Chap 2 datang ~ ^o^/

0o0

"Jae, kenapa ada disini?" Heechul menghampiri Jaejoong. Jaejoong meliriknya dingin lalu mengacuhkannya. Aish, dia sengaja tidak masuk ke dalam karena malas melihat Heechul, ternyata orang itu malah tengah menghampirinya. "Sudah lama kau tidak kesini." Heechul semakin sksd. Dia tidak tahu kalau Jaejoong membencinya. Jaejoong tetap tak menghiraukan Heechul. "Kau sendirian? Dengan Yunho-ah tidak?"

"Berisik! Kenapa kau itu cerewet sekali, sih!" Bentak Jaejoong. Heechul hanya bisa diam meresponnya.

"Nih, Jae ada disini. Lho? Heechul juga ada disini?" Yunho keluar brsama Teuki dan Sungmin karena umma suju itu menanyai Jaejoong, makanya, Yunho mengajak dua orang itu dimana Jae berada.

"Huwaa, Yunho-ah. Lama tak jumpa." Heechul beranjak & mengalungkan tangannya dileher Yunho, membuat Jeje membulatkan mata bulatnya. Sekilas, Heechul tengah mencium Yunho yang Yunho sih mau-mau saja. Tapi, seseorang menghentikannya sebelum Jaejoong bertindak.

"Hyung, ini bukan fanservice. Sebaiknya jangan lakukan itu." dengus Sungmin. Ya, Sungmin tidak suka melihat adegan yang akan dilakukan oleh hyungnya itu.

"Hihi, mian. Jadi kebiasaan deh kalau lihat namja ganteng." Ujar heechul sambil nyengir kuda. Jaejoong bisa melihat paras kecewa diwajah Yunnie-nya. Dalam kesempatan itu, Jaejoong langsung menarik lengan Yunho menjauh dari Heechul.

"Kau itu apa-apaan sih? Yunho itu bukan mainanmu! Jangan suka ciumi orang seenakmu dong!" decak Jaejoong sewot lalu menarik Yunho pergi. Heechul kembali diam, kenapa Jaejoong sensitif sekali padanya.

"Heechul-ah. Kau harus ikut aku." perintah sang umma ketika punggung Yunho dan Jaejoong mulai menghilang dari pandangan mereka.

Aish, Heechul lupa kalau dia tidak latihan. Ia juga lupa ada umma suju disini! Ash, itu sama saja dia cari mati kalau datang kesini. 'Ah, Heechul paboya' batinnya. 'Ini semua gara-gara Hankyung-ah! Aku sampai stress, kan!' Umpat batinnya sambil menyalahkan orang yang tidak bersalah.

0o0

"Hei, magnae. Kau sedang apa?" Kini Yoochun dan Junsu menghampiri Kyu yang masih asik main PSP dan membiarkan Hyukie duduk merinding di dekat Yesung & Siwon -yang masih mandangin angel mereka-.

"Hyungdeul tidak lihat ya aku sedang apa?" Jawab Kyu tanpa mengalihkan matanya dari layar PSP. Karena merasa tidak dipedulikan, Junsu merebut PSP dari tangan Kyu."Yaaah ~ Hyung ini mau apa sih? Kan lagi seru~" Ujar Kyu kcewa.

"Kami mau bertanya padamu. Jadi PSP-nya, aku pegang dulu. Ok!"

"Ya, Ya, Baiklah! Mengganggu saja..." Gerutu Kyu dengn wajah pasrah. Sedangkan 2 namja itu terkikik geli.

Pada saat itu, tiba-tiba semua mata tertuju pada Teuki dan Sungmin yang membawa masuk Heechul. Ash, pasti akan jadi hal heboh!

"Nah, kebetulan ada orang yang kami maksud, sekarang, jawab pertanyaan kami ya~" ujar Yoochun dan di jawab dengan anggukan lemah Kyu.

"Menurutmu, Sungmin imut tidak?" Junsu memulai pertanyaan.

"Hah? Maksud hyung apa sih?" Kyu balik bertanya dengan pura-pura babo. Masa dia harus bilang Sungmin imut? Lebih baik bilang dirinya sendiri saja yang imut!

"Aish, jawab dong, Kyu. Kalian kan sudah sekamar bertahun-tahun, Masa kyu tidak menyadari kalau Sungmin itu imut." Cerocos si Xiah.

