"Kami pulang~" Luhan berkata sambil memasuki rumah kyungsoo "selamat datang" sambut kyungsoo.

Luhan terdiam sebentar, maniknya sibuk mencari keberadaan temannya. Sehun hanya mengernyit bingung melihat tingkah luhan.

"Kai dimana kyung?"

"Kai sedang menjemput temannya yang bernama baekhyun. Sebentar lagi pasti datang, ia menggunakan sihir teleportnya"

"Baekhyun?! Aaaa senangnyaaa~" luhan terkekeh ia lalu menjatuhkan tubuh letihnya. Diam diam namja dari ras spriggan ini menyunggingkan senyumnya.

"Oi sehun-ah besok latihan lagi yaa" kata luhan sambil tersenyum manis.

DEG

"Ibu.." sehun membeku, memori kelam kembali berputar layaknya kaset rusak yang terus mereplay.

.Flashback on.

"Ibu! Ayo bermainnnn~" Kata sehun kecil yang berumur 4 tahun

"Sebentar sehunna.. ibu mau menyiapkan makan siang untuk ayah dan kakakmu" kata wanita paruhbaya namun cantik itu dengan senyum manisnya

"Ish ibu menyebalkan!" Kata sehun sambil mempoutkan bibirnya. Oh Minri terkekeh pelan.

Ia mendekati anak bungsunya dan mengusap rambut sehun pelan manik ungunya menatap lembut anaknya tersebut.

"Kalau begitu bermainlah bersama hyungmu"

"Tidak mau, ia selalu sibuk dengan latihannya!"

"Kalau begitu pergilah temui ayahmu di halaman samping. Sehun harus berlatih juga kan?" Kata Minri sambil tersenyum sangattt lembut dan manis.

.Flashback off.

"Sehun! Gwenchana?" Luhan bertanya dengan khawatir

"A-aku.." sehun terbata

"Kau kenapa?" Kata kyungsoo yang mulai ikutan khawatir.

"Ani.. nan gwenchana" kata sehun lalu berlalu pergi ke kamar tamu. Ia butuh menenangkan dirinya. Luhan menatap punggung tegap sehun dengan sendu. Ada apa dengannya? Apa ia berbuat salah?

Ting Tong

"Biar aku saja.." Luhan beranjak menuju pintu utama

Krieet

"Eh? Chanyeol? Ada apa?" Kata luhan

"Tidak.. hanya ingin mengajakmu jalan jalan. Bagaimana? Aku akan mentraktirmu senjata kebetulan aku memiliki uang yang cukup banyak"

"Baiklah.."

.ALFHEIM.

Kini salamander-undine ini duduk di bangku taman bunga yang ada di dekat wilayah perkotaan sylvain.

"Tempat apa ini? Indah sekalii!"kata luhan senang

"Aprhodite Garden. Karna keindahan dan kecantikan taman ini bagaikan jelmaan dewi kecantikan, aprhodite." Jelas chanyeol. Ia menyeruput minumannya sedikit.

"Ohya.. kau menggunakan senjata apa hyung?"

"Aku menggunakan busur panah"

"Apakah kau sudah mencoba memakainya?"

"Tentu.. sehun mengajariku banyak hal"

"Yah.. tapi busur panah yang kau gunakan itu masih lemah karna itu senjata awal"

"Aku tak begitu tau" luhan memandang hamparan bunga tulip di depannya

"Ayo.. aku akan membelikannya untukmu"

"Apa tidak merepotkan?" Kata luhan

"Tentu tidak! Kajja!" Chanyeol menarik tangan luhan dan terbang menuju pusat kota

.

.

"Permisi ahjussi, kami ingin mencari busur panah yang kuat. Apakah ada?" Tanya chanyeol ramah

"Ya. Silahkan tuan pilih sendiri" ucap pedagang itu sambil membimbing mereka menuju bagian busur panah.

"Nah pilihlah, tapi kusarankan untuk menjari yang agak berat agar saat menembak akan terasa stabil"

Luhan berjalan mengitari estalase. Dan perhatiannya jatuh pada sebuah panah dengan ukiran bulan sabit dan besi runcing yang berfungsi sebagai pemfokusan ditengahnya. Tengahnya berwarna biru muda dan kedua sisi yang lain berwaena putih. Busa untuk menarik anak panahnya berwarna putih gading.

"Yeol.. aku mau ini saja" kata luhan sambil menunjuk busur panah tadi

"Moon walker? Apa kau serius?"

