If you say " I love you"
Cast: Yewook,Kyumin,Yemin,Kyuwook,and other super junior members
Genre : romance,…
Rate : semi M
Disclaimer :
Semua member SuJu milik SMent, juga milik Tuhan YME, para orangtua mereka dan diri mereka masing-masing.
Summary : YA! KIM RYEOWOOK APA KAU TAK MENGINGATKU EOH? CIH JAHAT SEKALI KAU HYUNG, APA KAU TAK RINDU PADAKU HYUNG?"
Annyeonghaseo autor carl balik lagi,ini ff kedua tetep castnya pasti ada my liitle giraffe #digaplok ryeosomnia. Ff ini masih yaoi ya,untuk chapter ini sih belom ada NC,autor sedang berusaha bikin NC yang bikin panas dingin ngetiknya..hati-hati banyak TYPO!
last chapter~
"HYUNG...TUNGGU AKU NE? AKU AKAN MENIKAHIMU 3 TAHUN LAGI..." aku berteriak,menjauh darinya. ku lihat ia mengangguk sambil tersenyum meskipun ia meneteskan air mata,mencoba menutupi kesedihannya dariku. 'tunggu aku hyung aku akan kembali untukmu'
PLAAAK~
"hyung...suka sekali kau memukul kepalaku" tangan leeteuk hyung mendarat tepat dikepalaku.
"kau ini apa-apaan kyu?eoh? mau ku hajar eoh? mencium wookie seenak jidatmu saja"katanya mencibirku
"heheheheh...gwenchana hyung,dia pacarku weee" aku menjulurkan lidah lalu berlari meninggalkan leeteuk hyung dibelakang.
"TAPI DIA DONGSAENGKU EVIL BABOYAAAA~" terdengar teriakan leeteuk hyung dari belakang, dan aku hanya bisa tertawa.
'hyung tunggu aku ne? aku pasti akan kembali untukmu,aku berjanji' batinku,lalu masuk kedalam pesawat tak berapa lama persawat tujuan amerika serikat jalan dengan damainya (?).
.
.
.
.
chapter 4~
.
.
AUTOR POV
.
"oppaaa..."
"ne, wae luna?"
"ani...aku hanya ingin memberikan ini" seorang yeoja, salah satu murid ryeowook yang mengagumi seorang Kim Ryeowook.
" ah...gomawo" kata ryeowook mengambil coklat yang diberikan oleh luna lalu mengusap rambut yeoja itu lembut.
luna adalah salah satu dari ratusan fans ryeowook di Seoul International School of Music. ryeowook membiarkan para muridnya memanggil oppa atau hyung, agar lebih akrab. ryeowook salah satu dosen terbaik dan terfavorite disana, banyak yang senang dan nyaman bila diajari olehnya, selain bakat musik yang tak bisa dibilang biasa, sangat mahir dalam memainkan piano, suaranya yang membuat siapa pun yang mendengarnya akan luluh begitu saja, selain kemampuan musik yang luar biasa, ryeowook juga memiliki wajah yang amat teramat manis, wajah yang bisa membuat yeoja atau namja yang berstatus sebagai seme akan ikut tersenyum jika ia tersenyum, wajah cantik melebihi yeoja membuat kesan berbeda. luar biasakan?
.
.
RYEOWOOK POV
.
"gomawo luna" aku mengusap kepalanya, lalu mengambil coklat yang biasa dia berikan padaku, lalu ia pergi meninggalkanku dengan senyum yang mengembang, kumasukan coklat yang dia berikan ke dalam tasku lalu kembali untuk mengajar kelas lain.
.
dikelas~
.
"annyeonghaseo" sapaku pada semua muridku dikelas lalu memberikan senyuman terbaik. lalu disambut dengan senyuman-senyuman dari pada muridku.
"hari ini kita kedatangan murid baru, changmin-shi silahkan masuk" seorang namja masuk , lalu memberi salam, membungkukan badannya lalu memperkenalkan diri.
