If you say " I love you"
Cast: Yewook,Kyumin,Yemin,Kyuwook,and other super junior members
Genre : romance,…
Rate : T to M
Disclaimer :
Semua member SuJu milik SMent, juga milik Tuhan YME, para orangtua mereka dan diri mereka masing-masing.
Summary :
"Cho Kyuhyun apakah kau menerima Kim Ryeowook sebagai istrimu dalam suka maupun duka, dalam sakit maupun sehat, dalam kaya maupun miskin. menerima setiap kekurangannya, mencintainya sampai maut memisahkan kalian berdua?"
"ne saya bersedia"
Annyeonghaseo autor carl balik lagi,ini ff kedua tetep castnya pasti ada my liitle giraffe #digaplok ryeosomnia. Ff ini masih yaoi ya,untuk chapter ini sih belom ada NC,autor sedang berusaha bikin NC yang bikin panas dingin ngetiknya..hati-hati banyak TYPO!
last chapter~
.
"aku? membunuhmu? bukannya kau yang menikmati semua ulahku tadi?" kataku sambil mengukirkan smirk yang tak pernah lepas dari bibirku.
ia hanya terdiam, menunduk dengan wajah yang memerah menahan malu.
"gomawo hyung"
"untuk?"
"untuk hadiah kepulanganku yang cukup err..menggoda dan terima kasih karna kau masih menungguku"
gwenchana kyu, aku menunggumu karna aku mencintaimu"
"aku juga hyung, jeongmal saranghae nae baby"
kukecup singkat bibirnya lagi, tapi lihatlah wajahnya memerah lagi. onoona jika seperti ini aku tak akan melihatnya...
.
.
chapter 5~
.
.
RYEOWOOK POV
.
"eommaaaaa..."
"eomma tak mau tau, kau harus memai ini, eomma yang merancangnya khusus untukmu, kau mau tidak jadi menikah dengang kyu eoh?" kata jaejoong eomma-eomma kyu-
"ne baiklah eomma, arraso"
hah...saat ini aku sedang berada di tempat jaejoong eomma menjual hasih karyanya yang amat menakjubkan, jaejoong eomma adalah seorang perancang gaun pengantin yang terkenal, selain bakatnya, jaejoong eomma dapat menghasilkan sebuah gaun pengantin yang harganya setinggi langit dengan kwalitas terbaik. awalnya aku dan kyu ingin ke paris, melihat toko eomma yang lebih besar disana, tapi aku tak bisa begitu saja mengambil cuti.
ruangan dengan nuansa putih, gaun-gaun mewah terpampang indah disetiap sudut ruangan dan beberapa manequinn. dan dua gaun amat teramat cantik berada dihadapanku sekarang.
"jadi kau mau yang mana chagi?"
"yang mana saja eomma" kataku lemas.
"baiklah kalau begitu yang ini saja" kata eomma sambil menunjuk salah satu gaun yang terpasangpada sebuah manequinn.
"ya terserah eomma sajalah"
yaaa...kyu resmi melamarku 2 bulan yang lalu, dan 1 minggu lagi aku akan resmi menikah dengannya.
.
flashback~
.
"hyung...will you marry me? for the first and the last..." kyu berlutut dihadapanku, bertumpu dengan satu kakinya. menyodorkan sebuah sebuah cincin perak bertaburan berlian dan bertuliskan "Kyuwook"
air mataku mengalir begitu saja, menutup mulutku dengan kedua telapak tanganku. kyu tersenyum manis padaku. menatapku pekat, menunggu jawaban yang akan keluar dari mulutku.
"kyu..."
"ne hyung?" kyu masih menatapku dengan manis.
"apa kau tidak bisa melamarku dangan cara yang lebih romantis, bukan dengan keadaanku yang sedang dibalut baju tidur seperti ini" aku tersenyum dalam tangisanku, mencoba untuk tertawa.
