kono Yo No Kyuseishu
Disclaimer :: Naruto & Highschool DxD
Naruto [Masashi Kishimoto] & Highschool DxD [Ichie Ishibumi]
Pair : Naruto. U X Rias. G X Sakura. H X
Warning : AU, OOC, abal, gaje, typo, Ngayal Dsb
DONT LIKE DONT READ
.
.
.
Tanya Jawab
Q : Lanjut senpai ! kalau bisa adegan fight nya adain sama ceritanya agak panjangin yah senpai
A : Oke bisa diatur
Q : update lgi kpan
A : Tergantung Fiction yang lain karena urutan
Q : Hoho,, akhirny naruto keluar dri tbh issei,, author pairny Naru harem or Singel,,, lanjutkan lgi...
A : Kalau aku terserah yang Reader dulu, kalau suka harem ya harem kalo enggak ya enggak
Q : btw apakah naruto di sini godlike
A : Kalo kekuatan Naruto hanya Strong, kalo campuran dari Naruto X Kurama Godlike
Q : Pertarungan baru dimulai
A : Pastinya
Q : walaupun alurnya kecepetan tapi Romance nya lumayan dapet
A : Karena lagi males aja nikin yang serius-serius dulu, jadi adegan Fight masih lumayan kurang
0.0
Chapter 5 : Dendam & Excallibur
Kini Rias dan Peeragenya beserta Naruto sedang berkumpul, mereka memandang Naruto dengan pandangan 'Siapa dia?' kecuali Rias dan Issei yang sudah mengetahui siapa Naruto
"Buchou, sebenarnya dia ini siapa? dan dia terlihat tampan ufufufu" Tanya Akeno dengan wajah menggoda
"Baiklah Naruto-kun perkenalkan dirimu" Ujar Rias kepada Naruto yang mendapat anggukan dari Naruto
"Perkenalkan namaku adalah Uzumaki Naruto, seorang Shinobi dari dimensi lain. Dan aku waktu itu yang menempati tubuh Issei karena partikel dari tubuhku masuk kedalam tubuh Issei" Ujar Naruto memperkenalkan diri dan menceritakan secara singkat apa yang terjadi. Dan sukses membuat mereka terbelalak
"Jadi yang waktu itu adalah kau? pantas aku tidak merasakan hawa kemesuman dari Issei-senpai" Ujar Koneko kepada Naruto
"ya seperti itu lah" Balas Naruto, sedangkan Issei sedang tertunduk karena mendengar ucapan dari Koneko
"Dan mulai sekarang Naruto-kun akan menjadi bagian dari Occult Reseach Club walau dia tidak menjadi bidakku" Ujar Rias dan mendapat anggukan dari Peeragenya. Dan pandangan Naruto mengarah kepada Kiba yang sepertinya sedang memikirkan sesuatu
"Apa yang sedang kau pikirkan Kiba?" Tanya Naruto kepada Kiba
"Ehhhh... tidak ada Naruto-san" Jawab Kiba gugup
"Hah, panggil saja aku Naruto karena aku tidak suka formalitas" Balas Naruto keapda Kiba
"Baiklah Naruto" Ujar Kiba
'Sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu dan pasti itu bukan hal baik, aku harus mengawasinya karena tatapannya seperti Sasuke saat masih di konoha dulu, yaitu tatapan seorang yang penuh dendam' Batin Naruto
"Baiklah kalau begitu kalian bisa pergi sekarang" Ujar Rias kepada Peeragenya, dan mereka kemudian pergi dari ruang klub
0.0
Mulai hari ini adalah murid dari Kuoh Highschool, dan dihari pertamanya dia datang bersama Rias karena Naruto masuk dalam kelas angkatan tahun ketiga karena umurnya sudah mencapai 17 tahun. Dan Rias menyuruhnya untuk berpenampilan biasa saja karena agar tidak menjadi sorotan dari para sisiwi di Kuoh Highchool
"Huh, hari pertama sekolah membuatku pusing sekali dengan apa yang di sebut mata pelajaran itu" Ujar Naruto sedikit kesal
"Naruto apa kau merasakannya?" Terdengar suaru Gahib dan tanpa bertanya Naruto tahu jika itu adalah Kurama
"Ya, sepertinya di dekat sini ada pertarungan" Ujar Naruto kemudian, kemudian bediam sebentar karena ingin memasuki Sennin Mode
Sedangakn Di tempat pertarungan itu
"siapa kalian dan kenapa kalian, kenapa kalian meyerng kami?" tanya Issei dengan sudah mengaktifkan [Dragon Boster] miliknya
"aku tidak akan menjawab pertanyaanmu iblis pendosa?" ucap salah satu dari mereka
"lalu apa maksud kalian?" Tanya Kiba kepada dua wanita gereja di depannya
"karna kau adalah musuh kami" Jawab salah satu wanita yang menjadi lawan mereka
wuuust!
