Hogwarts university
Hay , saya kembali lagi dengan fict ini ^_^
makasih buat yang udah bersedia meng - review fict ini
makasih banget ya , ya , ya ^_^
Pairing : Hermione & Draco
Genre : Romance
Disclamer : J K Rowling
maaf ya jika ada typo dan sebagainya ^_^ harap maklumin aja
Esok nya di kampus sambil menenteng jaket kulit milik Draco Hermione mencari pemuda tersebut yang ternyata sedang asyik bermain catur bersama seamus finnengah
"hay Draco , seamus " sapa Hermione
"hay Hermione " balas seamus
"ah , hay mione ada apa ?" Tanya Draco
"hanya ingin mengembalikan jaket milik mu semalam , tertinggal di rumahku " kata Hermione pipi nya merona merah , mr dan mrs. Granger pulang dari California membawa kabar buruk
"kami tau tapi ini tuntutan kerja mione " ujar ibunya
"bagaimana dengan kuliah ku ?" Tanya Hermione
"kemungkinan besar kau akan bersekolah di brown university dan Alex di high school di daerah sana " ujar dad nya
"tak bisakah di tunda , setidak nya hingga aku selesai skripsi saja please , ujian ku sudah dekat tinggal ikut turun langsung mencoba perkerjaan nya dad mum " kata Hermione di sambut setujuan Alex
"akan kami konfirmasi dear , ini adalah misi kehidupan di sana " kata ibunya dengan nada lembut , Hermione membuka email nya dengan Draco
MalfoyDLM
Hey kau kenapa , apa ada masalah ?
MioneHG
Kau tau dari mana aku ada masalah
MalfoyDLM
Itu kebiasan mu mione selalu membuka email tapi memintaku untuk duluan
MioneHG
Bayangkan saja jika aku pindah ke Australia sebentar lagi bagaimana kau di sini ?
MalfoyDLM
Kau takkan pergi aku jamin itu mione
MioneHG
Kau percaya diri sekali aku takkan pergi
MalfoyDLM
Karna aku yang akan mencegah kepergian mu
Hermione termenung melihat email balasan dari Draco jawaban yang ia tak duga – duga malah keluar dari mulut teman cowok nya tersebut 'apa mungkin ia memiliki perasaan itu ' batin Hermione bergejolak tak karuan
"hey sist , kau kenapa ?" Tanya Alex tapi Hermione masih saja mematung tak karuan akhir nya karna tak sabar Alex mengambil handphone kakak nya saja dan ia terpekik kaget melihat isi nya tepat di akhir balasan Draco tadi
"jangan bilang kalian memang berpacaran " ujar Alex histeris tak karuan
"tidak kami tidak pacaran dan Alex itu privasi kau mengerti " jawab Hermione
"terserahlah apa katamu tapi yang pasti ini menandakan ia tak ingin kau jauh dari dirinya , lihat saja sist cepat atau lambat kau pasti akan jatuh cinta dengan Draco siapa sih yang tak menyukai Draco , ia pria tampan , putih , sang cassanova ¸kaya , pintar , matanya tajam badai ¸rambut pirang nya yang menutupi dahi nya , wajah nya runcing dan terlebih lagi ia akrab dengan mu " kata Alex
"tapi banyak anak cowok yang dekat dengan ku " balas Hermione
"memang siapa saja ?" Tanya Alex menantang
"ada ron , seamus , Dean , Blaise , Theo , cedric , Oliver dan Harry "ujar Hermione mantap
"kau lupa , ron sudah memiliki lavender , Dean dengan padma , Blaise dengan Luna , Harry Daphne , Theo dengan parvatil , seamus dengan anak jurusan HI lain nya tapi aku tak tau soal cedric maupun Oliver okay " jawab Alex histeris sekali kedengaran nya
"kau berlebihan Alex , dan sebaik nya kau keluar sana aku mau tidur " ucap Hermione .
pagi harinya Hermione tak keluar dari kamar nya membuat Jean Granger meminta Alex untuk membangunkan kakak nya tersebut yang dimana sangat jarang – jarang bangun kesiangan , Alex membuka pintu kamarnya melihat Hermione menutupi seluruh badan nya dengan selimut ia menarik selimut tersebut dan foila terdengar seruan dari Hermione sendiri
"kau lancang sekali ¸ Alex aku hari ini tak mau kuliah dulu " ujar Hermione membuat Alex harus membekap mulut kakak nya terlebih dahulu , lalu memegang dahi Hermione
"aku mengerti kenapa kau tak mau kuliah dulu mione , badan mu amat panas dan ku yakini kau pusing dengan muka pucat seperti itu " ujar Alex "bisa kau hentikan ocehan tidak jelas mu Alex" gumam Hermione tapi sayang nya masih bisa terdenggar oleh Alex
" bagaimana jika ku panggilkan dokter , kau harus minum obat oh , tidak panggil Draco , ia kan adalah obat paling mujarab untuk mu " kata Alex di sambut
"KELUAR DARI KAMARKU ALEX WILLIAM GRANGER " teriak Hermione sambil melempar buku – buku yang ada di dekat nya membuat Alex menjerit sakit karna tanpa sadar yang mengenai kepalanya adalah buku 'seribu satu cara menghadapi adik nakal ' yang tebal nya jangan kau Tanya .