"aish...hyung kau ini, kau tau aku mati-matian memberanikan diriku untuk melamarmu sekarang, jadi apakah kau Kim Ryeowook mau menikah dengan Cho Kyuhyun yang tak romantis ini?" kyu masih berlutut dihadapanku.
"ne aku mau kyu...tapi bagaimana dengan fansmu?"
"kau tenang saja hyung, kau tau kan sebagian besar dari mereka menyetujui hubungan kita"
"ne aku tau kyu, saranghae, jeongmal saranghae" kataku lalu kyu memasangkan cincin pada jari manisku.
.
.
AUTOR POV~
.
lonceng gereja berdentang kencang, burung-burung gereja berterbangan begitu senangnya, hamparan karpet bunga menghiasi setiap sudut gereja.
kita beralih pada ruangan lain.
namja imut nan cantik berkali-kali merapihkan kembali penampilannya dedepan cermin. merapihkan rambut, make up, maupun 'gaun' yang ia kenakan.
gaun putih panjang layaknya gaun pengantin. terpasang indah pada tubuh mungilnya, tambahan busa pada bagian dadanya yang memberikan kesan layaknya seorang yeoja, make up tipis yang memperlihatkan wajah natural yang cantik. cadar yang menutupi wajah dan bagian leher putihnya. dan beberapa bunga plastik terpasang indah pada rambut dark brown. cantik. mungkin itu yang orang katakan setelah melihatnya, andaikan mereka tahu bahwa yang mereka lihat adalah seorang namja.
"wook-" sungmin terlihat membuka pintu kamar rias tanpa mengetuk.
"ah mianhae nonna, aku sedang mencari temanku" katanya membungkuk lalu beranjak untuk pergi.
"YA! hyung ini aku!" kata wookie berteriak, manghentikan gerak langkah sungmin.
"wookie? kau kah itu?" sungmin tercengan melihat penampilan wookie saat ini.
"ini aku hyung, kau tak mengenali ku? kau jahat sekali hyung" sungmin kembali terkekeh melihat wookie mempoutkan bibinya lucu.
"kau canti sekali wookie, aku sampai tak mengenalimu"
"ini aku hyung"
" ne ne ne aku tau" sungmin tersenyum lalu memperhatikan wookie dari atas sampai bawah.
"YA!jangan menatapku seperti itu hyung"
"kau tau apa yang kupikirkan sekarang hmm?"
"molla,mwoya?"
"melihatmu seperti ini, ingin rasanya aku membawa dan menikahi namja manis di depanku sekarang juga, seandainya saja tak ada si evil itu." smirk muncul dari bibir sungmin.
"M-mwo? aani aku bisa dibunuh oleh yesung hyung, dia bisa menerorku sampai aku mati hyung"
"hahahaha tenang saja wookie aku hanya bercanda, kajja acaranya sudah mau dimulai" sungmin langsung menarik tangan wookieyang menggunakan sarung tangan terbuat dari sutra.
"pelan-pelan hyung, kakiku sakit, aku susah menggunakan sepatu ini" terang wokie sedikir meringis karna sepatunya. highheels 12 cm yang terpasang pada kakinya. sepatu indah bertaburan berlian, bernuansa perak tu cukup menyiksa wookie. ditambah gaun panjang menyentuh lantai membuatnya susah berjalan.
.
.
.
nyanyian-nyanyian telah dilantunkan, nyanyian begitu indah keluar dari mulut sang art of voice, siapa lagi kalau bukan yesung, alunan piano dimaikan oleh seorang bunny boy-sungmin- pasangan ini membuat nuansa yang harmonis menyambut datangnya seorang mempelai. dan terlihat seorang namja tampan sedang berdiri dengan yakinnya didepan altar lengkap bersama sang pendeta.
para tamu yag sudah hadir menunggu dengan sabarnya sambil berbincang-bincang kecil tentang nuansa gereja yang sederhana dapat disulap dengan mudahnyamenjadi tempat indah nan mewah. ini semua dilakukan namja tampan bernama Cho Kyuhyun untuk menikahi sang pujaan hati, seseorang yang akan menjadi pendamping hidupnya, siapa lagi kalau bukan Kim Ryeowook yang sebentar lagi akan menjadi Cho Ryeowook.
