Author sudah memutuskan untuk menambahkan Chapter OVA di Fanfic ini, sesuai janji di profile Author. Selalu cek Profile Author, karena selalu ada update terbaru untuk cerita ini, walau jarang.

Para mesum, berbahagialah karena banyak Opp** disini. Issei akan kehabisan darah di Chapter ini, dan untuk penyuka Action, berbahagialah, karena Raiser akan muncul di Chapter ini juga. IA AKAN MENYEWA YAKUZA UNTUK MENCULIK RIAS DAN SEMUA PEREMPUAN DI PEERAGENYA! Dia benar-benar Ayam Goreng KFC.

Readers: HORE!

Readers hater-Riser: Hajar aja dia! KITA INGIN LIAT DIA HANCUR!

Author: WAKARIMASTA! #sokjepangmode

Chara yang berdebut di Chapter ini:

-Riser Phenex

-Azazel

-Baraqiel

-Sirzechs Lucifer

-Grayfia

Bintang Tamu:

-Himura Kenshin (kayaknya Author kebanyakan main sebagai Kenshin di J-Stars Victory VS ya?) (Rurouni Kenshin)

-Kamiya Kaoru (Rurouni Kenshin)

-Sagara Sanosuke (Rurouni Kenshin)

-Myojin Yahiko (Rurouni Kenshin)

-Budi "Pak Guru" (TAWUR, komik Indonesia)

-Starkii "Mama" Karinda (TAWUR)

-Gabriel/Galauman (Galauman)

-Kirito (SAO)

-Asuna (SAO)

-Naruto Uzumaki (Naruto)

-Hinata Hyuga (Naruto)

honorable mention (sayang mereka ngak nongol):

-Rama (Grand Legend Ramayana, komik Indonesia)

-Shinta (Grand Legend Ramayana)

-Hiro (Hyperfusion Cyborg Idol Rinka, Komik Indonesia)

-Rinka (Hyperfusion Cyborg Idol Rinka)*

-Medaka Kurokami (Medaka Box)*

-Zenkichi Hitoyoshi (Medaka Box)

-Misogi Kumagawa (Medaka Box)**

-Wiji "Lantang" (TAWUR)

-Natsu Dragneel (Fairy Tail)

-Lisana Strauss (Fairy Tail)

*kalau dimasukin, tidak akan ada tantangannya. Karena mereka mampu melepaskan diri dari tali.

**direncanakan untuk menjadi antagonis karena perilakunya, hanya saja, kurang tahu bagaimana caranya

Disclaimer: semua bintang tamu dan Highschool DxD bukan milikku. PUNYA PENCIPTANYA MASING-MASING! dan sumber yang tertera di fakta chapter 7 sama sekali bukan milikku.


Chapter OVA

Di suatu pagi yang damai, sebuah teriakan terdengar. "MARCELIA-SAN, AORI, YUMMA! APA YANG KALIAN LAKUKAN!" kata teriakan itu. Ternyata, suara itu berasal dari ruangan dari Matthew, karena melihat Aori, Marcelia, dan Raynare tidur disampingnya dalam keadaan telanjang. Sementara itu, Issei terbangun karena suara itu, sepertinya dia akan bereaksi sama seperti Matthew karena ia melihat Asia dan Rias tertidur dalam keadaan telanjang. "Selamat pagi, Ise-kun/-san" kata Rias dan Asia secara bersamaan, kepala mereka tertabrak karena ingin memberikan Issei ciuman pagi (?) Sebelum satu dari mereka mendapatkannya, Lingkaran sihir muncul.

Seorang wanita berbaju maid, bersurai putih, berproporsi tubuh yang indah muncul di depan mereka. "Ojou-sama, kenakan pakaianmu. Jangan kau berikan kesucianmu kepada orang seperti dia!" kata wanita itu dengan nada dingin. "Grayfia-san, Kesucianku adalah hak milikku, aku bebas memberinya kepada siapapun yang aku cintai!" kata Rias dengan nada penguasa. "Kau sudah punya tunangan, dan segeralah berpakaian, karena kedua belah pihak ingin bertemu denganmu." kata Grayfia, wanita itu. "Baik," kata Rias. Tiba-tiba, Matthew mendobrak pintu dan menodong Katananya ke leher Grayfia. "Siapa kau? dan kenapa kau kemari!" kata Matthew. "Dia bukan musuh kita, Matthew. Dia adalah maid keluargaku, Grayfia." kata Rias yang sudah berpakaian. "Kalau begitu, maafkan aku, Grayfia-san" kata Matthew yang segera menyarung pedangnya kembali "Sampai jumpa, Ise-kun!" kata Rias yang langsung menghilang melalui lingkaran sihir.

