Note :

Sebagai permintaan maaf karena udah lamaaaaaaaaaaaaaaa banget HIATUS, aku berusaha membuat cerita kelanjutan fic ini sampai tamat…

Semoga masih ada readers lamaku yang masih setia membaca dan terima kasih telah menunggu (_ _)

Don't Like? DONT DON READ!

Disclaimer : SM Entertainment (Semua Milik Entertainment)

Genre: Teserahlah ~

"Ketika SuJu disentuh Dbsk"

-DrarryLova-

Yesung yang masih menggandeng tangan Wookie akhirnya sampai didepan kamar mereka. Sebelum Yesung memutar knop pintu kamarnya, ia menoleh sinis kebelakang.

"Changmin-ah. Kenapa kau masih disini?" Tanyanya sambil menatap Changmin yang rupanya mengekor di belakang mereka.

"Ah, a-aku ingin ikut dengan hyungdeul." Jawab Changmin babo.

"Yasudah, kalau begitu, kau masuk saja bersama kami kekamar." Ujar Wookie ramah pada namja yang lebih muda dari mereka ini. Mendengar penjelasan Wookie, Changmin merasa tenang & tengah ikut masuk ke kamar yang telah dibuka Wookie.

"Eits, tidak bisa. Kau tidak boleh masuk!" Cegah Yesung & menghentikan langkah Changmin untuk masuk kekamar mereka. Lalu, namja berkepala besar ini langsung mendebam pintu tepat diwajah Changmin. Changmin garuk-garuk kepala mendapat reaksi tadi.

'Aneh sekali Yesung-hyung itu, apakah YeWook Couple benar-benar ada?' tanyanya sendiri. "Hm, masa bodoh ah." Ujarnya lalu pergi meninggalkan kamar yang cukup berbau aneh itu.

0o0

Sementara didalam kamar YeWook…

"Hyung! Kenapa bersikap seperti itu pada Changmin-ah? Kan jarang-jarang mereka mau main kesini." Nasihat Wookie dengan muka kesalnya yang tetap saja innocent. Yesung yang dibentak hanya memasang tampang stoic.

Wookie tidak tahu apa yang terjadi pada hyung-nya yang berwajah dingin itu sekarang. Yesung yang sedang serius itu memegang pundak Wookie dan menjatuhkan tubuh namja yang lebih kecil darinya itu keranjang dan Yesung menindih dan mengunci tubuh itu dengan tubuhnya yang tepat berada diatas Wookie.

Wajah Yesung yang berada diatasnya mulai mendekati wajah Wookie. Wookie tahu disetiap Yesung bersikap seperti itu padanya! Dengan segera, Wookie mempersiapkan diri karena ia tahu apa yang akan dilakukan Yesung setelahnya. Wookie menutup kedua matanya & membuka sedikit bibirnya & tanpa banyak kata, Yesung langsung melahap bibir mungilnya.

Beberapa menit berlalu bibir mereka bertaut dalam posisi seperti itu hingga Yesung mengakhirinya. Tak ada tangan yang nakal, maupun ciuman brutal, yang ada hanya biasanya.

"Kau tahu Wookie, aku hanya tak ingin ada yang melihatku seperti ini." Ucap Yesung dingin. Ia beranjak meninggalkan Wookie dalam diam. Namja berkepala bulat itu pergi untuk membersihkan dirinya dikamar mandi pribadi mereka.

Wookie mengubah posisinya menjadi posisi duduk diranjang itu. Ia lalu merenungkan semuanya. Ya, setiap orang yang pernah sekamar dengan hyung-nya yang mencintai ddangkoma ini terus saja tidak betah & meminta pindah kekamar lain.

Gosipnya, Yesung-hyung suka menggrepe-grepe teman sekamarnya & suka menciumi bibir mereka dikamar ini. Salah satu korban Yesung adalah Kyuhyun. Maknae itu pernah satu kamar dengan Yesung yang memang saat itu Yesung sendirian dikamarnya. Saat itu, Kyuhyun masih member baru & dia tidak mendapat jatah kamar & akhirnya ditempatkan bersama Yesung. Dan saat itu, Kyuhyun masih pengecut & tidak berani bilang pada hyung-hyung yang lain kalau Yesung sangatlah aneh. Setelah tidak tahan. Akhirnya, Kyuhyun ambil tindakan dengan tidur diruang tengah sehingga menarik para hyung-nya selain Yesung.

