Sekedar info saja: Atas permintaan aruka-semvhai nama Mitsunari diganti jadi *coret*mamamitsu*coret* Mitsuko.
Sebenernya, Ieyasu suka kepancing emosinya kalau manjanya si Mitsuko udah keluar. Tapi sebagai seorang gentleman, Ieyasu berusaha sabar dan tersenyum dengan tulusunya (Eeeaa).
Tapi sebenernya Ieyasu suka bingung sendiri, kenapa SAHABAT-nya si Mitsuko itu mukanya suka merah-merah sendiri kalo lagi di-cie-in sama temen-temen sekelasnya? Padahal mereka kan cuma SAHABAT.
(Mitsunyon kena plenjon...)
Sebagai seorang SAHABAT yang baik, dia selalu menanyakan kesehatan Mitsuko tiap mukanya merah gitu. Karena dia kira si Mitsuko itu sakit ato apalah gitu. Tapi entah kenapa setiap nanya demikian, Ieyasu selalu jadi samsak tinju buat SAHABATnya itu.
Terkadang-ah, maksudnya setiap saat, si Ieyasu selalu mikir...
"Apa salah gua, apa salah emak gua, apa salah bapak gua, ahh ini pasti salah nichirin(?)"
/authordilemparhulahup/
Tapi tak apalah, sebagai seorang SAHABAT yang baik, Ieyasu harus selalu menyayangi SAHABATnya itu selayaknya seorang SAHABAT.
Dasar nggak peka, kamu bikin readers jadi geregetan tau nggak?! Authornya aja geregetan! /lah
Ieyasu: Eh? Kenapa? *muka polos #UHUQ*
Ugh, kagak.
