Cuap-cuap time
.
Maap ya readers kalo ffnya lama di lanjutin dari sebelum masehi ampek skarang (? ) soalnya kmren saya udh lnjutin tapi , tiba tiba (jrengg .. Jrengg...) File.a ilang entah kemana , di telan bumi kali ye ? Dan keadaan mood saya yang semakin hari semakin memburuk di karenakan sang suami (read: haehyuk) tak pulang2 dan gak dpat jatah (waakkkssss ) trus dengar kabar dari abang saya kalo bapaknya meninggal (leeteuk) ya saya harus medmpingi suami saya2 lagi2 saya sibuk reader maap ye #di arak2 ke jamban
Makasih buat readers yang masi setia nungguin saya dan haehyuk bercerai .. Ehh
Maksud saya masih setia nungguin kelanjutan ff saya yang gaje dan membingungkan ini dan maksih buat temen,sahabat+sodara saya yang saya sayngi ini mau ngepost ff amburadul ini , penghormatan saya.. (kok jadi pidato , lupakan reader -?)
Maap kalok di ff ini para reader sekalian yang baca agak ngerasa pusing karena POV yang di ulang2 (minum panadol aja reader #digetok reader) karena saya sebagai penulis (eceileh bhasalu thor ) mau menambahkan bumbu2 (lu kira resep masakan ? -,-) "SALAH PAHAM" di setiap povnya gtu , ngerti kagak ? ( Reader: kagak thor) supaya ceritanya gak datar kayak papan triplek Ad yang nanyak juga tak terkecuali yang ngepost ni ff (lirik NicKyun) yang otaknya super yadong orang ke-4 di hubungan saya dan haehyuk -..-
tentang 'ITU' mksudnya ITU apaan sih ? #pasang mukak polos hae
Itu itu yang begitutu kalok gak begitu ya begitu ? Itu mksutnya? #digampar reader
Kepanjangan ya cuap2 saya ? Maaf reader kalau gtu HAPPY READING readers #cium atu2
*Rekomendasi music :
- please don't
98o/Lee Donghae – My everything
Eunhae- Still you
SJ K.R.Y – Let's Not
Henry – I would
FT Island – Madly
Summary
.
.
"mataku dibutakan olehmu, seberkas cahaya yang menghaburkan sinar lain, pendaran cahaya yang kuat" –Donghae
"bayangmu bagaikan kilatan film, sebuah kilas balik" –Eunhyuk
"Aku terjebak dalam labirin di antara ilusimu" –Donghae
"Saat aku merasa bisa meraihmu, tapi saat kuulurkan tangan ini hanyalah udara hampa yang terasa" -Eunhyuk
"Satu – satunya yang tertulis dalam kepalaku hanya dirimu"-Donghae
"Fantasi yang terasa nyata ini mebuatku hampir gila" -Eunhyuk
"Saat aku melangkah mendekatimu, kurasakan debaran dahsyat ini"-Donghae
"Pada saat itu Aku merasakan jantung ini seperti berhenti , Semua terasa berbeda, saat kilauanmu tiba – tiba menghilang" -Eunhyuk
"Udara terasa begitu sesak, begitu sulit bagiku untuk bernafas Kuucapkan sesuatu padamu, meski aku yakin kau tidak peduli"-Donghae
"Aku tahu apa yang akan kau katakan, jangan katakan kata itu. Bola mataku terus bergulir,air mata ku jatuh saat kalimat itu terlontar dari mulut mu" -Eunhyuk
"Aku bahkan tidak mempercayai diri ini Yang membuat mu menangis" -Donghae