kemudian kedua perempuan itu melancarkan serangan kepada Issei dan juga kiba yang kemudian juga perlahan tapi pasti terhanyut pada pertarungan itu
"cih... permainan pedangnya hebat aku sulit melancarkan serangan" Desis Kiba
"kemampuan berpedangmu hebat juga tapi sayang tidak akan cukup untuk mengalahkan aku " Ujar salah saru dari mereka yang menggunakan kerudung seperti jaket dengan rambut pendek
"cih.. jangan sombong kau" desis lagi kiba
Dan kemudian gadis itu membuka liliran yang ada pada pedang itu dan Kiba sangat terkejut bahwa pedang itu adalah [Excalibur Destruction]
"Inilah pedang Excalibur destrcution dan jangan harap kau bisa menang" Ujar gadis itu dengan somobong . begitu juga dengan gadis yang menjadi lawan Issei yang sudah melepas sarung dari pedang Excalibur
"sial ternyata pengguna Excalibur, aku akan menghabisimu?" Ujar Kiba
"jangan terlalu berharap bahwa kau bisa mengalahkan pedang ini!"jabab perempuan itu dan kemudian melesat kearah Kiba. Kemudia Kiba meloncat kebelakang beberapa langkah
"jangan menghindar iblis sialan"
Setelah itu gadis menerjang kearah Kiba. dia mengayunkan pedangnya secara horizontal mencoba memenggal kepala Kiba.
Traank!
TapiKiba berhasil menahan serangan dari gadis itu dan lemudian melancarkan serangan. Kemudian mereka melakukan serangan terus menerus tanpa henti sedangkan Issei hanya bertahan. Koneko hanya melihat pertarungan mereka karena Koneko sudah terluka saat di serang secara mendadak oleh mereka
"CRASH" "CRASH"
Kemudian tubuh Issei dan juga Kiba jatuh ke tanah setelah mendapat sayatan dari pedang Excalibur yang membuat tubuh mereka seperti mengeluarkan Aura hitam.
"Lebih baik kalian mati saja, semoga tuhan mengampuni kesalahan kalian" Ujar Salah satu dari kedua orang itu, kemudian dia mengayunkan pedangnya hendak membunuh Issei dan Kiba, sedangkan Kiba dan Issei menutup mata mereka menunggu rasa sakit yang akan merima mereka
DUAK
Wanita itu terlempar beberapa meter setelah menerima tendangan dari sosok yang menggunakan jubah merah dengan aksen jilatan api di bawahnya
"Naruto-senpai" Ujar Issei dan Kiba
"Yo, sepertinya kalian membutuhkan bantuan" Balas Naruto
"Sepertinya seperti itu, maaf merepotkanmu senpai" Ujar Kiba
"Tak apa aku senang membantu juniorku. Dan kau orang yang disana bersiap-siaplah" Ujar Naruto, sedangakn gadis yang memakai tudung kepada menggenggam erat pedangnya
SRINK
Tiba-tiba Naruto sudah di hadapan gadis itu kemudian memukul perut gadis gereja itu hingga terpental. Naruto yang bersiap-siap melancarkan serangannya kembali hanya tertahan karena tiba-tiba muncul lingkaran sihir berwarna merah berlambang keluarga Gremory yang memunculkan Rias beserta Peeragenya
Kemudian Rias menyuruh Asia untuk mengobati luka dari Issei dan juga Kiba. Setelah itu mereka membawa Xenovia dan juga Irina yang telah memperkenalkan diri ke Occult Reserach Club untuk membicarakan sesuatu hal.
