Note :
Asiiik, udah ampe part 7 :3
Mianhae, di FF ini ga da forum Replay. Tapi, aku udah liat semua repiu, BIG THANKS FOR MY LOVELY READERS *hug*
Semua Ripiunya menyenangkan dan Alhamdulillah ga da yang nge bash :3 *semoga tidak ada yang bash *
Aaaaah, kangen saya sama SiBum~~~ ayo di lanjuutt~~
Don't Like? DONT DON READ!
Disclaimer : SM Entertainment (Semua Milik yang maha Esa) *aku rasa gini udah cukup =="
Genre: Teserahlah ~
"Ketika SuJu disentuh Dbsk"
-DrarryLova-
2 hari kemudian… hari dimana anak-anak member Suju-M akan menuju Changsa, China.
"Nol choum bon sungan, a miracle, I love you baby and I'm never gonna stop!"
"Gomawo." Suara jawaban itu membuat Kibum menghentikkan gerakan tangannya yang tengah mencukur bulu-bulu di sekitar dagunya dan bawah hidungnya.
"Hyung?" Kibum dapat melihat dari cermin di hadapannya yang ukurannya memang besar ini sehingga ia bisa melihat jelas siapa yang menyembul dari balik pintu kamar mandi yang ada di belakangnya.
Siwon sudah rapi dengan jas kulit hitam panjangnya yang hamper menutupi bagian bokongnya dengan kemaja krem yang bersembunyi di dalamnya, juga mengenakan celana panjang berwarna senada dengan atasannya. Rambutnya yang biasa agak jabrik dan hampir ingin memanjang melebihi rambut Kibum di sisirnya dengan rapi pagi ini. Sepertinya, Siwon memberikan gel agar rambutnya terlihat lembap dan lurus.
"Ada apa, Hyung?" Tanya Kibum dengan senyum yang seperti biasa membuat hati Siwon klepek-klepek. Sepertinya, Kibum tak menghiraukan jawaban dari nyanyian yang ia hapal barusan.
"Kau bangun siang sekali. Sebentar lagi kami sudah mau pergi ke bandara." Ujar Siwon sambil masuk ke dalam kamar mandi milik dirinya dan Kibum ini dan entah kenapa, Siwon menutup pintunya rapat-rapat.
"Mian, hyung~ semalam aku lelah sekali. Take syuting semalam di perpanjang. Cukup merepotkan." Jelas si Snow ini. Ya, semenjak debut karir Suju langsung melonjak drastis. Kibum sudah di tawarkan 2 kontrak film dari SBS, sebagian member juga ada yang di tawarkan termasuk Siwon. Namun, rata-rata banyak yang menolak karena ingin lebih terfokus pada Super Junior. Kalau Siwon, paling dia hanya ambil pilm serial jadi dia tidak terlalu sibuk seperti Kibum yang memang ingin menjadi seorang actor.
"Ne, gwenchana. Jam segini kau baru mandi? Ckckck." Decak Siwon sambil mengambil pisau cukur yang di pegang Kibum. Dengan hati-hati Siwon membantu sang angel ini membersihkan busa-busa yang mengelilingi bagian pipi dan mulutnya.
Kibum selalu diam namun tersenyum kecil jika Siwon memperlakukannya seperti ini. Ya, Kibum tidak tahu kalau Siwon sesungguhnya menyukai dirinya. Bagi Kibum, mungkin perlakuan seperti ini adalah karena Siwon saying padanya sebagai dongsaeng atau teman sekamar saja.
"Nah, sudah selesai~" Jelas Siwon sambil tersenyum senang. Bagaimanapun Kibum, walaupun Kibum pagi ini terlihat berantakan dan belum mandi, Siwon tetap menyukainya. Siwon lalu mengambil secarik tisu dan mengelap sisa-sisa busa yang masih bertengger di sisi bibir Kibum.
Pandangan Siwon tak luput dari bibir mungil itu meski tangannya tetap bekerja. 'ah, andai aku bisa mencicipi bibir ini…' renungnya dalam hati.
