.
Orang berkata cinta adalah sebuah permainan.
Namun jika kau mencintai kau harusnya jangan memainkan cinta.
Karena cinta yang dipermainkan akan meninggalkan luka menahun untukmu.
.
NAMJIN'S ONESHOOT COLLECTION
Just enjoy everyone.
..
..
..
Hal yang disukai seorang Kim Seokjin dari Kim Namjoon?
Banyak.
Hal yang dibenci seorang Kim Seokjin dari Kim Namjoon?
Juga banyak.
.
Kim Seokjin sering mengeluhkan kebiasaan buruk Kim Namjoon yang sering mendengkur. Karena, jujur saja dengkuran Namjoon itu bukan hal yang bisa dianggap angin lalu. Bagaimana menurutmu jika kau sedang terlelap dan tiba-tiba saja bunyi gemuruh itu datang? Atau kau yang ingin tidur namun dengkuran itu membuatmu tak bisa tidur? Benar-benar bencana… apalagi di saat badan Seokjin yang remuk redam membutuhkan istirahat setelah perjalanan berjam-jam mereka lalui, Seokjin akan butuh tidur berkualitasnya jika sudah seperti itu. Dan Seokjin akan membenci dengkuran Namjoon.
Tapi kalian tahu? Namjoon itu pandai mengambil hati seorang Kim Seokjin. Namjoon mengalah, mengambil selimut dan bantalnya lalu pergi ke ruang tamu untuk tidur. Meninggalkan pertanyaan di benak Park Jimin yang malam itu seharusnya sendirian saja di ruang tamu. "Loh hyung? Kau ingin tidur disini?" dan Namjoon hanya mengangguk untuk menuju sofa lainnya dan terlelap di ruang tamu malam itu.
Lihat 'kan? Kim Namjoon begitu manisnya. Ia mengerti sekali jika Kim Seokjinnya membutuhkan istirahat lebih dan ia tak ingin menganggu tidur berkualitas kesayangannya. Jadi bagaimana setelah ini Kim Seokjin bisa benar-benar membenci seorang Kim Namjoon?
..
..
Yang lainnya? Ini yang sering Kim Namjoon perbuat kala mereka sedang berada di titik tertinggi hasrat seksualitasnya.
.
"Sudah kubilang berapa kali, Joonie yah! Jangan merusak kemejaku!" pekik Seokjin kesal karena sekali lagi kemeja kesayangannya dirusak oleh tangan beringas Monster kesayangannya.
"Ngh, hyung!" protes Namjoon saat ia yang sedang bersemangat mengecupi wajah sempurna kekasihnya ini terganggu karena sepertinya kekasihnya masih kesal dengan kemejanya yang dirusak Namjoon. "Besok akan kubelikan lagi kemeja yang sama persis seperti kemeja ini." Geram Namjoon dengan suara rendahnya yang sedang menahan hasratnya.
Seokjin? Setelah mendengar Namjoon berjanji seperti itu hanya bisa mengerang binal dan melanjutkan kegiatan panas mereka.
..
..
Kecerobohan Kim Namjoon adalah yang paling Kim Seokjin benci, namun kecerobohan Kim Namjoon terkadang terlihat sangat menggemaskan di mata Kim Seokjin.
.
"Aigoo… sudahlah kau tunggu di luar saja! Sudah berapa kali kubilang, dapur benar-benar tak cocok untukmu."
Dan Namjoon hanya bisa mengerucutkan bibirnya karena merasa tak berguna untuk kekasihnya, ia kemudian berjalan keluar dapur dengan langkah berat dan bahu merosotnya. Hal itu membuat Seokjin terbelah, antara kasihan dan ingin tertawa geli.
"Ya sudah, bantu aku mencuci bahan-bahan saja ya?" Tanya Seokjin dan seketika saja Namjoon berbalik begitu riangnya lalu dengan canggungnya ia memisahkan bahan-bahan mana saja yang akan dicuci di bawah komando Seokjin.
..
..
Dan kalian mau tahu apa yang paling disukai oleh Kim Seokjin dari Kim Namjoon?
.
Kim Namjoon itu pintar –walaupun sedikit ceroboh, dan saat Namjoon yang sedang berpikir adalah hal yang paling disukai oleh Kim Seokjin. Karena Brain Monsternya terlihat begitu sexy sehingga membuat Seokjin ingin melemparkan tubuhnya ke dalam pelukan Namjoon.
Tapi… ada yang diam-diam Seokjin sukai dari Namjoonnya yang orang lain tak tahu, bahkan Namjoon sendiri tak tahu. Sexy Brain Monster yang disukainya masih kalah jauh jika dibandingkan dengan Wild Monsternya.
