Title : "good bye summer "
Chapter 2
Cast : Lee Donghae X Lee hyuk jae
Genre : School life, Sad, Romance
Rated : PG-17
Author : Rika Andriani
*Summary
Mengatakan bahwa ini momen terakhir untukmu -hyuk
.
sekalipun jika kau menahanku dengan tangisanmu-hae Aku adalah satu-satunya yang berkata tidak dan mengucapkan selamat tinggal -hyuk
.
Aku selalu berpura-pura kuat, tapi aku adalah seorang pengecut, seorang yang tidak memiliki keberanian untuk berada di sisimu dan melindungimu untuk selamanya. -hae
.
Jangan membuat seseorang merasa kehilangan -hyuk
.
Temukanlah seseorang yang sangat mencintaimu, yang tidak bisa melewati satu hari pun tanpamu -hae
.
Kumohon... -hyuk
.
Menyakitkan, kau mencoba menahanku kembali. Tapi aku adalah laki-laki pengecut yang tidak memiliki keberanian untuk memberikan kebahagiaan pada siapapun disampingnya -hae
.
Kumohon ... -hyuk
.
Aku tidak dapat melakukan apapun, kecuali mengucapkan selamat tinggal padamu. -hae
.
Jangan menangis dalam keadaan hatimu yang sakit, karena waktu telah berlalu. -hyuk
.
Jangan merindukan kisah yang bodoh, yang sudah berlalu.. –hae
.
.
.
.
.
.
~Author pov~
One .. Two ... Three ... Four.. One .. Two... Three... Four
"Hoss... " Desah seorang namja manis setelah berlatih ngedance seharian di ruang latihan tanpa penerang itu
"Fighting hyuk-ah ... " Ucapnya menyemangati dirinya sendiri.
One.. Two.. Three.. Four
Eunhyuk kembali meliukkan badannya , Ia mencoba mencari eksperimen baru untuk gerakannya .
BRAKKK...
Tiba-tiba pintu ruang latihan terbuka , Hal itu tidak membuat Eunhyuk terkejut , Sebab bukan sekali ini ia mengalami kejadian yang sama .
"Hae , aku tau itu kau " Ucapnya tak tertarik
"Ahaha , Kau bisa mencium aroma ku Hyuk-ah ? " Canda Donghae yang sama sekali tak mendapat expresi oleh lawan bicaranya .
"Kau terlalu memaksakan dirimu hyuk .." Ucap Donghae yang langsung duduk di sebelah Eunhyuk.
"Aku harus melakukannya, Aku tak ingin mengecewakan Sungmin hyung .."
"Ada apa lagi kau kemari ? Bukankah hari ini latihan mu selesai lebih awal ? " Ucap Eunhyuk kembali membuka pembicaraan .
"Oh' hanya iseng ? " Ucap Donghae tersenyum getir .
"Iseng ? Kau selalu melakukannya setiap aku latihan hingga malam Hae-ah .." Ucap Eunhyuk mengusap peluh yang membasahi sekujur tubuhnya .
Glekk... Donghae sedikit menelan ludahnya "oh' aku lupa , ini ... " Donghae menyerahkan sebotol air
"Cis... Aku tidak membutuhkannya Hae" ucap Eunhyuk.
"Wae ? .. " Ucap Donghae , Sedikit kecewa
"Sungmin hyung sudah memberiku air " Ucap Eunhyuk menunjuk sebotol air yang berdiri mematung di sudut ruangan .
"Kau tidak pulang ?" Tanya Donghae dan meminum air pemberian Sungmin ke pada Eunhyuk.
"Yak! Kenapa kau meminum airku ? " protes Eunhyuk.
"Ini air mu , Aku pulang". Ucap Donghae meletakan air yang ia beli di sudut ruangan dan pergi meninggalkan Eunhyuk sendiri dengan perasaan kesalnya .
~Author pov end ~
.
.
.
.
.
~Donghae pov~
One .. Two ... Three ... Four One .. Two... Three... Four
Suara itu yang terdengar dari luar ruang latihan ini menyenangkan , Melihatnya secara diam-diam seperti ini , Mengintip melalui jendela , Entah apa yang aku pikirkan , Akhir-akhir ini aku punya hobi baru mengintip ' si bodohku' kekekeke
"Hoss... " Desahnya , Setelah berlatih ngedance seharian di ruang latihan yang hanya di sinari oleh sinar bulan .
