A BoBoiBoy FanFiction

TauYa

BoBoiBoy © Monsta/Animonsta Studios

Ketika semua genre Fanfic menjadi genre hidup mereka

~*oOo*~

Genre 3 : Drama

Mata Yaya menatap sendu, ingin menangis tapi tak bisa. Ia hanya menatap sang pangeran yang sedang berlatih pedang itu dalam diam sambil bersembunyi di belakang sebuah tiang besar.

Gaun merah mudanya sedikit tertiup angin yang berhembus lembut. Tangan kanannya mengusap wajah anggunnya dengan kasar.

'Apa yang kulakukan? Gawat kalau dia mengetahuinya..'

Hembusan napas panjang keluar dari hidung Yaya. Saat ia hendak berbalik, sebuah suara mengejutkannya.

"Apa yang Tuan Putri lakukan disini?"

"Eh?"

Sang putri sedikit tersentak, lalu tak lama tangannya mengelus-elus dadanya.

"Bisakah kau tidak mengejutkanku, Iwan?" Yaya sedikit membentak membuat sang pangeran menghentikan aktivitasnya dan menoleh pada Yaya.

"Habisnya.. Tuan Putri kelihatan sangat memperhatikan Pangeran Taufan yang di sana." Iwan terkekeh melihat Yaya yang sedikit kesal padanya.

"Aduh~ Istriku ini manis sekali~"

Yaya tersentak saat ada 2 lengan kekar yang memeluknya dari belakang. Siapa lagi kalau bukan Taufan, sang suami.

"Pangeran, bisakah kau juga tidak mengejutkanku?"

"Hehehe.. Yaya, janganlah ketus pada suamimu ini~"

Yaya mendesah pelan, kelakuan suaminya memang bisa membuatnya jantungan.

Yah, walau ia bersikap seperti ini hanya di hadapan orang lain.

"Ah, pangeran.. Saya mohon diri. Saya tidak ingin mengganggu Tuan Putri dan Pangeran.." Iwan pergi dari hadapan Yaya sambil terkekeh-kekeh. Ia pikir, mereka berdua ini manis sekali.

Namun sayangnya tidak.

Mata shappire itu mengekori Iwan sampai sosok tersebut menghilang dari pandangannya.

Dan setelah itu, senyum Taufan menghilang. Ia pun melepaskan pelukannya pada Yaya.

"Cih, pengganggu."

Yaya sedikit berkeringat dingin, perasaan takut menghampiri hatinya. Ia takut, sangat sangat takut.

"Dan kau, Tuan Putri.. Oh, atau kupanggil penyihir saja?"

Yaya ingin mengalirkan air matanya, namun perasaan takut menghalanginya.

"Jangan pernah kau berharap aku akan mencintaimu. Jangan ambil perasaan saat aku memperlakukanmu dengan romantis. Itu hanya dramaku saja, ingat? Jangan lupakan perjanjian kita di hari paling menyebalkan dalam hidupku itu."

Yaya mengangguk kaku. Ia takut untuk menatap shappire yang mungkin menatapnya tajam dari belakang tubuhnya.

"Bagiku, kau hanya hiasan di istana ini. Tidak lebih."

Usai mengatakan hal-hal tersebut, Taufan mendengus kasar dan pergi.

Sedangkan Yaya langsung jatuh terduduk, membiarkan gaunnya mengembang dan kotor terkena lantai. Tangannya yang bergetar menyentuh mulutnya yang juga bergetar menahan isakan. Air mata meluncur mulus di pipinya bak sungai yang mengalir deras.

"Kau... mencintainya? Walau tahu dia mencintai Sang Ratu, istri dari kakaknya?"

"Kak, perasaan ini tak bisa kuhindari lagi walau aku sudah tahu faktanya."

"Walau kau tahu dia juga membenci kaum dari kerajaan penyihir?"

"Tapi jika aku berkelakuan baik padanya, ia akan berhenti membenciku, bukan?"

"Dia bukanlah tipe yang mudah luluh, Yaya.. Dia adalah singa di medan perang. Aku tak bisa membiarkan pernikahan ini terjadi. Aku tak bisa melihat adikku sengsara nantinya."

"Kak, tolonglah. Ini sudah keputusanku yang paling bulat. Aku tak mungkin bisa mundur lagi."

"Tapi Yaya.."

"Kak, Yaya mohon.. Yaya mencintainya. Yaya bahagia akan menikah dengannya. Percayalah kak, semua akan indah pada waktunya.."

Yaya menyeka air matanya. Bibirnya menampakkan senyum menawan. Dalam hati ia sudah bertekad, ia tak akan pernah mundur dan berputus asa. Tekad kuat yang tak bisa dihancurkan oleh apapun.

Karena ia percaya, semua kan indah pada waktunya..

~*oOo*~

Fin Genre 3

~*oOo*~

Ini drama apa bukan sih? X"D Bingung sumpah drama yang cuman 1 chapter itu gimana XDD

Yah, kali ini update kilat (?). Bukan karena apa-apa sih, gara-gara lagi pengen nulis cerita aja. Pure mood lagi bagus.

Makasih buat yang review, aku terharu.. hiks.. Yah, walau review gak mempengaruhi cepat atau tidak updatenya /ngaku dia/, tapi setidaknya bisa memberi saya semangat. Saya kadang ketawa sendiri kalo baca review kalian satu satu XDD

Sekian bacotan saya,

Salam

IntonPutri Ice Diamond