"Gomawo, hyung." Ujar Kibum karena kebaikan Siwon pagi (?) ini. Membuat Siwon tersadar dari lamunannya.
'Astaga! Demi Yesus, aku tak mau melukai Kibum dengan perasaan ini!' Umpat Siwon membatin. Ya, Siwon juga tahu kalau Kibum masih laki-laki normal yang masih membicarakan tentang wanita-wanita. Meskipun Kibum tidak tahu tentang perasaannya, asal bisa bersama dan melindungi Kibum saja, bagi Siwon itu sudah cukup. "Iya. Sama-sama." Jawab Siwon sambil menurunkan tangannya karena wajah Kibum sudah kelihatan lebih bersih.
"Hmm, minggu ini, aku jadi tidak bisa pergi ke Gereja bareng Hyung…" ungkap Kibum sedih.
Siwon tertawa kecil dan meletakkan lengan besarnya di kepala Kibum. "Aku juga sedih. Mungkin, kami bakal sibuk juga di sana. Kau mau oleh-oleh apa?"
"Tidak usah, hyung. Asal hyung dan member lain sukses dan pulang dengan selamat. Itu saja."
"Iya-iya. Oke." Tambah Siwon sambil terkikik dan mengacak-acak rambut Kibum.
"Ah, Hyung~ sudah dong, aku jadi lebih berantakan nih…" keluh Kibum kesal karena Siwon mengacak-acak rambutnya dengan brutal dan Kibum tak mau membalas karena mungkin Siwon membutuhkan waktu lama untuk membuat rambutnya terlihat rapi.
Siwon terhenti dari tawanya dan menurunkan tangannya. Membiarkan tangan Kibum merapikan rambut hitam itu dan sibuk sendiri sambil menggumam. Siwon tersenyum tulus menatap namja di hadapannya ini. Andai saja, andai saja ia bisa memiliki Kibum… "Kibum-ah."
"Wae-yo?" Tanya Kibum tetap merapikan rambutnya.
"Boleh aku mengecup puncak kepalamu sebelum aku pergi?" Siwon menatapnya lembut dan serius dengan pertanyaan itu. Kibum yang sempat tersentak hanya bisa menatap Siwon dengan pandangan tak mengerti. Namun, namja yang sering di kenal dengan julukan Simba itu memberinya sebongkah senyuman hangat. "Boleh?"
"Si-silahkan." Jawab Kibum singkat. Entah kenapa jantungnya berdebar kencang dengan tatapan dan senyuman Siwon tadi. Kibum tak tahu kenapa Siwon ingin mengecup puncak kepalanya? Tapi, sepertinya, Siwon sangat menginginkannya.
Siwon melangkah maju tepat di hadapan Kibum. Namja itu lebih tinggi berbanding daripada Kibum. Hal yang membuat Kibum malu kalau harus berdiri ataupun berjalan bersama hyungnya itu. Apalagi saat berhadapan dengannya sedekat ini… kibum hanya bisa menunduk namun ia bisa merasakan tangan besar Siwon mulai merapikan rambutnya yang Siwon acak-acak sendiri tadi.
Perlahan, Siwon memupuk bibirnya dalam helaian hitam halus ini dengan tempo serius, tulus dan lama. Ia mencium permukaan itu dengan higmatnya. Membuat Kibum hanya bisa diam dan berdiri kaku dan di sertai debaran hebat di jantungnya.
"Sekarang kau mandilah." Jelas Siwon dengan senyum yang makin menghangat. Kibum sebisa mungkin mengangguk kecil. Tak berani menatap wajah Siwon dan langsung berbalik menuju tirai mandi. Tak lama kemudian, Kibum bisa mendengar pintu terbuka pelan dan kembali menutup. Kibum yakin, Siwon sudah meninggalkannya.
0o0
Siwon menuju ruang tengah dimana anggota yang lain mulai berkumpul dan nampaknya, entah kenapa hari ini anak-anak Dbsk ada disini.
"Whoaaaa, aku tak mau meninggalkan Korea~~ tak ingin meninggalkan yang lain, aku masih ingin bermain bersama Hyukkie~~" cerocos Hae sambil nangis-nangis Bombay dan berusaha memeluk Eunhyuk namun Eunhyuk masih menghindarinya.