"Haruskah aku percaya? Ku harap saat ini hanya mimpi , Kenapa sesakit ini ? Andai semuanya berhenti saat ini "-Eunhyuk
"Walaupun rasanya sakit, bersikaplah seolah tak apa-apa" -Donghae
"Walaupun rasanya ingin menangis, ada cara untuk menahannya"- Eunhyuk
"Walaupun hati ini terluka, ada cara untuk tetap tersenyum"-Donghae
"Hatiku dipenuhi kegelapan Semua keinginan yang ada hancur Semua perlahan akan hilang, kembali menjauh" -Eunhyuk
"Akankah kita akan saling melupakan?" -Donghae
"Hari-hari kembali membosankan" -Eunhyuk
"Cinta seperti ini, akankah ada lagi? "-Donghae
"Bahkan jika rasanya ingin bertemu, kita tak bisa melakukannya -hyuk Betapapun sakitnya, harus bisa menahannya "-Donghae
"Harus terbiasa hidup tanpamu "-Eunhyuk
"esok akan menjadi lebih baik perlahan akan menghilang dan terlupakan "-Donghae
"dan jika tiba-tiba teringat sesuatu hanya kengangan manislah yang akan diingat"-Eunhyuk
"Hari-hari kembali membosankan" -Donghae
"semua ini memang harus dilupakan" -Eunhyuk
"Apa hanya akulah yang menangis mengingatmu ? "-Donghae
"terlalu banyak hal yang mengingatkan pada cinta kita" -Eunhyuk
"bagiku, cinta adalah sesuatu yang menyakitkan" -Donghae
"tapi walaupun sakit, harus bisa menahannya" -Eunhyuk
"dan begitulah, lupakan semua ini"-Donghae
.
.
.
~Author Pov ~
Huffft...
EunHyuk medesah panjang seharian ini ia uring-uringan seperti kehilangn mainnya ia merasa seperti orang bodoh termenung sendiri di sudut ruangan yang penuh kaca ini sambil melihat foto-foto dirinya bersama seseorang .
"Kemana saja kau tuan tengik ? Sudah dua hari kau tak datang sekolah dan latihan ? " Gerutunya Menatap handphone touchscreennya Pikirannya kembali melayang pada malam saat Donghae menciumnya tanpa sadar tangannya menyentuh bibir mungilnya .
Brakk...
Tiba-tiba pintu ruang latihan terbuka .
"Hae-ah ? " Pikir Eunhyuk mulai antusias
"Latihan ? " Tanya seseorang kepada Euhyuk
"Oh' sungmin hyung ? We ? ". EunHyuk harus menelan kekecewaannya
"Kau harus menampilkan kehebatan mu malam ini Eunhyuk jangan lupa , Dan jangan mengecewakan ku arraci ? " Ucap sungmin.
"Oh ' gomawo hyung " Ucap Eunhyuk tersenyum manis kepada sungmin
"Berbenahlah acaranya akan di mulai beberapa jam lagi " ucap sungmin pergi meninggalkan Eunhyuk sendiri .
Eunhyuk kembali memainkan handphonenya mencoba mengirim pesan kepada seseorang.
.
.
.
Festival Time ~
"Kemana dia ? Mengapa tak datang juga ?" Batin Eunhyuk mulai gelisah
"Hae-ah ..." EunHyuk Memanggil Donghae lirih berharap donghae akan segera datang , Lampu ruangan mulai di matikan pertanda acara akan di mulai .
"Bodohh .. Cepat datang kalau tidak kau akan di blacklist " ucap Eunhyuk pada dirinya sendiri sambil sesekali menatap pintu masuk berharap seseorang yang ia tunggu menampakkan batang hidungnya .
Alunan musik pun dimulai Eunhyuk tak bisa menutupi rasa keterkejutannya , Ia sudah sangat hafal pemilik suara ini .
