an : ini keterangan umur merekaa
Sehun : 17th
Kai :17th (kai loncat kelas di dunianya luhan)
Luhan : 19th
Baekhyun : 19th
Chanyeol : 18th
Kyungsoo : 19th
Author pov
10.23pm
Luhan mengerjapkan matanya pelan, membiasakan retinanya akan cahaya yang ada.
"Ungh~" ia menggeliatkan badannya
Nyutt
"Akh.." rasa sakit di lengan kirinya membuatnya mengurungkan niatnya untuk bergerak lebih banyak
"Sa-kit..." ia menggigit bibirnya keras berusaha menahan rasa sakit yang menderanya
Cklek
"Luhan hyung? Kau sudah sadar?" Sehun berjalan mendekati luhan dan duduk di tepi ranjangnya, dengan lembut ia membantu luhan duduk.
"Hyung.. apakah masih sangat sakit?"
"Ne... sakit sekali" luhan meringis pelan
Dengan lembut sehun menyandarkan kepala luhan di dada bidangnya, dengan pelan ia mengusap surai biru luhan
"Ssstt.. tenanglah.. sebentar lagi kyungsoo hyung akan datang" bisik sehun membuat luhan blushing mendengarnya. Benar saja tak lama kemudian kyungsoo datang dengan beberapa obat
"Luhan? sudah sadar?" Kyungsoo tersenyum lembut
"Ne kyungsoo-ssi" luhan membalas senyum kyungsoo dengan manis. Sehun pun menyandarkan tubuh luhan du headboard ranjang pesakitan itu
"Hyung aku mau keluar sebentar membelikanmu makanan.."
"Ne.." luhan tersenyum saat melihat punggung tegap sehun telah menghilang di balik pintu
"Cha.. lu, kau minumlah obat ini dulu.." kata kyungsoo, ia menyerahkan beberapa butir obat berwarna hijau yang berbau daun.
Dengan pelan luhan meminumnya sekali teguk.
"Kyungsoo-ssi.. apakah aku teracuni?"
"Jangan memanggilku seformal itu sayang.. yap. Kau terkena racun. Dan, kau seorang undine kenapa tidak menyembuhkan dirimu sendiri?"
"Aku.. tak tahu caranya.. kau tau? Aku terseret portal dan sampai ke kota yang bernama sylvain... lalu aku bertemu kyuhyun" jawab luhan lesu
"Kau teman kyuhyun ternyata.. dan bagaimana kau tau bahwa kau terkena racun? Setauku.. kau harus mengasah skillmu untuk mengidentifikasikan racun.."
"Di lenganku tertinggal cairan amis berwarna ungu pekat.. ia meninggalkan asap"
Kyungsoo berpikir sebentar, ia pernah membaca ciri ciri itu di sebuah buku kuno. Tapi ia sudah lupa karna ia membaca buku tersebut sudah hampir 3 tahun yang lalu.
"Mmm.. yang jelas sekarang kau sudah baik baik saja" kyungsoo memaksakan senyum manisnya
Cklek
"Soo-hyung.. aku membawakanmu mã…¡ OMO LUHAN HYUNG?!" Kai berteriak heboh
"Kai-ah?!" Dengan cepat kai berlari memeluk luhan erat, ia menyelusupkan wajahnya di perpotongan leher luhan
"Hyung mianhae.. mianhae atas semua perbuatanku.. kumohon maafkan aku hyung.. tidak seharusnya aku membawa kristal bodoh itu.. maaf" kai terus meracau minta maaf
"Hiks... bogoshippeoo kai-ah~" luhan sudah terisak sekarang. Di peluknya kai erat.
"Ekhem..." intonasi datar dan menusuk itu mengganggu aksi ayo-kita-melepas-rindu mereka.
"Hyung.. aku membawakanmu bubur. Makanlah"
Dengan wajah stoicnya sehun meletakan bubur yang di belinya diatas nakas luhan dan berjalan untuk duduk di sofa. Kyungsoo yang melihatnya hanya tersenyum kecil
"Kai.. kau kemana saja? Kau tak bertanggung jawab! Hiks... aku kesepian" dengan cepat kai menyatukan dahi mereka dan bebisik menenangkan "uljimayo hyung... aku sudah berusaha mencarimu ke berbagai wilayah, tapi nihil.. tak kusangka kau menjadi ras undine, itu di luar perkiraanku.. kau tau?" Kai tersenyum lembut ia menghapus air mata luhan pelan
"Kajja.. kau harus menemui baekhyun di rumahku.. Dia begitu merindukanmu"
"Baekhyun? Kau bertemu dengannya?"
