Cast : Cho Kyuhyun

Choi Siwon

Lee Jonghyun

Kang Seung Yoon (CEO K-Magz)

Cho Young Hwan (appa kyu)

Super Junior member

Kim Suk Jong (CEO SM/OC)

Kim Jong Hoon (super junior's manager), dll

Genre : romance, friendship, family dll

Warning : BL, typo(s) bertebaran

Chapter 14

"Kyunnie, hyung tidak bisa menemanimu di dalam, hyung akan mengantar yang lainnya dulu setelah itu hyung usahakan menemanimu" ucap Jong Hoon memberi petuah pada Kyuhyun di depan gedung SM, sedangkan Kyuhyun hanya memutar bola matanya malas mendengar petuah Jong Hoon, oh ayolah Kyuhyun sudah cukup hapal gedung SM, dan Jong Hoon terlalu berlebihan memangnya dia anak kecil apa.

"jangan mengerucutkan bibirmu begitu, atau kuda yang di dalam akan hilang kontrol" ucap Jong Hoon mengingatkan, dan benar saja di dalam van itu Siwon menahan dirinya untuk tidak memeluk kekasih manisnya itu, untungnya Jong Hoon berhasil menahan siwon untuk tetap di dalam van.

"sudah hyung pergilah atau kalian akan terlambat" usir Kyuhyun

"Arra, semangatlah Kyunnie" Jong Hoon mengacak rambut Kyuhyun yang langsung dihadiahi pelototan sebal dari Siwon.

"ne" sahut Kyuhyun patuh, dia sempat melayangkan pandangannya pada sang kekasih, melihat wajah memelas kekasihnya yang sebenarnya sangat ingin menemani Kyuhyun dalam rekaman pertamanya hari ini kalau saja jadwalnya tidak berbenturan dengan waktu rekaman Kyuhyun. Kyuhyun menyunggingkan senyum manis untuk Siwon agar menenangkan namja tampan itu, dan senyum Kyuhyun semakin lebar saat melihat siwon mengepalkan tangannya untuk memberinya semangat.

"kami pergi" pamit Jong Hoon

"ne, hati – hati hyung" Kyuhyun melambai ke arah van hitam yang mulai meninggalkan gedung SM itu. "Kyuhyun Hwainting!" ucapnya menyemangati diri sendiri sebelum memasuki gedung SM. Tidak lupa Kyuhyun menyapa para karyawan SM yang sudah sangat sibuk walau hari masih pagi, Kyuhyun langsung berbelok ke arah kanan, menuju lift yang akan membawanya ke lantai lima.

.

.

Rekaman pertama Kyuhyun berjalan dengan lancar, pelatih vokal yang sempat melatihnya semasa masih menjadi trainer SM lah yang bertanggung jawab membimbing Kyuhyun dan trainer lainnya dalam rekaman kali ini, beruntungnya Suho juga menjadi salah satu trainer yang terlibat dalam projek kali ini, jadi Kyuhyun tidak merasa terlalu asing karna ada yang dikenalnya.

"Kerja bagus semuanya, aku yakin kalian akan menjadi penyanyi hebat nanti" puji pelatih vokal itu pada para trainer termasuk Kyuhyun yang terlibat dalam projek ini.

"ne, kamsahamnida sonsaengnim" para trainer membungkuk sopan, mereka merasa sangat lega karna rekaman pertama mereka berjalan dengan lancar, tidak lupa mereka juga membungkuk ke arah kedua member TVXQ yang juga banyak membantu mereka selama proses rekaman.

"Ahh leganya" ucap Kyuhyun lega begitu dia keluar dari studio bersama Suho, keduanya sudah merencanakan akan makan bersama sekaligus untuk melepas rindu, sudah cukup lama mereka tidak bertemu.

"Aku tidak sabar untuk melihat hasilnya Hyung" sahut Suho semangat

"tenang saja kau melakukannya dengan baik Suho-Yah" puji Kyuhyun

"Hyung juga, aku selalu menyukai suara Hyung" balas Suho

"jadi diamana kita akan merayakan rekaman pertama kita?" tanya Kyuhyun

"eummm, kurasa aku sedang ingin makan Toppoki Hyung" usul Suho

"Call!" balas Kyuhyun tak kalah semangat, Kyuhyun langsung membereskan barang – barangnya, ohh sudah lama dia tidak menikmati waktu bersantai seperti ini, hari – harinya selalu dipenuhi dengan latihan dance dan vokal, dan hari ini Kyuhyun akan bersenang – senang, mungkin setelah makan mengunjungi game center tidak ada ruginya.

"Kajja Hyung"

"ne"

"Kyuhyun-Ssi!" teriakan bernada ceria itu menghentikan langkah Kyuhyun dan Suho, keduanya langsung berbalik, dan langsung membungkuk sopan saat melihat kedua member TVXQ, rupanya Changmin lah yang baru saja memanggil nama Kyuhyun.