The loneliness of nights alone
the search for strength to carry on
my every hope has seemed to die
my eyes had no more tears to cry
then like the sun shining up above
you surrounded me with your endless love
Coz all the things I couldn't see are now so clear to me
Sendirian di malam sepi
Mencari kekuatan untuk terus
Setiap harapanku tampaknya mati
Mataku tak punya lagi air mata tuk menangis
Lalu seperti matahari yang bersinar di atas
Kau mengelilingiku dengan cintamu yang tak berujung
Karena semua hal yang tak bisa aku lihat sekarang begitu jelas bagiku
You are my everything
Nothing your love won't bring
My life is yours alone
The only love I've ever known
Your spirit pulls me through
When nothing else will do
Every night I pray
On bended knee
That you will always be
My everything
Kau adalah segalanya bagiku
Tak ada cintamu yang tak akan membawa
Hidupku adalah milikmu seorang
Satu-satunya cinta yang pernah kukenal
Semangatmu menarikku terus
Ketika tak ada lagi yang akan dilakukan
Setiap malam aku berdoa
Berlutut
Bahwa kau akan selalu jadi
Segalanya bagiku
**song by : 98o/Lee Donghae – My everything
"Hae-ah..." Lirihnya .
.
.
.
Donghae pov ~
From : Eunhyuk "Tuan bodoh"
Yak! Kemana saja kau , Cepatlah kemari , Festival akan mulai sebentar lagi ! Dasar tengik !
"Haruskah aku pergi ? " Tanya Donghae bimbang di atas ranjangnya membaca pesan Eunhyuk membuat nya rindu kepada si 'bodoh'nya
"Kenapa kau masih mencariku ? Aku sedang berusaha menjauhi mu bodoh .." Cibirnya kepada handphonenya Berharap si pengirim mendengarnya .
Brakk...
"Appa ? .." ucapku terkejut.
"Cepatlah berbenah kita harus pergi malam ini " ucap appa
"Mwo ? Malam ini ? " Ulang ku dengan mata yang melebar
'Tidak ! Aku bahkan belum bertemu hyuk dan meberitahunya' Batin ku
"Ne Hae-a "
"Tidak appa , aku harus menyelesaikan beberapa urusan ku , sebelum pergi , beri aku waktu " ucap ku mengambil matel dan keluat dari flat ku .
'Aku harus bertemu dengan eunhyuk ' itulah yang ad di pikiran ku .
.
.
.
Festival time ~
Aku dapat melihat Eunhyuk dengan wajahnya yang bingung walau keadaan gelap seperti ini , Aku langsung menyerobot mick dan berjalan menju panggung menyanyikan Sebuah lagu yang akan ku persembahkan untuk si 'bodoh' malam ini.
You are my everything
Nothing your love won't bring
My life is yours alone
The only love I've ever known
Your spirit pulls me through
When nothing else will do
Every night I pray
On bended knee
That you will always be
My everything
Kau adalah segalanya bagiku
Tak ada cintamu yang tak akan membawa
Hidupku adalah milikmu seorang
Satu-satunya cinta yang pernah kukenal
Semangatmu menarikku terus
Ketika tak ada lagi yang akan dilakukan
Setiap malam aku berdoa
Berlutut
Bahwa kau akan selalu jadi
Segalanya bagiku
Now all my hopes and all my dreams
are suddenly realit
you've opened up my heart to feel
a kind of love that's truly real
a guiding light that'll never fade
there's not a thing in life that I would ever trade
for the love you give it won't let go
I hope you'll always know
Sekarang semua harapan dan impianku
tiba-tiba menjadi nyata
Kau telah membuka hatiku untuk merasakan
cinta yang benar-benar nyata
Sebuah cahaya penuntun yang tak akan pernah pudar
Itu bukanlah sebuah hal dalam hidup yang akan pernah aku tukarkan
Untuk cinta yang kau berikan ini tak akan biarkan pergi
Aku harap kau akan selalu tahu
You're the breath of life in me
the only one that sets me free
and you have made my soul complete for all time (for all time)