"Jangan jadikan aku alas an kalau kau malas pergi ke Changsa!" ancam Eunhyuk agar Hae tidak mendekatnya. 2 hari ini ia masih risih dengan Hae akibat Fic itu.
Hae mengerucutkan bibirnya sambil menatap Eunhyuk dengan mata bulatnya. "Buuh, Hyukkie kenapa sih? 2 hari ini juga aku selalu tidur di bawah, kau kenapa?"
Eunhyuk diam dan menggeleng pelan. Aneh dengan namja bernama Lee Donghae itu. Kalau sedang berdua dengannya saja Hae yang bersifat paling dewasa. Tapi, kalau berkumpul seperti ini, Hae selalu bersikap seperti anak kecil dan menjadikannya umpan untuk bermanja-manja dan mengeluh. Tapi, kalau sedang berdua dengan namja lain selain dia, Hae berperan layaknya seorang uke! Makanya, Eunhyuk jadi bingung sendiri kenapa di Fanfic itu malah dia yang jadi korban asusila Hae! 'Aku kan yang harus jadi prianya semenya! Kenapa dia?' kesalnya.
"Hyung sudahlah. Jangan bersikap seperti itu, malu ih sama aku." Timpal Kyuhyun yang merasa paling lebih dewasa di banding Hae. Hae semakin mengerucutkan bibirnya di tambah pipinya yang menggelembung.
"Hyukkie-ah!" Kini Hae merajuk pada Eunhyuk lagi dan berusaha untuk meraihnya. Namun lagi-lagi, Eunhyuk menghindar dan Hae tak menyerah untuk mengejarnya.
Junsu dan Yoochun yang melihat kelakuan HaeHyuk couple itu menikmati dengan tawa senang. Jujur saja, fic yang di baca Eunhyuk dengan title 'My Everything' dan berated M itu di ketahui dibuat oleh Author bernama 'Blue Doplhin'. Itu adalah tulisan dan ide murni buatan Junsu! Dan gara-gara fic itu. Eunhyuk jadi shock terhadap Hae! Sekali-kali ngerjain sahabat, boleh dong~~
"Hoi Fishy-couple! Jangan lari-lari begitu! Aku pusing liat kalian!" Dengus Zhoumi sewot. Henry yang ada di seberang pandangannya jadi terlihat tak jelas gara-gara HaeHyuk yang berlari-lari di hadapannya.
"Fi-fishy-couple?" Tanya Eunhyuk dan Junsu (Junsu bertanya dalam hati). Eunhyuk terhenti dan membuat Hae membentur badan kecilnya.
"Haaaa. Iya, Fishy-couple. Hyukkie seperti ikan kecil yang ada di empang dan Hae punya kepala yang mirip ikan." Terang Zhoumi sadis.
"Hoaa, kau bicara apa sih?" Hae langsung naik darah dan kali ini malah berganti mengejar Zhoumi. Yang lain hanya bisa geleng-geleng kepala melihatnya.
"Hyung, jangan lupa ya." Ujar Changmin sambil menaik-naikkan alisnya dengan senyum yang lebih lebar dari biasanya.
Ryeowook tersenyum mengiyakan dengan sapaan maknae kecil Dbsk itu. Membuat Yesung yang berdiri di sebelah Wookie melirikkan matanya sinis kearah Changmin yang sepertinya menggoda Wookie-nya. Changmin yang melihat lirikan 'bunuh' dari Yesung langsung berpaling dari Wookie dan menunduk takut. Membuat Wookie mengerutkan alisnya ketika melihat Changmin yang tiba-tiba seperti itu. Ia menatap Yesung yang ada disebelahnya, mungkin saja Yesung yang membuat Changmin gentar tadi.
"Oh ya, Hyung. Kau mau oleh-oleh apa?" Tanya Ryeowook dengan wajah Innocentnya supaya Yesung berhenti menatap kearah Changmin.
