Chapter 5: Secret

Beberapa hari menjelang pertandingan……

"Salah Naruto! Aku kan sudah bilang yang tadi itu tipuan, kamu seharusnya membaca mata lawan!" Sasuke sedang mengajari Naruto

"Iya….iya aku tahu" Naruto mulai kesal

Kenapa sih klub ini? Nggak ada pelatih apa? Kenapa aku harus dilatih oleh cowok sialan ini? Gumamnya

"Ka…kapten aku punya kabar bagus" kata seorang anggota klub sambil berlari

"Apa itu?" tanya Sasuke

"Azuma sensei sudah kembali. Sekarang dia ada di ruang guru" kata murid itu lagi

"Syukurlah. Ng…aku mau menemui dia dulu kalian latihan sendiri dulu ya" kata Sasuke

"OK"

"Eh Sakura-chan, siapa itu Azuma sensei?" tanya Naruto

"Azuma sensei itu adalah pelatih klub kita. Dia cuti karena ada urusan keluarga" jelas Sakura

SAAT PERTANDINGAN…..

"Ayo masing-masing terima satu" kata Sakura sambil membagikan handuk putih bertuliskan nama seluruh tim

"Apa ini Sakura?" tanya Kiba

"Itu adalah handuk yang bertuliskan nama masing-masing anggota klub yg dibuat sendiri oleh Haruno Sakura ini loh" jelas Sakura bersemangat

"Asyikkk…wah…ada bau Sakura" kata anak cowok yg lain

"Apa-apaan sih kalian? Ayo cepat berkumpul sudah saatnya bertanding nih" kata Sasuke

Sementara itu dari tribun penonton…..

"KYAAAAA Sasuke" teriak para fans Sasuke

"Sasuke kau harus menang ya" kata Ino bersemangat

"Na…Naruto-kun, Sasuke-kun, Kiba-kun anu se…semoga menang ya" kata Hinata nyaris tanpa suara

"Hinata kalau ngomong itu yg keras dong, mereka nggak bisa mendengarmu" kata cewek yg duduk di sebelah Neji

"Tenten jangan goda Hinata terus dong" kata cowok berambut aneh disebelah Ino

"Iya lebih baik kamu goda kakaknya saja, pacarmu terlihat bosan tuh" kata Ino sambil menunjuk kearah Neji

Ucapan Ino membuat Tenten dan Neji malu, wajah mereka bersemu merah

"Wah asyik ya punya pacar. Huf aku juga ingin pacaran dengan Sakura-san" kata cowok berambut aneh itu

"Kamu kan sudah ditolak Sakura, Lee" kata Neji mengingatkan (AN: Lee merupakan salah satu cowok yg pernah ditolak Sakura. Dia adalah teman baik Neji dan Tenten)

"Chouji jangan makan terus dong" kata Shikamaru

"Hm…disini banyak sekali serangganya bisa kujadikan koleksi nih he…he" kata Shino sambil tertawa dingin

Pertandingan berlangsung seru. Serangan demi serangan mereka lancarkan. Tim Konoha unggul lebih dulu berkat umpan silang Kiba dan umpan lambung Sasuke. Tim lawan berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir namun langsung dibalas oleh gol dari tendangan bebas Sasuke. Mereka menang dengan skor 3:2 dan melaju ke final untuk menantang juara bertahan SMU Suna.

"OK semuanya untuk merayakan kemenangan kita, hari ini aku teraktir kalian makan enak" kata Azuma sensei

"Asyikkk" seru anak-anak klub sepakbola

"Azuma sensei, kami yg jadi suporter ini juga ditraktirkan?" tanya Ino

"Tentu saja ayo" kata Azuma sensei

Mereka semua makan di kedai mie dekat stadion. Tanpa terasa hari sudah mulai gelap sudah saatnya pulang.

"Baik semua sampai disini ya. Hati-hati di jalan" kata Azuma sensei

"Sakura ayo pulang" kata Sasuke sambil mengambil tasnya

"Ah kamu antar Ino pulang saja, aku masih harus ke mini market" kata Sakura sambil melangkah pergi

"Eh tunggu dong, aku temani ya" kata Sasuke sambil mengejar Sakura

"Nggak usah aku bisa sendiri kok, kamu dengan Ino saja ya bye" Sakura meneruskan langkahnya

"Aku bilang tunggu ya tunggu dong. Bahayakan kalau cewek jalan sendiri malam gini" Sasuke terlihat serius

"Sakura-chan akan aku temani kamu tenang saja" Naruto tiba-tiba sudah berada diantara mereka

"Sudah ya Sasuke kamu antar Ino saja biar Naruto menemaniku" kata Sakura sambil meninggalkan Sasuke

Kenapa dia? Kenapa Ino lagi? Gumam Sasuke

Sakura bodoh apa yg dipikirkannya? Gumam Ino

Aduh gimana nih bilang apa tidak ya? Gumam Hinata

"Sasuke sepertinya saingan cintamu kali ini cukup kuat ya" goda Ino

"Ino, aku…." Sasuke tidak dapat melanjutkan kata-katanya

"Sudahlah kamu nggak perlu mengantarku pulang. Aku akan pulang bareng Shikamaru" kata Ino sambil melangkah pergi

"Ah… Ino" kata-kata Sasuke menghentikan langkah Ino

"Apa?"