Sebenarnya… Seokjin sangat menyukai Namjoonnya dengan rambut peraknya yang berantakan dan dengan muka lesunya itu memandangi dirinya yang menyambut Namjoon pulang hanya dengan sebuah kemeja putih kebesaran milik Namjoon. Seokjin menyukai bagaimana, perlahan ekspresi lesu Namjoonnya berubah bagaikan bianatang buas yang ingin menerkam mangsanya.
"Jinseok ah, kau tahu 'kan bagaimana reaksiku setiap melihat kau mengenakan kemejaku?" peringat Namjoon sembari berjalan perlahan ke arah Seokjin yang tersenyum manis dan mengangguk. "Dan kau tahu akibatnya untukmu keesokan harinya?" kembali Seokjin mengangguk. "Baiklah, karena kau mengerti dan kau memahami resikonya dengan baik…"
Namjoon begitu saja menerjang Seokjin untuk melumat kurva indah milik Seokjin yang selalu memuaskan untuk dahaga seorang Kim Namjoon. Bagaimana tidak? Bibir tebal itu benar-benar memuaskan saat Namjoon melumatnya penuh hasrat. Bibir Seokjin itu seakan tercipta hanya untuk Namjoon dan bibir yang menyunggingkan senyuman manis itu membuat hasrat Namjoon membuncah.
Jadi jangan salahkan Namjoon jika saat ini ia mengangkat tubuh Seokjinnya yang hanya berbalutkan kemejanya ke dalam kamar mereka dengan bibir yang masih bertautan. Dan jangan salahkan Namjoon jika sisi liarnya keluar lalu bergerak untuk memuaskan nafsu birahi mereka berdua.
..
..
Seokjin menyukai sensasi Wild Monsternya. Bagaimana tubuhnya dikuasai oleh kekasihnya, bagaimana ia mengerung meminta Namjoon untuk memanjakannya lebih. Seokjin menyukai Wild Monsternya yang mengecupi sekujur tubuhnya. Seokjin menyukai persenggamaan mereka, bagaimana kejantanan Namjoonnya merangsek masuk dan bagaimana ia mendesah putus-putus karena kenikmatan yang Namjoon berikan. Puncaknya… bagaimana cairan hangat itu melambung keluar dan bersarang di tubuhnya, membuat Seokjin yang juga turut mengeluarkan cairannya merasa terpuaskan karena kekasihnya menikmatinya.
Sensasi kenikmatan selanjutnya dari Wild Monsternya? Yaitu bagaimana keesokan harinya, sosok hangat penuh cinta Namjoon itu muncul ke permukaan. Merawat dan melayani Seokjin yang tubuhnya kembali remuk redam oleh Namjoon. Dimulai dari kecupan di kedua pipi dan kening Seokjin, dilanjutkan dengan pelukan hangat dan usapan menenangkan di punggung halus Seokjin. Lalu Namjoon yang membawanya ke kamar mandi, Namjoon memandikannya lengkap dengan segala kecerobohannya yang membuat Seokjin hanya bisa terkekeh geli. Mengeringkan badannya lalu kemudian memasangkan sebuah sweater hangat pada Seokjin, dan terakhir yang paling disukai Seokjin adalah bagaimana Namjoonnya memesankan semua makanan kesukaannya untuk mereka makan dan terkadang menyuapi Seokjin dengan sebuah senyuman manis yang membuat Seokjin semakin dan semakin mencintai Namjoonnya.
..
..
Jadi… wajar saja jika pasangan saling mencintai mempunyai hal yang mereka benci dari pasangannya. Namun mereka tentu akan menerima kekuarangan pasangannya 'kan? Dan membuat kekurangan itu menjadi sebuah keunikan tersendiri dalam hubungan percintaan mereka. Begitulah cara Kim Seokjin mencintai Kim Namjoonnya.
.
.
END
.
.
Hai y'all!
Ini ini Wild Monsternya gegara iseng ngeliat papih di Problematic Men (?)… ada moment RM dengan rambut silvernya dan kemeja kotak-kotaknya dengan kondisi rambut acak-acakan dan bilang "Sehari ini aku tak mengerti apa yang kalian bicarakan…" meski kasian, tapi RM yang kayak gitu seksinya tumpah ruah, tau gak?
Jin dengan kemeja putih? Yuk, lihat Jin di I Need U… duh, itu short pantsnya hilangkan saja~ wkwkwk
Ini sih bisa juga jadi birthday fic buat papih si clumsy kesayangan, walau telat ya…
Terus terus! AWAKE nya mamih! Astaga, suaranya Jin bikin aku sesek… suaranya indah banget…
Ah, sudahlah… aku mau menikmati BTS saja tanpa memusingkan teori mereka~
Bye bye y'all!
..
..
