" The Meaning Of Your Stare "
Sebelumya di " The Meaning Of Your Stare "
" Aku tidak akan menyerah, itu pasti ".
Matanya menatap kelangit malam yang penuh bintang.
" Ini demi . . . "
CHAPTER 3
" . . . ketujuh orang itu, personil Bangtan Boys ".
Reza memperhatikan layar hp nya yang tengah menampilkan waktu sekarang.
" Sepertinya sudah waktunya aku tidur, kalau aku terlambat besok hanya kesiaangan munkin akan menurunkan gaya kerenku ".
Reza mencoba membayangkan apa yang terjadi jika dia dengan tidak elitenya terlambat masuk kelas hanya karena bangun kesiangan dengan alasan depresi karena menyelidiki biasnya.
" Hiiiiii, Benar-benar tidak keren, aku harus cepat tidur ".
Reza langsung memposisikan tubuhnya senyaman mungkin dikasurnya dan tak beberapa lama langsung terlelap tepat saat hp nya menampilkan sebuah info singkat tentang Big Hit Entertaiment, yang langsung menghilang dalam sekejap, karena pemunculan pemberitahuan yang dalam 5 menit akan terhapus otomatis yang telah diatur Reza.
Big Hit Entertaiment akan mengadakan audisi dibeberapa negara. Audisi ini akan diadakan dinegara terpilih.
Itulah isi pemberitahuan yang tak diketahui sang pemilik hp, yang mungkin akan menjadi kesempatan baginya, tapi walaupun kesempatan sudah terlewat bukan berarti kesempatan kedua tidak muncul kan.
.
.
.
. . . Geobu hal su eobsi gangryeolhan
I neukkime ppajyeo nareul nwasseo
Han dansun hange joha
Nae soge sumeo-itdeon geoshi jigeum nun ddeosseo . . .
Terdengar alaram yang bergema diruangan gelap tanpa cahaya, terlihat seorang laki-laiki menggeliat tak tenang karena suara bising yang diciptakan benda persegi miliknya.
Langsung saja sang korban mengambil benda persegi miliknya, menggeser tombol hijau pada layar, dan . . .
" YAKKK, SYAHREZA DWI ANGGARA MAU SAMPAI KAPAN KAU AKAN TIDUR, AKU SUDAH DI DEPAN RUMAHMU TAU, APA KAU TAU SEKARANG JAM BERAPA ? "
Yang diteriaki masih belum sadar dan hanya melihat jam dindingnya dengan tatapan malas.
" Ini kan masih jam 6 pagi, kenapa kau berisik sekali , Gyn-gun"
Yang disebrang hanya bisa menghela nafas berat.
" Sadarlah Syahreza Dwi Anggara, dan segarkan pikiranmu sekarang juga ". Ucap Gyn-gun dibuat dengan nada selembut mungkin mencoba menahan emosinya, karena ia baru sadar bahwa temannya ini kalu bangun tidur koneksinya lelet.
3 menit
Reza masih memandangi jam dinding
5 menit
Gyn-gun sudah tidak sabar untuk menggebrak rumah Reza.
10 menit
Ekspresi Reza mulai random
13 men . . .
" WOAHHHH, aku terlambat mungkin aku harus memasukan ke catatan sejarah "
Yang diseberang hanya bisa menggelengkan kepalanya atas respon Reza.
" Wokeh, tunggu sebentar Gyn-gun, aku akan bersiap-siap dengan kecepatan andalan ku "
" Hahhh, baiklah yang cepat ya "
Belum sempat Reza menekan tombol merah, ia tersadar akan sesuatu.
" Inikan masih jam 6 pagi dan biasanya berangkat jam 7 kan, berarti masih ada waktu 1 jam kan ? "
" Oh, iya ya, berarti aku kepagian tehehehe . . . "
" Hahhh, kau didepan rumahku kan, lebih baik kau masuk, kuperkirakan kau pasti belum makan, dan pintunya tidak dikunci jadi langsung masuk saja, aku ingin pergi bersiap-siap dulu dank au tunggu di ruang makan "
Gyn-gun hanya diam mendengarkan celotehan panjang temannya, karena dia sedang kelaparan dan adegan teriakannya tadi langsung menghabiskan tenaganya.