"Terima Kasih ya" kata Sasuke lagi

Keesokan harinya…….

"Eh Sasuke-kun?" Sakura terkejut melihat Sasuke sudah menunggu didepan rumah, padahal dia sudah sengaja berangkat pagi biar nggak diantar Sasuke

"Kenapa kaget? Ayo naik" ajak Sasuke

Ditengah perjalanan……

"Ng..Sasuke-kun"

"Apa?"

"Ah nggak jadi deh"

"Apaan sih? Kamu aneh deh"

Sakura kembali mengingat kejadian 5 bulan lalu…….

"Huf Ino kemana sih? Hinata ayo kita ke kantin duluan saja" ajak Sakura

"Ta… tapi Ino-chan"

"Dia sudah menghilang entah dimana. Ayo cepat aku sudah lapar nih"

"I…iya"

Ditengah perjalanan ke kantin mereka melihat Sasuke sedang menghapus air mata Ino dengan sapu tangannya di koridor sekolah yg sepi. Sasuke kemudian memeluk Ino dan membisikkan sesuatu padanya. Tidak jelas apa yg dibisikkannya tapi Ino hanya tersenyum.

"Kalau begini apa sebaiknya aku bilang pada Sakura ya?" tanya Ino

"Eh jangan biar aku yg bilang" kata Sasuke dengan wajah memerah

"OK aku tahu kok he…he" Ino tertawa kecil

Sementara itu Sakura dan Hinata yg sedang memperhatikan mereka dari sudut sempit didekat koridor…..

"Eh… Sakura-chan?" panggil Hinata pelan melihat Sakura sedang berjalan balik

"Aku baru ingat bawa bekal dari rumah. Kita makan bekalku saja ya. Jangan ganggu mereka" Sakura melangkah pergi meninggalkan tempat itu

"I..iya baiklah"

Tiba-tiba dia menghentikan langkahnya

"Eh Hinata"

"Ya?"

"Soal kejadian ini jangan bilang siapa-siapa ya terutama pada mereka berdua"

"Eh?"

"Habis Sasuke-kun kan populer bisa gawat kalau ketahuan fans girlnya he..he. Lagian sepertinya mereka ingin mengatakan sendiri pada kita" Sakura berkata dengan tawa yg dipaksakan

"Ba…baik"

"Aku beli minum dulu ya" Sakura mulai berlari kecil berusaha menyamarkan air matanya yg mulai berjatuhan

……………………………………..

"Sakura, hei Sakura" panggil Sasuke

"Eh…." Sakura terbangun dari lamunannya

"Kita sudah sampai, kau lagi lamunin apa sih?"

"Ah nggak. Ayo cepat kita hampir terlambat"

"Pagi Sakura, Sasuke" sambut Ino yg baru sampai dari depan gerbang

"Pagi Ino. Kau masuk bareng Sasuke dulu ya aku harus menyerahkan laporan ini ke kepala sekolah" kata Sakura sambil berlari kecil meninggalkan mereka berdua

"Dia kenapa sih kok jadi aneh?" tanya Ino

"Entalah sepertinya belakangan ini dia seperti menjaga jarak denganku" kata Sasuke sambil menghela nafas panjang

Sementara itu Sakura pergi menyendiri di belakang gudang peralatan sekolah, butir-butir air mata mulai berjatuhan di pipinya

Kenapa Sasuke? Kenapa aku harus jatuh cinta padamu? Kenapa aku harus suka pada cowok yg juga disukai teman baikku sendiri? Sakura tidak dapat menahan air matanya yg terus mengalir deras

Naruto melompati pagar sekolah di dekat gudang peralatan agar tidak dihukum karena terlambat

"Huh sial terlambat deh, mana yang jaga gerbang Ibiki sensei lagi. Kudengar dia guru tersadis di sekolah ini" Keluh Naruto

"Eh itu kan Sakura-chan. Sepertinya dia sedang menangis" Naruto melihat Sakura yg sedang menangis

Naruto menghampiri Sakura……..

"Sakura-chan kau kenapa? Siapa yg mengganggumu?" tanya Naruto perhatian

"Eh….Naruto? Ah nggak aku hanya….." Sakura tidak dapat melanjutkan kata-katanya

"Nggak apa kalau kamu nggak mau bilang. Tapi jangan menangis dong, kamu lebih cantik kalau tersenyum" pinta Naruto

"Dasar gombal" Sakura mulai tersenyum

"Na gitu dong. Karena kamu sudah tersenyum aku berikan hadiah deh"

"Hadiah?"