Sepertinya aku harus bergegas membelinya air ...
BRAKKK...
Ku buka pintu ruang latihan yang menghalangi ku untuk bertemu dengan 'si bodohku' ku lihat tak ad ekspresi terkejut darinya , Memng ini bukan kali pertam aku melakukannya.
Dari semenjak kami mulai latihan untuk acara festival tersebut , Kami mulai dekat satu sma lain , Mungkin karna faktor wktu latihan yang selalu mempertemukan kami.
Ah... Aku patut Berterimakasih pada panitia yang memberi kami waktu latihan bersama .
"Hae , aku tau itu kau " Ucap Eunhyuk tak tertarik
"Ahaha , Kau bisa mencium aroma ku Hyuk-ah ? " Canda ku yang sama sekali tak mendapat expresi oleh nya .
"Kau terlalu memaksakan dirimu Hyuk .." Ucapku membuka pembicaraan dan duduk di sudut ruangan yang penuh kaca ini .
"Aku harus melakukannya, Aku tak ingin mengecewakan Sungmin hyung .."
Deg.. Sakit ? Itu yang ku rasakan Shit... Lagi2 dengan pelatih dancenya itu.. Tuhannn... Sakit rasanya hati ini.
"Ada apa lagi kau kemari ? Bukankah hari ini latihan mu selesai lebih awal ? " Ucapnya berhasil mebuyarkan lamunan ku
"Oh' hanya iseng " Jawabku datar.
"Iseng ? Kau selalu melakukannya setiap aku latihan hingga malam Hae-ah ?" Ucap si 'bodoh' yang memng bodoh dengn ucapannya , Apa dia tidak sadar aku melakukannya karna aku khawatir jika kau pulang terlaru larut ... Ciss... Bodoh
Glekk... Ku mencoba menelan ludah ku yang entah mengapa tenggorokan ku bagai musim kering yang amat sangat kering , Melihatnya menyapu peluhnya Tuhannn... Tolong aku ... Ku mohon Hyuk , Jangan menggodaku ! Sadar Lee Dong hae ..!
"oh' Aku lupa , Ini ... " Ucap ku mengalih kan pikiran 'kotor' di otak ku ini , Menyerahkan air ku beli tadi .
"Cis... Aku tidak membutuhkannya Hae" ucap Eunhyuk yang sukses membuat kening ku mengkerut .
"Wae ? .. " Tanya ku, Dengan kecewa .
"Sungmin hyung sudah memberiku air " Ucapnya menunjuk sebotol air yang berdiri mematung di sudut ruangan .
Deg ..
Lagi-lagi laki-laki itu , Ada apa dengan mu Lee Hyukjae , Jangan sebut nama lelaki itu di depan ku , Aku muak ... Tidak akan ku biarkan kau meminum air dari lelaki lain , Kau tau bagai mana susahnya berlari dari minimarket hanya untuk membeli mu sebotol air ?
"Kau tidak pulang ?" Tanya ku dan meminum air dari pelatih kebanggaannya itu .
"Yak! Kenapa kau meminum airku ? " Ucapnya protes .
"Ini air mu , Aku pulang". Ucap ku meletakan air yang ku beli di sudut ruangan dan pergi meninggalkan Eunhyuk sendiri dengan perasaan kesalnya Dan mebawa lari botol minuman dari lelaki lain .
"Tak akan ku biarkan kau menerima minuman dari lelaki lain 'bodoh' " Batin donghae dengan semiriknya dan melempar botol yang dalam genggamannnya ke tongsampah yang terletak di depannya .
~Donghae pov end~
.
.
.
.
.
.
~Eunhyuk Pov~
BRAKKK...
Ku mendengar pintu ruang latihan ini terbuka jagn tanya siapa , Pasti ikan tengik itu lagi Huuuh ... Kapan ia bisa meninggalkan ku sendiri ? Ayolah Hae-ah , Jika kau di sini aku tak bisa berkonsentrasi terhadap gerakanku .
Entah mengapa akhir-akhir ini ah .. Tidak selama kami mulai latihan bersama-sama aku dan Donghae mulai menjalin hubungan baik. Kadang sifatnya yang Childish membuat ku sedikit rindu pada ikan tengik tampan ini .
