" The Meaning Of Your Stare "
Sebelumya di " The Meaning Of Your Stare "
" Aku tidak menemukannya . . . ". Koname mulai membuka mulutnya untuk mengomeli temannya untuk mengubah kebiasaannya, tapi niat itu ia urungkan karena Reza melanjutkan kalimat yang dikira Koname adalah jawaban pertanyaannya.
" Tapi aku menyadari . . . " . Koname mendengarkan seksama perkataan Reza.
" Tatapan seorang Jeon Jungkook yang tertuju pada bias ku Park Jimin, gelagat kecil Jungkook-hyung yang tertangkap kamera, menggingatkan ku sesuatu bahwa tatapan itu . . . ". Koname mulai tenang dan tidak berencana memutus kalimat Reza.
" Tatapan Jeon Jungkook adalah . . . ". Reza terdiam sebentar.
Koname tetap diam menunggu kalimat selanjutnya.
" Tatapan sesorang yang . . . "
CHAPTER 1
" . . . Terobsesi akan suatu hal yang ada di pada Park Jimin ".
Koname terkejut atas ucapan Reza tadi, tapi mencoba untuk tetap tenang.
" Ketertarikan Park Jimin pada Jeon Jungkook di waktu debut berbanding terbalik untuk sekarang ". Reza mencoba menerawang kembali kalimat yang pas.
" Sekarang Jeon Jungkook lah yang tertarik pada Park Jimin, bukan tertarik tapi terobsesi akan Park Jimin ".
" Hell no, kau gila kau kira Jungkook- hyung memiliki kelainan, begitu ? ". Sahut Koname ketus, karena merasa tidak percaya akan pernyataan temannya itu.
" Jungkook-hyung tidak memiliki kelainan, hanya saja dari tatapannya mencerminkan bahwa dia terobsesi pada Jimin-hyung ". Jelas Reza.
" Aku tetap tidak percaya, lagipula dari mana kau mendapat pernyataan seperti itu, setauku kau bukan orang yang suka menghujat orang lain dari belakang ". Koname masih tidak percaya, walaupun sudah dijelaskan.
" Karena aku telah memperhatikan mereka berdua, awalnya aku tidak tertarik tapi saat melihat tatapan Jungkook-hyung kearah Jimin-hyung membuatku teringat akan diriku yang dulu.
Flashback
" Kau terlalu berlebihan Reza, Dreamer United yang kau impikan itu tidak mungkin terwujud lebih baik kau lupakan saja " Seorang laki-laki berstatus anak SMP mencoba meyakinkan temannya untuk menghentikan tindakannya.
" Tapi aku yakin hal itu bisa terwujud, kalau kita berusaha itu mungkin terjadi kan ? ". Jawab orang yang dipanggil Reza.
" Kau tau Reza, ini bukan impianmu tapi obsesimu dan semua terlihat jelas dimatamu saat kau menatap orang incaranmu yang ingin kau jadikan member Dreamer United ". Setelah mengatakan itu , orang tersebut pergi meninngalkan Reza yang masih terdiam memikirkan perkataaan orang itu.
Lama berpikir dan tanpa sadar sudah didalam kamarnya sendiri, Reza memperhatikan dirinya dipantulan cermin.
" Tatapan ini . . . ". Sahutnya sambil menggerkan tangannya yang seperti ingin menutup separuh wajahnya.
" . . . tatapan diriku yang terobsesi pada mereka "
Pranggggg
Cermin dihdapan Reza pecah karena ulahnya yang memecah cermin itu dengan tangannya.
" Aku benci hal ini ". Reza tidak peduli dengan tangannya yang berdarah, dai mulai mengekap barang-barang yang berhubungan dengan impiannya dan membakarnya.
" Aku ingin melupakan ini, dan tidak ingin mebuat orang celaka "
Flasback End
" Hoi Reza, apa maksudmu dengan dirimu yang dulu ? ". Lamunan Reza langsung terhenti karena Koname mulai tambah penasaraan.
" Kau kan tau nanti, sudah ya, ada yang harus ku urus ". Reza langsung berlalu pergi meninggalkan Koname yang masih bingung akan penyataan Reza tadi.
.
.
.
" Kau akan tau bagaiman diriku yang sebenarnya bertepatan dengan terungkapnya arti tatapan Jeon Jungkook pada Park Jimin "
.
.
.
Di sebuah tempat khusus untuk berowsing atau kita sebut saja Warung Internet atau WarNet, terlihat seorang remaja yang mebrowsing internet, karena kebanyakan orang yang berada di situ bermain game online, sedangkan dai membuka Youtube dengan kata kunci searching BTS.
" Sudahku kuduga medan yang dibuat nya mengubah atmosfir suasana dan membuat benteng tak kasat mata ". Yang pasti dapat kita tebak adalah Reza yang katanya ingin menyelasikan urusannya yaitu menyelidiki Jimin dan personil BTS lainnya.
" Hahhh. . . . dari hasil pengamatanku hanya satu dugaan yang bisa digunakan bahwa semua personil BTS [tidak termasuk Jimin-hyung] sangat menyukai Park Jimin dan kenyataan bahwa Park Jimin memiliki suatu aura atau sesuatu yang membuat orang sekitarnya tertarik padanya"
Reza menghela nafas berat.
" Tapi tetap saja aku masih tidak paham kenapa hanya Jungkook-hyung yang overprotektif pada Jimin-hyung dan member lain juga terlihat seperti parah tidak dapat melangkah masuk ke area Jimin-hyung, pakah ini karena benteng tak kasat mata yang dibuat Jungkook-hyung atau . . . Arghhh . . . ! , ini benar-benar memuakan ! ". Reza langsung beranjak dari tempatnya membayar biaya internetnya dan pergi dengan rasa kesal dan lelah menuju rumahnya.
" Walaupun sebenarnya aku muak, tapi aku tidak akan pernah berhenti sampai aku mengukap arti dari tatapannya itu harus, karena aku tidak mau . . . "
.
.
.
.
.
.
.
TBC
Gaje ? Aneh ? bingung ? saya juga bingung ini apaaan ? (ditabok readers), anyway, gak tau aku mau ngomong apa ? (digebukin), wokeh kritik and sarannya ya readers, Pai pai ^_^
