3 orang maid sedang mengepel tangga, dan Sakura berlari menuruni tangga, hingga.. "AAAAAAAAAA" teriak Sakura, Sasuke yang sedang mencari Sakura dan Naruto kaget mendengar suara teriakkan, begitu juga Naruto, suaranya sangat kencang. "SAKURA!"
.
.
.
Baby Step's?
.
Fanfiction By : Kirigaya Kyuu
Desclaimer : Masashi Kishimoto-sensei
Story is Mine
Warning : Typo, Au, OOC
Rate : T
Pair : SasuSakuNaru
Mohon Maaf kalo ada yg kurang, terima review yang membangun kok! Still Newbie.
RnR, pleaseee? Onegaii!
.
Kirigaya Kyuu Copyrights
.
NO COPY PASTE TANPA IZIN AUTHOR!
.
.
.
.
Chap : Sakura? Are u all right?
Sakura yang tidak hati-hati terpeleset di tangga. Lantai tangga masih licin dan Sakura berlari sambil melihat ke arah belakang, bagaimana dia tidak terpeleset coba? "AAAAAAAAHHHHH" Sakura berteriak lagi. "SAKURAAAA!" Sasuke ikut-ikutan histeris saat baru sampai, Naruto juga yang baru datang ikut histeris. "AW!" "AW!" "AW!" Setiap kali badan atau kepalanya membentur tangga, Sakura berteriak. Para Maid yang baru tersadar juga langsung menuju Sakura, untung belum jauh dari bawah.
.
"Aduh!" ucap Sakura "Pe..perih" Sekarang Sasuke sedang mengobati luka-luka Sakura, well, gak parah-parah amat sih, tapi ada lecet dan memar merah. Kenapa Sasuke yang mengobati Sakura? Jadi begini..
'
Sasuke berhasil menangkap Sakura sebelum menggelinding lagi menuju para maid, Sasuke yang terhitung sebagai lelaki kuat menggendong Sakura yang mulai tak sadarkan diri ke kamarnya yang berada di lantai dua.
"Dobe! Kau minta Coklat panas dan beberapa cemilan ke dapur! Aku akan mengobati Sakura!" Titah Sasuke, para maid pun lansung menyingkir dari jalan-nya. Jujur Naruto ingin menjadi yang menggendong dan mengobati Sakura, tapi dari pada masalah nambah berabe, kali ini dia akan mendengarkan Sasuke.
Sesampainya di kamar Sasuke, -yang beruansa biru donker dan hitam- Sasuke mendudukan Sakura di Sofa, lalu ke kamar mandi untuk mengambil kotak P3K.
.
"Maaf lama, ini makanan nya!" Naruto menaruh nampan yang dibawanya ke meja belajar Sasuke. Saat Naruto datang, Sasuke sudah menyelesaikan pengobatnnya pada Sakura. Naruto mengambil coklat panas dan diberikan kepada Sakura "Terima kasih, Naruto-kun, Sasuke-kun" Ucap Sakura sambil tersenyum "Apakah masih sakit?" tanya Sasuke "Ungg, cuman perih kok!" Ucapnya dengan semangat, niatnya sih biar mereka berdua tidak khawatir, niatnya. "Main lagi yuk?" Ajak Sakura "Ga bisa Sakura-chan, Sakura-chan kan abis jatuh, mendingan istirahat aja!" Usul Naru yang di lanjutkan dengan anggkukan kepala Sasu "Eeeehhhh! Tapi Saku mau main sama kalian!" ucap Saku dengan wajah memelas "Ya tap-" ucapan Sasu terpotong dengan adanya pintu terbuka "Otouto mau permen g-?!" Ucap seorang laki-laki "Saku-chan?!" ia berjalan ke arah sofa "Ada apa Baka-Aniiki? Datang-datang nawarin permen terus tau-tau manggil Sakura" Ucap Sasu ketus "Okaeri! Itachi-nii!" ucap Naru. Sakura yang bingung karena lelaki yang baru datang-lelaki yang dipanggil Itachi-nii oleh naruto mengenalinya. "Saku-chan! Wahhh kau sudah besar yaa!" Ucap Itachi-nii sambil mengelus-elus rambutnya, Sasuke dan Naruto yang melihat kejadian tadi langsung menepis tangan Itachi dari rambut Sakura "Gak boleh pegang-pengang Sakura!" "Gak boleh pegang-pegang Ssakura-chan!" Ucap Saku dan Naru berbarengan dengan aksen protektif. "Eehh, jangan gitu Sasuke-kun! Naruto-kun! Tapi maaf Itachi-san aku tidak mengenalimu" Ucap Sakura "Panggil aku Itachi-nii aja seperti yang lain, yah.. wajar lah, waktu itu Saku-chan masih bayi, mana mungkin mengingatku" Ucap Itachi sambil