Wabah

Disclaimer: MASHAMI KURUMADA…

Author: Istar Fantasy (Add my FB: IStar SrFantasy ...or Follow my Twitter : IS_magicgirl)

Chapter: 4

Sebelumnya:

Menurut informasi dari Dohko, sebelum dia dan Shion ketularan kutu melalui kamar Athena, mereka mendapati para Bronzies sedang tidur siang disana. Athena pun bergegas menemui mereka.

Dikediaman para Bronzies.

Shiryu: "Siap Shun…?"

Shun: "Siap…!"

Shiryu: "Yakin…?"

Shun: "100%...!"

Seiya: "Sudah cepetan….!" (Gak sabar)

Sang naga mengeluarkan sebilah gunting yang lumayan ukurannya mendekati ukuran gunting rumput dari meja sebelah dan bersiap untuk menyerang (?) barikade pertahanan para kutu yang sedang menjajah kepala temannya. Disampingnya ada Seiya, Hyoga & Ikki yang tengah bersiap menunggu giliran.

"Aku Mulai…!"

"Seiyaaaaaaaaaa…!"

"Kyaaaaaaaaaaa….!"

"Huaaaaaaaaaaaaaa…!"

"Noooooooooooooo…..!"

"Tidaaaaaaaaaaakkkkkkkkkkkk….!"

Ingin tahu kenapa semuanya pada berteriak ? Begini ceritanya…

Shiryu yang hendak memangkas rambut Shun tiba-tiba dikejutkan dengan seruan Athena yang datang sembari mendobrak pintu. Saint Naga yang kaget justru tidak dapat mengendalikan arah gunting rambutnya dan menciptakan…

Shun sang Andromeda dengan potongan rambut ½ …. Maksudnya setengah (kiri) licin… setengah lagi (Kanan) masih dengan rambut yang utuh…

Seiya sang Pegasus dengan potongan jalan raya yang melintas membuat area terbuka memanjang ditengah-tengah kepalanya seperti jalan tol.

Hyoga sang Cygnus yang kini punya lapangan membualat dibagian atas kepalanya.

Dan Ikki sang phoenix yang selamat karena yang terpotong adalah bulu keteknya.

Semua tidak ada yang berani bicara setelah peristiwa mengerikan itu. Mereka terdiam bagai kotoran ayam ditengah area parker (peribahasa macam apa sih ini).

"Ra… ra… rambut kalian…?"

Athena lemas terbata-bata melihat kejadian barusan yang telah menghancurkan nilai plus dari para bronzies kesayangannya ketitik dibawah minnus. Menjadikan mereka mahluk dengan tatanan rambut ter-gak jelas diseluruh jagat raya.

"A… a… Athena… anda… Pi… Pit…"

Sebelum Shiryu menyelesaikan kata-katanya, Shura terlebih dahulu membekapnya supaya tidak sampai menyinggung perbuatannya yang masih dirahasiakan.

"Sudah… entar bahas soal rambutnya… sekarang kita langsung pada hal yang paling penting…!"

Ucap Shura membuat para Bronzies langsung mengetahui kalau pitak dikepala Athena itu adalah hasil perbuatannya.

"Oh iya…! Kalian pernah tidur ditempat tidurku yang nyaman dan elegan kan…? Dan membawa bibit kutu hingga menyebar dikepalaku yang indah ini kan…?"

"Tidak… tidak…! Saori-sama… kami memang sempat tidur siang dikamar anda… tapi saat itu kami masih bersih…!"

Bantah Seiya yang didukung para Bronzies lainnya.

Athena kembali memandang dingin Saint Sagitarius yang telah bersembunyi dibalik badan besarnya sang Taurus.

"Ternyata… memang kamu…"

Siap untuk menyiramkan ramuan anti kutu buatannya kekepala Aiolos lagi.

"Sudah saya bilang… saya ketularan si Liaaaaaaaaaa…..!"

"Tapi Athena-sama… "

Suara Shun kini yang menyelamatkan Aiolos dan si Aldebaran yang lagi gemetaran ketakutan sambil berpelukan. Sebenarnya Aiolos gemetaran gara-gara gak bisa nafas setelah dipeluk erat si Alde.