Beberapa saat kemudian, Matthew dan kawan-kawannya, kecuali duo mesum. Memasuki ruangan klub, Rias mengumumkan, "Semenjak kalian semua sudah disini, kita akan ke pantai. Ada yang keberatan?" kata Rias. "Aku keberatan!" kata Matthew. Lalu, Aori dan Marcelia segera menjewernya dan menarik pipinya. "ok ok, Aku setuju!" kata Matthew. Kita skip beberapa bagian hingga mereka tiba di pantai

Begitu mereka tiba dipantai, mereka melihat beberapa orang (Bintang tamu, Azazel, dan Baraqiel), Akeno langsung memasang muka dengan penuh amarah begitu ia melihat Baraqiel. Dengan cepat, Matthew membawa Akeno kabur, karena merasa tidak enak. 'Ini buruk! Ayah dan anak akan segera bertemu, mereka akan bertarung!' batin Aori. Matthew sudah pergi entah kemana. Raynare dan Marcelia sedang mencarinya. Sementara itu, "Yo, Kenshin! Lama tak berjumpa!" kata Matthew pada seorang pria berambut coklat kemerahan dan dikuncir, memakai kimono merah, dan ada tanda "X" di pipinya. "Lama tak berjumpa, Matthew-san!" kata Kenshin.

Matthew melihat seorang perempuan duduk di dekatnya, dan berkata "Kenshin, sepertinya kau sudah mempunyai seorang..." kata Matthew. "Tidak seperti yang kau bilang, dia temanku, Kaoru. Kau lihat mereka? Anak itu bernama Yahiko dan yang bermain dengannya bernama Sanosuke." balas Kenshin. "Oo begitu rupanya, kok dipantai masih pakai kimono dan yukata ya? Kau juga masih membawa "Sakabato"mu, itu kenapa ya?" tanya Matthew dengan nada penasaran. "Hanya sebuah kebiasaan.." balas Kenshin. "Aku cabut dulu ya.." kata Matthew. 'Kirito juga disini toh, kok dia bawa pacar ya, mesra juga mereka.?' batin Matthew. "Yo, Kirito! Kau sedang apa disana?" tanya Matthew dengan nada meledek. "Oh, Matthew, kau datang? Tidak biasa kau ke pantai." kata Kirito. "Ya begitulah," kata Matthew. "Kyaa! KIRITO-KUN, TOLONG AKU!" kata seorang perempuan yang tadinya duduk disamping Kirito, ternyata dia diculik! "ASUNA-CHAN!" kata Kirito. "Tenang, aku bisa memberimu pedang untuk menolongnya.." kata Matthew. Ternyata tidak hanya Asuna yang diculik. Rias, Akeno, Asia, Koneko, Aori, Marcelia, dan Raynare ikutan diculik bersamaan dengan seorang wanita berkacamata Misterius. "Hah, kau juga disini, Bud?" tanya Matthew. "Ya begitulah.." kata seseorang yang memakai seragam SMAN dengan hoodie putih dan sarung tinju (?). "Ya sudah, tidaka ada perempuan kami pergi dulu.. Baraqiel ikut aku.." kata Azazel. "Baik, tuan Azazel." kata Baraqiel (Author: ANAK LU DICULIK!). "Kemana para perempuan ya?" tanya Matthew. "Matthew, aku menemukan surat aneh!" kaat Issei. Matthew segera membaca surat itu. surat itu mengatakan:

Halo kalian semua yang berada di pantai ini. Aku, Riser Phenex, menyewa orang untuk menculik Rias dan perempuan lain untuk jadi haremku. Oh ya, kalau kalian ingin mendapatkan para gadis datanglah ke rumah Phenexdan kalahkan aku. Kesempatan kalian untuk menang adalah 0%. HAHAHAHAHAHA!