"Ne.. aku dan dia ras yang sama.. itu berarti kami terlempar di tempat yang sama"
"Memangnya kau ras apa?" Luhan berkata dengan mata sembab yang mengerjap polos, bibir cherry yang merengut lucu serta pipi chubbynya yang memerah dan agak basah
"Aigoo kyeoptaaa, kau tambah imut hyunggg" kai mencubit pipi luhan gemas
"Kau tak lihat cupingku? Aku dan baekhyun ras catsith.. tetapi aku serigala sedangkan baekhyun kucing" kai menjelaskan sambil menggerak gerakan cuping serigalanya
"Ooohh!"
Luhan bangkit berdiri, namun dengan sekejap sehun berlari dan menidurkannya kembali
"Yak! Oh! Aku mau menemui sahabatku!"
"Andwee! Diamlah bersamaku! Kajima!" Sehun berkata dengan tegas dan menatap kai tajam
"Hei! Kau siapa?! Lepaskan hyungku" kai balas menatap sehun tajam
"Aku kekasihnya! Kau mau.. aa..pp-pp a?" Sehun yang menyadari perkataannya langsung tergagap canggung. Hilang sudah image coolnya saat kalian melihat sehun sedang menggaruk garuk tengkuknya dan berdehem keras, oh! Jangan lupakan wajahnya yang bersemu merah
"Ma-mak-sudku errr... kau kan bukan kekasih luhan, atas h-hak ap-a kau membawanya pergi?" Kali ini sehun sudah bisa mengendalikan sikapnya dengan wajah soknya ia bertanya balik, namun perkataannya cukup membuat luhan mendesah kecewa
"Kai-ah... kau ada perlu denganku kan? kajja.. biarkan mereka berdua" kyungsoo menyeret lengan kai dengan kasar
"T-tapi hyuuung?"
"Sudahlah! Ikut aku!"
Blam
Luhan membalikan badannya. Tidak ingin menghadap sehun
"Hyung..?" Sehun mendesah pelan
"Hyung... mianhae... aku asal bahwa kau kekasihku.." Sehun berkata pelan
"Aku tak suka melihatmu seperti itu dengan lelaki lain" nada bicara sehun terdengar sarat akan rasa kecemburuan
"Tapi hyung... maukah kau menjadi kekasihku? Kau tau? aku Menyukai ani mencintai mu pada pandangan pertama.. saranghae.. jeongmal saranghae... hyung.."
"Hyung?"
Sehun pun memutuskan untuk melihat wajah luhan yang membelakanginya
"Hmph... kau sudah tidur ternyata? Aish... cepat sekali.." kata sehun saat mendapati wajah pulas luhan.
Dengan perlahan sehun membaringkan tubuh tegapnya di samping luhan lalu merengkuh luhan erat "Jaljayo.. saranghae"
Cup
Sehun membuka matanya perlahan, hal yang ia lihat pertama adalah surai biru muda milik luhan.
Ia bangkit perlahan untuk menuju kamar mandi.
Beberapa menit setelah sehun pergi deer eyes itu membuka pelan
"Aish! Apa yang kau pikirkan Xi Luhan!" Luhan mengacak surainya kasar dengan brutal ia melempar selimutnya dan tergopoh gopoh ke kamar mandi. Tanpa tau siapa di dalam dengan sembarang luhan melenyapkan kain kain yang melekat di tubuhnya dan masuk kedalam box shower.
Ia berdiri tepat di bawah pancuran tanpa tau sehun sedang memijat kepalanya dengan shampoo, sepertinya mereka berdua belum sadar. Saat luhan berjalan mundur untuk mengambil sabun buttnya seperti menabrak sesuatu yang besar dan berkerut.
"YAK! LUHAN! KENAPA KAU DI KAMAR MANDI INI?!" Sehun berteriak keras
"KYAAAAAAAAA OMOOOOO! AKU TIDAK TAU KAU SEDANG MANDI" jerit luhan dengan panik ia menutupi aset berharganya dan memalingkan wajahnya yang memerah akibat melihat tubuh sexy sehun
"KAAAA! (Pergi)" seru sehun
"Neeeeee!" Luhan hampir saja beranjak keluar namun melihat siluet kai dan kyungsoo yang baru saja datang dan duduk di sofa depan pintu kamar mandi membuatnya mengurungkan niatnya
"Sehunn kai ada di luaarr dan aku tak membawa handuukk" luhan mengeram
"Aigooo! Lalu bagaimana?"
Bisa saja sehun menerkam luhan sekarang. Oh! Lihat pantat bulatnya yang bergoyang indah/plakk/ tanpa sadar sehun mendesis.