Ketika ditanya, Kyuhyun mencurhati kejadian yang menimpanya selama sebulan setelah sekamar dengan Yesung. Curhatan dan tangisan Kyuhyun dibenari oleh Heechul dan Shindong yang memang pernah menjadi korbannya juga. Tapi meskipun begitu, tidak ada yang mau menolong maknae kecil yang tak berdaya itu…

Kecuali Wookie. Dia prihatin dengan member baru seperti Kyuhyun & ia juga tak percaya kalau Yesung bersikap seperti itu. Akhirnya, ia menawarkan diri untuk bertukar tempat dengan Kyuhyun. Ia dengan Yesung, dan Kyuhyun dengan Sungmin.

Awalnya, ia juga kaget saat malam itu Yesung menggrepe-grepenya. Tapi, ia mencoba tidak tegang & pura-pura tidur namun sesekali berusaha menghindar. Malam itu juga, ia merasakan untuk kedua kalinya ada sesuatu yang menyentuh kulit bibirnya. Ya, Yesung menciumnya.

Semenjak kejadian itu, setiap malam Yesung selalu melakukan ritual itu terhadapnya yang sedang tidur. Awalnya, Wookie juga tidak tahan, tapi, ia tidak mungkin menyerah & memutuskan kepercayaan hyungdeulnya terhadapnya. Dia hanya menganggap perlakuan yang Yesung berikan padanya hanyalah karena Yesung-hyung merasa kesepian atau bawaan dari lahir.

Lagipula, hingga saat ini, Yesung tidak melecehkannya hingga titik yang paling jauh & namja aneh yang sekamar dengannya ini juga sangat baik padanya. Apalagi, namja itu punya suara khas yang merdu sehingga ia mengaguminya.

Memang aneh rasanya bila bibirnya disentuh oleh seorang namja & Yesung adalah namja pertama yang melakukannya pada Wookie. Meski yang lain tak tahu atau pura-pura tidak tahu, Wookie tetap akan bertahan untuk tetap sekamar dengan Yesung demi Kyuhyun & ketenangan member yang lain.

0o0

Yoochun & Junsu menghampiri ruang tengah. Kangin dan Leeteuk tampak sedang tenang saat itu & kedua namja aneh itu berniat untuk sedikit mengganggu mereka.

"Wah, wah, Kangin-hyung emang yang paling mengerti sang umma ya." Goda Junsu.

"Iya. Sampai dipijat-pijat gitu ~ Aish, so sweet-nya ~ Kalian cocok sekali loh." Tambah Yoochun sambil menduduki diri diseberang sofa dan diikuti Junsu.

"Ah, masa sih?" Tanya Kangin malu-malu.

"Ne. benar kok. Umma cantik, pasti Kangin-hyung yang jadi appa-nya, kan?" Puji Yoochun dan diikuti dengan senyum-senyum tidak jelas dari namja yang bernama asli Kim Young Woon itu.

"Aish. Kalian berdua bicara apa sih?" Tegur Leeteuk tidak mengindahkan. "Micky, Xiah, dimana Yunho-ah, Joongie dan maknae kalian?"

"Lho? Kukira mereka sudah sampai di dorm." Terang Yoochun. Tak lama kemudian, Changmin muncul dari dalam dan menghampiri ruang tengah sehingga sedikit menjawab pertanyaan Teuki. Maknae dbsk itu juga ikut-ikutan duduk disofa putih bersama kedua hyung-nya.

"Kami pulang." Terdengar suara dari arah pintu dorm. Lalu, orang-orang yang baru saja datang itu menghampiri ruang tengah. Mereka adalah Yunho, Jaejoong, Hankyung, Henry dan Zhoumi. Sepertinya, mereka orang terakhir yang sampai dirumah.

Yunho, Jaejoong, Henry & Zhoumi ikut duduk diruang tengah sedangkan Hankyung langsung berlalu kedalam.

"Wah, sudah malam ya. Kami menginap disini saja ya, umma?" Pinta Yunho pada Leeteuk.

"Ya! Kau tahu-kan, Yunho-ah! Dorm kami itu sempit tahu! Kalian mau tidur dimana, hah?" Elak Leeteuk.

"Kita bisa ikut tidur bersama member yang lain, kan." Jawab Yunho santai.

"Terserah saja. Tapi, kalian jangan tidur dikamarku. Sudah sempit tidur sama Kangin. Dia itu menghabiskan tempat." Sindir Leeteuk sebal.