"Hae , aku tau itu kau " Sama sekali tak tertarik.
"Ahaha , Kau bisa mencium aroma ku Hyuk-ah ? " Candanya , hah ? Yang benar saja ? Apa aku seekor anjing ? Cis... Dasar ikan tengik .
"Kau terlalu memaksakan dirimu Hyuk .." Ucapnya mulai menganggu ku , Pliss Hae aku baru saja di beri peringatan oleh Sungmin hyung jika gerakan ku kurang energik , Dan sekarang aku harus latihan , Aku tak ingin mengecewakan Sungmin hyung .
"Aku harus melakukannya, Aku tak ingin mengecewakan Sungmin hyung .."
"Ada apa lagi kau kemari ? Bukankah hari ini latihan mu selesai lebih awal ? " Ucapku sengaja agar ia meninggal kan ku, Aku ingin latihan Mr. ikan !
"Oh' hanya iseng " Jawabku datar .
"Iseng ? Kau selalu melakukannya setiap aku latihan hingga malam Hae-ah ?" Ucap ku tak habis pikir dengan jawabannya tersebut , Jujur jika kau terus disini maka konsentrasiku akan terganggu Tuan ikan ! 'Hah ... Percuma saja ' Umpat ku dalam hati .
"Oh' aku lupa , Ini ... " Ucapnya menyerahkan sebotol air .
"Cis... Aku tidak membutuhkannya Hae" Ucap ku
"Wae ? .. " Tanyanya .
"Sungmin hyung sudah memberiku air " Ku tunjuk sebotol air yang berdiri tegak di dekatnya.
"Kau tidak pulang ?"Tanya nya , ciss.. Kenapa bukan kau saja yang pulang Tuan ikan ?
"Yak! Kenapa kau meminum airku ? " Ucapku protes
"Ini air mu , Aku pulang" Ucapnya meletakkan air pemberiannya dan membawa air yang di berikan sungmin hyung untuk ku .
Cis... Benar2 kekanakan dasar ikan tengik. Ucap ku smbil tersenyum senang dan kembali melanjutkan latihan .
~Eunhyuk pov end~
.
.
.
.
.
~Author pov~
#Morning
"Hyuk-ah ..." Panggil hae berlari mendekati Eunhyuk.
"Ada apa Hae-ah ? " Ucap Eunhyuk
"Pulang latihan , Bisakah kita makan Ramyoen ? Mendadak aku ingin makan Ramyoen , Aku tunggu di lorong sekolah ya "
"Kau bisa makan sendiri Hae .."
"Aku ingin makan bersama mu ! Jangan menolak ku " Ucap Donghae meninggalkan Eunhyuk dan mengacak rambut Eunhyuk pelan
"Ciss... Pemaksaan" Cibir Eunhyuk .
.
.
#Night
"Kemana dia ? Apa belum keluar ? Apa jangan dia bersama pelatih mesum itu ? Aiissshhh... Hyuk berhenti membuatku mekawtirkan mu ! " Ucap Donghae dalam hatinya yang sesekali melirik ke belakang nerharap seseorang yang di tunggunya akan datang .
Tiba-tiba sebuah mobil mewah berhenti tepat di depannya .
Deg ...
"A..aa..appa ? " Ucapnya terbata matanya membulat sempurna melihat seseorang yang ia rindukan hampir 8 bulan ini , Lee Kangin adalah appa Donghae yang melarikan diri ke Macau setelah ditipu oleh temannya sendiri saat menjalankan order besar yang mengakibatkan ia harus berhutang dan melarikan diri dari para rentenir yang mengejarnya , Alhasil Donghae terkena imbasan oleh renternir untuk mencari tau appa-nya .
"Masuklah .." Ucap sang Appa membuka jendela mobil dan tersenyum ramah
"Bagaimana bisa...?" Ucap Donghae terpotong dan tampak masih shock
"Aku akan menjelaskan , Dan membawa kabar bagus " Tanpa menunggu Donghae langsung masuk ke dalam mobil sang appa .
"Bagaimana kabarmu Hae ? "
"Buruk , Apa kau tau aku selalu di kejar oleh mereka ! Appa kemana saja kau ? " Ucap Donghae, Sang appa hanya tersenyum mendengar penjelasan putranya .