Kau adalah nafas dalam kehidupanku
Satu-satunya yang membebaskan aku
Dan kau telah membuat jiwaku lengkap
Sepanjang waktu (Sepanjang waktu)
You are my everything (you are my everything)
Nothing your love won't bring (nothing your love won't bring)
My life is yours alone (alone)
The only love I've ever known
Your spirit pulls me through (your spirit pulls me through)
When nothing else will do (when nothing else will do)
Every night I pray (I pray)
On bended knee (on my knee)
That you will always be (be my everything)
Kau adalah segalanya bagiku (kau adalah segalanya bagiku)
Tak ada cintamu yang tak akan membawa (Tak ada cintamu yang tak akan membawa)
Hidupku adalah milikmu seorang (seorang)
Satu-satunya cinta yang pernah kukenal
Semangatmu menarikku terus (Semangatmu menarikku terus)
Ketika tak ada lagi yang akan dilakukan (Ketika tak ada lagi yang akan dilakukan)
Setiap malam aku berdoa (aku berdoa)
Berlutut (berlutut)
Bahwa kau akan selalu jadi, jadi segalanya bagiku
Every night I pray
down on bended knee
that you will always be
my everything
oh my everything
Setiap malam aku berdoa
Bertekuk lutut
Bahwa kau akan selalu jadi
Segalanya bagiku
Oh segalanya bagiku Lagu ini untuknya , lagu pertama dan mungkin akan menjadi yang terakhir ,
**song by : 98o/Lee Donghae – My everything
~Donghae Pov End~
.
.
.
Donghae menyanyi tanpa mengalihkan pandangannya dari si 'bodohnya' andai Eunhyuk tau jika ingin rasanya Donghae memeluknya erat , sangat erat sekali untuk saat lagu berakhir ia berjalan mendekati Euhyuk , menarik Eunhyuk-nya dari keramain saat ini.
"Hae-ah ? Ada apa ? Aku harus tampil " ucap Eunhyuk , Terkejut dengan kelakuan ikan 'tengik'nya ini.
"Bisakah kau lebih mementingkan aku untuk saat ini ? " Ucap hae penuh penegasan dan mengencangkan genggamannya dan menarik Eunhyuk
EunHyuk hanya pasrah setelah mendengar kalimat yang Donghae ucapkan , Entah mengapa badannya seperti kaku dan hanya pasrah mengikuti kehendak Donghae .
Mereka berhenti tepat di depan lorong kecil dekat sekolahan mereka , tempat pertama kali mereka bertemu .
"Aishhhh.. Ada apa Hae-ah ? " Ucap Eunhyuk mulai kesal namun Donghae hanya menatap Eunhyuk dengan tatapan yang sulit di artikan, mata teduhnya mulai mengenang air matanya yang akan jatuh.
"Kau baik-baik ..." Belum selesai Eunhyuk menyelsaikan kata-katanya tiba-tiba Donghae memeluk tubuh kurusnya , Seolah tersengat listrik, EunHyuk hanya diam menikmati desiran hangat darahnya dan detak jantung yang tak bisa di katakan normal lagi, Donghae terus bahkan mengencangkan dekapannya
"Ha.. Hae .. Aku sulit berna..." Lagi-lagi ucapan Eunhyuk tergantung.
"Aku akan pergi dari sini " ucap Donghae membuka suara masi berusaha untuk tidak menangis walau hatinya terasa bagai tercabik-cabik.
DEG...
Eunhyuk membeku , lututnya terasa lemas , matanya memanas dan pandangannya mulai memburam mendengar ucapan Donghae
"Kau bercanda hae , itu tidak lucu ... Ciiissss..." EunHyuk mencoba melepaskan pelukan mereka namun Donghae kembali mendekapnya menghirup aroma tubuh Eunhyuk , Aroma yang pasti akan sangat ia rindukan .
"Hanya ada dua pilihan , Aku pergi dari sini dan tak akan kembali lagi , Atau aku tetap di sini tetapi akan pergi untuk selamanya?"
"Hae-ah..." Lirih Eunhyuk dengan suara yang mulai bergetar
"Bantu aku memilih di antara keduanya " ucap Donghae
"Kau akan pergi ? Meninggalkan korea ? We ? " Tanya Eunhyuk dan kini air mata yang berusaha ia tahan keluar dengan sendirinya .