"a-ada apa Sunbae?" tanya Kyuhyun ragu

"jangan kaku begitu, sudah lama aku ingin menyapamu, Eunhyuk dan Donghae Hyung sering bercerita tentangmu" ucap Changmin semangat, memang benar TVXQ dan Super Junior sering bertemu di beberapa acara, Eunhyuk dan Donghae sering sekali menceritakan tentang adik terkecil mereka itu membuat Changmin semakin ingin mengenal sosok Kyuhyun.

"apa kalian akan makan siang?" tanya Yunho untuk memecah kesunyian

"n-ne sunbae" jawab Suho, dalam mimpipun dia tidak pernah membayangkan bisa bicara secara langsung dengan kedua member TVXQ itu.

"kalau begitu bagaimana kalau kita makan bersama, kebetulan aku juga sudah sangat lapar Hyung" usul Changmin

"bukankah kau baru saja makan sebelum rekaman?" tanya Yunho heran

"ck, hanya semangkuk ramen tidak akan bisa membuat perutku kenyang Hyung, Kajja tunggu apa lagi!" tanpa menunggu persetujuan Suho dan Kyuhyun namja tinggi itu langsung merangkul kedua namja yang lebih pendek darinya itu, membuat keduanya tidak bisa menolak ajakan Changmin.

.

.

"Oh, Kyunnie, tidak masalahkan aku memanggimu begitu?" tanya Changmin, saat ini keempat namja ini sedang berada di cafetaria SM yang cukup ramai karna sudah memasuki jam makan siang. Tidak mungkin mereka makan diluar terlebih ada Changmin dan Yunho, bisa – bisa keduanya akan dikenali.

"ne, gwenchana" jawab kyuhyun

"kudengar dari Kibum Hyung kau lebih muda darinya, kalau boleh tau berapa umurmu?" tanya Changmin

"21 tahun" jawab Kyuhyun

"Jeongmal?!" tanya Changmin tidak percaya, "kau lahiran 1988?" tanya Changmin memastikan, yang dibalas anggukan polos oleh Kyuhyun, "Aigo, aku tidak percaya ternyata kita satu line, aku juga lahir tahun 1988, bulan apa?" tanya Changmin lagi, namja tampan itu terlihat sangat semangat mengintrogasi kyuhyun.

"Februari" jawab Kyuhyun sambil mengunyah toppokinya.

"Daebak!" sahut Changmin, "aku juga Februari, tanggal 18, bagaimana denganmu?"

"aku lebih tua lima belas hari darimu" jawab Kyuhyun

"Aku tidak menyangka, kukira kau lebih muda dariku, ternyata kita seumuran, benar – benar jodoh!" ucap Changmin semangat sambil tersenyum lebar, Kyuhyun bahkan sempat berfikir apa gigi Changmin tidak kering karna namja tampan itu terus saja tersenyum.

"Aku benar kan Hyung, waktu pertama kali melihat Kyuhyun Hyung juga aku menyangka Kyu hyung seumuran denganku, atau bahkan lebih muda" ucap Suho menimpali

"wajahnya terlalu imut untuk umur 21 tahun" Yunho yang sejak tadi diam akhirnya ikut menimpali, mereka bertiga membicarakan Kyuhyun seolah – olah dia tidak disana bersama mereka.

Drttt, Kyuhyun merasakan smartphonenya bergetar di sakunya, menandakan ada pesan yang masuk, kyuhyun memang sengaja mengubak mode smartphonenya menjadi getar saat rekaman tadi agar tidak mengganggu kalau ada yang menghubungi.

Kyuhyun mengambil smartphonenya dan tersenyum tipis saat melihat nama Siwon Hyung tertera di layar..

'Baby, sedang apa?, apa kau sudah makan?' isi pesan Siwon semakin membuat senyum Kyuhyun semakin lebar. Dengan cepat Kyuhyun membalas pesan Siwon

'aku sedang makan siang, bagaimana dengan Hyung?' balas Kyuhyun

'aku juga sedang makan bersama yang lain, andai saja kau disini bersama Hyung , Oh dengan siapa makan siang baby? Hyung akan merasa sangat bersalah kalau kau makan sendirian'

'aku bersama Suho, dan juga Changmin dan Yunho Hyung' balas Kyuhyun

Kyuhyun mengetuk – ngetuk meja, menunggu balasan Siwon, sudah lebih dari lima menit sejak Kyuhyun mengirim balasan pada Siwon namun namja tampan itu tidak juga membalas pesannya. Kenapa lama sekali, batin Kyuhyun.

