Di sekolah KiHyun, tepatnya kantin, banyak siswa dan siswi yang berkeliaran bahkan berjejalan untuk mendapatkan antrean di stand2 penjual makanan, mungkin karena hari ini hari terakhir mereka berangkat kesekolah karena besok sudah memasuki liburan musim panas, sekolah ini lumayan elit juga, terlihat dari siswa-siswi disini yang kebanyakan diantar jemput menggunakan mobil pribadi dan luasnya tanah tempat gedung2 kelas yang kokoh berdiri, KiHyun bisa sekolah disini karena mendapat beasiswa, mereka termasuk siswa terpandai disekolah mengingat IQ mereka yang diatas rata-rata. Sekarang KiHyun sedang duduk dibangku yang berada disudut kantin sambil memakan bekal yang mereka bawa sendiri.
"Siwon-ah, liburan musim panas ini kau mau berlibur kemana?" tanya Hankyung, teman Siwon yang duduk di bangku depan KiHyun
"apa kau mau ke Jeju lagi?" sahut Yesung, teman Siwon dan Hankyung juga
"eumm" Siwon tampak berfikir "molla" jawab Siwon pada akhirnya.
"aiisshh, mana mungkin seorang putra Choi tidak punya tempat untuk berlibur? Liburan kemarin saja kau ke LA,Yunani,juga kau berkunjung ke Cina kan?" cerocos Yesung.
"aku sudah bosan, aku ingin mengunjungi halmeoni ku di Busan" jawab Siwon santai sambil melenggang pergi, kemudian disusul HanSung mengekor dibelakangnya.
Tanpa sepengetahuan mereka, 2 pasang telinga tengah mendengarkan pembicaraan mereka, setelah Siwon cs pergi, si empunya 2 pasang telinga itu mulai berbicara.
"Kibummie, apa kita pernah liburan?" tanya Kyuhyun dengan suara lirih, sambil menundukkan kepala, Kibum pun menoleh kearah Kyuhyun dengan kedua pipi mengembung karena ia barusaja memasukkan makanan kedalan mulut.
"momangnyo konoapoa (memangnya kenapa)?" tanya Kibum tidak jelas karena mulutnya penuh dengan makanan, membuat Kyuhyun mendongak dan menoleh kearah Kibum.
"YAK! Telan dulu makananmu !" bentak Kyuhyun jengkel karena menurutnya kelakuan Kibum barusan menjijikan. Kibum menelan makanannya dibantu dengan air minum yang dibawanya
"mianhae, hehe" jawab Kibum dengan cengiran lebarnya, "memangnya kenapa? Kau ingin liburan?" ulang Kibum memperjelas pertanyaannya tadi.
"aniyo" jawab Kyu lirih sambil meundukkan kepalanya lagi
"baiklah, liburan musim panas ini kita berlibur" ucap Kibum ceria sambil merangkul pundak Kyuhyun.
"uang darimana? Kita tidak boleh boros tau!" ucap Kyu yang kini sudah mendongakkan kepalanya kembali
"tenang saja, kita hanya liburan kan?" ujar Kibum masih dengan cengirannya.
Kyu memutar bola matanya malas, "menonton tv sepanjang hari dan bermalas-malasan dirumah, apa begitu yang kau maksud dari liburan mu?" ucap Kyuhyun
"hehe,,lalu apalagi? Itukan yang kita lakukan jika sedang liburan?" jawab Kibum cengengesan
"tapi kau melupakan satu hal" ucap Kyuhyun datar
"oh? Benarkah?" sahut Kibum babo
"tentu saja, apa kau ingat dengan manusia ikan itu?" ucap Kyuhyun sambil bersmirk evil. Kibum pun ikut menyeringai, lalu mereka berdua saling bertatapan.
"mari kita bersenang-senang" ucap mereka bersamaan sambil memasang seringai kembarnya.
Malam hari, pukul 21.00 KST
"aku pulang..!" ucap Kibum saat memasuki rumah kecilnya sambil melepas sepatu dan mengganti dengan sandal rumahnya.
"Bummie~" ucap Kyu lirih sambil memegangi perutnya.
"Kyunnie?" tanya Kibum sedikit cemas karena suara adiknya yang seperti orang kesakitan, ia menghampiri Kyuhyun yang duduk di sofa.
"kau kenapa? Apa kau sakit? Yang mana?" tanya kibum beruntun karena menghawatirkan adiknya, khawatir juga kalau Kyuhyun benar-benar sakit maka tabungannya akan berkurang untuk membeli obat Kyuhyun kekeke.