"sialan kau, RISER!" kata Matthew. "Aku harus menyelamatkan para gadis. Demi OP..." kata Issei tapi terpotong karena Matthew memukulnya. "Ya sudah, Kiba, panggil Matsuda dan Motohama." kata Matthew. "Baik, Matthew!" kata Kiba yang segera pergi ke Akademi melalui lingkaran sihir. "Jadi yang ada disini adalah: Aku, Issei, Kenshin, Yahiko, Sanosuke, Kirito, dan Budi." kata Matthew. "JANGAN LUPAKAN AKU!" kata seseorang. "Hah? kau juga disini, Gabriel (yang bintang tamu, bukan dari surga)?" tanya Matthew. "Ya, aku sedang GALAU!" kata Gabriel. "jadi total 11 orang yang akan mengacau rencana licik Riser sialan itu." kata Matthew. "Gabriel, kau boleh berubah jadi manusia galau." kata Matthew. Dalam sekejap, ada sesosok orang yang terlihat seperti kamen rider. Hanya saja, dia berwarna ungu. Lalu, ada gambaran ingus dan air mata di mukanya. Juga dengan simbol hati yang patah di dadanya. Dia adalah Galauman.

"Matthew aku sudah membawa mereka." kata Kiba yang menarik Matsuda dan Motohama. "WOI, NGAPAIN KAU BAWA KAMI KEMARI! KAMI SEDANG MENGINTIP!" kata Matsuda dan Motohama. "Para perempuan diculik..." balas Matthew dengan nada dingin. "Oh ya, mari kita bagi diri kita jadi 3 tim. Yang pertama adalah tim mata-mata, disini kalian harus mengecek dimana keberadaan para perempuan. Tapi, kalau kalian terpojok atau ketahuan, kalian boleh menyerang musuh. Yang kedua, Tim evakuasi. Tim ini berfungsi untuk mengevakuasi para perempuan, tapi pertarungan akan sangat diperlukan kali ini. Yang terakhir, tim penyerang. Tim ini hanya boleh beraksi kalau sudah ada aba-abanya, biar kuberitahu kalian masuk tim mana." kata Matthew.

Tim Mata-Mata: Kiba*, Matsuda dan Motohama(Duo Mesum suka ngintip, ini adalah pekerjaan mudah bagi mereka)
Tim Evakuasi: Sanosuke, Yahiko, dan Budi*
Tim Penyerang: Matthew* **, Issei, Kenshin, Galauman, Kirito

*ketua tim

**ketua operasi

Tiba-tiba, Ada seorang pria dengan rambut panjang berwarna merah, terlihat seperti 30-an, dan memakai baju santainya tiba melalui sebuah lingkaran sihir. "Halo, aku ingin melihat adikku.." kata orang itu, yang membuat semua orang sweatdrop. 'Lancelot siapa dia?' tanya Matthew. (Sirzechs Lucifer, dulunya adalah Sirzechs Gremory, salah satu Maou. Tapi, dia adalah Siscon. Adiknya yang ia maksud adalah Rias yang Issei selalu panggil dengan sebutan "Buchou") kata Lancelot. "Adikmu diculik sama Riser." kata Matthew. "HAH?!" kata Sirzechs dengan kaget. "Kau harus menyelesaikan perkejaanmu dulu..." kata Grayfia yang muncul dari lingkaran sihir juga. "Au, sayang beri aku waktu istirahat..." kata Sirzechs. "Sebelum kau kembali berkerja, apakah kau keberatan untuk membawa kami ber-11 untuk kesana?" tanya Matthew. "Kalau untuk Rias, aku tidak akan keberatan!" kata Sirzechs. "Grayfia, siapkan lingkaran sihir untuk membawa mereka." kata Sirzechs. "Baik, tuan Lucifer." kata Grayfia. Lingkaran sihirpun muncul dan membawa mereka ber-11. "Tunggu, aku ikut!" kata seseorang berambut pirang. "Namaku, Naruto Uzumaki, aku ingin ikut karena Hinata, istriku juga diculik. Lalu aku menerima surat yang sama dengan kalian punya." kata Naruto. "Ok, kau boleh ikut.." kata Matthew.

sementara itu,

"HAHAHAHA! KALIAN AKAN KUJADIKAN GADISKU DALAM WAKTU BEBERAPA JAM LAGI, HAHAHAHA!" kata Riser. Para perempuan hanya bisa terdiam, karena mereka ditutup mulutnya dan diikat dengan tali.