Drrrttt Drrttt, Kyuhyun tersenyum senang saat merasakan smartphonenya kembali bergetar, Kyuhyun fikir itu pesan balasan dari Siwon tapi rupanya Siwon justru menelponnya. Kyuhyun menatap ketiga namja yang duduk satu meja dengannya, bernafas lega saat melihat ketiganya masih sibuk mengobrol. "maaf, aku ke toilet sebentar" pamit Kyuhyun

"Oh, apa kau mau ditemani Kyunnie?" tanya Changmin

"a-anny" tolak Kyuhyun langsung, namja manis itu langsung bangun dari kursinya dan terburu- buru berjalan ke toilet yang berada di cafetaria SM itu, Kyuhyun memastikan toilet itu kosong sebelum menerima telpon dari Siwon.

"yoboseo" sapa Kyuhyun

"Baby" sapa siwon langsung dari sebrang line telpon

"kenapa Hyung menghubungiku?" tanya Kyuhyun

"apa kau makan siang bersama Changmin?" tanya Siwon tanpa menjawab pertanyaan Kyuhyun

"ne, bukankah sudah kukatakan tadi hyung, waeyo?" tanya Kyuhyun polos, tidak menyadari nada tidak suka dari suara Siwon

"pulanglah ke dorm sekarang juga" sahut Siwon dingin

"wae? Kami bahkan belum selesai makan Hyung" tanya Kyuhyun bingung

Siwon hanya diam di sebrang sana, tidak mungkin bukan dia mengatakan yang sebenarnya kalau dia cemburu pada Changmin yang sudah jelas memiliki rasa tertarik pada kekasihnya, Kyuhyun terlalu polos untuk mengerti hal itu.

"kalian makan dimana?" tanya Siwon

"cafetaria SM" jawab Kyuhyun

"kalau begitu bersiaplah Hyung akan menjemputmu" ucap siwon

"tapi Hyung, yoboseo Hyung!" panggil kyuhyun, namun tidak mendapat jawaban dari Siwon karna memang siwon sudah mengakhiri panggilan telponnya. "Siwon hyung kenapa sih? Aneh sekali" ucap Kyuhyun bingung.

.

.

Kyuhyun menunggu dengan gelisah di depan gedung SM, sesekali Kyuhyun menggerak – gerakkan dan menghentak – hentakkan kakinya karena bosan yang menderanya, sudah hampir lima belas menit dia menunggu disini, tentu saja dia menunggu Siwon, setelah dia dengan susah payah memisahkan diri dari Yunho, Changmin dan Suho. Kyuhyun bahkan harus berbohong pada mereka kalau tiba – tiba saja dia ada urusan mendadak, Kyuhyun bahkan harus berusaha keras menolak bantuan Changmin untuk mengantarnya.

Ckiittt, sebuah mobil berwana hitam mengkilat berhenti tepat di depan Kyuhyun, Kyuhyun hanya memandangnya sekilas karena merasa tidak mengenal mobil itu, lagi pula kacanya terlalu gelap sehingga Kyuhyun tidak bisa melihat kedalam.

"Oh, Siwon Hyung" ucap Kyuhyun kaget saat mengenali namja tampan yang baru saja keluar dari mobil itu, "kukira Hyung akan datang bersama yang lain" gumam Kyuhyun, yah Kyuhyun kira Siwon akan datang dengan van yang mengantarnya tadi pagi.

Tanpa mengatakan apapun Siwon langsung mengambil tas Kyuhyun dan membantu membawanya, "Kajja" ucapnya sambil menuntun Kyuhyun untuk memasuki mobil itu.

"tapi Hyung, kita mau kemana?" tanya Kyuhyun

"akan kujelaskan nanti" jawab Siwon, "masuklah" ucapnya tanpa mau dibantah, Siwon membukakan pintu mobil untuk Kyuhyun, namja tampa itu juga menjaga kepala Kyuhyun agar tidak terbentur bagian atas pintu mobil.

"Hyung" panggil Kyuhyun begitu Siwon sudah duduk di kursi kemudi, Kyuhyun bisa merasakan ada yang berbeda dengan Siwon, kekasih tampannya terlihat begitu pendiam dan eummm sedikit dingin, apa dia berbuat salah pada siwon?, tanya Kyuhyun dalam hati.

Tanpa menjawab panggilan Kyuhyun Siwon memasangkan sealt belt pada kekasihnya itu, asal kalian tau Siwon tidak sedang marah pada Kyuhyun, Kyuhyun tidak salah apapun, dia justru kesal pada dirinya sendiri yang begitu pengecut, sebenarnya Siwon tidak ingin menyembunyikan hubungannya dengan Kyuhyun, dia ingin mengatakan pada semua orang kalau Kyuhyun adalah miliknya, sehingga tidak akan ada seseorangpun yang akan berani walau hanya sekedar tertarik pada Kyuhyun-Nya, tapi apa?, dia tidak bisa melakukannya, dia tidak bisa mengorbankan hyung dan dongsaengnya dan juga Kyuhyun, kalau fans atau management tau bukan tidak mungkin hal yang buruk akan terjadi pada Kyuhyun.