"Andwae! Aku tidak akur dengan Sungmin-ah kalau dikamar. Dia selalu mau menang sendiri. Mataku sampai sakit lihat barang-barang pink-nya." Dengus Kyu sambil mengambil kembali PSP-nya. Kedua namja itu pasang tampang kecewa. "Dia juga suka mengomeliku dan memukulku dengan bunny pink-nya kalau aku sedang main starcraftku. Masa aku bilang dia imut? Ogah!"

"Ah, kukira kalian akur juga dikamar karena tiap kami lihat konser, kalian selalu akrab." desah Junsu diikuti dengan anggukan Yoochun.

"Itukan memang tuntutan couple. Aku hanya melakukan itu demi elf. Jujur saja, aku lebih memilih Wookie-hyung yang tidak lebay seperti Sungmin-hyung."

"Ah, Magnae pabo-ah." gerutu Junsu sambil mengotak atik laptop-nya.

"Padahal, kalian terlihat cocok, fic-nya saja sampai mau menyaingi EunHae nih." Tambah Yoochun sambil menghambur ke Junsu.

"EH? Fic? Masa? Ada FF tentang aku dan si sok manis itu?" tanya Kyu sambil menyerobot YooSu dan melakukan hal sama seperti Eunhyuk.

Berbeda reaksi dengan Hyukie, magnae itu malah snyum-senyum sendiri karena di FF itu dia menjadi pihak yang mendominasi Sungmin. Sama dengan Hyukie, kini, magnae itu juga sedang baca FF NC yang sengaja dibuka YooSu barusan.

"Eh? Kita dapat 1 mangsa lagi ya?" tanya Yoochun heran & Junsu hanya mengangguk bego.

0o0

Jaejoong mendorong masuk tubuh Yunho ke dalam mobilnya. Yunho merasakan gelagat aneh dari namja di hadapan-nya ketika Jaejoong membanting tubuhnya kesisi pintu lain.

"...Boo, Boo?"

Jaejoong meremas kemeja Yunho dengan erat, setitik air diujung matanya mulai merembes keluar. "…kau ingin apa? Tidak cukupkah hanya dengan diriku?"

"Ma, Maksudmu apa, Jae?"

"Aku cemburu! Aku tidak mau kau disentuh yang lain selain aku! Tidakkah kau mengerti kalau aku mencintaimu, Yunho-ah!"

"A-aku tahu, aduuh, sudahlah, jangan menangis lagi." Yunho langsung memeluk Jaejoong, ya, Jaejoong adalah kekasih yang ia cintai dan tentu saja publik tidak tahu dengan hubungan rahasia YunJae ini.

"Hiks..." Jaejoong mulai tenang dipelukan Yunho."…Yunho-ah, mau cium." pinta Jae. Aish, selain banyak mengeluh, cerewet & cengeng, ternyata kekasihnya itu manja sekali.

"Iya-iya, my Boo sayang." Yunho menyentuh kedua pipi pucat Jaejoong & melayangkan bibirnya didahi Jaejoong.

Namun di kesempatan itu, tangan nakal Jaejoong mulai membuka kancing kemeja Yunho. Yunho kaget.

"Jae! Apa yang kau lakukan!" Bisiknya. Bukannya berhenti, Jaejoong semakin menjadi-jadi, ia mulai membelai dada Yunho sambil mengigit bibir bawahnya. Mata nakalnya juga mulai menghanyutkan pikiran Yunho. Jaejoong yang menggoda seperti ini...

GLEKK. Yunho menelan ludah tidak sabar, dan…

BRUUK.

Yunho menjatuhkan tubuh Jaejoong. Membalik keadaan. Jaejoong tersenyum menang. Dia bisa membuat seorang Yunho bertekuk lutut seperti ini & Yunhopun sama, hanya Jae yang bisa membuat pertahanannya lumpuh.

Bibir merahnya, rambut hitam nan lembutnya, bola mata yg menyihirnya, tangan kecil dan tubuh mungilnya...

Dan pada saat itulah, Yunho melahap seorang Jaejoong di parkiran dorm SuJu, di mobil Black yang sepi ini.

