Hari pertama libur musim panas.

"Astagaa ini jepang emang panas apa nerakanya bocor siiih!" Keluhmu sambil tiduran di kasur didalam kamarmu. Ada AC sih,tapi ini baru hari pertama liburan. Kan ga lucu kalo di akhir liburan tagihan listrikmu nunggak.

Sesekali kamu melihat jam,takut ada yang terlupa.

9.30. Satu jam lagi.

Apalagi kalo bukan kencan sama kise ryouta.

"Sebaiknya aku mandi. Lagian panas banget." Kamu berkata pada dirimu sendiri.

Lalu kamu mandi.

Setelah selesai mandi, kamu membuka lemari bajumu. Kamu mengambil satu celana jeans dan kaos lengan pendek, dan memakainya.

Celana jeans selutut dengan kaos Attack on Titan yang kamu sukai. (Astaga otaku banget ya.)

Sekarang,kamu menguncir rambutmu menjadi ponytail. Lalu memakai parfum dan sebagainya. (Author gapernah,atau jarang pake barang barang begitu jadi gatau,gomen TwT)/)

Nah sudah siap!

Kamu berlari ke ruang tamu depan. Lalu memakai sneakers-mu, dan berjalan keluar apartemenmu. Kamu menutup pintu apartemenmu dan menguncinya.

"Ittekimasu." Katamu.


berjalan selama 5 menit menuju stasiun. Setelah sampai disana, kamu celingukan mencari seseorang,yang ternyata belum sampai. kamu menunggu di pintu masuk stasiun tempatmu janjian dengannya.

Kamu melirik jam, 10.20. Masih sepuluh menit lagi sebelum waktu janjian.

Tepat saat itu pula kamu melihat cowok berambut pirang yang berlari ke arahmu.

"Hosh hosh. Akhirnya sampai..untung aku tidak telat-ssu." Kata Kise sambil ngos ngosan.

"Kise-kun seharusnya tidak perlu berlari. Sampai ngos-ngosan begitu..Pasti capek ya?" Tanyamu penuh perhatian,tanpa kamu sadari. Kise hanya melihatmu sambil tersenyum lebar.

"(Name)cchi perhatian sekali ya!"

Blush. Pipimu memanas. "Tidak begitu..." Katamu pelan. "Sudahlah Kise-kun ayo berangkat!"

"Oke-ssu!" Lalu kalian berdua memasuki stasiun dan menaiki kereta untuk sampai ke tujuan.


Kalian sudah sampai di tempat tujuan. Mall Nobuzuki.

Sampai kamu merasa ada tangan yang menggandeng tanganmu. Jantungmu berdetak sedikit lebih kencang, mengetahui itu adalah tangan Kise.

"Ayo (Name)cchi! (Name)cchi mau kemana dulu?" Kise menarik tanganmu. "Ah aku tau! Aku akan mengajak (Name)cchi ke suatu tempat!" Kise tersenyum lebar. Kamu hanya mengangguk.

.

.

Lalu sampailah kalian ke 'suatu tempat' yang kise maksud tadi. Itu adalah butik yang berisi baju baju manis untuk remaja putri dan baju baju keren untuk remaja cowok.

"Ini..." Katamu sambil terbingung. Ini kan butik yang di sponsor itu..yang sering di majalah. Harganya pasti selangit.

"Nah aku ingin membuat (name)cchi memakai baju yang manis! Habis (name)cchi selalu memakai baju yang seperti itu, baju tentang anime atau game terus-ssu!" Jelas kise. Glek. Kok dia tahu ya?

Lagi lagi kamu hanya mengangguk. Kise menyuruhmu memilih baju yang kamu sukai. Dan entah kenapa kamu malah tertarik ke bagian kemeja dan kaos untuk cowok. Menurutmu itu keren.

"Ya ampun (name)cchi! Itu untuk cowok-ssu! Sini!" Kise menarik tanganmu (lagi) dan membawamu ke tempat baju untuk cewek. Ya ampun itu isinya baju baju manis. 'Nggak aku banget' pikirmu.

Lalu kise memilihkan satu baju berwarna peach dengan gaya musim panas. Lengannya pendek,hampir singlet. Potongannya mengikuti bentuk tubuh dan ada pita di bagian tengah. Kise juga memilihkan satu celana dan sepasang sepatu untukmu.

"(Name)cchi cobain ya! Aku akan menunggu disini!" Kata Kise mengantarmu ke depan ruang ganti. Kamu hanya tersenyum dan mengiyakan. Lalu masuk ke ruang ganti dan memakainya. Setelah selesai,kamu membuka tirai ruang ganti dan menunjukannya ke kise.

"Kise-kun?" Panggilmu. Kise menoleh dan mendapatimu memakai baju yang tadi dipilihkannya. Dengan celana jeans pendek diatas lutut dan sepatu wedges berwarna peach yang senada dengan bajumu.

Glek.

.

Kise menelan ludah.

.

'Manis sekali...astaga aku benar benar menyukainya sekarang. haruskah aku menciumnya sekarang juga? Tidak kise, ini ditempat umum. Lagipula kau harus bersaing secara sehat dengan yang lain. Kau harus fokus kise...fokus...' Kise berkata dalam hati.

"Kise-kun!" Panggilmu lagi

"Ah-ah iya! Bagus sekali-ssu! Cocok untuk (name)cchi! Biarkan aku membelikannya untukmu ya!" Kata kise sambil memegang kedua tanganmu.

"Eh tidak per–" kata katamu terpotong oleh ucapan kise. "Mana bajumu yang tadi? Dibungkus saja ya! (Name)cchi pakai baju ini saja. Aku bayar dulu!" Kata kise langsung ngibrit ke kasir tanpa sempat membuatmu menolak.