"Hyung!" panggil Kyuhyun lagi, kali ini lebih keras karna Siwon justru melamun dengan tangan yang tetap memegang kemudi, "apa Kyu punya salah pada Hyung?" tanya Kyuhyun lirih

Argghh, Siwon bodoh kenapa kau membuat Kyuhyun jadi merasa bersalah, runtuk Siwon dalam hati, namja tampan itu menoleh ke arah kekasihnya, menatap mata bulat indah yang menatapnya dengan raut bingung, Siwon menarik dagu Kyuhyun dan mendaratkan kecupan singkat di bibir Kyuhyun, "maaf Baby, Hyung mengabaikanmu, Hyung hanya berfikir kemana Hyung akan mengajakmu makan siang, kau belum sempat makan siang kan?" tanya siwon, sepertinya sekarang belum saatnya menceritakan kegundahannya.

"Isshh Hyung, kukira Hyung marah padaku" rajuk Kyuhyun sambil menatap tajam Siwon, yang justru terlihat begitu imut di mata Siwon.

"jangan begitu Baby, kau terlihat menggemaskan" Siwon mencubit kedua pipi chubby Kyuhyun

"Aishhh, lepas Hyung menyebal ..." KRUYUKKK, Kyuhyun menghentikan ocehannya saat perutnya berbunyi dengan sangat nyaring, sepertinya cacing – cacing diperutnya sudah mengajukan protes.

Siwon tertawa pelan sambil mengacak rambut Kyuhyun yang sekarang wajahnya sudah memerah karena malu, ahh kekasihnya ini manis sekali. "sebaiknya kita pergi sekarang sebelum perutmu semakin protes sayang" ucap Siwon menggoda yang langsung direspon cubitan di lengannya oleh Kyuhyun.

"menyebalkan" gumam Kyuhyun, sedangkan senyum Siwon semakin lebar, melihat Kyuhyun yang merajuk adalah pemandangan yang sangat menyenangkan.

Siwon mulai menjalankan mobilnya meninggalkan gedung SM sebelum kekasihnya benar – benar marah, dan itu adalah hal yang sangat Siwon hindari, bisa – bisa Kyuhyun menyuruhnya tidur di luar.

Dari kejauhan tanpa keduanya sadari seorang namja paruh baya melihat semuanya, saat Siwon menjemput Kyuhyun, membawakan tas Kyuhyun, membukakan pintu bahkan melindungi kepala namja manis itu, walau dia tidak bisa melihat apa yang terjadi di dalam, namun dalam sekali lihat saja siapapun akan tau ada yang berbeda dengan keduanya.

"Sajangnim, mobil anda sudah siap" ucapan salah satu bawahannya itu menyadarkannya dari lamunannya, namja paruh baya dengan sikap angkuh itu lalu mengalihkan perhatiannya dari mobil yang dikendarai Siwon yang semakin berjalan menjauh.

Dengan langkah tegas dan tegap namja paruh baya yang merupakan pimpinan SM Entertaiment itu memasuki mobil mewahnya, dia akan menyelidiki Choi Siwon dan Cho Kyuhyun nanti, kalau kecurigaannya terbukti dia harus segera menyelesaikannya, dia tidak suka pada seseorang yang melanggar peraturannya, dan dia juga tidak suka ada hal sekecil apapun yang tidak berjalan sesuai dengan rencananya, semuanya harus sejalan dengan rencananya.

.

.

"Oh, untuk apa kita kesini Hyung?" tanya Kyuhyun melihat bangunan tinggi dan megah yang menjulang di depannya.

"ikut saja Baby" jawab Siwon sambil mengedipkan sebelah matanya genit ke arah Kyuhyun. Siwon mengambil topi dan syal yang sudah disiapkannya di kursi belakang, "kemari Hyung pakaikan" ucap Siwon, dan langsung memasangkan topi baseball yang sama persis dengan miliknya itu ke kepala Kyuhyun, setelahnya Siwon sedikit merapikan poni Kyuhyun agar tidak menutupi mata. "manis sekali" puji Siwon setelah melihat penampilan Kyuhyun dengan topi dan juga syal pemberiannya, sedangkan dia sendiri hanya memakai topi. Siwon memang sengaja membawa barang – barang itu untuk penyamaran, walaupun tempat yang dia tuju ini cukup aman dan sangat privasi tapi Siwon tidak mau mengambil resiko yang akan membahayakan mereka berdua.

"Kajja" ajak Siwon, dia menuntun Kyuhyun untuk keluar dari mobil, digenggamnya tangan yang lebih kecil darinya itu dengan erat, Kyuhyun sendiri hanya mengikuti siwon karna dia tidak mengerti tujuan Siwon membawanya kesini.

