*Flashback
Leeteuk adalah anak dari seorang pengusaha kaya, namun suatu hari perusahaan appa mereka bangkrut karena ditipu cliennya, akhirnya mereka jatuh miskin, dan pada saat itu eomma Leeteuk melahirkan dua anak kembar yang sangat tampan. Kedua orangtua mereka takut tidak sanggup menghidupi ketiganya, akhirnya setelah KiHyun lahir mereka menitipkannya di panti asuhan begitu juga ini KiHyun baru berumur 4 tahun, dan Leeteuk 18 tahun, karena kebijakan panti, akhirnya Leeteuk harus pergi meninggalkan panti, sebenarnya ia tidak tega meninggalkan adik kembarnya, tapi mau bagaimana lagi.
"Kibummie, hyung janji akan menemuimu dan menjemputmu juga Kyunnie setelah hyung sukses nanti, jadi jangan sedih ne, arra?" ucap Leeteuk sebelum pergi meninggalkan Kibum dan Kyuhyun di panti.
"allaseo hyung, tapi jangan lama-lama ne?" Kibum yang saat itu masih cedal, mengusap airmata yang mengalir dipipinya
"bagus, jangan menangis, kau tidak mau Kyunnie khawatirkan?" ucap leeteuk lembut
"aniyo, Kyunnie pasti cucah diamnya" jawab Kibum polos menampilkan killer smilenya yang sangat disukai Leeteuk
*Flashback end
Leeteuk terpaku mendengar perkataan Kibum, anak itu masih ingat akan janji yang pernah ia ucapkan padanya, padahal saat itu kibum baru berusia 4 tahun.
"maafkan hyung Kibummie, hyung sudah berusaha mencari keberadaan kalian, bahkan hyung sudah mendatangi panti dimana kita tinggal dulu, tapi kalian sudah tidak ada disana" tutur Leeteuk mencoba menahan agar suaranya tidak terdengar bergetar.
Bukan menjawab Leeteuk, Kibum malah berhambur kepelukan Leeteuk dan disana ia menumpahkan segala kerinduan,kekesalan,dan kekecewaan yang sudah lama bersarang dihatinya, ia menangis sejadi-jadinya dipelukan Leeteuk, ia sangat merindukan pelukan hyungnya itu. Leeteukpun membalas pelukan Kibum dan airmata dudah tak dapat ia bendung lagi. Kyuhyun juga tidak mau menyia-nyiakan moment indah ini, ia ikut berhambur kedalam pelukan itu, ia juga ikut menangis. Setelah beberapa saat mereka saling berpelukan, pelukan itu terlepas menyisakan isakan-isakan kecil dari ketiganya, mereka menangis bahagia atau entah apa, hahaha aku bingung?
Kyuhyun langsung duduk membelakangi leeteuk dan kibum, ia melipat tangannya didepan dada dan mempoutkan bibirnya.
"Kyunnie, kau kenapa?" tanya Leeteuk sambil menyeka sisa-sisa air matanya
"kalian jahat!" ucap Kyuhyun tiba-tiba, TeukBum pun kaget dengan ucapan dongsaeng mereka
"kenapa hyung tidak berpamitan padaku waktu itu? Dan kau!" tunjuk Kyuhyun pada Kibum setelah sebelumnya berbalik badan menghadap keduanya,"kenapa tidak mengatakan hal ini padaku?" hardik Kyuhyun
"salahmu, kenapa tidak bertanya?" jawab Kibum santai
"Yak! Bagaimana bisa begitu? Kau curang!" kesal Kyuhyun
"kau sendiri yang selalu menangis jika aku mengatakan hal yang menyangkut Leeteuk hyung, jadi mana sempat aku mengatakan janji hyung itu?" jelas Kibum. Kyuhyun hanya menekuk mukanya. Leeteuk yang duduk diantara keduanya mengacak gemas rambut mereka, ia sangat merindukan perdebatan adik kembarnya, meski sekarang sudah berbeda hal yang diperdebatkan. Dulu mereka akan berdebat masalah, mainan atau berebut jatah makanan dipanti. Kini mereka sudah besar, Leeteuk tidak menyangka Kibum akan mengingatnya, berbeda dengan Kyuhyun yang sama sekali tidak mengingatnya saat bertemu tadi, mungkin Kyuhyun yang sedari kecil akan menangis jika mengingatnya jadi ia ingin melupakannya atau tidak membahasnya. Setelah itu mereka bercerita dimana keduanya tinggal,sekolah,dan bekerja paruh waktu, Leeteuk juga bercerita tentang kehidupannya yang sekarang, menjadi salah satu pegawai di SM dan dapat hidup layak, bahkan ia sudah menemukan kedua orangtua mereka dan mereka kini tinggal bersama. Akhirnya mereka sekarang hidup bersama, appa mereka memiliki perusahaan baru yang awalnya dimodali dan didukung Leeteuk.