"ak..aku..aku.." jawab Kyuhyun terbata-bata juga sambil nyengir-nyengir ala orang kesakitan
"Kyunnie kenapa?" tanya Kibum lagi makin khawatir, ia kini mengelus kepala Kyuhyun, "apa disini yang sakit?" tanya Kibum lagi-lagi yang menunjuk perut Kyuhyun
"iya Bummie, sakitnya tuh disini" jawab Kyuhyun masih agak merintih
"kenapa bisa sakit?" tanya lagi Kibum #aish capek gue ngetik
"AARRRGGGGHHHH...!" jeritan Kyuhyun dan sontak membuat Kibum kaget setengah hidup.
"waeyo Kyunnie?" ucap Kibum sambil memegangi Kyuhyun.
"ak..aku.." ucap Kyuhyun
"iya kau kenapa?" kata Kibum menuntun Kyuhyun bicara
"aku lapar Bummie" Kyuhyun langsung duduk tegak dan menatap Kibum, dia tidak seperti orang sakit sekarang, "dan berikan makananmu" lanjut Kyuhyun datar dan langsung merebut kantong plastik yang dibawa Kibum kemudian membukanya dan segera menyikat (?) isinya.
Kibum menarik nafas dan menghembuskannya kasar, "dasar setan licik" dengus Kibum. Kyuhyun hanya memasang cengiran lebarnya, "dan kenapa aku jadi babo? Harusnya aku sadar jika kau tidak apa-apa karena aku tidak merasakan apa-apa, apakah naluri kembar kita sedang konslet?" ucap kibum bertanya-tanya
"hahaha, aku tadi sempat berfikir bahwa ini tidak akan berhasil, tapi ternyata,,aaiisshh kau sangat lucu Bummie dengan ekspresi yang tadi itu?" sahut Kyuhyun cengengesan. Kibum langsung menoyor kepala Kyuhyun dan segera masuk kekamarnya tepatnya kamar mereka berdua.
Kyuhyun sudah selesai dengan acara makan-malamnya, meski sudah tidak pantas dibilang makan malam karena jamnya sudah sangat terlambat,tadi itu adalah makanan yang dibawa Kibum dari tempat kerjanya, ya mereka bekerja hanya saja 1 pekerjaan untuk mereka berdua agar tidak kelelahan satu dengan lainnya, jika Kibum yang bekerja maka Kyuhyun yang menunggu dirumah, lalu Kibum akan pulang dan membawakan makanan, begitulah sebaliknya. Kini Kyuhyun menuju ke kamarnya, ia melihat sang kakak tidur tanpa mengenakan baju, hanya celana boxer selutut yang dipakainya karena udara malam ini yang entah kenapa begitu panas, mungkin karena efek musim panas #hehehe kayak di Indonesia aja
"hhh, kenapa harus seperti itu? Kau membuatku iri saja dengan perut kotak-kotakmu itu" ucap Kyuhyun sambil memasuki kamarnya menuju lemari kecil milik mereka dan mengambil sebuah kipas lalu duduk diranjang samping Kibum,"hmm kapan-kapan kita beli kipas angin ya Bummie" ucap kibum lagi dan kemudian mengipasi sang kakak juga dirinya hingga akhirnya ia terlelap juga dengan sendirinya.
Keesokan harinya
"Kyunnie bangunlah..." ini siapa lagi kalau bukan Kibum.
"aah, Bummie sekolah libur" jawab Kyu masih menutup matanya
"aku tau, tapi bagaimana dengan rencana kita?" suara Kibum masih berusaha membangunkan sang adik
"rencana yang mana?" tanya Kyu masih belum mau bangun juga
"bersenang-senang dengan si ikan jelek, apalagi?" jawab kibum
Kyu langsung membuka matanya dan bangkit lalu duduk menghadap Kibum
"benar juga, cepat ambil Hp mu" suruh Kyu tiba-tiba
"mwo? Kenapa harus punyaku?" tanya Kibum
"ah dasar pelit" kata Kyuhyun singkat dan langsung berjalan menuju meja belajarnya mencari Hp Kibum
"Yak! Aku tidak pelit tau!" ucap Kibum sambil mempoutkan bibirnya
"hei, mukamu jelek sekali jika seperti itu" ejek Kyuhyun
Kibum semakin memajukan mulutnya dan ditambah gembungan pipi serta menyilangkan tangannya didepan dada persis seperti anak-anak yang sedang marah karena dijahili kakaknya.
