Kyungsoo terdiam mendengar jawaban profesor Lee. Ia menoleh ke arah Suho dan mengelus pipinya. Ia ingat bagaimana tatapan Suho saat ia mengatakan bahwa mereka putus. Dan tatapan Suho menyiratkan bahwa ia sangat terluka saat itu. Kyungsoo juga ingat bahwa Lay bercerita kalau Lay melihat dirinya dan Melanie berciuman. Kyungsoo juga ingat pada tatapan terluka Suho saat ia akan membujuk Suho pulang, kemungkinan Suho juga melihatnya. Kyungsoo menghela nafasnya, bagaimana ia bisa menyakiti Suho yang sangat baik dan cinta padanya? Ia benar-benar lelaki terbodoh yang menyia-nyiakan orang yang sangat mencintainya hanya demi orang lain yang belum tentu bisa membahagiakannya seperti Suho membahagiakannya
"Kyungsoo, kau bisa menjaga Suho sendiri kan? Aku ada urusan" ucap profesor Lee lalu beranjak
Kyungsoo menoleh dan mengangguk pada profesor Lee,"Tentu saja" jawab Kyungsoo lalu tersenyum
Profesor Lee tersenyum lalu meninggalkan Suho dan Kyungsoo di ruangannya
Kyungsoo meneruskan aktifitasnya yang tertunda tadi dan kembali mengelus pipi Suho bahkan sesekali mencium pipi putih lelaki yang dicintainya itu. Sekali lagi, ia merasa menyesal karena menyia-nyiakan lelaki yang sangat tulus menyayanginya. Suho bahkan sangat bersikeras untuk menjadi manusia normal demi hidup bersamanya. Namun apa yang ia lakukan? Ia malah menyakiti hati lelaki malaikat ini
"Aku harap kau mengerti apa yang aku katakan. Aku mencintaimu,I Love You,Saranghae,Wo ai ni, Ich liebe dich,Aishiteru, Je t'aime, Ti amo Suho" ucap Kyungsoo
Setelah mengumpulkan keberaniannya, ia kemudian menempelkan bibirnya pada bibir pucat Suho. Hanya menempel beberapa detik sampai ia merasakan bibir berbentuk hatinya dilumat oleh seseorang dan ia sangat yakin bahwa itu Suho, memangnya siapa lagi yang ia cium saat ini?
Kyungsoo membulatkan matanya dan segera menjauhkan wajahnya lalu menutup bibirnya dengan tangannya. Sementara Suho hanya tersenyum geli dengan mata tertutup. Kyungsoo menatap Suho tajam sebelum beranjak mengambil sebuah buku tebal di rak buku dan kembali ke tempatnya
BUG!
Suho membuka matanya dan menatap Kyungsoo tajam,"Kyungsoo apa yang–"
BUG! BUG! BUG!
"Ya! Kyungsoo! Berhenti memukulku!" ucap Suho sembari meringkuk
"Kau menyebalkan! Kau membuatku malu! Rasakan ini!" balas Kyungsoo sambil memukul Suho dengan keras
"Kyungsoo berhenti!" ucap Suho lagi
"Tidak mau!" teriak Kyungsoo
"Ya Tuhan! Kyungsoo apa yang kau lakukan?"
Kyungsoo menghentikan pukulannya lalu menoleh ke arah sumber suara dan mendapati Lay dan Kris berdiri dengan wajah terkejut
"Lay… Kyungsoo memukulku" adu Suho dengan wajah memelasnya
Kyungsoo dan Kris langsung men-death glare Suho atas tingkahnya
"Jangan memelas Suho, wajahmu benar-benar jelek" ucap Lay datar
Kyungsoo menahan tawanya sedangkan Kris langsung tertawa lepas, pandangan matanya seolah mengatakan 'Hanya sikap manja dan wajah memelasku yang mempan untuk Lay'. Kris dan Lay langsung menghampiri kedua manusia itu
"Apa yang terjadi padamu sampai-sampai kau menjadi mengenaskan begini?" Tanya Kris
"Aku bertarung" jawab Suho
"Iya bertarung dengan siapa?" Tanya Lay
"Thomas, bos dari Key. Dialah yang menginginkan jiwa serigala kita. Dia juga… dia juga… mengirim mata-matanya ke sekolah ini" jawab Suho pelan
"Apa?! Katakan padaku siapa dia? Aku akan memotong lehernya!" ucap Kris geram
Suho terdiam, wajahnya mendadak lesu dan sorot matanya menjadi redup
"Suho? Kenapa diam?" Tanya Kyungsoo
"A-Aku minta maaf" ucap Suho sembari menatap Kyungsoo takut
"Minta maaf? Harusnya aku yang minta maaf, aku yang memutuskanmu. Dan saat aku mulai berpacaran dengan Melanie, apapun yang aku lakukan selalu tertuju padamu. Entah saat aku dan dia mulai bercanda, aku selalu ingat candaanmu. Bahkan saat kami berpelukan, aku tiba-tiba teringat bagaimana kau memelukku sangat erat seolah kau tidak ingin kehilanganku dan aku akan balas memelukmu sangat erat" jelas Kyungsoo malu-malu
"Hei, apakah pantas mengumbar kata-kata seperti itu di depan kami?" sela Kris
"Kriss…" desis Lay lalu menyikut perut Kris cukup keras
"Hei, aku hanya tidak ingin menjadi obat nyamuk disini. Kalau begitu, aku mau making out bersama bunny-ku" ucap Kris
BLETAK!