"Aku hanya ingin kau kembali dengan utuh, Wookie." Jelas Yesung dengan jawaban babonya. Jawaban itu sukses membuat Wookie membatu. Wookie yakin kalau Yesung menyangkanya akan bermacam-macam dengan member lain di sana. Dan sepertinya, hyung-nya ini bisa menggrepe orang lain kalau Wookie tidak cepat pulang. Hiks, poor Wookie yang berperan sebagai tumbal.
"Disana kau harus baik-baik ya. Sebagai Leader, kau juga harus menjaga kesehatanmu." Ujar Heechul yang entah kesambet setan apa menjadi tiba-tiba perhatian terhadap Hankyung. Heechul merapikan pakaian dan juga merapikan rambut Hankyung dengan jemari-jemari lentiknya. Pemandangan ini sungguh membuat Jaejoong tidak bisa berhenti tersenyum dan sepertinya ada rasa kesal di hati Yunho ketika melihat Heechul semakin perhatian pada orang China pengganggu ini!
Yunho beranjak dan menghampiri mereka. Membuat Jaejoong kaget dan reflek membuntut di belakang kekasihnya. Yunho tiba-tiba merangkul pinggang Heechul dan sukses membuat Jaejoong melotot tapi ia juga tidak yakin bisa marah-marah dalam situasi seramai ini.
"Yunho-ah." Terang Heechul menoleh kearah Yunho sambil tersenyum. Ia menanggapi hal yang di lakukan Yunho hanya sebatas teman saja. Tidak seperti Jaejoong yang terlihat kesal, marah dan cemburu.
"Hankyung, kita juga di bawa oleh-oleh, dong!" basa-basi Yunho tanpa melepas rangkulannya meski Jae tengah mencubit-cubit lengan kekarnya.
"Oke, hyung. Aku akan bawa oleh-oleh untuk kalian juga." Jawab Hankyung yang melirik Jaejoong dengan takut ketika namja itu asik mencubiti Yunho kesal. Pada saat itu, Siwon masuk keruang tengah ini. Heechul yang melihatnya langsung melepas rangkulan Yunho dan menghambur kepada namja tampan itu. Siwon menatap Jaejoong dengan sorot mata dingin namun berkat Siwon, Jae merasa berterima kasih dengan namja menyebalkan yang melabraknya ini.
Meskipun begitu, Jae masih kesal dengan tingkah Yunho tadi. Yunho yang kini di tinggal Heechul menatap Jaejoong dengan senyuman manis dan nampak ingin merangkul pinggang kekasihnya. Namun dengan segera, Jaejoong menggeplak tangan berkulit coklat itu.
"Karena kelakuanmu tadi, hari ini aku tak mau bermanja denganmu sedikitpun!"Bisik Jaejoong membuat Yunho tersentak mendengarnya. Apakah Jaejoong akan benar-benar serius dengan ucapannya barusan? Bukankah Jaejoong tidak lengkap jika tidak di sentuh Yunho semenitpun.
'Hahaha, mungkin dia bercanda.' Batin Yunho menyimpulkan. Ia juga tidak bisa kalau sehari saja tidak mencium Jaejoong. Aish, ia juga lupa kalau pagi ini ia tak dapat MORNING KISS dari namjachingunya yang manis itu.
Jaejoong mendekatkan wajahnya lagi ke telingan Yunho yang dalam pandangan Jaejoong tengah memperhatikan Heechul. Padahal, Yunho saat itu sedang mencerna bisikan Jaejoong tadi sebelum ini dan kebetulan sedang menatap Heechul. 'SAMPAI JAM 12 MALAM, AKU TAK MAU DISENTUHMU!' Terang Jaejoong lalu namja pendek di dbsk itu berlalu untuk menduduki diri bersama member lain yang menatap Hae dan Zhoumi yang masih kejar-kejaran dan terlihat di pojokan sofa di dekat YooSu, nampak Eunhyuk berdiri mematung dengan paras syok.