"Ya, hyung, kok gitu ngomongnya ~" Rajuk Kangin.

"Biarin!" Jawab Leeteuk masa bodoh.

"Yo! Kalau begitu, kami mau referensi kamar deh~ ayo, Su-ie." Ujar Yoochun sambil beranjak dan mengajak Junsu kedalam dimana kamar member suju berada.

"Aku juga mau menginap." Tambah Henry sambil berlalu kedalam dengan nada biasa saja.

"Hei, kalau begitu aku juga! Mochi ~ tunggu aku~" Zhoumi buru-buru mengejar Henry kedalam.

"Ya! Kenapa kalian juga ikut-iku—" Ucapan Teuki tidak ia teruskan karena kedua namja yang suka disebut-sebut ZhouRy itu sudah hilang dari pandangan matanya.

"Kita tidur dimana, Yunho-ah?" Tanya Jaejoong.

"Santai saja, nanti juga ada tempat kok." Terang Yunho datar. "Teuki-hyung. Aku juga mau minum dong. Masa tamu tidak dikasih minum, haus nih." Cerocos leader dbsk itu. Sambil merengut, dengan terpaksa Leeteuk masuk kedapur untuk membuat minuman.

"Huuft." Changmin menghela nafas. 'Aku tidur dimana ya?' gumamnya kecewa. Karena ia yakin, pasti tidak ada yang mau menampungnya mengingat tidurnya yang begitu brutal.

0o0

Siwon membanting tubuh gorilanya keatas kasur. Dia masih berantakan petang ini. Keringat juga masih membasahi tubuh & bajunya.

"Hyung. Mau ikut mandi tidak?" Tanya Kibum dari arah kamar mandi mereka. Namja berkulit seputih salju itu sedang menyiapkan air hangat untuk mandinya & Siwon –kalau Siwon mau- nanti. Siwon yang mendengar pertanyaan Kibum langsung beranjak duduk diranjang itu beserta seringaian senang. Belum ia menjawab, nampak Kibum menghampirinya untuk mengambil handuk.

"Tentu saja mau, Kibum-ah." Jawab Siwon ketika Kibum melewatinya dan tentu saja dengan senyum merekah seperti bayi.

"Air hangatnya sudah kusiapkan. Hyung kekamar mandi saja duluan." Jelas Kibum sambil membuka pintu kaca balkon untuk mengambil handuknya yang masih tergantung di tempat jemuran. Siwon beranjak dan bergegas bukan untuk kekamar mandi tapi malah mengambil handuknya dilemari dan kembali ketempat semula secepatnya.

Setelah dari balkon & menenteng handuk berwarna biru, Kibum sedikit tersentak karena Siwon masih ada ditempatnya & tidak ada yang berubah kecuali sebuah handuk berwarna hitam yang tergantung dipundak namja itu. Wajah tampan itu tersenyum penuh saat melihat Kibum.

"Belum kekamar mandi, hyung?" Tanya Kibum sambil menutup jendela balkon.

"Ne, aku mau bareng sama Kibum-ah, saja."

"Oh. Ayo kalau begitu." Ujar Kibum santai sambil berbalik menuju kamar mandi dan melepas tank-top hitamnya.

"Kibum-ah." Sahut Siwon masih dalam posisinya.

"Hm?" Tanya Kibum yang sudah menanggalkan tank-topnya. Kini, namja berkulit seputih salju itu sudah topless.

Siwon tersenyum menatap wajah Kibum yang menurutnya begitu lucu. "Aku mau Kibum-ah yang melepas bajuku, ara? Please ~" Pinta Siwon sambil mengatupkan kedua tangannya.

Kibum menghela nafas lalu sedikit tersenyum. Ia tahu, hyung-nya ini sangat manja & mungkin itu karena Siwon adalah namja dari kalangan orang kaya sehingga ia lebih suka bermanja-manja. Dan yang Kibum anehkan, Siwon selalu manja hanya terhadapnya saja sedangkan pada member lain terutama Heechul, namja ini begitu terlihat lebih dewasa.

Kibum sudah berada tepat dihadapan Siwon & dengan rasa ikhlas, dia membuka kaos putih yang dikenakan Siwon dengan senyum malaikatnya. Setelah menanggalkan kaos putih itu, ia tersentak ketika dengan segera Siwon memeluk pinggang kecil yang ada dihadapannya dengan gemas.