Shun: "Kami hanya sekejap… soalnya si Misty datang mengusir kami… itu terjadi setelah kita bertemu Master Dohko dan Shion yang katanya lagi nyari kamar kosong buat jadi gudang sementara…!"

Athena: "Adiknya si Aphro ituuuuu…!"

Shaka: "Emang Misty adiknya si Aphro…?"

Milo: "Gak tau… mungkin adik gelapnya… makanya mirip…!"

Shaka: "Adik gelap…?"

Dohko & Shion (Dalam hati): "Untung Athena sepertinya tidak terlalu mendengarkan bagian akhir dari penjelasannya Shun…!" (Lega)

Shura: "Kyaaaaaaa...!"

Catatan

Shura teriak bukan karena kaget mendengar percakapan Shaka & Milo tentang hubungan si Aphro sama si Misty tapi karena tangannya digigit Seekor Naga yang udah gak tahan lagi dibekap terus sama dia.

Athena: "Baiklah ayo kita temui mahluk jadi-jadian itu…!" (beri komando)

Goldies: "Siap…!"

Mereka berbaris dan dengan langkah tegap siap maju jalan, namun tiba-tiba Athena justru member isyarat dengan tangannya supaya mereka berhenti. AKibatnya semua Goldies yang berhenti mendadak jadi jatuh bertindih-tindih.

"Tapi sebelum itu…"

Athena kembali melirik kearah para Bronzies yang mendadak berdiri tegak seolah akan member hormat pada bendera pusaka.

"Shiryu… kamu gak kena wabah ya ? Rambut kamu masih utuh dan lurus juga gak keliatan gatal sedikitpun…!"

Tanya Athena yang sontak menyadarkan para Goldies kalau Bronzies yang satu itu memang tampak tidak sekacau yang lain… malah paling sehat dari semua yang ada disana.

"Sebenarnya Saori-sama…"

Jawabnya Serius.

"Ini rambut palsu…!"

Athena dan para Goldies langsung menjatuhkan diri kelantai melihat Saint Naga itu mengangkat rambut palsunya dan memperlihatkan kepalanya yang telah seragam dengan Mu dan Camus.

"Aku pinjam guntingnya sebentar…!"

Secepat kilat Aiolos merebut gunting yang masih ada ditangan Shiryu lalu mulai memotong kepalanya… eh rambutnya.

"Kalo gini terus… bisa-bisa gue tetep jadi sasaranya Athena buar ramuan mengerikannya…?"

Gerutunya yang sepertinya telah mengumpulkan keberanian dan tekad yang kuat.

"Kakak… kakak mau apa…?"

Wajah Aiolia mulai pucat melihat saudaranya.

"Lia... Kakak emang gak mau botak… tapi daripada mesti pake ramuan itu… kakakmu ini lebih baik gundul…!"

Kata Aiolos dengan berderai air mata.

"Hick… Kakak Los… kalau begitu Lia ikut ya… kak…!"

Dengan rasa haru yang gak tahu berasal dari mana, Lia mulai ikut memangkas rambutnya.

"Aku… juga…!"

"Akuu… aku…!"

"Gue juga mau…!"

Akhirnya Aio Brother, sikembar dan si DM memilih jalan teraman dengan menggunduli kepala mereka.

Seiya: "Sebenernya ramuan apa sih yang kalian bicarakan… sampai segitunya…?" (belum tau apa-apa)

To Be Continue

Behind the scane

Istar: "Tidak mauuuu… aku gak mau Aiolos gundul…!" (Ngamuk, nyakar-nyakar dinding)

Aiolos: "Gak ada pilihan lain… ini untuk menyelamatkan kepalaku dari ledakan ramuan Athena…!" (Pake topi kupluk biar orang lain gak silau)

Aiolia: "Gue harap Marin bisa mengerti…!"

Kanon: "Setelah ini gue aman…!"

Saga: "Bener… gak perlu takut lagi…!"

DM: "Legowoooooo… Legowoooooo…!" (Mencoba tabah)