"masuklah" ucap Siwon mempersilahkan Kyuhyun memasuki unit apartemen di kawasan yang cukup mewah itu.

"mwoya?!" tanya Kyuhyun begitu kakinya melangkah masuk ke dalam, dia masih sangat bingung, untuk apa Siwon membawanya kemari? Dan ini apartemen siapa?.

"Kajja" sekali lagi Siwon menggandeng tangan Kyuhyun, membawa kekasihnya ke arah dapur, disana ada meja makan bundar berukuran sedang yang di atasnya sudah tersedia berbagai macam makanan.

"duduklah, Hyung sudah menggagalkan makan siangmu, karna itu Hyung menyiapkan ini semua" ucap Siwon bangga, dia berharap Kyuhyun menyukai kejutan kecilnya ini, selama di mobil tiba – tiba saja Siwon terpikir untuk mengajak Kyuhyun untuk makan siang di apartemennya dari pada di restoran atau cafe, bahkan tanpa sepengetahuan Kyuhyun dia memberi perintah pada ahjumma yang berkerja di apartemennya untuk menyiapkan ini semua.

"tunggu dulu" ucap Kyuhyun, "sebenarnya ini apartemen siapa Hyung?" tanya Kyuhyun

Siwon tertawa pelan, Kyuhyun pasti kaget karna dirinya tiba – tiba membawanya kesini. "ini apartemen Hyung, kau tenang saja sayang, tidak akan ada yang akan memarahi dan mengusir kita dari sini" ucap Siwon dengan nada bercanda.

"m-milik Hyung?" tanya Kyuhyun tidak percaya

"ne, kenapa kau kaget begitu?" Siwon mencubit pipi chubby Kyuhyun yang lucu. "ini memang apartemen Hyung, Hyung sudah membelinya sejak enam bulan yang lalu untuk tempat istirahat" jelas Siwon, dia memang sengaja membeli unit apartemen ini untuk beristirahat disela jadwal padatnya atau untuk menenangkan diri kalau dia sedang suntuk dan butuh waktu sendiri.

"sebenarnya Hyung sangat ingin mengajakmu makan siang di luar, tapi akan berbahaya kalau sampai kita dikenali, karna itu hyung hanya bisa mengajakmu makan disini" sesal Siwon

"Gwenchana, aku sangat senang!" ucap Kyuhyun semangat, dia merasa tersentuh dengan perbuatan Siwon, bahkan disela jadwal padatnya dia bisa menyiapkan ini semua, yah walau Kyuhyun yakin bukan siwon seniri yang memasaknya. "Ahh, aku benar – benar lapar Hyung, apa boleh kumakan sekarang?" pinta Kyuhyun manja

"tentu Baby, Jja buka mulutmu" Siwon langsung mengambil daging dengan sumpitnya dan menyuapi Kyuhyun, "Otte?"

"Heummm Massita" ucap Kyuhyun senang, "Jja Hyung juga harus makan" Kyuhyun mengambil wortel dengan sumpitnya dan menyuapkannya pada Siwon.

"kenapa wortel?" tanya Siwon

"Ohh bukankah kuda memakan wortel" jawab Kyuhyun polos

"kau ini Baby" ucap Siwon gemas, bahkan saat romantis seperti ini Kyuhyun masih bisa menjahilinya, kekasihnya ini memang benar – benar ajaib. "Jja, makan lagi yang banyak" ucap Siwon yang dibalas anggukan samangat oleh Kyuhyun.

.

.

Langit sudah mulai gelap saat Siwon sedikit merapikan apartemennya, siwon memungut beberapa bungkus snack yang menemaninya dan Kyuhyun menonton drama beberapa saat lalu, Siwon baru tau ternyata Kyuhyun menyukai drama, mungkin itulah yang dilakukan Kyuhyun kalau merekasemua sedang ada jadwal.

Sebenarnya Siwon bisa saja membiarkan sampah – sampah itu, toh besok pagi ahjumma akan membersihkan apartemennya, tapi Siwon sangat tidak suka tempat yang berantakan. Lalu kemana Kyuhyun, kenapa dia tidak membantu Siwon, oh itu karna Kyuhyun tertidur tepat di pertengahan drama, dan Siwon sudah memindahkan kekasihnya ke kamarnya agar tidurnya lebih nyaman.

"selesai" ucapnya setelah memastikan bungkus snack terakhir sudah masuk kedalam kantong hitam yang dibawanya, dengan cekatan Siwon mengikat kantong hitam itu dan membawanya ke dapur untuk diletakkan di tempat sampah agar ahjumma membuangnya besok pagi.