"Oh... " Ucap Donghae menahan tangisannya.
"Huuffttt.. jika ini hanya jebakan mu saja , jangan harap aku akan memaafkan mu Hae ! " Ancam Eunhyuk lagi-lagi tak percaya pada ucapan Donghae .
Chu
Donghae mencium Eunhyuk
.
.
.
Donghae pov ~
Aku menarik Eunhyuk dari keramain tempat ini
"Hae-ah ? Ada apa ? Aku harus tampil " Ucapnya
"Bisa kah kau lebih mementingkan aku untuk saat ini ? " Ucap ku penuh penegasan dan mengencangkan genggaman ku dan terus menariknya .
Aku menyeretnya ke sebuah lorong kecil tepat pertama kali kami bertemu
'Bagai mana aku harus mengatakannya? '
'Harus ku mulai dari mana ? '
'Ku harap hyuk tak akan menangis demi seorang pengecut seperti ku ' Batin ku
"Aishhhh.. Ada apa hae-ah ? " Ucap Eunhyuk mulai kesal aku hanya menatapnya mencoba menahan tangisanku , Aku tak ingin ia melihat ku menagis seperti bayi .
"Kau baik-baik ..."
GREB...
Aku memeluk tubuh kurusnya, kurasakan Eunhyuk sedikit menegang dan aku terus mengencangkan dekapan di tubuh kurusnya ini .
Tuhan ...
Mengapa tak kau hentikan waktu untuk saat ini ? , Aku ingin memeluknya lebih lama lagi. Apa aku harus tetap tinggal di sini ? bersama Eunhyuk ? atau mengikuti kehendak appa ? apa aku egois jika aku tetap ingin disini , Seperti ini. bersamanya ,memeluknya dan menciumnya lagi ?Mengapa ini begitu sulit ? ini menyakitkan , Aku tak bisa menahan dan menyembunyikan ini semua , tapi aku terlalu takut , takut jika ia akan mebenci ku .
"Ha.. Hae .. Aku sulit berna..." Protes Eunhyuk
'Aku pasti akan merindukan mu Hyuk ' jawab ku membatin
"Aku akan pergi dari sini " ucap ku tegas dan aku masih berusaha agar air mata sialan ini tak mengalir di hadapan Eunhyuk
"Kau bercanda hae , itu tidak lucu ... Ciiissss..." Cibirnya sambil mencoba melepaskan pelukanku namun aku kembali mendekapnya menghirup aroma tubuhnya yang amat sangat memabukan bagi ku , gila ... Ini benar-benar membuat ku gila .
"Hanya ada dua pilihan , Aku pergi dari sini dan tak akan kembali lagi , Atau aku tetap di sini tetapi akan pergi untuk selamanya?" Ucap ku Memberinya pilihan yang tak ia mengerti .
"hae-ah..." Lirih Eunhyuk dengan suara yang mulai bergetar
'Ku mohon jangan memanggil ku dengan nada seperti itu hyuk-ah ...' jawab ku membatin
"Bantu aku memilih di antara keduanya " ucapku masih memeluknya dan meminta jawaban atas pertanyaan ku .
"Kau akan pergi ? Meninggalkan korea ? We ? " Tanyanya dengan nada bergetar
'Kau berhasil Donghae , Berhasil membuatnya MENANGIS '
"oh' ... " Ucapku singkat
"Huuffttt.. jika ini hanya jebakanmu saja , jangan harap aku akan memaafkan mu hae ! " Ucap Eunhyuk , tak heran aku memanggilnya bodoh , Apakah aku tampak seperti sedang dalam mood yang ingin bercanda ? Cisss ..
Chu~
Aku mencium bibirnya singkat , Memberikannya kesadaran bahwa 'aku tidak sedang bercanda '
~Donghae Pov End~
.
.
.