Kembali ke tempat Matthew dan kawan-kawan

Matthew dan kawan-kawan sedang bersiap untuk melakukan aksi penyelamatan. "Naruto, kau masuk dalam tim Penyerang. Mengingat kemampuanmu." kata Matthew. "Baik!" kata Naruto. "Ini peta rumah Phenex." kata Matthew. "Kalian tim Mata-Mata, cari keberadaan para perempuan. Kalau perlu menyamarlah jadi Butler disana, Motohama, kau tidak akan perlu kacamatamu untuk sementara. Matsuda pakai ini." kata Matthew sambil mengambil kacamata milik Motohama, dan memberikan Matsuda sebuah wig. "Ini untuk membuat kalian terlihat seperti Bishounen!" kata Matthew. "Baik!" kata Matthew. "Kalau mereka datang, Tim Evakuasi dan Tim Penyerang akan maju. Tim Mata-Mata akan memberi lokasi para perempuan kepada Tim Evakuasi. Lalu, Tim penyerang akan membuat kerusuhan disana, tujuannya adalah mengundang Riser untuk melawanku, Naruto, dan Issei. Kenshin, Galauman, dan Kirito akan menghajar bawahannya. Sementara, Tim Evakuasi masuk dari pintu lain yang dibantu dengan Tim Mata-Mata, Tim Mata-Mata akan membantu proses evakuasi." kata Matthew. "Mengerti?" tanya Matthew. "IYA!" kata mereka secara bersamaan. 'Ddraig apa kau siap?' tanya Issei pada Ddraig.

[Aku sangat ingin menghajar muka phoenix sialan itu] kata Ddraig

[Kau harus mengaktifkan Scale Mail mu untuk ini] kata Ddraig

[Aku iri pada Matthew karena dia sudah melakukannya] kata Ddraig

'Baik, Ddraig.' kata Issei kepada Ddraig. "Kiba, awasi Matsuda dan Motohama. Suruh mereka jangan berisik atau berbicara mesum selama tugas!" kata Matthew. "Satu hal lagi, kalau kalian sudah selesai dengan tugas masing-masing, bantu Tim Penyerang. Tapi, tinggalkan barang satu atau dua orang untuk menjaga para wanita, usahakan mereka bukan mesum.." kata Matthew. "Oke!" kata Kiba. "Pegang ini, Kiba, Budi!" kata Matthew yang memberikannya walkie talkie kepada Kiba dan Budi. "Ketua tim akan selalu berkomunikasi melalui alat ini." kata Matthew. "Tim Mata-Mata boleh maju sekarang. Ingat, kalian tidak boleh membuat kerusuhan!" kata Matthew. "Baik!" kata Kiba, Matsuda dan Motohama.

Sekarang, saatnya Kiba membuat tiga butler pingsan dan mencuri pakaian mereka. "Matsuda, Motohama, kalian jangan kemana-mana. Kalian boleh membaca majalah kalian hingga aku datang." kata Kiba. "Baik, Pangeran..." kata Matsuda dan Motohama yang segera membaca 'majalah' mereka. Kiba sedang bersembunyi, dan ia melihat tiga Butler sedang mabuk diluar. "hik, aku ingin menyentuh para sandera, hik" kata salah satu dari mereka. "Iya, hik, mereka sangat... (Lupakan!)" kata temannya. "mereka sangat indah... hik.." kata temannya yang lain. Kiba segera mengeluarkan pedang, lalu menyerang mereka dengan kecepatan penuh, melucuti pakaian mereka dan bersembunyi untuk memakainya. "Matsuda, Motohama, ganti pakaian sekarang!" kata Kiba sambil melemparkan mereka dua baju Butler. "Aku akan menghadap kebelakang selama kalian ganti pakaian. Dan kita berada di semak-semak, tidak perlu khawatir." Kata Kiba. Mereka pun segera menganti pakaian mereka.

Begitu mereka masuk ke dalam, mereka berusaha untuk menjaga imagenya. "Kya! mereka sangat tampan!" kata salah satu maid. "Yang pirang paling ganteng!" kata maid yang satunya. "Apakah kalian tidak keberatan memberitahu dimana para sandera?" tanya Kiba. "Oh lewat sini, Tampan." kata salah satu maidnya. Maid yang lain mengutuknya karena dia yang mendapatkan Kiba. "Kita sudah sampai, aku pergi dulu ya~" kata maid itu. "Mari kita beri tanda di peta ini." kata Kiba. "Disini!" kata Matsuda ruang yang ada di pojok. "Disini!" kata Motohama menunjuk ruang yang lain. "DISINI, DISINI, DISINI," kata Matsuda dan Motohama. "Sepertinya, ini ruangnya." kata Kiba. "K... Kau benar..." kata mereka secara bersamaan. "Mari kita kabur melalui pintu lain," kata Kiba.