"ahh kurasa Baby Kyu akan suka minum coklat panas saat bangun nanti" gumam siwon, dia membuka laci atas yang menyimpan berbagai macam minuman bubuk seperti kopi, susu, dan lain – lain, tapi dia tidak menemukan bukuk coklat, ck bagaimana bisa ada, dia kan tidak pernah minum coklat panas.

"aku akan membelinya sebentar" putus Siwon, lagipula Kyuhyun sedang tidur nyenyak, dan jarak apartemen Siwon dengan mini market hanya lima menit dengan berjalan kaki. Siwon langsung mengambil jaket dan dompetnya di kamar, tidak lupa mencium dahi Kyuhyun sekaligus berpamitan pada namja manis yang masih tertidur pulas itu.

"Hyung pergi dulu sebentar ne" bisiknya sambil mengelus rambut coklat Kyuhyun, setelahnya namja tampan itu pergi meninggalkan apartemennya, tidak lupa dia memastikan pintunya benar – benar terkunci.

Kesunyian langsung melanda unit apartemen mewah itu setelah siwon pergi, namun tidak berapa lama, mungkin hanya sekitar enam menit setelah Siwon pergi pintu kembali terbuka, namun kali ini bukan sosok tampan Choi Siwon yang muncul dari balik pintu, namun seorang yeoja cantik dengan mantel bulu yang mengekat di tubuh rampingnya, sedangkan kedua tangannya sibuk membawa kantong – kantong berisi belanjaan.

"oh apa Oppa sedang disini?" gumamnya saat melihat apartemen yang biasanya gelap saat dia datang itu kini terang benderang. "tapi dimana Oppa?" gumamnya sambil melihat sekelilingnya, mencari keberadaan Siwon, terlihat jelas dari gelagatnya kalau yeoja itu sering datang kemari.

"Ahh mungkin di kamar" gumamnya sambil melangkahkan kakinya ke kamar utama milik Siwon.

"Oppa" panggilnya sambil membuka pintu perlahan, membuat celah kecil agar dia bisa mengintip kedalam. Dibukannya pintu semakin lebar saat melihat gundukan yang tertutupi selimut yang diyakininya adalah Siwon.

"ck, masih terlalu sore untuk tidur, kuganggu saja" ucap Yeoja itu dengan nada jahil, dengan langkah pelan dia mendekati kasur, tangannya bersiap menyibak selimut yang menutupi 'Siwon', rencananya dia akan mengagetkan Siwon sampai Siwon bangun.

"one ... two ... three" gumamnya pelan dan dalam hitungan ketiga dia menarik selimut itu, namun sayangnya bukan wajah tampan siwon yang dilihatnya, namun wajah manis menggemaskan seorang namja yang tertidur sambil memeluk guling. "KYAAAAAAAAAAA" teriaknya reflek namun sesaat kemudian yeoja cantik itu membekap mulutnya sendiri saat melihat si manis itu menggeliat pelan. "mwoya? Nuguya?" batinya sambil menatap Kyuhyun yang masih tertidur lelap, "apa dia teman Oppa?, tapi aigo pipinya chubby sekali" batin yeoja itu gemas saat melihat pipi bulat Kyuhyun yang tempak menggemaskan, tangannya sudah gatal ingin memegang pipi itu, akhirnya dia memilih berjongkok di samping ranjang Siwon sambil memandang namja manis itu intens.

.

.

Siwon berjalan sambil menenteng kantong berisi belanjaannya, rupanya dia tidak hanya membeli bubuk coklat tapi juga beberapa cemilan untuk Kyuhyun, mengingat kekasihnya sangat suka makan, ahh membayangkan mata Kyuhyun yang berbinar saat melihat makanan saja sudah membuatnya senyum – senyum sendiri.

Siwon semakin mempercepat langkanya, dia berharap Kyuhyun belum bangun dan mencarinya. Begitu sampai di depan pintu apartemennya Siwon langsung memasukkan pasword dan pintu pun terbuka. Siwon melangkah masuk dengan santai, namun langkahnya otomatis berhenti saat melihat kantong – kantong yang tidak dikenalinya berada di atas sofa.

"ini ..." gumamnya, lalu pandangannya beralih pada mantel yang tersampir di sandaran sofa. "Choi Jiwon!" pekiknya saat menyadari mantel itu adalah milik adiknya, Siwon langsung meletakkan belanjaannya secara sembarangan dan berlari ke arah kamarnya.

"Jiwon-ah!" pekik Siwon saat membuka pintu kamarnya, dan benar saja adik satu – satunya itu ada di kamarnya, berjongkok di samping tempat tidurnya sambil memandangi Kyuhyun yang tampak tak terganggu dengan penghuni lain yang sedang memandangnya intens. Jiwon pasti akan langsung memberondongnya dengan puluhan pertanyaan, batin Siwon. Benar saja Jiwon langsung mengalihkan matanya yang sejak tadi melihat Kyuhyun kini menatap Siwon dengan tatapan penuh selidik.