.
CLEK~
.
semua perhatian tertuju pada terbukannya pintu gereja menampilkan seseorang yang sangat 'cantik' dan pria tampansedang menggandeng 'putranya'. Kim Ryeowook dan Kim Hangeng. mereka berjalan beriringan, melangkah pasti kedepan altar. semua tamu hanya tersenyum bahagia melihat pemandangan indah didepan mata mereka. seorang manja cantik yang malangkahkan kakinya pasti.
wookie tersenyum sambil berjalan, kadang tersenyum melihat murid-muridnya yang hadir, semua murid wookie tersenyum ada beberapa yang mengeluarkan air mata sambil mengukir sebuah senyuman.
"kyu, kuserahkan anakku padamu, jangan mengecewakan dia ne?" kata hangeng melepas tangan wookie yang melingkar ditangannya untuk diserahkan kepada kyu.
"ne appa pasti, aku berjanji, kau tenang saja" senyuman tulus terukir pada bibir tebal kyu, membuat wookie didepannya memamerkan rona merah di wajahnya.
hangeng kembali kebelakang untuk duduk bergabung bersama istri tercinta, Kim Heechul dan calon besan mereka Cho Jaejoong dan Cho yunho.
.
.
"Cho Kyuhyun apakah kau menerima Kim Ryeowook sebagai istrimu dalam suka maupun duka, dalam sakit maupun sehat, dalam kaya maupun miskin. menerima setiap kekurangannya, mencintainya sampai maut memisahkan kalian berdua?"
"ne saya bersedia"
"apa kau Kim Ryeowook, menerima Cho Kyuhyun sebagai suamimu dalam suka maupun duka, dalam sakit maupun sehat, dalam kaya maupun miskin,menerima setiap kekurangannya, melayaninya sebagi seorang istri, terus mencintainya sampai mau memisahkan kalian berdua?" katanya pendeta tersenyum sambil menatap wookie.
wookie terdiam sejenak menatap kyuhyun yang tersenyum tulus dan menganggukan kepalanya kecil "ne saya bersedia" lalu menjawab janji sakral dengan perasaan yakin.
"sekarang saya nyatakan pada setiap orang yang hadir, menjadi saksi bersatunya umat manusia yang saling mencintai satu sama lain, sekarang tuan Cho kau boleh mencium istrimu"
.
BLUSH~ wookie nge blushing seketika.
.
kyu mendekatkan wajahnya pada wajah wookilalu mengecup bibir wookie singkat.
"saranghae Cho Ryeowook"
""nado saranghae Cho Kyuhyun" wookie menatap kyu dengan senyuman yang teramat manis.
.
"hiks...hiks...wookie sudah besar ne? hiks..aku tak mau dia menjadi dewasa dan meninggalkanku hannie huweeee" tangis heechul tak dapat terbendung lagi.
"chullie...biarkan wookie menjadi dewasa, cepat atau lambat ia akan mendapatkan seorang pendamping untuk hidupnya, dan hidup bahagia. dan tak akan mungkin wookie meninggalkan kita, sudahlah lagipula masih ada aku disini" kata hangeng menenangkan sang istri lalu mengecup keningnya. 'sejak kapan kim heechul menjadi cengang' itu yang saat ini ada dipikiran seorang Kim Hangeng.
.
"boo...sudahlah jangan menangis terus"
"bagaimana aku tak menangis bodoh, aku bahagia melihat kyu mendapatkan pendamping hidup yang tepat huweeeeeee"
"lalu kenapa kau menangis?"
"kyu anak kita satu-satunya tak akan ada lagi babykyu yang akan bermanja-manja padaku lago hiks...hiks..."
"aish...kau ini boo, kita kan bisa buat babykyu yang lain" kata yunho santai.