"Ayo ikut appa ke Macau? Appa baru saja memenangkan penjudian besar-besaran Hae-ah , Dan appa akan berusaha melunasi hutang appa dari sini , Dan kau harus ikut dengan appa , kalau tidak rentenir-rentenir itu akan membunuhmu Hae-ah maka dari itu appa menjemputmu sekarang " .
"Mwo ..? ".
Entah mengapa mata Donghae terasa panas , Dan pandangannya memburam, Tidak ! Dia tidak boleh menangis .
"Jebal Hae-ah , Ikut appa ke Macau , appa akan berusaha memenangkan penjudian selanjutnya dan mencari pekerjaan dan kita akan hidup tenang di Macau , Aku akan menguliahkanmu di Universitas terbaik. Hae-ah kau tak perlu khawatir ". Ucap Lee Kangin meyakinkan anaknya
"Anio... appa , Aku akan disini ! " Ucap hae tegas mencoba menahan tangisnya
"Kau tidak mengerti Hae-ah , Rentenir itu mengancam ku ! Kau harus ikut ! Urus semua surat kepindahan mu , Dan ikut aku ke Macau , appa akan menyiapkan semua keperluanmu tak ada waktu Hae-a "
"Anio... appa , Aku .. " Ucap hae terputus.
"Kau harus Hae-ah ! Harus, Urus semuanya, Aku akan menjemputmu lagi". Ucap Lee Kangin
"..." Donghae hanya diam mencerna semua perktaan sang appa , Tidak ia tidak ingin pergi apalagi meninggalkan Eunhyuk.
"Kau bisa keluar appa masih ada urusan, Hati-hati Hae-ah ". Donghae pun turun dari mobil sang appa dengan ekspresi yang sulit di gambarkan mukanya kusut musan memerah menahan amarah dan tangisannya ? Haruskah ia pergi ?
"Hae-ah..." Panggil Eunhyuk menepuk bahu Donghae
"Ohh , Euhyuk-ah ..." Sahut Donghae menyeka air matanya yang nyaris keluar
"Ada apa Hae ya ? Gwencana ? Kau menangis ? " Tanya Eunhyuk
"Anni.. , Kapan kau tiba" Donghae berusaha mengalihkan pembicaraan
"Hae-a ada apa ? " Tanya Eunhyuk bersikeras menatap Donghae dalam , Ia tak sanggup melihat Donghae menangis seperti ini .
Chu~
Donghae mencium Eunhyuk
~Author pov end ~
.
.
.
.
.
~Donghae Pov~
"Hyuk-ah ..." Panggil ku berlari mendekati si 'bodoh'
"Ada apa Hae-ah ? " Ucapnya ciss... Jawaban apa itu ? Apa dia tidak merindukan ku ?
"Pulang latihan , Bisakah kita makan Ramyoen ? Mendadak aku ingin makan Ramyoen , Aku tunggu di lorong sekolah ya " Ucap ku .
"Kau bisa makan sendiri Hae .." Bodoh , Aku ingin makan berdua bersama mu Hyuk dasar bodoh ! .
"Aku ingin makan bersama mu ! Jangan menolak ku " Ancam ku dan mengacak rambutnya lalu meninggalkannya .
#Night
"Kemana dia ? Apa belum keluar ? Apa jangan-jangan dia bersama pelatih mesum itu ? Aiissshhh... Hyuk berhenti membuatku mengkhawatirkan mu !". Ucap ku sesekali melirik ke belakang berharap si 'bodoh' akan segera datang .
Tiba-tiba sebuah mobil mewah berhenti di depan ku .
Deg ...
"A..aa..appa ? " Ucapku terbata mata ku membulat sempurna melihat appa yang 8 bulan ini entah pergi kemana .
"Masuklah .." Ucap appa membuka jendela mobil dan tersenyum ramah pada ku .
"Bagaimana bisa...?" Ucapku terpotong dan masih shock melihat appa ku yang tiba-tiba muncul dihadapan ku setelah 8 bulan entah kemana, Jujur aku sangat merindukan appa
"Aku akan menjelaskan , Dan membawa kabar bagus " Ucap appa , Aku langsung masuk ke dalam mobilnya .