0o0

Semua anak yang ada disini langsung menyerubungi Teuki dan Heechul kecuali Hyukie yang masih merinding disko dengan laptop Yoochun.

"Heechul-ah! Apa pantas seorang penyanyi sepertimu keluyuran di saat waktu latihan? Kau tahu, waktu debut kita tinggal sebentar lagi & kau malah menghilang begini?" Tukas sang umma dengan wajah sewotan.

Para pelatih, Changmin & YooSu lebih memilih berdiri jauh dari kumpulan anak suju itu.

"Heechul-ah! Kau dengar aku tidak! Jawab pertanyaanku!" Teuki mencengkram pipi Heechul dengan suara yang menggema, Heechul masih tetap diam dengan wajah datar. Ia tak mau memperpanjang masalah kalau ia menentang & membela diri.

"Hyung, sebaiknya ini dibicarakan—"

"Diam kau Siwon-ah! Cuma heenim ini yang suka keluyuran & sesuka hatinya! Dia harus dapat hukuman!" bentak Teuki. "Malam ini, kau tidak boleh makan dan juga tidur dikamarmu, kau harus tidur diruang tengah."

Penjelasan sang umma menghancurkan pertahanan Heechul. Tidak makan sih tidak masalah, tapi tidur diruang tengah?

"Hyung, kenapa? ini tidak adil." pintanya.

"Kau terima saja! Semua salahmu sendiri! Kalau ada mmber lain yang sama sepertimu, aku juga akan beri hukuman yang setimpal." Ujar Teuki sambil keluar dari kerumunan itu.

"Tapi, hyung." Hankyung mulai bicara dan meraih lengan Teuki untuk tidak pergi. "Kita harus pertimbangkan ini. Kau tahu, Heechul-ah tidak bisa tidur di tempat seperti itu." ucapnya halus.

"Aku tidak peduli & keputusanku sudah bulat. Lepaskan aku!" Leeteuk melepas diri dan ia langsung pergi dari ruang ini, diikuti Kangin dibelakangnya untuk menuju dorm.

Anak-anak bubar dari kerumunan. Hankyung menghampiri Heechul yang masih diam di tempatnya. "Keputusan itu tidak adil." Jelas Hankyung sambil menyentuh bahu Heechul. "Kau tidak apa?" Hankyung terkesiap ketika Heechul dengan kasar menapik tangan yang ada di bahunya.

"Tidak usah berbuat sejauh itu." Dengus Heechul lalu ia juga pergi dari ruangan, meninggalkan Hankyung yang terdiam. 'Tahu begini, lebih baik aku tidak pulang saja.' Batinnya.

0o0

"Kibum-ah." Siwon memanggil Kibum yang tengah duduk di dekat Hyukie untuk istirahat. Si cute Kibum itu menoleh kearah Siwon yang sedang berkumpul dengan anak-anak SuJu M dan pak pelatih. Dengan sedikit isyarat dari kepala Kibum yang agak memiring dari kejauhan, Siwon tahu kalau angel yang selama ini dipujanya diam-diam ini, menanyakan 'apa?'.

"Tolong tunggu aku, jangan ke dorm duluan, ok!" Pinta Siwon dan Kibum mengangguk kecil disertai senyum yang membuat Siwon klepeg-klepeg, lalu Siwon langsung mengalihkan pandangannya ke pak pelatih lagi karena dia takut jantungan melihat senyum sang snower.

"Ayo ke dorm." Ajak Shindong pada member yang latihannya sudah selesai. Dia langsung beranjak pergi sebelum mendapat respon dari yang lain. Sungmin juga ikut beranjak & akan mengekor Shindong, Kyu melihatnya sejak tadi & ia langsung mecah dari SuJu M kemudian tiba-tiba ada dibelakang Sungmin sambil senyum geje.

"Eh, Kyu? Ada apa?" Toleh Sungmin ketika merasakan sebuah tangan menyentuh pinggangnya.

"ne,ne... Tidak apa." Ujar Kyu gugup sambil menarik tangannya kembali dari Sungmin. Sungmin yang tidak tahu apa-apa dengan gelagat Kyu hanya tersenyum kecil. Membuat Kyu jadi malu sendiri. Sepertinya Kyu mulai sadar kalau Sungmin itu Agyeo ~"Ya! Ya! Ayo cepat hyung ke dorm dan buatkan aku masakan ya, aku lapar." pinta Kyu sambil mendorong punggung Sungmin pelan. Otak Kyu rupanya sudah tersihir FF NC'a KyuMin sehingga membayangkan tidak-tidak ketika melihat hyungnya itu. Sungmin yang heranpun hanya bisa menurut sambil keluar.