"YA!DASAR BERUANG MESUM!"
.
.
"CHUKKA KYU!" kata haehyuk berbarengan.
"ah...gomawo hyung"
"hae aku mau itu~" kata eunhyuk sambil menunjuk segelas wine.
"eh? ani ani ani itu tak baik untuk uri aegya"
"hyung jangan bilang kau..." tanya kyu terputus.
"ne...wae? kenapa eoh? didalam sini ada anankku dengan hyukie" kata hae mengelus perut rata eunhyuk.
"tapi kan kalian..."kali ini wookie yang angkat bicara.
"tenang saja aku akan menikah dengan hyukie secepatnya dan hidup bahagia bersamanya dan uri aegya, iyakan hyukie?" hae mengecup bibir eunhyuk, rona merah terlihat jelas pada pipi eunhyuk.
"N-ne..."
"aish...kalian ini, sudahlah..eh monkey chukka ne, semoga anakmu tak sebodoh ikan ini, menghamili seseorang sebelum menikah, annyeong..."kyu menarik tangan wookie untuk segera pergi sebelum mendengar teriakan yang dapat membuat pendengarannya menjadi bermasalah.
"YA!CHO KYUHYUN AWAS KAU NANTI" teriak haehyuk berbarengan(lagi)
teriakan itu hanya membuat kyu tertawa kecil. ia beranjak dari tempatnya sambil memegang tangan wookie untuk menemui tamu-tamu yang hadir.
.
.
.
RYEOWOOK POV
.
"hah...aku lelah sekali" kurebahkan tubuhku yang masih menggunakan gaun pengantin, ku lemparkan sepatu yang menyiksa kakiku sedari tadi.
CLEK~
reflek aku melihat kearah pintu, terlihat namja yang baru saja mempersuntingku menjadi istrinya.
ku pejamkan mataku tak memperdulikannya yang masuk ke kamar kami.
"hyung...irrona, kau tak mau ganti baju dulu?" kata kyu mengguncangkan sedikit badannku.
"besok saja, aku lelah sekali kyu" ku balikan tubuhku membelakangi kyu.
" ani ani cepat ganti bajumu Cho Ryeowook, aku tak mau tidur berbagi kasur dengan gaun panjang ini, atau..."
kurasakan guncangan pada kasur king size yang kutiduri menandakan ada yang naik ke atas kasur.
"atau...biar aku yang gantikan ne? slurp~" bisik kyu tepat di telingaku.
menjilat telingaku, tangannya mulai bermain-main di perutku, memelukku dari belakang, sambil mengecup kecil tengkuk ku.
"ani ani aku sudah bangun kyu, aku akan ganti baju sekarang, dan tenag saja aku bisa sendiri" aku berusaha untuk cepat-cepat bangun dari tidurku, bersusah payah melangkahkan kakiku menuju kamar mandi.
'DASAR CHO KYUHYUN MESUM!' aku berteriak dalam hati. merutuki semua yang terjadi tadi, kusentuk titik dimana kyu mencium tengkuk ku, aku tersenyum melihatnya.
CLEK~
"YA!kenapa kau masuk tiba-tiba kyu, jika aku sedang melepaskan gaunku bagaimana eoh?" teriakku saat kyu masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu.
" salahmu sendiri hyung, mengapa pintunya tak kau kunci, aku hanya akan buang air kecil hyung, lalu memangnya kenapa jika aku melihatmutelanjang? toh kau istriku sekarang hyung" dengan santai kyu mulai melepaskan pengait celananya, mataku membulat melihat tingkah lakunya.
"YA!CHO KYUHYUNG KELUAR KAU ATAU AKU TAK MAU TIDUR DENGANMU!" aku berteriak sekencang mungkin membuat kyu menutup telinganya dengan menggunakan kedua tangannya.
PLUK~
celana kyu terjatuh dilantai kamar mandi.
"YA!CHO KYUHYUN!" aku berlari keluar kamar mandi dengan telapak tangan dimuka.
.