Maka jadilah kamu memakai baju yang moe-moe pyon ini,berkeliling mall dengan Kise seharian.

Entah perasaanmu saja atau memang kalian diperhatikan oleh orang-orang.

"Ah (name)cchi." Kise melepas ikatan rambutmu yang kebetulan warna pink peach itu. Lalu kise menyisir rambutmu dengan tangannya yang besar, membuatmu berdebar.

"Aku lebih suka melihat rambut (name)cchi yang terurai." Kata Kise, lalu dia memakaikan ikat rambutmu ke tangan kananmu sebagai gelang.

"Ano..kise-kun.." Katamu.

"Hm?" Kise menjawab.

"Arigatou..." Katamu dengan wajah memerah.

.

.

Deg.

.

Jantung Kise rasanya mau berhenti. Astaga. Tahan kise, tahan.

Untuk meluapkan perasaannya,kise hanya bisa menggandeng tanganmu lagi. Wajah kise nge-blush sedikit.

"B-bagaimana kalau kita makan saja-ssu? (Name)cchi pasti lapar kan?" Tanya Kise canggung.

"Boleh!" Kamu menjawab dengan senyum lebar.

.

.

.

Jadilah kalian berdua disini. Restoran okonomiyaki. Karena kalian berdua sudah bosan dengan fast-food dan ingin makan makanan yang agak pedas.

Setelah selesai menentukan pilihan menu, kamu membuka pembicaraan.

"Jadi, kise-kun. Bolehkah aku bertanya pada kise-kun?" Tanyamu.

"Boleh saja-ssu. Silahkan."

.

.

"Kenapa Kise-kun mau berkencan denganku?" Kamu langsung to the point. Membuat kise tersedak dengan minumannya. (Loh itu minuman darimana? Sudahlah abaikan /slap)

"Itu...aku juga tidak tahu-ssu." Kise berusaha tetap stay cool, padahal jantungnya udah maraton keliling jepang.

"Tapi ketika aku tahu teman-teman juga menyukai (name)cchi, rasanya sesak sekali. Aku ingin marah marah pada mereka-ssu. Demo, aku juga tidak tahu kenapa." Jelasnya.

Pipimu sedikit merah,yang membuatnya berkesan warna pink. Jantungmu mulai berdebar lebih kencang lagi.

"Un.." Jawabmu singkat. "Apa kau punya tipe cewek, Kise-kun?"

"Etto...sebenarnya sebelum bertemu (name)cchi aku punya tipe sendiri-ssu. Yah, aku suka cewek berambut panjang dan halus yang kalau tersenyum manis, dan bisa menerima keadaan sekitar, dengan kata lain, sabar dalam cobaan begitu-ssu." Kise meminum Orange Juice-nya lagi. "Tapi saat aku bertemu (Name)cchi, tipeku langsung berubah menjadi (Name)cchi. Saat aku melihat (name)cchi yang melewatiku begitu saja sambil membaca komik, padahal cewek lain berebut menarik perhatianku-ssu. (Name)cchi berbeda dan membuatku penasaran. Sejak itulah aku menyukai (name)cchi-ssu." Jelasnya lagi,kali ini lebih panjang.

"S-souka..." Wajahmu memerah lagi mendengar penjelasan kise. Memang kamu tak begitu peduli pada apapun di sekolah. Tapi kamu tidak menyangka hal itu bisa membuat orang lain menyukaimu.

"Ayo kita makan dulu (name)cchi! Okonomiyakinya sudah matang-ssu!" Kata kise. Memang harum okonomiyaki sudah menjalar ke hidungmu.

"Ayo! Itadakimasu!" Katamu tersenyum dan siap untuk makan.

"Itadakimasu!" Kise memulai makannya.


Setelah selesai 'kencan' seharian, kalian berdua memutuskan pulang. Karena sudah jam 7 malam, tentu Kise mengantarmu sampai ke rumah–em,apartemen.

"Terimakasih untuk hari ini, Kise-kun." Katamu pada kise, sesampainya didepan gedung apartemenmu. "Hari ini menyenangkan sekali."

Kise menggaruk kepalanya yang tidak gatal. "Maaf aku hanya bisa memberimu hari seperti ini, (name)cchi.."

Kamu menggelengkan kepalamu, menggenggam kedua tangan kise dan menatap matanya. "Mou Kise-kun! Aku bilang hari ini menyenangkan! Aku benar benar menikmatinya!" Kamu meyakinkan kise, sementara kise hanya bisa terdiam sambil melihatmu dan bersemu merah di pipinya.

"Baiklah kalau begitu, (Name)cchi." Kise tersenyum. "Aku akan pulang sekarang...tapi..." Kise melihat ke arah tanganmu yang menggenggam kedua tangannya. Kamu cepat cepat melepaskan kedua tangannya.

"Gomen kise-kun!" Kamu malu sekali. Kise hanya tertawa,lalu menepuk nepuk kepalamu.

"Jaa, ashita na. (Name)cchi." Kise lalu berjalan menjauhimu dan melambaikan tangannya.

"Jaa, kise-kun. Kiotsukete kudasai!" Kamu membalas lambaian tangannya. Lalu berlari ke gedung apartemenmu dan menaiki lift menuju kamarmu.

Jadi gini ya, rasanya kencan?


.

.

.

.

(A.N) : Aku update chapter emang sekaligus ya~ :3 gomen ini masih abaaaal banget~ ini karya debut dan emang author baru~ jadi ya gmn lah tau sendiri. Ada cobaan(?) yang membingungkan deh pokoknya:") sekali lagi maaf yaa kalo emang aku salah nulis fanfict ini..don't like don't read kan ya:") ya gitu deh~ tapi tetep makasih udah baca, minna daisuki~