"hahaha, hei Kibummie, apa kau tidak merasa aneh?" tanya Kyuhyun saat setelah menemukan Hp Kibum
"aneh kenapa?" Kibum balik bertanya
"kurasa kita tertukar, biasanya aku yang sering merajuk dan kau yang selalu bersikap datar, tapi kenapa disini malah kau yang sering merengek,merajuk,bahkan kau lebih bertingkah agresif" ujar Kyuhyun menjelaskan sambil memutar2 Hp Kibum ditangannya
Kibum berfikir sejenak "ah, kurasa kau benar, lalu bagaimana, apa kita harus kembali menjadi kita yang seperti itu?" tanya Kibum
"hhhhh, entahlah" jawab Kyuhyun sekenanya dan kemudian mencari nama seseorang di kontak Hp Kibum. Kibum hanya mendengus kesal mendengar jawaban dari sang adik
"sudah jangan difikirkan, kita ikuti saja permainan dari penulis fanfic ini" kata Kyuhyun mencoba membuat Kibum tidak kesal. "Ck! Kau beri nama apa si ikan jelek itu? Daritadi aku mencari kontaknya tidak ketemu" decak Kyuhyun kesal.
"yeobeoseyo" ucap Kibum tiba-tiba, ia menggunakan Hp Kyuhyun untuk menelpon seseorang, siapa lagi kalau bukan Donghae
"Yak! Apa yang kau lakukan?" teriak Kyuhyun dan langsung berhambur ke kasur dekat Kibum berusaha merebut Hp-nya, namun Kibum juga berusaha mempertahankan Hp yang ada digenggamannya, ia menghindari gerakan2 tangan Kyuhyun yang mengincar Hp itu
"Hyung ikan tolong aku" ucap Kibum sambil menghindari Kyuhyun
"mwo? Kau kenapa Kibum-ah?" jawab Hae di line telepon
"Kyuhyun ingin membunuhku" ucap Kibum jelas
"Yak! Ap-" ucapan Hae terputus
Tut..tut..tut..
Kyuhyun berhasil merebut Hpnya dan segera memutuskan sambungan telepon itu
"aiisshhh! Kau lihat, pulsaku hampir habis babo!" marah Kyuhyun
"Yak! Jangan mengataiku babo! Dasar pelit!" balas Kibum tak mau kalah
"jangan berteriak padaku!" ucap Kyuhyun berteriak dan melempar Hpnya ke kasur
"kau juga jangan berteriak padaku!" Kibum pun berteriak lagi
"mau cari masalah denganku?" kata Kyuhyun berteriak dan langsung menerjang tubuh Kibum dikasur, ia mencekik leher Kibum
"kalau iya memang kenapa?" kini Kibum juga tak mau kalah lagi, ia juga mencekik leher Kyuhyun dengan tangan kanan sedangkan tangan kirinya menjambak rambut Kyuhyun.
Merekapun berkelahi, tak ada yang mau mengalah hingga akhirnya mereka melepaskan cekikan masing-masing.
Sementara itu, di Mokpo
"ada apa Hae-ah? Apa itu tadi Kibum yang menelpon?" tanya eomma Hae
"ah, iya eomma, tapi tiba-tiba saja langsung mati" jawab Hae
"apa sudah kau hubungi lagi?" tanya eomma Hae lagi
"aku malas eomma, paling mereka sedang mengerjaiku, tadi kudengar mereka berteriak-teriak" jawab Hae lagi (juga)
"mungkin saja mereka sedang bermain ya Hae?" ucap eomma Hae tersenyum
"tentu saja, atau mereka sedang berebut sesuatu, ah aku bisa menebaknya, kali ini apa kalau bukan remote TV ya kaos kaki" tebak Hae dengan memasang pose berfikir
"hahaha, saudara-saudaramu itu memang menggemasakan" eomma Hae tertawa renyah
"menggemaskan bagaimana? Yang ada me-nye-bal-kan" ucap Hae mengeja kata terakhirnya"
Kembali ke KiHyun
Kini mereka duduk diranjang kasur saling memunggungi. Kibum disisi kanan kasur sedangkan Kyuhyun disisi kiri kasur, mereka sama-sama meringis karena terkena cakaran kuku dari sang lawan saat berkelahi.