"annyeonghaseo, nanen changmin immida, aku baru pidah dari salah satu universitas di Amerika,mohon bimbingannya" katanya lalu membungkukan badannya (lagi).
"ne kamsahamnida changmin-shi,silahkan duduk disebelah amber, amber tunjukan tempatmu" amber mengangkat tangannya memberi isyarat.
"kita lanjutkan pelajaran minggu lalu..."
.
dirumah~
.
CLEK~
"wookie,kau sudah pulang?"
"ne eomma, aish...aku lelah sekali." kurebahkan tubuhku pada sofa depan TV, ku lirik tasku lalu beranjak dari tempatku lalu mengeluarkan isi tasku. 7 batang coklat, 2 batang coklat putih, dan 3 boneka mini, yaaa setiap hari aku selalu mendapatkan ini semuanya.
"seberapa populerkah nae aegya di kampusnya eoh? setiap hari yang kau bawa selalu seperti ini, di kulkas saja belum kau sentuh sama sekali" kata eomma.
"molla eomma,aku ingin menolak tapi aku selalu tak tega"
"arraso,ini untuk eomma ne?" eomma mengambil coklat putihku lalu masuk kekamarnya.
"wookie cepat habiskan semuanya,atau akan kubuang nanti semuanya" eomma berteriak dari kamarnya.
"ne eomma" kataku pasrah.
aish...mana mungkin aku menghabiskan semuanya sendirian. tiba-tiba ide cemerang muncul dalam otak ku. langsung ku ambil handphoneku lalu menirimkan pesan kepada para hyungku.
to: yesung hyung, minnie hyung, donghae hyung, hyukie hyung.
hyung cepat datang aku membutuhkanmu sekarang,cepat tak banyak waktu lagi, aku dirumah sekarang, cepatlah datang kerumahku...jebal... T.T
setelah mengirimkan pesan, aku menunggu mereka semua sambil membayangkan bagaimana kepanikan mereka hehehehe...
.
.
TING~
TONG~
.
"nuguseo?" aku berajak dari tempatku,meninggalkan piano yang sedari tadi ku mainkan.
"MANA PENJAHATNYA MANA?!" yesung hyung panik mengguncang-guncangkan bahuku, hyung yang lain juga terlihat panik menatapku.
"hahahahahah mianhae hyung tadi aku hanya bercanda" kataku tertawa sambil memegang perutku.
seketika tangan yesung hyung terlepas begitu saja dari bahuku, memalingkan wajahnya sambil menggigit bibir bawahnya menahan amarah.
"MWO?!" kompak hae,hyukie dan minnie hyung berteriak.
PLAK~
tangan hyukie hyung mendarat sempurna dikepalaku.
"YA! WOOKIE, AISH..KAU INI APA MAKSUDMU EOH?"
"appo hyung, kalau aku tak memakai cara seperti ini kalian pasti tak akan datang" kataku sambil mengusap kepalaku yang di pukul hyukie hyung sambil mem poutkan bibir.
"memangnya ada apa sih wookie?" kata sungmin hyung le,mbut sambil mengusap kepalaku.
"hyung~ monkey itu jahat sekali padaku" kataku menunjuk hyukie hyung.
"Aish kau ini wookie, selalu saja manja dengan sungmin hyung" kali ini hae hyung yang angkat bicara.
"sudah ayo masuk dulu, aku bisa dimarahi eomma kalo tidak selesai hari ini" aku mengajak para hyungku untuk masuk keruang TV, terlihat kue, coklat, dan makanan lainya sudah tertata indah di meja tamu.
"hyung, bantu aku habiskan semua ini ne~" kataku sambil menampilakan puppy eyes andalanku, mereka hanya dengan mata yang berbinar-binar melihat semua kue dan coklat dihadapan mereka, apa lagi hyukie hyung yang menatap strawberry cheese cake didepannya.