"Oppa, siapa dia?" tanya Jiwon to the point

.

.

"jadi dia calon anggota baru Super Junior?!" tanya Jiwon tidak percaya setelah Siwon akhirnya menjelaskan siapa namja manis yang tidur di atas kasurnya. Ck Siwon bahkan dengan susah payah menarik Jiwon keluar kamar untuk bicara, bukan apa – apa dia hanya tidak ingin tidur Kyuhyun terganggu.

"ne" jawab Siwon

"anggota ketiga belas?! Daebak! Sebenarnya SM ingin membuat Boy Band atau tim sepak bola?" ucapnya heboh, ck Jiwon memang benar – benar seperti kembaran Siwon, bukan hanya wajah yang mirip namun sikapnya yang kadang suka heboh itu juga sama persis.

"perlu kuingatkan nona Choi tim sepak bola sebelas orang" sahut Siwon

"memang mereka tidak butuh pemain cadangan, ahh sudahlah lupakan itu tidak penting, lalu kalau dia memang calon anggota Super Junior kenapa dia ada disini? Aku sangat mengenal Oppa jadi jangan berani – beraninya berbohong padaku, seingatku yang pernah masuk kesini hanya aku dan Eomma, bahkan Oppadeul pun tidak tau kalau Oppa membeli apartemen disini" tanya Jiwon penuh selidik

"bukan tidak tau, aku hanya belum memberi tau mereka" ralat siwon

"terserah, tapi bagaimana bisa bahkan namja yang baru Oppa kenal itu sudah Oppa ajak kemari, apa Oppa yakin dia hanya calon anggota Super Junior, atau ada yang lain?" tanya Jiwon lagi, kalau sudah seperi ini Jiwon benar – benar seperti polisi yang sedang introgasi.

Siwon sudah hendak menjawab namun suara lirih khas bangun tidur Kyuhyun menghentikannya, sepertinya Kyuhyun sudah bangun dan kebingungan karna seingatnya terakhir kali dia masih nonton di ruang tengah.

Siwon dengan cepat bangkit, lalu dia menatap Jiwon sekilas, "jangan macam – macam Ji, tunggu disini" ucapnya memperingati yang hanya dibalas senyuman penuh arti Jiwon, yeoja cantik itu tidak buta untuk melihat bagaimana cepatnya reaksi Siwon saat mendengar suara Kyuhyun yang terbangun.

Jiwon menunggu dengan tenang, Siwon cukup lama berada di dalam kamar, entah apa yang dibicarakannya dengan Kyuhyun. Beberapa saat kemudian pintu kamar itu terbuka menampilkan sosok siwon yang tengah menggandeng Kyuhyun yang berjalan di belakang Siwon dengan ekspresi gugup yang sangat terlihat.

Jiwon langsung bangun dari duduknya, yeoja cantik itu langsung menghampiri Kyuhyun dan berdiri di depannya, dan tanpa diduga Jiwon langsung memeluk namja yang lebih tinggi darinya itu. Membuat Siwon dan juga Kyuhyun hanya bisa mematung di tempatnya.

"Anyyeong haseyo, Jiwon imnida" ucapnya memperkenalkan diri dengan nada ceria setelah melepaskan pelukannya dari Kyuhyun. "Siwon Oppa sudah menjelaskan tentangmu, aku sangat senang bertemu denganmu" ucap Jiwon lagi

"N-ne, Kyuhyun imnida" balas Kyuhyun masih dengan kondisi kagetnya

"namamu sangat cocok dengan wajahmu manis sekali, boleh kupanggil Kyunnie Oppa saja?" pinta Jiwon

"boleh" sahut Kyuhyun reflek, baru pertama kali dia bertemu yeoja yang langsung memeluknya di pertemuan pertama.

"Ji, jaga sifatmu, maianhae Kyu Jiwon memang biasa tinggal di luar negeri" sesal Siwon, yang dibalas senyuman Kyuhyun menandakan dia baik – baik saja dengan sikap Jiwon, Kyuhyun bahkan merasa lega, dia kira Jiwon akan menanyainya macam – macam.

"kajja duduk, apa kalian tidak pegal berdiri saja" ucap Jiwon yang langsung dituruti oleh Siwon dan Kyuhyun, "Oppa minggir" ucapnya sambil berdiri di depan Kyuhyun dan Siwon yang sudah dudukdi sofa.

"mwo?" tanya Siwon bingung

"Minggir!, aku ingin duduk di samping Kyu Oppa" usir Jiwon sadis dan langsung mendudukkan dirinya di antara Siwon dan Kyuhyun.