Beberapa saat kemudian, Kiba, Motohama, dan Matsuda datang ke Matthew dan kawan-kawan. "Kami sudah menemukan tempatnya." kata Kiba. "Bagus, Mari berpesta!" kata Matthew. "Kita maju sekarang!" kata Matthew. 'Lancelot, kau siap?' tanya Matthew. (Tentu saja tuan, aku ingin sekali memukul Riser) kata Lancelot. 'Ddraig, apa kau siap?' tanya Issei kepada Ddraig. [Kau tahu aku!] kata Ddraig. "begitu dengar ledakan, Tim Mata-Mata dan Evakuasi akan mulai mengevakuasi para sandera. Ok?" kata Matthew. "Baik!" kata semua. "Issei, aktifkan 'Boosted Gear'mu sekarang." kata Matthew. "Boosted Gear!" kata Issei

[Boost] kata Ddraig

Matthew, Issei, Kenshin, Galauman, Kirito, dan Naruto berdiri di depan pintu utama. Sementara, Kiba, Matsuda, Motohama, Budi, Yahiko, dan Sanosuke bersiap untuk mengevakuasi para perempuan. "BALANCE BREAKER!" kata Matthew dan Issei secara bersamaan.

(BALANCE BREAKER, GOD OF WAR MODE) kata Lancelot.

[BALANCE BREAKER, BOOSTED GEAR SCALE MAIL] kata Ddraig

"Oh ya, Sword Summon, Magic Blade (sebutan lain "Pedang Fu Hong Xue" dari acara silat tiongkok yang judulnya "Magic Blade")!" kata Matthew. "Kirito, pegang ini semenjak kau tidak punya pedang." kata Matthew yang memberikannya Magic Blade. "Dia memiliki kecepatan yang sama seperti pedang-pedangmu." kata Matthew. "Terima kasih!" kata Kirito. "siap?" tanya Matthew. "Ingat, jangan bunuh siapapun." kata Matthew. "Baik!" kata yang lain. "Dragon Blast!" kata Matthew yang memegang tombaknya dan mendorongnya ke depan dengan satu tangan (Ingat Musou 1 Lu Bu di "DW8", hanya saja dalam bentuk naga dan berwarna emas.)

BOOM

Sementara itu ditempat Kiba. "Saatnya mengevakuasi, karena mereka akan fokus ke Matthew dan Kawan-kawan!" kata Kiba. "Baik!" kata yang lain.

Matthew, Issei, Kenshin, Galauman, Kirito, dan Naruto membuat kerusuhan, mengundang semua bodyguard keluarga Phenex. "OI RISER SI AYAM PANGGANG! SINI LU!" teriak Matthew. "HAJAR MEREKA!" kata para Bodyguard. "Jangan macam-macam sama..." kata Galauman yang segera meluncur. "ORANG GALAU!" kata Galauman yang mulai menyerang mereka. Kirito juga ikut menyerang yang lain. Dia sangat cepat hingga semua musuh kewalahan. "RASENGAN!" kata Naruto yang segera mengeluarkan bola dari tangannya. "RYUKANSEN!" kata Kenshin yang segera menyerang mereka dengan Ryukansen (kok bukan Amakakeru Ryuno Hirameki? Author: kasian energinya). Musuh-musuh terpantul dengan jurus Naruto dan Kenshin. "JANGAN NGUMPET KALAU KAU TIDAK MAU DIBILANG AYAM PANGGANG!" kata Matthew. "KAU MEMBUATKU KESAL, BARU SAJA AKU INGIN BERMAIN DENGAN PARA GADIS." kata Riser. "Makan ini, Dragon Blast!" kata Matthew mendorong tombaknya kedepan dengan satu tangan mengarah ke Riser. "Dragon Shot!" kata Issei yang mngeluarkan orb kecil menuju Riser. "Rasen-Shuriken!" kata Naruto yang melemparkan Rasen-Shurikennya ke arah Riser. Ketiga jurus itu mengenai Raiser, sayang dia bisa ber regenerasi.