Sudah dua minggu mereka hidup bersama, KiHyun sudah tidak bekerja paruh waktu lagi, awalnya mereka agak canggung dengan kedua orangtua kandung mereka mengingat mereka tidak pernah mengetahui wujud kedua orangtua mereka sejak lahir.
Drrrrrttt...drrrrtttt...drrrtttt...
Getaran ponsel membangunkan seseorang yang sedang tertidur hanya mengenakan atasan tanpa lengan dan celana boxer selutut mengingat ini masih musim panas. Ia sedang tidur siang, entah bagaimana caranya orang itu bisa tertidur di cuaca yang sangat panas ini, mungkin karena kelelahan atau apa.
"eunghh,," sedikit melenguh mengawali bangunnya siang ini, ia mengerjapkan matanya beberapa kali menyesuaikan retina matanya dengan cahaya yang ada disekelilingnya, ia menguap lebar mengakhiri kantuknya dan setelah itu mengambil ponselnya yang sedari tadi bergetar, ia menyeringai mendapati nama di layar smartphonenya yang baru.
"YAK! Ikan jelek! Kau mengganggu tidur siangku bodoh!" ucap Kyuhyun berteriak setelah mengangkat panggilan yang ternyata dari Donghae yang berada di Mokpo
"aisshhh,," Hae menjauhkan ponselnya dari telinganya mendengar teriakan Kyuhyun di telfon, "bisa sopan sedikit dengan pamanmu? Dasar setan!" Hae pun kesal dengan ketidaksopanan ponakannya itu, tapi itu sudah biasa.
"ah, kurasa itu tidak perlu. Sudah cepat katakan apa maumu? Kalau mau mencari Kibum, dia tidak ada, tapi kalau ada pesan,aku tidak menjamin akan menyampaikannya" dasar si evil, tetap menyebalkan, hihi
"bahkan aku belum menyapamu setan, aku tidak mencari Kibum, aku hanya ingin menagih janjinya" ucap Donghae malas, moodnya sudah jelek sejak Kyuhyun mengangkat telfonnya, dia terpaksa menlefon Kyuhyun karena ponsel kibum tidak aktif, mungkin sedang dicas.
"janji? Memangnya sidatar itu berjanji apa padamu? Apa kalian akan kencan?" usil Kyuhyun, ia menahan kikikan gelinya, ia memang sangat suka mengusili saudaranya itu.
"haish, terserah apa katamu. Dia berjanji akan datang mengunjungiku dan eomma ke Mokpo, tapi kenapa dia belum datang-datang juga, aku akan membeli tiket kereta jika dia sudah menghubungiku" tutur Hae
"oh masalah itu, bagaimana jika kami tidak jadi mengunjungimu?" goda Kyuhyun laagi-lagi
"tentu saja aku yang akan mengunjungi kalian, babo!" Donghae yang sudah kesal menjadi semakin kesal
"ah, kami sudah pindah rumah, dan jangan harap aku akan memberitahumu alamat rumahku yang baru" telak Kyuhyun yang langsung memutuskan sambungan telefonnya sepihak, kemudian ia tertawa terpingkal-pingkal.
"Y-Yak! Setan, aissh" kesal Donghae, ia mencoba menghubungi Kyuhyun lagi tapi yang terdengar malah sudra seorang wanita operator yang memberitahu bahwa nomor Kyuhyun tidak aktif, "YAK! Setan sialan, tahu saja kalau aku akan menghubunginya lagi, tapi dia bilang mereka pindah, apa dia mengerjaiku?" monolog Donghae disela kekesalannya.
Sebenarnya Kyuhyun sudah tahu tentang janji kibum yang akan mengunjungi Donghae di Mokpo karena Kibum yang memberi tahunya, dia hanya menjahili Donghae. Dan hari ini mereka sekeluarga sedang bersiap-siap mengunjungi Donghae esok hari, Kyuhyun kecapekan mengemasi barang-barangnya sehingga ia sampai tertidur. Mereka memang sengaja tidak memberitahu Donghae akan berkunjung besok, mereka ingin memberi kejutan untuk Donghae dan eommanya.
THE END
Jeongmal gomawo yang sudah mau membaca..
7 Desember 2014