berpura-pura sedih, Sakura agak iba dengan perubahan wajahnya itu ingin menyemangatkan Itachii-nii, tapi langsung ditahan Sasuke "Jangan tertipu oleh wajahnya Sakura" Ucap Sasu mengingatkan "Heeee! Kejam kau sama aniki mu sendiri!" Itachi mengomel, Sasu hanya memutarkan matanya tak peduli, Naru? Dia sibuk ngemil makanan Sakura sekarang "Ngomong-ngomong, Sakura kenapa? Kok itu kaki sama tanganya ada yang diplester?" Tanya Itachi "Tadi Sakura jatuh, Aniki" Jawab Sasuke "APA?! JATUH?! DIMANA?! KAPAN?! KOK BISA?! ADA YANG BERDARAH ATAU SAKIT?! MAU DI BAWA KE RUMAH SAKI-" Ucapan histeris Itachi dipotong Sasuke "Sudah ku obati, Aniki mending keluar aja dari pada buat Sakura takut" Ucap Sasuke dengan nada datar. "Sasuke! Jangan begitu dong!" Bela Sakura "Oh iya, Itachi-nii ini kakaknya Sasuke ya?" Tanya Sakura "Iya!" "Bukan" jawab Itachi dan Sasuke berbarengan. "Siapa yang pengen punya kakak seperti kau!" Hina Sasuke, sedangkan Itachi tidak terlalu memasukkannya ke dalam hati "Oh begitu? Mau tiga bulan gak makan tomat?" Ancam Itachi, dan Sasuke langsung bisu "Ahahahaha" Sakura tertawa. Naruto? Sibuk makan.
.
.
Sekarang sudah sore, dan mereka bertiga-itachi sedang sibuk sendiri- tengah berada di kamar Sasuke bermain sambung kata. Sakura sudah melupakan fakta dia habis jatuh dari tangga. "Su.. Suka" Sambung Sasuke "Suka Sakura!" Teriak Naruto "Dobe! Itu bukan sambung kata namanya!" omel Sasuke "Heeee? Tapi Naru suka sama Sakura-chan!" bela Naruto "Gak boleehh! Sakura punya ku!" Sasuke gak mau kalah "Apaan kau Teme?! Sakura punya Naru tauuu! Enak saja main ngambil-ngambil Sakura-chan ku!" Naruto lebih gak mau kalah. Tetapi, yang sedang di rebut-rebutkan hanya tersernyum miris, akan mengetahui menjadi teman 2 orang yang –agak- ga waras ini. "HEYY! Sakura bukan punya siapa-siapa! Okay? Dan Sakura Sayang Sasuke-kun dan Naruto-kun! Dan juga Itachi-nii! Jadi jangan beribut gara-gara Sakura okay?" Lerai Sakura, lalu Sasu dan Naru terdiam. Menatap Sakura intens "A..ada apa?" Sakura dapat merasakan hal-hal buruk akan terjadi. Dan benar, Sakura langsung diterjang Sasuke dan Naruto. "Engh.. Sa..Sakura ga.. bisa.. nafas.." Ucap Sakura karena tiba-tiba di peluk 2 orang ini "Naru juga Sayang Sakura-chan!" Ucap Naruto di iringi tatapan kesal Sasuke "Aku cinta Sakura" Ucap Sasuke. Sakura pun langsung blushing "Te..Terima ka..kasih kalau be..begitu" Sakura sedang blushing ria sekarang. Apa yang akan terjadi pada Sakura nanti? Liburan musim panas hampir usai, dan Sakura akan segera masuk SD bersama 2 orang ini. Dan 2 orang ini sangat ingin memiliki Sakura. Jadi Siapa yang benar-benar dianggap Sakura adalah lelaki yang dia sayang? Walau mereka bertiga masih kecil, kalimat 'Sayang' dari Sakura adalah setitik harapan kalau Sakura menyukai mereka berdua, kan?
.
.
TBC~~
A/n
Masih pendek kah? pagi pagi ngeliat review langsung pengen update, ini aja update tanpa baca ulang, jadi maklumi kalo gaje, atau banyak typo bertebaran yaa :3
Disini Saku sasu naru masih kecil.. masih esde.. atau langsung esempe atau esema aja apa? tergantung review yo hohoho
ini diaa untuk balasan review penyemangat Kyuu :3 :
Caesarpuspita : Uhuhu :v Typo, walaupun pendek Kyuu coba buat sehari sekali update :3. heeee liat nanti dunggg Kyuu juga sebenernya masih bingung sama pair :v. Kyuu-chan ajaahh :3 hehe. okeh deh boss!
NikeLagi : Sipp! Arigatou nee!
KuroNeko10 : Ehehe Makaciii diilang seru :3, kepeleset.. ga ke imej yah :v kurang jelas tandanya Kyuu ngetiknya :v okeh boss! sipp! Arigatouuu!
Hontouni Arigatou Reader!
RnR pleaseeeeeeeeeee #juruspupyeyes