" Baiklah, aku segera masuk "
" Wokeh "
.
.
.
Terlihat 2 orang remaja dengan tenang dan diam, menikmati makananya, sampai seseorang mencairkan suasana.
" Oh, iya. Tumben kau, datang pagi sekali, memangnya ada suatu hal besar ? "
Yang ditanyai langsung tersedak, dan dengan sigap Reza memberi minum ke Gyn-gun.
" Kau aneh hari ini "
Gyn-gun mendelik tajam, " Aku tidak aneh dan aku kepagian karena . . . "
" Karena apa ? "
" Ada sesuatu "
Reza hanya menatap Gyn-gun bingung, tapi dia tidak terlalu menggapi sesuatu yang disebutkan Gyn-gun tadi dan menlanjutkan acara makannya denga tenang.
Hihihih, bersiaplah dengan ekspresi random mu saat mengetahu ini, tehehee, batin Gyn-gun sambil mencoba menahan tawanya, yang mungkin akan membuat Reza curiga.
Gyn-gun menormalkan dirinya yang cekikan sendiri, menegok Reza yang ternyata makan dengan tatapan kosong. " Yakk, Reza ?! "
Tak ada respon. Gyn-gun mencoba memperhatikan Reza dengan seksama tepat saat itu matanya mengkap benda persegi atau bisa dibilang ponsel milik Reza yang disandarkan pada gelas, membuat layar benda itu berhadapan langsung dengan Reza.
Merasa penasaran, Gyn-gun beralih dari tempat duduknya ke belakang Reza, seketika Gyn-gun mematung saat melihat sesuatu yang tertampang di layar ponsel Reza.
Your battery is 15% plese charge now. Sebuah pemberitahuan kecil tertampang di layar ponsel Reza yang menandakan daya ponsel lemah, yang membuat ketegangan mereka buyar seketika.
" Reza yang tadi itu nyata ? ". Yang ditanyai hanya mengangguk.
" Ba-bagaimana munkin ". Gyn-gun tergagap-gagap mengetahui tanggapan teman sejawatnya.
" Itu nyata dan bukan bohongan, Gyn-gun ". Jawab Reza dengan nada yang kelewatan datar.
" Tidak mungkin, bagaiman kau menemukannya ? ". Gyn-gun histeris saat mengetahui itu nyata.
" Aku hanya iseng membuka YouTube, dan ternyata muncul hal tadi ". Nada datar dari Reza.
Pletak !
Itu suara Gyn-gun yang memukul kepala Reza, yang membuat yang dipukul balik memukul.
" Sakit tau ". Kata Gyn-gun ketika mendapat jitakan balik dari Reza.
" Kau sendiri juga memukul kepalaku, dasar baka "
" Yak, itu kan refleks respon "
" Refleks hidungmu "
Dan terjadi lah pertempuran antara Gyn-gun dan Reza, sampai pertempuran mereka berlanjut setiba di kelas.
Pletak ! Double attack !
" Oi, kalian sudah gila ya ". Shi Wang In ketua kelas mereka yang sedari tadi mencoba menahan rasa gregetnya untuk memukul kedua bocah ini, karena pertempuran mereka yang keterlaluan heboh.
" Gyn-gun yang gila Wang In, pagi tadi dia memukul kepalaku tiba-tiba "
" Kau saja yang gila, merepon rasa terkejutku sperti mayat hidup ". Sahut Gyn-gun tidak mau kalah.
" Oi, memang apa yang kalian ributkan ? ". Tanya Khairul Ihsan atau kita panggil Ihsan, yang tiba-tiba nyempil di antara mereka.
" Palingan tentang Jeon Jungkookyang cemburu, benar kan ". Yang membuat mereka menatap seorang yang merespon keributan Zidae atau biasa disapa Zidae.
" Tepat sekali ". Jawab Gyn-gun dan Reza.