"Wa-Wae?" Jerit Yunho baru tersadar dengan bisikan terakhir Jaejoong. Astaga, dia tak bersetubuh dengan Jae seharian sih tak masalah, tapi kalau tidak berciuman dan menggenggam tangan? Akh, mana hari ini mereka tak ada jadwal sama sekali. Padahal, kalau ada, Yunho bisa melanggar ancaman Jae barusan dengan memanfaatkan fanservice YunJae!
0o0
Hankyung menghampiri Siwon dan Heechul dengan langkah santai.
"Oh~~ lalu, Kibum kemana, nih?" Aish, lagi-lagi Kibum di jadikan alas an oleh Heechul untuk bisa mengobrol lebih lama dengan namja tertampan di super junior ini.
"Dia telat bangun, sekarang dia sedang mandi." Tambah Siwon dan akhirnya mengeluarkan senyum yang Heechul tunggu. Ya, setiap bercengkrama tentang Kibum, Siwon yang selalu paling bersemangat membicarakan namja berkulit pucat seperti snow white itu.
"Oh. Memang, semalam dia pulang jam berapa?" basa-basi Heechul lagi sekedar ingin melihat senyuman namja yang menenangkan hatinya. Hankyung terus diam, ada rasa cemburu karena di cueki oleh Heenim pujaannya.
"Aku tidak tahu, tapi Kibum pulang larut malam sekali. Aku juga menunggunya pulang di ruangan ini semalam." Jawab Siwon dengan senyuman senang. Heechul yakin sepertinya ada sesuatu dari Kibum yang membuat Siwon sebahagia ini.
"Oh…" jawab Heechul singkat setelahnya. Rasanya malas juga kalau topiknya sudah ngomongin Kibum yang selalu baik hati padanya..
"Ah. Hyung. Kita naik pesawat jadwal penerbangan yang ketiga, kan?" Nampaknya, Siwon juga sama tak berniat bicara banyak dengan Heechul dan berpaling pada Hankyung.
"Iya, kita ini, itu,,,," bla-bla-bla. Siwon kini berceloteh dengan leader Suju-M dan kali ini, Heechul yang di kacangi.
"Hankyung-ah, Siwon-ah!" kini Leetuk-umma yang menghampiri kedua namja tampan ini. Sepertinya Euteuk tak terima ada dua namja tampan yang mengelilingi Heechul. Ya, si umma ganjen ini selalu ingin kalau namja-namja tampan yang selalu mengitarinya. "Waktunya tiba. Ayo cepat kalian berangkat." Ujarnya. Anak-anak Suju-M semua berdiri kompak dan menarik koper mereka masing-masing dan menuju pintu utama dorm.
"Kyunnie~~" sahutan manja Sungmin menghentikkan langkah Kyuhyun. Si Minnie itu kalau mandi lebih lama daripada lamanya mandi Kibum barusan. Kyuhyun langsung tersenyum lebar karena Sungmin yang di harapkannya bisa meluangkan waktu menghampirinya dan sepertinya akan mengucapkan selamat tinggal yang romantic.
"Ada apa, hyung?" dengan senyum berseri-seri, Kyuhyun menyahut sahutan namja itu dan membuat namja sebagian yang akan keluar dorm terhenti karena lengkingan Sungmin.
"Ini. Ada yang ketinggalan." Sungmin menyeret koper yang Kyuhyun tahu bukanlah miliknya.
"Apa ini hyung?" tanyanya heran sekaligus senang karena Sungmin perhatian padanya sampai bersusah-susah membawa koper ini. Mungkin saja di dalam koper itu ada baju-baju yang lupa di masukinya dan Sungmin yang berbaik hati merapikannya.
"Ini semua video game-mu. Aku ribet litany. Aku sudah satukan semuanya disitu, kau pergi lumayan lama, kan." Jelas Sungmin polos. Hati Kyuhyun pecah dan menangis meraung-raung. Ternyata Sungmin lebih tenang kalau Kyuhyun tidak ada di dekatnya. Poor Kyu…
Sementara Sungmin sudah kembali masuk kedalam, Kyuhyun dengan berat hati menggeser koper yang berisi video-game kesayangannya. Padahal, menurutnya, bawa PSP saja sudah cukup, hiks.