"Ah, kami juga ikut ke dorm!" ujar YooSu bersamaan. "Hyukie, jangan lupa bawa laptopku lagi ya ~" teriak Yoochun.

"...i,...i,iya..." jawab Hyukie tetap fokus pada pekerjaannya.

Lalu, YooSu menghampiri Changmin yang berdiri disamping pintu dan ada Yesung disampingnya."Changmin-ah, umma & appa kemana?" sapa Junsu & hanya dijawab dengan angkatan bahu Max. Max tengah memperhatikan anak-anak SuJu M yang lagi ngumpul ketimbang 2 hyungnya ini. Dan itu yang membuat Yesung mengawasinya karena ia melihat Max senyum-senyum kearah Wookie-nya.

"Oh,,, kau mau ikut kami ke dorm SuJu, tidak?" Ujar Junsu lagi.

"Tidak, Hyung. Aku mencium bau keberuntungan disini." geleng Changmin pelan tanpa mengalihkan pandangannya.

"Dasar kau ini. Yesung-hyung mau bareng?" Kini Yoochun menanyai Yesung.

"Ah, tidak usah. Kalian duluan saja."Jawab Yesung singkat.

"Ok. Kami duluan." Akhirnya, kedua namja pembawa virus itu menghilang dari ruangan dan tak berapa lama, anak-anak SuJu M pun mulai bubar. Pak pelatihpun mulai keluar ruangan. Siwon langsung menghambur kearah Kibum yang masih duduk manis, menunggu dengan setia. Sedangkan Kyu langsung menabrak Henry & Zhoumi yang tengah jalan keluar. Hankyung ikut menghampiri SiBum dan pergi keluar dorm bersama mereka. Sedangkan Changmin menghampiri Wookie yang tengah berjalan kearahnya dan Yesung.

"Hyung, ada debut ya?" tanya Max langsung jeplak.

"Iya, 2 hari lagi, biasa di Cha-"

"Changsa, kan?" potong Changmin. Wookie mengerutkan alisnya & mengangguk kecil. Rasanya ada yang aneh dengan namja jangkung ini.

"YEAY! Sudah kuduga! Hyung, aku minta oleh-olehnya ya? Ya? Please~" Ratap Max seperti orang yang tidak diberi makan selama setahun sama appa ummanya.

"Iya. Baiklah. Tentu saja." senyum Wookie ramah.

"Huwa a a a! Gomawo ya, Hyung!" begitu senangnya, Max dengan refleks memeluk tubuh kecil Wookie sehingga membuat mata sipit Yesung terbuka lebar.

"EKHHEMM!" Yesung sewot dan berkat itu, Wookie melepas pelukan Max. "Ayo kita ke dorm." ujar Yesung sambil menarik Wookie.

"Ayo, Changmin-ah, kau juga ikut." ajak Wookie dan lalu, magnae dbsk itu membuntut dibelakang dengan riang.

Karena yang lain sudah pergi ke dorm, Eunhyuk pun menutup laptop Yoochun dan membawanya bersama barang-barangnya yang lain.

"Hyukie! Tunggu aku!" Jerit Hae yang masih membereskan barang-barangnya. Namun, Hyukie tetap berjalan keluar. "Hyung!" panggil Hae lagi tapi tetap tak dihiraukan. Hae mempercepat gerakannya dan menyusul langkah Eunhyuk. "Hyukie! Tunggu!" Panggilnya lagi, tapi kali ini Hyukie berlari kecil meningglkan Hae. Hae menghentikan langkahnya. Menyerah mengejar Hyukie.

"Aish, ada apa dengan anak itu?" Tanyanya. Tapi, dia tak mempedulikan hal itu & berjalan santai menuju dorm.

TBC

Note : Ga ada yg ktinggalankan? Hae yg terakhr kan? Yosh!*ikut lari ama Hyukkie* Hohohoho ~ *Plak*

RnR pleaseee ~ :3 *muka kucing*