Chapter 4: Friends or Rival ?
KEESOKAN HARINYA……
Kring..kring…kring……..SAKURA….SAKURA….
"Ah itu Sasuke. Ma aku pergi dulu ya" kata Sakura sambil langsung menyambar tasnya
"Pagi Sakura" kata Sasuke sambil tersenyum manis pada Sakura
"Pagi.
Eh kenapa ini kenapa kamu bawa sepeda?" Sakura heran melihat Sasuke
membawa sepeda
(AN: Karena sekolahnya tidak terlalu jauh jadi
biasanya mereka hanya jalan kaki)
"Yup mulai hari ini kita akan ke sekolah dengan sepeda ini. Kamu adalah orang pertama yg kubonceng loh" kata Sasuke sambil bergaya diatas sepeda barunya
"Eh…lalu bagaimana dengan Ino?"
"Emangnya ada apa dengan Ino? Dia bahkan belum tahu kalau aku beli sepeda. Pokoknya kamu yg pertama deh" sahut Sasuke cewek
"Nggak boleh gitu dong , dia dan kamu kan……… ah ayo cepat sudah hampir telat nih"
"Apaan sih aneh. Ayo naik" kata Sasuke
Sasuke mengayuh sepeda sambil membonceng Sakura dibelakangnya
"Wah ternyata naik sepeda itu enak juga ya" Sakura terlihat sangat menikmati
"He…he makanya aku membeli sepeda ini" Sasuke tertawa senang
"Iya, habis bersepeda menyenangkan sih"
Sesampainya di sekolah Sakura menunggu Sasuke memarkirkan sepedanya lalu masuk kelas bersama
DI KELAS 2-G
"Pagi semuanya" kata Sakura sambil melempar senyuman paginya yg membuat para cowok ngiler
"Pagi" kata Sasuke cuek yg membuat para cewek histeris
"Wah kalian masih tetap populer ya" goda Ino
"Ah Ino apa-apaan sih" kata Sakura mulai malu
"Sakura aku mau tanya apa benar gosip itu?" tanya Ino serius
"Gosip apa?" tanya Sakura heran
"Go..gosip bahwa kamu dan Naruto-kun kencan kemarin" kata Hinata pelan (AN: Akhirnya Hinata ngomong juga)
"Oh itu ya. Memang benar sih" kata Sakura cuek
"APA!!!" kata Ino diikuti Hinata (cuman nggak kedengaran suaranya) membuat seisi kelas melirik mereka
"Ino tenang dikit dong semua jadi menatap kemari tuh" Sakura menyuruh Ino tenang
"Ta…tapi kenapa? Lalu bagaimana dengan…." Ino tidak dapat melanjutkan kata-katanya
"Kemarin itu kami kencan karena Naruto berkata akan menjadi kiper kami jika aku kencan dengannya" jelas Sakura
"Ha…Nekat juga tuh bocah" Ino masih terlihat kaget
"Ah Naruto-kun" kata Hinata sambil menunjuk kearah Naruto
"He….he pagi semuanya Uzumaki Naruto sudah tiba"
"Kamu seperti biasa ya Naruto nggak berubah, pagi-pagi sudah berisik" sambut Kiba
Tiba-tiba di depan kelas berdiri seorang cowok dengan mata mirip dengan Hinata
"Hinata ini bekalmu kelupaan" kata cowok itu
"Wah Neji kau perhatian banget dengan adik semata wayangmu ini ya" goda Ino
"Ah pagi Ino, Sakura, Sasuke" kata Neji
"Pagi" balas ketiganya
"Aku pergi dulu ya" seru Neji sambil melangkah pergi
"Oh iya, Naruto jangan lupa ya hari ini pulang sekolah ada latihan" Sakura berkata dari tempat duduknya
"OK…He..he"
"Trus gimana kencan kemarin Naruto?" tanya Kiba penasaran
"Itu…. R-A-H-A-S-I-A" sahut Naruto
"Ah kamu ini" Kiba makin penasaran
TENG…TENG
"OK semuanya tenang kita mulai pelajaran" sahut Iruka sensei (AN: Guru Bahasa Jepang)
Selama jam pelajaran Naruto, Sakura, Ino, Sasuke dan Hinata berada dalam lamunan mereka masing-masing
Kalau Ino tahu aku orang pertama yg dibonceng Sasuke bagaimana perasaannya ya? Apa sebaiknya aku jaga jarak dengan Sasuke saja ya? Gumam Sakura
Sakura bodoh masa kamu nggak tahu perasaan Sasuke padamu. Mana kencan dengan orang lain lagi. Gumam Ino
Bagaimana ini apa sebaiknya aku bilang pada Sasuke-kun dan Ino-chan saja ya kejadian waktu itu? Ah….tapi aku sudah janji pada Sakura-chan. Gimana ini??? Gumam Hinata
Kenapa hari ini Sakura menanyakan Ino ya? Kok sepertinya dia ingin Ino yg lebih dulu tahu tentang sepeda itu? Eh…tunggu jangan-jangan dia pikir aku dan Ino itu….Gumam Sasuke
Ini baru pertama He…he berikutnya aku akan membuat Sakura-chan benar-benar menjadi pacarku Gumam Naruto
SAAT PULANG SEKOLAH DI KLUB SEPAKBOLA…...