"Aish, teman sekamarku ini baik sekali ~ andai aku punya pacar sebaik Kibum-ah~ aku sayang kau Kibum-ah!" Jerit Siwon lebay sambil menyibakkan wajahnya diperut putih mulus Kibum.

"Ahahaha, hyung bilang apa sih. Kita ini sama-sama namja, ayo cepat mandi." Tanggap Kibum sambil menepuk-nepuk punggung Siwon. Ia hanya menganggap ucapan Siwon tadi hanya candaan. Padahal, dalam hati, Siwon mengatakan itu dengan serius. Tapi, ya, terserah Kibum saja, Siwon tidak mau kalau Kibum merasa keberatan dengan perasaannya yang sebenarnya.

BRUUK.

Suara itu mengalihkan perhatian Siwon dan Kibum. Mereka mendapati sepasang barbel terjatuh di tepi pintu & terlihat juga namja dengan tampang super shock. Tak lain & tak bukan itu adalah Hankyung yang kaget melihat scene barusan.

Siwon melepas Kibum dengan lembut ketika mendapati wajah Hankyung yang terlihat membatu itu. Mulut koko gege itu terbuka & matanya melotot sempurna melihat kearah mereka.

"Kalau mau masuk, ketuk pintu dulu dong, hyung." Dengus Siwon sambil beranjak menghampiri Hankyung dan mengambil barbel yang terjatuh.

"Mi-mian, a-aku lupa, Siwon-ah." Gagap Hankyung tanpa berkedip sedikitpun melihat kearah Kibum. Kibum hanya tersenyum melihat Hankyung lalu ia pergi menuju kamar mandi duluan.

Siwon melihat Hankyung lalu ia melihat Kibum yang berlalu kekamar mandi dan namja itu lalu melihat kembali pada Hankyung. Tatapan Hankyung dari tadi tertuju pada tubuh Kibum yang sekarang sudah berlalu.

PLAAK.

Siwon menempeleng kepala Hankyung hingga namja berdarah China itu tersadar. "Ngapain hyung lihat-lihat Kibum sampai tak berkedip begitu? Sudah, hyung pergi sana!" Usir Siwon sambil mendebam pintu. Hankyung yang masih berada didepan kamar Siwon & Kibum mulai mengusap-usap matanya.

"Aduuh, aneh sekali aku ini… kenapa aku jadi tertarik dengan namja?" Gumamnya cemas.

0o0

"Hyukie…" Eunhyuk dapat mendengar suara Donghae yang begitu lembut & berada dekat dengannya. Namun, monky malang itu tetap tak mau membuka matanya. Ia takut akan hal yang akan menimpanya nanti seperti yang ada di FF yang dibacanya sore tadi. "Hyukie…" Sahut Donghae lagi & kali ini, Eunhyuk bisa merasakan tangan Donghae mulai bergerak menjalari pipinya. Jantung Eunhyuk semakin berdetak tak beraturan. Namja bernama Lee Hyuk Jae itu terus mengatupkan dirinya dari namja yang ada dihadapannya sekarang. Ia harap, namja bernama Lee Dong Hae itu cepat-cepat pergi darinya.

"Aggh!" Suara jerit tertahan dari arah pintu kamar mereka membuat Donghae berpaling dari Eunhyuk. "Awawawwaah, kita mengganggu nih! Aish, so sweetnya ~" Goda suara tadi lagi dengan gaya-gaya lebaynya.

"Junsu-hyung & Yoochun-hyung bicara apa sih?" Tanya Donghae datar sambil menghampiri kedua orang itu. Eunhyuk mulai membuka mata & menghela nafas lega. Ia sungguh berterima kasih pada kedua namja aneh itu.

"Ada apa hyungdeul?" Tanya Hae setelahnya.

"Ah, nde. Yang lain menginap disini & kami juga ingin tidur dikamar kalian." Jelas Yoochun ngasal & tentu saja Donghae protes dengan gaya kekanak-kanakannya.

"Mwoo? Jangan disini deh hyung, sempit." Ujar Donghae sambil mengerucutkan bibirnya.

"Yah ~" gumam kedua namja itu kecewa.

"ARA! Kalian boleh tidur disini kok." Potong Eunhyuk sambil beranjak menghampiri mereka.

"Hyukie-ya ~?" Protes Donghae dengan muka melasnya, tidak terima.

"Tidak apa Donghae-ah!" Timpal Eunhyuk dengan muka sangarnya. Lagipula, ia juga tidak mau kalau malam ini hanya tidur berduaan saja dengan Donghae! Menakutkan!.