"Dalam mimpimu!" pekik Lay
"Sebenarnya saat itu…"
Flashback
Suho terus berjalan tanpa mempedulikan Kyungsoo yang memanggilnya, ia sudah sangat sakit hati saat melihat Kyungsoo. Kejadian siang tadi terus berputar di otaknya, bahkan saat Kyungsoo meminta putus padanya pun masih terekam jelas dalam memorinya. Sangat menyakitkan. Dan yang ia butuhkan saat ini adalah menyendiri dan menjernihkan pikiran, dan yang terpenting adalah ia harus mulai melupakan perasaannya pada Kyungsoo.
Setelah cukup lama Suho berjalan, ia mendongak ke arah langit dan tersenyum saat langit mulai berubah cerah. Itu tandanya ia sudah semalaman berjalan menuju ke tengah hutan. Namun Suho tak mempedulikan semua itu, yang ia butuhkan sekarang hanyalah ketenangan. Ketenangan dengan duduk di pinggir danau yang terletak di tengah hutan
"Apa benar di tengah hutan ada danau? Kenapa aku tidak tahu?" sela Kris
"Tentu saja, dan kau akan merasa tenang saat berada di sana. Makanya aku sering menghilang di hutan" jawab Suho
Suho merubah wujudnya yang awalnya serigala menjadi manusia. Seluruh bajunya robek tentu saja, namun ia tak peduli dan berjalan menuju danau. Ia berniat berendam di danau itu. Suho tersenyum lega saat sebagian tubuhnya masuk ke dalam air danau itu, sangat menenangkan
"Jadi disini kau rupanya"
Suho membuka matanya dan segera keluar dari danau. Ia mendapai seorang lelaki paruh baya, Melanie,dan Leo
"Melanie? Apa yang kau lakukan disini? Kau tidak bersama Kyungsoo?" Tanya Suho
"Untuk apa aku bersama lelaki mungil dan lemah itu? Dia bahkan lebih cantik dan menggemaskan dariku, aku benci fakta itu. Tapi sayangnya dia terlalu bodoh" jawab Melanie
"Apa maksudmu? Kyungsoo adalah pacarmu" ucap Suho
"Dia menjadi pacarku untuk membawamu kepada takdirmu" ucap Melanie lalu mengarahkan sebuah pistol pada Suho
DOR!
Beruntung Suho dengan cepat menghindar, dia memandang peluru yang diluncurkan Melanie ke danau dan menyipitkan matanya untuk melihat peluru yang terapung setelah tenggelam sejenak di dalam danau. Beberapa detik kemudian matanya membulat saat menyadari peluru yang digunakan Melanie
"Kau akan mati setelah ini dan tidak ada yang akan menemukan mayatmu" ucap Leo
"Leo apa maksudmu?" Tanya Suho
"Aku harus menghabisimu sebelum menghabisi kepala pirang itu. Cukup susah untuk memancing jiwa serigalanya keluar, padahal aku sudah berkali-kali mendekati Lay"jawab Leo
"J-Jadi kau mendekati Lay untuk membunuh Kris?!" Tanya Suho
"Tentu saja, memangnya apa lagi? Kau pikir aku benar-benar mencintai Lay? Aku masih normal kalau kau mau tahu" jawab Leo
"Kris akan membunuhmu jika dia tahu ini" desis Suho
"Sayangnya dia tidak ada disini dan tidak mendengar kata-kataku" jawab Leo
"Jangan banyak bicara, habisi dia" perintah lelaki paruh baya itu
"Baik Thomas" jawab Melanie dan Leo bersamaan
Mereka mengarahkan dua senjata berbeda pada Suho, pistol dan panah. Suho memicingkan matanya dan waspada akan kedua senjata yang mengancam nyawanya
DOR!
