jangan aneh – aneh hyung"
"ayolah, kau tau aku salah satu fans mereka, dan kau sangat beruntung bisa berada bersama mereka setiap hari"
"ini tidak semudah yang kau fikirkan hyung" desah kyuhyun, yahh walau dia bahagia bersama hyung – hyungnya, tapi beban rasa bersalahnya kepada mereka lebih besar.
"baiklah – baiklah, kyu kalau kau sempat datanglah ke rumah, eomma dan appa menanyakanmu terus, kenapa putra manis mereka tidak pernah berkunjung kerumah" ucap jonghyun meniru ocehan cerewaet ibunya.
Kyuhyun tersenyum manis, dia juga merindukan kedua orang yang sudah seperti orang tuanya sendiri itu setelah kematian kedua orangtuanya. "sampaikan salamku pada mereka, aku akan datang kalau ada waktu, sekarang aku harus kembali hyung, mereka akan curiga kalau aku pergi terlalu lama" pamit kyuhyun
"baiklah, hati – hati" jonghyun memeluk kyuhyun untuk terakhir kalinya sebelum membiarkan sahabatnya itu pergi.
.
.
Kyuhyun kembali ke meja yang ditempatinya bersama hyung – hyungnya dengan terus menunduk, dia tidak berani memandang mereka.
"duduklah kyu" pinta leeteuk lembut, dia tau dongsaeng terkecilnya itu ketakutan
"kyu angkat wajahmu, hyung sudah mendengar semuanya dari siwon, hyung tidak akan memarahimu" bujuk leeteuk
"hyung tidak marah?" tanya kyuhyun meyakinkan
"tentu saja, bagaimana hyung bisa marah pada dongsaeng imut sepertimu" ucap leeteuk sambil tersenyum geli
"jadi kalaupun aku melakukan kesalahan yang sangat besar apakah hyung juga tidak akan marah?" tanya kyuhyun
Leeteuk sebenarnya tidak mengerti apa yang dikatakan kyuhyun, kesalahan besar apa?, tapai dia tetap tersenyum dengan angel smilenya sambil mengangguk mantap, "hyung tidak akan bisa marah padamu"
Hati kyuhyun terasa lega, benarkah hyungnya tidak akan marah padanya dan tetap percaya padanya kalau mereka mengetahui yang sebenarnya, jujur saja kyuhyun sudah menyayangi mereka semua.
"terima kasih hyung" kyuhyun memeluk leeteuk yang duduk tepat di sampingnya
"kau menangis?" tanya leeteuk saat merasakan kemeja bagian depannya basah, "aigo, hanya karna ini kau menangis, cengeng sekali, hyung tidak akan marah padamu hanya karna kalian berdua berpacaran, kalau memang kau mencintai siwon dan dia bisa membahagiakanmu, hyung tidak akan menghalangi kalian" ucap leeteuk sambil menepuk – nepuk punggung kyuhyun pelan.
"hyung sepertinya pelukannya sudah cukup" sela siwon
"kau itu posesif sekali kuda" ejek kangin
"anny, aku masih ingin dipeluk teukkie hyung" tolak kyuhyun
"baby!" rengek siwon
Kyuhyun hanya menjulurkan lidahnya, dia masih ingin menikmati masa – masa menyenangkan ini, bersama hyung – hyungnya dan juga siwon, dan semoga ini berlangsung cukup lama.
TBC
Halooooooo everybody, adakah yang menunggu lanjutan ff ini? Maaf kalau lanjutannya sangat lama, akhir – akhir ini saya disibukkan persiapan sidang, dan sekarang semuanya sudah lewat hohoho, semoga setelah ini banyak waktu untuk melanjutkan ff yang lainnya, maaf kalau masih banyak typo yang bertebaran dan gomawo untuk yang sudah read dan review chap sebelumnya dan ffku yang lain, ahkir kata sampai jumpa di chap selanjutnya ...