"OK jadi seperti itu ya. Ingat kita harus menang di pertandingan semifinal minggu depan" sahut Sasuke
"Tentu saja kita pasti menang"
"Hm… Kalau begitu hari ini sampai disini saja kalian boleh pulang" seru Sasuke
"Bye…bye Kapten, Sakura bye" seru anak-anak klub sepakbola
"Eh Naruto jangan pulang dulu ada yang ingin kubicarakan denganmu" kata Sasuke menahan Naruto
"Oh Ok kamu mau bicara apa?" kata Naruto cuek
"Bisa keluar sebentar? Aku ingin bicara 4 mata" ajak Sasuke
Mereka pun pergi meninggalkan Sakura yg sedang membersihkan ruang klub.
Huf Sasuke mau bicara apa sih dengan Naruto? Mudahan-mudahan mereka nggak berantem coz bisa gawat kalau nanti nggak ada kiper atau kapten Gumam Sakura
"Kamu mau ngapain? Nggak ngajak berantem kan?" kata Naruto yang kelihatan siap tarung
"Bodoh nggak lah, mana mungkin aku mau kehilangan kiper di saat pertandingan semifinal tinggal seminggu lagi" jawab Sasuke enteng
"Lalu mau bicara apa?" Naruto kelihatan mulai serius
"Tentang Sakura" Sasuke mulai serius
"Ada apa dengan Sakura-chan?" tanya Naruto dengan tampang bodoh
"Huh sok akrab amat sih aku saja yang sudah berteman dengannya sejak SD nggak pernah pake –chan" Sasuke mulai kesal
"Kamu memanggil ku bukan hanya masalah nama saja kan?" tanya Naruto
"Yah bukan lah. Aku ingin memperingatkanmu untuk tidak terlalu dekat dengannya" Sasuke menatap mata Naruto
"Memangnya kenapa kalau aku dekat dengannya? Apa hakmu melarangku? Kaukan bukan pacarnya"
"Memang bukan sih tapi dia itu teman baikku aku nggak ingin dia terluka"
"Tenang saja aku nggak akan biarkan dia terluka. Ng… ngomong-ngomong cara bicaramu padaku bukan seperti seorang yg mengkhawatirkan teman baiknya, tapi lebih dari itu. Sasuke jangan-jangan kau….."
"Jangan-jangan apa? Sudah ya aku pulang" kata Sasuke sambil melangkah pergi meninggalkan Naruto
Tiba-tiba dia menghentikan langkahnya
"Eh Naruto jangan lupa ya kamu juga harus berusaha keras di pertandingan nanti. Ingat kita ini memang saingan dalam hal cinta tapi dalam urusan lain kita satu tim" kata Sasuke sambil tersenyum pada Naruto
"Tenang saja aku tahu itu" Naruto membalas senyuman Sasuke
Sasuke menjemput Sakura yg masih di ruang klub….
"Sakura ayo pulang" ajak Sasuke
"Ah… iya. Naruto bye-bye" sahut Sakura sambil melambaikan tangan kearah Naruto
"Naruto duluan ya" sahut Sasuke cuek
"Sakura-chan, Sasuke bye-bye. Sasuke aku pasti akan mengalahkanmu" kata Naruto sambil mengacungkan jempolnya
"Oh iya Naruto, mulai besok aku akan keras melatihmu sampai pertandingan nanti. Jadi siap-siap saja ya he…he" kata Sasuke sambil tertawa sadis
"O…OK Kapten" jawab Naruto gemetaran
Di Perjalanan Pulang…….
"Eh Sasuke-kun sejak kapan kamu jadi dekat dengan Naruto?" tanya Sakura
"Ngg…nggak aku hanya…"
"Kalau kalian sudah dekat bagus deh. Nggak baikkan kalau kapten dan kiper kita nggak saling sapa"
Kembali ke Naruto….
"Aduh sial tas gue ketinggalan di kelas lagi" sahut Naruto
Naruto melewati jalan pintas di depan ruang klub lukis. Disana dia bertemu dengan Hinata
"Loh kamukan Hinata temannya Sakura-chan. Ngapain kamu disini? Belum pulang?" tanya Naruto
"Ng..anu… aku lagi nunggu Neji nii-san" kata Hinata pelan
"Oh kakakmu yang kapten klub karate itu ya?"
Hinata mengangguk pelan
"Eh ini lukisanmu?" tanya Naruto lagi
"I…iya" jawab Hinata malu-malu
"Bagus sekali" puji Naruto
"Te….terima kasih"
"Wah sudah jam segini. Sudah ya Hinata aku pulang dulu bye"
"Bye. Eh Naruto-kun hm semoga menang dipertandingan nanti" Hinata mulai memerah
"Terima Kasih. Kau harus nonton ya" kata Naruto sambil berjalan meninggalkan Hinata
Eh tapikan pertandingan nanti minggu depan, kenapa dia kasih semangat sekarang ya? Gadis aneh…. He…he Gumam Naruto
Walaupun hanya hitungan detik tapi pertemuan dengan Naruto membuat jantung gadis pemalu itu berdebar kencang. Sepertinya dia mulai merasakan cinta pada Naruto.