KYUHYUN POV
.
"YA!CHO KYUHYUNG KELUAR KAU ATAU AKU TAK MAU TIDUR DENGANMU!"
teriakan itu membuatku reflek dan menutup kedua telingaku yang otomatis melepaskan tanganku dari celana yang sudah terlepas resletingnya.
PLUK~
dan kalian benar celanaku mendarat dengan indah dan semurna pada lantai kamar mandi dengan mulusnya. membuat istriku tercinta ini pergi sambil berteriak lagi, berlari meninggalkanku sendiri dikamar mandi, tadinya aku hanya ingin menggodanya, mangapa jadi seperti ini, aish...
.
.
"hyung...ayolah, apa kau tega membiarkan suamimu yang tampan ini tidur disofa pada malam pertama kita"
"biarkan, sudah kyu aku mau tidur, dan kau tidur disofa saja, jangan berani-berani menyentuhku, jaljjayo yeobo..." wookie hyung membalikan tubuhnya membelakangiku.
aku berjalan menuju sofa yang tak jauh dari tempat tidur, untung saja sofa ini panjang, jadi cukup untuk tubuhku.
kurebahkan tubuhku pada sofa, kuselipkan bantal pada kepalaku. 'liitle kyu bersabar dulu ne? jatahmu tak datang hari ini' batinku sambil menepuk-nepuk benda kesayanganku yang dapat memuaskan istriku tercinta.
ku lirik wookie hyung yang telah terlelap diatas kasur, ku langkahkan kakiku pelan menuju kasur tempat wookie hyung tidur, perlahan ku naik ke tempat tidur, sebisa mungkin tak menimbulkan gerakan pada kasur, meskipun itu mustahil.
ku renahkan tubuhku disampimh wookie hyung, ku peluk tubuhny mungilnya dari belakang, melingkarkan tanganku pada pinggangnya, ku kecup pipinya perlahan lalu mencoba untuk tidur.
"enghh..." wookie hyung membalikan tubuhnya menghadapku, mencari posisi senyaman mungkin.
"good night hyung..." ku kecup bibirnya sekilas. ku coba untuk menutup mataku, mencoba untuk tidur(lagi).
"good night kyu..." aku membulatkan mataku menatap namja yang sedang tersenyum dalam pelukanku, ku coba menjauh darinya.
"hyung..ka-kau belum tidur? ta..tadi ada nyamuk makanya aku kesini untuk mengusirnya, ya be-benar nyamuk" kataku gugup, aish...bodoh sekali kau cho kyuhyun.
"aku akan kembali ke sofa hyung" aku segera beranjak namun...
"biarkan seperti ini kyu, aku ingin tidur bersama suamiku, bolehkah?" wookie hyung masih terus memelukku sambil menunjukan senyum manisnya.
"aigooo... imut sekali kau hyung, mau menggodaku eoh?"
"aku hanya bertanya kyu..."katanya lalu mengerucutkan bibirnya.
CHU~
ciuman manis mendarat pada bobor poutnya, aku tak tahan jika melihat bibirnya seperti itu.
""ya! kenapa kau menciumku kyu..."
"tadi kau sudah bertanya padaku, dan aku sudah memberikan jawabannya"
kueratkan pelukannya, membiarkannya tidur bersandarkan dadaku. tak apa jika malam pertamaku tak dihiasi dengan desahan-desahan sexy cukup dengan begini aku sudah bahagia hyung, 'jaljayo hyung'.
.
.
TBC~
CHAPTER 5 UPDATE!
mianhae...jeongmal mianhae bagi yang udah review di chapter chapter sebelumnya, ff ini harus terpaksa dihapus kemarin karna ada kesalahan yang cukup fatal...
jeongmal mianhae...*nunduk-nunduk*
minta reviewnya lagi bolehkan?*nyodorin kantong review*
oh iya kemaren ada yang minta jangan pake NC tapi ada yang minta pake,kasih autor saran yaa...
kamsahamnida~
annyeong~