Draco heran tak melihat Hermione sejak pagi di kampus biasanya di manapun tempat di kampus Draco pasti bisa menemukan si gadis ikal jenius Hermione Granger tapi ini tidak Draco berpapasan dengan Luna
"Luna apa kau tau di mana Hermione ?" Tanya Draco
"mencari pacarmu rupanya " ujar Luna lalu terkikik sedikit Draco menyeringit heran
"aku dan Hermione hanyalah teman tak lebih "ujar Draco
"okay sory Draco , tapi hari ini Hermione tak masuk kuliah hari ini " ujar Luna
"memang ia kenapa ?" Tanya Draco raut wajah nya sudah mulai khawatir dengan keadaan Hermione
"tenang saja tak usah panic seperti itu , Alex bilang kepadaku Hermione hanya demam biasa dan sedikit pusing " ujar Luna
"oh , ok Luna aku duluan bye " kata Draco , Luna mengangguk dan tersenyum ramah , Draco duduk di bangku taman ia email Hermione
MalfoyDLM
Kenapa kau tak kuliah ?
MioneHG
Aku sedang sakit di rumah
MalfoyDLM
Okay , aku tau kau sakit tapi kenapa kau tak bilang kepadaku ?
MioneHG
Itu bukan urusan mu kan Draco Malfoy ?
Balasan email Hermione membuat ia tak berkutik dengan jawaban Hermione . di rumah Hermione sebal dan merasa bersalah kepada Draco 'harusnya aku tidak membalas perkataan seperti itu , Draco pasti marah besar ' rutuk Hermione dalam hatinya lalu ada sms dari Draco .
Jika kau sudah sembuh , mala mini temui aku di café tempat biasa kita bertemu jangan paksakan dirimu .
Draco
Hermione membalas sms tersebut .
malam nya ia memakai mantel merah marun milik nya dan berangkat menuju café , ia berdiri di depan café tersebut café tempat biasa ia habiskan waktu hanya untuk bertemu dan berseda gurau bersama Draco Malfoy sendiri café yang penuh dengan kenangan , ia menarik nafas nya dan masuk menemukan Draco sudah duduk manis dengan mantel hijau zambrut milik nya sendiri sedang menyesap kopi , Hermione duduk di hadapan Draco sedikit cangguh sebenar nya dan merasa takut
"pesanlah dulu " ujar Draco sedikit dingin walapun sebenar nya Draco cangguh banget saat ini (deg – degan ) , Hermione memesan cappuccino seperti biasanya selesai minum Draco mengajak Hermione ke taman yang kini banyak lampion nya di sana Draco berbicara
"aku tak ada maksud apapun untuk bilang ini kepadamu , aku hanya merasa " Draco menarik nafas nya
"maukah kau menjadi pacar ku karna aku merasa kini aku sedang jatuh cinta kepadamu ?" Tanya Draco tanpa basa – basi membuat Hermione terpaku lalu memeluk Draco dengan erat nya
"walaupun kau pergi ke new York kita masih bisa berhubungan mione " ujar Draco pelan di sambut anggukan Hermione dengan bersemangat
"dari mana kau mendapat kebenarian mengungkapkan perasaan mu kepadaku ?" Tanya Hermione Draco mulai bercerita tentang kejadian tadi siang saat di café .
Draco sedang makan siang di café Knight ' s , ada Alex yang saat itu juga baru masuk dan mereka makan sambil mengobrol bersama Alex menceritakan tentang kepindahan mereka yang sebentar lagi saat , Alex menceritakan betapa ia sangat merestui kakak satu – satunya dengan Draco membuat Draco terperanga , Draco merasa inilah saat yang tepat kapan lagi coba mengutarakan perasaan hatinya jika Hermione mau ke new York sebentar lagi .
Hermione melepaskan pelukan nya dari Draco dan angkat bicara
"aku tak pernah mengira jika semua ucapan Alex itu benar " kata Hermione
"ucapan Alex mengenai apa ?" tanya Draco penasaran sambil mencium pipi milik pacar baru dan pertaman nya (para readers syok banget )
"Mengenai kita , Alex bilang bahwa kita saling mencitai dan sering berbicara kita akan berpacaran " ujar Hermione
"ternyata keyataan kan kita kini berpacaran " ujar Draco mempersempit jarak di antara mereka , di malam penuh salju di salah satu taman di inggris ada sepasang kekasih yang baru saja merasakan manis nya jatuh cinta.
Esok hari nya Draco jadi sering menjemput Hermione dengan motor sport milik nya sendiri hingga tibalah hari Hermione pergi sekeluarga untuk misi kemanusiaan di new York , Draco mengantar Hermione di bandara
"apa kau mau menunggu ku di sini di tempat yang sama selama kita kenal satu sama lain " ujar Hermione , Draco mengangguk dan memeluk Hermione dengan erat
"jika aku kembali ke inggris dan kau sudah menikah atau bertunangan jangan harap aku akan mengingatmu lagi drake " ujar Hermione kembali memeluk Draco dengan setetes air mata ke luar dari manic hazel indah milik nya lalu Alex berbicara 4 mata dengan Draco mengenai Hermione
"jika kau mencampakan kakak ku , kau akan tau akibat nya Malfoy ingat itu jangan pernah buat kakak ku menangis walau Cuma sekali " kata Alex tegas , Draco mengangguk
"perjanjian antar lelaki ¸jika kau mengingkari nya kau akan tau akbibat dari perbuatan mu " bisik Alex tajam , lalu keluarga Granger pergi pergi menuju new York untuk misi kemanusiaan .
Hay para pembaca sekalian maaf baru bisa update saya ada ujian belum lagi ada try out dan semacam nya
makasih yang udah bersedia baca fict ini , mohon maaf ya jika ada typo dan sebagainya
Thank's
LovelyMina ^_^