.
.
skip time~
.
AUTOR POV~
.
"ahhhh...perutku rasanya akan meledak saat ini juga" kata eunhyuk sambil menepuk-nepuk perut ratanya.
"wookie-ah dari mana kau mendapatkan semua ini hmmm?" sungmin bertanya sambil memasukkan ice cream strawberry ke dalam mulutnya.
"semua ini? aku dapat dari para muridku" jawab wookie polos.
"MWO? SEMUANYA?!" donghae kaget dengan lebaynya.
PLAK~
"biasa aja kali hae" yesung mendaratkan telapak tangannya pada kepala hae.
"hyukie...appo" donghae mempoutkan bibirnya lalu bermanja ria dengan eunhyuk.
CHUP~
eunhyuk mendaratkan bibirnya pada kepala hae yang terkena pukul oleh donghae.
"apa kau begitu terkenal wookie?" eunhyuk bertanya sambil mengusap-usap kepala hae.
"molla, aku hanya menerima dan tak berani menolak, aku takut mereka sakit hati hyung" kata wookie kelewat polos(?)
"kau memang terlalu baik wookie" yesung mengusap kepala wookie lembut, sungmin hanya melemparkan sebuah deathlare, yesung yang sadar akan hal itu hanya cengengesan gaje sambil melepaskan tangannya pada kepala wookie.
.
.
.
pagi ini wookie berjalan mengeliling kota seoul, memangdang sebuah LCD TV yang ada dihadapannya saat ini.
"huft...sudah 3 tahun lebih, mengapa kau tak pernah pulang cho kyuhyun.." katanya pada LCD TV yang sedang menayangkan seseorang yang sudah sangat terkenal, tak ada satu orang pun yang tak kenal dengannya, cho kyuhyun namjachigunya sendiri.
ryeowook berjalan lagi, hanya memangdang pasrah keselilingnya, berharap menemukan seseorang yang sangat ia rindukan, pandangannya kosong, memikirkan orang yang jauh disana.
.
BRUK~
.
"ahh mianhae,mianhae aku tdak segaja, mianha" tanpa sadar tiba-tiba menabrak seseorang, meminta maaf, lalu pergi tanpa melihat wajah orang tersebut.
"ne, gwenchana"
ryeowook pergi dengan perlahan, masih mengumpulkan ingatannya, ingatan yang membuatnya mengenali suara itu, suara yang sangat familiar di telinganya.
"YA! KIM RYEOWOOK APA KAU TAK MENGINGATKU EOH? CIH JAHAT SEKALI KAU HYUNG, APA KAU TAK RINDU PADAKU HYUNG?" senyum evil keluar dari bibir namja itu.
.
RYEOWOOK POV
.
"mianhae, mianhae"
"ne, gwenchana"
aku langsung pergi tanpa memperdulikan namja yang ku tabrak tadi.
"YA! KIM RYEOWOOK APA KAU TAK MENGINGATKU EOH? CIH JAHAT SEKALI KAU HYUNG, APA KAU TAK RINDU PADAKU HYUNG?"
DEG~
suara itu...
aku masih terdiam di tempatku berdiri, terdiam menahan tangis yang akan pecah, ku balikan tubuhku perlahan, menatap namja yang tersenyum manis didepan sana, aku berjalan menghampirinya, mencoba mempercayai apa yang ku lihat sekarang ini. prlahan namun pasti. ku rasa bukan aku saja yang mengenalinya, terlihat jelas beberapa yeoja berhenti lalu tersenyum melihat kyuhyun, siapa yang tak kenal dengannya.
aku terus berjalan menghampirinya, memeluknya, menenggelamkan kepalaku pada dadanya.
"hiks...kyu bogoshipo, jeongmal bogoshipo..."