"Bagaimana kabarmu Hae ? " Ucap appa
"Buruk , Apa kau tau aku selalu di kejar oleh mereka ! Appa kemana saja kau ? ". Ucap ku dan appa hanya tersenyum mendengarnya .
"Ayo ikut appa ke Macau , Appa baru saja memenangkan penjudian besar-besaran Hae-ah , Dan appa akan berusaha melunasi hutang appa dari sini, Dan kau harus ikut dengan appa , kalau tidak. Rentenir-rentenir itu akan membunuh mu Hae-a maka dari itu appa menjemputmu sekarang" .
"Mwo ..? " Sontak aku bersuara , Apa ? Aku harus meninggalkan tempat ini ? Tidak , Aku tidak ingin meninggalkan Eunhyuk , Walaupun nyawaku taruhannya appa dan entah mengapa mataku terasa panas, Dan pandangannya memburam, Tidak ! Aku tidak boleh menangis .
"Jebal Hae-ah , Ikut appa ke Macau , Appa akan berusaha memenangkan penjudian selanjutnya dan mencari pekerjaan dan kita akan hidup tenang di Macau , Aku akan menguliahkan mu di Universitas terbaik Hae-ah kau tak perlu khawatir "Ucap appa meyakinkan ku
"Anio... , Appa Aku akan disini ! " Ucap ku mencoba sekuat tenaga menahan tangis ku.
"Kau tidak mengerti Hae-ah , Rentenir itu mengancam ku ! Kau harus ikut ! Urus semua surat kepindahan mu , Dan ikut aku ke Macau , Appa akan menyiapkan semua keperluanmu tak ada waktu Hae-a "
"Anio... Appa , Aku .. " Ucapku terputus aku lagi-lagi menahan agar tangis ku tak pecah .
"Kau harus Hae-a ! Harus , urus semuanya, Aku akan menjemputmu lagi". Ucap appa
"..." Aku hanya diam mencerna semua perktaan appa , 'Tidak aku tidak ingin pergi meninggalkan Eunhyuk , Tidak appa !'. Berontak ku dalam hati.
"Kau bisa keluar appa masih ada urusan, Hati-hati Hae-ah ". Ucap Appa , Aku segera keluar , Tak ingin menagis di depan appa . Haruskah aku pergi ? Bagaimna ini ? Apa Eunhyuk akan baik-baik saja ? Tidak, Kurasa aku yang tidak akan baik-baik saja , Aku tidak bisa meninggalkannya. Kembali mata ku terasa memanas dan pandangan ku memburam, Karena air mata ku yang mulai mengumpul .
"Hae-ah..." Panggil Hyuk menepuk bahu ku , Sontak menyeka air mata ku
"Ohh , Hyuk-ah ..."
"Ada apa Hae ya ? Gwencana ? Kau menangis ? " Tanya hyuk 'aku harus meninggalkan mu' , Aku tidak baik-baik saja Hyuk-ah tolong aku , Aku menangis karna takut meninggalkan mu . Ucap ku menjawab pertannyaannya dalam hati .
"Anni.. , Kapan kau tiba ". Dusta ku agar Eunhyuk berhenti bertanya
"Hae-ah ada apa ?" Tapi aku salah, Eunhyuk tetap bertanya dan menatap ku dan ...
Chu~
Aku menciumnya , Bibirnya terasa hangat . Kami berciuman di depan lorong sekolah , Tepat pertama kali kami bertemu 'Aku mencintaimu hyuk ' kata ku di dalam hati, Aku tak ingin mengatakannya takut jika ia akan menjauhi ku. Dan aku tak akan pernah sanggup jauh darinya .
Dia melepaskan ciuman kami , Menatap ku dengan ekspresi terkejut , Matanya menatap ku , Seakan menunutut penjelasan dari ini ,
"Eemm... Maaf , Tapi bisakah kita menunda untuk makan Ramyoennya , Tiba-tiba aku kehilangan nafsu makan , Aku pulang " Ucap ku kalut , Itulah yang kurasakan. 'maafkan aku Hyuk '
Akupun pergi meninggalkannya.
~Donghae pov end~
.
.
.
.
.