Eunhyuk pov ~
Aku menegang saat bibir Donghae menempel menyentuh permukaan bibirku, Hatiku serasa menghangat , Aku menutup mata menikmati bibir manis Donghae
'Apakah ini nyata ? Apakah dia serius?'
Ia menarikku ke dalam pelukannya
'Mengapa harus begini ? '
Aku tak dapat menahan air mata ku menangis di dalam pelukan nya , Tak ku hiraukan bila dia mengatakan ku cengeng dan bodoh tapi apa daya air mata ku tak dapat ku tahan lagi, Entah mengapa ini terasa berat bagiku , Apakah ada yang salah dengan ini ?
"Aku pergi hyuk-ah ... Annyeong..." Ucap Donghae bergetar ia menangis , Tidak kami menangis bersama
"Jadi semua ini benar ? " Ucap ku tak sanggup mendengar jika iya berkata 'iya'
"Mian hyuk-ah ... Jaga dirimu baik-baik , Temukanlah seseorang yang menyayangimu , yang tak akan pernah meninggalkan mu , jangan seorang pengecut seperti ku yang tak bisa bersama mu " ucap hae mengacak rambut ku dan Mengecup rambut ku .
"Saranghae.." Ucapnya berbisik hampir tak bisa ku dengar , lalu pergi meninggalkan ku , aku tak dapat menahannya , tak dapat menggapai, hanya bisa menatap punggungnya yang kian menjauh dari pandangan ku , mata ku kembali memanas , pandangan ku mulai memburam
"Andwe hae-ah ... " Ucap ku lirih terduduk lemas. Aku merasa sesak , merasa hampa , merasa hilang, bagaimana ini bisa seperti ini ? Harusnya aku mengatakan ' Jangan lakukan, kumohon jangan tinggalkan aku, tolong'
'seseorang tolong bangunkan aku dari mimpi ini '
"Nado saranghae hae-a" ucap ku terisak .
~Eunhyuk Pov End~
Harus membiarkanmu pergi bukanlah hal yang semudah yang terucap. Harusnya Aku berbalik sehingga tak dapat melihatmu meninggalkanku. Air matakupun menetes, saat ini aku harus menghapus tangisanku Jika ini memang takdir, maka aku akan menunggu takdir itu berakhir ini hanya perjalanan singkat luka saat ini akan terhapus oleh waktu Aku akan mendekap keharumanmu yang tersisa , keharumanmu yang menyejukkan ku –Eunhyuk
Tidak pernah ada yang membuat ku hancur selain membiarkan mu menangis sendirian , Tidak seorangpun yang kuinginkan selain kamu , Tidak ada seorang pun yang membuat ku begitu lemah , Menangis seperti bayi , Membuat ku sangat jatuh terhadap pesonamu maafkanaku meninggalkan mu dan membuatmu menangis karena aku bodoh . Aku harap kau akan bahagia, maka dari itu mari untuk kita tidak bertemu lagi –Donghae
-the end-
Huaaaaa ... Maap reader kalok ff ini endingnya makin ancur dan sarap, ngaur, gaje -" , sengaja saya ngasih lirik dan arti dari lagunya 98o/Lee Donghae – My everything karena saya suka banget dengan arti dari lagu ini , dalam banget . makasih yang sebesar-besarnya saya ucapi untuk sahabat saya (read : NicKyun) yang mau ngepost ini ff dan juga para readers yang udah ngebaca plus mengomentari ff ini ,
kritik dan saran kembali saya tagih (?) Untuk dapat membantu saya karna saya di sini juga masih dalam tahap BELAJAR , maap jugak yang kecewa kalo gak ad adegan 'ITU' saya belum cukup ilmu untuk ngebuat ff yang 'ITU' nntik setelah saya praktek dengan haehyuk , mka saya akan ngepost ff yang 'ITU' jadi lebih akurat dan berpengalaman (?)
Saya akhiri wabilahitaufiq hidayah asallammualaikum
Muaaahhh Sampai jumpa di ff saya selanjutnya
Annyeong #bow