uhuk..uhuk" ini suara batuknya Kyuhyun
"apa sakit?" tanya Kibum datar
"ani- uhuk..huk" jawab Kyuhyun masih dengan batuknya
Hening, hanya suara deheman Kibum yang terdengar
"mianhae" Kibum lagi yang bicara memecah keheningan
"hiks.." dan Kyuhyun menjawab dengan sebuah isakan
Kibum pun menoleh kearah sang dongsaeng dan menepuk bahunya
"mianhae kalau tadi itu sakit" tutur Kibum menyesal
"hiks..hikss..huweeeeee" Kyuhyun malah nangis beneran
Kibum langsung duduk disebelah sang dongsaeng dan memeluknya, sambil mengelus punggung sang dongsaeng untuk menenangkannya
"sstt..uljima, aku minta maaf" kata Kibum lembut. Setelah beberapa saat Kyuhyun berhenti menangis. "sudah? Mana yang sakit?" tanya Kibum.
"apa kau bodoh? Aku menangis bukan karna itu babo!" ucap kyuhyun kesal
"lalu?" tanya Kibum datar
"ini!" jawab Kyuhyun sambil menunjukkan Hp-nya yang sekarang menjadi 2 biji, eh patah maksudnya
Kibum hanya menghela nafas "kukira apa" kata Kibum datar dan kemudian berlalu ke kamar mandi dan mengunci pintunya.
"KIBUMMIEEEEEEEEEEEE...aku membencimuuuuuu...!" teriak Kyuhyun entah berapa oktaf
Yang diteriakin cuma merem+nyegir nahan suara yang kerasnya melebihi bom petasan cabe. Dan gara-gara itu mood Kyuhyun menjadi sangat buruk, hingga waktu makan siang tiba Kyuhyun terus menekuk wajahnya dan tidak mau bicara dengan Kibum.
"kau tidak mau?" tanya Kibum sambil menunjuk piring Kyuhyun yang berisi makanan. Kyuhyun hanya membuang muka dan seolah tidak peduli, padahal ia mati-matian menahan agar suara perutnya tidak sampai keluar/terdengar oleh Kibum.
"baiklah, hari ini aku yang bekerja, aku pergi" kata Kibum dan membuat Kyuhyun melihat kearahnya, setelahnya Kibum keluar dari rumah
"Ki..Kibummie kau? Inikan jadwalku? Ah, terserah, yang jelas sekarang aku lapar" dan tanpa aba-aba Kyuhyun langsung menyambar isi dari piring yang disodorkan Kibum tadi padanya. Tanpa kyuhyun ketahui Kibum mengintip dari celah pintu yang sedikit terbuka, Kibum memang sengaja tidak menutup pintu seluruhnya karena ini rencananya agar ia bisa melihat sendiri dan memastikan bahwa dongsaengnya itu memakan makanannya, ia tersenyum sangat manis kemudian pergi menuju tempat kerjanya.
Ditempat kerja
"Kibum? Bukankah sekarang jadwalnya kembaranmu yang bekerja?" tanya Park ahjussi, sang pemilik restaurant.
"ah,,mianhae Park ahjussi, dongsaengku sedang ada sedikit urusan, tidak apa kan jika aku menggantikannya?" jelas Kibum, berbicara sangat sopan dengan bosnya
"oh, tentu saja tidak masalah Kibum-ah" jawab Park ahjussi ramah
"gamsahamnida Park ahjussi" ucap kibum sedikit membungkukkan badan
"ah, bukan masalah, baiklah aku kesana dulu" kata Park ahjussi yang akan melangkahkan kakinya namun dicegah Kibum
"ah, mianhamnida Park ahjussi" maaf Kibum sopan
"apa ada sesuatu lagi Kibum-ah?" tanya Park ahjussi
"apakah aku dan Kyuhyun dibolehkan mengambil cuti?" tutur Kibum to the point. Park ahjussi mengkerutkan alisnya
"cuti?" Park ahjussi balik bertanya
Kibum hanya mengangguk lalu menundukkan kepalanya, ia tidak takut namun menutupi rasa malunya karena sudah lancang meminta cuti pada bosnya
"hmmm,, baiklah, kau boleh cuti seminggu, aku tau anak muda sepertimu dan dongsaengmu pasti butuh refreshing, dan kau pasti tidak ingin menyia-nyiakan musim pabas tahun ini kan?" tebak Park ahjussi dengan senyum malaikatnya, Kibum mendongakkan kepalanya tak percaya dengan apa yang barusan ia dengar
"benarkah?"tanya kibum tak percaya
"tentu saja, mulai besok kau sudah boleh cuti" jawab Park ahjussi
"gamsahamnida Park ahjussi, gamsahamnida" ucap Kibum gembira sambil membungkukkan badannya 3 kali.
TBC