" Tapi bukan itu yang membuat kami berdua ribut ". Perkataan Reza membuat Zidae ikut bergabung dan juga tepat pada saat itu Zain datang dan langsung ditarik Kazehaya Ikki yang sedari tadi tidur sambil mendengarkan keributan duo GynRez.
" Oi Ikki kenapa menarikku tiba-tiba ". Sahut Zain protes karena baru didepan pintu sudah ditarik oleh Ikki dengan cepat.
" Ayo kita ikutan ngerumpi ". Jawab Ikki, yang direspon Zain dengan helaan napas pasrah ditarik-tarik menuju tempat Reza dan yang lainnya berkumpul.
" Kok, orangnya tambah banyak ". Reza hamper cengo melihat member Dreamer United(Grup boy-band buatan mereka) bergerumbung Di mejanya.
" Sudah abikan, lanjutkan yang tadi ". Ikki benar-benar antusia rupanya.
" Jadi begini pagi tadi saat aku sarapan dengan Reza . . . ". Kalimat Gyn-gun terputus karena suara panggilan yang tertuju untuk Reza yang ternyata adalah suara Akabane Shion, Kim Jong-ran, Yong kyungi, dan Zhang Fang yang membuat mereka berempat langsung ditarik member Dreamer United lainnya.
" Kenapa kami ditarik ? ". Tanya Shion, setibanya di tempat Reza.
" Ngerumpi ". Sahut Zidae.
" Ayo, lanjut yang tadi ". Ikki dalam tingkat antusias tinngi sekarang.
" Oke aku yang lanjutkan, Gyn-gun kau diam ini huluman untukmu jangan coba-coba kau memutus kalimatku ". Ancam Reza sambil mengahkan jari telunjuknya kearah Gyn-gun, yang ditunjuk hanya bisa pasarah.
" Oke, apa kalian kenal Min Yoongi ? ". Tanya Reza pada semua member Dremer United(DreU).
Semuanya mengangguk antusias kecuali Koname yang entah datang dari mana hanya memasang wajah datar dan dihadiahkan lemparan buku dari Reza.
" Memangnya ada apa dengan Suga-hyung ? ". Tanya Koname dengan nada sarkatis. Karena masih kesal denag lemparan buku dari Reza tadi.
" Pagi tadi aku iseng-iseng membuka YouTube dan aku melihat uploud yang terbaru tentang TaeTae-hyung yang sedang diributkan keakrabannya dengan sunbae nya di SM ".
" Lalu apa yang membuat kalian berdua rebut ? ". Tanya Wang In makin penasaran "
" Mataku menagkap adegan Jungkook-hyung mengeluarkan tatapan cemburu ". Jawab Reza.
" Jadi, hanya itu ? ". Tanya Kyungi merasa cerita Reza masih menggatnung seperti fanfic buatan Reza yang tidak pernah tamat.
" Tentu saja tidak, bagian menariknya belum kusebutkan, iyakan Gyn-gun ? ". Tanya Reza sambil melirik Gyn-gun.
" Itu benar yang kami lihat tadi pagi benar-benar mengejutkan ". Jawab Gyn-gun dengan antusias.
" Cepat katakana ". Sahut Jong-ran karena penasaran begitu juga member lain yang mengangguk sebagi respon setuju atas sahutan Jong-ran.
" Suatu adegan yang kami lihat itu . . . "
Semuanya diam mendengarkan denga seksama, tak ingin menggagu momen menegangkan ini
" Sebuah adegan yang membuat mata Jungkook-hyung membola . . . "
Semuanya ingin mendesak agar Reza mempercepat kalimatnya, tapi diurungkan karena takut jika ceritanya tidak dilankutkan dan berakhir dengan pikiran penasaran.
" Sebuah adegan yang membuatJungkoo-hyung cemburu itu . . . "
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
T.B.C
Yey tambah GaJe, authornya sudah gila (abaikan), gak tau mau ngomong apa, kalau gitu Reza cabut dulu , Pai . . pai . . pai ^_^