"ck" decak Siwon sebal, tidak di dorm, bahkan disini juga Kyuhyunnya di rebut

"Oppa aigo kulitmu putih sekali, bahkan aku yang yeoja saja kalah" ucap Jiwon kagum

"kau juga cantik Jiwon-ssi" ucap Kyuhyun malu

"kenapa formal sekali, panggil Jiwon atau Ji saja seperti Siwon Oppa" protes Jiwon

"arra" balas Kyuhyun, dia tidak tau lagi mau bicara apa, masih terlalu canggung.

"ohh Oppa boleh aku bertanya satu hal?" tanya Jiwon

"apa?" tanya Kyuhyun

"bagaimana bisa pipi Oppa selembut itu?" tanya Jiwon takjub

"MWO?!" pekik Kyuhyun dan Siwon berbarengan, Kyuhyun bahkan reflek langsung memegang pipinya dengan kedua tangan sedangkan Siwon langsung menatap adiknya dengan tatapan tajam.

"bagaimana kau tau?" tanya Kyuhyun bingung

"ah, tadi saat Oppa tidur, aku memegangnya sedikit" jawab Jiwon polos

"YAK! CHOI JIWON!" pekik Siwon langsung, seenaknya saja adiknya itu menyentuh kekasihnya, "kemari kau!" Siwon langsung menghampiri Jiwon yang dengan cepat berlari menjauhi kakaknya , "apa lagi yang kau lakukan pada Kyuhyun saat aku tidak ada?" tanya Siwon

"tidak ada, tapi kalau saja Oppa datang lebih lama sedikit lagi, aku pasti sudah mencium pipi Kyu Oppa" jawab Jiwon sengaja membuat Siwon semakin kesal.

.

.

"apa Hyung masih kesal pada Jiwon?" tanya Kyuhyun begitu keduanya sudah di mobil menuju ke dorm, sejak tadi Siwon terus saja memasang wajah kesal, Kyuhyun baru tau ternyata Siwon yang manly bisa merajuk juga.

"dia itu seenaknya saja menyentuhmu" gerutu Siwon

Kyuhyun meraih tangan Siwon, beruntungnya mereka sedang berhenti di lampu merah jadi tidak akan berbahaya. Kyuhyun meletakkan tangan Siwon di pipinya, "kenapa Hyung harus marah, Hyung bisa memegangnya juga" ucap Kyuhyun

Siwon tersenyum tipis melihat kekasihnya yang berusaha menenangkannya itu, Kyuhyun itu kekanakan dan kadang sangat tidak peka juga lamban, tapi terkadang dia juga bisa jadi sangat pengertian. "kau benar" ucap Siwon senang, semakin dielusnya pipi chubby Kyuhyun.

"kalau kau kesal kau seperti angry bird Hyung" ejek Kyuhyun

"Mwo?!, dari mana kau tau panggilan itu?" tanya Siwon bingung

"ini" Kyuhyun menunjukkan layar smartphonenya yang berisikan pesan dari Jiwon, mereka memang sempat bertukar nomor tadi, Siwon bahkan heran bagaimana Jiwon bisa cepat akrab dengan Kyuhyun, padahal ini pertemuan pertama mereka.

"ck, aku sudah tau anak itu pasti akan mengatakan yang macam - macam tentangku" gerutu Siwon

"ahh, ada pesan lagi" ucap Kyuhyun begitu smartphonenya kembali bergetar, "hahaha, Jiwon bilang kalau di rumah Hyung senang berkeliaran hanya dengan boxer superman" ucap Kyuhyun

"Yak! Ck, awas saja Choi Jiwon, kalian bersekongkol ya?"

"Anny, tapi Jiwon sangat baik menceritakan banyak hal tentang Hyung"

"iya, hal – hal yang memalukan" kesal Siwon

Kyuhyun hanya tersenyum jahil menanggapinya dan kembali berkirim pesan dengan Jiwon, semua itu tidak luput dari perhatian Siwon walaupun matanya sudah kembali fokus pada jalan di depannya namun sesekali Siwon melirik pada Kyuhyun yang sesekali tertawa membaca pesan dari Jiwon, walau kesal karna adiknya itu membongkar hal – hal memalukan tentangnya dalam hati Siwon merasa lega karna Jiwon menerima Kyuhyun, walau Siwon memang belum mengatakan secara jelas pada Jiwon kalau Kyuhyun itu kekasihnya, tapi Siwon tau Jiwon pasti sudah menyadarinya hubungan mereka lebih dari sekedar teman satu grup.

TBC

Akhirnya kelar juga chap ini, aku mau kasih yang happy – happu dulu kan merek baru jadian hehehe, semoga puas sama chap ini maaf kalau masih banyak kekurangan di sana sini, semoga tidak membosankan, jujur agak aneh karna udah lama gak lanjut hehe. Sampai jumpa di chap selanjutnya.