"nado bogoshipo hyung"
"kau jahat meninggalkan ku begitu lama jyu, ini sudah 3 tahun lebih, mengapa kau beru pulang eoh?" kataku sambil memukul dadanya.
"mianhae hyung, aku sangat sibuk, tapi aku sudah sukses, aku juga akan menepati janjiku padamu hyng."
"kyu...hiks hiks..."
" sudah hyung, ayo kita pulang disini terlalu banyak orang"
.
AUTOR POV
.
"sudah hyung ayo kita pulang disini terlalu banyak orang" kata kyu mengusap rambut wookie yang saat ini ada dihadapannya, lalu mencium pucuk kepalnay, melepaskan wookie dari pelukannya, mengusap pipinya yang basah karna air mata, lalu pulang dengan bergandengan tangan.
.
dimobil~
.
"kyu, belok kiri kenapa kau malah elok kanan? aku ingin memberi tau eomma dan appa karna kau sudah pulang." kata wookie saat kyu mengemudikan mobilnya ke arah yang salah.
"ani...aku ingin jalan-jalan bersamamu hyung, belum ada yang tau aku pulang selain dirimu, aku ingin berdua denganmu, bolehkah?" kyu mengusap rambut wookie, lalu mendapatkan anggukan kecil dari namjachigunya, lalu melanjutkan menyetir.
"sekarang tutup matamu pakai ini dan jangan berani untuk mengintip hyung, atau ku turunkan kau dijalan hyung..." kyu memberikan kain hitam kepada wookie dan langsung dipakainya.
kyuhyun melanjukan moilnya cepat menelusuri perkampungan, ladang jangung, lalu sampai ditembat yang dituju. kyu turun dari mobil sambil menggenggam tangan wookie, wookie masih menggunakan kain hitam yang diberika kyu tadi.
"kyu...kita mau kemana?" kata wookie sambil menggenggam tangan wookie erat, takut menabrak sesuatu.
"tenang hyung...aku tak akan menculikmu, ikuti saja aku" kyu menuntun wookie menuju sebuah bukit.
terlihat taman diatas sebuah bukit indah, disuguhkan dengan pemandangan hamparan bunga yang indah dan udara yang sejuk, ditambah sebuah beja makan yang memberikan kesan romantis dengan 2 lilin, dan beberapa makanan dan minuman yang entah sejak kapan sudah disiapkan. ditambah seseorang namja yang sedang asik memainkan sebuah lagu klasik menggunakan biolanya.
"kyu...kita dimana?"
"tenanglah hyung, sekarang kau duduk dulu" lalu ku mendudukan wookie pada kursi yang sudah disiapkan dengan hati-hati.
"buka kan dulu ikatannya, aku tak bisa melihat"
"aigooo aku lupa,tunggu sebentar ne" lalu kyu berlari kecil menuju belakan wookie untuk membuka ikatan yang ada di kepalanya.
.
KYUHYUN POV
.
ku lepaskan pengikat mata yang menutupi mata caramel namjachiguku ini, ku lihat ia masih mengeja-ngejapkan matanya, mencoba beradaptasi, menyesuaikan cahaya yang akan masuk pada retinanya.
matanya berbinar melihat apa yang ada dihadapannya, menutup bibir kecilnya dengan telapak tangan.
"kenapa hyung? kau tidak suka?"
"ani, ini sudah lebih dari cukup kyu, gomawo aku senang sekarang hiks..."
"y-ya ya! kenapa kau menangis hyung" ku peluk tubuh mungil itu, ah aku sangat rindu dengan tubuh ini. merindukan wangi rambut ini yang tak pernah berubah sejak terakhir kami bertemu, ku kecup pucuk kepala namja yang sangat kucintai ini.
"hiks..kyu..." ku hentikan khayalanku setelah mendengar isakan dari namja yang ku peluk ini, ku beri isyarat pada henry a.k.a pemain biola untuk meninggalkan kami berdua.
"hmmm..." kataku setelah henry pergi.