"ingatlah Gremory aku pegang janji mu Irina ayo kita pergi"ucap Xenovia yang melenggang pergi di ikuti Irina. Xenovia melirik pria yang tadi menahan serangannya.
"siapa Namamu pemuda?" Tanya Xenovia kepada Naruto
"Namaku Uzumaki Naruto, kenapa kamu bertanya?" Tanya Naruto
"Naruto ya" Gumam Xenovia sangat pelan.
"ahh tidak hanya ingin mengingat nama orang yang berhasil mengalahkanku dengan mudah, senang bertemu denganmu Naruto-san" Ujar Xenovia
"Panggil saja Naruto karena aku tidak suka formalitas dan embel embel itu membuatku terlihat tua" Balas Naruto sedangkan Xenovia hanya menggangguk kemudian melenggang pergi meninggalkan Ruang klub
'Sepertinya masih ada hal yang lebih merepotkan tadi, dan alangkah baiknya jika aku masih mengawasi Kiba, dan Issei juga karena sepertinya dia akan membantu Kiba' Batin Naruto
[TIME SKIP]
Dan benar saja apa yang prediksi oleh oleh Naruto, saat ini Kiba, Koneko, dan Issei dan juga dua gadis utusan gereja kemarin dan juga Pawn dari Sona Saji kini sedang melakukan hal-hal yang mungkinakan membahayakan diri mereka. Dan kini mereka menyamar dengan baju yang aneh tapi tidak cukup lihai untuk mengelabui mata dari Naruto yang mengawsi mereka sedati tadi.
Dan kini mereka sedang berhadapan dengan pendeta Gila yang bernama Freed Zelzan yang merupakan pengguna pedang Excallibur, Naruto memutuskan untuk menonton sebentar sebelum turun tangan
"Hahahaha, kita bertemu lagi Iblis-chan" Ujar sosok Freed Zelzan
"Pedang itu?" Mata kiba melotot setelah melihat pedang yang dibawa oleh Freed
"hahahaha, benar pedang ini adalah pedang Excallibur dan dengan pedang ini aku akan menghabisi kalian, jadi siapa dulu yang akan melawan?" Tanya Freed dengan sombongnya
"Hanya aku yang akan menjadi lawanmu" Ujar Kiba dan kini mulai menyerang kearah Freed
"KIba" Teriak teman-teman Kiba yang melihat kiba melawan sendiri
"Kau hanya akan mati sia-sia, seberapa banyak Iblis aku pasti bisa membunuh kalian dengan pedang Excallibur" Ujar Freed yang menghindari serengan Kiba dengan melompat keatas dan kemudian mengayunkan pedangnya dari udara
TRANK
Pedang Excallibur dan pedang kini sedang bertabrakan
"Pedang ku ini adalah pedang gejolak api surag yang dikenal sebagai Excallibur [Rapidly] Ujar Freed memberi nama pedangnya
TRANK TRANK
TRANK TRANK
Kemudian mereka menghilang dengan bekas benturan dari pedang, dan membuat teman-teman mereka melongo melihat ini semua karena kecepatan yang ditampilkan oleh keduanya, dan kini perut kiba tersayat oleh pedan Excallibur
"Mati kau" Teriak Freed yang mengarahkan pedangnya kearah Kiba, tapi kemudian pedang itu di tahan oleh seseorang dan sosok itu hanya menahan pedang Excallibur hanya menggunakan kuku
"Sepertinya kalian dalam kesusahan" Ujar sosok itu
"Naruto-senpai/ Naruto" Ucap mereka semua setelah melihat sosok yang datang menolong mereka
"Kalian duduklah aku yang akan menyelsaikan ini" Ujar Naruto kepada semuanya
"Cih jangan sombong kau" Teriak Freed kemudian mengarahkan pedangnya ke Naruto, tapi dapat di tangkap oleh Naruto menggunakan satu tangan
"Bagaimana mungkin kau bisa menahan seranganku hanya menggunakan satu tangan?" Kaget Freed karena serangannya dapat di tahan dengan mudah oleh Naruto dan itu membuat Freed jengkel
"Dengan Senjutsu ketahanan fisikku akan meningkat, dan serenagn seperti ini tidak akan melukai tubuhku" Jawab Naruto