"Ya.. ini mirip milik traxex" kata luhan, ia mengingat senjata dari salah satu hero dota tersebut.

"Kau tahu traxex? Konon ia memang menggunakan senjata ini. Jika sudah terkena Frost arrownya siapa pun itu, ia takkan bisa bergerak dengan cepat. Gerakannya akan lambat atau malah bisa berubah menjadi es. Serangan moon walker juga sangat sakit, karna menurut buku kuno panahnya mengandung aura kematian milik traxex"

Luhan yang mendengarnya speechless seketika.

Hei! Ternyata salah satu hero yang ada di dalam game kesukaannya nyata! Siapa yang tidak terkejut?

"Asal kau tahu.. sangat susah menggunakannya" lanjut chanyeol namun tetap membawa moon walker unruk dibayar

"Ini.." kata chanyeol sambil menyerahkannya ke luhan. Luhan langsung menerimanya. Ia memfokuskan pikirannya untuk menyimpan di dalam tas tak kasat mata yang ia milik

Plop

Moon walker menghilang.

"Ayo kembali.. mereka pasti mencariku. Tapi sebelumnya ada yang ingin kutanyakan" Kata luhan saat mereka telah di luar toko.

"Apa itu?"

"Kemana manik merah mudamu?"

"Itu sihir tingkat atas... hanya bisa aktif 2 kali dalam waktu 10 tahun.. aku sudah menggunakannya di pertemuan sebelumnya karna aku merasa ada yang tidak beres saat melihatmu"

"Begitu.." gumam luhan

"Kajja." Kata chanyeol berjalan mendahului luhan

"Yeol... apa di dunia ini hanya salamander yang dapar mengendalikan api?" Kata luhan sambil berjalan

"Tentu saja tidak. Ras lain juga bisa menggunakannya namun tidak sekuat salamander. Akan ada saat dimana kau harus memilih skill pada dirimu sendiri.. sehun memilih angin, aku heran padahal kebanyakan spriggan akan memilih kegelapan karna itu adalah skill yang cocok dengan ras mereka.." jelas chanyeol

"Ada berapa skill di dunia ini?"

"Air,api,es,kegelapan,cahaya,angin, dan petir"

"Aku harus memilih yang mana?"

"Kurasa es karna kau menggunakan moon walker sekarang"

"Apa setelah memilih aku takkan bsa menggunakan skill lain?"

"Ya.. kecuali ras mu memiliki sihir untuk skill lain tapi itu takkan mengubah apapun. Karna es telah menjadi skill mutlak mu setelah skill mutlakmu. Tetapi lain ceritanya jika kau salamander, kau hanya bisa menggunakan skill api."

Luhan hanya menganggukan kepalanya paham. Ia kembali memandang kebawah sambil terus berjalan.

BRUGH

Seseorang menabrak luhan membuat luhan terjatuh dengan tubuh orang itu diatasnya

"M-mianhae a-aku tak sengaja menabrakmu" ucap suara cempreng ! Sepertinya luhan mengenal suara ini.

Maniknya membola

"Baekhyun?!" Pekik luhan

"Luhaaaaeennn" bukannya beranjak dari tubuh luhan baekhyun malah memeluknya erat membuat mereka menjadi perhatian orang yang berlalu lalang.

"Kenapa bisa ada disini?" Heran luhan

"Aku diajak kai kerumah teman eh kekasihnya kurasa. Dan setelah kami sampai ia malah mengacuhkan ku dan bermesraan dengan kekasihnya membuatku seperti obat nyamuk" sebal baekhyun membuat luhan tertawa kencang dan terdiam setelah baekhyun memberinya pukulan sayang pada kepalanya.

Mereka berdiri.

"Yeol ada yang ing- loh dimana chanyeol?" luhan melihat kekanan,kiri dan belakangnya namun nihil ia tak menemukan sosok tiang itu dimanapun.

"Ayo kembali.. kebetulan aku menetap disana sementara"

.ALFHEIM.

"Aku pulang~" ucap luhan setelah memasuki rumah kyungsoo yang diikuti baekhyun.

"Selamat datang" kata sehun yang sedang membaca buku di sofa ruang tamu dengan datar.

"Kyuuung~ Kaiiii~ eodiga?" Panggil luhan

"Mereka sedang pergi berbelanja bahan makan malam" sehun menjawab (lagi)

"Oh.." luhan merespon dengan singkat.

Sementara baekhyun? Ia sedang mengernyitkan dahinya. Kenapa.. kenapa aura orang itu -sehun- sangat kelam dan dingin? Tanpa sadar baekhyun megeratkan kepalan tangannya ekornya berkibas tak tenang.