~Eunhyuk Pov~
"Hyuk-ah ..."Panggil Ikan tengik itu berlari mendekatiku
"Ada apa Hae-ah ? " Ucapku
"Pulang latihan, Bisakah kita makan Ramyoen ? Mendadak aku ingin makan Ramyoen , Aku tunggu di lorong sekolah ya ". Ucapnya
"Kau bisa makan sendiri Hae .." Jawab ku
"Aku ingin makan bersama mu ! Jangan menolak ku " Ucap Donghae meninggalkanku dan mengacak rambut ku pelan .
"Ciss... Pemaksaan" Cibirku Katakkan saja bahwa kau ingin mengajak ku kencan , Dasar ikan tengik .
#Night
"Hyuk-ahh... Bisakah kau menolongku sebentar ? Panggil Sungmin hyung "
"Apa yang bisa ku bantu hyung ? " Ucap ku , Ingin rasanya menolak , karna Donghae pasti sudah menunggu ku di lorong sekolah , Aku tak ingin membuatnya menunggu terlalu lama apalagi cuaca malam ini sangat dingin hah.. Tapi apa boleh buat
"Bisakah kau menyusun bangku undangan , Kami kekurangan tenaga kerja , Apalagi acara Festival itu lusa Hyuk , Aku benar-benar lelah ". Ucap Sungmin hyung
"Baiklah , Kajja". Ucap ku 'maaf Hae-ah , Kau harus sedikit bersabar Hitung-hitung pembalasan karena kau meninggalkan ku sewaktu memotong rumput itu kekekek'
Lelahnya... Aku segera berlari menuju lorongsekolah , Ku lihat Donghae terduduk menundukkan kepalanya .
"Hae-a..." Panggil ku menepuk bahunya
"Ohh , Hyuk-ah ..." Sahut Donghae dan seperti menyeka air matanya , Aku kurang yakin karna lampu di sini tak begitu terang .
"Ada apa Hae-ya ? Gwencana ? Kau menangis ? " Tanya ku, khawatir , Apa preman-preman itu kembali mengejarnya ?
"Ani.. , Kapan kau tiba ". Aku tau Donghae, berusaha mengalihkan pembicaraan.
"Hae-ah ada apa ? " Tanya ku masih meminta penjelasannya dan menatap Donghae dalam . Tuhan... Benar ia menangis Tapi kenapa aku sedih melihatnya yang juga sedih , Hati ku sakit melihat mata senduhnya mengeluarkan air itu .
Chu~
Tiba-tiba Donghae mencium ku ? Apa ? Dia mencium ku ? MENCIUMKU ... Seperti ada gempa bumi di hati ku , Aku cukup terkejut dengan perbuatannya ini bibir Donghae sangat ... Manis
Aku melepaskan ciuman kami , Menatapnya menunutut penjelasan dari ini .
"Eemm... Maaf , Tapi bisakah kita menunda untuk makan Ramyoennya , Tiba-tiba aku kehilangan nafsu makan, Aku pulang " Ucap Donghae meninggalkanku dengan segala rasa terkejutku .
Refleks aku menyentuh bibir ku sendiri .
"Ada apa ? Kau kenapa ? Apa yang terjadi ?Apa karna aku datang terlambat ? Maafkan aku hae-ah" Ucap ku menatap punggungnya yang menjauh.
TBC
Mari kita dengar cuap-cuap dari kami berdua ^^
~Rika Andriani
"Mohon saran dan kritik yang membangun ya reader tersayang , jangan lupa Review , makasih buat sahabat ku yan super yadong (read : NicKyun) yang udah mau ngepost lagi ni ff brutalan , maaf kalok ni ff makin ngaur ya reader " .
~NicKyun
Halooo teman-teman balik lagi ni NicKyun dengan FF nya, Tapi bukan dengan FF NicKyun melainkan ff Sahabat NicKyun. saya cuma membantu ngepost ff nya aja beb .. #ditabok .. Adakah yang nunggu ff buatan NicKyun lagi #Gak ada T.T tenang ini masih dalam pengerjaan kok , Masih tetap FF HaeHyuk donk .
Ogh iia mian kalau ff yang ini agak ngaur bentuk tulisan nya . karena saya sendiri yang edit tapi di suruh sama author nya kok ^^ jadi saya enggak ada merubah alur ceritanya . GOMEN kalau lama post ini ff karena kami berdua lagi sibuk dengan UTS (Ujian tengah Semester) dan ini udah selesai ujiannya makanya kami bisa ngepost ff nya .
Ya sudah selamat membaca :)