0o0

"Makan malam siap!" Seru Wookie & Leeteuk sambil membawa piring berisi makanan penuh ke meja makan. Semua member suju dan dbsk nampak sudah berada diruang yang ukurannya kurang lebih ini. Semua makan malam sudah tertata rapi & para member langsung menyerbu makanan yang tak berdosa itu dengan brutal & sesekali berebut kecuali Kibum. Ia sepertinya tidak nafsu untuk makan malam ini karena …

Namja yang sering dijuluki snow white itu menoleh kearah ruang tengah. Nampak disana ada Heechul tengah duduk sambil membaca-baca majalah.

"Kibum-ah. Kenapa tidak makan?" Sepertinya, Siwon yang pertama kali menyadari gelagat Kibum. Kibum menggeleng pelan dengan wajah yang begitu sedih.

"Malam ini Heechul-hyung tidak makan. Aku jadi tidak enak makan." Desah Kibum miris. Hankyung yang sedang makan dengan lahapnya langsung menghentikan gerakannya ketika mendengar suara Kibum dengan tempo kecil itu. Wajahnya berubah jadi ikutan miris.

"Kalau tidak enak makan, yasudah. Kau jangan ikut makan." Ujar Leeteuk ketus pada Kibum. Sepertinya, sang umma masa bodoh dengan perasaan Kibum tentang keadaan Heechul.

Kibum beranjak dari tempat duduknya & pergi meninggalkan ruang makan itu dengan tampang kesal menatap Leeteuk.

"Umma ~ kenapa bicara seperti itu sih? Lihat, Kibum jadi ngambek, kan." Dengus Siwon kesal. Namun, Leeteuk tetap cuek dengan ucapan Simba ini. Hankyung menghentikan makannya & juga ikut pergi keluar dari ruang makan.

Semua member yang lain tahu hal ini tapi mereka masih sibuk dengan acara makan malam mereka masing-masing.

"Mereka kenapa sih? Disuruh makan saja ngambek gitu? Memang penting yah mengurus si Heenim yang manja itu?" Ujar Jaejoong dengan juteknya & tetap menyendok makannya. Namja cantik dari dbsk itu sepertinya sangat membenci Heechul.

Siwon melirik Jaejoong tajam setelah Jaejoong berbicara seperti itu. "Apa? Kau tidak suka?" Tantang Jaejoong yang tidak terima Siwon mendeathglare-nya seperti itu. Jaejoong tahu kalau Siwon sudah menganggap Heechul seperti adiknya sendiri. Makanya, Siwon paling tidak senang ada orang yang menyindir Heechul, Kibum & Hankyung dari belakang seperti ini.

Akhirnya, Siwon yang tak mau ribut, mengalah dengan pergi dari ruang ini juga.

"Dasar aneh." Dengus Jaejoong ketika punggung besar Siwon sudah hilang dari tempat itu.

Yunho menepuk pelan puncak kepala Jaejoong dengan sendok yang dipengangnya. Namun, pemuda bernama Jaejoong itu cukup meringis kesakitan & menurutnya tingkah Yunho barusan menganggu acara makannya.

"Yunho-ah! Kenapa sih?"

"Jae, janga bicara seketus itu! Atau kau mau aku juga meninggalkan ruangan ini? Aku juga sudah menganggap Heechul adalah teman terbaikku, arasseo!" Ancam Yunho.

Jaejoong menggertakan giginya kesal. 'Kenapa sih Yunho itu selalu membela Heechul!' Umpatnya.

TBC

Note :

Jiaaaaaaagh, Jaemma! Mian kalau umma disini dijadikan peran antagonis T,T

Yang Angelteuk juga yah ~ mian ~

Yang cloud (bias Yesungie), mian kalau ane ngejelek-jelekin oppa ~

Huhuhu, tuh Kyuhyun! Terima kasih tuh ama Wookie~ udah bela-belain nolongin kamu! *dikeplak Kyu*

Huhuhhuhuhu, dalam hati saia nangis tahu pas ngetik bagian SiBum TT^TT

Mbummpa itu punyaQ mas Siwon, huhuhuhu ~

Nde, oppa gege, aku tambahkan gajimu karena liat scene aneh 2x! nde! Chukkae~ *prokprokprok*

Ne, minta RnR ya~ masih ingat FF ini dengan author julycassieelfshawolkan? Akun ini yang aktif ya~ AKTF ^^