Setelah memastikan semua member keluar kecuali Sungmin dan Kibum. Yesung yang berjalan di paling belakang barisan menarik Ryeowook untuk kembali kedalam dan sekilas mencium bibir si innocent ini. Dan beruntungnya, para member lain tak menyadari mereka.
"H-Hyung." Desah Wookie gugup. Ya, kalau Yesung sudah berada di sampingnya dan berdua seperti ini, Yesung selalu terlihat serius. Tapi jika sudah berada di depan kamera baik berdua maupun bersama yang lain, Yesung selalu bertingkah konyol. Di dorm juga, Yesung tak banyak bicara dengan member yang lain. Tapi jika sudah mengeluarkan kalimat, kalimatnya suka tidak nyambung dengan topic yang di bicarakan para member. Sehingga member lain menjadikannya sebagai bahan humor.
Beda lagi dengan Kim Heechul. Semenjak kejadian fanservice malam itu di konser, ia jadi bisa melakukannya di depan banyak orang dan korban yang jadi bulan-bulanannya adalah Hankyung. Baginya, berciuman dengan namja cukup menarik dan membuat birahinya bergetar. Hal pertama yang bisa membuatnya kecanduan seperti ini. Dia juga berharap bisa merasakan bibir namja bermarga Choi itu. Namun, apa boleh buat, sekarang dia hanya dekat dengan Hankyung.
"Hankyung-ah~" Heechul mengalungkan kedua tanganya di belakang leher Hankyung. Hankyung deg-degan. Masalahnya, semua orang yang ada disini melihat kearah mereka. Namun, saat ia menatap Heechul untuk tidak melakukan ini, mata bulat Heechul sukses membuat Hankyung tak bisa menolak dan malah menunggu bibir itu menyentuhnya.
Bibir kedua namja itu bersatu. Hankyung merespon ciuman brutal Heechul dengan lembut dan mengikuti tempo Heechul dengan hati-hati.
"Aish, apa-apaan itu!" Yunho cengok dan kesal sendiri melihat adegan terang-terangan itu. Sementara Jaejoong yang sudah tahu perasaan Hankyung dan kejadian malam konser itu hanya tersenyum menang.
"Boo-Boojae~" Yunho melirik melas kearah Jaejoong. Ia juga ingin ciuman terang-terangan seperti itu. Namun, Jaejoong mengacuhkannya dan berlalu dari samping namja kekar itu. Biar tahu rasa bagaimana rasanya di hukum!
"Haa… Heechul itu selalu saja seenaknya!" dengus Leeteuk sinis. Sementara YooSu couple langsung dengan antusiasnya mengabadikan scene hot hari ini.
"Ahahaha, Hankyung bisa lembut begitu di sentuh Heenim. Ckck, anak muda jaman sekarang." Tawa pak Manager yang akan membimbing anak Suju-M ke China.
"Wah-wah-wah Mochi, aku jadi ingin merasakanmu…" ujar Zhoumi sambil mengemut jari telunjuknya. Namun dengan segera Henry dan Siwon (ikut-ikutan) menggeplak kepala burung kakak tua itu.
"Ckckck. Pak manager benar! Anak muda jaman sekarang benar-benar keterlaluan." Kangin nyeletuk sambil geleng-geleng kepala.
"Hhh, fuaah… Heechul-ah…" dengan mata sayup-sayup karena menerima sentuhan hari ini dari namja pujaannya, Hankyung berbicara dengan nada berat.
"Hati-hati ya, Gege." Senyum Heechul membuat leader Suju-M bahagia dan semangat akan mengangguk bahagia berkat laki-laki berambut merah berkilau itu. Semangatnya sepertinya dapat membara 24 jam.
Kemudian, anak-anak Suju-M pun bergegas masuk ke mobil beserta pak Manager, pak Supir dan Leeteuk yang akan mengantar sampai bandara. Mobil anak Suju-M pun mulai berlalu di ikuti mobil-mobil bodyguard di belakangnya.
TBC
Huft, capenya...
Aaaaaa, saya lagi demam SasuNaru lagi XD *gagdaygtanya*
Akhir kata, Mind to Review? ^^