"Ayo ikut aku" ajak Naruto sambil menarik tangan Sakura

"Ah tapi kita sudah terlambat masuk kelas nih" Sakura melihat arlojinya

"Sudahlah sekali-kali boloskan nggak apa-apa"

Mereka berlari sampai di belakang gedung olahraga lama yg sudah tidak terpakai. Disana ada seekor anak kucing……..

"Miauw….miauw…..miauw"

"Eh anak kucing, lucunya" Sakura jadi ceria lagi

"Tuh serukan he…he" kata Naruto sambil tertawa kecil

"Siapa namanya?" tanya Sakura

"Belum tahu. Ng kamu saja yg kasih nama deh" pinta Naruto

"Ng kalau begitu sebentar kulihat dulu. Wah ternyata dia kucing cowok. Kalau begitu kuberi nama Tatsuya" kata Sakura senang

"Tatsuya? Pacarmu ya?"

"Bukan aku nggak punya pacar kok. Tatsuya itu dari Tatsuya Mizuno di komik Whistle (AN: sekalian promo nih), aku suka banget loh he..he…he" kata Sakura sambil tertawa

Sementara itu di kelas 2-G……

"Yamanaka Ino" Anko sensei sedang mengabsen

"Hadir"

"Haruno Sakura"

"……………."

"Loh dia hari ini nggak masuk ya? Aneh kok nggak biasanya"

"Aburame Shino"

"Hadir"

"Uzumaki Naruto"

"……………"

"Naruto hari ini juga nggak masuk ya?"

Kemana Sakura? Tadi kan aku bareng dia Gumam Sasuke

Aneh nggak biasanya Sakura bolos Gumam Ino

"Eh Kiba, bukannya tadi Naruto bareng kita?" bisik Chouji

"Iya ya, karena takut terlambat dia lompat pagar" bisik Kiba

"Apa dia salah melompat terus pingsan ya?" tambah Chouji

"Bodoh itu kan nggak mungkin, apalagi pagarnya cuma pendek" kata Kiba

Kembali ke Naruto dan Sakura……

Teng…teng….teng

"Eh sudah bel istirahat tuh, ayo kembali" ajak Sakura

"OK… eh Sakura-chan"

"Apa?"

"Tentang kucing ini rahasiakan ya, soalnya gawat kalau ketahuan Ibiki sensei yang galak"

"He…he aku tahu. Kalau begitu ini rahasia kita berdua ya"

Rahasia berdua? Asyik aku ada rahasia dengan Sakura-chan Gumam Naruto

"Naruto ayo cepat nanti kita telat lagi" ajak Sakura

KELAS 2-G….

Sasuke mendekati Ino dan Hinata yg sedang kebingungan mencari Sakura…..

"Dasar Sakura kemana sih padahal tadi dia ada kok" kata Ino kesal

"Bukannya tadi dia bilang ke ruang kepala sekolah? Kok nggak balik-balik sih?" Sasuke penasaran

"Eh…anu" Hinata mengarahkan pandangannya ke jendela kelas

"Kenapa Hinata?" tanya Sasuke

"I….itu kan Sakura-chan dan Naruto-kun" kata Hinata sambil menunjuk ke Sakura dan Naruto yg sedang berlari dari arah gedung olah raga lama

"Kenapa Sakura dan Naruto bisa bolos bareng?" Ino tambah bingung

Sakura dan Naruto akhirnya masuk ke kelas 2-G….

"Sakura kemana saja kamu? Kenapa sama dia?" tanya Ino penasaran

"I….itu RAHASIA" kata Sakura sambil tertawa kecil

"RAHASIA apa sih? Dasar bikin orang cemas saja nggak biasanya kamu bolos" Ino makin penasaran

"Sakura ng… aku sudah belikan makanan kesukaanmu nih" kata Sasuke sambil memberikan kue kesukaan Sakura

"Ah makasih ya, aku memang lapar"

"Hei Naruto kok kamu bisa bolos dengan Sakura?" tanya Kiba

"Wah maaf ya itu nggak bisa ku katakan sama kamu" kata Naruto cuek

"Dasar kamu ini"

Saat pulang sekolah seperti biasa Sakura dibonceng Sasuke pakai sepeda……

"Eh Sakura"

"Apa?"

"Ng…. tadi kenapa kamu bisa bolos?"

"Ah nggak aku hanya lagi jenuh aja"

"Terus kenapa kamu bisa bareng sih Naruto bolosnya?"

"Itu….. ada aja" Sakura sudah sangat mengantuk

"Huh aku makin penasaran nih" Sasuke terus mengayuh sepeda

"Kenapa kamu cemburu ya?" Habis bilang itu dia bobo deh

"I..iya aku cemburu, aku cemburu setiap kamu dekat cowok lain. Karena…karena aku itu su…" Sasuke tidak dapat melanjutkan kata-katanya karena ternyata Sakura sudah tertidur lelap sambil bersandar padanya

"Dasar kamu ini kalau orang lagi ngomong dengar dong, jangan malah tidur. Mana tadi bagian yang penting lagi" Sasuke berkata sambil tersenyum manis melihat Sakura yg sedang tidur