"Se-Sehun! Kai menuju kemariii! Eothokae?" Luhan ingin menangis sekarang
"Kemari!" Perintah sehun yang langsung di turuti luhan.
"Bersembunyi di belakangku" lagi lagi luhan menuruti perkataan sehun dengan pelan ia menempelkan badanya ke punggung sehun
"Ssssh" sehun mendesis saat kulit lembut luhan bersinggungan dengan kulitnya
"aishh ini membahayakan keselamatanku" cibir luhan
"Diamlah hyung.." bisik sehun
Cklek
"Eh kau sedang mandi ya?" Tanya kai
"Sudah liat masih tanya!"
"Heheee maaf maaf.. tadinya aku ingin numpang mandi.. tapi biarlah" kata kai sambil berlalu. Dengan cepat luhan menyingkir lalu keluar box untuk memakai bajunya yang tadi
"Hiii bocah itu mesum juga! Huh..!" Setelah ia memakai bajunya luhan segera mengambil langkah seribu untuk keluar rumah.
.
"Hhh~ bodohnya... aku kan tak tau negeri ini"
Ujar luhan sambil terus melihat kebawah dan menendang batu batu yang ada di depannya
Brugh
"Yak! Perliã…¡ wow.." luhan menatap takjub orang yang -menurutnya- menabraknya
"Maafkan aku adik manis~" ucap laki laki bertubuh tegap dengan surai kemerahan dan manin merah gelap
"E-eum n-ne " gagap luhan
"Apa kau tersesat adik manis?"
"Ne.. aku tersesat, dan juga jangan panggil aku adik manis, asal kau tahu aku sudah berumur 19tahun"
"Jinja?! Wah.. mianhae, habisnya wajahmu imut sekaliiiii" ucap laki laki itu sambil mengacak rambut luhan gemas
"Y-yak! Aish.. siapa namamu?" Tanya luhan
"Perkenalkan, Aku Park Chanyeol dari ras salamander umurku 18tahun, dan..?"
"Ah.. aku Xi Luhan ras undine"
"Undine..?"
"Yah.." balas luhan malas
Chanyeol menarik dagu luhan keatas, tatap mereka beradu chanyeol sangat terpesona dengan manik biru luhan, ia menggumamkan mantra sehingga maniknya berubah menjadi merah muda
"Kau.. daria atas? Apakah kau sudah bertemu dengan orang yang bernama baekhyun?"
"Heh? Darimana kau tahu?" Luhan mengernyitkan dahinya bingung
"Itu mudah lu, kau tahu? Salamander selain bisa mengendalikan api sesuka kami.. kami juga bisa membaca bahasa kuno dan mengetahui isi pikiran kalian termasuk telepathy. Yah.. kemampuan itu sama seperti yang dimiliki catsith" chanyeol mengedikan bahunya sebentar
"HANNNN! RUUUU!" Dengan cepat sehun melesat saat melihat posisi chanyeol dan luhan.
BRUGH
Sehun mendorong badan besar chanyeol ketanah yang menghasilkan rintihan kesakitan dari suara berat chanyeol. Sehun menudingkan pedang hitamnya di leher chanyeol
"Apa yang kau cari.?" Geram sehun saat manik chanyeol berubah kembali menjadi merah muda.
"Hmph.. tak kusangka, ia di kejar oleh ras itu"
"Apa?" Tanya sehun
"Aku baru saja menyelami pikiranmu.. luhan di serang oleh ras itu..? wah.. sepertinya mereka berniat membangkitkan monster" ucap chanyeol sambil bersmirk ria, maniknya telah kembali menjadi merah tua
"Menggunakan cape merah dan berambut ungu serta manik ungu tua.. yah tidak salah lagi"
"Apa maksudmu brengsek?!" Sehun menggeram marah ia menguatkan cekikannya di leher chamyeol
"Aku akan menjelaskannya jika kau melepaskan cekikanmu Oh Sehun.."
Dengan tidak iklas sehun melepaskan cekikannya
"Luhan... dia"
.
.
"Diincar oleh.."
.
.
.
"Ras Stacia..."
TBC
Okehh vyin apdettt dan buat yang nanya sequelnya fall for you, udah ada kok.. judulnya oh's family story, vyin lupa taruh kata sequel disana hehee.. ada yang nanya vyin otaku apa gak.. dan jawabannya YA! vyin otaku, fujoshi dan gamerss kkkk~
Maaf baru bales review kalian yah.. keep review all :* oh iya bagi yang mau ngechatt mungkin/? Bisa add fb vyin : Vyin Capella.
.
.
.
Review? :)