[Oodama Rasengan]
Muncul sebuah bola spiral berwarna biru yang lebih besar dari Rasengan biasa di tangan kanan Naruto kemudian dia arahkan ke perut Freed hingga membuat Freed terpental beberapa meter, tapi tidak sampai disitu karena Naruto tiba-tiba muncul diatas Freed dengan Rasengan di tangan kanannya
[Rasengan]
BLAAAAAAAAAAR
Terjadi ledakan yang cukup besar membuat tubuh Freed luka disana-sini, tapi tiba-tiba tubuh Freed menghilang dengan lingkaran sihir
Kemudian muncul lingkaran sihir berwarna biru dan merah dan kemudian menampilkan dua sosok wanita yaitu Rias dan Sona. dan mereka berdua kemudian meceramahi Peerage mereka masing-masing. Naruto yang mendengar itu hanya mendesis kesal karena daritadi hanya mengomel saja dan kemudian Naruto angkat bicara
"Cukup Rias, Sona jangan marahi mereka lebih dari ini," Ujar Naruto
"Tapi mereka sudah melakukan sesuatu yang mebahayakan mereka dan-..." Ucapan rias terpotong oleh Naruto
"Dengar aku tahu bagaimana posisi kiba saat ini dan juga Issei, saji dan juga Koneko" Ujar Naruto menggantung
"Tapi -..." Ucapan Sona terpotong ucapan dari Naruto
"dengar Rias Sona, aku tahu kamu mengkhawatirkan keadaan mereka, dan yang lebih penting tidak terjadi apa-apa" Ujar Naruto sembari tersenyum dan membuat rasa kesal Rias dan Sona yang tadi menumpuk hilang entah kemana
"baiklah Naruto/ Naruto-kun" balas Rias dan Sona bebarengan
"dan untuk kalian jangan ulangi kejadian tadi, jika kalian meminta bantuan pasti aku begitu juga yang lainnya pasti membantu kalian, bukankah kita itu keluarga?" Tanya Naruto
"ha'i Naruto-senpai, aku tidak akan mengulanginya lagi" ujar Kiba, Issei, dan Koneko
"baiklah untuk kali ini aku menolerir perbuatan kalian, tapi jika kalian melakukannya lagi..." ujar Rias dengan tersenyum mengerikan
"... apapun asal jangan tamparan lingkaran sihir di pantat" Teriak Issei histeris
"tenang saja aku tidak akan memberikan kalian hukuman itu, tapi aku memiliki sesuatu yang menarik seperti memberi hukuman kepada kalian agar membuat kontrak minimal 20 selama seminggu" ujar Rias tersenyum menakutkan yang membuat Issei pucat Pasi bahkan Kiba dan juga Koneko
"ara.. ara ternyata Buchou sangat sadis fufufu" ujar Akeno yang ikut-ikut tersenyum sadis
"Hah... sudah lah Rias jangan menakuti Peeragemu, kau pikir 20 Kontrak selama seminngu itu mudah?" ujar Naruto sembil tekekeh melihat ekspresi ketiganya yang menurutnya lucu
0.0
Kini Naruto dan Rias sudah kembali ke Occult Reseach Club setelah menyelsaikan masalah tadi
"Huh, Peeragemu tadi sungguh nekat Rias. jika kau telat sedikit matilah mereka" Ujar Naruto kepada Rias
"Kau benar, dan trimakasih telah monolong Peerageku" Ujar Rias berterimakasih kepada Naruto
"Ahhh... itu bukan apa-apa karena sudah kewajiban karena kita sekarang adalah keluarga" Balas Naruto yang manggaruk tengkuknya yang tidak gatal karena kebiasaan disaat dirinya sedang gugup
"Baiklah, dan lebih baik kita makan malam, dan kurasa kau sudah lapar" Ujar Rias, sedangkan Naruto matanya berbinar karena mendengar kata makanan
"Kau selalu mengerti diriku Rias, tahu saja bila diriku sedang lapar" Balas Naruto
"Baiklah kalau begitu mari kita makan" Ajak Rias dan kemudian mereka menuju ruang makan untuk makan malam
0.0
Sedangkan disuatu tempat
"Itu artinya kami bisa menyusul Naruto Tsunade-sama?" Tanya gadis bersurai pink kepada sosok yang dipanggil Tsunade