Whush!
Suho menghindar dengan cepat dan langsung berubah menjadi wujud serigala raksasa dengan mata yang merah menyala
"Dengan begini akan lebih mudah" desis Leo lalu mengambil anak panah di punggungnya
Ia mengarahkan kembali anak panah itu pada serigala Suho, namun dengan cepat Suho melompat ke belakang tiga orang itu dan melempar Thomas ke danau. Ia juga melempar Leo dengan ekornya hingga membuat Leo menabrak beberapa pohon dan akhirnya terkulai tak berdaya. Suho sebenarnya tidak mau jika ia harus melawa Melanie. Di satu sisi, ia adalah orang berbahaya yang bisa mengancam nyawanya. Namun di sisi lain, Melanie adalah orang yang dicintai Kyungsoo dan bisa membuat Kyungsoo bahagia melebihi dirinya
"Kenapa berhenti? Kenapa tidak membunuhku?" Tanya Melanie
"Sejujurnya aku ingin sekali membunuhmu, tapi kau adalah orang yang bisa membuat Kyungsoo bahagia lebih dari aku" jawab Suho
"Setahuku, serigala tidak punya hati. Tapi kenapa kau masih memikirkan lelaki bodoh itu? Apa dia sangat berarti untukmu?" Tanya Melanie
"Dia adalah satu-satunya orang yang bisa mengendalikanku. Dia satu-satunya orang yang menyadarkanku tentang apa itu cinta, dia adalah orang yang berharga bagiku" jawab Suho pelan
"Kalau begitu, kau harus mati dan membiarkan dia bersamaku" ucap Melanie
DOR!
Sekali lagi, Suho sigap menghindar sehingga ia berhasil lolos dari tembakan Melanie. Ia kembali menggeram dan menangkap kepala Melanie dalam mulutnya. Ia menggigit leher Melanie sehingga kepala serta beberapa rambutnya terputus dari badannya. Selanjutnya, ia membuang kepala Melanie ke dalam danau tempat ia melempar Thomas tadi
Beberapa menit kemudian, Thomas muncul dari danau dan memegang sebuah batu besar di tangan kanannya
"Kau! Beraninya melukai bahkan membunuh orang-orangku!" geram Thomas
"Cih, itulah akibatnya kalau kau macam-macam dengan Suho" ledek Suho
Geraman Thomas mengeras, ia melempar batu besar itu hingga menghantam kepala Suho dan membuat Suho terkapar dengan pelipis berdarah dan hidung berdarah. Ia bahkan berubah menjadi manusia dengan keadaan yang mengenaskan
"Kali ini aku kalah, namun lain kali kau yang akan mati!" ucap Thomas lalu pergi
Flashback End
"J-Jadi, Melanie sudah…"
"Kyungsoo maafkan aku, aku benar-benar tak sadarkan diri. Dia yang memancing emosiku" potong Suho
"Kau mengecewakanku, aku membencimu" ucap Kyungsoo dingin
"Kyungsoo maafkan aku.." pinta Suho
"Kenapa kau membunuhnya terlebih dahulu sebelum aku memutuskannya?! Seharusnya kau seret dia padaku terlebih dahulu sebelum kau membunuhnya!" pekik Kyungsoo
"Kau yang harusnya kesana Kyungsoo, kau harus berbicara dengan mayatnya di hutan" ucap Lay jahil
"Lay kau menakutkan" jawab Kyungsoo lalu bergidik
"Kyungsoo kau tidak marah padaku?" Tanya Suho
"Untuk apa aku marah padamu? Dia memanfaatkanku untuk mencelakakanmu" jawab Kyungsoo lalu mengerucutkan bibirnya
Suho yang gemas langsung mengecup bibir tebal itu tanpa peduli Kris dan Lay disana
"Benar kan apa kataku? Ayo kita pergi saja dari sini sayang" ajak Kris lalu menyeret Lay pergi dari ruangan profesor Lee
TBC
Hai hai!
Aku kembali dengan chapter 12! Aku ngejanjiin berapa chapter bulan lalu? Ah maafkan aku... aku sibuk tryput T.T harap maklumlah... aku sudah kelas 9 T.T Tapi aku usahain update secepetnya... Dan maaf kalo chapter ini fokus ke SuD.O, karena emang ini catatan cerita Suho di hutan #plak
See you on the next chapter!