Other side

Di sebuah lorong gelap dengan sinar dari beberapa lampu teplok yang berada di dinding, namja tinggi tegap bersurai kemerahan itu berjalan dengan tegas, sesekali beberapa orang yang berpapasan dengannya akan menunduk hormat.

Akhirnya ia sampai padaruangan berpintu besar dengn ukiran rumitnya.

Krieet.

Chanyeol membuka pintu dengan perlahan.

Ia melihat siluet sahabatnya yang sedang menyandar kepada headboard kasur king sizenya dengan infus dan beberapa alat penunjang kehidupan lainnya.

"Kris.." lirihnya

Kris melihat kearah chanyeol.

"Apa?" Jawabnya pelan

"Kumohon.. hentikan ini"

"Tidak. Terimakasih atas saranmu park"

Chanyeol mendekat kearah kris dan duduk di kursi yang sudah disediakan.

"aku tau kau sudah cukup lelah.. kita kehilangan banyak tenaga saat menghabisi ras undine 4 tahun lalu. Kau juga sampai sekarat saat melawan pimpinan undine. Bahkan kita kehilangan salah satu orang terbaik kita, Tao.

Dan kini pengguna uniqe skill hanya beberapa orang saja"

Kris terdiam ia menggeram pelan, salah satu kebodohanku adalah tidak menyisakan ras keparat itu satupun kecuali ratu oberon! Tetapi.. kini mereka terkecoh dan mengira ras stacia masih banyak! Dasar bodoh! dia kira orang lemah yang kukirim kehutan saat itu adalah stacia? Kkkkk itu hanya ilusi saja~" ucap kris sambil tertawa menyeramkan. Tetapi sedetik kemudian ia terdiam.

"Apa kau tau kenapa myungsoo gagal dalam membunuh orang 'itu' dan ras keparat itu? Aku harus membangkitkannya segera agar oberon hancur dan merasakan penderitaan yang sama denganku 10 tahun yang lalu!"

"Mereka membunuh ayah dan ibu dengan kejam! karna masalah sepele!"

Chanyeol menatap sahabatnya sedih.

"Tetapi.. bukannya orang itu sangat berharga untukmu dulu? Sebelum insiden itu kau sangat menyayanginya kris.. tak bisakah kau memaafkan kesalahan yang bahkan tak diketahuinya?"

"Apa kau mulai berkhianat?" Tanya kris dingin

"Tentu saja tidak! Aku hanya merindukan sahabatku yang dulu.."

"Keluar park..." Kata kris dingin

"Tapi.."

"AKU BILANG KELUAAR!"

Chanyeol menghela nafas sebelum beranjak keluar pintu. Ia menutup pintu dengan pelan dan terdiam. Kepalanya tertunduk tanpa sadar air mata mengalir pelan mengingat kenangan saat sahabat baiknya belum berubah sebagai iblis dulu.

Chanyeol menghapus kasar airmatanya dan beranjak pergi.

Sementara di dalam ruangan air matanya jatuh perlahan lahan, perkataan chanyeol membuat masa lalunya kembali teringat dan menghantamnya dengan kuat.

"Ibu... maafkan kris.. ini semua kris lakukan untuk membalas perlakuan iblis mereka.."

.

.

.

"Maafkan kakak... Sehun"

.

.

.

.

"Kakak..." airmata sehun terjatuh dengan pelan.

.

.

TEBECE

Lohaaaa semuaaaaa maafff karna baru apdet, dikarnakan vyin yang sibuk guild vyin di dn dan karna pas vyin ngetik ketikan vyin tiba tiba ilang buat vyin males ngetikk itu memang salah satu hero jagoan vyin di dota1 ataupun dota 2. Vyin dapet ide dari sana hehee dan itu emang skillnya traxex. Elemen dan skill itu beda permirsaaah harap diingatt. Elemen penggunanya bisa mengendalikan elemen tersebut contoh : Aang yang dapat mengendalikan angin. Skill berwujub berupa skill. Seperti : traxex menggunakan skill es nya untuk membekukan lawan.

Kalo gak ngerti sabaarr /nyengir/ #digebukin

.

Btw happy holidays yaah! doain vyin bisa liburan kebali, amiiienn O:) dann chap depan bakal full flash back (kayanya)

Tengkyuuu{}

Daann tetap review guyss. Byeeehhh :*

oOo Give me review~ oOo