"Benar Sakura, tapi jutsu ini juga akan mengirimu permanen ke Dimensei itu, dengan artian kau tidak akan bisa kembali ke dimensi ini lagi. Kau bisa kesana karena Shikamaru dan Kakashi sudah berhasil menemukan titik koordinat dimana Naruto dikirim" Ujar Tsunade agak sedih
"Aku akan menyusul si baka itu Tsunade-sama" Jawab Sakura sengan sorot mata yang yakin
"Kalau begitu aku juga ikut" Ujar Sasuke kepada Tsunade
"Tidak sasuke-kun, kau harus mengemban tugas sebagai Hokage selanjutnya karena ketiadaan Naruto" Ujar Sakura sedangakn Sasuke hanya menunduk
"Kalau begitu aku juga ingin bertemu dengan Naruto-niichan" Ujar Konohamaru yang tiba-tiba masuk kedalam ruangan itu
"Tapi kau masih memiliki impian untuk menjadi Hokage!" Ujar Sakura Konohamaru
"Apa gunanya, karena orang yang membuatku memiliki cita-cita itu tidak ada disini, lebih baik aku ikut dengan Sakura-neechan untuk pergi ketempat Naruto-niichan" Ujar Konohamaru yakin
"Baiklah kalau begitu, kalian pulanglah dan persiapkan barang-barang kalian karena kita akan memulai pemindahan dimensi ini, karena ini tepat bulan purnama seperti yang ada di gulugan yang di buat oleh Minato" Ujar Tsunade
0.0
Lima belas menit kemudian Sakura dan Konohamaru sudah siap dengan tak ransel di punggul mereka, dan kemudian Kotetsu menyuruh mereka untuk berdiri di tengah tanda segel itu
"Apa kalian siap?" tanya Hayate kepada Sakura dan Konohamaru
"Kami siap" Jawab Mereka yakin, dan kemudian para Jonin membuat serangkaian hand seal ayng rumit
[Hiraishin : Jikkukan Genkai No jutsu]
Kemudian dari tanda segel itu mulai berubah menjadi cahaya kemudian menghisap tubuh Sakura dan Konohamaru
"Selamat tinggal Tsunade Shisou, salamkan permintaan maafku kepada teman-teman karena pergi tidak pamit kepada mereka" Ujar Sakura kemudia tubuh mereka sudah menghilang
0.0
Naruto mengerjap-ngerjapkan matanya dan dia seperti merasakan tubuhnya terutama dadanya agak berat dan kemudian dia menengok dan terlihat sosok Rias yang sedang tidur dengan memeluknya dengan kepala di dadanya, parahnya lagi Rias tidak memakai busana sama sekali. dan tak lama Naruto memandangi Rias kini matanya mengerjap-ngerjap pertanda dia akan bangun
"Ohayou Rias-chan." sapa Naruto yang melihat sudah bangun dari tidurnya
"Ohayou Naruto-kun." sapa balik Rias yang sudah sadar sepenuhnya
"Apa yang kau lakukan tadi malam Rias-chan?" Tanya Naruto kepada Rias
"Aku tidak bisa tidur tadi malam, jadi aku datang ke kamar mu dan juga memelukmu." jawab Rias yang masih membuat dada Naruto sebagai bantalan
"Kau tahu kan Rias-chan, kalau aku ini laki-laki, bagaimana kalau aku lepas kendali dan memperkosa dirimu?" tanya Naruto yang tidak habis pikir kenapa Rias tidur dalam keadaan tanpa busana, kemudian memeluk Rias
Rias hanya tersenyum lembut tanpa di ketahui oleh Naruto dan menggenggam erat kedua tangan Naruto yang melingkar di pinggangnya dan menyandarkan kepala bagian belakang di dada kanan Naruto. "Aku percaya padamu Naruto-kun, kamu tidak akan macam-macam dengan ku."
"Terima kasih kalau kau percaya padaku Rias, tapi jika sewaktu-waktu aku benar-benar lepas kendali aku harap kamu segera menghentikanku." kata Naruto
Dan setelah itu mereka kemudian pergi kekamar mandi untuk mandi karena mereka harus pergi kesekolah
-TBC-
Next Update : The Mission