"jeongmal bogoshipo, aku selalu memikirkanmu disini, sempat terpikir bahwa kau tak akan kembali padaku kyu, aku takut kau mengingkari janjimu dan berpaling pada namja bahkan yeoja lain hiks...hiks.."
"sssst...uljima hyung, aku tak akan melakukan itu, jeongmal saranghae, aku tak akan pergi meninggalkanmu sedangkan kau disini masih terus menungguku, dengar hyung kau adalah takdirku, jadi walaupun aku pergi sampai ke ujung dunia sekalipun aku akan kembali dan bertemu denganmu, I'll be back here because you are my destiny, you are my destiny hyung, and I promise to get back to you, trust me hyung." ku tatap wajahnya, ku tangkupkan telapak tanganku pada wajahnya. kembali kudekap tubuh mungilnya. ku kecup pucuk kepalanya.
"sudah hyung ayo kita makan, aku menyiapkan ini khusus untukmuku lepaskan pelukanku, menuntunya untuk kembali duduk dikursinya, menghapus air matanya dan ia tersenyum manis menatapku.
.
.
"hyung...pelan-pelan saja makannya"
"ini enak kyu~" katanya lalu memasukan satu sendok penuh ice cream coklat kedalam mulutnya, menyisakan sedikit noda ice cream pada ujung bibirnya.
.
AUTOR POV
.
"hyung... pelan-pelan saja makannya"
"tapi ini enak kyu.." katanya tersenyum lalu memasukan sesendok ice cream coklat kedalam mulutnya.
tanpa sadar wookie menyisakan sedikit noda ice cream pada ujung bibirnya, membuat evil di depannya menunjukan smirknya.
kyu menarik dagu wookie menghapus sedikit noda ice cream pada ujung bibir wookie. awalnya hanyauntuk menghapus noda ice cream, namun kyu melihat wookie menutup matanya, kyu tersenyum dalam ciumannya, menikmati setiap sentuhan pada bibirnya. melumat setiap bagian bibir wookie.
"ennnggh..." desahan keluar dari bibir mungil saat kyu berhasil menembus goa hangat wookie.
mengabsen setiap inci bagian yang ada dalam mulut namja mungilnya, menghisap sesekali menggigit kecil bibir bawah wookie menghasilkan desahan indah dari orang didekapannya.
tak lama kemudian wookie menepuk-nepuk pelan dada kyu agar melepas ciumannya.
.
KYUHYUN POV
.
aigooo.. aku sudah lama sekali tak meerasakan nikmatnya bibir ini #plak
hyung menepuk-nepuk dadaku agar aku melepaskan ciuman ini, sedikit tak rela melepaskan bibir mungil ini.
"hah..hah..hah..." ommonaa...wajah nae baby wookie imut sekali, merah, dengan bibir yang sedikit errr..sexy akibat ulahku.
"kau mau membunuhku eoh?"
"aku? membunuhmu? bukannya kau yang menikmati semua ulahku tadi?" kataku sambil mengukirkan smirk yang tak pernah lepas dari bibirku.
ia hanya terdiam, menunduk dengan wajah yang memerah menahan malu.
"gomawo hyung"
"untuk?"
"untuk hadiah kepulanganku yang cukup err..menggoda dan terima kasih karna kau masih menungguku"
gwenchana kyu, aku menunggumu karna aku mencintaimu"
"aku juga hyung, jeongmal saranghae nae baby"
kukecup singkat bibirnya lagi, tapi lihatlah wajahnya memerah lagi. onoona jika seperti ini aku tak akan melihatnya...
.
.
TBC~
autor balik lagi nih dengan membawa CHAPTER 4
CHAPTER 4 UPDATE!
buat chapter ini autor lagi semangat buat ngelanjutinnya...
ada yang mau NC? autor usahain ya kalo autor bisa
kamsahamnida~
annyeong~