"Makan ini, Siksaan Tanpa Henti!" kata Matthew yang menarik katananya dari tombaknya untuk menghajar Riser. Begitu Matthew berdiri dibelakang Riser, Matthew segera menyarungkan pedangnya. "HAHAHA MANA MUNGKIN JURUSMU MEMBERIKAN EFEK PADAKU!" kata Riser. "Makan ini, Rasengan!" kata Naruto yang segera menyerang Riser. Riserpun terlempar keluar, Matthew, Issei, dan Naruto segera menuju ke Riser dan mengaktifkan jurus yang sama. "Makan ini, Dragon X-Slash!" kata Matthew yang mengeluarkan katananya dari tombaknya dan membentuk huruf X dengan pedangnya lalu menendang huruf itu ke Riser. "Makan ini, Dragon Shot!" kata Issei sambil menembakan orb merah kecil ke Riser. "INI ADALAH AKIBAT DARI MECULIK ISTRIKU! Kagebushin no Jutsu!" kata Naruto. "Chodorama Rasen-Shuriken!" lanjut Naruto. Lalu, ribuan Naruto meluncur ke Riser dengan Rasen Shuriken yang besar.

BOOM

BOOM

BOOM

Raiser pun hancur berat dengan jurus Naruto. "Makan ini, Ultima Bishamonten Ryukenmaru(versi singkat dari jurus yang dimaksud di chapter lalu)!" kata Matthew yang segera ke Riser yang baru saja berdiri. Lalu, dia berputar dan melempar Riser keatas, lalu melemparnya kebawah menggunakan tombaknya. "KALAU KAU MACAM-MACAM LAGI! JANGAN HARAP HIDUP!" kata Matthew yang melihat Riser akan pingsan. Kiba dan timnya baru saja keluar dengan dengan semua sandera.

[(TIME UP)] kata Lancelot dan Ddraig secara bersamaan

Semua datang untuk memeluk pacarnya masing-masing (kecuali Matthew yang dipeluk dengan Marcelia, Aori, dan Raynare. Lalu, Issei yang dipeluk Rias, Asia, dan Akeno). "Kaoru, kukira kau akan jatuh ke tangan." kata Kenshin. "Budi!" kata perempuan misterius berkacamata memeluk Budi. "Starkii, syukurlah." kata Budi. "Naruto-kun." kata seorang perempuan berambut ungu kehitaman panjang lalu segera mencium Naruto. "Hinata-chan, syukurlah anak-anak kita aman." kata Naruto. "Melihat ini membuatku, GALAU!" kata Gabriel. "Kirito-kun!" kata Asuna yang segera memeluk Kirito dan menciumnya dengan penuh hasrat. "Asuna-chan, kau aman, syukurlah." kata Kirito yang memeluk Asuna. Disaat yang bersamaan, Magic Blade menghilang dari tangan Kirito. "Syukurlah kalian semua selamat!" kata Matthew dan Issei pada perempuannya. "Kalian, tunggu, aku belum selesai!" kata Riser. "Makan ini, SEVEN STAR DRA.." kata Matthew yang melihat Lady Phenex muncul begitu saja. "Ibu akan menghukummu akibat perbuatanmu. Kau tidak boleh bermain dengan peeragemu dan kau mendapatkan'itu'" kata Lady Phenex. "Maafkan kegenitannya," kata Lady Phenex yang menarik Riser untuk dihukum. "TOLONG AKU!" kata Riser yang segera meminta tolong. Semua hanya bisa tertawa.


Bagaimana ceritanya dan bintang tamunya? Oh ya, TAWUR, Galauman, Grand Legend Ramayana, dan Hyperfusion Cyborg Idol Rinka adalah komik-komik karya anak bangsa yang disukai Author. Milik penciptanya masing-masing. Kalau yang baca "RE:ON" pasti kenal.

Berikut ini adalah jurus-jurus Matthew (spoiler):

-Dragon Blast

-Siksaan Tanpa Henti

-Eternal Thrust

-Dragon X-Slash

-Ryukenmaru

-Bishamonten Ryukenmaru**

-Ultima Bishamonten Ryukenmaru*

-Dragon Rain Attack (memakai pistolnya)**

-Dragon's Lightning**

-Seven Star Dragon Slash*

-Fire Dragon Slash**

-Fire Whip Attack**

-Ridora**

-Rido-Shuriken**

-Sword Summon

*serangan kuat (atau bisa disebut Ultimate attack digame fighting)

**muncul di FuNe

WAIT TO MID JULY 2015 FOR FuNe